cover
Contact Name
Sari Melati
Contact Email
sari@ulm.ac.id
Phone
+62082155601967
Journal Mail Official
jtam.himasapta@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Himasapta PS Teknik Pertambangan, Lab. LTP Lt.2 Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ach. Yani KM. 36,5 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Himasapta
ISSN : 25797816     EISSN : 25274619     DOI : 10.20257
Jurnal Himasapta merupakan berkala ilmiah yang terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember serta memuat artikel ilmiah tentang Geosains untuk Aplikasi Pertambangan mulai dari Eksplorasi & Geologi, Geomekanika, Pengolahan Minerba, Ekonomi Mineral, dan Lingkungan Tambang. Artikel yang dimuat dari hasil penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa Program Studi atau Jurusan Teknik Pertambangan. Jurnal Himasapta terbit secara online sejak April 2016 di www.mining-unlam.ac.id Terdaftar sebagai jurnal elektronik nasional dengan ISSN 2527-4619 pada berdasarkan SK no. 0005.25274619/JI.3.1/SK.ISSN/2016.05 - 19 Mei 2016. Bergabung dan dialihkan penerbitan online sejak November 2017 dalam rangka penerbitan jurnal tugas akhir mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ke http://ft.jtam.unlam.ac.id/index.php/himasapta Mendapatkan ISSN (cetak) dengan nomor 2579-7816 berdasarkan SK no. 0005.25797816/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 - 4 Mei 2017. Karena alasan keselamatan arsip dan data, dialihkan lagi ke laman https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/index pada awal tahun 2019.
Articles 226 Documents
EVALUASI DESAIN BULANAN TERHADAP KONDISI AKTUAL DI PIT 10 (PT BTS) PADA IUP PT BINUANG MITRA BERSAMA Bahrul Azmi; Yuniar Siska Novianti; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2895

Abstract

PT Berkat Tambang Sejahtera kontraktor dari PT Binuang Mitra Bersama, dalam kesempatan ini digunakan untuk mengevaluasi antara rencana penambangan dengan kondisi aktual Perencanaan tambang adalah tahapan penting dalam studi kelayakan dan rencana operasi penambangan. Tujuan dari penelitian ini ialah membandingkan volume overburden dan batubara antara rencana dengan aktual pada bulan Juni 2019, menganalisis ketercapaian volume overcut dan undercut antara desain bulanan dengan kondisi aktual bulan Juni 2019, membandingkan volume overcut dan undercut bulan Juli dengan bulan Juni. Metode yang dilakukan dalam penyelesaian penelitian ini ialah observasi lapangan, data primer,  jumlah fleet. seperti data curah hujan, peta kemajuan tambang, mine plan design, data aktual overburden, coal, dan data plan overburden serta data plan coal. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan melakukan penggabungan  antara peta kemajuan tambang dengan peta desain bulanan. Perhitungan pada bulan Juni didapatkan hasil volume overcut 10.175.06 BCM untuk tanah penutup dan 3.350,50 ton untuk batubara. Volume undercut 58.482.65 bcm untuk tanah dan 6.078.00 ton untuk batubara.sedangkan pada bulan Juli didapatkan volume overcut 11.508,73 bcm untuk tanah dan 4.320,52 ton untuk batubara. Volume undercut 79.281.60 bcm untuk tanah dan untuk batubara pada bulan Juli melebihi rencana yang telah ditentukan sebesar 4.320.52 ton. Kata kunci : Perencanaan, Desain Bulanan, Topo aktual, , Total Volume
KAJIAN TEKNIS KETIDAKSESUAIAN ANTARA RENCANA PENAMBANGAN DENGAN KONDISI AKTUAL DI TAMBANG BATUBARA PT SENAMAS ENERGINDO MINERAL SITE JAWETEN, KABUPATEN BARITO TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Evanrio Kusmana; Eko Santoso; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3441

