cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,387 Documents
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DAN AGAMA BERBASIS GAMIFIKASI DI TPQ MUSHOLA AL-IKHLAS Fitri Nurcahyati; Iyot Masrun Yusup; Muhammad Zidan; Maimunah Karimah; Hafidz Rifky Nurfathan; Ahmad Ridhoni; Siska Siska; Dian Riani; Muhammad Giyaz; Yulia Rahmah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62543

Abstract

Metode pembelajaran di TPQ Mushola Al-Ikhlas selama ini cenderung monoton dan hanya mengandalkan pola simak-baca konvensional, sehingga membuat anak-anak cepat jenuh dan kurang termotivasi dalam mendalami materi keagamaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menghidupkan kembali suasana belajar melalui metode gamifikasi kompetitif berbasis misi harian. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan pengajar TPQ secara penuh sejak tahap perencanaan hingga evaluasi lapangan. Sebanyak 15 anak mengikuti tantangan belajar empat level yang mencakup materi hafalan surat pendek, doa harian, dan praktik shalat. Untuk memicu semangat, progres santri dicatat secara terbuka di papan tulis sebagai media pemeringkatan (leaderboard). Hasil pendampingan menunjukkan perubahan yang nyata; tingkat kehadiran anak menjadi lebih rutin, suasana kelas jauh lebih antusias, dan kemampuan santri dalam menghafal maupun mempraktikkan ibadah meningkat signifikan. Sistem ini terbukti efektif mengubah persepsi santri terhadap proses belajar, dari yang semula terasa sebagai beban menjadi pengalaman yang menyenangkan. Pengabdian ini menegaskan bahwa strategi partisipatif yang kreatif sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput, sekaligus memastikan keberlanjutan program melalui pemberdayaan pengajar lokal.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN GOOGLE MAPS DAN SISTEM PEMBAYARAN QRIS PADA PELAKU UMKM DI DESA MRANAK GUNA MEMPERCEPAT DIGITALISASI LOKAL Muhammad Rifki Prayoga; Javier Naufal Ardhana; Imel Puspa Sari Rismana; Sofiyatu Dia Sania; Lailatul Safiah; Rintan Julia Rahmawati; Adi Wiyoko Efendi; Fitri Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62576

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mranak memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian lokal. Namun, terdapat beberapa kendala dalam meningkatkan daya saing pasar seperti keterbatasan pengetahuan digital, tidak adanya lokasi usaha di internet, dan minimnya penerapan situs pembayaran nontunai. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan digitalisasi melalui pendaftaran usaha Google Maps dan menyediakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku UMKM di Desa Mranak. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek yang ikut serta dalam penelitian, bukan sebagai objek. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tahapan dalam mewujudkan program digitalisasi UMKM yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selain itu, kegiatan ini menggunakan metode door to door agar dapat mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat. Adapun manfaat pemasangan QRIS dan alamat di Google Maps pelaku UMKM di Desa Mranak adalah dapat menjangkau target pasar yang lebih luas, mempermudah transaksi pembayaran, dan meningkatkan pengetahuan digital. Pendampingan menggunakan konsep kolaborasi pentahelix ini terbukti efektif dalam mentransformasikan UMKM konvensional menuju ekosistem digital yang adaptif. Hal ini dilakukan untuk mendukung kemandirian ekonomi desa berkelanjutan, inovasi UMKM, dan mengurangi kesenjangan teknologi antar pelaku usaha sesuai dengan poin 8,9, dan 10 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2030.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PLANG NAMA BERBASIS ECOBRICK DI KAMPUNG TELUK MERBAU Syofiatul Safitri; Muhammad Fachry Alfhanza; Hamido Matthanaja Verianta Marpaung; Aisyah Wanda Lestari; Desika Mayeni Oktavia; Dinda Zul Kasni; Ecca Fitriana; Nesia Azzahwa Firdausi; Rio Royyandi Wijaya; Sobrina Sawli; Tsania Salsabila Nur Inayah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62590

