cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA ( TOGA ) UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT DI DESA KEMANG Al- Zasiah; Anissa Pranadewi; Sarah Nadia Pasaribu; Amrina Rosada; Rizal Junianto; Asmawati Asmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18078

Abstract

Toga merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat obat dan dikenal mampu mengobati berbagai jenis gangguan/penyakit. Diketahui juga bahwa tanaman toga digunakan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang yang benar-benar sakit yang jauh dari tempat berobat seperti demam, batuk, flu dan sakit gigi, dll. Tanaman ini dapat digunakan sebagai obat untuk kesehatan tubuh manusia. Penggunaan TOGA adalah untuk mempermudah pendekatan tanaman obat, dalam upaya menyehatkan masyarakat umum. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian TOGA, maka penelitian berikut ini akan membahas mengenai apa itu tanaman TOGA, dan khasiat tanaman obat keluarga (toga). Penelitian ini dilakukan dengan menjelaskan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dalam kesehatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai manfaat dan khasiat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dilakukan di Desa Kemang ini dilakukan melalui beberapa tahapan atau metode sebagai berikut: (1) memberikan arahan kepada ma syarakat khususnya ibu-ibu PKK dan kepala desa yang turut hadir dalam acara Program Kerja kami, untuk melakukan penanaman yang benar dan baik serta menginformasikan bahwa banyak sekali manfaat dan khasiat yang terkandung di dalam tanaman TOGA ini untuk kesehatan keluarga yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal.
PENGEMBANGAN POTENSI BUDIDAYA DAN PENGELOLAAN LELE OLAHAN MEMBAWA SEJAHTERA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN USAHA EKONOMI KELOMPOK MASYARAKAT DI KELURAHAN SUKAMORO KECAMATAN TALANG KELAPA BANYUASIN Yulian Sudarmawan; Yuliana Yuliana; Rosada Yulyana; Erwin Baskara; Puji Lestari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18977

Abstract

Rumah Lele Olahan Athallah merupakan program kerja CSR PT Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati. Program kerja ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan berupa pelatihan hingga alat olahan. Tujuan dari pembinaan ini adalah membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat terutama ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang di Kelurahan Sukamoro. Hasil dari pembinaan ini adalah meningkatnya pemahaman tentang budidaya, pengurusan NPWP dan izin usaha hingga pemasaran produk.
PENYULUHAN DAMPAK NEGATIF BULLYING BAGI ANAK DI BAWAH UMUR DAN SANKSI PIDANA BAGI PEMBULLYING DI DESA SALO Rian Prayudi Saputra; Syahrial Syahrial; Ratna Riyanti; Ahmad Pardi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18081

Abstract

Bullying adalah pengalaman yang biasa dialami oleh banyak anak-anak dan remaja di sekolah. Perilaku Bullying dapat berupa ancaman fisik atau verbal. Bullying terdiri dari perilaku langsung seperti mengejek, mengancam, mencela, memukul, dan merampas yang dilakukan oleh satu atau lebih siswa kepada korban atau anak yang lain Bully atau pelaku Bullying adalah seseorang yang secara langsung melakukan agresi baik fisik, verbal atau psikologis kepada orang lain dengan tujuan untuk menunjukkan kekuatan atau mendemonstrasikan pada orang lain.Tindakan kekerasan (bullying) yang dialami anak-anak adalah perlakuan yang akan berdampak jangka panjang dan akan menjadi mimpi buruk yang tidak pernah hilang dari ingatan anak yang menjadi koban. Menurut Pinky Saptandan dalam buku Bagong Suyanto, dampak yang dialami anak-anak yang menjadi korban tindak kekerasan biasanya kurangnya motivasi atau harga diri, mengalami problem kesehatan mental, mimpi buruk memiliki rasa ketakutan dan tidak jarang tindak kekerasan terhadap anak juga berujung pada terjadinya kematian pada korbanKebanyakan perilaku Bullying berkembang dari berbagai faktor lingkungan yang kompleks. Dari aspek hokum, sanksi hukum bullying diatur dalam Pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidan 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp.72.000.000, 00 (tujuh puluh dua juta rupiah) dan Pasal 345 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” tegasnya di hadapan para siswa yang hadir mengikuti sosialisasi Penanganan Kasus Bullying Aspek Hukum, Khususnya Implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. dampak bahaya bullying yang dilakukan secara terus-menenurus yang bisa mengakibatkan fisik mental seseorang, dengan adanya penyuluhan yang dilakukan bisa jadi pembelajaran bagi pemerinta, guru, orang tua dan masyarakat.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MELALUI TEKNIK BUDIKDAMBER PADA JEMAAT GEREJA BETESDA, KELURAHAN BURAEN Widasari Bunga; Yenny Raja Kana; Roddialek Pollo; Aristarkhus Taloim; Antonius S. S. Ndiwa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18988

