cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
Pengembangan Video Pembelajaran Kelistrikan Kendaraan Ringan Berbasis Animaker Terintegrasi Youtube Firdaus, Hendi; Atikah, Cucu; Ruhiat, Yayat
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i2.33579

Abstract

Penggunaan video pembelajaran pada mata pelajaran kelistrikan kendaraan ringan sangat terasa kebutuhannya, karena sebagian besar materi pembelajaran yang  dilaksanakan adalah suatu proses atau langkah yang memerlukan adanya visualisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain dan mengetahui kelayakan video pembelajaran berbasis Animaker terintegrasi YouTube. Untuk mencapai hal tersebut, dikembangkanlah video pembelajaran kelistrikan kendaraan ringan kompetensi perawatan sistem starter. Metode penelitian  yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode R&D model 4 D dengan 4 (empat) tahapan yaitu (1)Define, (2) Design, (3) Develop, (4) Disseminate. Manfaat pengembangan video pembelajaran ini adalah dapat digunakan peserta didik kelas XI kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif SMKN 4 Kota Serang. Untuk validasi pengembangan video pembelajaran dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Setelah dilakukan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan peserta didik selanjut video pembelajaran digunakan pada pembelajaran kelistrikan. Hasil tes menunjukan pengembangan video pembelajaran layak untuk digunakan pada proses pembelajaran kelistrikan.Kata Kunci: Animaker, Kelistrikan, Model 4 D, Video, YoutubeThe use of instructional videos in light vehicle electricity subjects is very much needed, because most of the learning material carried out is a process or a step that requires visualization. The purpose of this study was to design and determine the feasibility of YouTube-integrated Animaker-based learning videos. To achieve this, a light vehicle electrical learning video for the starter system maintenance competence was developed. The research method used in this research is to use the 4 D model R & D method with 4 (four) stages, namely (1) Define, (2) Design, (3) Develop, (4) Disseminate. The benefit of developing this learning video is that it can be used by class XI students in the competency of automotive light vehicle engineering skills at SMKN 4 Kota Serang. To validate the development of learning videos carried out by material experts, media experts, and students. After validation by material experts, media experts, and students, the learning videos are used in electricity learning. The test results show that the development of learning videos is feasible for use in the electrical learning process.Keywords: Animaker, Electrical, 4 D Models, Video, YoutubeDAFTAR PUSTAKAAnam, K., & Choifin, M. (2017). Implementasi Model Four-D (4D) Untuk Pembelajaran Aplikasi Multiplatrform Penggolongan Hewan Berdasarkan Makananya (Studi Kasus: SMP Negeri 1 Bluto). Teknika : Engineering and Sains Journal, 1(2), 111–116Badri Munawar, Ade Farid Hasyim, M. M. (2020). Desain Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbantuan Aplikasi Animaker Pada PAUD Di Kabupaten Pandeglang. 04(2), 310–320Burgess J, Greend J. (2018). YouTube Digital Media and Society. UK: Polity PressFadhli, M. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Kelas IV. (February). https://doi.org/10.24269/dpp.v3i1.157Fauzan, M. A., & Rahdiyanta, D. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video. 2, 82–88Munir. (2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: AlfabetaNurdin, M. (2014). Siswa Kelas Xi Teknik Kendaraan Ringan Smk Piri 1 Yogyakarta Tahun Pelajaran. 1(2), 330–343.Nuzuliana, A. H., Bakri, F., Budi, E., Fisika, J., Universitas, F., & Jakarta, N. (2015). Pengembangan Video Pembelajaran Fisika Pada Materi Fluida Statis Di Sma SNF2015-II-27 SNF2015-II-28. IV, 27–32Pribadi A. Benny. (2017). Media dan Teknologi dalam Pembelajaran. Jakarta: KencanaSugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:  AlfabetaSukmadinata S Nana. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja RosdakaryaSuratun, Irwandani, S. L. (2018). Video Pembelajaran Berbasis Problem Solving Terintegrasi Chanel Youtube : Pengembangan Pada Materi Cahaya Kelas Viii Smp Learning Video Based Integrated Problem Solving Chanel Youtube : Development In Light Class Market Viii Kemajuan dibidang Teknologi In. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 01(November), 271–282. Retrieved from https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/IJSME/indexThiagarajan, Sivasailam; And Others. (1974). Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A Sourcebook. Blomingtoon, Indiana: National Center for Improvement of Educational Systems (DHEW/OE),Utami, P., Putra, A. A. S. T., Santoso, D., Fajaryati, N., Destiana, B., & Ismail, M. E. (2018). Video Moving Surveillance Yang Terintegrasi Youtube Menggunakan Raspberry Pi 3. Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education), 3(1), 113–123. https://doi.org/10.21831/elinvo.v3i1.20797Yani Wulandari , Yayat Ruhiat, L. N. (2020). Pengembangan Media Video Berbasis Powtoon Pada Mata Pelajaran Ipa Di Kelas V. 8, 269–279. https://doi.org/10.24815/jpsi.v8i2.16835Yudela, S., & Putra, A. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis YouTube pada Materi Perbandingan Trigonometri. 2(6), 526–539
Review Pengaruh Range Dan Approach Terhadap Efektivitas Cooling Tower di PT. IP Ahluriza, Pradipta; Sinaga, Nazaruddin
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i2.34899

