cover
Contact Name
Sari Melati
Contact Email
sari@ulm.ac.id
Phone
+62082155601967
Journal Mail Official
jtam.himasapta@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Himasapta PS Teknik Pertambangan, Lab. LTP Lt.2 Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ach. Yani KM. 36,5 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Himasapta
ISSN : 25797816     EISSN : 25274619     DOI : 10.20257
Jurnal Himasapta merupakan berkala ilmiah yang terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember serta memuat artikel ilmiah tentang Geosains untuk Aplikasi Pertambangan mulai dari Eksplorasi & Geologi, Geomekanika, Pengolahan Minerba, Ekonomi Mineral, dan Lingkungan Tambang. Artikel yang dimuat dari hasil penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa Program Studi atau Jurusan Teknik Pertambangan. Jurnal Himasapta terbit secara online sejak April 2016 di www.mining-unlam.ac.id Terdaftar sebagai jurnal elektronik nasional dengan ISSN 2527-4619 pada berdasarkan SK no. 0005.25274619/JI.3.1/SK.ISSN/2016.05 - 19 Mei 2016. Bergabung dan dialihkan penerbitan online sejak November 2017 dalam rangka penerbitan jurnal tugas akhir mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ke http://ft.jtam.unlam.ac.id/index.php/himasapta Mendapatkan ISSN (cetak) dengan nomor 2579-7816 berdasarkan SK no. 0005.25797816/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 - 4 Mei 2017. Karena alasan keselamatan arsip dan data, dialihkan lagi ke laman https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/index pada awal tahun 2019.
Articles 226 Documents
KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT PC2000 DAN ALAT ANGKUT HD785 PADA KEGIATAN PEMINDAHAN OVERBURDEN PT SAPTAINDRA SEJATI JOBSITE KUSAN I Gede Mahardika Putra; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v4i2.1068

Abstract

Kegiatan penambangan yang meliputi aktivitas penggalian, pemuatan, dan pengangkutan material overburden merupakan satu rangkaian kegiatan yang saling berkaitan. Faktor peralatan merupakan faktor yang sangat penting dalam menjamin keberlangsungan produksi. Ketersediaan jumlah alat angkut dan alat gali muat merupakan hal yang harus direncanakan secara matang.Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis faktor-faktor pendukung produktivitas seperti cycle time alat, efisiensi kerja, geometri jalan, kondisi aktual lapangan seperti kondisi front dan disposal, faktor-faktor penyebab loss time seperti  delay.Produktivitas aktual alat gali muat Komatsu PC 2000 pada sebesar 774,54 BCM/jam, dan berdasarkan perhitungan teoritis produktivitasnya mampu mencapai 1010,88 BCM/jam. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas aktual alat gali muat Komatsu PC 2000 belum mencapai perhitungan produktivitas secara teoritis. Produktivitas aktual alat angkut Komatsu HD 785 sebesar 132,63 BCM/jam, dan berdasarkan perhitungan teoritis produktivitasnya mampu mencapai 276,41 BCM/jam. Hal ini juga menunjukkan bahwa produktivitas actual alat angkut Komatsu HD 785 belum mencapai perhitungan produktivitas secara teoritis. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat Komatsu PC 2000  dan  alat angkut Komatsu HD 785 adalah waktu edar, faktor pengisian bucket, waktu tunggu, serta geometri dan kondisi jalan angkut. Waktu edar aktual alat gali muat Komatsu PC 2000  dan alat angkut Komatsu HD 785 berdasarkan hasil pengamatan masih belum sesuai dengan besar waktu edar teoritis. Faktor pengisian bucket actual alat gali muat Komatsu PC 2000  berdasarkan hasil perhitungan masih belum sesuai dengan besar Factor pengisian bucket teoritis dari alat tersebut. Waktu tunggu alat gali muat Komatsu PC 2000 dan alat angkut  ini mempengaruhi besarnya efisiensi kerja masing-masing alat mekanis tersebut..Kata-kata Kunci : Produktivitas, bucket fill factor, cycle time.
STUDI PERILAKU DISTRIBUSI BATUBARA PADA ROM X, PT XXX, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN Aprillyani Herdiana Torasila; Nurhakim Nurhakim; Adip Mustofa; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i01.912

