cover
Contact Name
Vega Aditama
Contact Email
vegaaditama@gmail.com
Phone
+6282257017949
Journal Mail Official
vegaaditama@gmail.com
Editorial Address
jalan bendungan sigura-gura no. 2 , Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sondir
ISSN : 19792832     EISSN : 27468275     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Sondir Journal is a publication media of research results in the field of Civil Engineering and sub-fields of structure, geotechnical engineering, transportation, construction management, water resources and geographic information systems (GIS). This journal is published regularly as much as 2 volumes per year in April and October.
Articles 80 Documents
STUDI PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN SOIL NAILING PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN THE TAMAN DAYU CIPUTRA KECAMATAN PANDAAN KABUPATEN PASURUAN Ummu Salamah; Eding Iskak Imananto; Andrianus Agus Santosa
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3142

Abstract

Bangunan perumahan The Taman Dayu Ciputra Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan yang dibangun di atas lereng membutuhkan perkuatan agar tidak terjadi kelongsoran. Hal ini tidak lepas dari penyaluran beban bangunan dan sudut kemiringan tanah yang curam. Dari hasil analisis lereng sebelum adanya perkuatan soil nailing yang menggunakan perhitungan manual metode irisan biasa (Fellenius) pada kemiringan lereng 63° ketinggian 14,5 meter menghasilkan SF 0,341 < 1,5. Salah satu bentuk perkuatan dinding penahan tanah pada lereng adalah soil nailing yang menggunakan pengaruh pemasangan sudut nail terhadap perkuatan lereng. Analisis pada perhitungan ini menggunakan metode Baji (wedge). Setelah dilakukan pemasangan soil nailing panjang 10 meter, jarak vertikal horizontal nail 1 meter, dan kemiringan nail 20° analisis lereng perhitungan manual menghasilkan SF 1,617 > 1,5 untuk keruntuhan global, 2,916 > 1,5 untuk gaya geser dan σijin (max) 17686,979 kN/m2 < (Qaijin) 129712,94 kN/m2 untuk daya dukung dengan tambahan pelat bawah lebar 1 meter. Semakin kecil sudut pemasangan nail maka semakin besar SF stabilitas internal global, SF terhadap gaya geser, SF terhadap putus dan cabut tulangan. Dari variasi analisa yang digunakan ditemukan perbedaan SF antara manual metode Baji (wedge) dengan analisis program geoslope, disebabkan metode Baji (wedge) menggunakan bidang gelincir longsor planar dan analisis program geoslope menggunakan bidang gelincir longsor lingkaran.
PENGARUH PASIR PANTAI SIPELOT SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT 0/5 CAMPURAN HOT ROLLED SHEET – WEARING COURSE (HRS-WC) Galang Setiyo; aditama, vega; Bambang Wedyantadji
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3143

Abstract

Pemerataan pembangunan infrastruktur terus mengalami pertumbuhan tidak hanya di Pulau Jawa saja tetapi diseluruh wilayah Indonesia, khususnya pada pembangunan jalan raya. membutuhkan bahan alternatif sumber alam lainnya agar selalu memenuhi kebutuhan dalam pembangunan jalan raya. Pasir Pantai dapat mempengaruhi nilai parameter karakteristik Marshall Test. oleh karena itu penelitian ini diharapkan menghasilkan campuran perkerasan HRS-WC yang lebih baik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Bahan Konstruksi Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang pada Februari hingga Mei 2020. Pada penelitian ini menggunakan variasi kadar Pasir Pantai Sipelot 25%, 50%, 75%, 100%, untuk mencari persentase yang optimum, ditinjau dari nilai karakteristik Marshall. Berdasarkan hasil pengujian pasir pantai Sipelot sebagai pengganti agregat 0/5 pada campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) dengan variasi pasir pantai 25%, 50%, 75% dan 100% mempengaruhi nilai karakteristik Marshall. Pengujian hipotesis untuk Stabilitas, VIM, VMA, MQ dan VFA didapatkan Fhitung>Ftabel dan dapat dinyatakan adanya pengaruh yang signifikan dengan penambahan variasi pasir pantai, sedangkan untuk flow tidak ada pengaruh yang signifikan. Persentase optimum penggunaan pasir pantai diperoleh pada variasi 37,63% dengan nilai stabilitas 1178,93 Kg, flow 3,53 mm, VIM 4,88%, VMA 19,78%, VFA 75,34%, dan Marshall Quetient 335,20 Kg/mm.
PENGARUH PEMAKAIAN FLY ASH SEBAGAI CEMENTITIOUS PADA BETON MUTU TINGGI TERHADAP KUAT TEKAN BETON UMUR 28 – 91 HARI Tharsisius Floridus Luan; Mohammad Erfan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.3158