Abstract

Saat ini sistem pembangkitan energi di dunia masih  didominasi  oleh  energi  fosil. Pada pembangkit listrik tenaga panas bumi, Cooling Tower digunakan untuk sirkulasi air pendingin yang dikontakkan dengan gas tak jenuh , sehingga sebagian dari zat cair itu akan menguap, dan suhu zat cair akan menurun. PT. Indonesia Power Kamojang dalam proses pembangkitan energi listrik menggunakan mesin Cooling Tower untuk melakukan pendinginan. Dalam upaya untuk menentukan performa sebuah mesin Cooling Tower, maka diperlukan pengukuran efektivitas. Dalam penelitian ini dilakukan analisis mengenai efektivitas pendinginan dan  pengukuran  efektivitas dilakukan dengan nilai approach dan range. Dalam penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, untuk mendapatkan nilai availability, performance efficiency, dan rate of quality. Maka pada saat musim kemarau memiliki efekvtivitas yang lebih baik dibandingkan dengan musim hujan. Hal ini disebabkan oleh faktor lingkungan, serta temperatur air kondensat yang masuk ke dalam Cooling Tower. Semakin tinggi temperatur air kondensat yang masuk, maka efektivitas pendinginan di dalam Cooling Tower semakin rendah karena proses pendinginan tidak maksimal. Hal ini menyebabkan temperature yang dihasilkan oleh Cooling Tower tidak mencapai temperature yang diinginkan.Kata kunci: Cooling Tower; Efektivikasi; PerformansiCurrently, the energy generation system in the world is still dominated by fossil energy. In geothermal power plants, Cooling Tower is used to circulate cooling water that is contacted with unsaturated gases, so that some of the liquid will evaporate, and the temperature of the liquid will decrease. PT. Indonesia Power Kamojang, in the process of generating electrical energy, uses a Cooling Tower engine for cooling. In an effort to determine the performance of a Cooling Tower engine, it is necessary to measure its effectiveness. In this study, an analysis of the effectiveness of cooling was carried out and the measurement of its effectiveness was carried out using the approach and range values. In this study using the Overall Equipment Effectiveness method, to get the value of availability, performance efficiency, and rate of quality. So during the dry season it has better effectiveness than the rainy season. This is due to environmental factors, as well as the temperature of the condensate water that enters the Cooling Tower. The higher the temperature of the incoming condensate water, the lower the cooling effectiveness in the Cooling Tower because the cooling process is not optimal. This causes the temperature produced by the cooling tower to not reach the desired temperature.Keywords : Cooling Tower, Effectiveness; PerformanceDAFTAR RUJUKANAwwaluddin, M., & Santosa, P. (2012). Perhitungan Kebutuhan Cooling Tower Pada Rancang Bangun Untai Uji Sistem Kendali Reaktor Riset. Prima (Aplikasi Dan Rekayasa Dalam Bidang Iptek Nuklir), 9(1), 34–41.Dewan Energi Nasional. (2020). Bauran Energi Nasional.Elok nurul Faizah. (2020). Analisa Performa Kinerja Cooling Tower Induced Draft Counter Flow Dengan Bahan Pengisi Aluminium Semicircular ARC.Kasbani, K. (2009). Tipe Sistem Panas Bumi Di Indonesia Dan Estimasi Potensi Energinya. Buletin Sumber Daya Geologi, 4(3). https://doi.org/10.47599/bsdg.v4i3.184Muhsin, A., & Pratama, Z. (2018). Analisis Efektivitas Mesin Cooling Tower Menggunakan Range and Approach. Opsi, 11(2), 119. https://doi.org/10.31315/opsi.v11i2.2552Triyansah, O., & Witanto, Y. (2020). Efektivitas cooling tower fan 6p - 4051 – gb. di pt. pupuk sriwidjaja sektor stg – bb, palembang, sumatera selatan. Rekayasa Mekanik, 4 No 1, 9–12.Widyaningsih, G. A. (2017). Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.38011/jhli.v4i1.53Gunawan, Y., Setiadanu, G. T., Zuhaidi., Ahadi, K., & Didi Sukaryadi, S. N. (2020). Karakteristik Operasi Sistem Orc Di Sumur Pad 29a Pt . Geodipa Energi Dieng Operating Characteristics Of Orc System. 19(1), 1–12.
Optimasi Waktu Fermentasi Produksi Bioetanol dari Sabut Kelapa Muda Melalui Distilator Refluks Nadliroh, Kuni; Fauzi, Ah Sulhan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i2.39002

Abstract

Es kelapa muda merupakan salah satu minuman legendaris yang berasal dari Indonesia, pada produksi es kelapa muda tentunya akan banyak sabut kelapa yang dihasilkan, biasanya penujual es kelapa muda menumpuknya ditepi jalan tempat mereka berjualan, setelah terkumpul banyak biasanya mereka menggunakannya untuk bahan bakar memasak atau dibiarkan begitu saja dan pada akhirnya dibakar. Salah satu cara untuk menanggulangi sampah yang berasal dari produksi es degan ini adalah mengolahnya menjadi suatu hal yang berdaya guna dan dapat meningkatkan daya jual sabut kelapa yang berasal dari limbah penjualan es kelapa muda. Salah satu solusinya adalah dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan bioethanol. Pembuatan bioethanol pada penelitian ini adalah dengan memanfaatkan sabut kelapa yang dihaluskan dan difermentasi melalui beberapa fariabel untuk waktu menggunakan fariabel 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari sedangkan untuk fariabel campuran bahan fermentasinya terdapat 3 fariabel yaitu fariabel A,B, dan C, untuk selanjutnya dilakukan produksi bioethanol melalui distilasi refluks, dalam hal ini dilakukan dua kali pengulangan distilasi pada setiap sampelnya, setelah bioethanol dihasilkan maka akan dicari pengaruh lama fermentasi terhadap kandungan alkohol.Kata kunci: Alkohol; Bioetanol; Distilasi; FermentasiYoung coconut ice is one of the legendary drinks originating from Indonesia, in the production from this ofcourse there will be a lot of coconut coir produced, usually the sellers of young coconut ice pile it on the side of the road where they sell, after collecting a lot, they usually ise it for cooking fuel or leave it alone and eventually burn it. One way to deal with waste originating from ice production is to process it into something that is efficient and can increase the selling power of coconut coir from the sale of young coconut ice. One solution is to use it as raw material for the manufacture of bioethanol. The manufacture of bioethanol in this study is by utilizing mashed and fermented coconut coir through several variables for the time of using the variables 7 day, 14 days, 21 days  and 28 days while for the variable mixture of fermented materials there are 3 variables, namely variable A, B, and C. Bioethanol production is carried out through reflux distillation, in this case, two repetitions of distillation are carried out on each sample, after bioethanol is produced it will look for the effect of fermentation time on alcohol content.  Keywords : Alcohol; Bioethanol; distillation; Fermentation.DAFTAR RUJUKANAnisah, D. (2014). Pemanfaatan Sampah Sayuran Sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol.. Koncersi. 3;113-18Akanksha K, Sukumaran, R., K, Pandey A, Rao S.S., Binod, P.(2016). Material balance studies for the conversion of sorghum stover to bioethanol. Biomass dan Bioenergy. 85: 48-52Arif, A.B., Budiyanto, A., Diyono, W., Hayuningtyas, M., Marwati, T., & Richana, N. (2016). Pengaruh konsentrasi NaOH dan enzim selulase:xilanase terhadap produksi bioetanol dari tongkol jagung. J. Penelit. Pascapanen Pertan. 13(3): 107-114.Arif, A. B., Diyono, W., Budiyanto, A., & Richana, N. (2016). Analisis rancangan faktorial tiga faktor untuk optimalisasi produksi bioetanol dari molases tebu. J. Informatika Pertan. ; 25(1):145-154Arif, B. A. (2017). Optimasi Waktu Fermentasi Produksi Bioetanol Dari Dedak Sorghum Manis (Sorghum Bicolor L) Melalui Proses Enzimatis. Jurnal PenelitianPasca Panen Pertanian. 14;2;67-78Arnata, I.W., Setyaningsih, D., & Richana, N., (2015). Produksi bioetanol dari hidrolisat asam tepung ubi kayu dengan kultur campuran Trichoderma viride dan Saccharomyces cereviceae. Agritech. 35(4): 396-405Derriyansyah, I. (2018). Analisa Kualitas Bioetanol Sampah Buah Dan Sayur Menggunakan Distilator Model Refluk Sebagai Bahan Bakar. Skripsi. UNP Kediri.Endah, R.D., Sperisa, D., Adrian, N., & Paryanto. (2007). Pengaruh Kondisi Fermentasi Terhadap Yield Etanol Pada Pembuatan Bioetanol Dari Pati Garut.gema teknik, No. 2Fattimura, M. (2014). Tinjauan Teoritis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Operasi Pada Kolom Destilasi. Jurnal Media Teknik. 11;1;23-31Ferdaus, F. (2008). Pengaruh pH, Konsentrasi Substrat, Penambahan Kalsium Karbonat Dan Waktu Fermentasi Terhadap Perolehan Asam Laktat Dari Kulit Pisang. Widya Teknik. 7; 1; 1-14Kusumo, F., & Milano, J. (2017). Optimization of bioethanol production from sorghum grains using artificial neural networks integrated with ant colony. Industrial Crops and Products. 97 : 146-155Nkomba, E.Y., Resburg, E.V., Chimpango A. F. A., Gorgens, J. F. (2016). The influence of sorghum grain decortications on bioethanol production and quality of the distillers dried grain with soluble using cold and conventional warm starch processing. Bioresource Technology.203: 181-189.Phukoetphim, N., Salakkam, A., Laopaiboon, P., Laopaiboon, L.(2017) Improvement of ethanol production from sweet sorghum juice under batch and fed batch fermentations: effects of sugar levels, nitrogen supplementation and feeding regimes. Elektron. J. of Biotechnol.26: 84-92.Schlafle, S., Senn T, Gschwind, P,, Kohlus, R. (2017). Feasibility and energetic evaluation of air stripping for bioethanol production. Bioresource Technology.109-115.Sebayang, A. H., Masjuki, H. H., Ong, H. C., Dharma, S., Silitonga, A. S., Mahlia, T. M. I., Aditiya, H. B. (2016). A perspective on bioethanol production from biomass asalternative fuel for spark ignition engine. RSC Advances.6: 14964–14992.Siregar, M. (1988). Dasar-Dasar Kimia Organik. Jakarta : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Jakarta.Wood, I. P., Cook,  N. M., Wilson, D. R., Ryden, P., Robertson, J. A., & Waldron, K. W. (2016). Ethanol from a biorefinery waste stream: saccharification of amylase, protease and xylanase treated wheat bran. Food Chemistry.198: 125-131Zabed, H., Sahu, J. N., Suely, H., Boyce, A. N., & Faruq, G. (2017). Bioethanol production from renewable sources: current perspefctives and technological progress. Renewable and Sustainable Energy Reviews. 71: 475-501Zhang, K., Zheng, G., Saul, K., Jiao, Y., & Xin, Z. (2017). Evaluation of the multi seeded (msd) mutant of sorghum for ethanol production. Industrial Crops and Product. 97 : 345- 353  
Optimasi Parameter Pemesinan Untuk Minimasi Keausan Pahat Pada Pembubutan Baja Karbon Rendah Fahrizal, Fahrizal; Suprapto, Edy; ., Priyono; ., Basri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.41418

