Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Bantuan Hidup Dasar pada Komunitas Bersepeda (Gowes) Dimasa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Kota Semarang
Arifianto Arifianto;
Dwi Nur Aini;
Menik Kustriyani;
Mariyati Mariyati;
Priharyanti Wulandari;
Mohammad Arifin Noor
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1011
Pesepeda meninggal bisa disebabkan karena pesepeda memaksakan diri yang sebenaranya tubuh sudah mencapai batas maksimal kekuatan dari bersepeda, sehingga tidak kuat untuk mengayuh sepeda. Kurangnya pengetahuan pada anggota komunitas Gowes serta bingung dan tidak tahu cara melakukan tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bila menjumpai kejadian korban yang pingsan tidak sadarkan diri yang mengalami henti jantung dan henti napas bisa berakibat korban meninggal. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu untuk meningkatkan Pengetahuan dan keterampilan pada komunitas Gowes dalam menolong korban gawat darurat dengan menggunakan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Peserta pelatihan adalah Komunitas Peserta Gowes di RW 07 Kelurahan Patemon dengan jumlah 15 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan memebrikan penyuluhan dan pelatihan BHD yang sebelumnya dilakukan pre test dan post test untuk mengetahui tingkat pengetahuan komunitas Gowes. Hasil evaluasi diketahui bahwa nilai pre test rata-rata 49 dan post tes rata-rata 92. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam meberikan tindakan Bantuan Hidup Dasar yang dibuktikan dengan audien sangat antusias, koperatif saat berdiskusi, rasa semangat dan kemauan untuk terus mencoba membuat audien bisa melakukan simulasi Bantuan Hidup Dasar dengan baik dan benar.
Menambah Pengetahuan Penderita Hipertensi dalam Mengontrol Tekanan Darahnya dengan Menggunakan Jus Semangka di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang
Nurleny Nurleny;
Hidayatul Hasni;
Ulfa Suryani;
Meria Kontesa;
Velga Yazia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1012
Hipertensi adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang menetap. Data statistik terdapat 24,7% penduduk asia tenggara dan 23,3% penduduk indonesia berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi tahun 2018. Hipertensi dapat diminimalkan dengan menggunakan terapi farmakologi dan nonfarmakologi yang salah satunya adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang Tahun 2022 Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan agar ada penurunan tekanan darah sebelum dan setelah diberikan jus semangka. Sehingga dapat menurunkan dan menekan angka kejadian hipertensi di Puskesmas Air Dingin Padang sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa jus semangka dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi, maka diharapkan penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan jus semangka sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah.
Terapi Komplementer: Terapi Relaksasi Autogenik dan Terapi Relaksasi Otot Progresif di SMK Negeri 6 Manado
Wahyuny Langelo;
Cindi Teri Marni Oroh;
Cyntia Theresia Lumintang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1013
Siswa dan siswi di SMK Negeri 6 Manado mengalami kecemasan dan stres karena perubahan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Pelaksanaan pembelajaran secara online membuat para siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi yang diberikan, mengerjakan banyak tugas, masalah jaringan internet serta saat menghadapi ujian. Terapi komplementer; relaksasi autogenik dan otot progresif dapat mengurangi kecemasan dan stres. Terapi ini tidak menyita waktu lama, mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya. Tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan siswa terkait terapi relaksasi autogenik dan otot progresif serta untuk mengurangi kecemasan dan stres pada siswa SMK Negeri 6 Manado. Pendidikan kesehatan terapi komplementer: relaksasi autogenik dan otot progresif diberikan kepada para 25 siswa menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan diskusi. Media yang digunakan adalah LCD, laptop, leaflet dan video. Hasil kegiatan ini adalah siswa mengetahui dan mampu melakukan terapi relaksasi autogenik dan otot progresif. Siswa merasa tenang dan lebih rileks, tanpa keluhan cemas dan stres. Kegiatan ini dapat dilakukan sebelum proses pembelajaran atau ujian dilaksanakan sehingga siswa akan lebih tenang tanpa stres dan cemas ketika proses pembelajaran atau ujian.
Pemanfaatan Video Animasi dengan Konsep Kecerdasan Buatan melalui Media Sosial Youtube sebagai Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19
Immanuela Puspasari Saputro;
Junaidy Budi Sanger;
Michael George Sumampouw;
Lanny Sitanayah;
Angelia Melani Adrian
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1014
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19. Edukasi tersebut dilakukan secara daring menggunakan video animasi dengan konsep kecerdasan buatan yang diunggah pada media sosial Youtube. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pembekalan materi Kecerdasan Buatan, sosialisasi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, pemberian panduan pembuatan video animasi, mengunggah video animasi di media sosial Youtube, pembuatan kuesioner penyerapan informasi dari video animasi menggunakan Google Form, penyebaran kuesioner, dan pembuatan laporan kegiatan. Hasil kuesioner yang diperoleh dari 270 responden dan telah dihitung dengan skala likert menunjukkan bahwa video animasi tentang Covid-19 telah berhasil digunakan sebagai sarana edukasi pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut dapat dilihat dengan tingginya tingkat penyerapan informasi dan tingkat kepuasan terhadap informasi mengenai Covid-19.