Abstract

Jumlah produksi batubara dari suatu tambang perlu memperhatikan kapasitas ROM. Lokasi tempat penimbunan batubara juga harus memenuhi syarat yang ditentukan. PT. XXX mempunyai batubara dengan nama T100, T200, dan T300. Pada bulan Mei 2013 batubara yang masuk sebesar 88,845 ton (T100), 81,965 ton (T200), 47,734 ton (T300). Pada bulan Juni supply sebesar 85,140 ton (T100), 82,370 ton (T200), dan 57,624 ton (T300). Bulan Juli 91,883 ton (T100), 65,298 ton (T200), 35,173 ton (T300). Sedangkan supply batubara yang keluar bulan Mei 74,391 ton (T100), 76,432 ton (T200), 52,383 ton (T300). Bulan Juni 70,185 ton (T100), 89,704 ton (T200), 57,657 ton (T300). Dan bulan Juli 91,198 ton (T100), 53,809 ton (T200), 28,622 ton (T300). Dari hasil perhitungan stok akhir untuk masing-masing produk menunjukkan bahwa stok akhir penimbunan batubara tidak pernah melebihi kapasitas maksimal ROM untuk masing-masing produk batubara. Supply batubara yang masuk ke ROM untuk produk T100, T200, dan T300 selalu lancar tidak ada supply yang kosong selama bulan Mei, Juni, dan Juli. Sedangkan untuk supply yang keluar yang akan menuju port terkadang kosong karena menyesuaikan permintaan.Kata-kata kunci: Supply Batubara, Stok Akhir, Kapasitas Maksimal Penimbunan
EVALUASI SINGKRONISASI ALAT GALI MUAT PC 400 DAN ALAT ANGKUT HINO FM 260 DALAM PENCAPAIAN TARGET PENAMBANGAN BATUBARA Paulina Natalia; Agus Triantoro; Uyu Saismana
Jurnal Himasapta Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i02.946

Abstract

Permasalahan yang umumnya timbul pada operasi penambangan adalah masalah ketidaktercapaian  target produktivitas alat gali muat yang terkendala faktor-faktor teknis ataupun ketidaksesuain terhadap armada. Sehingga perlu adanya evaluasi untuk mengkaji secara lebih detail faktor-faktor apa saja yang menjadi permasalahan sehingga evaluasi tersebut bisa dijadikan sebagai acuan untuk perencanaan serta pelaksanaan kegiatan produksi di periode berikutnya.Berdasarkan itulah makadilakukan evaluasi pencapaian target produktivitas alat gali muat pada bulan Maret 2015 serta faktor–faktor yang mempengaruhi pencapaian target produktivitas alat gali muat bulan Maret 2015 yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pencapaian target produksi bulan selanjutnya.Hasil penelitian telah dilakukan didapatkan hasil produktivitas alat angkut aktual sebesar 10,05 ton/jam dan target untuk alat gali muat adalah 27 ton/jam per unit. Sehinggadilakukan perbaikan terhadap cycle time alat angkut, peningkatan bucket fill factor, peningkatan jumlah MA dan peningkatan EU. Dari perbaikan tersebut didapatkan peningkatan nilai produktivitas alat angkut menjadi 27,69 ton/jam. Sedangkan dari data produktivitas aktual untuk alat gali muat adalah 148,01 ton/jam dengan target sebesar 210 ton/jam makadilakukan usaha untuk mengurangi jumlah cycle time serta peningkatan efisiensi kerja. Sehingga terjadi peningkatan produktivitas alat angkut menjadi 213,19 ton/jam. Hal tersebut berpengaruh terhadap match factor yang sebelumnya adalah 0,74 meningkat menjadi 0,84.
EVALUASI KELAYAKAN EKONOMIS TAMBANG PT AJE UNTUK PENERBITAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN OPERASI PRODUKSI DI DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN TANAH BUMBU Aji Ahdinata; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i03.965

