cover
Contact Name
Enza Resdiana
Contact Email
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Phone
+6282331740805
Journal Mail Official
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja Sumenep Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451 Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Public Corner
ISSN : 24430714     EISSN : 2621475X     DOI : https://doi.org/10.24929/fisip.v14i2.888
Jurnal Public Corner (p-ISSN: 2443-0714, e-ISSN: 2621-475X) merupakan media publikasi artikel ilmiah penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ilmu Politik dan ilmu Sosial yang terbit dua kali dalam satu tahun (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Public Corner menerbitkan artikel dari hasil penelitian, pengembangan dan ulasan di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik dan Bisnis 2. Komunikasi dan Politik 3. Ilmu pemerintahan 4. Hubungan Internasional Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian dan ulasan artikel (non- penelitian), namun kami lebih menekankan pada naskah artikel dari hasil penelitian. Public Corner sebagai jurnal publikasi bidang ilmu politik dan sosial ini telah menggunakan sistem OJS (open jurnal system) dan terindeks oleh Google Cendikia.
Articles 159 Documents
MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK (PUBLIC SERVICE MOTIVATION) DALAM PENINGKATAN KINERJA SEKTOR PUBLIK Rillia Aisyah Haris
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.006 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.461

Abstract

Motivasi pelayanan publik merupakan motivasi/dorongan yang dimiliki seorangpegawai sektor publik dalam mengabdikan dirinya memberikan pelayanan publikyang prima kepada masyarakat. Motivasi pelayanan publik telah digunakansebagai 'kode' untuk altruisme, yang berarti kemauan individu untuk terlibatdalam perilaku pengorbanan demi kemaslahatan masyarakat banyak tanpamanfaat timbal balik untuk diri mereka sendiri. Beberapa penelitian menunjukkanbahwa PSM memiliki hubungan positif terhadap kinerja. Semakin tinggi PSMmaka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Nilai-nilai PSM dan altruismeini sangat mempengaruhi paradigma berpikir dari para pelayan publik untuk lebihmengedepankan kepentingan publik daripada kepentingannya sendiri, tidakberfikir materialistik semata melainkan mengedepankan tercapainya tujuanpelayanan publik. Nilai Publicness ini penting untuk hubungan antara PSM dankinerja. Dengan terbentuknya karakteristik PSM dan diimplementasikannya nilainilai PSM dalam keseharian pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik, akanberdampak langsung terhadap peningkatan kinerja pegawai dan peningkatankualitas pelayanan publik itu sendiri. Masyarakat sebagai pengguna layananmenjadi puas terhadap layanan yang diberikan.
UPAYA PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT PESISIR KEPULAUAN KANGEAN (DUSUN NYAPLONGONDUNG) DALAM MENYELESAIKAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN Enza Resdiana; Nur Inna Alfiyah
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.601 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.462

