cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Diversifikasi Produk Edu-Park Tambakrejo melalui Pelatihan Eco-Print dengan Metode Pounding Andin Vita Amalia; Abdul Jabbar; Parmin Parmin; Arif Widiyatmoko; Siti Herlina Dewi; Dwi Rahmawati; Haifah Nurul Hudaini; Daffa Pramoda Budi Utama
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.6049

Abstract

Tim pengabdian dari Jurusan IPA Terpadu telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di kawasan mangrove Tambakrejo, Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menawarkan alternatif diversifikasi produk jasa wisata Edu-park Tambakrejo yang selama ini belum masif. Pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan eco-print metode pounding dengan bahan dasar daun mangrove dan daun lainnya yang ada di sekitar Tambakrejo pada tanggal 2 Juli 2022. Proses pengabdian dilakukan dalam 3 tahap yaitu (1) persiapan, (2) pelatihan, dan (3) evaluasi. Kegiatan tersebut telah diikuti oleh warga PKK Merah delima sebanyaknya 15 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta mampu melakukan teknik eco-print berbahan dasar daun dan daun dari tumbuhan lain di kawasan mangrove Tambakrejo. Produk eco-print yang dihasilkan berpotensi menjadi produk diversifikasi dari jasa wisata yang sudah ada saat ini. Diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk peningkatan kualitas produk eco-print, serta pelatihan promosi dan pemasaran produk.  The Integrated Science Department service team has conducted community service in the Tambakrejo mangrove area, Semarang. This activity aims to offer an alternative diversification of Tambakrejo Edu-park tourism products, which have not been massive so far. The service carried out is in the form of eco-print training on the pounding method with the basic ingredients of mangrove leaves and other leaves around Tambakrejo in July 2022. The service process is carried out in 3 stages, namely (1) preparation, (2) training, and (3) evaluation. Fifteen people of PKK Merah Delima attended this activity. This service activity results in participants carrying out eco-print techniques made from leaves and leaves from other plants in the Tambakrejo mangrove area. The resulting eco-print products have the potential to become diversified products from existing tourism services. Further assistance to improve the quality of eco-print products and promotion and product marketing training. 
Pengelolaan Integrasi Ekologi Lubuk Larangan Tambangan Jae Kabupaten Mandailing Natal Muhammad Turmuzi; Ameilia Zuliyanti Siregar; Zulkifli Nasution; Marponghatun Marponghatun
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6104

Abstract

Kabupaten Mandailing Natal memiliki beranekaragam sumber daya alam, dimulai dari sungai, gunung dan salah satu kearifan lokal lubuk larangan, upaya menjaga sumber daya ikan (jurung, nila, mas, lele, baung dan tawes) yang dilakukan di Tambangan Jae, Madina sejak tahun 1989. Di antara lubuk larangan yang terdapat di Madina adalah lubuk larangan Yatim di Desa T.Jae, Madina. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Skema Profesor Mengabdi untuk memberikan sosialisasi, pengetahuan dan kesadaran ke masyarakat tentang menjaga kearifan lokal ‘lubuk larangan’ dan ekowisata ramah lingkungan di Madina. Selanjutnya dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan WhatsApp dan pertemuan luring untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan kelompok masyarakat tentang kesadaran menjaga lingkungan yang asri, bersih dan nyaman melalui buang sampah pada tempatnya, menanam pohon serta membuat pupuk dari sampah rumah tangga. Kemudian, tim Pengabdian akan memberikan pengetahuan tentang menjaga keberadaan biota perairan khususnya ikan, menjaga kebersihan lokasi wisata membangun tangga ke sungai, menanam pohon, serta melayani pengunjung mendukung agroekowisata di Madina.Mandailing Natal Regency has various natural resources, starting from rivers, mountains and one of the local wisdom of Lubuk Ban, efforts to protect fish resources (jurung, tilapia, mas, catfish, baung and tawes) were carried out at Tambangan Jae Village, Madina. As for implementing Community Service activities, the Serving Professor Scheme provides socialization, knowledge and public awareness about the local wisdom of Lubuk Ban and environmentally friendly ecotourism in Madina. Furthermore, Focus Group Discussions (FGD) with WhatsApp and meetings were held to increase the knowledge, insight and skill of community groups regarding awareness of maintaining a beautiful, clean and comfortable environment. Then, the Devotion team will provide information about maintaining the presence of aquatic biota, especially fish, maintaining the cleanliness of tourist sites, and serving visitors who support agro-ecotourism in Madina. 
Edukasi Solusi Permasalahan Transaksi E-Commerce pada UMKM (Desa Kroyo, Kec. Karangmalang, Kab. Sragen – Jateng) Afnan Rosyidi; Nina Dewi Lashwaty; Ina Sholihah Widiati; Siti Rihastuti; Tinuk Agustin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5770