Abstract

Dokumen studi kelayakan merupakan salah satu syarat dalam penerbitan IUP Operasi Produksi untuk memperoleh secara rinci seluruh aspek yang berkaitan penentuan kelayakan ekonomis dan teknis usaha pertambangan termasuk dampak lingkungan serta perencanaan pascatambang. Dokumen studi kelayakan dievaluasi dari segi kelayakan ekonomis pada salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Masalah yang diuraikan dalam penelitian ini yaitu evaluasi laporan studi kelayakan dari segi kelayakan ekonomi dalam proses penerbitan IUP Operasi Produksi. Laporan yang dievaluasi adalah laporan yang dilaporkan oleh PT AJE.Proses evaluasi kelayakan ekonomis tambang PT AJE melalui proses evaluasi proyek menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) dan Payback Period (PBP). Selain itu dilakukan pula analisis risiko menggunakan analisis sensitivitas atas perubahan dari perubahan harga jual batubara dan biaya ongkos operasi. Jumlah cadangan diambil berdasarkan data pemboran sebanyak 20 lokasi titik bor yang disampaikan PT AJE dari hasil eksplorasi lanjutan. Total cadangan terbukti adalah 1.211.644,20 ton terdiri dari 4 (empat) seam. Ditargetkan produksi batubara sebanyak  242.329 Ton/Tahun atau  20.194  Ton/Bulan, dengan SR 4 dan faktor kehilangan 10% serta umur tambang perusahaan 5 (lima) tahun. Harga jual batubara dihitung berdasarkan Harga Batubara Acuan (HBA) dan Harga Patokan Batubara (HPB) pada rata-rata Tahun 2016 sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor 999.K/30/DJB/2011adalah Rp572.686/Tonase. Total nilai pinjaman yang diajukan adalah Rp53.678.991.660, yang dipinjam tersebut akan dibayarkan selama jangka waktu 3 tahun, dan bank memberikan bunga pinjaman sebesar 13,5% per tahun.Hasil analisis kelayakan tambang menunjukkan bahwa proyek penambangan batubara ini layak dilanjutkan ke tahap operasi produksi karena memiliki nilai NPV sebesar Rp91.836.172.472 atau bernilai positif, laju pengembalian (DCFROR) sebesar 61,21 % atau lebih besar dari tingkat bunga minimum (15,6%), dan PBP selama 1,65 tahun atau dengan kata lain 3,35 tahun lebih cepat dari umur tambang.
PERHITUNGAN SUMBERDAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE POLYGON DAN METODE ISOLINE PADA WILAYAH IUP PT USAHA BARATAMA JESINDO Sari Buana; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.071 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v5i1.2045