Abstract

Pada dasarnya, fly ash mempunyai bentuk butiran partikel sangat halus sehingga dapat menjadipengisi rongga-rongga (filler) dalam beton sehingga mampu meningkatkan kekuatan beton dan menambahkekedapan beton terhadap air serta mempunyai keunggulan dapat mencegah keretakan halus (crack) padapermukaan beton. Penambahan fly ash pada campuran beton bersifat pozzolan, sehingga bisa menjadi bahantambah mineral yang baik untuk beton. Dalam pembuatan beton pada umumnya, pengujian kuat tekan betondilakukan pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari, dimana peramalan kekuatan beton selalu dikonversikan ke umur28 hari, karena dianggap kekuatan beton telah mencapai 100% mutu rencana dan dianggap stabil sampaipada umur seterusnya. Akan tetapi dengan pemakaian fly ash pada beton yang tidak terlepas dari sifat fly ashitu sendiri yang dapat mempengaruhi proses hidrasi semen. Penilitian mencari tahu pengaruh pemakaian flyash pada beton mutu tinggi di umur 28 – 91 hari. Total benda uji sebanyak 50 sampel, dimana 1 variasi umurterdapat 5 sampel. Variasi umur yang diberikan adalah 28 hari, 35 hari, 42 hari, 49 hari, 56 hari, 63 hari, 70hari, 77 hari, 84 hari, dan umur puncak pada 91 hari dengan mutu f’c 50 MPa. hasil pengujian hipotesis dananalisa regresi, dimana thitung = 8,103 > ttabel = 3,182 dengan nilai determinasi (R²) = 89,14%, dankoefisien korelasi (R) sebesar 0,9441. Perubahan kuat tekan beton sebesar 56,93 MPa (13,86%) – 64,52 MPa(29,03%) diatas kuat tekan yang direncanakan f’c 50 Mpa pada umur 28 hari - umur 91 hari denganpemakaian fly ash 40% pada campuran beton. semakin sedikit penggunaan air dan semakin kecil faktor W/C(berat air dibagi berat semen) menghasilkan mutu beton yang tinggi, akan tetapi dengan menggunakansuperplasticizer yang memudahkan proses pengerjaan dan kelecakan (workability) pada campuran tersebut.hal ini dibuktikan dengan tercapainya mutu beton f’c 50 MPa pada umur 28 hari sebesar 56,93 MPa dengannilai faktor air semen 0,316. Kuat tekan maksimum pada umur 91 hari dengan nilai kuat tekan sebesar 64,52MPa dengan persentase kenaikan kuat tekan sebesar 29,03% dari mutu rencana. Hal ini dapat diperkirakanadanya kenaikan kuat tekan diatas 91 hari ditinjau dari arah kurva analisa regresi yang belum stabil.
Kajian Konstruksi Bangunan dalam Upaya Pengembangan Desa Wisata Kepung Budaya Desa Watulimo Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek aditama, vega; Bambang Wedyantadji; I Wayan Mundra
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3170

Abstract

Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo , Kabupaten Trenggalek telah menjadi tempat untuk perencanaan desa wisata Kepung Budaya. Dengan adanya masterplen arsitektural yang telah disusun, diharapkan adanya kajian tentang struktur bangunan sehingga selain indah tapi juga memiliki kekuatan agar tahan terhadap gempa. Analisa kekuatan struktur bangunan memakai analisa secara numerik dengan menggunakan Staad Pro Connect Edition dengan memakai bahan kayu sebagai elemen utama struktur. Dari hasil perbandingan tegangan akibat tekan den geser diatas maka di dapatkan struktur kayu yang dipakai dengan memakai ukuran dan jenis yang direncanakan kuat menahan beban – beban yang direncanakan. Sosialisasi tentang pemakaian struktur kayu pada bangunan desa wisata kepung budaya telah dilaksanakan dengan melibatkan pemerintahan desa.
Deteksi Jarak Jauh Keruntuhan Beton Bertulang Berbasis Arduino aditama, vega; Wedyantadji, Bambang
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3171