Abstract

UMKM di Desa Kroyo sebagian besar memproduksi souvenir, buket dan menjual berbagai aksesoris. Transaksi penjualan dilakukan secara konvensional dengan toko fisik maupun dengan melakukan pemasaran online. Pemasaran online dilakukan baru sebatas mengunggah foto sederhana dari produk pada status WhatsApp dan instagram pribadi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman tentang e-commerce, kurangnya wawasan terhadap berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce, serta kurangnya pengetahuan tentang solusi berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, memberikan perhatian kepada mitra, meningkatkan pemahaman tentang e-commerce kepada mitra, meningkatkan wawasan mitra tentang berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce, dan mengedukasi solusi berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce. Kegiatan dilaksanakan berupa edukasi yang diselenggarakan pada Kamis 16 Juni 2022 di Aula kampus STMIK AMIKOM Surakarta. Acara dihadiri oleh 12 wirausahawan muda penggerak UMKM Desa Kroyo selaku mitra. Edukasi berhasil diselenggarakan sesuai rencana dan mendapatkan antusias yang luar biasa dari peserta. Edukasi memberikan hasil berupa pemahaman yang lebih baik tentang aktivitas e-commerce, wawasan yang lebih luas terkait berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce, serta bertambahnya pengetahuan mitra tentang solusi atas berbagai permasalahan dalam transaksi e-commerce. Dengan edukasi yang telah diselenggarakan ini diharapkan mitra UMKM dapat lebih memanfaatkan e-commerce dan mendapatkan solusi atas segala permasalahan dalam e-commerce. Output lanjutan dari kegiatan ini adalah pendampingan bagi peserta untuk bergabung ke dalam marketplace demi meningkatkan pemasaran.UMKM in Kroyo Village produces souvenirs, bouquets, and various accessories. Sales transactions are carried out conventionally with physical stores or online marketing. Online marketing is only limited to uploading simple photos of products on personal WhatsApp and Instagram statuses. The problems faced by partners are the lack of understanding of e-commerce, lack of insight into various issues in e-commerce transactions, and lack of knowledge about solutions to varied problems in e-commerce transactions. This community service activity aims to implement one of the Tri Dharma of Higher Education, pay attention to partners, increase understanding of e-commerce to partners, increase partner insight about various problems in e-commerce transactions, and educate solutions to miscellaneous issues in e-commerce transactions. The education carries out on Thursday, June 16, 2022, in the STMIK AMIKOM Surakarta campus hall. The event was attended by 12 young entrepreneurs driving the Kroyo Village SMEs as partners. The education was successfully carried out as planned and received great enthusiasm from the participants. Education effects result in a better understanding of e-commerce activities, broader insights related to various problems in e-commerce transactions, and increased knowledge about solutions to diverse issues in e-commerce transactions. With this education, it is hoped that UMKM partners can take advantage of e-commerce and get solutions to all problems in e-commerce. The follow-up output of this activity is assistance for participants to join the marketplace to improve marketing. 
Pemanfaatan DAWAS dari Ekstrak Daun Miana Sebagai Antibiotik Alami untuk Meningkatkan Bobot Ikan Gurame di Desa Bendiljati Wetan Afidatul Muadifah; Siti Nurriyatul K; Intan Fitria; Millenia Ramadhani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5648

