cover
Contact Name
Sari Melati
Contact Email
sari@ulm.ac.id
Phone
+62082155601967
Journal Mail Official
jtam.himasapta@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Himasapta PS Teknik Pertambangan, Lab. LTP Lt.2 Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ach. Yani KM. 36,5 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Himasapta
ISSN : 25797816     EISSN : 25274619     DOI : 10.20257
Jurnal Himasapta merupakan berkala ilmiah yang terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember serta memuat artikel ilmiah tentang Geosains untuk Aplikasi Pertambangan mulai dari Eksplorasi & Geologi, Geomekanika, Pengolahan Minerba, Ekonomi Mineral, dan Lingkungan Tambang. Artikel yang dimuat dari hasil penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa Program Studi atau Jurusan Teknik Pertambangan. Jurnal Himasapta terbit secara online sejak April 2016 di www.mining-unlam.ac.id Terdaftar sebagai jurnal elektronik nasional dengan ISSN 2527-4619 pada berdasarkan SK no. 0005.25274619/JI.3.1/SK.ISSN/2016.05 - 19 Mei 2016. Bergabung dan dialihkan penerbitan online sejak November 2017 dalam rangka penerbitan jurnal tugas akhir mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ke http://ft.jtam.unlam.ac.id/index.php/himasapta Mendapatkan ISSN (cetak) dengan nomor 2579-7816 berdasarkan SK no. 0005.25797816/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 - 4 Mei 2017. Karena alasan keselamatan arsip dan data, dialihkan lagi ke laman https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/index pada awal tahun 2019.
Articles 226 Documents
Karakteristik silicified wood menggunakan analisis petrografi (mikroskopi) batubara: Formasi Muara Enim Provinsi Jambi Wahyudi Zahar; Faizar Farid; M. Ikrar Lagowa
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7506

Abstract

Energi sumberdaya alam menjadi suatu kebutuhan penting untuk menunjang kegiatan perindustrian terutama penambangan batubara dengan kualitas yang memadai. Suatu perusahaan tambang batubara memiliki kebutuhan dengan kriteria kualitas batubara yang berbeda-beda. Pengendalian kuantitas dan kualitas batubara sesuai permintaan menjadi acuan bagi perusahaan penambangan. Pengendalian mutu batubara merupakan kendala dalam penambangan batubara, diantaranya kemunculan silicified coal sebagai pengotor (impurities) pada lapisan batubara yang akan ditambang, yang apabila keterdapatannya berfragmen melensa maka dapat berdampak pada sulitnya proses penggalian.Komposisi mineral utama dari silicified coal adalah mineral silika yang memiliki keterdapatan pada rekahan dan rongga sel tumbuhan. Silicified coal memiliki kekerasan 15.000 Kpa - 50.000 Kpa dengan kandungan silika dan karbonan yang melimpah. Kandungan organik berupa densinite, ulminite, attrinite, corpohumnite, gelinite, suberinite, resinite, liptodetrinite, fusinite, dan funginite dan kandungan non organik berupa mineral kuarsa, klorit, lempung, rutil, dan opak/oksida besi, aragonite, calcite, gismondine dan graphite.
Kajian pengaruh arah peledakan terhadap fragmentasi batuan overburden hasil peledakan berdasarkan Model Kuz-Ram Ardi Kuswanto; Eko Santoso; Annisa Annisa
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7497

Abstract

Distribusi fragmentasi hasil peledakan di daerah penelitian dipengaruhi oleh beberapa faktor ialah  jenis material, jenis bahan peledak, jumlah bahan peledak yang digunakan, faktor batuan, dan arah peledakan searah dengan orientasi bidang lemah atau searah dip atau arah peledakan berlawanan dengan orientasi bidang lemah atau berlawanan dip saat peledakkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengamatan secara langsung seperti keterdapatan join plane spacing (JPS), rock mass description (RMD), joint plane orientation (JPO), specific gravity (SGI), hardnes dan jenis material. Pada penelitian nilai faktor batuan hanya nilai JPO yang memiliki pengaruh sangat besar dalam peledakan. Berdasarkan analisis kajian arah peledakan terhadap fragmentasi batuan hasil peledakan  ditetapkan nilai fragmentasi  80 cm ≥ 80% dikatakan ideal, hasil fragmentasi pada 6 lokasi penelitian ialah  91,13%, 89,86%, 86,50% (searah dip) dan 75,43%, 73.82%, 76.82% (berlawanan dip) untuk perhitungan model Kuz-Ram sedangakan pada perhitungan split desktop memiliki hasil fragmentasi 87.06%, 86.67%, 83.40% (searah dip) dan 78.88%, 78.41%, 78.48% (berlawanan dip). Jadi pada 6 lokasi penelitian masih di jumpai hasl distribusi fragmentasi yang kurang bagus dengan ukuran saringan 80 cm ≤ 80%, yaitu pada peledakan yang berlawanan dip.
Penjadwalan rencana penambangan batubara pada Pit 1 Blok 24 PT Senamas Energindo Mineral Site Jaweten Martinus Putra Pratama Sinaga; Uyu Saismana; Marselinus Untung Dwiatmoko
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7502

