cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Pelatihan Research and Development bagi Guru MGMP Kimia Kabupaten Hulu Sungai Utara Rusmansyah Rusmansyah; Abdul Hamid; Misbah Misbah; Lili Rahmawati; Nurul Huda; Zahra Azizah; Rima Sugianti; Wahidah Wahidah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.6089

Abstract

Masih banyaknya guru yang belum memahami tentang Research and Development (R&D) dan terbatasnya kemampuan guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam melaksanakan penelitian pembelajaran kimia di lingkungan lahan basah. Oleh karena itu dilakukan pelatihan R&D bagi guru MGMP Kimia Kabupaten HSU. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para guru untuk melakukan R&D dan mengembangkan sebuah produk berupa e-modul. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Kegiatan akan dilaksanakan secara hybird baik secara online maupun offline. Kegiatan PkM dilaksanakan pada bulan Juli 2022, sebanyak 3 (tiga) kali pertemuan. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru tentang R&D, dihasilkan suatu produk berupa e-modul, dan respon guru terhadap kegiatan pelatihan memiliki kategori sangat baik. Pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman guru tentang R&D sehingga dapat mengembangkan dan menghasilkan suatu produk berupa e-modul yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.  There are still many teachers who do not understand Research and Development (R&D) and the limited ability of the Chemistry Subject Teachers' Consultation of Hulu Sungai Utara Regency (HSU) in carrying out chemistry learning research in a wetland environment. This encourages the Community Service team to conduct training and assistance in this regard. Therefore, R&D training for Chemistry MGMP teachers in HSU District was conducted. This training activity aims to improve the understanding and ability of teachers to conduct R&D and develop a product in the form of an e-module. The method of implementing the activities includes four stages: planning, action, observation, evaluation, and reflection. Activities will be carried out in a hybrid manner, both online and offline. The community service activities were carried out from July-August 2022. Based on the training results, it was found that there was an increase in teachers' understanding of R&D, a product in the form of e-modules was produced, and the teacher's response to training activities was in a very good category. This training can improve teachers' understanding of R&D to develop and produce a product in the form of an e-module that can be used in the learning process.
Pengembangan Media Ajar Interaktif Menggunakan GeoGebra untuk Guru-guru SMA Kabupaten Hulu Sungai Tengah Harja Santana Purba; Delsika Pramata Sari; Muhammad Hifdzi Adini; Ahmad Yogi; Muhammad Rizaldy Ervan; Fahrul Ikhsan Hidayatullah; Haili Sahwardi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5826

Abstract

: Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melatih kemampuan guru menggunakan GeoGebra dalam pengembangan media ajar interaktif. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan tatap muka secara langsung dengan 21 peserta. Peserta merupakan guru anggota MGMP Matematika SMA Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pelaksanaan pelatihan pada 5 Juli 2022. Kegiatan ini menghasilkan modul GeoGebra yang digunakan oleh peserta dalam pelatihan. Pelaksanaan pelatihan diawali dengan materi pengenalan dan penyamaan persepsi tentang media pembelajaran interaktif, dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan GeoGebra dengan fitur-fiturnya, sampai pembuatan lembar kerja peserta didik interaktif. Selanjutnya, untuk evaluasi kegiatan dilakukan pengisian kuesioner Google Form untuk pengumpulan data feedback dari peserta. Berdasarkan hasil perolehan data dan hasil projek yang telah dikerjakan peserta, menunjukkan bahwa peserta memahami dan mengikuti kegiatan pelatihan dengan antusias yang tinggi. Dengan demikian, diharapkan akan ada pelatihan GeoGebra dengan eksplorasi yang lebih dalam untuk meningkatkan pengetahuan guru matematika tentang penggunaan media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran di kelasnya. This community service program's purpose was to improve teachers' ability to use GeoGebra in developing interactive teaching media. This training activity was carried out face-to-face with 21 participants. Participants were teachers who were members of the MGMP Matematika SMA of Hulu Sungai Tengah Regency. Implementation of the training on July 5, 2022. This activity resulted in the GeoGebra module, which the participants in the training used. The implementation of the training began with the introduction and equalization of perceptions about interactive learning media, followed by training on the use of GeoGebra with its features to the creation of interactive student worksheets. Furthermore, for the evaluation of the activities, a Google Form questionnaire was filled out to collect feedback data from participants. Based on the data acquisition results and the projects that participants had carried out, it showed that participants understand and participate in training activities with high enthusiasm. Thus, it was hoped that there would be GeoGebra training with a deeper exploration to increase the knowledge of mathematics teachers about the use of interactive learning media in learning in their classrooms.
Implementasi Penyuluhan Keselamatan dan Kesehatan pada Potensi Bahaya Kecelakaan Kerja di PT. Young Industri Indonesia M Tirtana Siregar; Dewi Trisnawati; Chika Riskyi Septiyani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5850