Abstract

Dalam Kegiatan Penambangan sering terjadi adanya ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi aktual dilapangan dimana target waktu kerja dan target produksi mengalami ketidaksesuaian jika tidak didentifikasi secara dini, ketidaksesuian ini dapat terjadi berulang dan berlanjut setiap bulan, dan akan berpotensi menyebabkan kerugian terhadap perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder memakai dua cara, yaitu pengamatan lapangan dan penggunaan data perusahaan. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan volume overburden tergali dari data survey dan membandingkannya dengan target perencanaan terjadwal sehingga mendapatkan faktor-faktor keteidaksesuaian antara perencanaan dan aktual produksi. Analisis pembahasan dilakukan dengan cara mengkorelasikan hasil pengolahan data dengan masalah yang diteliti. Berdasarkan ketidaksesuaian target waktu kerja dan aktual produksi ketidaksesuaian alat gali EC750DL (1) sebesar 87%, EC750DL (2) sebesar 86%, dan EC950Lc (3) sebesar 81%. Ketidaksesuaian untuk target produksi alat gali EC750DL (1) sebesar 90%, EC750DL (2) sebesar 89%, dan EC950Lc (3) sebesar 77%. Berdasarkan hasil survey untuk target februari sebesar 222,927.11 BCM ketidaksesuaian 77,86%, dengan penggalian melebihi elevasi 51,503.04 BCM dan sisa penggalian 186,134.26 BCM. Berdasarkan hasil produksi sebesar 246,696.00 BCM ketidaksesuaian sebesar 86.17%. Dengan upaya peningkatan produksi sebesar 268,986.00 BCM dengan ketidaksesuaian sebesar 93.95%. Kata Kunci: ketidaksesuaian, target produksi, aktual produksi, survey
ANALISIS KORELASI STRIPPING RATIO DAN OVERBURDEN RATIO BERDASARKAN KEMIRINGAN LERENG TUNGGAL PADA PERANCANGAN TAMBANG BATUBARA Lofty Rinaldi Sirnipson; Agus Triantoro; Sari Melati
Jurnal Himasapta Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i2.2340

Abstract

Eksplorasi merupakan kegiatan penyelidikan suatu daerah yang diperkirakan atau yang diketahui mengandung endapan batubara sekaligus membuktikan kuantitas dan kualitas dari endapan batubara tersebut. Tahap eksplorasi berikutnya sampai pada menentukan ukuran, bentuk, letak sebaran kuantitas dan kualitas untuk kemudian dapat dilakukan kajian kemungkinan dilakukannya penambangan. Pada umumnya penetapan batas penambangan didasarkan pada kriteria stripping ratio. Tetapi pada perangkat lunak perencanaan dan perancangan minescape misalnya, untuk menggambarkan distribusi stripping ratio diperlukan expression. Sedangkan minescape sendiri menyediakan penggambaran otomatis distribusi overburden ratio untuk menentukan batas penambangan. Dengan penelitian ini saya mencoba menghubungkan keduanya.Penelitian dilakukan di CV Rizki Bintang Pit 1 blok tengah IUP Rizki Bintang yang belum dilakukan kegiatan penambangan. Permodelan batubara, pembuatan tiga variasi sudut lereng tunggal pada tiga variasi kedalaman desain Pityang menggunakan perangkat lunak komputer minescape 5.7 dan perhitungan volume (overburden dan batubara) menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu analisis hubungan nilai overburden ratio terhadap nilai stripping ratiodengan nilai koefisien determinasi secara linear > 0,9 dan nilai koefisien determinasi secara polynomial sama dengan 1. Keyword : Eksplorasi, Perhitungan, Triangulasi, Stripping Ratio, Overburden Ratio
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PT BORNEO ALAM SEMESTA, DESA SWARANGAN, KECAMATAN JORONG, KABUPATEN TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN Maulana Maulana; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3436

Abstract

PT Borneo Alam Semesta merupakan kontraktor penambangan dari PT Jorong Barutama Greston. Dalam proses pembongkaran overburden, perusahaan ini menargetkan produksi sebesar 500 BCM/jam untuk tiga fleet. Untuk memenuhi target produksi overburden tersebut, digunakan alat gali muat dan alat angkut yang terbagi dalam tiga fleet, Pada PT BAS ada rencana untuk melakukan peningkatan produksi untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui ada nya kemungkinan untuk meningkatkan produksi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis nilai cycle time dari alat yang beroperasi, kondisi medan kerja, serta sifat material, dan factor-faktor lainnya sehingga dapat diketahui produktivitas alat gali muat caterpillar 09, caterpillar 10, komatsu dan alat angkut dump truck nissan CWB45a secara nyata dilapangan.Perhitungan dengan data aktual diperoleh besar produktivitas alat gali muat pada tiga fleet  sebesar  681,48 BCM/jam, dan untuk produktivitas alat angkut pada tiga fleet sebesar 586,89 BCM/jam. Target produksi alat mekanis sudah tercapai meskipun tidak jauh berbeda hasilnya dengan hitungan aktual dilapangan, maka dari itu dilakukan optimalisasi pada alat mekanis agar produktivitas lebih baik hasilnya, Optimalisasi pada alat gali muat dalam tiga fleet sebesar 841,67 BCM/jam, sedangkan optimalisasi untuk alat angkut dalam tiga fleet sebesar 602,31 BCM/jam. Kata Kunci : produksi, optimalisasi, alat gali muat, alat angkut
STUDI WATER MANAGEMENT PADA AREA PLANT PRODUKSI DI PT SEBUKU IRON LATERITIC ORES (SILO) SITE SUNGAI BALI, KECAMATAN SEBUKU, KABUPATEN KOTABARU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Ary Rizki Novandy; Agus Triantoro; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2901

