cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar: Penguatan Kompetensi Guru pada Satuan PAUD di Kabupaten Belu Efraim Semuel Nalle; Anita A Hege Udju; Kaleb Lelo; Retno J. K. Lopo; Fredericksen V Amseke; Yulmi Elisabeth Manno
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6124

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang telah dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Institut Agama Kristen Negeri Kupang memiliki tujuan yaitu orang tua mengetahui pentingnya mempersiapkan anak usia dini sebelum masuk sekolah dasar, mengetahu perkembangan anak usia dini khususnya anak usia 5–6 tahun di satuan PAUD Kabupaten Belu, dan Guru mengetahui metode stimulasi perkembangan anak usia dini untuk mempersiapkan anak masuk sekolah dasar. Sasaran pelaksanaan kegiatan yaitu orang tua dan guru PAUD Balido Abadi, PAUD Husar Binan Tubatan, PAUD Maria Bunda P. Abadi, PAUD Oan Halituku, PAUD Ernesti, PAUD Ferik Katuas Lidak, PAUD Harapan Bangsa, dan PAUD Olivia, yang mana kegiatan dilakukan pada tanggal 30 Mei 2022 sampai 2 Juni tahun 2022 dengan jumlah 49 orang tua dan 25 guru PAUD yang bertempat di PAUD Oan Halituku, Desa Haekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Metode kegiatan berupah sosialisasi, tes kesiapan anak masuk sekolah dasar, pelatihan dan penguatan. Hasil tes kesiapan anak menyatakan anak cukup berkembang pada perkembangan akademik, berpikir dasar, sosial emosional dan disiplin. Untuk perkembangan fisik, motorik, berkomunikasi, moral dan agama berkembang secara baik. Dari hasil tes tersebut tim PkM memberikan pelatihan dan penguatan penggunaan metode-metode yang dapat menstimulasi enam aspek perkembangan anak usia dini kepada guru.Community service has been done by a team of lecturers and students of the Early Childhood Christian Education Study Program, IAKN Kupang has a goal for parents to know the importance of preparing for early childhood before entering elementary school, knowing the development of early childhood, especially children aged 5-6 years in the Belu Regency PAUD, and teachers know the simulation methods for early childhood development to prepare children for elementary school. The targets are parents and teachers of PAUD Balido Abadi, PAUD Husar Binan Tubatan, PAUD Maria Bunda P. Abadi, PAUD Oan Halituku, PAUD Ernesti, PAUD Ferik Katuas Lidak, PAUD Harapan Bangsa, and PAUD Olivia, which activities were carried out on May 30, 2022, to June 2, 2022, with a total of 49 parents and 25 PAUD teachers located at PAUD Oan Halituku, Haekasa Village, West Tasifeto District, Belu Regency, East Nusa Tenggara. The method is socialization, tests for children's readiness to enter elementary school, training, and strengthening. The child's readiness test results indicate that the child is quite developed in academic development, basic thinking, social-emotional, and discipline. Physical, motoric, communication, moral and religious development are well developed. From the test results, the PKM team provides training and strengthens the use of methods that can stimulate the six aspects of early childhood development for teachers.
Penyuluhan Dampak Bakteri Coliform Fecal bagi Kehidupan Biota Air bagi Warga Simalungun Herna Febrianty Sianipar; Apriani Sijabat; Christa Voni Rouhlina Sinaga; Mardame Pangihutan Sinaga; Tambos Sianturi; Welmar Olfan Basten Barat
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6650

Abstract

Masyarakat simalungun belum memiliki pengetahuan tentang dampak bakteri coliform fecal bagi lingkungan perairan terkhusus bagi biota air karena kualitas air di simalungun terus menerus menurun sehingga pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang dampak bakteri coliform fecal bagi biota air. Pengabdian ini telah dilakukan pada bulan September-Oktober 2022 di simalungun dengan metode penyuluhan dan angket yang diikuti oleh peserta sebanyak 20 orang. Hasil penyuluhan menunjukan bahwa masyarakat paham 100%  tentang dampak bakteri coliform fecal yang dapat membunuh biota air yang lain karena terjadi kompetisi memperebutkan oksigen dan jika terus menerus terjadi maka akan merusak lingkungan dan ekosistem perairan. Dari penyuluhan ini terlihat animo masyarakat sangat tinggi, dan mereka menjadi lebih paham tentang upaya memperbaiki kualitas air dengan mengurangi pembuangan limbah organik ke perairan di simalungun.Simalungun people have yet to learn the impact of faecal coliform bacteria on the aquatic environment, especially for water biota because the water quality in Simalungun continues to decline, so this service aims to provide education about the impact of faecal coliform bacteria on water. This service was carried out in September-October 2022 in Simalungun with the counselling and questionnaire methods that 20 participants attended. The counselling results show that the community understands 100% about the impact of faecal coliform bacteria, which can kill other aquatic biota due to competition for oxygen. If this continues, it will damage the environment and aquatic ecosystems. From this counselling, the community's enthusiasm is very high. They have become more aware of efforts to improve water quality by reducing the discharge of organic waste into waters in Simalungun. 
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Portal Rumah Belajar bagi Guru Sekolah Dasar Rima Meilita Sari; Mentari Darma Putri; Ahmad Fauzi Syahputra Yani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5694

