cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PKM SOSIALISASI DESAIN BESAR OLAHRAGA NASIONAL PADA LEMBAGA OLAHRAGA DI KOTA PINRANG Hasyim Hasyim; Anto Sukamto; Irvan Irvan; Retno Farhana Nurulita; Muhammad Akbar Syafruddin; M Imran Hasanuddin; Agus Sutriawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18906

Abstract

Desain Besar Olahraga Nasional atau disingkat dengan DBON merupakan dokumen rencana induk yang berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, dan industri olahraga. Usulan kegiatan PKM ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi Perhimpunan olahraga yang ada di Kota Pinrang terkait dengan inisiatif peningkatan keterampilan prestasi atlet bagi peserta yang diselenggarakan oleh daerah dan juga oleh perguruan tinggi baik swasta maupun negeri agar masyarakat mengetahui peraturan dan rincian teknis dari mekanisme DBON. Strategi pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari bantuan dan komunikasi ke organisasi olahraga. Kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini masuk dalam kategori Baik dan Puas menurut indeks survei. Dengan keberhasilan program ini diharapkan tahapan selanjutnya yakni dapat mengembangkan sebuah Desain Besar Olahraa Nasional bagi cabang olahraga lainnya yang belum masuk kedalam kategori pengabdian pada tahun ini.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN SEBAGAI WUJUD UPAYA PENCAPAIAN SDG’S BIDANG PENDIDIKAN MELALUI DOSEN GOES TO SCHOOL Indri Yani; Lufty Hari Susanto; Rita Istiana; Muhammad Taufik Awaludin; Desti Herawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18920

Abstract

Kegiatan dosen goes to school bertujuan untuk meningkatkan minat peserta didik khususnya di SMA Negeri 1 Cisarua untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk mencapai SDG’s dibidang pendidikan. Hal ini dilatarbelakangi bahwa tingkat presentase untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi masih sangat rendah ini dikarenakan bukan hanya faktor ekonomi namun motivasi dari siswa yang rendah selain itu pola pikir dari orang tua yang menganggap bahwa jenjang pendidikan tertinggi sampai pada tingkat sekolah menengah atas (SMA). Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini diawali dengan observasi dan wawancara dengan pihak sekolah, selanjutnya disepakati pelaksanaan dosen goes to school untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi di SMAN 1 Cisarua. Dalam pelaksanaan pengabdian ini guru biologi SMAN 1 Cisarua selaku mitra memberikan kesempatan kepada para dosen untuk mengajar pada jam pelajaran di kelas XII dengan materi yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah dan guru. Selesai proses pembelajaran dosen menjelaskan atau memperkenalkan bagaimana proses perkuliahan dan memberikan motivasi kepada siswa agar meningkatkan minat melanjutkan ke perguruan tinggi.
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI UPTD PUSKESMAS CIKAMPEK Dimas Rizkiyanto; Lukmanul Hakim; Lina Aryani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18921

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kualitas layanan di Puskesmas karena pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah hak mendasar dan investasi penting dalam pembangunan. Puskesmas, sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat pertama, memiliki peran sentral dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. Kurangnya sumber daya manusia, masalah transparansi, ketepatan waktu, dan fasilitas yang belum memadai adalah beberapa isu yang dihadapi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih mendalam mengenai kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cikampek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data deskriptif. Informan meliputi tenaga fungsional, pegawai administrasi, dan masyarakat penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa dimensi kualitas pelayanan seperti kehandalan, daya tanggap, dan empati telah terpenuhi. Namun, terdapat kebutuhan perbaikan dalam dimensi jaminan layanan dan bukti fisik yang mendukung pelayanan. Keberhasilan penerapan dimensi jaminan dan tangibles menjadi penting dalam menghasilkan layanan kesehatan yang memuaskan dan berintegritas. Oleh karena itu, langkah-langkah perbaikan yang konkret dan solutif harus diambil untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang optimal di Puskesmas Kecamatan Cikampek.
PELATIHAN PEMBUATAN PEYEK KACANG HIJAU DALAM MENINGKATKAN MINAT USAHA DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA PACCIRO KECAMATAN AJANGALE KABUPATEN BONE Syahrianti Syam; Marshanda Marshanda; Sulfiani Sulfiani; Witari Cahya Islami; Lisda Lisda; Virna Regika; Dela Safitri; Muh. Saiful Siri; Ainun Mutmainnah; Nirma Kamaruddin; Achmad Rudiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18942