Abstract

Pendidikan merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sosialmasyarakat, namun tidak semua lapisan masyarakat yang ada di negara Indonesiamampu merasakan tujuan dan manfaat pendidikan. Hal ini umumnya dirasakanoleh masyarakat yang tinggal di daerah pelosok atau terpencil seperti halnyamasyarakat kepulauan Kangean. Jauhnya jarak antara kecamatan dan pemerintahkebupaten serta kurangnya akses terhadap lembaga-lembaga pemerintah membuatprogram yang dijalankan pemerintah seperti wajib belajar 12 tahun menjaditerhambat. Faktor penghambat program tersebut berasal dari kelompokmasyarakat sendiri yang dipengaruhi oleh tingkat pola pikir masyarakat yang acuhterhadap pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positifdalam merubah perilaku masyarakat terutama pandangan masyarakat terhadapmanfaat pentingnya pendidikan untuk bekal mereka dalam menghadapi tantangandi era globalisasi terutama dalam persaingan ekonomi. Hasil penelitian menjukkanbahwa upaya perubahan perilaku masyarakat dalam menyelesaikan wajib belajar12 tahun perlu didukung oleh semua pihak baik baik itu Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah, Pihak Sekolah, Kepala desa dan tokoh masyarakat melaluisosialisai, pemahaman langsung kepada masyarakat maupun siswa, untukmerubaha cara pandang dan berfikir betapa pentingnya pendidikan khususyaprogram wajib belajar 12 tahun.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI MAHASISWA DALAM BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE E – LEARNING DRILLS Ach. Andiriyanto; Lulus Sugeng T
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.769 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam mengenaipembelajaran Bahasa Inggris untuk mahasiswa melalui E-learning di UniversitasWiraraja Sumenep. Dengan penelitian ini diharapkan nantinya dapatmenghasilkan variasi pembelajaran yang effektif yang dapat memotivasimahasiswa dalam pembelajaran bahasa inggris. Fokus dari penelitian ini untukmengetahui pengaruh penggunaan E – learning drills sebagai metode alternatifdan kreatif dalam pembelajaran ditinjau dari capaian hasil belajar, dan untukmengetahui tingkat motivasi mahasiswa dengan menggunakan metode E –learning drills.Penelitian ini menggabungkan dua metode penelitian yaitu metodepenelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif, metode kualitatifdigunakan untuk menjabarkan peningkatan kemampuan belajar dan tingkatmotivasi mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan metode pembelajaran Elearning drill pada mata kuliah bahasa Inggris, sedangkan metode kuantitatifuntuk menjawab dan membahas rumusan masalah dan menguji hipotesis yang adadalam penelitian, sedangkan dalam pelaksanaan proses pembelajaranmenggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini direncanakanmenggunakan tiga siklus, masing-masing siklus tediri atas empat kali pertemuandan masing-masing siklus mencakup empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi). Instrument yang digunakan adalah tes pilihan gandadan angket tentang motivasi.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan fokus penelitianmenunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat ketuntasan belajar mahasiswa darikondisi awal sampai akhir penelitian sebesar 37,50% meningkat dari kondisiawal, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas sebesar 47.50%sedangkan pada akhir penelitian menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwaproses pembelajaran bahasa Inggris melalui E-learning drills berjalan denganbaik dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi mahasiswa.Selain itu, pembelajaran melalui E-learning drills memiliki dampak langsungdengan munculnya semangat mahasiswa untuk selalu bekerja keras, diplin waktu,mandiri dan aktif.
NEW PUBLIC SERVICE PADA PELAYANAN KESEHATAN (Kajian Pelayanan Kesehatan melalui BPJS Kesehatan) Rumsari Hadi Sumarto
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.652 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.656

Abstract

Salah satu jenis pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat adalah pelayanandi bidang kesehatan. Namun demikian, pelayanan di bidang kesehatan tidakselalu dapat diakses dengan baik oleh masyarakat. Bahkan di bidang ini,masyarakat banyak mengalami kendala terutama untuk masyarakat kurangmampu karena untuk mengakses pelayanan ini harus melalui prosedur yangrumit, lambatnya penanganan pasien, membutuhkan waktu lama dan sikappenyedia layanan yang kurang ramah.Realita tersebut mengindikasikan bahwa pelayanan di bidang kesehatankhususnya di rumah sakit masih belum optimal. Masyarakat masih diposisikansebagai pihak yang tidak berdaya atas perilaku pemberi layanan dan masihbelum berpihak pada rakyat miskin. Oleh karena itu, pemerintah perlumereformasi pelayanan di bidang kesehatan agar masyarakat tidak bersikapskeptis pada saat mengakses pelayanan kesehatan.New Public Service sebagai paradigma dalam Administrasi Publik inginmemposisikan masyarakat bukan sebagai pelanggan seperti pada New PublicManagement (NPM). Dengan demikian, penyedia layanan harus merubah mindset dan culture setnya agar fokus pada kepentingan publik. Demikian juga padapelayanan di bidang kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Perubahan pelayanandapat dilakukan dengan menerapkan asas-asas dan prinsip pelayanan publiksecara real yaitu dengan tidak melakukan diskriminasi pelayanan, adanyakepastian waktu, kedisiplinan, keamanan dan kenyamanan. Agar pelayananpublik di bidang kesehatan juga dapat dilakukan lebih optimal, maka redesainpelayanan BPJS Kesehatan dapat dilakukan dengan penyederhanaan prosedurdan menyediakan ruang feedback melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).Dengan adanya asas dan prinsip serta redesain pelayanan publik melalui BPJSKesehatan, maka pada akhirnya kesejahteraan masyarakat secara umum dapattercapai.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KECAMATAN KOTA SUMENEP Rillia Aisyah Haris; Irma Irawati Puspaningrum
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.231 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.657