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan bimbingan teknis terkait portal rumah belajar Kemdikbud sebagai salah satu solusi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan inovatif di era society 5.0 pada guru Sekolah Dasar. Adapun program kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi dua kegiatan yaitu sosialisasi portal rumah belajar Kemdikbud dan bimbingan teknis Portal Rumah Belajar Kemdikbud. Sasaran kegiatan adalah Guru Sekolah Dasar Negeri 2 Seulalah Kota Langsa, Aceh yang berjumlah 20 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 10-11 Mei 2022. Metode yang dilakukan untuk bimbingan teknis adalah metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung dengan guru. Kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta pelatihan. Kesimpulan dari acara ini adalah pelaksanaan bimbingan teknis mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan portal rumah belajar. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah diharapkan guru sekolah dasar mampu melaksanakan pembelajaran dengan efektif dan mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis web dengan menggunakan portal rumah belajar. Community service aims to provide information and technical guidance related to the Rumah Belajar From the Ministry of Education and Culture's learning as a solution to create effective and innovative learning in the era of society 5.0 for elementary school teachers. The program of service activities is divided into two activities, namely the socialization of the Rumah Belajar and technical guidance of Rumah Belajar Platform. The target of the activity was the teacher of the State Elementary School 2 Seulalah, Aceh. The activities were carried out on 10-11 May 2022. The methods used for technical guidance were lectures, discussions, and direct practice with teachers. Technical guidance activities were carried out smoothly and were full of enthusiasm from the training participants. This event concluded that implementing technical guidance could improve teachers' understanding and skills in applying the learning house portal. This service activity implies that elementary school teachers are expected to be able to carry out learning effectively and be able to implement web-based learning using the home learning portal.  
Penyuluhan Pendidikan Keluarga Harmonis bagi Ibu PKK Kelurahan Karang Anyar Kiki Sabrina; Ruth Dania Putry Ramadhani; Gloria Novi Tamara Tamba; Tiyo Saputra; Nurafifah Nurdin; Mustangin Mustangin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6214

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Kelurahan Karang Anyar yaitu kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang disebabkan karena kurangnya pendidikan pengetahuan tentang membangun kelurga harmonis. Oleh karena itu, pelaksanaan penyuluhan keluarga harmonis menjadi hal yang perlu dilaksankan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode edukasi melalui tahapan persiapan seperti melaksanakan koordinasi, melaksanakan sosialisasi program, menjalin kesepakatan dengan mitra, menyiapkan media pembelajaran berupa video dan modul dan pelaksanaan penyuluhan itu sendiri. Kegiatan penyuluhan pendidikan keluarga harmonis ini dilaksanakan pada bulan juli dengan peserta adalah Ibu PKK di Kelurahan Karang Anyar yang berjumlah 30 Orang. Pada pelaksanaan penyuluhan, dilaksanakan dengan menyampaikan materi dengan metode ceramah. Selanjutnya diskusi dengan para Ibu PKK terkait dengan materi yang disampaikan. Pada pelaksanaan kegiatan juga terdapat pemutaran video yang dijadikan bahan diskusi dengan para peserta. Selanjutnya evaluasi pelaksana melihat adanya pengetahuan baru dengan ibu-ibu PKK dipersilahkan untuk maju kedepan mempresentasikan atau menyampaikan hasil analisis video yang ditampilkan dikaitkan dengan materi pendidikan keluarga harmonis. Hasilnya adalah adanya pengetahuan baru bagi ibu PKK terkait dengan Pendidikan Keluarga Harmonis. The problem in Karang Anyar Village is the case of Domestic Violence (Kekerasan Dalam Rumah Tangga/ KDRT) caused by a lack of knowledge and education about building a harmonious family. Therefore, the implementation of harmonious family counselling needs to be carried out. The method used in this activity is an educational method through preparatory stages such as carrying out coordination, carrying out program socialization, establishing agreements with partners, preparing learning media in the form of videos and modules and the implementation of counselling itself. This harmonious family education counselling activity was carried out in July, with participants being PKK mothers in Karang Anyar Village, totalling 30 people. The implementation of counselling is carried out by delivering material with the lecture method. Furthermore, the discussion with the PKK mothers was related to the material presented. In the implementation of the activity, a video screening was also used as discussion material with the participants. This video is a learning medium to increase the knowledge of participants further. Furthermore, the evaluation of the implementer sees that there is new knowledge with PKK mothers who are welcome to come forward to present or convey the video analysis results related to the harmonious family education material. The result is new knowledge for PKK mothers related to Harmonious Family Education. 
Pelatihan Penggunaan Elicit untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Syihaabul Hudaa; Mahsusi Mahsusi; Nuryani Nuryani; Ahmad Bahtiar; Irma Novida
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5898