Abstract

AbstrakMetode optimasi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk pengambilan keputusan dengan fungsi tujuan minimasi atau maksimasi. Optimasi kecepatan potong, kedalaman potong, dan gerak makan mesin bubut bertujuan untuk mencari respon yang optimal dengan melakukan kombinasi antar parameternya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi parameter pemotongan optimal untuk meminimalkan keausan pahat pada proses pembubutan baja karbon rendah. Tujuan penelitian selanjutnya adalah mendapatkan urutan parameter pemotongan yang berpengaruh signifikan terhadap minimasi keausan pahat. Mesin bubut yang digunakan dalam penelitian adalah HMT type L17, sedangkan pahat bubut dari bahan HSS (High Speed Steel). Penelitian dilaksanakan Laboratorium Pemeliharaan dan Pengujian Material Politeknik Negeri Kupang. Optimasi parameter pemotongan menggunakan metode Taguchi dengan matriks orthogonal L9(33). Persentase kontribusi masing-masing parameter menggunakan ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian diperoleh bahwa keausan pahat minimal diperoleh pada kombinasi jumlah putaran 180 rpm, kedalaman potong 1,5 mm, dan gerak makan 0,8 mm/menit.   Berdasarkan hasil analisis variasi diperoleh kontribusi setiap faktor terhadap keausan pahat, masing-masing gerak makan memberikan kontribusi terbesar yaitu 35%, kemudian disusul kedalaman potong 10%, dan faktor kecepatan potong tidak memberikan kontribusi.Kata kunci: Parameter pemotongan, Metode Taguchi, ANOVAAbstractOptimization is one of the methods used for decision making with the objective function of minimization or maximization. The optimization of cutting speed, depth of cut, and feeding of turning aim to find the optimal response by combining the parameters. This study aims to obtain the optimal combination of cutting parameters to minimize tool wear in the low carbon steel turning process. The purpose of further research was to obtain a sequence of cutting parameters that have a significant effect on minimizing tool wear. The lathe used in this research is HMT type L17, while the lathe is made of HSS (High Speed Steel). The research was carried out at Kupang State Polytechnic Materials Testing and Maintenance Laboratory. Optimizing the cutting parameters used taguchi method with an orthogonal matrix L9(33). The percentage contribution of each parameter used ANOVA (Analysis of Variance). The results showed that minimal tool wear was obtained at a combination of 180 rpm rotation, 1.5 mm depth of cut, and 0.8 mm/minute of feeding. Based on the results of the analysis of variation, it was found that the contribution of each factor to tool wear, i.e. feeding gave the largest contribution, namely 35%, followed by the depth of cut 10%, and the cutting speed did not contribute.Keywords : Cutting parameters, Taguchi method, ANOVA DAFTAR PUSTAKAAriani, D.W. (2003). Pengendalian Kualitas Statistik Pendekatan Kuantitatif dalam Manajemen Kualitas. Yogyakarta: Penerbit AndiApreza, S., Kurniawan, Z. & Subhan, M. (2017). Optimasi Kekasaran Permukaan Proses Pembubutan Baja ST. 42 dengan Menggunakan Metode Taguchi.  Jurnal Manutech, 9(1): 74-85Chukwu, W.I.E. & Augustine, S. (2016). Optimization of Cutting Parameters of Turning Process in Engineering Machining Operation Using a Geometric Programing Approach. International Journal of Advanced Engineering Research and Technology, 4(11): 335-351Djami, R.J. & Sunaryo. (2014). Metode PCR-TOPSIS untuk optimasi Taguchi Multirespon. Jurnal Statistika, 2(1): 46-55Giyatno (2009). Optimasi Parameter Proses Pemesinan terhadap Keausan Pahat dan Kekasaran Permukaan Benda Hasil Proses CNC Turning dengan Menggunakan Metode Taguchi. Tesis tidak diterbitkan. Semarang: Prodi Teknik Mesin Universitas DiponegoroGupta, M., & Kumar, S. (2013). Multi-Objective Optimization of Cutting Parameters in Turning Using Grey Relation Analysis. International Journal of Industrial Engineering Computations, 4(4): 547-558Mahendra, R.A., Anggara, M.R.A., Kapel, K.E. & Miftahuddin, A.M. (2020). Analisa Efektifitas Uji Kekasaran Permukaan Baja ST 42 dengan Variabel Mekanik Mesin dengan Metode Taguchi. Jurnal JMMME, 1(1): 5-8Nakaminami, M., Tokuma, T., Moriwaki, T., & Nakamoto, K. (2007). Optimal Structure Design Methodology for Compound Multiaxis Machine Tool-I-Analysis of Requirements and Specification. Paper Manufacturing Technology Department. MORI SEIKI CO. LTDPrasetyo, A.B. (2015). Aplikasi Metode Taguchi pada Optimasi Parameter Permesinan terhadap Kekasaran Permukaan dan Keausan Pahat HSS pada Proses Bubut Material ST 37. Mekanika, 13(2): 86-97Pawanr, S., Garg, G.K., & Routroy, S. (2019). Multi-objective optimization of machining parameters to minimize surface roughness and power consumtion using TOPSIS. Procedia 7th CIRP Global Web Conference, 86: 116-120Rochim, T. (1993). Teori dan Teknologi Proses Pemesinan. Bandung: Institut Teknologi BandungSudjana. (1991). Desain dan Analisis Eksperimen. Bandung: Penerbit TarsitoSchey, J.A. (2009). Proses Manufaktur. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Penerbit AndiSriyanto, Faisal, & Parkhan, A. (2015). Pengaruh Geometri Pahat Bubut HSS terhadap Nilai Kekasaran Permukaan dan Keausan Pahat Proses Bubut dengan Metode Taguchi. Jurnal Teknika, 13: 35-46Soejanto, I. (2019). Desain Eksperimen dengan Metode Taguchi. Surabaya: Graha IlmuSunengsih, N., Winarni, S. & Amazaina, T.G. (2017). Kajian Terhadap Metode Taguchi-TOPSIS pada Optimasi Multirespon. Seminar Satistika FMIPA Unpad. Bandung: Universitas PadjajaranSchonmetz, A. & Gruber, K. (2013). Pengetahuan Bahan dalam Pengerjaan Logam. Bandung: Penerbit Angkasa.Sularso & Suga, K. (2013). Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: PT. Pradnya ParamitaTriastuti, W. (2009). Metode Taguchi untuk Optimalisasi Produk pada Rancangan Faktorial. Media Statistika, 2(2): 81-92Wibowo, D.B., Soepangkat, B.O., & Pramujati, B. (2013). Optimasi Gaya Potong, Kekasaran Permukaan, dan Keausan Tepi Pahat pada Proses Bubut Baja S45C dengan Menggunakan Kombinasi Metode Taguchi dan Grey Relation Analysis. Seminar Nasional. Surabaya: Institut Teknologi Surabaya
