cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6281329125484
Journal Mail Official
jpkmi@icsejournal.com
Editorial Address
Perum Pasir Indah Blok K. No. 22, Pasir Lor, Kec. Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53161, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia)
ISSN : -     EISSN : 2721026X     DOI : 10.36596/jpkmi
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), dengan nomor ISSN 2721-026X (online), JPKMI Terdaftar di CrossRef system dengan Digital Object Identifier (DOI) prefix 10.36596/jpkmi adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh ICSE (Institute of Computer Science and Engineering). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG), kesehatan, pemasaran, keamanan pangan lokal, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) menerbitkan jurnal empat kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, November. Kontributor dalam jurnal ini merupakan peneliti, dosen dari perguruan tinggi di indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Februari (2021)" : 10 Documents clear
Sosialisasi Penggunaan Sistem Informasi Sertifikat Elektronik pada Lembaga Penjamanin Mutu Pendidikan Provinsi Bali I Komang Arya Ganda Wiguna; Ida Bagus Gede Sarasvananda
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.131

Abstract

Abstrak: Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Bali atau disingkat LPMP adalah unit pelaksana teknis kementerian Pendidikan dan kebudayaan. LPMP mempunyai fungsi sebagai pengendali penyelenggaraan Pendidikan oleh satuan Pendidikan untuk mewujudkan Pendidikan yang bermutu. Tugas LPMP adalah melakukan penjaminan mutu Pendidikan dasar dan menengah berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Guna mewujudkan visi dan misi dari LPMP Bali, salah satu kegiatan yang secara berkala diadakan adalah kegiatan seminar/workshop kepada para guru. Kegiatan seminar/workshop kepada para guru ini bertujuan untuk meningkatan mutu Pendidikan dasar dan Pendidikan menengah dalam pencapaian standar nasional. Sebagai bentuk bukti partisipasi bagi para guru maka setiap guru yang mengikuti kegiatan seminar/workshop akan mendapatkan sertifikat. Proses pengelolaan dan penerbitan sertifikat kegiatan di lingkungan LPMP Provinsi Bali saat ini masih dilakukan secara sederhana menggunakan aplikasi Microsoft office sehingga diperlukan suatu sistem yang dapat mengelola data sertifikat. e-Sertifikat LPMP Bali merupakan sistem manajemen sertifikat elektronik yang diperuntukkan di lingkungan LPMP Provinsi Bali guna memudahkan penyelenggara kegiatan di LPMP Provinsi Bali dalam memanajemen sertifikat yang akan diberikan kepada peserta dan narasumber dan pengarsipan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi cara penggunaan e-Sertifikat kepada seluruh pengguna sistem di lingkungan LPMP Provinsi Bali. Hasil dari kegiatan ini, mitra dapat melakukan pengelolaan, input peserta, penerbitan dan distirbusi sertifikat menggunakan sistem e-Sertifikat.Abstract: LPMP is the technical implementation unit of the Ministry of Education and culture. LPMP has the function of controlling the implementation of education by the education unit to create quality education. The task of LPMP is to guarantee the quality of primary and secondary education based on the policies of the Minister of Education and Culture. To realize the vision and mission of LPMP Bali, one of the regularly held activities is seminar/workshop activities for teachers. This activity aims to improve the quality of primary and secondary education in achieving national standards. As proof of teacher participation, every teacher who participates in the seminar/workshop will get a certificate. Managing and issuing activity certificates in the LPMP Bali is still used only using the Microsoft office application. A system that can manage certificate data is needed. The e-Certificate of LPMP Bali is an electronic certificate management system intended for the LPMP Bali to make it easier for activity organizers in the LPMP Bali to manage certificates given to participants and resource persons, and archiving can run well. This community service activity aims to provide socialization on e-Certificates to all system users in the LPMP Bali. As a result of this activity, partners can manage, input participants, issue, and distribute certificates using the e-Certificate system.
Upaya Peningkatan Utilitas Bengkel Disabilitas pada Komponen Motor Roda Tiga dengan E-Commerce Sugiono Sugiono; Bayu Rahayudi; Rudianto Raharjo; Dwi H Sulistyarini
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.108