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk untuk memberikan pengetahuan dan informasi mengenai K3 pada perusahaan dalam mencegah pekerja dari kecelakaan yang mungkin terjadi di tempat kerja. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 3 bulan yakni dari bulan Januari sampai Maret 2021, dengan peserta sebanyak 120 orang terdiri dari 40 orang pekerja departemen produksi, dan 80 orang pekerja dari departemen warehouse. Dengan melakukan implementasi manajemen K3 perusahaan dengan atau tanpa tekanan pemerintah harus tetap memperhatikan tingkat keselamatan kerja karyawannya demi tercapainya tingkat produktivitas yang tinggi. Sehingga dengan diadakannya penyuluhan yang diadakan pada bulan Januari 2022. serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di wilayah perusahaan tepatnya di lingkungan gudang finished good yang bertujuan untuk memaksimalkan hasil yang hendak dicapai. Dari Hasil penyuluhan ini disarankan para pekerja dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku K3 tenaga kerja untuk berperan aktif sebagai subjek K3, mengidentifikasi hazard-hazard berbahaya di lingkungan kerjanya karena penyebabnya dan kecelakaan kerja bukanlah takdir melainkan ada faktor-faktor penyebabnya. This counselling aims to provide knowledge and information about K3 to the company in preventing workers from accidents that may occur in the workplace. The counselling activity was carried out for three months, from January to March 2021, with 120 participants consisting of 40 workers from the production department and 80 workers from the warehouse department. By implementing K3 management, the company, with or without government pressure, must continue to pay attention to the level of work safety of its employees to achieve a high level of productivity. So that by holding counselling and implementing Occupational Safety and Health in the company's area, precisely in the finished good warehouse environment, which aims to maximize the results to be achieved. From the results of this counselling, it is suggested that workers can increase the knowledge, attitudes and behaviour of the workforce to take an active role as OHS subjects and identify dangerous hazards in their work environment because the cause and work accidents are not destiny, but some factors cause it.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru MGMP Matematika SMP R Ati Sukmawati; Mitra Pramita; Nuruddin Wiranda; Annisa Apriliyanti; Cahya Kamila Maulida; Ade Winanto; Firman Hidayat
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6133