Abstract

Jemaat Gereja Betesda, Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang secara umum memiliki mata pencaharian sebagai petani yang melakukan aktivitas pertanian seperti bercocok tanam dan beternak. Pemeliharaan ternak dilakukan secara semi intensif dan terintegrasi pada kebun budidaya tanaman. Begitu juga dengan usaha bercocok tanam seperti sayuran, umumnya hanya dilakukan di kebun pada musim tertentu saja sedangkan pemanfaatan lahan pekarangan tidak banyak dilakukan. Sementara itu, jika ditinjau dari segi ketersediaan sumberdaya, Kelurahan Buraen memiliki sumber air yang memadai dan dapat dialirkan langsung ke daerah perumahan sehingga memungkinkan pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan secara intensif. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut maka Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Salah satu teknologi sederhana yang dapat diterapkan adalah budikdamber (budidaya ikan dan tanaman dalam ember). Teknologi ini merupakan konsep budidaya yang memadukan antara ikan dan sayuran yang penerapannya sederhana dan mudah diaplikasikan oleh semua kalangan. Metode pendekatan yang digunakan berupa transfer informasi dan alih teknologi melalui penyuluhan, praktek langsung dan pendampingan terkait budidaya tanaman sayuran dan ikan dalam ember dalam upaya optimalisasi lahan pekarangan. Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah masyarakat mendapatkan peningkatan pengetahuan serta memiliki keterampilan dalam pembuatan media budikdamber secara mandiri dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada disekitar mereka.
PENDAMPINGAN APLIKASI KOMPOS DAUN BAWANG MERAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI BAWANG MERAH DI BREBES Muhammad Juwanda; Melly Fera; Nurwati Nurwati; Ismatun Nissa; Khoerul Anam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18992

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang berfungsi sebagai bumbu penyedap masakan. Brebes merupakan sentra bawang merah nasional, namun telah terjadi penurunan produktivitas akibat dari rendahnya bahan organik di dalam tanah. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tani Hasil“ merupakan organisasi kumpulan kelompok tani di kelurahan Gandasuli, Kabupaten Brebes yang secara umum melakukan budidaya tanaman bawang merah. Petani anggota Gapoktan “Tani Hasil” selama ini dalam kegiatan pemupukan selalu menggunakan pupuk kimia pabrikan secara terus menerus tanpa adanya pemberian bahan organik ke lahan. Hal ini yang menyebabkan kesuburan tanah dilahan pertanaman menjadi rendah. Oleh karena itu perlu adanya penambahan bahan organik. Salah satu bahan organik yang mudah dibuat adalah kompos. Tujuan pendampingan aplikasi kompos daun bawang merah ini adalah memberikan pengetahuan dasar kepada petani anggota Gapoktan “Tani Hasil” Kelurahan Gandasuli tentang inovasi teknologi terbaru manfaat pemberian kompos daun bawang merah yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman bawang merah di lahan rendah bahan organik / C-organik. . Hasil berat kering umbi menunjukkan bahwa pada perlakuan pemberian kompos daun bawang merah diperoleh rata-rata hasil 14,25 t/ha lebih baik dibandingkan dengan kontrol atau tanpa pemberian kompos yaitu sebesar 10,41 t/ha. Pemberian kompos menunjukkan kenaikan hasil sebesar 36,89 % dibandingkan dengan kontrol. Petani menjadi memahami pentingnya pemanfaatan limbah daun bawang merah untuk dijadikan kompos dan dimanfaatkan kembali ke lahan pertanaman untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan produksi tanaman bawang merah.
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN METODE COMPOSTING DAN VISUALISASI POSTER DI PEDUKUHAN TEGALTANDAN Genta Husega; Aulia Nurul Isnani; Frisa Arfiana Dewi; Isyifa Lintan Az Zuhro; Lulu Mediamah Salsabila; Muhammad Alfinnudin Cholil; Dyah Suryani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18093