Pembuatan Trainer AC Split Sebagai Media Praktikum Pada Laboratorium Teknik Pendingin Undiksha Trihartanto, Arif; Gunawan, Ketut
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.42863

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan media praktikum berupa trainer AC split untuk memenuhi kegiatan praktikum teknik pendingin di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Undiksha. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media praktikum yang memiliki kualitas baik dan layak digunakan. Kegiatan diawali dengan perancangan trainer AC yang kemudian diimplementasikan pada mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development (R&D) model pembelajaran Lee & Owens. Sampel penelitian ini menggunakan kelompok kecil dengan jumlah mahasiswa sebanyak 6 orang konsentrasi teknik pendingin. Penilaian media praktikum trainer AC split dilakukan oleh ahli materi, ahli media, serta mahasiswa. Dari validasi dua ahli materi memperoleh skor rata-rata 52,5 atau 87,5%. Validasi ahli dua ahli media memperoleh skor rata-rata 53 atau 88,33%, dan ujicoba mahasiswa memperoleh skor rata-rata 296 atau 89,70% dengan kategori semua skor tersebut adalah sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media praktikum trainer AC split ini dapat diterima oleh mahasiswa dengan kriteria sangat layak untuk digunakan.  Kata kunci: media praktikum; trainer AC split This research is the development of practicum media in the form of a split AC trainer to fulfill refrigeration engineering practicum activities in the Undiksha Mechanical Engineering Education Study Program. The purpose of this research is to produce practicum media that have good quality and are suitable for use. The activity begins with the design of an AC trainer which is then implemented on students. The type of research used is research and development (R&D) Lee & Owens learning model. The sample of this study used a small group with a total of 6 students concentrating on cooling techniques. The assessment of the AC split trainer practicum media was carried out by material experts, media experts, and students. From the validation of two material experts obtained an average score of 52.5 or 87.5%. Expert validation of two media experts obtained an average score of 53 or 88.33%, and student trials obtained an average score of 296 or 89.70% with the category of all scores being very feasible. So it can be concluded that the AC split trainer practicum media can be accepted by students with very feasible criteria for use.Keywords : practicum media; split AC trainerAkbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.Akbar, Taufiq Nuril. (2016). Pengembangan Multimedia Interaktif IPA Berorientasi Guided Inquiry Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas V SDN Kebonsari 3 Malang. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 1 No. 6 Halaman: 1120 – 1126.Al Idrus, S. W., Purwoko, A. A., Hadisaputra, S., & Junaidi, E. (2020). Pengembangan Modul Praktikum Kimia Lingkungan Berbasis Green Chemistry Pada Mata Kuliah Kimia Lngkungan. Jurnal Pijar Mipa, 15(5), 541–547. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i5.2171Bengi, N. I. (2021). Tahapan-Tahapan Dalam Proses Pengembangan Koleksi. Jurnal Adabiya, 23(1), 1–19.Diks, M E. (2002). Pengetahuan Praktis Teknik Pendingin Dan Reparasinya. Jakarta: PT Bumi AksaraElisa, Edi., dkk. (2021). Pengembangan Laboratorium Virtual Kimia Teknik untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Proses Sains Mahasiswa. Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry, 12(2), 55-61. https://doi.org/10.22437/jisic.v12i2.11243Mustabsyirah. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Praktikum Biologi Berbasis Video Pada Materi Sistem Pencernaan Di Kelas XI IPA MAN 2 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. [Skripsi]. Makasar: Universitas Islam Negeri Alauddin.Nursusanto, Usman. (2016). Pengembangan AC Trainer Sebagai Media Pembelajaran Sistem Instalasi Tata Udara Siswa Kelas XI SMK N 1 Magelang. [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.Primayudi, I.B.K.K. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Materi Sistem Kemudi Dan Power Steering Menggunakan Autoplay Media Studio. [Skripsi]. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.Sadiman, Arif S., dkk. (2005). Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatan) : Jakarta: PT Jakarta GravindoSetyawan, Totok. (2020). Pengembangan Alat Peraga Lemari Pendingin Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Perancangan Sistem Refrigerasi. [Skripsi]. Singaraja: Universitas Pendidikan GaneshaSatria, A., & Yuhendri, M. (2021). Analisis Kelengkapan Peralatan Praktek Dasar Listrik Elektronika di SMK. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 02(01), 32–36. http://jpte.ppj.unp.ac.id/index.php/JPTE/article/view/66Simatupang, A. C., & Sitompul, A. F. (2018). Analisis Sarana Dan Prasarana Laboratorium Biologi Dan Pelaksanaan Kegiatan Praktikum Biologi Dalam Mendukung Pembelajaran Biologi Kelas Xi. Jurnal Pelita Pendidikan, 6(2), 109–115. https://doi.org/10.24114/jpp.v6i2.1014Wibawa, I. G. P., Ratnaya, I. G., & Santiyadnya, N. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Air Conditioner ( Ac ) Split Pada Mata Kuliah Teknik Pendingin. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Undiksha, 9(1), 1–9. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jjpte.v9i1.23652
Dukungan Keluarga dan Kesiapan Kerja di Kalangan Siswa SMK di Indonesia: Efek Mediasi dari Wawasan Dunia Kerja Rohman, Mojibur; ., Marji; Sudjimat, Dwi Agus; Sugandi, R Machmud
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.43409