Abstract

Abstrak: Peranan disabilitas dalam membangun ekonomi tidak bisa dikesampingkan begitu saja karena jumlah yang cukup banyak dan keahlian yang dimiliki. Paper ini bertujuan untuk meningkatkan keuntungan bengkel difabel dengan mengoptimalkan utilitas mesin yang ada melalui penjualan e-commerce. Langkah pertama yang dilakukan adalah studi literature tentang utilitas mesin, e-commerce, dan ekonomi teknik. Kemudian dilanjutkan dengan menghitung utilitas existing pada mesin bengkel sebesar 50%. Penjualan dengan e-commerce mampu dapat mendongkrak penjulan yang sebelumnya terdapat order 2 motor per bulan menjadi 3 motor perbulan. Selain itu juga terjadi penambahan order terhadap komponen motor seperti roda gigi, sumbu, dll yang cukup banyak. Sehingga mampu menaikkan utilitas bengkel secara signifikan melalui e-commerce dengan besaran sebesar 100%. Secara singkat dapat dikatakan bahwa instalasi e-commerce dapat menaikkan nilai utilitas bengkel dengan baik.Abstract: The role of disabilities in developing the economy cannot be ignored because of the large number of people and their skills. This paper aims to increase the profitability of disabled workshops by optimizing existing machines' utility through e-commerce sales. The first step taken is a literature study on machine utility, e-commerce, and engineering economics. Then proceed by calculating the utility of the existing machine workshop by 50%. E-commerce sales can boost sales from previously ordered 2 motorbikes per month to 3 motorbikes per month. Besides, there were also quite many orders for motor components such as gears, axles, etc. To significantly increase the utility of the workshop through commerce with an amount of 100%. In short, it can be said that e-commerce installation can increase the utility value of a workshop well.
Pembagian Masker dan Vitamin C dalam Upaya Pencegahan Penularan COVID-19 pada Pedagang di Pasar Oesao-Kabupaten Kupang Arman Rifat Lette; Vinsensius Belawa Lemaking; Fepyani Thresna Feoh; Istha Leanni Muskananfola; Jannes Bastian Selly; Maryati Agustina Barimbing; Rosina Kardina Kidi Hurek; Yohannes Dion
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.120

Abstract

Abstrak: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia dan menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan manusia. Pasar menjadi salah satu tempat yang berpotensial terjadinya penularan COVID-19. Sudah banyak kasus penularan COVID-19 yang terjadi di dalam pasar yang ada di Indonesia Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi para pedagang untuk melakukan upaya pencegahan COVID-19. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pembagian masker dan vitamin C serta edukasi tentang pencegahan COVID-19 kepada para pedagang yang berjualan di pasar Oesao. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 09 Mei 2020 pukul 10.00-12.00 WITA. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di pasar Oesao-Kabupaten Kupang. Total masker dan vitamin yang dibagikan sebanyak 450 paket. Kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan baik. Pihak pengelola dan kepolisian setempat mendukung kegiatan pengabdian yang dilakukan. Para pedagang mulai sadar dan memakai masker setelah kegiatan pengabdian ini dilakukan walaupun belum semua pedagang menjadi sadar. Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) perlu secara berkala diberikan kepada para pedagang karena kesadaran pedagang untuk mematuhi protokol Kesehatan cukup rendah.Abstract: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) was a new type of disease that has never been previously identified in humans and causes human respiratory tract disorders. The market was one of the potential places for the transmission of COVID-19. There have been many cases of COVID-19 transmission that have occurred in markets in Indonesia. Community service aims to educated traders to make efforts to prevent COVID-19. The service method carried out was the distribution of masks and vitamin C and education about the prevention of COVID-19 to traders selling in the Oesao market. This community service activity was held on Saturday, May 9, 2020, at 10.00-12.00 WITA. This service activity was carried out in the Oesao market, Kupang Regency. The total masks and vitamins distributed were 450 packages. Community service activities can go well. The management and local police support the service activities carried out. The traders began to realize and wear masks after this service activity, even though not all traders become aware. Communication, Education, and Information (IEC) need to be periodically provided to traders because the traders' awareness to comply with Health protocols is quite low.
Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 melalui Pembuatan Sabun Cuci dari Minyak Jelatah sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan Uswatun Chasanah; Aulia Nursyifa; Juhaeri Juhaeri; Imam Sofi’I
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.111