Abstract

Kartono (2014:5) menjelaskan bahwa pemimpin menjadi faktor penentu suksesgagalnya suatu organisasi/institusi yang dipimpinnya. Hal ini menandakan bahwakeberadaan pemimpin menjadi faktor yang vital dalam menjalankankelangsungan/kemajuan organisasi. Pemimpin yang berorientasi terhadapperubahan atau yang lebih dikenal dengan model kepemimpinan transformasionalmerupakan jawaban dari segala tuntutan organisasi untuk maju. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif untuk menganalisa pengaruh kepemimpinantransformasional terhadap peningkatan kinerja pegawai di kantor kecamatan kotaSumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji F diketahui nilaisig < α mempunyai probabilitas lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkanbahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya bahwa keempat variabel independensecara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap variabel dependen kinerjakaryawan(Y). Rekomendasi yang dapat ditawarkan antara lain; membangunkomunikasi efektif dengan para staf, menerapkan reward and punishment secarabaik, optimalisasi kegiatan Monday Motifation dan Apel dalam upaya penyampaiarahan/informasi dari Camat dan ide – ide / pendapat dari karyawan sebagai upayapeningkatan kinerja.
Efektifitas Fungsi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dalam realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Sumenep Roos Yuliastina; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.169 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.658

Abstract

Pada tahun 2016 rata –rata desa di Kabupaten Sumenep mendapatkandana sebanyak 900 juta. Penggunaan DD dan ADD dibutuhkan peranan BadanPermusyawaratan Desa (BPD) sebagai pelaksanan pemerintahan yang memilikihak dan fungsi strategis dalam mendorong efektifitas penggunaan DD dan ADD.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menggambarkan EfektifitasFungsi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dalam realisasi Dana Desa (DD)dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Sumenep. Lokus penelitian yaitu diKecamatan Batang – batang meliputi desa Banuaju barat dan Banuaju timur,dan di Kecamatan Gapura meliputi desa Gerujugan dan Kecamatan Dungkek didesa Jadung.Hasil penelitian ini menunjukkan jika fungsi BPD menjadi efektif jikadikaitkan dengan kegiatan mengayomi dan menampung aspirasi masyarakat ditingkat dusun dan desa dari segi pembangunan, selain itu fungsi BPD dalammeyalurkan usulan warga terkait penggunaan DD dan ADD telah menunjukkanarah perubahan kebijakan pemerintah desa yang pada periode sebelumnyabersifat topdown saat ini mulai bergeser ke arah bottom-up. Fungsi BPD jugamenjadi efektif jika dihubungkan dengan kegiatan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berapa anggaran yang diterima desa, berapa ususlanyang akan disampaikan pada kepala desa dan apa yang menjadi alasan utamausulan daari warga ditolak. Dengan kata lain, peran BPD sampai saat ini dikabupaten Sumenep lemah atau tidak efektif pada sisi pengawasan dan evaluasipengalokasian DD dan ADD di desa masing - masing
ENTITAS BISNIS DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN SUMENEP Enza Resdiana; Irma Irawati Puspaningrum
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.12 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.659

Abstract

Entitas bisnis dalampengembangan pariwisata memiliki peranyang signifikan, secara garis besarnyaadalah menyediakan jasa, memperluasberbagai fasilitas dan promosi.Pengembangan pariwisata jugamembutuhkan peran serta pemerintahdaerah dalam menjalin hubungan kerjasama yang baik sehingga dengan untuklebih kreatif, inovatif dan mandiri dalammengembangkan potensi pariwisata dimasing-masing daerah. Dalampengembangan pariwisata, pola kemitraanmaupun pemerintahan kolaboratifdiperlukaan untuk mendukung tercapainyavisi pemerintah serta efektifitaspengelolaan pariwisata.Tujuan dari penelitian ini yaituuntuk Mengetahui Entitas Bisnis DanPengembangan Pariwisata KabupatenSumenep. Aktor-aktor yang terlibat dalampenelitian ini adalah Disbudparpora,Pemilik Usaha Hotel, Biro Perjalanan,Pengelolaan tempat wisata dan Pelanggan.Metode penelitian yang digunakanadalah Deskriptif Kualitatif. Data yangdigunakan terdiri dari data primer dan datasekunder. Teknik pengumpulan data yangdigunakan melalui observasi, wawancaradan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa Entitas Bisnis memiliki perandalam mendukung pengembanganpariwisata Kabupaten Sumenep masihbelum optimal, meskipun pada dasarnyaEntitas Bisnis telah mendorongpeningkatan investasi denganmemperhatikan kearifan lokal, kerjasamapendampingan dan pembinaan dalammengembangkan ekonomi masyarakat,namun wisatawan masih kesulitan mencarigalery souvenir atau pusat oleh-oleh.Disamping itu pula masih kurangmaksimal melibatkan hotel-hotel dalampromosi wisata maupun kegiatan eveneven wisata.
Kebangkitan Ekonomi China yang Tidak Sejalan Dengan Kesejahteraan Buruh (Perbaikan Taraf hidup buruh pada masa pemerintahan Hu Jintao) Nur Inna Alfiyah
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.447 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.660