Abstract

Mayoritas penduduk Desa Bendijati Wetan berpenghasilan dari sektor perikanan yaitu mencapai 1100 jiwa. Terdapat Kelompok budidaya ikan yaitu Ulam Jaya (dengan 20 anggota), yang selanjutnya dijadikan sebagai mitra dan peserta pengabdian. Dalam kegiatannya kelompok budidaya ikan Ulam Jaya, membudidayakan ikan hias maupun ikan konsumsi. Permasalahan mitra saat ini: (1) Manajemen : Mayoritas anggota kelompok budidaya ikan Ulam Jaya adalah masyarakat desa setempat, yang tingkat pendidikannya lulusan SD/SLTP. Berdasarkan hasil interview diketahui bahwa banyak yang belum mengetahui manajemen pengelolaan dalam bidang perawatan ikan yang alami, sejauh ini pemberian pakan ikan menggunakan  pelet ikan (instan) dan untuk menjaga kesehatan serta peningkatan produksi digunakan antibiotik. (2) Produksi : antibiotik menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan pertumbuhan ikan, karena dapat mengkonversi nutrisi dalam pakan sehingga produksi dan pendapatan petani ikan meningkat. Resistensi bakteri  patogen  seperti  Salmonella Enterococcus,  Campylobacter  dan Escherichia  colli dapat disebabkan karena penggunaan antibiotik. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini: (1) meningkatkan manajemen pengelolaan dalam bidang perawatan ikan, dan (2) menjaga kestabilan produksi dan pendapatan petani ikan (berdasarkan pertumbuhan dan bobot ikan). Metode yang digunakan adalah memberikan program penyuluhan dan pelatihan kepada kelompok budidaya ikan Ulam Jaya, dan memanfaatkan ekstrak daun miana sebagai alternatif antibiotik alami.  Kegiatan PkM dilakukan selama 3 bulan (Januari s/d Maret 2022), dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen pengelolaan dalam bidang perawatan ikan yang dilakukan oleh kelompok budidaya ulam jaya Tulungagung meningkat dan sesuai, didukung dengan data uji T-test menunjukkan pertumbuhan dan bobot ikan yang diberi perlakuan DAWAS mengalami kenaikan cukup signifikan apabila dibandingkan dengan kontrol negatif (tanpa perlakuan DAWAS) dengan signifikansi <0,05. Hal tersebut menjadi nilai akhir dan indikator keberhasilan dari kegiatan PkM ini dalam menyelesaikan permasalahan mitra dalam bidang manajemen dan produksi. The majority of the population of Bendijati Wetan Village earns from the fishery sector, reaching 1100 people. There is a fish farming group, Ulam Jaya (with 20 members), who are then used as partners and service participants. In its activities, the Ulam Jaya fish farming group cultivates ornamental fish and consumes fish. Current partner issues: (1) Management: Most Ulam Jaya fish farming group members are local villagers whose education level is elementary/junior high school graduates. Based on the results of interviews, it is known that many do not know the management of natural fish care, so far, fish feed uses fish pellets (instant), and antibiotics are used to maintain health and increase production. (2) Production: antibiotics are one solution in increasing fish growth because they can convert nutrients in the feed so that the production and income of fish farmers increase. Resistance to pathogenic bacteria such as Salmonella Enterococcus, Campylobacter and Escherichia colli can be caused by antibiotics. The objectives of this community service activity are: (1) to improve management in the field of fish care and (2) to maintain stable production and income of fish farmers (based on fish growth and weight). The method used is to provide counselling and training programs to the Ulam Jaya fish farming group and to utilize miana leaf extract as an alternative to natural antibiotics. The community service activity was carried out for three months (January to March 2022); from these activities, it can be concluded that the Tulungagung Ulam Jaya cultivation group carries out the management in the field of fish is increasing and appropriate, supported by the T-test data showing growth and weight. Fish treated with DAWAS experienced a significant increase compared to the negative control (without DAWAS treatment) with a significance of <0.05. This is the final value and indicator of the success of this community service activity in solving partner problems in the field of management and production.
Pengaruh Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Menggunakan Obat di Kota Pangkal Pinang Indah Yuliana Wahyu Putri; Rizma Adlia Syakurah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6217