Abstract

Salah satu kesulitan yang dihadapi mahasiswa tingkat akhir yaitu menemukan penelitian terdahulu (state of the art). Kesulitan inilah yang membuat mahasiswa menunda karya tulis akhirnya. Bahkan, dari beberapa kasus yang terjadi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta banyak mahasiswa yang akhirnya lulus di atas sepuluh semester. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyampaikan hasil pengabdian kepada masyarakat di Jurusan Pendidikan Biologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Metode pelatihan yang digunakan menggunakan pendekatan tindakan langsung dan hybrid. Langkah-langkah pelatihan yang dilakukan meliputi: pengenalan Elicit, praktik Elicit, evaluasi pasca penggunaan, dan penilaian terhadap Elicit. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini berjumlah 93 orang mahasiswa semester dua. Hasil yang didapatkan di dalam pelatihan ini mahasiswa mampu menggunakan aplikasi Elicit dengan baik. Selain itu, 93 orang mahasiswa yang hadir dalam kegiatan pelatihan ini menyebutkan bahwa aplikasi Elicit mudah untuk digunakan dan dapat menemukan pelbagai kajian terdahulu.The difficulty faced by final-year students is finding previous research similar to previous research. This difficulty makes students delay their final writing. In fact, from several cases at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, many students graduated in more than ten semesters. The purpose of writing this article is to convey the results of community service at the Department of Biology Education, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The training method used is a direct approach. The training steps include: Elicit introduction, elicit practice, post-use evaluation, and assessment of Elicit. Participants in this training activity amounted to 93 second-semester students. The results obtained from this training showed that students could use the Elicit application well. In addition, 93 students who attended this training said that the Elicit application was easy to use and could find various previous studies.
Peningkatan Pengetahuan Tanaman Berkhasiat Obat dan Penggunaannya pada Masyarakat Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya Saftia Aryzki; Noverda Ayuchecaria
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5745

Abstract

Salah satu hasil budidaya kelompok tani yang ada di Palangka Raya terutama Kelurahan Kalampangan adalah tanaman obat yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk swamedikasi. Namun disayangkan hampir sebagian besar masyarakat tidak mengetahui bahwa penggunaan tanaman obat yang tidak rasional justru bisa menimbulkan efek yang lebih berbahaya dibandingkan dengan efek samping pada penggunaan obat sintetik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan melalui penyuluhan dan edukasi secara lengkap mengenai jenis tanaman, tujuan penggunaan dan cara pemakaian melalui ceramah langsung serta pemberian brosur. Pengabdian dilaksanakan di Balai Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya pada hari Jumat 19 November 2021 dengan jumlah peserta 63 orang. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi dengan rata-rata nilai untuk pretest sebesar 46,75 dan posttest sebesar 61,26. Simpulan dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat agar memanfaatkan tanaman obat untuk swamedikasi secara baik dan benar untuk menjamin keamanan dan keefektifan penggunaan tanaman yang berkhasiat sebagai obat serta mencegah kesalahan pengobatan pada masyarakat. One of the results of the cultivation of farmer groups in Palangka Raya, especially Kalampangan Village, is medicinal plants. Besides being sold, the community uses cultivated medicinal plants for self-medication. On the other hand, the increasing use of medicinal plants is supported by an increasing trend of returning to nature. This trend has become part of the lifestyle in society. Unfortunately, most people do not know that the irrational use of medicinal plants can cause more dangerous effects than the side effects of using synthetic drugs. This community service aims to provide complete counselling and education regarding the types of plants, their intended use and how to use them through direct lectures and the distribution of brochures. The service was held at the Kalampangan Village Hall, Palangka Raya City, on Friday, 19 November 2021, with 63 participants. The activity's success was evaluated by giving a pretest and posttest. The evaluation results showed an increase in public knowledge after education. The conclusion of this activity can increase public knowledge so that they can use medicinal plants for self-medication properly and correctly.
Edukasi Bahaya Stunting dan CTPS Masyarakat Kelurahan Selili Kota Samarinda: Studi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Alby Fadlirahman; Aprilia Ayu As Sajdah; Aprilianda Hilmawan; Andi Daramusseng; Reni Suhelmi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6173