Abstract

Operasional  PT Usaha Baratama Jesindo diawali  penyelidikan umum batasan luas daerah, mengetahui keadaan geologi dan pencarian singkapan. Penyelidikan dilanjutkan eksplorasi pendahuluan dan eksplorasi detail. Pada Eksplorasi pendahuluan kegiatan pemetaan topografi dan pemetaan geologi singkapan sebagai  pertimbangan eksplorasi detail. Eksplorasi detail difokuskan pada pemboran untuk mengetahui bentuk, geometri endapan batubara serta ketebalan batubara (model geologi endapan), data parameter kualitas batubara. Metode yang digunakan pada penelitian metode polygon dan metode isolineKeadaan geologi tergolong geologi moderat terdapat 1 seam dengan 2 percabangan dengan dip (4°-17°), strike dari Barat Daya ke Timur Laut. Permodelan dan perhitungan sumberdaya menggunkan softwere Minescape 4.118, AutoCAD Land Dakstop 2009, Surfer 14.Hasil perhitungan sumberdaya batubara dengan metode polygon seam I terukur 3.473.499 ton, tertunjuk 137. 468 ton, seam I1 terukur 1.957.157, tertunjuk 628.805 ton, tereka 456.017 ton, seam I2 terukur 7.833.287 ton, tertunjuk 2.538.330, tereka 1.582.782 ton. Metode isoline seam I terukur 2.806.904 ton, tertunjuk 133.402 ton, seam I1 terukur 1.981.014 ton, tertunjuk 625.505 ton, tereka 166.789 ton, seam I2 terukur 6.569.498 ton, tertunjuk 2.984.172 ton, tereka 988.715 ton. Perhitungan perbandingan relatif sumberdaya pada seam I 21,23% terukur, 3,00% tertunjuk. Seam  I1 terukur 23,85%, tertunjuk 0,53%, tereka 92,88%. Seam I2 11,66% terukur, 16,15% tertunjuk dan 46,20% tereka. Kata-kata kunci: Eksplorasi, Permodelan, Polygon, Isoline, Sumberdaya
ANALISIS BESARNYA FUEL RATIO PADA KEGIATAN PENGUPASAN OVERBURDEN DI PT SIMS JAYA KALTIM Hadjeri Syapariadi; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2892

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan di lokasi studi terdapat perbedaan kondisi unit hauling saat loaded travel, sehingga penggunaan bahan bakarnya juga berbeda. Gambaran keseimbangan antara penggunaan bahan bakar dan produksi. dapat terlihat pada nilai fuel ratio, dari nilai tersebut dapat diperkirakan apakah bahan bakar yang digunakan telah sesuai dengan produksinya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai faktor mana yang lebih dominan mempengaruhi besarnya fuel ratio diantara kedua faktor tersebut.Dari hasil perhitungan didapat fuel ratio alat angkut terbesar pada lokasi I terbesar adalah 0.52 liter/bcm dan fuel ratio terkecil adalah 0.41 liter/bcm. Pada lokasi II, fuel ratio terbesar adalah 0.63 liter/bcm dan fuel ratio terkecil adalah 0.60 liter/bcm. Berdasarkan hasil analisa, diketahui perubahan fuel burn terhadap fuel ratio lebih dominan daripada pengaruh produksi terhadap fuel ratio.Dari pembahasan di atas diketahui bahwa fuel burn merupakan faktor dominan yang mempengaruhi nilai fuel ratio, baik pada lokasi I maupun pada lokasi II, dimana hal yang berkaitan dengan fuel burn antara lain adalah grade jalan dan kondisi alat angkut itu sendiri. Untuk menganalisis pengaruh grade jalan terhadap besarnya fuel ratio adalah dengan membagi data grade jalan ke dalam kelas data (yang bisa dilihat pada lampiran), termasuk membuat interval kelas yang selanjutnya data tersebut dianalisis dengan metode regresi linear, untuk memperoleh persamaan garis, dimana nilai grade jalan sebagai sumbu x dan nilai fuel ratio sebagai sumbu y. Kemudian dari seluruh persamaan regresi tadi kemudian dilakukan simulasi perubahan pada grade jalan.Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan rata-rata perubahan nilai fuel ratio setiap perubahan 1% grade jalan adalah 0.000205 liter/bcm. Pada lokasi II, berdasarkan simulasi yang telah dilakukan rata-rata perubahan nilai fuel ratio setiap perubahan 1% grade jalan adalah 0.00061 liter/bcm.  Kata kunci: Bahan Bakar, Grade, Fuel Ratio
EVALUASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PEMINDAHAN OVERBURDEN PIT 10 DI PT BERKAT TAMBANG SEJAHTERA, KECAMATAN LOKPAIKAT, KABUPATEN TAPIN, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Agung Yulianto; Eko Santoso; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3438

