cover
Contact Name
Vega Fonsula Andromeda
Contact Email
p3m@pip-semarang.ac.id
Phone
+62 82134681833
Journal Mail Official
p3m@pip-semarang.ac.id
Editorial Address
Jl. Singosari 2A Semarang 50242
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Dinamika Bahari: Journal of Maritime Dynamic
ISSN : 20873050     EISSN : 27220621     DOI : https://doi.org/10.46484/db.v1i1
Dinamika Bahari merupakan jurnal berkala bidang nautika, teknika dan tata laksana angkutan laut dan kepelabuhanan yang dimiliki Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang yang terbit 2 kali setahun, yaitu pada bulan Mei dan Oktober. Dinamika Bahari memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dosen, pengajar, taruna, peneliti serta akademisi di bidang transportasi laut. Dinamika Bahari terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mempelajari hasil-hasil penelitian para dosen atau penulis lainnya. Masyarakat juga bisa bergabung menjadi penulis (sebagai akademisi), atau menjadi reviewers sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing yang dibutuhkan oleh jurnal ini.
Articles 158 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN PELAYARAN PERINTIS DENGAN ANALISA SWOT MENUJU PENGUATAN PROGRAM TOL LAUT DAN INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM Willem Thobias Fofid
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.23 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kebijakan yang dapatdiimplementasikan untuk pengembangan pelayaran perintis Dermaga APO di pelabuhanJayapura adalam rangka meningkatkan kinerja pelabuhan menuju penguatan program tollaut. Dermaga Apo sebagai pelayaran perintis pelabuhan Jayapura memiliki kelemahankelemahanyang telah diidentifikasi secara observasi dan studi data primer. KelemahankelemahanPelayaran Perintis ini berakibat pada disparitas harga untuk provinsi Papuasebagaimana fungsi pelabuhan sebagai fungsi logistik. Berdasarkan hasil analisis SWOTdisimpulkan bahwa kinerja Dermaga Apo sebagai Pelayaran Perintis Pelabuhan Jayapuraberada pada kuadan I dengan posisi (0,83; 1,44). Strategi yang digunakan PelayaranPerintis pelabuhan Jayapura guna mengembangkan pelayaran perintis agar lebih efisiensesuai fungsinya adalah adalah strategi SO (strength-opportunity). Strategi SO tersebut yaitupenguatan fungsi pelayaran perintis sebagai pendukung pengembanagn pusat kegiatanekonomi dan pendukung pemerintah dalam MP3EI, pengembangan sarana dan prasaranapelabuhan perintis agar dapat menunjang segala aktivitas dan efisiensi pelabuhan,pengembangan wilayah hinterland untuk memaksimalkan fungsi pelayaran perintis yangsibuk dan padat.
ANALISIS KEMAMPUAN DAN MOTIVASI UNTUK MENDUKUNG KINERJA INSTRUKTUR NAUTIKA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (BP2IP) BAROMBONG Fajar Transelasi; Najmi Kamariah; Frida Chairunisa
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.614 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.98

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan danmotivasi untuk mendukung kinerja instruktur nautika Balai Pendidikan dan Pelatihan IlmuPelayaran Barombong dari aspek pendekatan sumber, pendekatan proses dan pendekatansasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode rancangandeskriptif dengan jumlah informan sebanyak 6 orang yang dianggap mengetahui tentangkemampuan dan motivasi instruktur nautika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dariaspek pendekatan sumber untuk indikator kemampua dalam pembuatan bahan ajar/modulsudah efektif dengan pelatihan workshop, keterampilan instruktur nautika meningkat setelahdilakukan diklat khusus dan diklat profesi kepelautan. Aspek pendekatan proses sudah sesuaidengan standar dimana peserta diklat dapat menerima ilmu yang diberikan oleh instrukturdengan baik, dan pendekatan sasaran terciptanya output yang dapat memenuhi kebutuhantenaga pelaut untuk kapal-kapal niaga baik nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pimpinan untuk lebih meningkatkankemampuan instruktur nautika dari segi pengetahuan, keterampilan dan sikap/prilakudengan cara memberikan kesempatan kepada instruktur nautika untuk mengikuti pendidikandan pelatihan, workshop, seminar, bimtek dan pendidikan lainnya yang berhubungan dengantugas pokok instruktur nautika. Serta disarankan kepada pimpinan untuk lebih meningkatkanmotivasi instruktur nautika, baik motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik diantaranyapemberian insentif, lingkungan kerja yang nyaman dan memberikan pengakuan terhadaphasil pekerjaannya.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT KESELAMATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT GUNA MENUNJANG PROSES BONGKAR MUAT DI PELABUHAN SEMEN INDONESIA TUBAN Erika Dyah Savitri; Andy Wahyu Hermanto
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.802 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.99

