cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 732 Documents
Model Video Pembelajaran IPA Pada Kelas IV Wanda Wahyu Melani; M. Tahir; Baiq Niswatul Khair
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1609

Abstract

This research is a descriptive research which aims to describe the science learning video model in class IV and the steps for using the science learning video model. Educational media are used in the context of communication and interaction between teachers and students in the learning process, 1) story learning videos, 2) news learning videos, 3) presentation learning videos, 4) documentary learning videos. Based on the results of previous research in grade IV at SDN 19 Cakranegara, it was found that teachers at SDN 19 Cakranegara had used learning videos when delivering subject matter. Based on the results of interviews and observations that have been made, it is applied in order to create a more active learning atmosphere and train students to understand science lessons well and can apply them in everyday life, meaning that here it is very helpful in conveying practical problem material and also students quickly understand science lessons. Then the steps, 1) preparation of the learning video, preparing and adjusting the material to be delivered, 2) implementing the media, first arranging the seats, and delivering the material, then being ordered to do the task, 3) ending the learning video by giving assignments according to what that had been studied at that time. In learning science at SDN 19 Cakranegara, not every meeting uses the media, depending on the subject matter. Students are very active in following ongoing lessons, because students themselves do not feel bored because they only use books as media, besides that student get additional insight about the subject matter. Teaching and learning activities at SDN 19 Cakranegara are innovatively designed so that the data achieve the desired goals. The teaching and learning process is not only carried out using the classical system but has implemented independent learning and can solve its own problems from various problems encountered in learning.
Meningkatka Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Materi Dinamika Kelompok Sosial melalui Penerapan Model Make A Match Suprapti Suprapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v3i2.1613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tentang materi Dinamika Kelompok Sosial dengan menggunakan model Make A Match pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan dua siklus dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar yang semula 68,06% menjadi 91,61%. Sedangkan ketuntasan siswa meningkat dari 22,58% menjadi 100%.
Masalah Guru Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran di Kelas Tinggi Fatia Randika; I Nyoman Karma; Moh. Irawan Zain
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1654

Abstract

Pendidik memiliki peranan penting dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, untuk melaksanakan pembelajaran yang berkualitas, salah satu tugas Pendidik adalah menyusun perangkat pembelajaran secara optimal. Perangkat pembelajaran yang disusun oleh Pendidik berfungsi untuk memudahkan Pendidik dalam melaksanakan atau mengelola pembelajaran yang ada di kelas, supaya pembelajaran berlangsung secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan masalah yang dialami Pendidik kelas tinggi dalam menyusun perangkat pembelajaran di SDN 4 Praya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menyusun perangkat pembelajaran daring Pendidik masih mengalami masalah atau kesulitan. Masalah tersebut, yaitu (1) menyusun skenario pembelajaran yaitu 93,33%; (2) perumusan penilaian pembelajaran yaitu 80%; (3) pembuatan media pembelajaran yaitu 60%; (4) membuat LKPD yaitu 53,33%; dan (5) menyusun materi pembelajaran yaitu 33%. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut: kesulitan yang dialami Pendidik kelas tinggi dalam perumusan penilaian pembelajaran yaitu kesulitan menyusun penilaian sikap dengan tiknik jurnal, menyusun kisi-kisi tes tulis, menyusun penilaian keterampilan dengan teknik unjuk kerja, proyek dan produk. Pada penyusunan skenario pembelajaran ditemukan kesulitan dalam menyesuaikan langkah-langkah kegiatan pada kegiatan awal, inti, dan akhir pembelajaran. Pada pembuatan lembar kerja peserta didik ditemukan kesulitan menyesuaikan lembar kerja peserta didik dengan tujuan, media, dan penilaian. Pada menyusun materi ditemukan kesulitan menyesesuaian antara materi dengan tujuan, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, media, dan metode. Dan pada pembuatan media ditemukan kesulitan menyesuaikan media dengan tujuan, materi, kegiatan inti, dan lembar kerja peserta didik.
Pengembangan Buku Cerita Rakyat Sumbawa: “Lalu Dia Lala Jinis” Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sunia Tri Putri; Moh. Irawan Zain; Safruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1665