Abstract

PT Sebuku Iron Lateritic Ores memiliki 3 plant produksi untuk proses pengolahan dan pencucian bijih besi yaitu washing plant, crushing plant dan magnetic separator. Proses pengolahan tersebut menggunakan system open cicruit dan media air sebagai pencucian bijih besi, sumber air untuk kebutuhan proses produksi mengunakan air laut, air tampungan hujan dan air sirkulasi hasil dari proses pencucian bijih besi, air tersebut ditampung pada kolam endapan yang ada pada masing-masing plant dengan maksud mengurangi endapan lumpur sisa dari proses pencucian dan mengembalikan air dari proses tersebut untuk digunakan kembali. Tujuan dari penelitian  ini adalah menghitung persen endapan lumpur pada tiap kolam, menghitung debit air yang masuk dan keluar dari tiap kolam, menganalisa hambatan-hambatan yang terjadi, membuat simulasi pembagian kebutuhan air untuk kegiatan produksi, dan penjadwalan pengerukan kolam endapan untuk mencapai kebutuhan air sirkulasi secara maksimal.Perhitungan persen endapan lumpur pada kolam didapatkan dari hasil bottle rolling test, perhitungan pembagian kebutuhan air tambahan dari debit pompa kolam dan perhitungan debit limpasan sesuai curah hujan. Perhitungan jadwal pengerukkan kolam endapan didapatkan dari dimensi kolam dan kecepatan aliran kolam.Air yang masuk pada system open circuit sebesar 860,01 m³/jam dan air yang kembali tersirkulasi sebesar 310,49 m³/jam atau 43,9%. Jumlah endapan yang masuk ke kolam endapan WP sebesar 35% asumsi sampel 1 liter dari debit yang masuk dan 29,33% masuk ke kolam endapan MS. Kebutuhan air tambahan untuk kegiatan produksi dibutuhkan sebesar 396,64 m³/jam atau 56,1%. Jadwal pengerukkan kolam WP 2-3 hari sekali dan MS 1-15 hari sekali. Dengan simulasi rekomendasi kolam endapan baru agar air sirkulasi yang didapat maksimal maka target pengendapan menjadi 99% dan air sirkulasi dari pencucian meningkat menjadi 82% dan hanya membutuhkan air tambahan sebesar 18%. Jadwal pengendapan untuk kolam rekomendasi WP dan MS dapat dilakukan 3 hari sekali.  Kata-kata kunci: plant produksi, kolam pengendapan, system open circuit
KAJIAN GEOTEKNIK TAMBANG KAOLIN PADA PT GARDA BUMI ANUGRAH, KECAMATAN ASTAMBUL, KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Muhammad Mustakim; Marselinus Untung Dwiatmoko; Sari Melati
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2896