Abstract

Kegagalan pada struktur bangunan beton bertulang baik kolom, balok maupun pelat lantai merupakan kejadian yang harus dihindari. Keruntuhan suatu bangunan beton bertulang bisa dideteksi lebih awal dengan mengetahui dengan adanya retakan pada struktur beton. Desain keruntuhan beton bertulang ada 3 , antara lain : keruntuhan tekan (overreinforce), keruntuhan tarik (underreinforce) dan balance. Pentingnya mengukur ragangan untuk tulangan tarik dan regangan tekan pada beton adalah untuk mengindikasikan kegagalan struktur yang terjadi. Regangan beton maksimum untuk beton normal adalah 0,003 – 0,0035. Sensor Arduino yang dipakai untuk mendeteksi regangan suatu material adalah Strain Gauge GBF350-3AA. Dengan menggunakan alat Strain Meter untuk mendeteksi kegagalan struktur akibat regangan tulangan longitudinal maka akan dipastikan beton mengalami retakan secara struktural saat regangan berada pada saat tegangan leleh berakhir pada nilai 0,04%. Dengan demikian strainmeter dengan rangkaian modul arduino bisa mendeteksi kegagalan pada beton bertulang.
Desain Teknologi Ipal Sistem Anaerobic Baffle Reactor Di Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Mamuju Utara Sulawesi Barat Surbakti, Sriliani; Nusa Sebayang; I Wayan Mundra
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3193

Abstract

Rendahnya pelayanan sanitasi di Kelurahan Gunungsari memiliki konsekuensi terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan yang berkelanjuta. Bila semua limbah buangan rumah tangga yang dihasilkan dari berbagai macam kegiatan/aktifitas dibuang secara langsung ke perairan/badan air maka, akan menimbulkan pencemaran pada badan air. Pada Kelurahan Gunungsari Kecamatan Pasangkayu terdapat jumlah penduduk pada tahun 2016 sebesar 4517 jiwa dan secara umum masih membuang air limbah domestik (black water dan grey water) langsung ke badan air tanpa melalui pengolahan. Perencanaan ABR didasarkan atas proyeksi jumlah penduduk dari tahun 2017-2026 dengan hasil analisa proyeksi total volume air limbah buangan adalah sebesar 16,7658681 liter/detik (16,77 liter/detik). Konsentrasi limbah buangan sebelum masuk pengolahan limbah yaitu TSS : 473 mg/liter, BOD : 494 mg/liter, COD : 799 mg/liter. Hal ini menunjukkan bahwa parameter TSS, BOD,melebihi Ambang Baku Mutu Air Limbah. Telah direncanakan Anaerobik Baffle Reaktor (ABR) yang direncanakan sebagai sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah yang bisa menurunkan konsentrasi limbah buangan.
KAJIAN PERBANDINGAN NILAI DISPLACEMENT DAN STOREY DRIFT BANGUNAN RUMAH SAKIT DENGAN METODE FORCE BASED DESIGN DAN DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN Rahmayanti, Novi; Alfira Hadi, Yudithia
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3536

Abstract

Bangunan Rumah Sakit merupakan bangunan yang harus tetap berfungsi setelah terjadinya bencana gempa bumi. Agar bangunan tersebut tetap berfungsi sebagimana mestinya, maka perlu dilakukan kajian mengenai perilaku struktur bangunan dengan berbagai kondisi jenis tanah yang meliputi tanah keras, sedang dan lunak. Penenitian ini menggunakan metode Force-based Design dan Direct Displacement-based Design untuk mengetahui nilai displacement dan storey drift. Bangunan gedung rumah sakit ini diasumsikan berada di wilayah Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa displacement dan storey drift terbesar terjadi pada bangunan yang direncanakan berada di atas tanah lunak.
PENENTUAN DIAMETER PIPA OPTIMAL DALAM PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KECAMATAN WONOTIRTO KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR Nenny Roostriawaty; Sriliani; Erfan, Muhammad
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3546