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan memerlukan partisipasi aktif masyarakat untuk menyelesaikannya. Penanganan permasalahan sampah harus dimulai dari lingkup terkecil yaitu rumah tangga. Termasuk penanganan sampah organik rumah tangga yang penting dilakukan untuk menghindari dampak buruk yang akan terjadi baik bagi lingkungan dan bagi kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga sehingga berdampak pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi secara langsung di Balai RW 33 yang mencakup wilayah RT 04,05 dan 06 Pedukuhan Tegaltandan, Kelurahan Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini terdiri dari sosialisasi, demonstrasi. Materi sosialisasi berisikan pengertian, manfaat, dan cara pengolahan sampah organik rumah tangga menggunakkan metode composting dibantu dengan media powerpoint dan poster. Hasil kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga setelah dilakukan rangkaian kegiatan sosialisasi (p-value <0,05). Kegiatan ini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, karena untuk merubah perilaku dan menciptakan budaya masyarakat agar dapat mengolah sampah organik rumah tangga secara mandiri memerlukan waktu yang tidak singkat.
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN CANVA Muhammad Fajar Ariwibowo; Intra Swadaya Hidayat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19000

Abstract

Presentasi yang dilakukan oleh seorang guru harus mudah dimengerti, dipahami serta ilmu tersebut bisa digunakan oleh siswa/siswi dalam kehidupan sehari – hari maupun di dunia kerja atau juga di dunia wirausaha. Agar sebuah pembelajaran bisa dimengerti oleh siswa/siswi, maka diperlukan penguasaan materi yang baik serta media pembelajaran yang kreatif melalui teknologi informasi dan komunikasi. Namun, berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2021, menyebutkan bahwa 60 persen guru di Indonesia belum menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Terdapat kesenjangan kemampuan di antara para guru, siswa dan orang tua yang beragam serta jaringan internet yang belum merata di Indonesia, menjadi beberapa penyebab guru di Indonesia belum mampu menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hal ini juga yang dirasakan oleh para guru di SMA Negeri 22 Palembang. Kurangnya pengetahuan para guru tentang media pembelajaran yang kreatif dengan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, membuat siswa/siswi di SMA Negeri 22 kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh para guru. Untuk menambah pengetahuan para tenaga pengajar di SMA Negeri 22 Palembang, Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech akan memberikan workshop atau pelatihan pembuatan media pembelajaran kreatif dengan menggunakan aplikasi Canva. Agar para guru di SMA Negeri 22 bisa memberikan materi yang mudah dipahami oleh siswa/siswi.
INOVASI MEDIA INFORMASI MELALUI WEBSITE DESA NGAMPUNGAN KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG Ahmad Fathurrobbani; Firda Amalia; Machrus Ali
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18099