Abstract

Pada perusahaan PT Senamas Energindo Mineral memiliki wilayah izin penambangan seluas 2000 Ha. Setelah dilakukannya pemboran eksplorasi ditemukan adanya endapan batubara yang cukup potensial untuk ditambang. Dengan penemuan cadangan baru ini perlu dilakukan perencanaan untuk membuat pit, pit tersebut diberi nama Pit 1. Sehingga perlu dilanjutkan dengan tahapan penambangannya dan belum ada yang membuat penjadwalan penambangannya. Berdasarkan hal tersebut, melatarbelakangi saya melakukan pengamatan dan penelitian ini. Penjadwalan penambangan dibuat dengan menggunakan software Minescape.  Batas penambangan, cadangan   tertambang, dan volume overburden ditentukan oleh nilai Stripping Ratio (SR) dari perusaahaan yaitu SR  6. Penjadwalan dilakukan dengan cara membagi daerah pit limit penambangan menjadi block-block dengan ukuran 75 x 75 meter. Pembagian block tersebut bertujuan untuk mempermudah sequence atau pushback pengupasan overburden dan sequence produksi batubara. Perhitungan volume menggunakan software Minescape. Tahapan penambangan dibuat dengan target produksi minimum 100.000 ton/bulan. Hasil penelitian dari penjadwalan penambangan pit 1 block 24 didapatkan penjadwalan penambangan yaitu dengan kurun waktu 43 bulan yang mana memiliki SR terendah 1.72 pada bulan September 2017 dan SR tertinggi 36.65 pada bulan April 2021.
Perhitungan sumberdaya batubara menggunakan metode circular: Studi kasus CV Akbar, Desa Keramat Mina Ferry Fernando; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7498

Abstract

Eksplorasi merupakan kegiatan penyelidikan suatu daerah yang diperkirakan atau yang diketahui mengandung endapan batubara sekaligus membuktikan kuantitas dan kualitas dari endapan batubara tersebut. Tahap eksplorasi berikutnya sampai pada menentukan ukuran, bentuk, letak sebaran kuantitas dan kualitas untuk kemudian dapat dilakukan kajian kemungkinan dilakukannya penambangan. Penelitian dilakukan di CV Akbar yang belum dilakukan pemboran eksplorasi. Permodelan batubara menggunakan software Minescape 5.7, dimana jumlah sumberdaya dihitung dengan metode circular. Keadaan geologi pada daerah penelitian digolongkan geologi moderat dengan kemiringan batubara (45°-52°). Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan permodelan batubara seam A1, seam A2,seam A3, seam C dan seam D dengan jumlah sumberdaya terukur adalah sebessar 4,900,952.90 Ton dan jumlah sumberdaya tertunjuk adalah sebesar 6,257,742,742.85 Ton.
Analisis Triangulated Irregular Network (TIN) dalam menghitung volume overburden pada survey kemajuan tambang Mona Elwisa; Hafidz Noor Fikri; Romla Noor Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7503

Abstract

Perbedaan perhitungan volume overburden dari berbagai metode menyebabkan terdapatnya selisih nilai volume. Permasalahan yang ingin diteliti dalam tugas akhir ini adalah mengetahui volume overburden dan seberapa besar perbedaan nilai volume pada metode triangulated irregular network (TIN) secara otomatis, TIN secara manual, dan trisolation optimize. Penggunaan berbagai metode ini ditujukan untuk melihat presisi dari nilai volume. Data survey yang digunakan dalam perhitungan yaitu titik koordinat dan boundary weekly. Data tersebut diolah menjadi Digital Terrain Model (DTM) kemudian dilakukan perhitungan volume berdasarkan metode masing – masing. Hasil dari perhitungan volume didapatkan dari hasil keseluruhan perhitungan dengan metode TIN otomatis sebesar 586154.5 bcm, TIN manual 586160.1 bcm dan trisolation optimize 586252.5 bcm. Selisih maksimal dan minimal masing-masing metode antara TIN manual terhadap TIN otomatis yaitu 13,08 m3 dan 0,20 m3, trisolation optimize terhadap TIN otomatis 249,11 m3 dan 14,52 m3. Penggunaan TIN otomatis dianggap sangat baik dalam proses perhitungan volume, namun tetap memerlukan analisis secara manual pada saat pembuatan TIN sehingga TIN manual tetap dilakukan sebagai kontrol pada saat permodelan DEM. Jumlah titik koordinat yang dimiliki sudah sangat rapat sehingga perbedaan nilai volume hasil metode masing – masing tidak terlalu besar.
Permodelan kombinasi peralatan mekanis dalam optimalisasi produktivitas armada di PT Semesta Centramas Rika Febriyani; Eko Santoso; Karina Shella Putri; Muhammad Zaini Arief
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7499