Abstract

Pada era Society 5.0, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah bagian dari kehidupan manusia. Literasi digital yaitu kemampuan menggunakan TIK untuk memperoleh dan memilah informasi. Tujuan pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan Canva untuk guru matematika SMP di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan. Permasalahan awal diketahui bahwa kemampuan TIK guru matematika di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, provinsi Kalimantan Selatan cukup baik akan tetapi dirasa masih belum optimal dalam memanfaatkannya. Pada era digital sekarang semua guru telah menggunakan media sosial yang dapat diakses melalui handphone atau komputer mereka. Akan tetapi, kemampuan menggunakan teknologi masih belum sepenuhnya diterapkan dalam proses pembelajaran berbasis digital. Hal ini dikarenakan keterbatasan guru dalam memanfaatkan teknologi baik berupa handphone atau komputer sebagai media pembelajaran. Oleh karena itu, tim pengabdian ingin memberikan pelatihan dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan Canva untuk meningkatkan literasi digital Guru MGMP Matematika SMP. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan yaitu Tahap awal, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2022  secara offline dan 20 Juli 2022 secara online diikuti sebanyak 30 peserta. Saat pelatihan guru sangat bersemangat dan sebesar 80% guru menyatakan sudah mengimplementasikan media pembelajaran berbasis canva di kelas mereka sehingga dapat meningkatkan literasi digital.In the era of Society 5.0, Information and Communication Technology (ICT) is a part of human life. Digital literacy is the ability to use ICT to obtain and sort information. This service aims to provide training in the development of learning media using Canva for junior high school mathematics teachers in Hulu Sungai Tengah Regency, South Kalimantan Province. The initial problem is that the ICT skills of mathematics teachers in Hulu Sungai Tengah Regency, South Kalimantan Province, are quite good. However, they still need to be more optimal in using them. In today's digital era, all teachers use social media that can be accessed via their cell phones or computers. However, the ability to use technology still needs to be fully implemented in the digital-based learning process. This is due to the limitations of teachers in utilizing technology in the form of mobile phones or computers as learning media. Therefore, the service team wants to provide training in learning media development using Canva to improve digital literacy for Middle School Mathematics MGMP teachers. The method used in training is the initial stage, planning, implementation and evaluation. The training was held offline on July 6, 2022, online on July 20, 2022, and attended by 30 participants. During the training, the teachers were very enthusiastic, and 80% of them stated that they had implemented Canva-based learning media in their classrooms to improve digital literacy. 
Menyambut Kurikulum Paradigma Baru: Pendampingan Pembelajaran IPA Berbasis STEM-PjBL Lahan Basah dengan Pendekatan Human Centred Design Ratna Yulinda; Sauqina Sauqina; Ellyna Hafizah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5789

Abstract

Implementasi Kurikulum Paradigma Baru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengalami banyak kendala. Masalah yang ditemukan pada mitra pengabdian ini yakni kurang meratanya pendampingan dan pelatihan dari pemerintah bagi guru-guru, khususnya memberikan pendampingan dan pelatihan di SMP Negeri 1 Belawang dalam menyambut Kurikulum Paradigma Baru. Ciri dari kurikulum baru ini yakni pembelajaran diberikan kepada peserta didik melalui model Project Based Learning (PjBL) dan adanya kebebasan pengelolaan pengaturan jam belajar dalam proses pembelajaran per tahunnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan memberikan pemahaman dan persiapan kepada guru-guru dalam mengimplementasikan kurikulum paradigma baru melalui pembuatan modul ajar. Pengabdian ini menggunakan pendekatan program Human Centered Design (HCD) dengan tiga tahapan utama Inspiration, Ideation, Implementation. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 22–23 Juni 2022 secara luring dan dilanjutkan dengan tugas mandiri. Kegiatan ini diikuti oleh guru yang berjumlah 13 orang serta peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Belawang. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian di SMP Negeri 1 Belawang diantaranya: (1) guru-guru telah memahami tentang implementasi kurikulum paradigma baru serta mampu menyiapkan modul ajar; (2) guru IPA memiliki kesiapan dalam mengimplementasikan paradigma baru, pembelajaran STEM PjBL berupa Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) serta alat evaluasi dan penilaiannya. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini telah berhasil memberikan pemahaman dan persiapan kepada guru-guru dalam mengimplementasikan kurikulum paradigma baru melalui pembuatan modul ajar. Implementing the New Paradigm Curriculum in Junior High Schools has encountered many obstacles.The problem in the target school for the community service project is the lack of attention from the government as a stakeholder in the education sector to provide assistance and training for teachers, especially at SMP Negeri 1 Belawang in implementing the New Paradigm Curriculum. The characteristics of this new curriculum are that learning is given to students through the Project Based Learning (PjBL) model and the freedom for the teacher to design the curriculum for a whole year. This community service activity aims to provide the understanding and prepare teachers to implement the New Paradigm Curriculum through developing a teaching module. This service uses a Human Centered Design (HCD) approach program with three main stages: Inspiration, Ideation, and Implementation. This service activity was carried out offline on 22 – 23 June 2022 and continued with independent assignments. This activity was attended by teachers who gathered 11 people and class VIII students at SMP Negeri 1 Belawang. The results of the implementation of service at SMP Negeri 1 Belawang include: (1) teachers have an understanding of the implementation of the New Paradigm Curriculum and can prepare open modules; (2) training the teachers, especially science teachers, in designing PjBL STEM learning in the form of Student Activity Sheets (LKPD) as well as evaluation and assessment tools. Based on the implementation of the activity, it can be said that it has succeeded in providing understanding to and preparing teachers to implement the New Paradigm Curriculum through the creation of teaching modules.
Pemanfaatan Energi Alternatif Sebagai Catu Daya Surau Nurul Qur’an Nagari Sungayang Hamdani Hamdani; Rahmat Hidayat; Nevi Faradina; Ali Pulungan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6298

