Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Peningkatan Kemampuan Anak Sekolah Dasar melalui Latihan Asertif untuk Menurunkan Bullying
Tantri Widyarti Utami;
Udi Wahyudi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.987
Dimasa perkembangan anak seringkali anak mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan, tidak adil dan tidak tepat. Tuntutan anak menjadi generasi penerus keluarga dan bangsa yang berkualitas seringkali membuat hak anak terabaikan. Bullying merupakan masalah yang banyak dialami anak sekolah . Bullying merupakan kekerasan yang dilakukan berulang kali kepada seseorang baik verbal, fisik, sosial, seksual dan cyberbullying. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menurunnya Bullying anak sekolah dasar melalui latihan asertif. Metoda pengabdian masyarakat menggunakan ceramah, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi. Kegiatan yang telah dilakukan anak sekolah dasar berusia 8-11 yahun yang memiliki perilaku bullying sebanyak 23 orang diberikan latihan asertif sebanyak tujuh kali pertemuan . Hasil menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan anak SD melakukan latihan asertif 50-100% dan penurunan perilaku bullying anak SD sebesar 22-30%. Manfaat dari kegiatan ini adalah pemahaman anak sekolah dasar tentang bullying, meningkatnya kemampuan anak sekolah dasar melakukan latihan asertif.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat di Masa Pandemi Covid-19
Anis Khotimah;
Yeti Parida
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.988
Munculnya wabah penyakit ini mendorong pentingnya untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Pencegahan penularan virus ini dapat dicegah dengan melakukannya dari hal-hal yang sederhana seperti cuci tangan dengan baik dan benar, menerapkan etika batuk, serta menjaga kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. PHBS merupakan salah satu starategi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 yang sangat efektif dan mudah dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Rekomendasi pemerintah yang terus menghimbau gerakan PHBS serta keluarga yang memiliki kesepakatan bersama dalam gerakan hidup sehat menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa pandemik ini.Melakukan PHBS diharapkan penyebaran Covid-19 dapat dihambat sehingga kejadian tidak menambah angka terkonfirmasi.Oleh karena pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, perlu dilakukan pemberian informasi secara terus menerus sehingga dapat meningkatkan pengetahuan seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan. Peserta edukasi berjumlah 15 orang dan penyampaian edukasi melalui ceramah dan demontrasi langsung ke peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang PHBS di masa pandemi Covid-19. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan tentang PHBS dimasa pandemi Covid-19. Kesimpulan kegiatan yaitu pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih sehat meningkat setelah dilakukan penyuluhan.
Optimalisasi Posbindu PTM dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Wilayah Kelurahan Tambak Aji Ngaliyan Semarang
Maulidta Karunianingtyas Wirawati;
Tri Sakti Widyaningsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.989
Kematian dengan penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi kasus tertinggi di dunia. Pada tahun 2016 berdasarkan data WHO sejumlah 40 juta penduduk yang menderita penyakit tidak menular, antara lain penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernafasan kronis, diabetes dan cedera. Kejadian PTM yang semakin meningkat setiap tahunnya menjadi dasar pemerintah untuk membuat program yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dengan menurunkan faktor penyebabnya. Salah satu program pemerintah yaitu program pemerataan kesehatan masyarakat dimulai dengan melibatkan masyarakat sebagai kader. Kegiatan yang melibatkan masyarakat sebagai kader tersebut merupakan kegiatan promotif dan preventif yaitu yang disebut dengan kegiatan posbindu. Pada posbindu PTM dapat dilakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan pada kader kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan kegiatan posbindu serta pendampingan kader dalam melaksanakan kegiatan posbindu PTM. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2021, diikuti oleh 10 kader kesehatan di wilayah kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan. Hasil kegiatan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang posbindu dan keterampilan kader dalam melakukan pemeriksaan berat badan,tinggi badan, mengukur lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan darah gula,kolesterol dan asam urat. Kegiatan posbindu yang dilakukan dapat digunakan sebagai deteksi dini penyakit tidak menular.