Abstract

Stunting adalah permasalahan kesehatan baru yang dapat berakibat negatif terhadap perkembangan gizi anak dan tersebar di seluruh Indonesia. Sebanyak 24,7% balita di Kota Samarinda masuk dalam kategori stunting pada tahun 2020. Salah satu penyebab stunting ialah kondisi sanitasi rumah tangga yang buruk dan kurangnya akses untuk mendapatkan air bersih. Berkaca dari hal tersebut, maka dilaksanakanlah suatu kegiatan pengabdian pada tanggal 18 Desember 2021 yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di RT. 35 Kelurahan Selili Kota Samarinda terhadap bahaya stunting beserta pencegahannya dengan cara cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan berupa ceramah, diskusi, dan demonstrasi secara tatap muka. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test dan dianalisis menggunakan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) untuk diketahui tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan penyuluhan. Berdasarkan hasil uji normalitas dengan metode Shapiro-Wilk, diketahui bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,024 yang mana lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan dalam analisis uji normalitas tidak terdistribusi normal. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 sehingga terdapat peningkatan pengetahuan setelah diberikan intervensi berupa penyuluhan edukasi stunting dan CTPS. Hal ini membuktikan juga bahwa kegiatan penyuluhan edukasi stunting dan CTPS berpengaruh positif terhadap meningkatnya pengetahuan masyarakat RT. 35 Kelurahan Selili. Stunting is a new health problem that can harm children's healthy development and spread throughout Indonesia. As many as 24.7% of children under five in Samarinda City will be included in the stunting category in 2020. Poor household sanitation conditions and lack of access to clean water cause stunting. Due to this condition, a service activity was carried out on December 18, 2021, which aims to increase public knowledge of RT. 35 Selili Village, Samarinda City, against the dangers of stunting and its prevention by washing hands with soap (CTPS). Service activities use counselling methods such as lectures, discussions, and face-to-face demonstrations. Evaluation of activities using pre-test and post-test and analysis using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software to determine the level of community knowledge before and after the extension activities. Based on the results of the normality test using the Shapiro-Wilk method, it is known that the significance value (Sig.) is 0.024, which is smaller than 0.05, so it can be concluded that the data used in the analysis of the normality test is not normally distributed. The results of the Wilcoxon Signed Ranks Test statistical test obtained the value of Asymp.Sig. (2-tailed) of 0.001. There was an increase in knowledge after being given intervention in the form of stunting education counselling and CTPS. This also proves that stunting education and CTPS counselling activities positively increase the knowledge of the RT community. 35 Selili Village.
The Collaboration between the Lecturer’s Community Service and Student’s Community Service for Disaster-Resilient in Pondok Aren District, South Tangerang, Indonesia Yahya Darmawan; Novvria Sagita; Suharni Suharni; Sandy Tri Gustono
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6371

Abstract

This study investigated the effectiveness of the collaboration program between the Lecturer's Community Service (PKM) and Student's Community Service (KKN) of the State College of Meteorology Climatology and Geophysics (STMKG) for disaster-resilient in Pondok Aren District, South Tangerang, Indonesia. Community participatory methods have been applied during this program which elaborates the role of lecturers, students and the community in enhancing the disaster awareness community.  Some activities have been done during this program, such as providing the spatial information maps, designing the earthquake's evacuation route, planting the bio pure absorption hole technology (LRB), installing the Automatic Rain Gauge (ARG), counselling to school and Forum Group Discussion (FGD). As the result, Pondok Aren district appreciated STMKG, which has chosen their office as the target of program.  The improving knowledge about the disaster vulnerability in Pondok Aren district has formed during the program which the pre- and post-questioners of FGD can evaluate.  The collaboration-community service program proved more effective in activities, funding and time consumption than the conventional program. Furthermore, the causes of floods disaster in the Pondok Aren district also can be listed during this program.  
Pemanfaatan Tepung Mocaf Menjadi Ragam Olahan Pangan pada UMKM di Desa Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang Yatty Destani Sandy; Banu Nursanni; Safri Gunawan; Sapitri Januariansyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5246