Abstract

Desa Pacciro terletak di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dimana lahannya lebih didominasi oleh kegiatan pertanian yaitu padi. Hasil tumbuhan didominasi oleh tumbuhan jagung serta kacang hijau, tetapi hasil panen tersebut belum dioptimalkan dalam pengolahannya maka nilai jualnya masih rendah. Kegiatan program pengabdian masyarakat di Desa Pacciro yang akan dilakukan adalah dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yaitu kacag hijau dan mengenalkan variasi olahan kacang hijau dengan membuat peyek. Diharapkan kegiatan ini bisa menaikkan ilmu pengetahuan serta keahlian warga tentang pengolahan kacang hijau selaku produk unggulan desa serta pula bisa jadi produk oleh-oleh santapan yang mempunyai nilai jual lebih besar.. Metode yang digunakan adalah identifikasi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode pelaksanaan program kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberdayakan mereka melalui pelatihan dengan sistem Learning by doing, yaitu pembagian resep, transfer pengetahuan dengan menjelaskan bahan yang digunakan, proses pembuatan produk, alat yang diperlukan, bagaimana cara menyimpan dan menyajikan. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Pacciro mendapatkan edukasi mengenai cara pembuatan peyek kacang hijau yang dapat dijadikan peluang usaha dan berkelanjutan karena potensi dan pasarnya yang sangat reseptif.
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (CUCI TANGAN PAKAI SABUN) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENYAKIT MENULAR Suhardi Suhardi; Namirah Yasmine Raudah; Gina Fadhila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18943

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh diri sendiri atas kesadaran penuh yang dapat dikendalikan oleh pribadi dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas kebersihan agar dapat mencapai suatu taraf kesehatan yang lebih baik lagi melalui individu, kelompok, maupun masyarakat luas. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik dalam memahami urgensi dari cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah makan serta memberikan bimbingan mengenai tata cara mencuci tangan yang baik dan benar. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui pendekatan kualitatif yang kemudian dianalisis kembali menggunakan statistik parametrik yakni melalui analisis regresi sederhana yang terdiri dari uji anova satu arah dan uji-T. Hasil yang didapatkan ialah terdapat adanya hubungan yang saling simultan antara pretest dan postest yang dihasilkan dalam meningkatkan pemahaman penyakit menular. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan yang dilakukan setelah melaksanakan kegiatan pretest mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) dalam hal mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir telah berhasil dikarenakan melalui kegiatan penyuluhan tersebut, data postest yang didapatkan telah memiliki perubahan yang sangat signifikan.
DAMPAK PERUBAHAN CUACA TERHADAP HASIL PANEN WORTEL DI DESA SURBAKTI Vira Dwi Nanda; Mhd Syahminan; Wanisa Damayanti; Rizka Ardini; Dwiki Elryan Adha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18944

Abstract

Perubahan cuaca dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti perbedaan suhu dan tekanan udara. Cuaca adalah keadaan yang terjadi pada atsmofer, langit atau udara dibumi. Di Indonesia, terdapat beberapa jenis cuaca yaitu cuaca cerah, berawan, dingin, panas, berangin, dan hujan. Dimana masing-masing cuaca memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan dengan metode Kualitatif yaitu dengan survey lahan dan pengambilan data di lapangan. Tujuan penelitian ini menganalisis dampak perubahan cuaca yang mempengaruhi hasil panen wortel. Tanaman wortel (Dancus Carota L) ternyata tidak berasal dari Indonesia yang memiliki iklim tropis melainkan berasal dari daerah sub-tropis seperti Asia Timur dan Asia Tengah.Tanaman ini dapat ditanam sepanjang tahun namun, untuk benihnya agar dapat tumbuh dibutuhkan suhu yang rendah dan lembab untuk bisa tumbuh dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas wortel dan mempengaruhi hasil panen petani. Dengan data yang sudah didapat dimana ketika cuaca sedang stabil yaitu mendapatkan curah hujan dan panas yang cukup petani dapat menghasilkan sebanyak 25-30 ton wortel dengan luas lahan 1 Hektar, sedangkan ketika cuaca tidak stabil yaitu musim kemarau dan musim hujan yang berkepanjangan kualitas dan hasil panen wortel tidak bagus dan sangat menurun hasil yang didapat oleh petani sebanyak 7-10 ton dengan luas lahan 1 Hektar. Hasil analisi data membuktikan bahwa perubahan cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas dan hasil panen wortel yang dikumpulkan petani.
PENGARUH GADGET TERHADAP ANAK USIA DINI Maryam Batubara; M. Imam Muslim Nasution; Tengku Alfi Syahrin; Muhammad Yunus Lubis; Ismi Nujaima; Annisa Ul Husna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18945