Abstract

Penggunaan obat swamedikasi masih dilakukan tanpa adanya pengetahuan yang baik sehingga menyebabkan terjadinya kesalahan penggunaan obat. Program GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) dicetuskan oleh Pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menjawab berbagai pertanyaan terkait penggunaan obat. Pemerintah Kota Pangkal Pinang merupakan salah satu Pemerintahan yang memberikan edukasi mengenai program GeMa CerMat. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada kader PKK dan kepada masyarakat mengenai penggunaan obat swamedikasi di Kota Pangkal Pinang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah pelaksanaan sosialisasi menggunakan metode pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan model Particatory Rural Appraisal (PRA) dan dikombinasikan dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA). Program dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengadakan sosialisasi kepada Kader PKK mengenai penggunaan obat swamedikasi melalui metode ceramah. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pengadaan sosialisasi dapat memberikan manfaat bagi kader PKK serta masyarakat sekitar. Diharapkan kepada semua masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu mengenai penggunaan obat swamedikasi di dalam kehidupan sehari-hari.   Self-medication drug use is still carried out ignorantly, leading to errors in drug use. To help the community find answers to numerous drug-use problems, the government created the GeMa CerMat (Smart Community Movement Using Drugs) program. One government that provides education on the GeMa CerMat program is the Pangkal Pinang City Government. This action aims to inform PKK cadres and the local population about the usage of narcotics for self-medication in Pangkal Pinang City. The Active Human Learning Method is integrated with Participatory Rural Appraisal (PRA) and Participatory Community Empowerment (PCE) methodologies to implement socialization in community service activities (CBIA). Using a project management methodology, the program will be implemented on August 2022. The initiative involved educating PKK Cadres about using pharmaceuticals for self-medication through lecture-style outreach. This effort concludes that facilitating socialization can benefit PKK cadres and the local population. It is hoped that everyone will use their understanding of drug use for self-medication in daily life. 
Sosialisasi Program Kewirausahaan Kesejarahan (Historiopreneurship) bagi Guru-Guru Mata Pelajaran Produktif di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Banjarmasin Dwi Atmono; Muhammad Rahmattullah; Rizky Febriyani Putri; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Baseran Nor
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5879

Abstract

Pengembangan program kewirausahaan kesejarahan (Historiopreneurship) sebagai salah satu program kewirausahaan kesejarahan telah berhasil mengidentifikasi objek-objek kesejarahan di Kota Banjarmasin beserta pengembangan materi dan strategi pembelajarannya. Sebagai sebuah program yang baru, perlu dilakukan sosialisasi kepada guru-guru mata pelajaran produktif di SMK, khususnya pada Kelompok Bisnis dan Manajemen serta Pariwisata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi guru-guru mata pelajaran produktif terkait pengembangan kewirausahaan berbasis kearifan lokal dalam bentuk Historiopreneurship. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi dan observasi lapangan. Peserta kegiatan pengabdian ini diikuti oleh guru-guru mata pelajaran produktif di SMK khususnya pada Kelompok Bisnis dan Manajemen serta Pariwisata di Kota Banjarmasin. Materi pengabdian mencakup sosialisasi dan diskusi terkait konsep-konsep, pengembangan materi dan strategi pembelajaran serta studi lapangan tentang objek-objek kewirausahaan kesejarahan (Historiopreneurship). Indikator keberhasilan kegiatan yakni peningkatan literasi peserta terkait program kewirausahaan kesejarahan (Historiopreneurship). Data dikumpulkan dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan uji t. Hasil akhir kegiatan menunjukkan program pengabdian yang dilaksanakan secara signifikan meningkatkan literasi guru-guru mata pelajaran produktif terkait pengembangan kewirausahaan berbasis kearifan lokal dalam bentuk kewirausahaan kesejarahan (Historiopreneurship). Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan dalam bentuk kegiatan sosialisasi, diskusi, dan studi lapangan ternyata mampu meningkatkan literasi para guru terkait pada enam komponen yakni pemahaman terkait: 1) filosopi, 2) konsep, 3) definisi, 4) materi, 5) strategi pembelajaran, dan 6) teknik evaluasi kewirausahaan kesejarahan (Historiopreneurship).The development of the Historical Entrepreneurship program (Historiopreneurship) as one of the historical entrepreneurship programs has succeeded in identifying historical objects in the City of Banjarmasin and developing learning materials and strategies. As a new program, it is necessary to socialize productive subject teachers at Vocational High Schools, especially in the Business and Management and Tourism Groups. This service activity aims to increase the literacy of productive subject teachers related to local wisdom-based entrepreneurship development in the form of Historiopreneurship. This service activity is carried out through discussions and field observations. Participants in this community service activity were joined by teachers of productive subjects at Vocational Schools, especially in the Business Management and Tourism Groups in the City of Banjarmasin. Service materials include socialization and discussion related to concepts, material development and learning strategies, and field studies on Historiopreneurship objects. The indicator of the activity's success is increasing participant literacy related to the Historical Entrepreneurship Program (Historiopreneurship). Data were collected by questionnaire. Data analysis techniques using descriptive techniques and t test. The final results of the activity show that the community service program has significantly increased the literacy of productive subject teachers related to local wisdom-based entrepreneurship development in the form of Historiopreneurship. The implementation of service activities carried out in the form of outreach activities, discussions, and field studies were, in fact, able to increase the literacy of teachers related to six components, namely related understanding: 1) philosophy, 2) concepts, 3) definitions, 4) materials, 5) learning strategies, and 6) historical entrepreneurship evaluation techniques (Historiopreneurship).
Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19: Branding UMKM melalui Media Sosial di Desa Hargorejo Muhammad Eko Atmojo; Vindhi Putri Pratiwi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5676

