cover
Contact Name
arroyyan ramly
Contact Email
arroyyanramly@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285277798852
Journal Mail Official
attasyri@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Jl Sisingamangaraja No:99, Gampa, Johan Pahlawan, Meulaboh - Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
ISSN : 20852541     EISSN : 27157865     DOI : -
Core Subject : Religion,
at-tasyri jurnal ilmial prodi muamalah adalah jurnal akademik yang dihasilkan dari penelitian maupun studi kepustakaan yang berkaitan dengan isu-isu hukum Islam dan ekonomi syariah. At-tasyri menerima naskah artikel dengan isu sebagai berikut Hukum Islam,Ilmu Hukum,Hukum Ekonomi Syariah,ekonomi Syariah jurnal at-tasyri diterbitkan dua kali dalam setahun (setiap enam bulan sekali, terbit bulan Juni dan Desember) oleh Program Studi hukum Ekonomi Syariah STAIN Tgk Dirundeng Meulaboh. Redaksi menerima naskah berupa hasil pemikiran dan hasil penelitian asli yang belum dipublikasikan di tempat lain.
Articles 146 Documents
KENDALA MEDIASI PERCERAIAN PADA MAHKAMAH SYARIAH DI PANTAI BARAT SELATAN ACEH TAHUN 2016 – 2017 Amrizal Hamsa, MA
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 12 No. 2 (2020): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v12i2.399

Abstract

Mediation is an alternative solution for a case that has been developing in the society. Mediation is seen as an effective and correct in solving a divorce case within the Shari'ah Court. The challenge faced by this method is the existing of mileage parties involved, judges who are too young (inexperienced), understand only in the local language, influence from the third party, lack of mediation skills, limited room for mediation to take place, overwhelming number of divorce cases to be handled, limited time for mediation as we as a compulsion to abide to the the procedure.
DETERMINANTS OF SERVICE QUALITY ON ISLAMIC BANKS CUSTOMER SATISFACTION IN SURAKARTA Hasyim, Fuad
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.536

Abstract

This study aims to determine the effect of Banking Service Quality (BSQ) as a derivative of SERVQUAL research on customer satisfaction at Bank Syariah Indonesia Surakarta Branch Office. The sample was taken by convenience sampling technique and got 96 respondents. The data collection instrument is a questionnaire. The results showed that three of the six dimensions of the BSQ which include effectiveness and assurance, access and reliability have an effect on customer satisfaction. While the other three, namely price, tangibles and services portfolio have no effect on customer satisfaction.
PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL PRAKTEK "GALA UMONG" PADA MASYARAKAT ACEH Ananda, M. Aditya
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.611

Abstract

Praktek gala umong yang dilakukan ditengah masyarakat yang dilakukan secara tradisional tersedia padanan produk yang serupa secara terlembaga melalui PT Pegadaian Persero. Produk tersebut adalah rahan tasjily tanah. Produk ini bagian dari lini bisnis syariah yang menggunakan akad rahn tasjily. Hasil komparasi antara praktek gala umong dan produk rahan tasjily setidaknya terdapat 3 (tiga) perbedaan yaitu dari segi pemanfaatan barang gadaian, pola pembayaran serta jangka waktu. Pada praktek gala umong, pemanfaatan barang gadaian ada pada si penggadai sementara pada produk lembaga pegadaian, hanya menjaga hak kepemilikan atas barang gadaian. Selanjutnya perbedaan dari jangka waktu dan pembayaran. Adanya beberapa pola pembayaran yang ditawarkan yang dapat dipilih si penggadai sesuai kemampuannya seperti pola regular, pola fleksi dan berkala adapun tenor maksimal dibatasi selama 36 bulan. Sedangkan pada praktek gala umong, berakhirnya perjanjian mengikuti selesainya pembayaran kewajiban oleh debitur tanpa ketetapan jangka waktu tertentu.
PROSES PENGAJUAN TAGIHAN MELALUI APLIKASI ESPM PADA MASA COVID DI KPPN MEULABOH Mutia, Zaida; Setiyana, Rusma
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.655