Abstract

Penggunaan gadget, seperti smartphone, tablet, dan komputer, telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Namun, penggunaan gadget oleh anak usia dini telah menjadi perhatian utama dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh gadget terhadap perkembangan anak usia dini, dengan fokus pada aspek kognitif, sosial, dan kesejahteraan psikologis mereka. Studi ini melibatkan survei dan tinjauan literatur yang cermat untuk mengidentifikasi dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget oleh anak usia dini dapat memberikan manfaat dalam bentuk peningkatan keterampilan kognitif, seperti literasi digital, kemampuan pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan motorik halus. Namun, terdapat juga dampak negatif, seperti gangguan tidur, ketergantungan, dan penurunan kemampuan berkomunikasi sosial. Selain itu, temuan juga mengungkapkan bahwa kualitas penggunaan gadget oleh anak usia dini dan pengawasan orang tua memainkan peran penting dalam menentukan pengaruhnya. Orang tua yang lebih aktif dalam mengawasi waktu layar dan memilih konten yang sesuai dapat mengurangi dampak negatif penggunaan gadget. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya kesadaran dan pendekatan yang bijak dalam mengelola penggunaan gadget oleh anak usia dini. Sebuah pendekatan yang seimbang dapat memaksimalkan manfaat teknologi modern sambil menjaga perkembangan holistik anak usia dini.
EDUKASI TENTANG MASALAH KESEHATAN RREPRODUKSI PADA PEREMPUAN DI MASA PASCA-USIA REPRODUKSI Nani Sari Murni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18955

Abstract

Perempuan Indonesia berisiko terhadap berbagai masalah kesehatan. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perempuan di Indonesia masih belum sempurna dalam mengontrol kesehatan reproduksi dan hak-hak reproduksi. Diperlukan upaya-upaya promosi dan prevensi kesehatan pada kelompok perempuan sehat, mengingat selama ini kelompok sehat ini kurang memperoleh perhatian dalam upaya kesehatan masyarakat. Sindrom pre-post menstruasi dan peningkatan risiko kanker organ reproduksi, serta kekurangan hormon yang menyebabkan osteoporosis dan masalah aging lainnya merupakan hal yang perlu menjadi perhatian pada kelompok perempuan di masa pasca-usia reproduksi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi tentang masalah kesehatan reproduksi pada kelompok perempuan di masa pasca-usia reproduksi tersebut. Kegiatan ini bertujuan terjadi peningkatan pengetahuan tentang masalah kesehatan reproduksi pada perempuan di masa pasca-usia reproduksi. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian adalah bentuk penyuluhan (edukasi), serta pengukuran skor pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan diikuti oleh 35 ibu di RT 001 RW 001 Kelurahan Alang-alang Lebar. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh peningkatan proporsi pengetahuan baik sebelum diberikan pendidikan kesehatan 71,4%, menjadi 88,6% setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan sebelum (pre) dan setelah (post) setelah edukasi diperoleh hasil analisis statistik terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tersebut (nilai p 0,000). Simpulan yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi, dan terdapat perbedaan bermakna pengetahuan tentang masalah kesehatan reproduksi pada perempuan di masa pasca-usia reproduksi sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa edukasi terbukti meningkatkan pengetahuan.
PENINGKATAN KAPASITAS KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENCIPTAKAN SALING PENGERTIAN PADA MAJELIS TAKLIM DI KECAMATAN JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG Yanti Susila Tresnawati; Rahmi Aini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18044