Upaya Pencegahan Anemia saat Menstruasi pada Remaja Putri
Nor Wijayanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.990
Pentingnya program penanggulangan anemia pada remaja putri karena pada remaja putri mempersiapkan kondisi fisik wanita sebelum hamil agar siap menjadi ibu yang sehat, dan pada waktu hamil tidak menderita anemia. Anemia perlu diatasi karena anemia dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga penderita anemia mudah terkena penyakit infeksi, dapat menirukan kebugaran dan ketangkasan berpikir karena kurangnya oksigen ke sel otot dan selain itu juga dapat menurunkan prestasi belajar dan produktivitas kerja. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada santri terkait upaya pencegahan anemia saat menstruasi bagi remaja putri di Pondok Pesantren Binaul Ummah Bawuran. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dengan penyampaian materi, tanya jawab atau diskusi. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 76 orang. Penyuluhan ini dilakukan di Pondok Pesantren Binaul Ummah Bawuran. Santri cukup mengerti dan memahami bagaimana upaya pencegahan anemia saat menstruasi dari diskusi dan tanya jawab yang dilakukan selama penyuluhan berlangsung.
Pendidikan Kesehatan Pencegahan Karies Gigi pada Siswa Sekolah Dasar
Norra Hendarni Wijaya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.991
Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut, kesehatan gigi dan mulut adalah keadaan sehat dari jaringan keras dan jaringan lunak gigi serta unsur-unsur yang berhubungan dalam rongga mulut yang memungkinkan individu makan, berbicara, dan berinteraksi social tanpa disfungsi, gangguan estetik, dan ketidaknyamanan karena adanya penyakit, penyimpangan oklusi dan kehilangan gigi sehingga mampu hidup produktif secara social dan ekonomi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendidikan dan pengetahuan kesehatan tentang pencegahan karies gigi pada siswa kelas III SD Negeri Kroyo Kulon Purworejo Jawa Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan dengan penyampaian secara langsung melalui ppt dan leatlet dan pengumpulan data melalui pembagian kuesioner pretest- postest. Peserta kegiatan adalah siswa kelas 3 berjumlah 42 orang. Pelaksanaan kegiatan melibatkankader sekolah dalam hal ini petugas Unit Kesehatan Sekolah. Edukasi ini berjalan sesuai dengan perencanaan dan terlaksana dengan baik dan lancar atas dukungan dari sekolah dan juga peserta yang telah mengikuti.
Pencegahan dan Penanganan Hipertensi Pada Lansia
Nova Maulana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.992
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat. Angka kematian karena hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Kasus hipertensi lumayan banyak dijumpai terutama pada lansia. Adapun pemahaman mengenai penyakit hipertensi dan upaya pencegahan serta penanganan awal hipertensi masih belum diketahui oleh warga lansia. Tindakan pencegahan berupa promotif dan preventif saat ini menjadi prioritas. Adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas penyakit hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagaimana penanganan dan pencegahan hipertensi sedari dini di Bawuran Pleret Bantul DIY. Program penyuluhan ini dilaksanakan di Aula Desa Bawuran Pleret Bantul DIY pada bulan Februari 2022 dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan tekanan darah. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 25 orang. Kegiatan berjalan secara aktif, peserta antusias mendengarkan dan menanyakan berbagai hal mengenai hipertensi yang belum dipahami. Sehingga peserta dapat benar-benar mengetahui dan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan dan penanganan hipertensi. Begitu pula diharapkan agar warga lansia dapat rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri ataupun di pusat pelayanan kesehatan.
Tata Laksana Gizi Obesitas Balita dan Remaja
Sarni Anggoro
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.993
Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penahan guncangan organ dan fungsi lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18- 23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas. Obesitas merupakan faktor risiko penyakit metabolik. Obesitas dapat dicegah dengan aktivitas fisik, diet, obat-obatan dan operasi.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan tatalaksana gizi seimbang bagi balita dan remaja agar terhindar dari obesitas yang memicu pada timbulnya penyakit tertentu penyertanya. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan pemaparan secara langsung melalui PPT dan pembagian leaflet kepada peserta. Jumlah peserta pada kegiatan ini berjumlah 32 orang diantaranya orang tua balita, dan remaja, kader Puskesmas yang ada di Desa Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta. Pelaksanaan kegiatan ini melalui ceramah menggunakan media PPT agar mudah menyampaikan kepada orang tua dan remaja yang hadi di Aula Puskesmas Desa Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta. Kegiatan berjalan dengan lancar terlihat dari antusias peserta yang hadir. Pengetahuan dan pemahaman peserta tentang gizi seimbang bagi balita dan remaja lebih baik daripada sebelum dilakukanpenyuluhan.
Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik pada Rumah Tangga Kelurahan Cacaban Magelang Tengah
Dian Muhammad Rifai;
Musta’an Musta’an;
Ahwan Ahwan;
Anik Suwarni;
Sukma Shinta Yuniati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.996
Kelurahan Cacaban adalah mitra dalamProgram Kemitraan Masyarakat (PKM) yang merupakan salah satu RT yang terdapat di Kelurahan Cacaban di Kota Magelang, dimana lingkungan disekitar RT 03 RW 09 merupakan lingkungan perkampungan padat huni ditengah Kota Magelang. Kendala dalam pengabdian ini masih kurang kesadaran warga tentang potensi sampah organik dan anorganik serta pengetahuan warga dalam pemilahaan sampah organik dan anorganik di lingkungan setempat. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga RT 03 RW 09 Kelurahan Cacaban, sehingga dapat memilah dan mengelola sampah organik daan anorganik. Pemateri menggunakan metode presentasi dalam memberikan informasi tentang konsep pemilahan sampah organik dan anorganik secara interaktif kepada warga RT 03 RW 09. Materi yang dipresentasikan merupakan tentang perbedaan sampah organik dan anorganik serta bagaimana cara memanfaatkan sampah tersebut berdasrkan jenis sampah dan hasil pengelolaan sampah organik. Hasil kegiatan berupa pemaparan materi tentang sampah organik dan anorganik, serta pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan para warga mampu untuk memilah sampah sesuai dengan jenisnya apabila seluruh kendala dapat diatasi.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan Komplikasi Hipertensi pada Lansia
Musniati Musniati;
Shohipatul Mawaddah;
M. Sidrotullah;
Herni Sulastien;
Zaini Hidayat;
L. Taufik Hidayat;
Hilmiati Hilmiati;
Irmayanti Irmayanti;
Maulana Maulana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1001
Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah utama. Hal ini dikarenakan masih banyak penderita hipertensi yang kurang mengontrol dan minum obat yang dapat memicu komplikasi seperti stroke, gagal ginjal dan lainnya. Prevalensi penyakit hipertensi di Desa Guntur macan didapatkan 242 kasus, sedangkan yang khusus di Dusun Guntur macan sendiri ditemukan 42 orang lansia menderita hipertensi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat terutama lansia terkait pencegahan komplikasi hipertensi dengan harapan menurunkan angka kesakitan lansia di dusun Guntur Macan desa Guntur Macan kecamatan Gunung Sari Lombok Barat. Metode yang digunakan dengan ceramah,diskusi dan pembagian leaflet mengenai materi hipertensi yang dilakukan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta pada penyuluhan adalah 33 orang. Hasil yang didapatkan pada kegiatan penyuluhan yaitu masyarakat dan lansia antusias dalam bertanya. Di akhir kegiatan dilakukan observasi dengan menjelaskan ulang materi yang masih kurang dipahami oleh masyarakat dan lansia. Diharapkan kegiatan penyuluhan ini rutin dilakukan oleh pihak Puskesmas melalui kegiatan promotif dan preventif pada masyarakat Desa Guntur macan khususnya dusun Guntur Macan.
Meningkatkan Self-Efficacy Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus melalui Penyuluhan Kesehatan
Galvani Volta Simanjuntak;
Janno Sinaga;
Jek Amidos Pardede;
Melda Parapat
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1009
Diabetes Melitus (DM) memiliki banyak komplikasi namun dapat dikelola sehingga pasien terhindar dari berbagai komplikasi. Salah satu strateginya dengan mengelola diet. Kepatuhan dalam menjalankan diet diabetes membutuhkan suatu kesadaran dan niat (Self efficacy) dari pasien DM. Hasil penelitian Melda et al (2021) di RSUD Doloksanggul mendapatkan bahwa banyak pasien DM yang tidak mematuhi program diet yang dianjurkan memiliki self-efficacy rendah. Oleh karena itu, promosi kesehatan pada pasien DM perlu dilakukan untuk menyampaikan informasi yang benar terkait pentingnya kepatuhan diet. Pasien mengatakan pasrah dan tidak dapat mematuhi pola diet yang dianjurkan. Melalui program pengabdian masyarakat, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu memberikan solusi terhadap ketidakpatuhan pasien dalam menjalankan program diet yang dianjurkan pada pasien DM di RSUD Doloksanggul. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan kesehatan tentang diet pasien DM. Peserta dalam kegiatan ini adalah pasien DM yang rawat jalan di RSUD Doloksanggul sejumlah 15 orang. Self-efficacy kepatuhan diet pasien diukur dengan kuesioner The Diet Self Efficacy Scale versi Indonesia. Sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan, rata-rata jawaban pasien 19 (skala: 0-44), namun setelah penyuluhan kesehatan meningkat menjadi 36 (skala: 0-44).