Pelaksanaan Vaksinasi dan Edukasi Covid-19 di SMU DU 1 Ponpes Darul Ulum Jombang
Herin Mawarti;
Athi Linda Yani;
Nasrudin Nasrudin;
Khotimah Khotimah;
Mukhoirotin Mukhoirotin;
Suyati Suyati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1015
Pesantren merupakan tempat potensial untuk terjadinya penularan Covid-19. Sehingga upaya preventif dengan vaksinasi sangat diperlukan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pemerintah dalam program vaksinasi sebagai upaya untuk menciptakan herd immunity dan mengedukasi masyarakat pesantren tentang vaksinasi dan pentingnya untuk menjaga protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19. Vaksinasi dosis 1 ini dilakukan di SMA DU 1 pondok pesantren Darul Ulum pada tanggal 8 dan 10 Juli 2021. Jumlah peserta adalah sebanyak 379 putri dan 174 putra berasal dari lingkungan pesantren Darul Ulum. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah persiapan dan koordinasi, pelaksanaan meliputi kegiatan vaksinasi dan edukasi dan kegiatan terakhir adalah evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah kegiatan vaksinasi dapat berjalan dengan sesuai perencanaan dan edukasi dapat dilaksanakan dengan baik karena sebelumnya sudah membagikan kuesioner mengenai pengetahuan dan gambaran perilaku santri mengenai protokol kesehatan. Sehingga ketika pelaksanaan kegiatan edukasi topik yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. Luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan cakupan vaksinasi dosis pertama, meningkatan pengetahuan mengenai pencegahan Covid 19.
Pemberdayaan Kader Sehat Santri di Ponpes Darul Ulum Jombang
Athi Linda Yani;
Arifa Retnowuni;
Herin Mawarti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1025
Pesantren merupakan tempat tinggal yang berbasis komunitas, segala aktifitas dilakukan secara bersama. Hal ini yang menjadi sebab mudahnya penyebaran transmisi penularan virus jika ada yang sakit. Sehingga diperlukan pembinaan kader sehat santri yang nantinya dapat dilatih ketrampilannya dalam meningkatkan kesehatan santri. Posyandu santri merupakan pos pelayanan kesehatan yang diperuntukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan santri yang ada di lingkungan pesantren. dengan upaya promotif dan preventif nantinya tim abdimas bertujuan dapat membina santri untuk sadar terhadap nilai kesehatan dan dapat melakukan pencegahan penyakit sedini mungkin dengan membentuk kader sehat santri di pesantren. Adapun langkah yang dilakukan dengan melakukan persiapan dan perencanaan progam, membentuk posyandu santri, menerapkan kegiatan rutin posyandu santri di pesantren, dan melakukan pendampingan serta evaluasi kegiatan selama proses pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan terbentuk posyandu santri sebanyak 84 anggota di pesantren Darul Ulum Jombang, 40 orang kader santri yang sudah terlatih dapat menjalankan pelaksanaan kegiatan posyandu santri di kantor P2KS (pusat pelayanan kesehatan santri), kegiatan posyandu rutin dilakukan setiap bulan, proses pelatihan dan pendampingan kader sehat santri dilakukan selama dua bulan dan setiap minggu 2x kader melakukan pertemuan dengan tim abdimas untuk latihan melakukan pemeriksaan fisik secara umum seperti TD, BB, TB dan LILA serta diberikan pendidikan kesehatan secara umum.
Motivasi Rohani: Edukasi Kontrol Kecemasan Siswa dalam Menghadapi Ujian Akhir Sekolah
Sugiono Sugiono
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1052
Kecemasan atau anxiety merupakan salah satu bentuk emosi individu yang berkenaan dengan adanya rasa terancam oleh sesuatu, biasanya dengan objek ancaman yang tidak begitu jelas. Kecemasan dengan intensitas yang wajar dapat dianggap memiliki nilai positif sebagai motivasi. Tetapi, apabila intensitasnya sangat kuat dan bersifat negatif, justru malah akan menimbulkan kerugian dan dapat mengganggu keadaan fisik dan psikis individu yang bersangkutan . Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi tentang kontrol diri terhadap kecemasan siswa dalam menghadapi ujian sekolah. Metode pelaksanaan pada kagiatan ini yaitu penyampaian materi secara langsung melalui ppt, doa bersama dan juga diskusi. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dan kondisi siswa dalam mengontrol kecemasan dalam menghadapi ujian sekolahnya Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa berjumlah 42 siswa. Kegiatan ini terlaksana dengan sangat baik dan antusias siswa menjadi tolak ukur dari keberhasilan dari edukasi dan motivasi yang telah diberikan oleh pengabdi dan tim pelaksana bekerjasama dengan guru setempat.