Abstract

PT Berkat Tambang Sejahtera memiliki target produktivitas overburden yang telah ditentukan yaitu sebesar 200 BCM/jam. Tidak tercapainya target perusahaan sehingga perlu adanya analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat dan alat angkut di lapangan antara lain waktu siklus kerja dan waktu hambatan kerja.Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor pendukung produktivitas seperti cycle time, delay time dan geometri jalan, sehingga dapat dilakukan upaya peningkatan produktivitas agar target perusahaan dapat tercapai.Pada hasil penelitian didapatkan rata-rata produktivitas aktual Hitachi ZX470LC-5G sebesar 175 BCM/jam dan jumlah alat angkut sebanyak 6 unit didapatkan rata-rata total produktivitas aktual Hino 500 FM260JD sebesar 173,44 BCM/Jam. Upaya yang dilakukan agar target tercapai yaitu dengan melakukan simulasi perbaikan cycle time dilakukan dengan cara peningkatan kecepatan dump truck Hino 500 FM260JD pada waktu bermuatan sebesar 23 km/jam dan pada saat kosongan 28 km/jam. Perbaikan yang dapat dilakukan agar kecepatan tempuh yang ditargetkan dapat terpenuhi yaitu dengan memperhatikan kondisi jalan angkut yang dilalui pada saat muatan berisi ataupun muatan kosong. Dalam penelitian ini rekomendasi yang diberikan berupa perbaikan geometri jalan angkut seperti lebar jalan dan grade jalan. Kata kunci: produktivitas, cycle time, delay time, geometri jalan
HUBUNGAN PHYSICAL AVAILABILITY DAN USED OF AVAILABILITY TERHADAP OVERBURDEN REMOVAL DI PT SEMESTA CENTRAMAS Moch Aufa Alfarizi; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Jurnal Himasapta Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i2.2338

Abstract

Dalam kegiatan produksi tidak jarang target produksi harian yang telah ditetapkan tidak tercapai. Salah satu cara mengetahui penyebab tidak tercapainya produksi suatu perusahaan adalah dengan menganalisis nilai effective utilization (EU) untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan alat yang digunakan untuk beroperasi. Dimana nilai effective utilization (EU) dipengaruhi oleh dua variabel yaitu physical availability (PA) dan used of availability (UA).Untuk mengetahui kuatnya hubungan antar variabel maka dapat dilihat dari besarnya angka r atau korelasi. Nilai r ini berkisar antara -1 sampai 1 dimana semakin mendekati angka 1 maka akan semakin kuat hubungan tersebut. Besarnya nilai pengaruh antara variabel dapat dinilai dari besarnya nilai r2 (r-square), dimana nilainya berkisar dari 0 sampai 1.Parameter yang memiliki hubungan paling kuat dengan produksi untuk alat gali muat PC1250SP-8 adalah used of availability (UA) dengan nilai R sebesar 0,9443 dan r-square sebesar 0.8917 dengan kenaikan produksi sebanyak 52,98 BCM setiap 1% perbaikan. Parameter yang memiliki hubungan paling kuat dengan produksi untuk alat gali muat ZAX870H-3F adalah used of availability (UA) dengan nilai R sebesar 0,9292 dan r-square sebesar 0,8634 dengan kenaikan produksi sebanyak 40,17 BCM setiap 1% perbaikan. Parameter yang memiliki hubungan paling kuat dengan produksi untuk alat gali muat PC400-21 adalah used of availability (UA) dengan nilai R sebesar 0,9829 dan r-square sebesar 0,9660 dengan kenaikan produksi sebanyak 21,54 BCM setiap 1% perbaikan.  Kata-kata kunci: Overburden Removal, Physical Availability, Used of Availability
KAJIAN TEKNIS SISTEM PENIRISAN TAMBANG DALAM OPTIMALISASI PEMOMPAAN DI PT SEMSTA CENTRAMAS Evri Ferdiansyah; Agus Triantoro; Marselinus Untung Dwiatmoko
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3433