Abstract

Limbah plastik masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang cukup sulit untuk ditangani karena membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi limbah plastik adalah dengan memanfaatkannya kembali menjadi ecobrick. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau di Kampung Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, dengan tujuan memanfaatkan limbah plastik menjadi sesuatu yang memiliki kegunaan. Kegiatan diawali dengan observasi dan diskusi bersama Pemerintah Kampung untuk menentukan kebutuhan serta lokasi pemasangan plang nama. Selanjutnya, mahasiswa berkoordinasi dengan BUMKam melalui Bank Sampah untuk mendapatkan botol plastik bekas yang digunakan sebagai bahan ecobrick. Limbah plastik kemudian dibersihkan, dikeringkan, dan dimasukkan ke dalam botol hingga padat. Ecobrick yang telah selesai dibuat kemudian disusun dan dirangkai menjadi plang nama kampung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi plang nama yang tidak hanya berfungsi sebagai penanda wilayah, tetapi juga dapat menjadi contoh sederhana bagi masyarakat dalam memanfaatkan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sampah plastik serta mendorong pemanfaatan kembali limbah menjadi barang yang lebih berguna.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA KELOR MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERNILAI GIZI TINGGI DAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL DI DESA SALO TIMUR Besti Verawati; Nur Afrinis; Rizqon Jamil Farhas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62728

Abstract

Kelompok Usaha Kelor Mapan di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar merupakan kelompok masyarakat yang bergerak dalam pengolahan daun kelor, khususnya produksi teh kelor. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan peralatan produksi, proses pengolahan yang masih dilakukan secara tradisional, rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam diversifikasi produk, kemasan yang masih sederhana, serta pemasaran yang terbatas pada masyarakat sekitar dan pasar tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam mengolah daun kelor menjadi produk pangan bernilai gizi dan ekonomi, meningkatkan kapasitas produksi melalui penerapan teknologi tepat guna, serta memperluas pemasaran melalui strategi digital. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi pembuatan produk, penerapan teknologi, desain kemasan, perluasan pemasaran, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa food dehydrator, mesin penepung, ayakan, dan sealer. Pelatihan dilakukan untuk menghasilkan diversifikasi produk berupa tepung kelor, stik kelor, kerupuk kelor, dan cookies kelor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah memperoleh transfer teknologi dan keterampilan pengolahan produk berbahan dasar kelor. Diversifikasi produk dan perbaikan kemasan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk serta mendukung perluasan pemasaran. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kemandirian usaha Kelompok Usaha Kelor Mapan secara berkelanjutan.
PENGABDIAN KKN MELALUI SOSIALISASI DAN PEMBERDAYAAN UMKM DI DESA WANGLU, TRUCUK, KLATEN Zakaria Harits Al Firdaus; Niken Wulandari; Rushita Ayu Dinar Ramadhani; Salsabila Arkana Kusumasanti; Diyah Ayu Mustikaningtyas; Alya Azzahra; Witty Rahmawati; Yuwan Novita Rahmadhani; M.Nalendrayuda Hartanto; Suwarto Suwarto; Rusdiana Firnanda Permatasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62785

Abstract

Pelaku UMKM di Desa Wanglu, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten sebagian besar masih menjalankan usahanya secara sederhana, mulai dari proses produksi yang mengandalkan peralatan seadanya hingga pemasaran yang bertumpu pada sistem mulut ke mulut. Sebagian pelaku usaha juga belum memiliki logo maupun banner sebagai identitas dan media promosi, sehingga produk yang sebenarnya berkualitas kurang dikenal secara luas. Kondisi inilah yang mendasari pelaksanaan program pengabdian masyarakat melalui KKN di desa tersebut. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, diawali dengan observasi dan wawancara langsung kepada pelaku UMKM, dilanjutkan dengan sosialisasi bertema "Strategi UMKM Naik Kelas melalui Lean Management, Kaizen, dan Menu Engineering", pelatihan penguatan identitas usaha, serta pendampingan dan evaluasi. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga membantu pembuatan logo dan banner bagi pelaku UMKM yang belum memilikinya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman baru mengenai cara mengurangi pemborosan usaha, melakukan perbaikan secara bertahap, serta menyusun menu berdasarkan tingkat popularitas dan keuntungan produk. Logo dan banner yang dihasilkan turut meningkatkan visibilitas usaha, meskipun belum berdampak langsung pada peningkatan penjualan. Program ini menjadi langkah awal yang penting bagi pelaku UMKM Desa Wanglu untuk mengelola usaha secara lebih efektif dan membangun identitas yang lebih kuat di tengah persaingan pasar.
POJOK BACA SEBAGAI SARANA PENGUATAN MINAT BACA DAN NILAI KEISLAMAN ANAK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Nor Said; Melisa Melisa; Syahreza Hasyimi; Maimunah Maimunah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62912