Pelatihan Mereview Naskah untuk Meningkatkan Kapasitas Reviewer dalam Mengelola Jurnal
Livana PH;
Amin Kuncoro;
Haeril Amir
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1064
Pengelolaan jurnal ilmiah hendaknya mengikuti kaidah proses penerbitan yang sesuai yaitu salah satunya melewati proses review naskah. Kegiatan mereview naskah perlu memiliki pengetahuan yang cukup serta pengalaman menulis karya ilmiah. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan reviewer dalam mengelola jurnal. Kegiatan telah diikuti 212 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia pada bulan maret 2022. Proses pemilihan peserta melalui google formular dengan syarat utama yaitu memiliki akun google scholar, akun sinta, dan memiliki orcid id. Selain itu diprioritaskan bagi peserta yang memiliki scopus id. Kegiatan berlangsung selama 8 jam secara daring. Narasumber berasal dari pengelola jurnal nasional dan jurnal internasional. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 termin. Termin pertama merupakan pemaparan strategi mereview naskah terkait judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan simpulkan yang disampaikan oleh 4 narasumber. Sedangkan termin kedua juga dipaparkan oleh 3 narasumber terkait penggunaan aplikasi sebagai refrensi dan mengecek plagiarism; systematic review; mengenal jurnal ilmiah dan penggunaan OJS dalam mereview naskah, dan etika publikasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dalam 3 minggu dimana peserta diminta untuk register di OJS jurnal nasional yang telah disediakan dan memastikan bahwa peserta telah teregister sebagai reviewer. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh reviewer mampu melakukan review naskah yang telah dikirim melalui OJS. Hasil evaluasi menunjukkan 90% reviewer mampu melaksanakan tugasnya secara tepat waktu.
Pemberian Terapi Bermain Magic Box untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun
Velga Yazia;
Ulfa Suryani;
Nurleny Nurleny;
Hidayatul Hasni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1066
Pada dasarnya orangtua berkewajiban dan bertanggung jawab dalam tugas mendidik anak dengan memberikan berbagai hal menyangkut kepentingan anak-anaknya, seperti mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan menjaga Kesehatan anak. Hal ini dikarenakan aktifitas yang dilakukan oleh anak ketika dirumah lebih kepada penekanan kemampuan berbicara dan bercerita kegiatan yang dilakukan dengan metode tanya jawab. Sedangkan anak usia dini lebih mudah mengerti dan memahami jika pembelajaran diterapkan dengan langsung praktek/menggunakan media, anak akan gampang mengingatnya karena langsung terlibat dalam kegiatan belajar tersebut. Permainan magic box dapat menstimulasi perkembangan bahasa anak tertutama dalam berbicara, bercerita dan penambahan kosakata untuk anak. Karena tujuan permainan ini adalah menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah kosakata anak melalui pemberian terapi bermain magic box sehingga saat mereka dapat menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Anak-anak menggunakan indra peraba untuk mencari tahu dan mengevaluasi pengalamannya tersebut. Kegiatan ini berfokus pada kemampuan anak untuk merasakan, mengamati, dan menjelaskan pengamatan mereka. Peserta dari kegiatan ini merupakan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, terapi bermain dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah mampu menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh.
Pendampingan Kaderisasi Siswa Konsumen Cerdas di Sekolah Dasar Negeri 10 Denpasar
Anak Agung Ayu Lila Paramasatiari;
Putu Arya Suryanditha
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1067
Kota Denpasar terbagi menjadi beberapa desa atau kelurahan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada pemegang program kesling di wilayah kota Denpasar, terdapat beberapa kantin dengan higienitas dan sanitasi yang masih kurang di beberapa sekolah di daerah kelurahan Pemecutan. Sekolah Dasar No 10 Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat memiliki kantin yang menjadi tempat membeli makanan jajanan di sekolah dan menjadi salah satu tempat untuk melakukan pendampingan. Permasalahan yang didapatkan kurangnya pengetahuan mengenai makanan dan jajanan yang sehat, aman dan bergizi, belum memiliki kader siswa konsumen cerdas di sekolah tersebut, belum dilakukan pendampingan terhadap kader siswa mengenai pemilihan jajanan dan makanan anak sekolah yang sehat. Pendampingan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai makanan jajanan sehat dan siswa dapat memilih makanan jajanan sehat yang dikonsumsi sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit yang diakibatkan oleh makanan. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian dilakukan dengan pembentukan kader siswa konsumen cerdas, penyuluhan dan pendampingan kader siswa konsumen cerdas yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 10 Pemecutan, Denpasar. Pembentukan kader dilakukan pada siswa kelas 5 berjumlah 38 siswa yang dipilih oleh guru sekolah sejumlah 6 siswa sehingga dapat memberikan pengetahuan mengenai konsumen cerdas kepada adik kelasnya. Pembentukan kader ini bertujuan agar siswa yang menjadi kader dapat mensosialisasikan dan memberikan informasi makanan jajanan sehat ke siswa di lingkungan sekolah. Penyuluhan dilakukan dengan melibatkan puskesmas sebagai narasumber cara menjadi konsumen cerdas. Pendampingan kader dilakukan dengan fasilitator oleh anggota peneliti kepada kader siswa konsumen cerdas yang telah terbentuk dengan menunjukkan cara memberikan pemahaman dalam pemilihan makanan jajanan yang sehat kepada teman-temannya. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar setelah mendapatkan materi pemilihan makanan jajanan yang sehat dan terbentuknya kader konsumen cerdas bagi teman sebaya di sekolah.