Abstract

Globalisasi merupakan sebuah fenomena yang tidak bisa dihindari karenasetiap elemen kehidupan manusia mengalami perubahan baik sosial, ekonomi danbudaya akibat adanya globalisasi. Jarak tidak lagi menjadi halangan untuk sebuahnegara berinteraksi dengan negara lain, bahkan antar masyarakat atau individuyang berbeda negara. Selain itu globalisasi juga membawa sebuah kemajuan baikdalam bidang tekhnologi, infomasi dan komunikasi. Kemajuan yang dibawa olehglobalisasi memberikan dua efek yakni positif dan negatif. Sehingga dengandemikian untuk memanfaatkan kemajuan dan kamudahan yang ada dalamglobalisasi bergantung bagaimana tiap individu, masyarakat bahkan negaramenyikapi kemajuan dan kemudahan yang ditawarkan oleh globalisasi itu sendiri.
Evaluasi Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 88 Tahun 2011 (studi pada penutupan lokalisasi prostitusi Padang Bulan di Desa Benelan Kidul Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi) Alissa Ernawati Adisiswanto
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.094 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.661

Abstract

Penulisan ini berfokus pada evaluasi kebijakan pemerintah yang ditetapkan dalamPeraturan Bupati Banyuwangi Nomor 88 Tahun 2011. Kebijakan ini digunakan sebagai dasarimplementasi penutupan lokalisasi prostitusi pada dua belas lokalisasi prostitusi yang ada diwilayah Kabupaten Banyuwangi. Dari sisi output implementasi kebijakan dapat dinyatakanrelatif baik, karena mampu menutup dua belas lokalisasi prostitusi yang ada. Pada penutupanlokalisasi prostitusi Padang Bulan yang sudah dilakukan, nampaknya tidak berhasilmenghilangkan kegiatan prostitusi didalamnya, meskipun secara faktual mengalamipenurunan secara drastis dari sisi pengunjung, jumlah pekerja seks komersial danmucikarinya. Kegiatan prostitusi ini disebabkan oleh faktor sosial ekonomi. Mucikari yangmasih bertahan di lokalisasi prostitusi Padang Bulan adalah mucikari yang berstatus pemiliktanah beserta rumah/bangunan. Penutupan lokalisasi prostitusi memberikan dampak positifdan negatif dari sisi ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan hasil evaluasi kebijakan serta dampak penutupan lokalisasi prostitusiPadang Bulan dari tahun 2014 sampai tahun 2016. Tipe penelitian ini adalah penelitiankualitatif dengan jenis deskriptif. Sasaran penelitiannya adalah pada lokalisasi prostitusiPadang Bulan di Desa Benelan Kidul Kecamatan Singojuruh.
Membedah Urgency Isu Dugaan Penyalah gunaan Gerakan People Power (Sejumlah Tokoh) Terhadap Ketidak Puasan Kinerja KPU Pada Pemilu Tahun 2019 Imam Hidayat
PUBLIC CORNER Vol 14 No 1 (2019): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.327 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v14i3.703

Abstract

Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut untuk menghasilkan pemilu yang jujur dan adil sehingga cita-cita dari demokrasi yang menyentuh semua lapisan publik dapat terwujud yaitu melalui indikator kinerja birokrasi sebagai materi dalam menentukan sikap dan menilai apakah kinerja KPU sudah sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui indikator kinerja Komisi Pemilihan Umum sehinngga membuka wawasan cakrawala bagi penulis dan pembaca dengan tidak terprovokasi atas ajakan People power (sejumlah toko) yang akhir-akhir ini menjadi isu utama dalam publik Indonesia. Penenlitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yang selanjutnya dianalisa dengan analis kualitatif yaitu mengenai fenomina ajakan People power kemudian dicarikan solusi dengan memahami teori kinerja dari beberapa materi dan sumber yang dikemukakan oleh Dwiyanto, 2009:228-229 tentang kinerja birokrasi yang meliputi : 1. Produktivitas, 2.Kualitas pelayanan, 3. Responsivitas, 4. Responsibilitas, 5. Akuntabilitas. Hasil penenilitian yang didapatkan yaitu berdasarkan focus penelitian diantaranya Produktivitas kinerja Komisi Pemilihan Umum sangat baik, Kualitas pelayanan kinerja Komisi Pemilihan Umum mengutamakan kepentingan public, Responsivitas kinerja Komisi Pemilihan Umum berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ada, Responsibilitas kinerja Komisi Pemilihan Umum dilakukan dengan prinsip yang benar, Akuntabilitas kinerja Komisi Pemilihan Umum memberikan informasi sejelas - jelasnya kepada publik.

Page 5 of 16 | Total Record : 159