Abstract

Abstrak: Ditengah Pandemi COVID-19 membuat masyarakat melakukan berbagai aktivitas di dalam rumah, sehingga menimbulkan kejenuhan terutama ibu rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan berbagai aktivitas yang dapat dilakukan di rumah, salah satunya dengan memberdayakan ibu rumah tangga dalam pembuatan sabun cuci dari minyak jelatah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan oleh limbah minyak jelantah. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui aplikasi zoom di komunitas masyarakat Puri Mawar Tangerang Banten. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah seluruh peserta memahami materi tentang pembuatan sabun cuci dari minyak jelatah, adanya peningkatan keterampilan masyarakat dengan cara mempraktekan pembuatan sabun cuci dari minyak jelatah, selain itu peserta sangat antusias untuk berdiskusi tentang berbagai upaya inovatif yang dapat dilakukan ibu rumah tangga dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Pemberdayaan masyarakat ini sangat bermanfaat bukan hanya mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah rumah tangga, tetapi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat karena sabun cuci yang dihasilkan dapat diperjual belikan.Abstract: During the COVID-19 pandemic, people do various house activities, resulting in saturation, especially housewives. Therefore, various activities can be done at home, one of which is empowering housewives to manufacture laundry soap from barley oil. This community service aims to empower the community to reduce environmental pollution by jelantah oil waste. The community service method is to provide counseling to the community through zoom application in the puri mawar community Tangerang Banten. The result of this community service is that all participants understand the material about laundry soap from barley oil. There is an improvement in people's skills by practicing laundry soap from barley oil. Also, participants are very enthusiastic about discussing various innovative efforts that housewives can make in reducing environmental pollution. This community empowerment helps reduce environmental pollution from household waste and increase people's income because it can trade the resulting laundry soap.
Pendidikan Kesehatan Gizi Usia Sekolah sebagai Upaya Peningkatan Prestasi Belajar SDN Purworejo 03 Geger Madiun Lucia Ani Kristanti; Cintika Yorinda Sebtalesy
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.123