Abstract

This research and development was carried out against the background of the reality on the ground that there were no local wisdom-based textbooks, especially Sumbawa folklore, which were in accordance with the competencies to be achieved. In the conditions of people's lives that are experiencing a moral crisis, literature can actually be used as a 'helper' because learning literature besides being able to help students love to read and write, can also be used as a means to improve students' personalities. This study aims to describe the validity of the Sumbawa folklore book model "Lalu Dia Lala Jinis", determine the legibility of Sumbawa folklore books, and determine the feasibility of the Sumabawa folklore book "Lalu Dia Lala Jinis" in class students at SDN Brang Biji. The research method used in the research is research and R&D (Research and Development) with the ADDIE development model design. The steps for developing the ADDIE model include the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Data collection methods used in the form of questionnaires and study documentation. The subject of this research is the fifth grade students of SDN Brang Biji, Sumbawa Regency. The validity test of folklore books was carried out by two media experts and material experts. The legibility test of folklore books was carried out by fifth graders at SDN Brang Biji. The results showed that the Sumbawa folklore book "Then Dia Lala Jinis" was feasible and effective to be used as a learning medium, as seen from the results of media expert validation getting a percentage of 92%, material expert validation getting a percentage of 82%, and student responses to the use of the book getting percentage 98%.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Ratu Nurramadhoan; Nurhasanah; Syafruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1666

Abstract

Learning outcomes are a tool to measure the extent to which students have mastered the material taught by the teacher. This study aims to determine the effect of the Numbered Head Together (NHT) cooperative model on Social Studies learning outcomes for fourth grade students at SDN Inpres Tambe in the 2021/2022 academic year. This research is a quantitative study with a nonequivalent control group design with a quasi-experimental type of design. The population in this study were all fourth grade students of SDN Inpres Tambe in the 2021/2022 academic year. The sample in this study was the fourth grade students of SDN Inpres Tambe as the experimental class and the fourth grade students of SDN 9 Sila as the control class. Data analysis begins with a normality test using the Kolmogorov Smirnov formula with a significance level of 5% (0.05) and continues with a homogeneity test, then tests the research hypothesis and further tests with an effect size test. Then the learning outcomes data were analyzed by t-test to determine the research hypothesis. The results of data analysis obtained a sig.2 tailed value of 0.029 which is less than 0.05, then based on the research hypothesis, if tcount> ttable (2.238>1.671) then Ho is rejected and Ha is accepted. This shows that there is an effect of the Type IV Numbered Head Together (NHT) cooperative model on the Social Studies Learning Outcomes of Fourth Grade Students of SDN Inpres Tambe in the 2021/2022 academic year. Furthermore, to see how big the influence of the Numbered Head Together (NHT) cooperative model on the Social Studies Learning Outcomes of Class IV SDN Inpres Tambe students, a follow-up test using effect size was carried out, so a score of 1.00 was included in the large category. The conclusion of this study is that the Numbered Head Together type cooperative model has a change in students' cognitive learning outcomes as seen from the Numbered Head Together learning process has a significant effect on student learning outcomes based on hypothesis testing, obtained sig.2 tailed of 0.029<0.05. The influence of the Numbered Head Together learning model on social studies learning outcomes is 1.00, which is included in the large category.
Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Materi Nilai Tempat Bilangan Dalam Pembelajaran Numerasi Dasar Yulia Harianti; Lalu Hamdian Affandi; Asri Fauzi
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1679

Abstract

Nilai tempat merupakan konsep yang fundamental dalam pembelajaran numerasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis miskonsepsi dan penyebab miskonsepsi siswa kelas III pada materi nilai tempat bilangan. Miskonsepsi digolongkan menjadi 3 jenis yaitu Careless errors (Ca), Concept errors (Co), serta Careless errors and Concept errors (Ca and Co). Subjek penelitian yaitu 32 siswa kelas III MIS Nurul Hidayah NW Lendang Kekah. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data model Analysis Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan miskonsepsi jenis Careless errors (Ca) dengan persentase tertinggi 9% (3 siswa). 68% dengan persentase tertinggi (22 siswa) melakukan miskonsepsi jenis Concept error (Co) dalam menyelesaikan soal nilai tempat bialangan. Serta ada 2 siswa dengan persentase sebesar 6% melakukan miskonsepsi jenis Careless and Concept error (Ca and Co). Siswa melakukan miskonsepsi disebabkan dari beberapa aspek, seperti kondisi siswa, guru, metode, buku, dan konteks.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPS Ulya Nur Islami Zain; Lalu Hamdian Affandi; Itsna Oktaviyanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1680