Abstract

Membaca merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu, sebagaimana ditegaskan dalam ajaran Islam melalui konsep Iqra'. Namun, anak-anak yang mengaji di Musholla Al-Ikhsan, Jl. Denok, Komplek As-Salam, selama ini hanya terpapar bacaan kitab mengaji tanpa akses terhadap bahan bacaan lain yang dapat memperkaya wawasan dan menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini. Kondisi ini mendorong Kelompok KKN Universitas Islam Negeri Palangka Raya melaksanakan program pengabdian bertajuk "Pojok Baca" sebagai upaya penguatan minat baca sekaligus nilai keislaman anak. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui observasi partisipatif dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Pojok Baca berhasil menghimpun 43 buku dari donasi mahasiswa, terdiri atas buku dongeng, nasihat/akhlak, bacaan sholat, dan bacaan umum, yang ditempatkan pada rak bacaan di lingkungan musholla. Kehadiran Pojok Baca disambut positif oleh pengajar mengaji maupun anak-anak, yang kini memiliki alternatif kegiatan literasi di sela jadwal mengaji sehingga tidak mudah bosan. Pembahasan turut dikuatkan dengan pandangan ulama tafsir mengenai konsep Iqra' serta temuan sejumlah kajian pengabdian dan pendidikan di Indonesia tahun 2020-2025 yang menunjukkan pola serupa. Program ini diharapkan dapat terus dikelola secara berkelanjutan oleh pengurus musholla sebagai sarana penguatan literasi dan akhlak generasi muda.
NILAI KEARIFAN LOKAL GOTONG ROYONG DALAM PERAYAAN KEMERDEKAAN RI DI LINGKUNGAN G OBOS 16 RT 11 RW 06 PALANGKA RAYA Asri Nadilah; Shella Aulia Putri; Sabrina Dwi Amalia; Novi Rahmadaniah; Rasti Pramudita; Ahmad Faturrahman; Muhammad Azmannur; Farhat Abdillah; Jelita Jelita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62998

Abstract

Gotong royong merupakan nilai kearifan lokal yang menjadi landasan kehidupan sosial masyarakat Indonesia, namun eksistensinya menghadapi tantangan di tengah gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin individualistis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana nilai kearifan lokal gotong royong terinternalisasi dalam rangkaian kegiatan lomba dan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Jln. G. Obos 16 RT 11 RW 06, Kota Palangka Raya, melihat sekaligus peran kegiatan tersebut sebagai sarana penguatan solidaritas dan kohesi sosial masyarakat di era modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (pendekatan partisipatif), dimana siswa terlibat langsung dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan bersama pengurus RT dan warga setempat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menguraikan hasil observasi terhadap bentuk partisipasi dan nilai gotong royong yang muncul selama kegiatan berlangsung pada tanggal 14–17 Agustus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa gotong royong diwujudkan melalui keterlibatan warga dalam 11 jenis perlombaan bagi dewasa dan anak-anak, kepanitiaan bersama, serta pembuatan twibbon photobooth berbahan karton dan styrofoam sebagai simbol kebersamaan kolektif pada penutupan acara. Nilai-nilai gotong royong yang teridentifikasi meliputi kerja sama, kepedulian, partisipasi, tolong-menolong, dan kebersamaan, yang tercermin dari pembagian peran warga sesuai kemampuan tanpa berorientasi pada kepentingan pribadi. Direkomendasikan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan, pelibatan generasi muda lebih diintensifkan, pemanfaatan media digital seperti twibbon terus dikembangkan, serta pendekatan partisipatif dengan warga diperdalam sejak tahap perencanaan hingga kegiatan pengabdian berikutnya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DESA CIGADOG, KECAMATAN CISALAK, KABUPATEN SUBANG Nayshylla Mabina Nurbahari; Mia Amalia; Mario Demar Simaremare; Nabila Hasanah Gunawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63014