Abstract

Abstrak Kesiapan kerja siswa kejuruan di Indonesia menjadi salah satu isu penting yang terus dibahas. Hal tersebut dikarenakan lulusan pendidikan kejuruan tersebut masih menduduki posisi teratas untuk angka pengangguran dibandingkan tingkat pendidikan yang lain. Rendahnya kesiapan kerja di kalangan siswa dipengaruhi oleh banyak faktor yang perlu diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dukungan keluarga terhadap kesiapan kerja siswa kejuruan yang dimediasi oleh wawasan dunia kerja. Untuk itu 115 siswa dipilih melalui teknik cluster random sampling dari 4 SMK yang ada di Jawa Timur, Indonesia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur skala dukungan keluarga, wawasan dunia kerja dan kesiapan kerja siswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis jalur pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menujukkan bahwa dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui wawasan dunia kerja. Dengan demikian, keterlibatan keluarga harus maksimal dalam memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh siswa. Di sisi lain, sekolah harus mampu menyediakan informasi pekerjaan yang tepat untuk membantu siswa dalam memperluas wawasan mereka tentang dunia kerja.Kata kunci: kesiapan kerja; dukungan keluarga; wawasan dunia kerja; SMK. AbstractJob readiness of vocational students in Indonesia is one of the important issues that continues to be discussed. This is because vocational education graduates still occupy the top position for unemployment rates compared to other levels of education. The low job readiness among students is influenced by many factors that need to be identified. This study aims to empirically examine the effect of family support on vocational students' job readiness mediated by the world of work insight. For this reason, 115 students were selected through a cluster random sampling technique from 4 vocational schools in East Java, Indonesia. Collecting data using a questionnaire to measure the scale of family support, insight into the world of work and student work readiness. Hypothesis testing was carried out by path analysis at a significance level of 0.05. The results of the study show that family support has a significant effect on students' work readiness, both directly and indirectly through insight into the world of work. Thus, family involvement should be maximized in providing the support needed by students. On the other hand, schools must be able to provide appropriate job information to assist students in broadening their horizons about the world of work.Keywords : working readiness; family support; insight into the world of work; SMK.DAFTAR RUJUKANSuswanto, H., Asfani, K., and Wibawa, A.P. (2017). Contribution of teaching performance, learning satisfaction and achievement motivation to students’ competence achievement. Global J. of Engng. Educ., 19, 1, 66-71.Billett, S. (2011). Vocational Education Purposes, Traditions and Prospects. New York: Springer,.Pavlova, M. (2009). Technology And Vocational Education For Sustainable Development : Empowering Individuals for the Future. Queensland: Springer.Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,34 persen (2018), 14 May 2019, https://www.bps.go.id/pressrelease/2018/11/05/1485/agustus-2018--tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-5-34-persen.htmlSasmito, A.P., Kustono, D. & Patmanthara, S. (2015). Kesiapan Memasuki Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) Siswa Paket Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMK. Teknologi dan Kejuruan, 38, 1, 25-40.Caballero, C., Walker, A., & Fuller-Tyszkiewicz, M. (2011). The Work Readiness Scale (WRS): Developing a measure to assess work readiness in college graduates. J. of Teaching and Learning for Graduate Employability, 2, 2, 41-54.Caballero, C., & Walker, A.  (2010). Work readiness in graduate recruitment and selection: A review of current assessment methods. J. of Teaching and Learning for Graduate Employability, 1, 1, 13- 25.Setyawati, R., (2017). Pengaruh Pengalaman Praktik Kerja Industri, Pelaksanaan Bimbingan Kejuruan dan Dukungan Keluarga terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Swasta di Kabupaten Bantul. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2, 1, 36-45.Grant, K.B. & Ray, J.A., (2010). Home, School, and Community Collaboration. United Stae of America: SAGE Publication, Inc.,King, R.B., & McInerney, D.M., (2019). Family-support goals drive engagement and achievement in a collectivist context: Integrating etic and emic approaches in goal research. Contemporary Educational Psychology 58, 338-353.Igberadja, S., (2015). Factors Influencing Performance In Basic Technology Among Secondary School Students of Delta South Senatorial District in Delta State, Nigeria, Journal of Technical Education and Training (JTET), 7, 2, 24-34.Odo, M. I. (2015). Sustaining Occupational Information for Career Choice and Development in Students of Technical Colleges in Enugu State, Nigeria. Journal of Technical Education and Training (JTET), 7, 1, 1-9.Saniter, N., Schnitzlein, D.,D., & Siedler, T. (2019). Occupational Knowledge and Educational Mobility: Evidence from the Introduction of Job Information Centers. Economics of Education Review, 69, 108-124.Feldt, L.S., & Brennan, R.L., (1989). Reliability educational measurement. New York: McMillan Publishing Company.Isarabhakdi, P. & Pewnil, T. (2016). Engagement with family, peers, and Internet use and its effect on mental well-being among high school students in Kanchanaburi Province, Thailand, International Journal of Adolescence and Youth, 21, 1, 15-26.Smitsa, J. & Hosgor, A.G. (2006). Effects of family background characteristics on educational participation in Turkey, International Journal of Educational Development, 26, 545-560.Ismail, M.E., Hashim, S., Hamzah, N., Samad, N.A., Masran, S.M., Mat Daud, K.A., Amin, N.F.M.,, Samsudin, M.A. & Kamarudin, N.Z.S. (2019). Factors that Influence Students’ Learning: An observation on Vocational College students, Journal Of Technical Education And Trainin, 11, 1, 93-99.Ainane, S., Bouabid, A. & Sokkary, W.E. (2019). Factors that influence the high percentage of women enrolled in engineering in the UAE and preparing for careers in the oil and gas industry, Global Journal of Engineering Education., 21, 1, 62-68.
Analisis Tingkat Kelayakan Prototype Kendaraan Electric Ganesha Disabilities (E-GADIS) Komala Dewi, Ida Ayu Putu Indah; Rihendra Dantes, Kadek; Elisa, Edi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.43846