Abstract

eSPM sebagai aplikasi yang berbasis web menjadi salah satu aplikasi yang dapat membantu proses pengiriman SPM pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Meulaboh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengajuan tagihan melalui aplikasi eSPM pada masa pandemi Covid-19, penilaian satuan kerja dan kendala yang dihadapi baik dari pihak operator maupun satuan kerja terkait aplikasi eSPM, dan menganalisis penggunaan aplikasi eSPM. Populasi penelitian yang digunakan adalah satuan kerja yang berada di 4 kabupaten wilayah Aceh. Metode penelitian yang diimplementasikan adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan hitungan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan tagihan melalui aplikasi eSPM dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sederhana di dalam aplikasi eSPM. Berdasarkan dari segi manfaatnya, aplikasi eSPM dapat mempermudah pekerjaan satuan kerja, dapat memangkas waktu dan biaya perjalanan satuan kerja. Meskipun telah dikategorikan baik namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh responden baik dari petugas KPPN maupun satuan kerja dalam penggunaan aplikasi eSPM, yakni adanya ketidakstabilan jaringan, gangguan pada server aplikasi dan terjadinya penambahan tugas pada petugas KPPN. Terakhir, jumlah SPM yang diusulkan lebih sedikit, namun jumlah SPM yang ditolak lebih besar.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT ACEH DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI MASJID Kamaruddin, Kamaruddin
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.666

Abstract

Peran masjid sebagai pusat aktivitas ekonomi tidak dapat dilepaskan dari eksistensi masjid dari aspek historinya. Namun realitanya, masjid-masjid di Aceh selama ini hanya menjalankan fungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah mahdhah dan pusat pendidikan Islam non-formil. Sementara itu, fungsi masjid sebagai penggerak kegiatan sosial dan ekonomi umat kurang mendapat perhatian dari pengelola masjid, terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini. Artikel mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh di masa pandemi COVID-19 melalui masjid. Kajian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif analitik, dengan menerapkan metode penelitian lapangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa kendala utama yang dihadapi masyarakat miskin dalam meningkatkan ekonomi keluarga sangat berkaitan dengan kemampuan mereka dalam mengakses permodalan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi angka kemiskinan di Aceh di masa pendemi COVID-19. Masjid yang selama ini melaksanakan perannya sebagai tempat beribadah mahdhah semata, memiliki potensi sebagai institusi yang dapat memberikan pinjaman modal kepada jamaah dan masyarakat miskin yang tinggal di sekitar masjid. Program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid, perlu menjadi program prioritas bagi seluruh masjid di Aceh.
HARTA BERSAMA AKIBAT PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF UU NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM Bukhari, Bukhari; Anwar, Anwar`
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.680

Abstract

Perkawinan dan perceraian serta harta bersama merupakan serangkaian yang tidak dapat dipisahkan dari rumah tangga. Itu adalah bagian normal dari berkeluarga. dengan zaman yang semakin maju dan di globalisasi tidak selamanya perkawinan dalam keluarga dan masyarakat berjalan dengan normal. Ditengah-tengah masyarakat banyak timbul masalah-masalah dalam perkawinan yang memerlukan penyelesaian,salah satu diantaranya adalah masalah harta bersama dalam perkawinan. Permasalahan timbul atau berkembang menjadi suatu kasus setelah adanya perceraian atau kematian salah satu pihak atau kedua-duanya. Kalau persoalan harta bersama bisa diselesaikan secara musyawarah atau kekeluargaan akan menjadi hal yang baik, tetapi bila timbul ketidaksesuaian pendapat maka persoalan harta bersama ini bisa menjadi besar bahkan sampai ke Mahkamah Syari’yah untuk penyelesaiannya. Oleh karena ruang lingkup penelitian ini adalah pada disiplin hokum positif, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian hukum normatif yang merupakan salah satu jenis penelitian yang dikenal umum dalam kajian ilmu hukum.Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian kepustakaan yakni dengan cara meneliti bahan pustaka atau yang dinamakan penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan, perceraian dan harta bersama merupakan suatu hal yang sangat prinsipil, karena berkaitan erat dengan akibat-akibat perkawinan.
PRODUKTIVITAS USAHA MINYAK NILAM SIDO MULYO ACEH UTARA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Kamal, Husni; Nasution, Muhammad Syafril
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.688

Abstract

Produktivitas merupakan faktor utama yang bisa mempengaruhi kesanggupan bersaing dalam dunia usaha, dengan meningkatkan produktivitas maka kesejahteraan akan didapatkan serta dapat mengurangi angka kemiskinan di daerah. Penelitian yaitu Untuk mengetahui Produktivitas usaha minyak nilam di Desa Sido Mulyo Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara dalam perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dengan melakukan mewawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa kurangnya produksi dan inovasi dalam pengolahan minyak nilam, padahal dalam islam sangat menganjurkan produktivitas usaha untuk meningkatkan kesejahteraan
KORELASI FILOSOFIS ANTARA RESTORATIVE JUSTICE DAN DIYAT DALAM SISTEM HUKUM PIDANA ISLAM Maulidar, Mira
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.856