Abstract

Abstrak: Usia 6-12 tahun merupakan usia anak pada masa sekolah. Standar pertumbuhan fisik dan standar kemampuan yang normal dan wajar akan dimiliki oleh anak usia pada masa sekolah yang sehat sesuai kriteria sehat pada usianya. Proses belajar di masa depan pada anak usia sekolah dasar akan dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangannya di masa awal belajar ini. Maka daripada itu, penunjang kondisi otak agar berprestasi yang lebih baik, dapat ditunjang dengan perhatian penting pada gizi anak sekolah dasar. Kegiatan dilakukan pada bulan Februari 2019 dan diikuti oleh 20 orang siswa kelas I SDN 03 Purworejo. Pelaksanaan kegiatan ini yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan siswa (berat badan dan tinggi badan) dan pemberian pendidikan kesehatan tentang gizi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, metode tanya jawab dan game/quiz. Hasilnya yaitu kesadaran siswa untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan status gizi secara rutin dan mengonsumsi makanan dengan pola gizi seimbang. Beberapa faktor pendukung kegiatan tersebut antara lain : 1. Para peserta memiliki kemauan yang besar untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai zat-zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, 2. Kegiatan pendidikan kesehatan ini sangat didukung oleh civitas akademika sekolah, yang secara spontan dan terstruktur ikut berpartisipasi secara aktif dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan tentang gizi tersebut.. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya keterbatasan dalam fasilitas pendukung untuk melakukan presentasi diantaranya tidak ada tayangan gambar/ slide dari LCD proyektor karena keterbatasan waktu dan kondisi. Dampak kegiatan ini bagi sekolah yaitu mengetahui status gizi siswa sehingga melahirkan program baru yaitu secara rutin mengukur status gizi siswa melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan.Abstract: School children are who are at school age, namely between 6-12 years. At this age, a healthy child will experience normal and reasonable growth and development, that is, according to the physical growth standards of children in general and according to his age's ability standards. When entering elementary school age, children are in the early stages of learning, which will affect the child's learning process in the future. Therefore, it is important to pay attention to elementary school children's nutrition to support the physical condition of the brain, which is a requirement for children to have high intelligence to support children's learning achievement in a better direction. The activity was carried out in February 2019 and was attended by 20 grade I students of SDN 03 Purworejo. This activity's implementation is the student's health check (body weight and height) and health education about nutrition. The methods used are the lecture method, the question and answer method, and the game/quiz method. The result is students' awareness of routine nutritional status checks and eating foods with a balanced nutritional pattern. Some of the supporting factors for these activities include 1. The participants have a great willingness to get information and knowledge about nutritional substances beneficial to body health, 2. This health education activity is highly supported by the school, both directly and indirectly. Participate actively in the implementation of health education about nutrition. The constraints faced in the implementation of this activity are the limitations in supporting facilities for making presentations, including no image/slide display from the LCD projector due to limited time and conditions. The impact on schools is knowing students' nutritional status so that it creates new programs, namely routinely measuring the nutritional status of students through measurements of body weight and height.
Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang HIV/AIDS di SMAN 1 Parigi Kabupaten Pangandaran Dadang Purnama; Udin Rosidin; Umar Sumarna
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.132

Abstract

Abstrak:Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus HIV/AIDS yang tinggi di dunia. Kelompok remaja memiliki resiko yang besar terhadap penyebaran kasus tersebut. SMAN 1 Parigi merupakan salah satu SMA yang memiliki siswa terbanyak di Pangandaran. SMA Negeri 1 Parigi sebagian besar siswa memiliki perilaku acuh pada isu HIV/AIDS, sedangkan Pangandaran merupakan kota yang memiliki tingkat HIV/AIDS yang tinggi yang seharusnya para remaja memiliki tingkat kepedulian yang tinggi pula mengenai isu tersebut. Perilaku acuh siswa tentang isu bahaya HIV/AIDS dimungkinkan karena kurangnya pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 1 Parigi dalam mencegah penularan HIV/AIDS. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan adalah dengan cara ceramah dan diskusi. Sebelum dan sesudah ceramah dilakukan pre dan post test sebagai bentuk evaluasi mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan siswa SMAN 1 Parigi terkait materi yang disampaikan. Hasil dari pendidikan kesehatan yang dilaksanakan adalah adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS di SMAN I Parigi.  Rata rata nilai pengetahuan siswa sebelum dilaksanakan pendidikan kesehatan adalah sebesar 6,8 point. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan rata rata nilai pengetahuan  siswa meningkat menjadi 8,7 point. Peningkatan pengetahuan tersebut merupakan dampak positif pada siswa SMAN 1 Parigi dalam pencegahan penularan HIV/AIDS. Dengan pengetahuan yang dimilikinya diharapkan siswa akan peduli kepada lingkungan tempat tinggalnya untuk mencegah penularan HIV/AIDS.Abstract: Indonesia is one of the countries with high HIV/AIDS cases in the world. Youth groups have a big risk of causing these cases. SMAN 1 Parigi is one of the high schools with the most students in Pangandaran. Most of the students at SMA Negeri 1 Parigi have an ignorant attitude towards HIV/AIDS. At the same time, Pangandaran is a city with a high HIV/AIDS rate, where teenagers should have a high level of concern about the issue. Students 'indifferent behavior about HIV/AIDS dangers is possible because of the students' lack of knowledge about HIV/AIDS. This service activity aims to increase SMAN 1 Parigi students' knowledge in preventing HIV/AIDS transmission. The health education method used is lectures and discussions. Before and after the lecture was conducted, pre and post-tests were carried out as a form of evaluation to measure the extent to which SMAN 1 Parigi students' increase in knowledge regarding the material presented. The result of the health education implemented was an increase in students' knowledge about HIV/AIDS at SMAN I Parigi. The average value of students' knowledge before implementing health education was 6.8 points. After carried out health education, the average value of students' knowledge increased to 8.7 points. This increase in knowledge positively impacts students of SMAN 1 Parigi in preventing HIV/AIDS transmission. With the knowledge they have, it is hoped that students will care about their environment to avoid HIV/AIDS transmission.
Peningkatan Keterampilan tentang Cara Mencuci Tangan yang Benar pada Siswa SDN 03 Cinta karya Pangandaran Umar Sumarna; Dadang Purnama; Udin Rosidin
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.133