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat diaplikasikan sebagai sumber energi alternatif berskala kecil seperti untuk rumah ataupun tempat ibadah. Surau Nurul Qur’an Nagari Sungayang membutuhkan listrik dalam setiap kegiatan ibadah. Namun, dalam pelaksanaannya menjadi terganggu karena ada gangguan listrik hingga terjadi pemadaman listrik. Oleh karena itu, perlu adanya cadangan listrik tambahan agar kegiatan ibadah dapat berjalan walau terjadi gangguan listrik. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan dalam pemanfaatan energi matahari melalui panel surya untuk catu daya listrik dapat menjadi sumber listrik tambahan bagi surau dalam melaksanakan kegiatan ibadah. Kegiatan ini diawali dengan analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, dan pemasangan sistem di surau. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah panel surya yang digunakan 180 WP dengan tegangan luaran 220 Volt yang dapat digunakan sebagai penerangan dan mengoperasikan sound system surau. Sistem catu daya listrik alternatif ini membantu kegiatan surau saat terjadi gangguan sekaligus mengurangi biaya operasional listrik surau. Harapan dari pengabdian ini adanya pengetahuan tambahan bagi pengurus surau dan masyarakat sekitar dalam pemanfaatan energi ini. Solar Power Plants (PLTS) can be applied as a small-scale alternative energy source such as for homes or places of worship. Surau Nurul Qur'an Nagari Sungayang requires electricity for every worship activity. However, in its implementation, it became disrupted because there was a power outage until there was a power outage. Therefore, it is necessary to have additional electricity reserves so that worship activities can run even if there is a power failure. This is the basis for the Community Partnership Program (PKM) activities, namely the use of solar energy through solar panels for electrical power supply can be an additional source of electricity for the surau in carrying out worship activities. This activity begins with needs analysis, design, testing, and system installation in the surau. The result of this PKM activity is that 180 WP solar panels are used with an output voltage of 220 Volts that can be used as lighting and operate the surau sound system. This alternative electric power supply system helps the surau's activities when there is a disturbance while reducing the operational costs of the surau's electricity. It is hoped that this service activity can provide knowledge for surau administrators and the surrounding community in the use of this energy.
Pelatihan Pemanfaatan Minyak Atsiri sebagai Bahan Aktif Balsam Aromaterapi kepada Warga Kelurahan Mojosongo M Fiqri Zulpadly; Dian Eka Ermawati; Heru Sasongko; Anif Nur Artanti; Sholichah Rohmani; Wisnu Kundarto; Diyah Tri Utami
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6684