Abstract

Kombinasi peralatan mekanis dalam pemindahan overburden yang optimal dapat meminimalkan biaya operasional namun tetap menjaga ketercapaian produktivitasnya. Spasi ripping dalam pembongkaran overburden, dapat mempengaruhi produktivitas pemuatan. Skenario spasi ripping yang diterapkan adalah 0,3m; 0,6m; 1m; dan 1,2m. Pendekatan model linear programming digunakan untuk mengoptimasi kombinasi peralatan mekanis muat-angkut pada masing-masing skenario. Fungsi objektif ditujukan untuk biaya operasional fleet yang minimum. Fungsi batas antara lain jumlah ketersediaan alat angkut Komatsu HD785 dan HD465, dan pencapaian target produktivitas fleet. Hasil perhitungan produktivitas ripping bulldozer Komatsu D375-90 dan excavator Komatsu PC2000-45 berturut-turut antara lain pada spasi 0,3m adalah 961,62 Bcm/jam dan 807,59 Bcm/jam; spasi 0,6m adalah 1266,75 Bcm/jam dan 775,66 Bcm/jam; spasi 1m adalah 2097,56 Bcm/jam dan 727,84 Bcm/jam; spasi 1,2m adalah 2375,43 Bcm/jam dan 700 Bcm/jam. Berdasarkan hasil optimasi didapatkan jumlah unit alat angkut dengan biaya operasional fleet minimum berturut-turut antara lain pada spasi 0,3m yaitu 5 Komatsu HD785, 2 Komatsu HD465, 0,09235 $/Bcm; spasi 0,6m yaitu 5 Komatsu HD785, 2 Komatsu HD465, 0,09204 $/Bcm; spasi 1m yaitu 5 Komatsu HD785, 1 Komatsu HD465, 0,07790 $/Bcm; spasi 1,2 meter yaitu 5 Komatsu HD785, 1 HD45, 0,07792 $/Bcm.
Optimalisasi fuel ratio alat gali muat dan alat angkut PT Borneo Alam Semesta Audy Dhata Ramadhani; Adip Mustofa; Sari Melati
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7504

Abstract

Dalam kegiatan penambangan harus menggunakan metode dan peralatan mekanis yang sesuai dalam kegiatan tersebut. Salah satu penentu keberhasilan metode penambangan adalah seberapa besar produktivitas peralatan mekanis dapat dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin agar diperoleh hasil yang maksimal. Penggunaan fuel sangat mempengaruhi biaya produksi dari aktifitas penambangan, semakin banyak fuel yang digunakan maka semakin besar pula biaya produksinya. Untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar maka harus mengetahui hal-hal yang mempengaruhinya agar penggunaan fuel dapat diminimalisir oleh perusahaan. Metode yang digunakan adalah dengan mensimulasikan hasil produktivitas dengan fuel burn jika delay time dihilangkan dari pengolahan data yang didapatkan dilapangan. Setelah melakukan simulasi hasil pencapaian fuel burn untuk alat gali muat Komatsu PC300 yaitu 36,86 Liter/Jam dengan produktivitas rata-rata sebesar 145,00 bcm/jam. Fuel burn rata-rata untuk alat angkut Nissan CWB45 yaitu 10,27 Liter/Jam dengan produktivitas rata-rata sebesar 21,84 bcm/jam. Fuel ratio aktual untuk alat gali muat Komatsu PC300 yaitu 0,25 Liter/bcm.  Sedangkan untuk alat angkut Nissan CWB45 yaitu 0,47 liter/bcm. Fuel ratio alat gali muat turun menjadi 0,22-0,28 liter/bcm dan fuel ratio alat angkut turun menjadi 0,41-0,48 liter/bcm, jika di simulasikan komponen delay tidak ada atau efisiensi kerja 100%.
Pemanfaatan foto udara untuk penyusunan peta desa dan pemetaan potensi desa berbasis sistem informasi geografis Adi Saputra; Nurhakim Nurhakim; Ahmad Ali Syafi’i
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7500