Abstract

Abstrak: Berbagai macam penyakit infeksi menular tumbuh dengan subur di Indonesia sampai ke pelosok-pelosok, yaitu ke tiap provinsi, lalu ke tiap kota dan kabupaten, termasuk Kabupaten Pangandaran. Hal ini jelas akan menurunkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pangandaran. Panyebab dari semua kejadian ini yang paling utama adalah dilatarbelakangi oleh perilaku masyarakat yang salah dalam hal kebiasaan mencuci tangan, sehingga penularan penyakit infeksi mudah terjadi dan menyebar dimana-mana. Tujuan dari penyuluhan ini adalah menurunkan angka kejadian penyakit infeksi, tim pengabdian mengadakan penyuluhan tentang cara mencuci tangan yang benar pada siswa Sekolah Dasar Negeri 03 Cintakarya Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan adalah demonstrasi yang diperagakan pada 67 siswa di lingkungan sekolah bersama mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Kampus Pangandaran. Hasil yang didapatkan dari penyuluhan ini adalah terjadinya peningkatan keterampilan dimana pada awalnya jumlah siswa dengan kategori keterampilan tinggi sebesar 10,45%, keterampilan sedang sebesar 58,21%, dan keterampilan rendah sebesar 31,34% menjadi kategori keterampilan tinggi sebesar 73,13%, keterampilan sedang sebesar 26,87%, dan keterampilan rendah tidak ada. Kemudian demonstrasi diulang pada siswa yang berketerampilan sedang, sehingga akhirnya semua siswa mendapat kategori keterampilan tinggi. Kesimpulan dari penyuluhan ini menyatakan bahwa semua siswa Sekolah Dasar Negeri 03 Cintakarya Pangandaran dapat menangkap materi penyuluhan sekaligus mempraktekkannya dengan baik, walaupun daya tangkap mereka dalam menyerap dan menerapkan materi penyuluhan berbeda-beda.Abstract: Various infectious diseases thrive in Indonesia to the corners, namely to each province, then to each city and district, including Pangandaran Regency. This will lower the degree of public health in the Pangandaran Regency. The main cause of all these events is motivated by the community's wrong behavior in terms of handwashing habits. The transmission of infectious diseases quickly occurs and spreads everywhere. This counseling aims to reduce the incidence of infectious diseases. The service team held counseling on washing hands properly in the students of Public Elementary School 03 Cintakarya Pangandaran Regency. The method used was a demonstration that was demonstrated on 67 students in the school environment with students of the Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran Pangandaran Campus. The result of this counseling is the improvement of skills where initially the number of students with high skill category by 10.45%, medium skills by 58.21%, and low skills by 31.34% into high skill category by 73.13%, medium skills by 26.87%, and low skills does not exist. The demonstration was then repeated on moderately skilled students so that eventually, all students got a high skill category. This counseling states that all students of Public Elementary School 03 Cintakarya Pangandaran can capture the counseling material and practice it well. However, their capture in absorbing and applying counseling materials varies.
Bioteknologi Fermentasi Jerami Padi Tinggi Nutrisi, Guna Meningkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Peternak di Desa Kalibendo Roni Yulianto; Nurwidodo Nurwidodo; Desy Cahya Widianingrum; Himmatul Khasanah
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.126