Abstract

Majelis Taklim merupakan salah satu kegiatan ibu ibu yang berada di Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang memiliki potensi untuk dikembangkan, akan tetapi masih dihadapkan pada permasalahan prioritas meliputi : 1) Belum mampu melakukan Komunikasi Interpersonal. 2) Belum mampu melakukan Komunikasi Efektif. 3) Belum mampu melakukan Komunikasi Verbal dan Non Verbal1) Solusi yang ditetapkan sebagai berikut : 1) Peningkatan dalam melakukan Komunikasi Interpersonal 2) Peningkatan dalam melakukan Komunikasi yang Efektif.3) Peningkatan Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Metode pendekatan yang digunakan untuk mencapai Target Luasan Solusi, yaitu; Pelatihan dan Simulasi. Selain itu ditetapkan Langkah – Langkah solusi untuk mencapai target solusi yang ditetapkan, Tim Pengusul terdiri dari 2 kepakaran dan melibatkan dua mahasiswa, Hasil yang yang capai peningkatan Keberdayaan Mitra : Meningkatkanya Pengetahuan dan Skil Mitra dalam Komunikasi Interpersonal, Meningkatnya Pengetahuan Mitra mengenai komunikasi Efektif. Pengetahuan Mitra Bertambah dalam skill komunikasi verbal dan nonverbal . Sedangkan luaran wajib (Akademik): Draft artikel ilmiah. artikel pada media massa Online meliputi :https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1016358906/majelis-taklim-juga-butuh-pelatihan-komunikatif-ini-yang-dilakukan-dosen-dan-mahasiswa-fisip-unpas. Serta Vidio Kegiatan PKM di https://youtu.be/uTNFeqLERSc
PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE KINOVEA PADA GURU PENJASKESREK SE-KABUPATEN KEEROM 2023 Rio Wakhid Hujjatul Islam; Siane Maria Tampi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18956

Abstract

Namun Penilaian Kemampuan Ilmiah Instruksi Fisik di Sekolah Kabupaten Keerom belum didigitalkan. Penilaian terus menerus dilakukan secara subyektif. Sementara itu, angka penilaian kapasitas harus diperhatikan dari awal hingga akhir. Jadi konsep esensial perkembangan buatan siswa adalah hal yang umum. Hingga saat ini, evaluasi subjektif dibuat berdasarkan pertimbangan subjektif.Kenyataannya tidak ideal karena kemajuan saat ini harus memanfaatkan media yang ada. Dengan demikian, pengajar Penjaskesrek di sekolah dapat melakukan penyelidikan lokomotor kuantitatif dalam pembelajaran untuk mengevaluasi bakat motorik halus siswa. Mengedepankan kualitas aset instruktif menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Perluas informasi, pemahaman dan kemampuan Anda melalui latihan persiapan cara memanfaatkan program komputer Kinovea. Manfaat ini dapat diwujudkan berkat kerja sama instruktur dari Lokal Keerom, Penjaskesrek. Beberapa langkah penting untuk mendapatkan manfaat ini, antara lain: Merencanakan, melaksanakan dan menilai melalui latihan post-test dan pre-test. Penilaian dilakukan dengan bantuan Google Shape. Penilaian ini dilakukan terhadap tingkat kapasitas instruktur beberapa waktu lalu dan setelah persiapan. Strategi yang digunakan adalah Conference, Asah dan Bicara sehubungan dengan pemanfaatan program. Hasil dari pertimbangan ini akan didistribusikan dalam jurnal peer-review. Dengan adanya pelatihan ini membuat guru penjas yang berada di kabupaten keerom mendapatkan keterampilan penilaian peserta didik secara kuantitatif dengan menggunakan bantutuan software kinovea. Melihat letak geografis kabupaten keerom yang dibatasi oleh jarak tidak menyurutkan kehadiran  para guru ungatuk datang mengikuti kegiatan pelatihan ini. Peningkatan pemahaman guru terkait penggunaan software ini sendiri meningkat secara signifikan, hal ini terlihat dari hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “ Pelatihan Penggunaan Software Kinovea pada Guru Penjas Di Kabupaten keerom” Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini dapat menambah khasanah keilmuan bapak dan ibu guru dalam melakukan penilaian penjas di sekolah. Perkembangan zaman yang ada juga yang mana serba digital dapat disinergikan dalam tugas bapak ibu guru sebagai guru penjas. Dengan demikian, kegiatan PKM ini telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan khususnya dalam melakukan penilaian yang selama ini belum memanfaatkan dunia digital.