Abstract

Desa Hargorejo merupakan desa yang mempunyai banyak potensi, dari mulai potensi, pertanian, pariwisata sampai dengan potensi UMKM, dimana produk unggulan Desa Hargorejo yaitu wingko, jamu dan tahu. Mengingat sejak adanya pandemic covid- 19 ini banyak sekali UMKM yang berhenti untuk sementara waktu. Sehingga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menumbuhkan etos kerja masyarakat di sektor UMKM maka perlu inovasi dalam penggunaan teknologi informasi. Berdasarkan permasalahan yang ada maka tujuan dari adanya pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kembali daya saing UMKM di Desa Hargorejo melalui berbagai program diantaranya adalah sosialisasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya branding dan pemasaran menggunakan teknologi informasi, pelatihan pembuatan akun media sosial bagi pelaku UMKM, pelatihan pengemasan dan pemasaran produk melalui media sosial. Metode atau konsep kegiatan yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah dengan beberapa langkah, yaitu: Pertama, melakukan survei mengenai sector UMKM yang membutuhkan pelatihan pemasaran melalui media sosial. Kedua, melakukan sosialisasi kepada pelaku sektor UMKM. Ketiga, melakukan pelatihan pembuatan akun media sosial, Keempat, pelatihan pemasaran produk ke media sosial. Adapun pelaksanaan pengabdian masyarakat di lakukan dalam kurun waktu 3 bulan dari mulai bulan Januari sampai dengan bulan Maret. Berdasarkan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian diikuti oleh pelaku UMKM secara antusias dan serius. Hal ini tentu dapat ditunjukkan dengan terbentuknya media sosial dan berjalannya promosi produk UMKM melalui media sosial yang dilakukan oleh para pelaku UMKM sendiri. Selain itu juga pelaku UMKM saat ini juga sudah mempunyai branding dan logo yang sangat menarik untuk membantu penjualan produk UMKM secara luas. Hargorejo Village is a village that has many potentials, ranging from potential agriculture and tourism to the potential of MSMEs, where the superior products of Hargorejo Village are wingko, herbs and tofu. Considering that since the Covid-19 pandemic, many MSMEs have stopped temporarily. So that to increase economic growth and foster the work ethic of the community in the MSME sector, it is necessary to innovate in the use of information technology. Based on the existing problems, this service aims to increase the competitiveness of MSMEs in Hargorejo Village through various programs, including socialization to MSME actors regarding the importance of branding and marketing using information technology, training on creating social media accounts for MSME actors, packaging and marketing training. Product marketing through social media. The method or concept of activities will be used in solving problems with several steps: First, conducting a survey on the MSME sector that requires marketing training through social media. Second, to socialize with the perpetrators of the MSME sector. Third, conducting training on creating social media accounts; Fourth, training on product marketing to social media. The implementation of community service is carried out within a period of 3 months, from January to March. Based on the community service that has been carried out, it can be concluded that the implementation of the service is followed by MSME actors enthusiastically and seriously. This can certainly be shown by the formation of social media and the ongoing promotion of MSME products through social media carried out by MSME actors. In addition, MSME actors now also have very attractive branding and logos to help sell MSME products widely. 
Pengembangan Keterampilan Wirausaha Santri dengan Teknik Design Thinking di Pondok Pesantren Al Furqon Magelang Zuhud Rozaki; Yudhi Pramudya; Mohd Fauzi Kamarudin; Sofa Nur Azizah; Muhammad Abdullah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5782