Abstract

Abstrak: Kabupaten Lumajang memiliki lahan pertanian dan perkebunan dengan komoditi utamanya adalah tanaman padi, jagung dan kopi. Banyak sekali limbah yang belum termanfaatkan, berawal dari program KKN, potensi daerah di Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang sangat potensial untuk dikembangkan salah satunya “Bioteknologi fermentasi jerami padi tinggi nutrisi, guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan peternak di Desa Kalibendo, Kecamatan Pasiria, Kabupaten Lumajang”. Pendampingan dari instansi terkait edukasi dalam bioteknologi pengolahan pakan berkualitas secara mandiri dari bahan baku lokal yang ada dari limbah pertanian setempat dapat memenuhi ketersediaan pakan ternak baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Pemanfaatan Limbah jerami padi menggunakan bioteknologi fermentasi untuk pakan ternak ruminansia (sapi, kambing/domba) perlu terus dikembangkan, karena dengan fermentasi dapat meningkatkan kualitas nutrisi pakan ternak, dan memanfatkan limbah hasil pertanian menjadi berdaya guna sehingga tidak terbuang begitu saja, dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama untuk ketersediaan pakan ternak pada saat musim kemarau atau disaat hijauan sudah mulai berkurang. Target dari Program Pengabdian Desa Binaan yaitu bersama dengan pemerintah Desa Kalibendo melakukan pemberdayaan petani-peternak dalam pengolahan pakan ternak fermentasi, sehingga dapat mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan peternak.Abstract: Lumajang Regency has extensive agricultural and plantation land, especially rice, corn, and coffee crops, a lot of waste that has not been utilized. Starting from the KKN program, regional potential in Kalibendo Village, Pasirian District, Lumajang Regency is very potential to be developed, one of which is Biotechnology for fermented rice straw with high nutrition, to increase the independence and welfare of breeders in Kalibendo village, Pasiria district, Lumajang Regency. Assistance from educational institutions related to quality feed processing biotechnology independently from existing local raw materials from local agricultural waste can meet animal feed availability in terms of quality and quantity. Utilization of rice straw waste uses biotechnology for ruminant animal feed (cows, goats/sheep), it needs to be continuously developed because fermentation can improve the nutritional quality of animal feed, and utilize agricultural waste to be efficient so that it is not wasted, and can be used in a long period for the availability of fodder during the dry season when the forage has diminished. The Assisted Village Service Program's target is to collaborate with the Kalibendo Village government to empower farmers in the processing of fermented feed so that they can realize the independence and welfare of the breeders.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Bumi Lokal Berbasis Pemasaran Tegar Noviara Abie; Cantika Sari Siregar
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.145

Abstract

Abstrak: Dusun Kulubanyu memiliki hasil bumi yang melimpah namun warganya kurang memiliki pengetahuan untuk mengolah kembali menjadi produk yang dapat menambah nilai jual. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman terkait nilai tambah hasil bumi berupa pisang yang diolah menjadi kripik oleh ibu-ibu rumah tangga di Dusun Kulubanyu Desa Tawangrejo. Terdapat beberapa tahapan metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan terkait industri rumah tangga, memberikan materi pemasaran menggunakan media sosial instagram, dan memberikan pembelajaran cara menetapkan harga jual. Hasil menunjukan bahwa adanya peningkatan pemahaman Warga Dusun Kulubanyu Desa Jatirejo terkait pentingnya pengolahan hasil bumi sebelum produk dijual agar mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, warga telah mampu mengoperasikan media sosial instagram untuk pemasaran, warga dapat menghitung penetapan harga jual secara sederhana, dan dapat memperluas pemasaran melalui penempatan produk ke tempat wisata sekitar agar produk lebih cepat dikenal. Abstract: Kulubanyu Hamlet has abundant agricultural products, but its residents do not have the knowledge to reprocess them into products that can add to the sale value. The aim of this community service is to provide an understanding of the added value of agricultural products in the form of bananas which are processed into chips by housewives in Kulubanyu Hamlet Tawangrejo Village. There are several stages of the implementation method carried out, namely providing counseling related to the home industry, providing marketing materials using social media Instagram, and providing learning how to set selling prices. The results show that there is an increase in the understanding of the residents of Kulubanyu Hamlet Jatirejo Village regarding the importance of processing agricultural products before the product is sold in order to get higher profits, residents have been able to operate social media Instagram for marketing, residents can calculate simple selling price and can expand marketing through the placement of products to nearby tourist attractions so that the product is recognized more quickly.
Pendidikan Kesehatan Masyarakat Perawatan Payudara pada Ibu Nifas di Posyandu Dewi Sri Pamulang Kota Tangerang Selatan Ikada Septi Arimurti; Rita Dwi Pratiwi; Wannasta Alayya
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 2, No 1: Februari (2021)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v2i1.121