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi membuat setiap lembaga tidak boleh tertinggal, terutama dalam teknologi informasi. Diperlukan strategi yang tepat dan inovatif yang didalamnya terintegrasikan dengan system administrasi, social media, dan website pemerintahan diatasnya, termasuk diantaranya desa Ngampungan kecamatan Bareng kabupaten Jombang. Dengan adanya inovasi teknologi informasi, maka profil desa, pelayanan, dan aktifitas yang ada didalamnya akan semakin mudah dicari dan dikembangkan oleh banyak pihak. Dengan adanya website desa Ngampungan dapat dengan mudah melihat profile desa, social media desa, Sistem Administrasi Berita Data DesO Dan PeLayanan ONline Desa Ngampungan Kecamatan Bareng (SABDO PALON). Dengan website ini dapat mempermudah melihat sejarah desa, Visi dan Misi, struktur organisasi, profile kepala desa dan perangkatnya, Monitoring Transparansi Desa, juga dapat melihat potensi desa yang perlu dibantu dan dikembangkan.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI SUMBER ENERGI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Rahmat Sabani; Sukmawaty Sukmawaty; Ansar Ansar; Murad Murad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19004

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dan berlangsung secara efektif, menggabungkan metode ceramah dan praktik pembuatan briket dari cangkang kemiri. Cangkang kemiri merupakan limbah biomassa potensial yang tersedia cukup banyak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan briket. Limbah tempurung kemiri ini, umumnya belum banyak dimanfaatkan atau diusahakan untuk menambah sumber pendapatan dan sebagai salah satu jenis usaha yang potensial untuk dikembangkan. Sekitar 70% kandungan tempurung pada buah kemiri selama ini hanya menjadi limbah yang jarangi dimanfaatkan. Tempurung kemiri mengandung holoselulosa 49,22% dan lignin 54,46%. Kandungan lignin yang tinggi berpotensi untuk dibuat arang yang menghasilkan nilai kalor yang tinggi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif.  Kegiatan transfer teknologi tepat guna ini dinilai berhasil dan dirasakan sangat berguna oleh kelompok sasaran, yang diindikasikan oleh hasil evaluasi yang dilakukan, dimana 70% peserta sangat memahami dan dapat mempraktekkan dengan baik, 20% paham dan dapat mempraktekkan pembuatan briket menggunakan peralatan yang disediakan saat pelatihan, dan 10% peserta cukup paham dan  masih memerlukan bimbingan dalam mempraktekkan pembuatan briket sesuai dengan proses dan tahapan yang telah ditentukan. Hasil briket tang dihaslkan pada kegiatan praktek pembuatan briket, berdasarkan uji nyala yang dilakukan, tergolong baik dan dapat dipergunakan sebagai bahan bakar, serta dinilai potensial untuk menyediakan energi alternatif. Usaha ini dapat menjadi  salah satu jenis usaha potensial yang dapat dikembangkan oleh Industri Kecil Menengah (IKM).
EDUKASI PERILAKU BULLYING PADA KALANGAN REMAJA DI SMA NEGERI 4 TERNATE Hujaefa Hi. Muhammad; Sri ayu Budi Lestari; Firdaus Ibrahim; Rio Harun; Ratu Balgis Ibrahim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19007

Abstract

Isu perundungan di sekolah telah menjadi masalah serius di berbagai negara, termasuk Indonesia. Beberapa kasus terkenal yang melibatkan remaja di beberapa daerah di Indonesia telah menimbulkan dampak yang buruk bagi korban, seperti trauma psikologis, penurunan prestasi akademik, dan bahkan mengancam kesejahteraan mental dan fisik mereka.  Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya preventif, reparatif, dan punitif dari para orang tua, guru, dan masyarakat secara menyeluruh. Kolaborasi antara semua pihak ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung di sekolah. Kegiatan sosialisasi perilaku perundungan di kalangan remaja dan guru di SMA Negeri 4 Ternate adalah salah satu upaya yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja Indonesia tentang dampak yang ditimbulkan oleh perilaku perundungan serta pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kasus perundungan. Dengan edukasi yang tepat, diharapkan para remaja akan lebih peka terhadap dampak negatif dari perundungan dan berperan aktif dalam mencegahnya. Seluruh komunitas sekolah, termasuk orang tua, guru, dan siswa, harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung di mana perundungan tidak memiliki tempat. Dengan upaya bersama ini, kita dapat mengurangi dampak negatif perundungan di kalangan remaja Indonesia.