Abstract

Bongkar muat adalah salah satu aktivitas penting di pelabuhan. Bahkan, ada banyakkegiatan pelabuhan seperti bongkar muat, cargodoring, penerimaan atau pengiriman.Pelabuhan Semen Indonesia Tuban adalah spesialis dalam bongkar muat semen. Masalahyang dihadapi oleh Pelabuhan Semen Indonesia Tuban adalah tidak optimalnya penggunaanperalatan keselamatan. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanamenggunakan peralatan keselamatan bagi karyawan bongkar muat, dampak kurang optimalpenggunaan peralatan keselamatan dan upaya Pelabuhan Semen Indonesia untukmengoptimalkan penggunaan peralatan keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan objek.Metode ini digunakan untuk mendapatkan semua deskripsi jelas tentang menggunakanperalatan keselamatan bagi karyawan bongkar muat di Pelabuhan Semen Indonesia Tuban.Untuk menentukan prioritas masalah dalam penyelesaiannya, penulis menggunakan metodependekatan seperti fishbone analysis dan fault tree analysis. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan peralatan keselamatan bagi karyawanbongkar muat dalam rangka mendukung proses pemuatan bongkar muat di PelabuhanSemen Indonesia Tuban tidak optimal. Masih ditemukan karyawan bongkar muat tidakmemakai peralatan keselamatan. Efek yang kurang optimal menggunakan peralatankeselamatan itu berarti tidak terjamin kesehatan dan keselamatan karyawan, meningkatkanrisiko kecelakaan kerja, kehilangan penghasilan karyawan, mengubah jadwal bongkar muatdi pelabuhan, perlahan-lahan pada proses penggantian karyawan baru, dan menghambatproses produksi semen di pelabuhan. Upaya yang harus dilakukan adalah melakukankoordinasi dan komunikasi terkait pekerjaan karyawan dalam bongkar muat, mengingatperaturan dalam menggunakan peralatan keselamatan, melakukan praktik tentang peralatankesehatan dan keselamatan, dan mengadakan rapat keselamatan untuk karyawan bongkarmuat.
ANALISIS PENGARUH FINANCIAL LITERACY TERHADAP MATERIALISME DAN PERILAKU MEMBELANJAKAN UANG (STUDI PADA TARUNA POLITEKNIK ILMU PELAYARAN (PIP) SEMARANG) Desi Aryani
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.491 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.100

Abstract

Penelitian mengenai pembelian kompulsif merupakan tema yang masih menarik untukditeliti karena masih adanya perbedaan hasil-hasil penelitian terdahulu (research gap)mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi. Mengacu pada temuan mengenai hasil-hasilpenelitian terdahulu mendorong peneliti untuk merumuskan pertanyaan penelitian mengenai“Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pembelian kompulsif?”. Model penelitian yang dikembangkan dalam studi ini meliputi tiga variabel penelitian,yaitu financial literacy, materialisme dan perilaku pembelian kompulsif. Studi ini dilakukankepada 160 Taruna Tingkat III Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang melaluiwawancara dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh, dianalisis denganmenggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa hanya financial literacy yang secarastatistik terbukti berpengaruh terhadap materialisme. Sedangkan materialisme dan financialliteracy tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian kompulsif.
ANALISA PENAMBAHAN BERAT SIMULATOR TERHADAP STABILITAS KAPAL LATIH BUNG TOMO Rudy Sugiharto; Daviq Wiratno
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.865 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.101