Abstract

Indonesia kaya akan sumber bahan pangan. Namun, masih banyak bahan pangan yang belum dimanfaatkan potensinya secara maksimal. Salah satu bahan pangan tersebut adalah Singkong. Tanaman ini merupakan bahan baku yang paling potensial untuk diolah menjadi tepung, salah satunya adalah tepung mocaf. Permasalahan yang terjadi adalah pengolahan tepung mocaf yang diproduksi oleh mitra belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah makanan berbahan dasar tepung mocaf pada ibu-ibu di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah adalah dengan memberikan pelatihan tentang ragam olahan makanan dari tepung mocaf serta pendampingan dalam praktek pembuatan produk makanan tersebut. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam membuat berbagai olahan dari tepung mocaf. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah diskusi, wawancara, edukasi, pelatihan dan pendampingan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November tahun 2021. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tepung mocaf dan kemampuan terkait bagaimana membuat berbagai produk makanan dari tepung mocaf yang memiliki nilai gizi dan nilai jual yang tinggi. Indonesia is rich in food sources. However, many foodstuffs still have not been utilized to their maximum potential. One of the foodstuffs that can be processed into food is sweet potatoes, or what we commonly call cassava. This plant is the most potential raw material to be processed into flour, one of which is mocaf flour. The problem is that the processing of mocaf flour produced by partners has not been utilized optimally. This is due to the lack of knowledge and skills in processing food based on mocaf flour in mothers in Sumberejo Village, Pagar Merbau District, Deli Serdang Regency. Based on these problems, the solution to solve the problem is to provide training on the variety of processed foods from mocaf flour and assistance in the practice of making these food products. Training and mentoring are carried out to improve knowledge and skills in making preparations from mocaf flour. The methods used in this community service activity are discussion, interview, education, training and mentoring through the stages of preparation, implementation and evaluation. The result of this activity is the increasing public knowledge about the utilization of mocaf flour and related abilities to make various food products from mocaf flour that have high nutritional value and selling value.
Pelatihan Pembuatan VideoScribe Bermuatan Lingkungan Lahan Basah Bagi Guru MGMP Kimia Kabupaten Hulu Sungai Utara Parham Saadi; Mahdian Mahdian; Misbah Misbah; Fauzia Dwi Sasmita; Dwi Maulina; Nadia Nadia; A Maulana E; Julia Karina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.6099

Abstract

Masih rendahnya keterampilan guru dalam membuat media berbasis audio-visual dalam bentuk video, serta kurangnya informasi yang dimiliki guru terkait aplikasi yang dapat digunakan dalam pembuatan video di lingkungan lahan basah menjadi latar belakang pada Pengabdian kepada Masyarakat ini. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalam membuat video menggunakan sparkol VideoScribe di lingkungan lahan basah. Selain itu juga untuk mengetahui respon guru dalam mengikuti pelatihan. Peserta pelatihan ini ialah 22 orang guru kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik secara langsung dalam membuat video menggunakan sparkol VideoScribe. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2022 sebanyak 4 kali pertemuan. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru tentang pembuatan video menggunakan sparkol VideoScribe dan respon guru terhadap kegiatan pelatihan menunjukkan kategori baik. Pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru tentang pembuatan video menggunakan sparkol VideoScribe. Produk video yang dihasilkan dapat digunakan dalam membantu proses pembelajaran. The teacher's low skills in creating audio-visual-based media that is performed by video and the lack of information that teachers have regarding applications that can be used in making videos in a wetland environment are the background of this community service. This training activity aims to improve teachers’ understanding and skills in making videos using Sparkol VideoScribe in a wetland environment. In addition, to find out the teacher's response to participating in the training. The participants of this training were 15 Chemistry Subject Teacher Consultation Group (MGMP) teachers in Hulu Sungai Utara (HSU) District. The training activities were conducted through lectures, discussions and direct practice in making videos using Sparkol VideoScribe. Based on the results of the training, it was found that there was an increase in the teacher's understanding of creating audio-visual-based media that was performed by video using Sparkol VideoScribe, and the teacher's response to the training activities showed a good category. This training can improve teachers' understanding and skills in making videos using Sparkol VideoScribe. The resulting video product can be used to help the learning process.