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia khususnya di Indonesia membuat banyak masyarakat cemas, stres, dan frustasi akibat ketidakpastian dari berbagai aspek kehidupan. Stres pada umumnya merupakan kondisi normal dan tidak menimbulkan masalah pada kesehatan. Balsam aromaterapi dengan bahan utama dari minyak atsiri dapat digunakan sebagai alternatif untuk dapat merelaksasikan tubuh serta berperan dalam pengaturan emosional. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah transfer pengetahuan dan pendampingan pelatihan pembuatan balsam aromaterapi. Kegiatan yang dilakukan mencakup pemberian informasi terkait pembuatan balsam yang dilanjutkan dengan demo pelatihan pembuatan balsam aromaterapi. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2022 menghasilkan sebuah produk balsam aromaterapi hasil karya tangan para warga yang turut hadir yang didampingi oleh tim dari D3 Farmasi UNS. Kegiatan ini telah mencapai sasaran yang diinginkan yaitu kemampuan warga Kelurahan Mojosongo dalam membuat suatu produk skala kecil menengah namun memiliki nilai yang tinggi baik dari aspek guna maupun finansial. Kegiatan pendampingan ini merupakan langkah awal dalam membentuk kemandirian masyarakat setempat untuk memproduksi balsam aromaterapi secara mandiri ataupun kelompok yang berada dalam lingkup UMKM.The Covid-19 pandemic that hit almost all countries, especially in Indonesia, made many people anxious, stressed, and frustrated due to the uncertainty of various aspects of life. Stress is generally a normal condition and does not cause health problems. Aromatherapy balms with the main ingredients of essential oils can be used as an alternative to relax the body and play a role in emotional regulation. This community service is the transfer of knowledge and assistance in training on making aromatherapy balm. The activities included providing information on making balm, followed by a training demonstration on aromatherapy balm. The service activity, carried out on October 25, 2022, resulted in an aromatherapy balm product that was handmade by the present residents, accompanied by a team from UNS Pharmacy D3. This activity has achieved the desired target, namely the ability of the residents of Mojosongo Village to make a small-medium-scale product that has a high value both in terms of use and finances. This mentoring activity is the first step in establishing the independence of the local community to produce aromatherapy balm independently or in groups within the scope of Micro Small and Medium Enterprises (MSME).
Peningkatan Kapasitas Pemasaran Digital pada Kelompok UMKM Kopi di Desa Sarwodadi, Pejawaran, Banjarnegara Pinta Astuti; Adhitya Yoga Purnama; Surya Dewi Puspitasari; Dewi Sekar Kencono
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5702