Abstract

Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) adalah sebuah produk kendaraan yang dikembangkan oleh mahasiswa Konsentrasi Otomotif Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Angkatan ke-7 Universitas Pendidikan Ganesha . Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian R2D2. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kuantitatif. Pengujian instrumen  dilakukan berdasarkan penilaian ahli isi dengan menggunakan Aiken yang terdiri 5 ahli, dilakukan uji coba instrumen dengan menggunakan 90 sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas instrumen yang didapatkan hasil validasi isi secara keseluruhan terkategori sangat layak  dan validasi butir lapangan sebesar 0,86 dengan kriteria sangat tinggi dan instrumen keberterimaan sebesar 0,83 dengan kriteria sangat tinggi. Selanjutnya penilaian dari ahli manufaktur sebesar 89% dengan kriteria sangat layak dan ahli desain mendapat 87% dengan kriteria sangat layak, sedangkan uji coba lapangan kelompok kecil mendapat nilai persentase sebesar 90% dengan kriteria sangat praktis, uji coba kelompok besar mendapat nilai persentase sebesar 87,38% dengan kriteria sangat praktis. Hasil dari uji keberterimaan mendapat nilai persentase sebesar 87,57% dengan kriteria sangat praktis, sehingga kendaraan Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) dapat dikatakan layak berdasarkan hasil dari pengujian tingkat kelayakan dan dapat dilakukan penelitian lanjutan sebagai bentuk penyempurnaan dari produk Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) oleh peneliti selanjutnya. Kata kunci : instrumen; tingkat kelayakan; tingkat keberterimaan; microsoft excel; Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis).Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) is a vehicle product developed by students of the Automotive Concentration Study Program of the 7th Generation Mechanical Engineering Education University of Ganesha Education. The type of research conducted is Research and Development (R&D) using the R2D2 research model. The analytical method used in this research is descriptive quantitative analysis method. Instrument testing was carried out based on the assessment of content experts using Aiken which consisted of 5 experts, the instrument was tested using 50 samples. Based on the results of the study, it shows that the quality of the instrument obtained from the content validation results is categorized as very feasible and the field item validation is 0.86 with very high criteria and the acceptance of the instrument is 0.83 with the highest criteria. Furthermore,  the assessment from manufacturing experts was 89% with the lowest descent criteria and design experts got 87% with very feasible criteria, while small group field trials got a percentage value of 90% with very partical criteria, large group trials got a percentage value of 87, 38% with very practical criteria. The results of the acceptan test got a percentage value of 87.57% with very practical criteria, so that the Ganesha Disabilities electric vehicle (E-Gadis) can be said to be feasible based on the results of the feasibility level test and further research can be carried out as a form of refinement of the Ganesha Disabilities electric product. (E-Gadis) by the next researcher. Keywords: instrument; feasibility level; acceptability level; microsoft excel; Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis).DAFTAR PUSTAKAAiken, L. (1985). Three Coeffcient for Analyzing The Reliability and Validity of Ratings. Education and Psychological Measurement.Anastasi, A., Urbina, U. (1997). Psychological Testing. New Jersey Prentice-Hall.Inc.Azwar, S. (2012). Reabilitas dan Validitas (Edisi 4). Pustaka Belajar.Candiasa. (2004). Analisis Butir Disertai Aplikasi dengan ITEMAN, BIGSTEP dan SPPS. In Buku penunjang mata kuliah psikometri. Unit Penerbitan IKIP Negeri. https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=8af7Ny4AAAAJ&citation_for_view=8af7Ny4AAAAJ:1qzjygNMrQYCDantes, K. R. (2004). Analisa Stabilitas Arah Belok Kendaraan Tossa Hercules [Institut Teknologi Sepuluh Nopember]. http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100004020800/11088 Sastrawan, D., G., O.,  Elisa, E., & Rihendra Dantes, K. (2021). Analisis dan Optimalisasi Aliran Fluida pada Prototype Kendaraan Ganesha Surface Water dengan Menggunakan Software Solidworks Fluid Flow Analysis And Optimization Of The Prototype Ganesha Vehicle Surface Water Using Solidworks Software. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 9(1). https://doi.org/10.23887/jptm.v9i1.33122 Jurusan, P. :, Elektro, T., Halu, U., Kendari, O., Tenggara, S., & Putra, H. (n.d.). Perancangan Sepeda Listrik Dengan Menggunakan Motor DC Seri. http://ojs.uho.ac.id/index.php/jfe/ Kemkominfo. (2017). Rata-rata Tiga Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Kecelakaan Jalan. https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/10368/rata-rata-tiga-orang-meninggal-setiap-jam-akibat-kecelakaan-jalan/0/artikel_gpr Lestari, E. Y., Slamet, S., & Noorochmat, I. (2017). Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on the Rights of Persons With Disabillities (Cprd) Dalam Bidang Pendidikan. Integralistik, 1, 1–9. Logho, A. (2018). Motor Listrik. 6. http://repository.untag-sby.ac.id/2554/4/Bab II.pdf Pattiapon, D. R., Rikumahu, J. J., & Jamlaay, M. (2019). Penggunaan Motor Sinkron Tiga Phasa Tipe Salient Pole Sebagai Generator Sinkron. Jurnal Simetrik, 9(2), 197. https://doi.org/10.31959/js.v9i2.386 Prasetyo, E. (2008). Perancangan Sistem Kemudi Pada Kendaraan Roda Tiga. Mekanikal Teknis Mesin S-1 FTUP, Vol 4 No 1. http://teknik.univpancasila.ac.id/mesin/jurnal-mekanikal/index.php/12345/article/view/253 Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif. Dan R&D. Alfabeta. Willis.J. (1995). A recursive, reflective Instructional design model based on constructivist-interpretivist theory. Educational Technology Publications, Inc., 35(6),523. https://www.jstor.org/stable/44428302?seq=1&cid=pdfreference#references_tab_contents Wiratmaja. (2020). Kajian Peluang Pemanfaatan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Utama Kendaraan Masa Depan Di Indonesia. 8(1), 1–8. https://doi.org/10.23887/jptm.v8i1.27298
Optimalisasi Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium Manufaktur Gunawan, Ketut
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.44104