Abstract

Masalah yang terjadi di Pondok Pesantren Al Furqon Magelang ini adalah kurangnya pengembangan jiwa kewirausahaan santri dan pengelola pondok yang bisa membantu kemandirian pondi secara ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan santri Pondok Pesantren Al Furqon Magelang melalui pendekatan teknik design thinking. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dari Januari sampai Maret 2022. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi, pelatihan, demonstrasi, konsultasi, monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan santri memiliki motivasi tinggi dalam berwirausaha, dan juga memiliki ide yang kreatif dalam membuat usaha. Ide-ide bisnis yang dihasilkan menggunakan Design Thinking terbukti memiliki nilai dan potensi untuk dikembangkan. What happened at the Al Furqon Islamic Boarding School in Magelang was the need for more development of the entrepreneurial spirit of students and cottage managers who could help the pond's independence economically. This service aims to improve the entrepreneurial spirit of students of The Al Furqon Islamic Boarding School Magelang through a Design Thinking technique approach. This service activity will be carried out from January to March 2022. The methods used are counselling, discussion, training, demonstration, consultation, monitoring and evaluation. The service results show that students are highly motivated in entrepreneurship and have creative ideas for doing business. Business ideas generated using Design Thinking are proven to have value and the potential to be developed.  
Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Memproduksi Deskripsi Koleksi Museum Virtual bagi Staf Museum Radya Pustaka Surakarta Bayu Budiharjo; Herianto Herianto; Ida Kusuma Dewi; Dyah Ayu Nila Khrisna
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6311

Abstract

Pandemi COVID-19 membuat Museum Radya Pustaka Surakarta tidak dapat memberikan layanan secara maksimal. Salah satu cara mengatasinya yaitu membuat museum virtual Radya Pustaka. Museum virtual berbeda dengan museum fisik (onsite). Deskripsi koleksi museum virtual memiliki format yang lain dibandingkan deskripsi koleksi museum fisik. Staf museum telah memiliki pengetahuan dan keterampilan menghasilkan deskripsi koleksi museum fisik tetapi belum memiliki kemampuan menghasilkan deskripsi koleksi museum virtual. Deskripsi koleksi museum virtual juga perlu memenuhi standar internasional dan dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris karena museum virtual dapat diakses dari seluruh dunia. Sebagai solusi permasalahan yang teridentifikasi, Tim Pengabdian Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret melakukan pelatihan bagi staf Museum Radya Pustaka Surakarta sehingga mampu menghasilkan deskripsi koleksi museum sesuai standar internasional dan memperbaruinya secara berkala. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap pembekalan dan pelatihan. Secara umum, pelatihan ini menunjukkan hasil positif yang berupa diperolehnya pengetahuan dan keterampilan oleh para staf dalam menghasilkan teks deskripsi koleksi museum virtual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh Museum Radya Pustaka Surakarta, terutama para stafnya. Dengan demikian, pelatihan penulisan deskripsi koleksi museum virtual yang dilaksanakan telah mencapai tujuan kegiatannya.The COVID-19 pandemic has made the Radya Pustaka Surakarta Museum unable to provide maximum service. One way to overcome this is to establish Radya Pustaka virtual museum. Virtual museums are different from physical (onsite) museums. Descriptions of virtual museum collections have a format unlike descriptions of physical museum collections. The staff of the museum have the knowledge and skills to produce descriptions of physical museum collections but do not yet have the ability to produce descriptions of virtual museum collections. Descriptions of virtual museum collections also need to meet international standards and be made in Indonesian and English because virtual museums can be accessed from all over the world. As a solution to the problems identified, the English Department of Universitas Sebelas Maret Community Service Team conducted training for Radya Pustaka Surakarta Museum staff so they are able to produce descriptions of museum collections which meet international standards and update them regularly. This activity was carried out through the stages of briefing and training. In general, the training showed positive results in the form of the staff’s success in acquiring knowledge and skills in producing descriptions of virtual museum collections. The benefits of community service activities carried out can be obtained by the Radya Pustaka Museum Surakarta, especially the staff. Thus, the training on writing descriptions of virtual museum collections that has been carried out has achieved its objective.
Bimbingan Belajar Gratis SD Negeri 24 Tanjung Bunga Tutiarny Naibaho; Swita Ayu Simbolon; Elida Gries Simbolon; Martina Simbolon; Helmi Nofitawina Manik
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5494