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikarenakan kurangnya keaktifan siswa saat mengikuti pelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelasa V pada mata pelajaran IPS di SDN 3 Lendang Nangka tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen, jenis Quasi Eksperimen Design tipe Time Series Desain. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2022 di SDN 3 Lendang Nangka. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SDN 3 Lendang Nangka. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Probability Sampling kategori Cluster Sampling sehingga sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Lendang Nangka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi. Uji kualitas instrument yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Metode analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis yaitu uji paired sample t test dengan uji persyaratan yaitu uji normalitas data. Setelah dilakukan analisis diperoleh nilai sig. (2-tailed) pada nilai rata-rata pretest 1-4 dan nilai rata-rata posttest 1-4 yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan rata-rata hasil pretest dan hasil posttest, karena ada perbedaan maka disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPS di SDN 3 Lendang Nangka tahun ajaran 2021/2022.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas IV SDN 1 Ampenan Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Alwi Febriani Nur; Muhammad Tahir; Heri Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa pada proses pembalajaran tatap muka terbatas di Sekolah Dasar Negeri 1 Ampenan. kesulitan tersebut terdiri atas kendala, faktor penyebab, dan strategi yang digunakan siswa dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi selama porses pembelajaran tatap muka terbatas. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif naratif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, Observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Model Milles dan Huberman yaitu, Kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian: 1) Kesulitan yang dihadapi oleh siswa antara lain ; a) Siswa kesulitan dalam menerima matateri pembelajaran pada pembelajaran tatap muka. b) terbatasnya waktu pada proses pembelajaran . c) Tempat duduk siswa pada proses pembelajaran. 2). Faktor penyebab dari kendala yang dihadapi oleh siswa sebagai berikut: a) keterbatasan waktu pada proses pembelajaran. b) Media pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang. 3). Srategi dalam mengatasi kendala yang dihadapi oleh siswa sebagai berikut.: a) Mengoptimalkan waktu yang ada. b) mencari materi tambahan di internet. Berdasarkan hal tersebut tidak begitu banyak kesulitan yang dihadapi oleh siswa dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas.
Pengaruh Media Boneka Tangan (Hand Puppet) Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Anita Cahyani; Muhammad Tahir; Heri Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1683

Abstract

Keterampilan berbicara pada siswa masih rendah. Kebanyakan siswa cenderung diam saja ketika guru meminta untuk berbicara. Apabila siswa menunjukkan keterampilan berbicara, siswa masih terbata-bata, malu, dan ragu-ragu. Selain itu kurangnya penggunaan media pembelajaran di kelas. Hal ini tentu membuat proses pembelajaran terhambat sehingga siswa tidak dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media boneka tangan (hand puppet) terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada MIN Gunung Rajak Lombok Timur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MIN Gunung Rajak Lombok Timur yang berjumlah 68 siswa. Terdiri dari 26 perempuan dan 42 laki-laki. Kelas eskperimen dibelajarkan menggunakan media boneka tangan (hand puppet) sedangkan kelas kontrol dibelajarkan menggunakan model konvensional dan tanpa media boneka tangan. Teknik pengumpulan data keterampilan berbicara menggunakan lembar observasi dan instrument tes yang mengacu pada indicator keterampilan berbicara yang terdiri dari: pelafalan, intonasi, kosa kata, kelancaran, dan kalimat efektif. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, setelah melakukan uji prasyarat selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji (MannWhitney Test) dengan bantuan SPSS versi 22.0 for windows. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh dalam penerapan media boneka tangan (hand puppet) terhadap keterampilan berbicara siswa. hasil uji non parametrik (Mann-Whitney Test) dimana taraf signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,000 taraf signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05. Maka dari itu, hipotesis yang ada dapat disimpulkan bahwa Ha diterima artinya terdapat pengaruh tingkat keterampilan berbicara siswa kelas V sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan media boneka tangan (hand puppet).
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Kearifan Lokal NTB untuk Menanamkan Nilai-nilai Karakter pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Hendri Saputra; Khairun Nisa; Ilham Syahrul Jiwandono
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1684

Abstract

Pembelajaran pada masa pandemi berdampak pada menurunnya karakter siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanamkan karakter yaitu melalui penguatan pendidikan karakter berbasis kelas dengan mengembangkan materi berbasis karakter, kearifan lokal dan memperhatikan perkembangan siswa. Salah satu media yang memuat kriteria tersebut adalah buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui kelayakan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal NTB untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa kelas IV sekolah dasar, 2) untuk mengetahui respon siswa terhadap buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal NTB. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data di atas yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi dan angket skala respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal NTB dinyatakan layak untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa kelas IV sekolah dasar berdasarkan hasil penilaian ahli media dan ahli materi yang memperoleh masing-masing skor 65 dengan persentase 86% dan menempati kategori “sangat layak”. 2) buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal NTB mendapatkan respon positif dari siswa berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil terhadap 6 siswa dengan perolehan persentase 88% dengan kategori “sangat baik” dan hasil uji coba kelompok besar terhadap 26 siswa memperoleh persentase 90% dengan kategori “sangat baik”. Buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat meningkatkan karakter siswa.

Page 8 of 74 | Total Record : 732