Abstract

Kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan mahasiswa di laboratorium manufaktur sering mengabaikan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Hal ini bisa diamati dari kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) ketika beraktifitas di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran mahasiswa untuk menerapkan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3) ketika melakukan praktikum maupun ketika melakukan penelitian di laboratorium. Tujuan selanjutnya adalah memberikan solusi yang terbaik untuk dapat meningkatkan pemahaman dan mengoptimalkan pelaksanaan K3 sehingga dapat memperkecil resiko kecelakaan kerja ketika berada di laboratorium.Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan langsung di lapangan disertai dokumentasi, dan wawancara melalui pengisian kuesioner online sehingga diperoleh informasi yang obyektif tentang keadaan yang sebenarnya.Dari hasil pengamatan langsung dan wawancara diketahui bahwa mahasiswa sering melakukan pelanggaran sikap dan perilaku ketika beraktifitas di laboratorium, kurangnya petunjuk mengenai K3 dan juga mahasiswa malas menggunakan APD. Setelah mengetahui hasil – hasil temuan di lapangan kemudian dilakukan langkah – langkah penyusunan solusinya yaitu melalui pembuatan poster K3, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan penyediaan APD yang memadai. Dengan solusi yang dilakukan tersebut diharapkan mampu mengubah perilaku mahasiswa ketika beraktifitas di laboratorium yaitu selalu menerapkan prinsip – prinsip K3 ketika sedang praktikum maupun melakukan penelitian di laboratorium. Kata kunci: Alat Pelindung Diri (APD), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),  Laboratorium manufaktur , Standar Operasional Prosedur (SOP)
Peningkatan Kemampuan Kompetensi Guru Adaptif Melalui Program Keahlian Ganda Di Sekolah Menengah Kejuruan Widayana, Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.44161

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan guru setelah mendapat program keahlian ganda yang merubah statusnya dari guru adaptif  menjadi guru produktif .  Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif kualitatif, yaitu mengambarkan tingkat kemampuan guru  dalam mengajar bidang keahlian baru yang didapat setelah mengikuti Program Keahlian Ganda. Subyek penelitian ini adalah guru yang sudah mengikuti dan sudah lulus Program Keahlian Ganda. Sedangkan objek yang diteliti berada di SMKN I Tampaksiring kabupaten Gianyar Bali. Populasi penelitian adalah guru yang sudah mengikuti PKG dan siswa bidang keahlian yang diajarkan oleh guru tersebut. Data dalam penelitian ini data akan dikumpulkan melalui interview mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen. Dari penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan guru dilihat dari persiapan guru sebelum mengajar  adalah dapat menguasai materi pembelajaran , mampu memanfaatkan sumber belajar dalam pembelajaran, dan mampu memberikan gambaran manfaat pembelajaran. Untuk pelaksanaan guru  keahlian ganda dalam mengajar  memiliki kemampuan dalam menjelaskan materi pembelajaran dari awal sampai akhir. Sedangkan evaluasi hasil analisis kemampuan guru keahlian ganda adalah pertama dengan adanya program keahlian ganda dapat meningkatkan kompetensi keahlian guru dan kedua adanya forum komunikasi antar guru saling berbagi pengalaman dan ilmu. Dalam hal ini tanggapan siswa sangat positif dan antusias dalam pembelajaran di kelas sehingga dapat memahami dan mengerti dengan apa yang diajarkan guru.Kata kunci : guru adapti,guru produktif, keahlian ganda.  The purpose of this study was to determine the ability of teachers after receiving a dual expertise program that changed their status from adaptive teachers to productive teachers. The research approach used in this research is descriptive qualitative, which describes the level of teacher ability in teaching new areas of expertise obtained after participating in the Multiple Skills Program. The subjects of this research are teachers who have attended and have passed the Multiple Expertise Program. While the object under study is at SMKN I Tampaksiring, Gianyar Regency, Bali. The research population is teachers who have participated in PKG and students in the areas of expertise taught by the teacher. The data in this study will be collected through in-depth interviews, class observations, and document studies. From the research conducted, it can be concluded that the teacher's ability seen from the preparation of the teacher before teaching is able to master the learning material, be able to utilize learning resources in learning, and be able to provide an overview of the benefits of learning. For the implementation of dual expertise in teaching teachers have the ability to explain learning material from beginning to end. While the evaluation of the results of the analysis of the ability of dual expertise teachers is firstly the existence of a dual expertise program can improve the competence of teacher skills and secondly there is a communication forum between teachers to share experiences and knowledge. In this case, the students' responses were very positive and enthusiastic in learning in class so that they could understand and understand what the teacher taught. Keywords: adaptive teacher, productive teacher, multiple skills.DAFTAR PUSTAKAAggarwal, P. (2014). Teacher ’ Competencies As Identified By NCTE. 1(6), 252–253.Avidov-Ungar, O., & Forkosh-Baruch, A. (2018). Professional identity of teacher educators in the digital era in light of demands of pedagogical innovation. Teaching and Teacher Education, 73, 183–191. https://doi.org/10.1016/j.tate.2018.03.017Baitullah, M. J. A., & Wagiran, W. (2019). Cooperation between vocational high schools and world of work: A case study at SMK Taman Karya Madya Tamansiswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(3), 280–293. https://doi.org/10.21831/jpv.v9i3.27719Bunker, D. H. (2012). Teachers’ Orientation To Teaching And Their Perceived Readiness For 21st Century Learners.Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2016). Salinan Inpres Nomer 9 Tahun 2016.pdf.Shernoff, D. J., Sinha, S., Bressler, D. M., & Ginsburg, L. (2017). Assessing teacher education and professional development needs for the implementation of integrated approaches to STEM education. International Journal of STEM Education, 4(1), 13. https://doi.org/10.1186/s40594-017-0068-1Sulisworo, D. (2016). The Contribution of the Education System Quality to Improve the Nation’s Competitiveness of Indonesia. Journal of Education and Learning, 10(2), 127–138. https://doi.org/10.11591/edulearn.v10i2.3468Tanang, H., & Abu, B. (2014). Teacher Professionalism and Professional Development Practices in South Sulawesi, Indonesia. Journal of Curriculum and Teaching, 3(2), 25–42. https://doi.org/10.5430/jct.v3n2p25Team, K. (2017). PROGRAM SERTIFIKASI PENDIDIK DAN SERTIFIKASI KEAHLIAN BAGI GURU SMK/SMA (KEAHLIAN GANDA) (Vol. 1). Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.
Analisa Keausan Kampas Rem Sepeda Motor Berbahan Komposit Serbuk Tempurung Buah Maja Fuad, Muhammad Taufik Nur; Yudiono, Heri
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.44431