Abstract

Dalam rangka mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kemendes PDTT) menurunkan SDGs Nasional menjadi SDGs Desa. SDGs Desa adalah pembangunan total atas desa. Seluruh aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat yang mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan. Untuk mewujudkan SDGs Desa, Kemendes PDTT telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa PDTT No 13/2020, yang menyatakan Rp 72 triliun dana desa tahun 2021 diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan SDGs Desa. Pembangunan berkelanjutan merupakan konsep pembangunan dengan mempertimbangkan berbagai aspek sehingga tidak mengganggu kondisi alam dan tetap dapat memenuhi kebutuhan selanjutnya. Agar tujuan ini dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan baik, perlu kajian dan inventarisasi awal terhadap potensi yang dimiliki oleh suatu desa, dan hal ini dapat dilakukan dengan menyajikannya dalam bentuk peta dasar berbantuan aplikasi Sistem Informasi Geografis. Metode yang digunakan untuk pembuatan peta dasar dalam rangka menginventarisasi potensi desa adalah dengan dilakukan dengan survei lapangan dan foto udara dengan bantuan pesawat tak berawak (drone). Hasil studi ini menunjukkan kondisi riil dan peta foto udara desa yang menjadi target kegiatan. Keberadaan peta peta dasar ini selanjutnya dapat dimanfaatkan dalam inventarisasi potensi desa, perencanaan dan pelaksanaan program SDGs, serta monitoring pelaksanaan dan evaluasi program pembangunan desa.
Analisis perbandingan parameter kualitas batubara aktual dan geomodel di PT Jorong Barutama Greston Annisa Rizky Nur Adzmi; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7505

Abstract

Kualitas batubara di daerah penelitian sangat bervariasi khususnya di pit UC-E. Permasalahan yang timbul adanya perbedaan kualitas batubara aktual dengan kualitas batubara pada geomodel sehingga diperlukan analisa ulang dan juga untuk menghindari komplain dari konsumen yang tidak sesuai dari kesepakatan standar kualitas batubara yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini menganalisis parameter kualitas batubara aktual, mengevaluasi parameter kualitas batubara aktual dan kualitas batubara model, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan  kualitas batubara, dan membuat rekomendasi  penanganan batubara agar parameter kualitas tetap relatif sama.Terjadinya perbedaan parameter kualitas batubara ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut, kondisi front kerja, proses sampling, proses preparasi sample dan proses analisis di laboratorium. Perbedaan parameter kualitas batubara aktual dengan kualitas batubara geomodel pada kuarter I (Q1) TM ar (0.62 – 2.60 %), Ash adb (0.07 – 1.19 %), Ash ar (0.03 – 0.94 %), TS adb (0.01 – 0.23 %), TS ar (0.01 – 0.21 %), CV adb (3 – 435 kcal/kg), CV ar (2.44 – 511.52 kcal/kg). Pada kuarter II Q2 TM ar (0.43 – 1.77 %), Ash adb (0.07 – 1.45 %), Ash ar (0.07 – 1.27 %), TS adb (0.01 – 0.17 %), TS ar (0.01 – 0.14 %), CV adb (18 – 316 kcal/kg), CV ar (50.13 – 266.81 kcal/kg).
Hidrologi dan limnologi danau bekas tambang aluvial Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Anisa Anisa; Nurhakim Nurhakim; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7501

Abstract

Adanya aktivitas penambangan akan meninggalkan lubang bekas tambang yang menimbulkan perubahan lingkungan sehingga akan menjadi danau buatan, keadaan mempengaruhi kualitas air pada daerah tersebut terutama nilai pH dan karakteristik geokimia air. Kualitas air pada area bekas tambang akan mempengaruhi kondisi kualitas air tanah di sekitar danau bekas tambang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui arah aliran air tanah, kualitas air dan mengetahui bentuk tipe danau bekas tambang aluvial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan dan pengujian di laboratorium. Permodelan arah air tanah dan model limnologi menggunakan aplikasi Software. Parameter yang di ukur di lapangan adalah koordinat easting dan norting suhu, kedalaman dan DO. Sedangkan kualitas yang di ukur di laboratorium adalah pH, TDS, TSS, ORP, EC HCO3, CO2, CaCO3 dan H+. Arah aliran air tanah masuk di danau bekas tambang aluvial akan mempengaruhi kondisi air danau bekas tambang aluvial. Namun, kondisi danau terlihat sudah tunak (steady-state) dimana air danau hanya dipengaruhi oleh presipitasi dan evaporasi lingkungan di danau tersebut. Keadaan ini mempengaruhi nilai pH air danau, sungai dan sumur yang disekitar danau. Danau bekas tambang aluvial memiliki nilai pH asam 3,81. Danau ini bersifat monomictic, karena mengalami penurunan suhu, DO dan nilai pH pada setiap kedalaman.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 03 Desember 2024 Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024 Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024 Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023 Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023 Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023 Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021 Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021 Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020 Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020 Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020 Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019 Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019 Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019 Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018 Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018 Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018 Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017 Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017 Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017 Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016 Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016 Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016 More Issue