Abstract

Sebelum melakukan perencanaan penambangan, diperlukan kajian geoteknik untuk menentukan geometri lereng yang aman dan stabil. Lokasi penelitian merupakan daerah rawa dengan formasi geologi aluvium. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mendapatkan geometri lereng tunggal yang aman dan stabil.Jumalah sampel yang diambil sebanyak tiga sampel di lokasi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengambilan dan pengujian sampel pada laboratorium adalah menggunakan standar ASTM (American Society for Testing and Material). Material properties sampel 1 bobot isi (γ) 17,14 KN/   kohesi (C) 18,62 KN/  dan sudut gesek dalam (ϕ) 34,28º, sampel 2 γ 16,58  KN/ , C 33,32 KN/  ϕ 28,14º dan sampel 3 γ 19,12 KN/ , C 13,72 KN/  ϕ 45,28. Analis kestabilan lereng menggunakan software slide dengan metode kesetimbangan batas dan metode grafik Hoek-Bray. Tinggi muka air tanah mengacu pada analisis Hoek-Bray.Berdasarkan dari analisis yang telah dilakukan, rekomendasi desain lereng bisa dibuat dengan dua opsi. Opsi pertama yaitu desain lereng dibuat berbeda-beda di setiap zona sesuai dengan properties (kohesi dan sudut gesek dalam) masing-masing setiap sampel. Akan tetpai jika ingin menerapkan desain yang sama diseluruh bukaan tambang maka dapat mengacu pada sampel yang memiliki properties paling lemah yaitu pada sampel 3. Rekomendasi geometri lereng yang dihasilkan yaitu dengan analisis kesetimbangan batas pada software slide kondisi lereng jenuh dengan tinggi lereng 5 m dan kemiringan lereng 42º. Kata kunci : Bobot isi, kohesi, sudut gesek dalam, kesetimbangan batas, Hoek-Bray
ANALISIS KEGIATAN PRODUKTIVITAS TERHADAP FUEL RATIO ALAT ANGKUT DAN ALAT GALI MUAT PADA PIT 2 DI PT PRO SARANA CIPTA M Faisal Amiruddin; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i2.2341

Abstract

Alat-alat mekanis yang bekerja pada kegiatan penambangan menggunakan solar sebagai bahan bakar, penggunaan bahan bakar tersebut memberikan pengaruh yang cukup besar bagi biaya penambangan. Oleh karena itu bahan bakar harus digunakan seefisien mungkin, agar biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat dihemat dan target produksi bisa tercapaiFuel consumption merupakan hal utama yang selalu jadi pertimbangan untuk pemilihan suatu alat karena secara umum fuel consumption penyumbang cost operasional yang paling besar. Fuel ratio adalah perbandingan antara penggunaan bahan bakar (fuel) yang digunakan untuk kegiatan penambangan dengan produksi lapisan batuan penutup yang dihasilkan.Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai fuel ratio adalah fuel burn (liter/jam) dan produktivitas alat (bcm/jam). Volvo FM 370 dengan rata-rata 0,56 liter/bcm menjadi 0,49 liter/bcm, Hitachi ZX450 (022) 0,37 liter/bcm menjadi 0,34 liter/bcm, Hitachi ZX450 (043) 0,22 liter/bcm menjadi 0,20 liter/bcm, Komatsu PC400 0.27 liter/bcm menjadi 0,22 liter/bcm dan untuk Caterpilar 345C 0.23 liter/bcm menjadi 0,19 liter/bcm. Kata-kata Kunci : Alat mekanis, Produktivitas,  Fuel Ratio
EVALUASI KONDISI JALAN TAMBANG BERDASARKAN GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS ALAT ANGKUT PADA PT MADHANI TALATAH NUSANTARA Nur Rochim; Agus Triantoro; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3437

Abstract

Pada kegiatan operasi penambangan dan pemindahan overburden memerlukan jalan tambang sebagai sebagai penghubung lokasi-lokasi penting di wilayah tambang, sebaiknya pada saat desain dan konstruksi, geometri jalan tambang diperhatikan dan dibuat sesuai kebutuhan alat angkut terbesar yang melintas. Fungsinya untuk mengurangi hambatan dan gangguan pada kegiatan operasi pengangkutan. Pada jalan tambang dijumpai beberapa geometri jalan tambang yang belum memenuhi standar, diantaranya jalan kurang lebar dan grade yang melebihi 8%, sehingga diperlukan evaluasi untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan peningkatan kecepatan alat angkut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis geometri jalan tambang dan faktor-faktor keselamatan jalan. Setelah dilakukan analisis, diambil kesimpulan bahwa perlu dilakukan pelebaran jalan dan pengurangan nilai grade dengan metode cut and fill.Penelitian dimulai dengan pengambilan data geometri jalan aktual kemudian membandingkan dengan standar geometri secara teoritis. Idealnya untuk alat angkut HD 785-7 lebar jalan kondisi lurus sebesar 13,77 meter, lebar jalan pada tikungan sebesar 16,72 meter, crosslope sebesar 3% serta grade 8%. Dapat diketahui kecepatan alat angkut aktual bermuatan sebesar 12,66 km/jam, kecepatan tersebut dibawah rencana yaitu 18-20 km/jam. Salah satu yang berpengaruh terhadap kecepatan adalah grade terlalu besar. Setelah dilakukan simulasi kecepatan alat angkut dapat dipercepat hingga 19,30 km/jam dengan cara melakukan pelebaran dan penimbunan pada segmen A, B dan C, serta dilakukan pemotongan pada segmen D dan E. dari pengurangan grade diperoleh peningkatan produktifitas alat angkut dari 141 bcm/jam menjadi 185 bcm/jam. Simualasi tersebut dapat dipakai sebagai acuan pencapaian target produktifitas alat angkut. Kata-kata kunci: geometri, jalan tambang, grade, cut and fill
ANALISIS PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI CRUSHER PADA CRUSHING PLANT PT BANUA TAPIN MANDIRI KABUPATEN TAPIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Rahman Muhammad; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3431