Abstract

Pemanfaatan serbuk tempurung buah maja terbilang masih belum maksimal. Kampas rem komposit saat ini banyak dikembangkan karena sifatnya yang ramah lingkungan dan tahan panas dibandingkan kampas rem non asbestos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fraksi volume serbuk tempurung buah maja terhadap keausan komposit bermatrik epoxy sebagai material alternatif kampas rem sepeda motor. Desain penelitian ini menggunakan true experimental design dengan tipe posttest-only design, terdapat kelompok eksperimen (komposit) dan kelompok kontrol (kampas rem merk Indoparts). Hasil penelitian menunjukkan nilai yang paling optimal terdapat pada volume 30% dengan nilai keausan 2,008 x 10-6 mm2/kg. Hal itu menunjukkan semakin banyak volume serbuk, maka kekuatan komposit akan meningkat. Nilai tersebut yang paling mendekati dengan nilai kampas rem sepeda motor merk Indoparts. Maka dari itu, komposit serbuk tempurung buah maja dapat direkomendasikan sebagai material alternatif kampas rem sepeda motor.Kata kunci: fraksi volume; keausan; kampas rem; serbuk tempurung buah maja.The utilization of wood apple shell particles is not optimal yet. Composite brake pads are currently being developed because they are eco-friendly and heat resistant compared to non-asbestos brake pads. This research attempt to analyze the volume fraction of Buah maja shell particles on the measure of wear from epoxy matrix composites as an alternative material for motorcycle brake pads. The design of this research uses a true experimental design with a posttest-only design type, there is an experimental group (composite) and a control group (Indoparts brand brake pads). The results show the most optimal measure is found in volume 30% with a hardness measure of wear 2,008 x 10-6 mm2/kg. It shows that the more particles volume, the composite strength will increase. This measure is closest to the measure of the Indoparts motorcycle brake pads. Therefore, wood apple shell particles composite can be recommended as an alternative material for motorcycle brake pads.  Keywords : Buah maja shell particles ; Brake pads; Volume fraction; Wear.  DAFTAR RUJUKAN Ademoh, N. A., & Olabisi, A. I. (2015). Development and evaluation of maize husks (asbestos-free) based brake pad. Development, 5(2), 67-80.Afolabi, M., Abubakre, O. K., Lawal, S. A., & Raji, A. (2015). Experimental investigation of palm kernel shell and cow bone reinforced polymer composites for brake pad production. International Journal of Chemistry and Materials Research, 3(2), 27-40.Atmika, I. K. A., Subagia, I. D. G. A., Surata, I. W., & Sutantra, I. N. (2019, June). Hardness and wear rate of basalt/alumina/shellfish powder reinforced phenolic resin matrix hybrid composite brake lining pads. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 539(1), 012012.Elanchezhian, C., Ramnath, B. V., Ramakrishnan, G., Rajendrakumar, M., Naveenkumar, V., & Saravanakumar, M. K. (2018). Review on mechanical properties of natural fiber composites. Materials Today: Proceedings, 5(1), 1785-1790.Gbadeyan, O. J., Kanny, K., & Mohan, T. P. (2017). Influence of the multi-walled carbon nanotube and short carbon fibre composition on tribological properties of epoxy composites. Tribology-Materials, Surfaces & Interfaces, 11(2), 59-65.Kiran, Z. S., Babu, V. S., & Shekar, K. S. (2019). Study of the microhardness and erosive wear behavior of organo-modified nanoclay filled glass-epoxy composites and optimization. Journal of Mechanical Engineering and Sciences, 13(2), 4794-4815.Liao, Z., Hua, N., Chen, W., Huang, Y., & Zhang, T. (2018). Correlations between the wear resistance and properties of bulk metallic glasses. Intermetallics, 93, 290-298.Maleque, M. A., Atiqah, A., Talib, R. J., & Zahurin, H. (2012). New natural fibre reinforced aluminium composite for automotive brake pad. International journal of mechanical and materials engineering, 7(2), 166-170.Prasad, L., Singh, G., & Pokhriyal, M. (2018). A comparative study on physical and mechanical behaviour of functionally graded composite materials reinforced with natural fillers. Materials Today: Proceedings, 5(9), 16990-16994.Sahari, J., Sapuan, S. M., Zainudin, E. S., & Maleque, M. A. (2013). Mechanical and thermal properties of environmentally friendly composites derived from sugar palm tree. Materials & Design, 49, 285-289.Sastry, M. N. P., Devi, K. D., & Bandhu, D. (2016). Characterization of Aegle Marmelos fiber reinforced composite. International Journal of Engineering Research, 5(SP 2), 345-349.Sathish, S., Kumaresan, K., Prabhu, L., & Gokulkumar, S. (2018). Experimental investigation of mechanical and FTIR analysis of flax fiber/epoxy composites incorporating SiC, Al2O3 and graphite. Revista Romana De Materiale, 48(4), 476.Satikbaša, K., Selvakumar, A. S., Sal, B., & Surja, R. B. (2019). Effect of steel family fibers on friction and stiction behavior of brake pads. FME Transactions, 47(4), 856-864.Shakuntala, O., Raghavendra, G., & Acharya, S. K. (2018). Characterization of Wood Apple Shell Particles. In Conference Proceedings of the Second International Conference on Recent Advances in Bioenergy Research. Springer, 139-146.Shinde, D., & Mistry, K. N. (2017). Asbestos base and asbestos free brake lining materials: Comparative study. World Scientific News, 61(2), 192-198.Soenoko, R., Suprapto, W., & Irawan, Y. S. (2020). Characterization of aluminium matrix composite of Al-ZnSiFeCuMg alloy reinforced with silica sand tailings particles. Journal of Mechanical Engineering and Sciences, 14(3), 7094-7108.