Abstract

Abstrak: Data Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa pada bayi umur 0-5 bulan di Indonesia, proporsi pola pemberian ASI sebanyak 37,3% ASI ekslusif, sedangkan pada ASI parsial dan ASI predominan masing-masing sebesar 9,3%, dan 3,3%. Hal ini menunjukkan bahwa angka ASI eksklusif kita masih tergolong rendah. Perawatan payudara adalah faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses menyusui pada ibu nifas, selain faktor lainnya. Penelitian sebelumnya mengungkapkan terdapat hubungan yang signifikan antara perawatan payudara dengan keberhasilan proses menyusui dengan p-value sebesar 0,007. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberi edukasi kepada masyarakat khususnya ibu nifas untuk dapat melakukan perawatan payudara pada masa nifasnya sehingga bisa mendukung program ASI eksklusif. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui ceramah dan simulasi perawatan payudara. Pendidikan kesehatan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. Kegiatan bertempat di Posyandu Dewi Sri Pamulang Kota tangerang Selatan. Pelaksanaannya pada saat kegiatan posyandu lalu disertakan pendidikan kesehatan dengan tema perawatan payudara pada ibu nifas. Peserta kegiatan sebanyak 15 orang ibu nifas. Terdapat antusiasme warga saat kegiatan berlangsung. Dampak kegiatan ini peserta mengetahui cara melakukan perawatan pada payudara sehingga sangat bermanfaat dalam proses menyusuinya. Harapan selanjutnya adalah kader posyandu juga dapat terus memberikan pendidikan kesehatan mengenai perawatan payudara pada ibu nifas yang belum memahami bagaimana merawat payudara selama proses menyusui.Abstract: Riskesdas data for 2018 states that in infants aged 0-5 months in Indonesia, the proportion of breastfeeding patterns is 37,3% exclusive breastfeeding, while partial breastfeeding and predominant breastfeedings are 9,3% and 3,3%, respectively. This shows that our exclusive breastfeeding rate is still low. Breast care is one of the factors that influence the success of the breastfeeding process in postpartum mothers and other factors. Previous research revealed a significant relationship between breast care and the success of the breastfeeding process with a p-value = 0,007. This community service aims to provide education to the community, especially postpartum mothers, to carry out breast care during the puerperium so that they can support the exclusive breastfeeding programs. Community service methods are carried out through lectures and simulations of breast care. Health education is carried out by lecturers and students of STIKes Widya Dharma Husada Tangerang. The activity took place at Posyandu Dewi Sri Pamulang, South Tangerang City. It was implemented during the posyandu activities and then included health education with breast care for postpartum mothers. Participants in the activity were about 15 mothers. There was enthusiasm from the residents when the activity took place. The impact of this activity, participants know how to do a treatment on the breast, so it is very beneficial in breastfeeding. The next hope is that posyandu cadres can also continue to provide health education on breast care to mothers who do not understand how to care for the breast during the breastfeeding process.

Page 1 of 1 | Total Record : 10