Abstract

Penyebutan restorative justice dalam Islam pada dasarnya sudah ada dalam hukum Islam, hal ini dapat dilihat dengan adanya konsep qishas diyat dan pemaafan dan tujuan dari keadilan restorasi agar pelaku dapat bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan olehnya terhadap korban dan masyarakat, lebih jauh penulis akan mengkaji berkaitan dengan titik temu atau korelasi secara filosofis antara restorative justice dan diyat dalam sistem hukum pidana Islam. Adapun Secara filosofis, restorative justice memiliki korelasi dengan konsep diyat dalam sistem hukum pidana Islam jika dihubungkan dengan salah satu tujuan pemidanaan Islam adalah al-istiadah (restoratif) sebagai metode merespons tindak pidana dengan melibatkan pihak-pihak yang bertikai dalam rangka memperbaiki kerusakan. konsep ini dapat dilihat dari adanya hukum diyat sebagi hukum pengganti qisas.
KONSEP FILANTROPI ISLAM DI MASA PANDEMI COVID-19 Mellyan, Mellyan; Inayatillah, Inayatillah
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.859

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan perilaku kehidupan sosial. Penerapan protokol covid-19, persoalan kesehatan hingga kekacauan perekonomian melahirkan tatanan kehidupan baru bagi peradaban manusia. Di balik berbagai persoalan, pandemi Covid-19 juga menggugah empati, di masa sulit manusia saling membantu untuk bertahan hidup. Hal tersebut dikenal dengan istilah filantropi, yang dapat dimaknai sebagai voluntary action for the public good atau tindakan sukarela untuk kepentingan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Library Research (penelitian kepustakaan) dengan pendekatan analisis deskriptif. Adapun Rumusan Masalahnya adalah bagaimana konsep dan praktik filantropi Islam di masa Pandemi Covid-19 serta Bagaimana Filantropi dapat menjadi solusi ditengah pandemi Covid-19? Hasil penelitian menunjukkan, gerakan amal (a philanthropical movement) gencar digaungkan di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut sejalan dengan konsep filantropi Islam. Filantropi diwujudkan dalam bentuk memberi bantuan (harta, fasilitas) kepada pihak yang membutuhkan. Dalam Islam, Allah memerintahkan umatnya peduli dan berbagi. Perintah untuk peduli dan berbagi ini, direalisasikan dalam bentuk zakat, infak, sedekah, hibah, wasiat dan juga wakaf (ZISWAF). Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa No 23 Tahun 2020 terkait pendayagunaan Zakat Infaq dan Shadaqah di masa pandemi Covid-19. Selain itu para publik figure, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh publik menggunakan pengaruhnya untuk meningkatkan jumlah dana yang terkumpul. Terutama di era digital, media sosial berperan penting dalam jumlah perolehan pendanaan yang lebih besar. Jika sebelum pandemi, filantropi Islam secara umum dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Maka di masa pandemi manfaat filantropi Islam langsung terfokus pada tujuan khusus, yaitu membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, seperti keluarga ekonomi lemah yang kehilangan pencari nafkah utama akibat Covid-19, memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan sebagainya yang terkait langsung dengan Pandemi. Filantropi dapat menjadi jalan keluar sekaligus modal sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19.
ANALISIS TERHADAP PEMBAHARUAN HUKUM UMKM DI INDONESIA Putra, Reza Hendra; Amalia, Euis; Fatah, Dede Abdul; Putra, Rahmad Syah
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 14 No. 1 (2022): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v14i1.848

Abstract

Di Indonesia, UMKM merupakan salah satu sektor penting untuk menopang ekonomi suatu Negara, dan upaya mendukung UMKM tersebut agar tumbuh dengan baik, Pemerintah telah mengeluarkan pula berbagai kebijakan dan regulasi menjamin kepastian hukum untuk pelaku UMKN di Indonesia. Namun, seiring waktu terjadi pula pembaharuan hukum UMKM dalam bentuk penyesuaian terhadap Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKN di Indonesia. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengetahui perlindungan hukum bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),. Adapun dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu library research berupa berbagai dokumen perundang-Undangan, buku, jurnal ilmiah dan berbagai data kebijakan hukum lainnya. Sedangkan analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dengan metode penelitian hukum normatif dan pendekatan perundang-undangan, dengan tahap analisis meliputi; reduksi, pengorganisasi, penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa sangat diperlukan ada sebuah regulasi yang mendukung kemajuan dalam sektor UMKM, Perlindungan Hukum Nasional terhadap UMKM diatur secara khusus dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil, Mikro, Kecil dan Menengah, hanya saja dari berbagai regulasi tersebut dalam Perlindungan hukum yang ada belum dapat memberikan perlindungan yang maksimal dan untuk mewujudkan perlindungan hukum yang ideal diperlukan sebuah hukum yang kondusif untuk pembangunan ekonomi yang memenuhi 5 syarat yaitu stable, predictable, fair, educative, dan transparent.

Page 8 of 15 | Total Record : 146