Abstract

Sistem penirisan tambang di PT Semesta Centramas menggunakan sistem kolam terbuka (open sump) dengan pemompaan tunggal. Kapasitas sump yang ada tidak mampu mengatasi debit limpasan yang masuk ke area tambang sehingga perlu dikaji kapasitas sump untuk mencegah air meluap ke arah penambangan batubara serta mengkaji sistem pemompaan untuk memompa air keluar dari sump secara efektif dan efisien.Pada penelitian ini, perhitungan curah hujan rencana menggunakan distribusi log normal, perhitungan intensitas hujan menggunakan persamaan mononobe, penentuan luas catchment area menggunakan software pertambangan., perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, dan perhitungan debit pemompaan berdasarkan metode dischargeHasil perhitungan curah hujan rencana adalah 123,63 mm, hasil perhitungan intensitas hujan adalah 5,15 mm/jam, luas catchment area adalah 54,24 ha, hasil perhitungan debit limpasan adalah 0,698 m3/s, dan hasil perhitungan debit pemompaan dengan total debit sebesar 733 m3/jam. Dengan hasil ini, maka perlu dilakukan perluasan sump dan pengoptimalan sistem pemompaan. Kata-kata kunci: Open Sump, limpasan, pemompaan
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PELAPUKAN TERHADAP KEKUATAN BATUAN (STUDI KASUS PADA BATULEMPUNG DARI FORMASI WARUKIN) Dini Ayu Hanifah; Eko Santoso; Kartini Kartini
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2898

Abstract

Penentuan tingkat pelapukan yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode yang lebih sederhana dan sering digunakan serta dengan biaya yang terjangkau yaitu dengan pengamatan lapangan secara visual deskriptif dan pengujian di laboratorium berdasarkan uji UCS (Uniaxial Compressive Strength), Schmidt Hammer, dan PLI (Point Load Index). Metodologi yang dilakukan dan digunakan pada penelitian ini meliputi, data tingkat pelapukan berdasarkan pengamatan secara deskripsi visual yang mengacu pada penelitian terdahulu, data uji sifat fisik batulempung, dimensi batulempung, nilai rebound dari alat schmidt hammer, dan nilai kuat tekan batulempung menggunakan alat UCS (uniaxial compressive strength) dari 10 sampel batulempung, serta nilai PLI. Berdasarkan pengamatan lapangan secara visual deskriptif adapun tingkat pelapukan batulempung dalam penelitian ini termasuk ke dalam tingkat pelapukan III (lapuk sedang), IV (lapuk kuat), dan V (lapuk sempurna) yang mewakili 10 sampel ( mengacu pada penelitian Sadisun dkk, 1998 ). Sedangkan berdasarkan nilai UCS yang didapatkan dari nilai kuat tekan tertinggi sampai terendah dari 10 sampel yaitu sebesar 3,39 MPa masuk ke dalam tingkat pelapukan III (lapuk sedang), 1,98 MPa masuk ke dalam tingkat pelapukan IV (lapuk kuat), serta 0,63 MPa masuk ke dalam tingkat pelapukan V (lapuk sempurna). Berdasarkan hasil dari nilai rebound yang didukung dengan penelitian menurut ahli Hencer dan Martin (1982), tingkat pelapukan batulempung dalam penelitian ini masuk ke dalam highly weathered (lapuk kuat) dengan nilai rebound rata-rata sebesar N<25. Dan berdasarkan dari nilai PLI tingkat pelapukan pada penelitian ini masuk ke dalam tingkat pelapukan III dan IV. Kata-kata kunci: tingkat pelapukan, uniaxial compressive strength, schmidt hammer, point load index

Page 7 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 03 Desember 2024 Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024 Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024 Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023 Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023 Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023 Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021 Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021 Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020 Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020 Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020 Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019 Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019 Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019 Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018 Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018 Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018 Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017 Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017 Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017 Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016 Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016 Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016 More Issue