Abstract

Komoditas kopi yang dihasilkan di Desa Sarwodadi, Pejawaran, Banjarnegara menjadi salah satu hasil kegiatan ekonomi masyarakat dalam pemanfaatan lahan produktif. Pengolahan biji kopi mandiri telah mulai dilakukan beberapa tahun terakhir oleh masyarakat. Sebelum masa pandemi COVID-19, pengelola UMKM telah memasarkan kopi Sarwodadi ini ke berbagai daerah. Akan tetapi, sejak adanya pandemi COVID-19, omset penjualan menurun tajam karena penurunan permintaan. Selain itu, sejak sebelum pandemi terjadi, kesadaran untuk pemanfaatan teknologi digital sebagai media pemasaran masih tergolong rendah karena berbagai faktor. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kelompok pengelola UMKM kopi dalam penguasaan dan pemahaman pemasaran digital agar dapat meningkatkan omset penjualan selama dan pasca masa pandemi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Januari-Februari 2022. Metode pelaksanaan pada program ini antara lain dengan cara mengaktifkan kembali media sosial, meningkatkan kesadaran pemasaran digital, pelatihan foto produk, membangun branding pada produk, pelatihan pemasaran digital, dan mengikuti pameran virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah pengelola UKM menyadari akan pentingnya penguasaan media sosial dan e-commerse untuk meningkatkan jumlah penjualan. Selain itu, peningkatan kualitas foto produk, branding melalui desain logo baru, dan keikutsertaan pada pameran UKM secara virtual juga meningkatkan awareness masyarakat baik di sekitar Desa Sarwodadi maupun di luar daerah akan eksistensi UMKM ini.  Oleh karena itu, kegiatan pendampingan pemasaran pada kelompok usaha ini dapat dijadikan alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan pemasaran pengelola UMKM. Seluruh kegiatan pengabdian telah selesai pada akhir Februari 2022 dan berdasarkan nilai post-test ditunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini menambah pengetahuan kelompok UMKM kopi dari 6,2% menjadi 94,2%. The coffee commodity in Sarwodadi Village, Pejawaran District, Banjarnegara Regency is one of the results of community economic activities in using productive land. The community has started to process independent coffee beans in recent years. Before the COVID-19 pandemic, MSME managers had marketed this Sarwodadi coffee to various regions. However, since the COVID-19 pandemic, sales turnover has fallen sharply due to falling demand. In addition, before the pandemic, awareness of digital technology as a marketing medium is also still low. Therefore, this community service program is carried out to increase the capacity of coffee MSME management groups to master and understand digital marketing in order to increase sales turnover during and after the pandemic. This program will be conducted from January-February 2022. The implementation methods in this program include re-activating social media, increasing digital marketing awareness, product photo training, building branding on products, digital marketing training, and participating in virtual exhibitions. The result of this activity is that SME managers realize the importance of mastering social media and e-commerce to increase the number of sales. In addition, improving the quality of product photos, branding through new logo designs, and participating in virtual SME exhibitions also increase public awareness both around Sarwodadi Village and outside the region of the existence of these SMEs. Therefore, marketing assistance activities in this business group can be used as an alternative solution to improve the marketing capabilities of MSME managers. All service activities were completed at the end of February 2022, and based on the post-test scores, it is shown that this community service activity has increased the knowledge of the coffee MSME group from 6.2% to 94.2%.  
Upaya Pencegahan Stroke pada Lansia melalui Penyuluhan Kesehatan dan Senam Anti Stroke Agustina Chriswinda Bura Mare; Maria Manungkalit
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5407

Abstract

Lanjut usia merupakan salah satu faktor risiko stroke yang tidak dapat dihindari. Masih banyak lansia di salah satu Panti Werdha Surabaya yang belum mengetahui penyakit stroke dan pencegahannya. Oleh karena itu para lansia sangat memerlukan edukasi tentang penyakit stroke dan pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lansia tentang penyakit stroke dan pencegahannya. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi dengan pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan kesehatan dan senam anti stroke. Kegiatan dilaksanakan pada 12–13 April 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang pengertian, tanda dan gejala, faktor risiko, komplikasi dan pencegahan stroke. Salah satu pencegahan stroke yang dilakukan pada kegiatan ini adalah senam anti stroke. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan kuisioner pengetahuan stroke dan mengukur tekanan darah lansia. Hasilnya semua peserta telah mengetahui pengertian, faktor risiko, gejala dan pencegahan stroke dengan kisaran nilai 80–100. Tekanan darah lansia setengahnya (50%) dalam batas normal. Penyuluhan kesehatan memberikan pengetahuan lansia mengenai penyakit stroke dan pencegahannya. Senam anti stroke dapat dilakukan sebagai upaya pengendalian tekanan darah sehingga dapat mencegah stroke. The Elderly is one of the risk factors for stroke that cannot be avoided. Many older people in one of the nursing homes in Surabaya still do not know about stroke and its prevention. Therefore, the elderly need education about stroke and its prevention. This activity aims to give knowledge to the elderly about stroke and its prevention. This activity uses educational methods with promotive and preventive approaches. Activities include health education and anti-stroke exercise. This activity was held on 12-13 April 2022 with 24 total participants. Health education provides knowledge about the meaning, signs and symptoms, risk factors, complications and stroke prevention. One of the stroke prevention carried out in this activity is anti-stroke exercise. Evaluation of activities was giving a questionnaire about stroke knowledge and measuring the blood pressure of the elderly. The result is that all participants know the meaning, risk factors, symptoms and prevention of stroke with a range of values from 80 to 100. In half of the elderly (50%), blood pressure is within normal limits. Health education provides knowledge to the elderly about stroke and its prevention. Anti-stroke exercise can be done to control blood pressure to prevent stroke.  
Pendampingan Belajar Siswa Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar di Panti Asuhan Imanuel Rahmat Winata; Sugiharto Sugiharto; Pantur Pandiangan; Futridesy Angraini; Tosa Dwitara Anggit; Tasya Florensia; Annisa Rahma Dana
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.6063