Abstract

Optimization of pipe diameter in the planning of clean water supply systems in Wonotirto District aims to determine the projected demand for clean water in Wonotirto District until 2028. This research was conducted because currently the distribution of clean water in the study location is still not completely fulfilled. Topographical conditions, most of which are in mountainous areas, cause one of the reasons for the difficulty of distributing clean water. The pipe diameter optimization planning in this study uses the Hazen-William method. The data used are the population in the last 10 years, geoelectric data, and topographic maps of Wonotirto District, Blitar Regency. Based on the results of the planning, it is found that the projected number of population in 2020 is 37,013 people. the discharge of clean water needs is 63.73 liters / second, the dimensions of reservoir 1 are planned to be 6 m x 4 m x 3 m, reservoir 2 is planned to be 6.5 m x 4 m x 3 m. The type of pipe used is the type of PVC with a diameter of 0.75 inches, 1 inch, 1.25 inches, 1.5 inches, 2 inches, 2.5 inches, 3 inches, 4 inches, 6 inches, where planning calculations are carried out using the Hazen-William Method. The limited amount of groundwater discharge at the location means that not all villages in the Wonotirto District area have their clean water needs met and it is hoped that further research will improve this research.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PEMBUATAN PAVING DI KELURAHAN ARJOWINANGUN KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Erfan, Muhammad; Nenny Roostianawaty; Surbakti, Sriliani
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3577

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk tentunya menghasilkan pertambahan jumlah volume sampah organik dan anorgaik. Salah satu sampah yang dihasilkan masyarakat di Kelurahan Arjowinangun adalah sampah organik dan sampah anorganik, dimana sampah atau limbah organik dan limbah anorganik apabila tidak dilakukan pengolahan tentunya jumlah volume sampah akan semakin bertambah dan mengakibatkan terjadinya dampak pencemaran terhadap lingkungan, yaitu terjadinya penurunan sanitasi lingkungan. Berdasarkan kondisi eksisting maka permasalahan yang Kelurahan Arjowinangun adalah banyaknya tumpukan sampah aorganik dan sampah anorganik sehingga mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan khususnya penurunan sanitasi lingkungan di sekitar permukiman dan terjadinya penyumbatan pada saluran drainase akibat masuknya sampah ke dalam saluran draianse. Oleh sebab itu dari permasalahan yang ada di lokasi mitra maka perlu dilakukan upaya mengurangi permasalahan pengurangan jumlah volume khususnya penanganan pemanfaatan sampah anorganik yaitu, salah satunya adalah pemanfaatan limbah botol plastik sebagai tambahan bahan konstruksi ringan sebagai pembuatan paving. Sehingga dari pemanfaatan limbah atau sampah anorganik yaitu limbah botol plastik maka diharapkan akan mengurangi jumlah volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Hasil dari pengolahan limbah botol plastik tersebut akan menghasilkan menjadi paving dan pendampingan mitra ini akan melibatkan masyarakat di Kelurahan Arjowinangun untuk memanfaatkan limbah botol plastik menjadi barang yang bernilai tinggi dan berguna serta berwawasan lingkungan.
KAJIAN FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KONSTRUKSI Prayitno Osmar Dangga; Munasih; Lila Ayu Ratna Winanda
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3635

Abstract

Tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan oleh pihak-pihak yang terkait untuk pencegahan keselamatan kerja sangat rendah. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengidentifikasiakan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan konstruksi dam untuk mengetahui hubungan antar faktor yang teridentifikasi. Penelitian ini dilakukan penelusuran literature dan kejadian kecelakaan dengan cara melakukan pencarian faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada konstruksi dengan menggunakan acuan dari penelitian terdahulu, berita media cetak dan elektronik, setelah itu melakukan penelusuran terhadap berita-berita kecelakaan konstruksi yang telah terjadi pada 10 tahun terakhir dalam bentuk sintesa uraian dan table untuk mencari hubungan antar factor, apakah factor tersebut mempunyai hubungan searah atau timbal balik dengan bantuan aplikasi Ventana simulation (Vensim) PLE yang digunakan untuk mengukur hubungan antara faktor penyebab kecelakaan dengan melihat diagram caustik.Hasil analisis kecelakaan yang dominan terjadi, faktor dominan penyebab kecelakaan, hubungan antar faktor dalam causatik diagram menunjukan kejadian kecelakaan konstruksi yang sering terjadi dalam 10 tahun terakhir yang terangkum dari tahun 2015 sampai 2019 merupakan kejadian kecelakaan yang dimana memakan korban jiwa seperti luka-luka ringan bahkan meninggal dunia, adapaun kecelakaanya konstruksi terjadi pada proyek MRT, Jalan tol, jembatan, dan underpass dan yang sering terjadi adalah kecelakaan pada proyek jalan tol. Adapun factor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja adalah tidak dilibatkannya tenaga ahli K3 konstruksi dan penggunaan metode pelaksanaan yang kurang tepat, lemahnya penguasaan K3, kurang emadainya kualitas dan kuantitas, ketersediaan peralatan perlindungan diri, kurang disiplinya para tenaga kerja dalam mematuhi ketentuan dalam K3