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penambahan simulator pada KL.Bung Tomo terhadap stabilitas kapal dan juga keselamatan kapal. Metode penelitian yangdilakukan yaitu metode proaktif dimana metode tersebut merupakan analisa yang dilakukansebelum hal tersebut dilaksanakan.Setelah melakukan pengumpulan data kemudianmenganalisa diperoleh Penambahan simulator pada KL Bung Tomo seberat 2 ton yangdiletakkan pada belakang wheel house akan menghasilkan nilai LCG = 25,95 dan KG =3,697.Yang artinya, penambahan simulator tersebut masih dapat dilakukan dan kapal masihdalam kondisi aman dilihat dari segi stabilitas dan IMO regulation.
TERLEPASNYA JANGKAR KIRI PADA SAAT BERLABUH JANGKAR DI ANCHORAGE AREA PELABUHAN TANJUNG INTAN CILACAP Priyangga Aji Nugroho; Moh. Aziz Rohman; Nur Rohmah
Dinamika Bahari Vol 9 No 2 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.689 KB) | DOI: 10.46484/db.v9i2.102

Abstract

Jangkar kiri MV. DK 01 terlepas pada saat berlabuh jangkar di anchorage areaPelabuhan Tanjung Intan Cilacap sehingga perlu diketahui faktor-faktor yang menyebabkanterlepasnya jangkar kiri pada saat berlabuh jangkar dan upaya yang perlu dilakukan setelahterlepasnya jangkar kiri pada saat open brake tersebut agar proses berlabuh jangkar dapatdilaksanakan dengan baik. Metode yang digunakan adalah fishbone analysis untuk mencari faktor-faktorpermasalahan dan USG analysis untuk menghasilkan perioritas masalah. Faktor-faktorpenyebab yaitu kurangnya kesadaran crew kapal akan pentingnya proses berlabuh jangkar,pemilihan metode berlabuh jangkar yang kurang efektif, kurangnya perawatan danpengecekan windlass, kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Upaya yang perlu dilakukan adalah Second Officer langsung memplotting posisi jangkarkiri yang terjatuh untuk menghindari jangkar kiri tersebut hilang dan Nahkoda sebagaipemimpin kapal langsung mengambil kebijakan untuk menggunakan jangkar kanan denganmetode walk back ship anchoring method dimana jangkar kanan diturunkan dengan hati-hatimenggunakan rem untuk menghindari kejadian yang sama.
OPTIMALISASI PENGAWASAN BUNKER BAHAN BAKAR KAPAL TNI-AL UNTUK MENGURANGI TERJADINYA OIL SPIL DI DERMAGA KOARMADA OLEH PT. PERTAMINA TRANS KONTINENTAL CABANG SURABAYA Andy Wahyu Hermanto; Jevri Eko Satria
Dinamika Bahari Vol 10 No 1 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.518 KB) | DOI: 10.46484/db.v10i1.114

Abstract

ABSTRACT Refueling activities (bunkers) is a filling activity fuel is done routinely before the ship is ready to sail, but in tandem Over time the bunker activity also brought new problems such as the oil incident spill that occurs at the Koarmada pier. Potential problems that occur causing the oil spill to be very high. The objectives of this study are 1). For find out about bunker surveillance activities at the Koarmada pier, 2). Knowing the factors that cause oil spills and 3). The efforts made by PT. Pertamina Trans Continental Surabaya branch to reduce the occurrence of oil spills. The research method used is 1). Descriptive qualitative by describing in detail the implementation of bunker supervision at the Koarmada pier. Collection Data is done by interview, observation, literature study and documentation in the form of photographs of the implementation of bunker supervision. From the results of the study it can be seen that 1). Supervision activities at the Koarmada pier are still not optimal. 2). Factors which are causing oil spills include education factors, knowledge factors, and factors equipment that is not feasible. Based on the research results, PT. Pertamina Trans Continental does 3). Efforts to reduce the occurrence of oil spills with more pay attention to the educational background in recruiting bunker workers, giving training and outreach to the supervisory team, giving strict sanctions to bunker workers if the bunker is implemented not according to procedures, update bunker equipment that is not feasible to use, do a thorough supervision, and do good communication and coordination and cooperation in supervision bunker activity
ANALISIS PENERBITAN LAPORAN SURVEYOR PADA EKSPOR KONDENSAT MT. NEW ADVANCE DI HUSKY AREA MADURA STRAIT MARINE TERMINAL Nur Rohmah; Darul Prayogo; Diyan Pratiwi
Dinamika Bahari Vol 10 No 1 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.744 KB) | DOI: 10.46484/db.v10i1.118