Abstract

PT Banua Tapin Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penambangan dan pengolahan batubara dan penjualan. Usaha untuk meningkatkan kualitas batubara memerlukan kegiatan pengolahan batubara (coal processing plant) serta penjualan batubara. Pertimbangan pengembangan usaha datang dari pemikiran bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya batubara yang cukup besar.Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis pencapai target produksi crusher dengan melihat hasil kapasitas produksi teori dan nyata crusher dan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian target produksi dan kapasitas produksi aktua crusher.Hasil analisis kapasitas produksi aktual PT Banua Tapin Mandiri pada bulan November – Desember rata-rata sebesar 40.327 ton/bulan atau 1.845,05 ton/hari atau 267,99 ton/jam. Dengan merekomendasikan tiga sistem pengumpanan maka produktivitas unit crusher meningkat dari  183,5 ton/jam menjadi 527,31 ton/jam, Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya kapasitas produksi aktual tahun 2016 yaitu supply material batubara dalam setiap bulannya bervariasi antara 47.000-70.000 Kata-kata kunci : produksi teoritis crusher, produksi aktual, crushing plant
APLIKASI TYRE DROP STRUCTURE PADA RANCANGAN DRAINASE DISPOSAL PIT NANGKA CV CINTA PURI PRATAMA Gogor Sanu Pamungkas; Eko Santoso; Annisa Annisa
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2897

Abstract

Disposal Pit Nangka merupakan area yang terindikasi mengalami erosi karena pengaruh kecuraman lereng, area timbunan dan tingginya intensitas hujan. Laju erosi menyebabkan terkikisnya tanah secara terus-menerus dan jika tanah tidak dapat menampung air maka akan menimbulkan longsor. Oleh karena itu diperlukan adanya perkuatan saluran.Pada penelitian ini, metode perhitungan curah hujan rencana menggunakan 4 (empat) distribusi dan dilakukan uji chi kuadrat untuk memilih distribusi yang cocok. Curah hujan rencana yang terpilih adalah sebesar 85,07 mm. Untuk penentuan catchment area menggunakan software didapat total catchment area sebesar 0,1438 km2, pada area 1 sebesar 0,0618 km2,area 2 sebesar 0,0446 km2 dan area 3 sebesar 0,0374 km2. Perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional pada Area 1 sebesar 2,65 m3/s, Area 2 sebesar            2,10 m3/s, dan Area 3 sebesar 1,89 m3/s. Terdapat dua dimensi saluran terbuka yaitu saluran tanpa ban dan saluran menggunakan ban. Dimana penempatan dimensi ban dipengaruhi oleh bilangan Froude sedangkan untuk mengetahui laju erosi menggunakan metode USLE.Hasil perhitungan menunjukan bahwa pada segmen-segmen dengan slope yang besar memiliki kecepatan aliran super kritis, sehingga segmen tersebut memerlukan perkuatan. Pendugaan erosi berdasarkan metode USLE pada tahun 2018 adalah sebesar 32.358,02 m3. Hal ini menyebabkan butuhnya perkuatan saluran dengan tyre drop structure agar kecepatan aliran dapat diminimalkan. Kata Kunci : catchment area, USLE, drop structure, laju erosi

Page 9 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 03 Desember 2024 Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024 Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024 Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023 Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023 Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023 Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021 Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021 Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020 Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020 Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020 Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019 Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019 Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019 Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018 Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018 Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018 Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017 Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017 Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017 Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016 Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016 Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016 More Issue