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini membahas tentang bimbingan belajar gratis untuk siswa kurang mampu di SD Negeri 24 Tanjung Bunga. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1–6 di SD Negeri 24 Tanjung Bunga. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pembelajaran tambahan untuk siswa yang kurang mampu secara gratis serta membantu siswa mengulang pembelajaran yang dipelajari mereka di sekolah. Jadwal kegiatan ini terdiri dari 14 kali pertemuan, dimana dalam satu minggu terdiri dari 4 kali pertemuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari senin, selasa, kamis dan jumat. Setiap les atau bimbingan kami mulai dari jam 14.00–16.00 dan dari tanggal 02-28 Febuari 2022. Kegiatan kursus bimbingan belajar di SD Negeri 24 Tanjung Bunga dilakukan dengan tiga metode. Pertama metode diskusi dimana kami membentuk beberapa kelompok dan menuliskan soal di papan tulis. Kelompok tersebut akan mendiskusikan apa jawaban dari soal yang ada di papan tulis dan kelompok siapa yang benar akan mendapat hadiah. Metode kedua belajar sambil bermain metode ini dapat memberi kemudahan dalam proses pembelajaran yang dapat menciptakan suasana untuk membangkitkan kemampuan berpikir dan berargumentasi dalam menyelesaikan masalah dengan berbagai idea tau gagasan. Ketiga metode Tanya jawab. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa bimbingan belajar Bahasa Indonesia, PKN, Bahasa Inggris dan Matematika pada siswa SDN 24 Tanjung Bunga dengan tujuan memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa secara gratis serta membantu siswa mengulang pembelajaran yang telah dipelajari di sekolah. This Community Partnership Program discusses free tutoring for underprivileged students at SD Negeri 24 Tanjung Bunga. This activity was attended by students in grades 1–6 at SD Negeri 24 Tanjung Bunga. This community partnership program aims to provide additional learning for underprivileged students for free and to help students repeat what they have learned in school. This activity schedule consists of 14 meetings, whereas one week consists of 4 meetings. This event is held on Monday, Tuesday, Thursday and Friday. Each of our tutorings starts from 14.00–16.00 and from 2-28 February 2022. The tutoring course activities at SD Negeri 24 Tanjung Bunga are carried out using three methods. The first is the discussion method, where we form several groups and write the questions on the blackboard. The group will discuss the answers to the questions on the board, and the correct group will get a prize. The second method of learning while playing can provide convenience in the learning process, creating an atmosphere to generate thinking and argumentation skills in solving problems with various ideas. The three methods of question and answer. Community service activities in the form of tutoring in Indonesian, PKN, English and Mathematics for students at SDN 24 Tanjung Bunga to provide additional learning to students for free and help students repeat what they have learned at school.