Abstract

ABSTRACT Husky-CNOOC Company Madura Limited (HCML) is a representative of the Government of the Republic of Indonesia to carry out oil and gas exploration and exploitation activities including condensate in the Madura Strait Block. Condensate will be distributed to domestic and foreign buyers. The factor influencing the smooth export in HCML is the completeness of the Goods Export Notification (PEB) documents in the form of a surveyor (LS) report. If LST does not issue, the company's quota will not be fulfilled as planned. This study aims to determine the flow, constraints, and efforts made in issuing survey reports on MT condensate exports. New Advance in the Husky Area Madura Strait Marine Terminal. The writer uses a qualitative descriptive method by explaining the data in detail based on the facts. For data collection methods, the authors make observations, interviews, documentation, and literature studies. To publish surveyor reports there are several stages that must be carried out along with the completeness of supporting documents such as Export Approval Letter (SPE). In the conduct of MT condensate exports. New Advance found obstacles in the issuance of surveyors because SPE had expired and bad weather at Madura Strait Marine Terminal. Efforts were made to overcome this by meeting with relevant parties such as INSW (Indonesian National Single Window), Ministry of Trade, SKK Migas, and Central Customs and Excise , check SPE documents regularly and establish good communication between parties
PENINGKATAN KERJA PADA AIR CONDITIONER DALAM MENJAGA SUHU RUANG AKOMODASI DI MV. GLOVIS DAYLIGHT Rizqi Aditya Pratama; Dwi Prasetyo
Dinamika Bahari Vol 10 No 1 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.589 KB) | DOI: 10.46484/db.v10i1.119

Abstract

ABSTRACT Cooling machine is one of the auxiliary machineries that works to produce temperatures or cold temperatures to cool the room above the ship and provide a sense of comfort on the crew of the ship. The method used in this study is a qualitative method with the approach of the Fishbone Analysis method, finding the main causes of less optimal Air Conditioner work, finding the impact less optimal work of Air Conditioners as well as combining it with the Fault Tree Analysis method to find the effort of the most basic problems (Basic Event). The results of this study found the main factors that lead to less optimal work of Air Conditioner namely the occurrence of sedimentation on condensor pipes so that it disrupts the condensation process. This is caused by the dirty LTCooler. The impact that occurred was the crew felt uncomfortable when being in one room, resulting in considerable losses both internal and external impacts. Then the efforts made are maintenance of machinery in accordance with the System Maintenance Plan and water testing on LT Cooler
STRATEGI MENGATASI TERGANGGUNYA PENGOPERASIAN STEERING GEAR DI KAPAL SV. SWISSCO SAMSON Tony Santiko
Dinamika Bahari Vol 10 No 1 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.519 KB) | DOI: 10.46484/db.v10i1.120

Abstract

ABSTRACTThe aircraft streeing gear is one of the auxiliary machineries that functions forchange and determine the direction of motion of the ship, both straight and turn the ship, to the left (portside) and to the right (starboard side), by moving the rudder (steering wheel). MethodThe research used in this study is a quantitative method. Data analysis techniqueusing the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method by determining priority levelsIssues use a scale of numbers in order to get an effective and effective issue resolution withmaintain the performance of Steering Gear in SV. SWISSCO SAMSON then do maintenanceand repairs as desired. Based on the results of research that has been done by researchers,steering gear does not work optimally, caused by not operating the system value properly,there are several bolts or connections (connectors) to the pipe that loosens, the quality and type of oilimproper hydraulic applications, damage to seals and o-rings. Decreased pump performancehydraulics, caused by leakage of pipe joints, damage to valves, loss of qualityhydraulic oil, dirty or clogged filters and leaks in hydraulic cylinders. To overcomethese factors can be done by regularly checking the electric-hydraulicsteering gear, checking the pump, checking the pipe leading to the pumphydraulics, hydraulic pump valves, hydraulic oil quality checking

Page 7 of 16 | Total Record : 158