Abstract

Dunia pendidikan sedang mengalami perubahan yang luar biasa. Yang semula pembelajaran di sekolah dasar dan menengah dilaksanakan secara tatap muka kemudian semenjak Covid-19 terjadi penyesuaian. Saat ini pelaksanaan PTM dilaksanakan sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat dan capaian vaksinasi guru serta tenaga kependidikan (PTK), dan juga warga yang lanjut usia. Ditemukan permasalahan yaitu kegiatan pembelajaran di sekolah yang mengharuskan peserta didik untuk belajar secara daring membuat banyak anak kurang memahami materi pembelajaran matematika yang diberikan oleh guru dan ketika sudah diizinkan melaksanakan pembelajaran secara luring terdapat beberapa guru yang tidak rutin mengajar sesuai jadwal serta terdapat beberapa materi dalam suatu bab yang diberikan tidak sampai tuntas tetapi sudah masuk ke bab selanjutnya. Hal tersebut membuat kami merasa perlu untuk melakukan bimbingan belajar di Panti Asuhan Imanuel. Kegiatan ini bertujuan agar membantu kesulitan anak-anak dalam memahami materi pembelajaran matematika. Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan pada bulan 21 April–3 Juni 2022 dengan jumlah peserta 26 anak. Kegiatan bimbingan belajar dibagi dalam tiga tahap yaitu: 1) Persiapan: perizinan dan observasi tempat, 2) Perencanaan: rencana kegiatan dan penanggung jawabnya, 3) Pelaksanaan: melakukan kegiatan bimbingan belajar kepada anak-anak panti asuhan. Hasil kegiatan bimbingan belajar ini adalah membuat anak-anak lebih semangat dan antusias untuk belajar bersama untuk mengatasi kesulitan-kesulitan belajar matematika yang mereka temukan di sekolah. The world of education is undergoing tremendous changes. Initially, learning in primary and secondary schools was conducted face-to-face, but since Covid-19, there have been adjustments. Currently, the implementation of PTM is carried out by the Implementation of Community Activity Restrictions (PPKM) by the central government and the achievement of vaccinations for teachers and education personnel (PTK) and elderly citizens. Problems were found, namely learning activities in schools that require students to study online, making many children less understanding of the mathematics learning material provided by the teacher and when they are allowed to carry out offline learning, some teachers do not routinely teach according to schedule, and there is some material in a class. The chapter given is not complete but has entered the next chapter. This made us feel the need to conduct tutoring at the Immanuel Orphanage. This activity aims to help children's difficulties in understanding mathematics learning material. Tutoring activities are carried out on April 21–June 3, 2022, with 26 children participating. Tutoring activities are divided into three stages: 1) Preparation: licensing and place observation, 2) Planning: activity plans and the person in charge, 3) Implementation: conducting tutoring activities for children -in an orphanage. The result of this tutoring activity is to make children more enthusiastic and passionate about learning together to overcome the difficulties in learning mathematics they find at school.