Abstract

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 08 Universitas Subang di Desa Cigadog, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan sosial-pendidikan dan keterbatasan infrastruktur lingkungan secara partisipatif. Metode pelaksanaan kegiatan mengadopsi pendekatan berbasis pengabdian masyarakat yang diawali dengan identifikasi masalah, perencanaan, intervensi lapangan, hingga evaluasi. Pada bidang sosial-pendidikan, intervensi dilakukan melalui sosialisasi anti-bullying di SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Cigadog yang diakhiri dengan deklarasi Sekolah Ramah Anak, serta pemutaran film edukatif "Jendela Seribu Sungai" guna meningkatkan motivasi belajar anak. Pada bidang infrastruktur dan fasilitas umum, program difokuskan pada penanganan titik rawan (blind spot) akibat kontur jalan berkelok melalui pemasangan kaca cembung (convex mirror), pembuatan dan penancapan plang nama jalan/gang menggunakan cat reflektif untuk mempermudah navigasi wilayah, serta peremajaan dan pengecatan ulang tugu-tugu desa bersama pemuda Karang Taruna. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pencegahan perundungan, terciptanya tata kelola navigasi wilayah yang lebih sistematis, terwujudnya peningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta terenovasinya fasilitas fisik penanda identitas desa. Program ini terbukti mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan infrastruktur pedesaan secara berkelanjutan.
PENGUATAN PEMASARAN DIGITAL BAGI PELAKU UMKM DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK LOKAL DESA WISATA JARUM Luqman Azizi; Arel Rafa Rahmawati; Aida Almanunal Ahna; Joysha Anatasya; Engelina Meiva Wulan Dari; Faishal Farruq Abdullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63017

Abstract

Desa Wisata Jarum memiliki potensi lokal yang besar, namun pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran masih minim, terutama karena mayoritas pelaku UMKM berasal dari kalangan lanjut usia yang mengalami keterbatasan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pemanfaatan digital marketing, khususnya Instagram, sebagai media pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber praktisi yang merupakan influencer sekaligus pelaku usaha aktif di bidang pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten, dengan sasaran 43 pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop ini berhasil mengubah cara pandang peserta terhadap media sosial, dari sekadar sarana komunikasi menjadi alat promosi dan pembangunan identitas merek. Namun, efektivitas kegiatan tidak berjalan maksimal karena mayoritas peserta berasal dari kalangan lansia yang masih mengalami kecemasan teknologi dan kesulitan menyerap materi teknis. Keterlibatan generasi muda dalam pendampingan menjadi faktor penting untuk menjembatani kesenjangan digital antargenerasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pemasaran digital, sekaligus mengidentifikasi perlunya program lanjutan dengan pendekatan yang lebih inklusif dan pendampingan intensif bagi kelompok lansia agar transformasi digital UMKM di Desa Wisata Jarum dapat berjalan secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI SARANA PUPUK KOMPOS MENGGUNAKAN FERMENTASI AIR BERAS DUSUN CIWANGUN DESA CUPUNAGARA Selvi Suryatin; Difka Rifatul Karim; Rangga Sandi Saputra; Arabela Grecia Fernanda; Riva Fandiani; Rafli Pagar Alam; Astrid Nandar Aprilia; Renita Dhiya Djati Ramadhani; Andi Surya Bahari; Yazid Zenden Alwala; Hapid Fadilah; Ersoni Wantama
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63018

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di kawasan pedesaan. Dusun Ciwangun, Desa Cupunagara, Kabupaten Subang, menghadapi kendala berupa rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, belum tersedianya sarana daur ulang, serta minimnya sosialisasi program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sarana pembuatan pupuk kompos dengan memanfaatkan fermentasi air beras sebagai aktivator alami. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui tiga tahapan utama: sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampak negatif pembuangan sampah sembarangan. Demonstrasi meliputi peragaan langsung pembuatan aktivator dari fermentasi air cucian beras dan praktik pembuatan kompos menggunakan sampah organik rumah tangga. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program setelah kegiatan demonstrasi selesai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah organik dan keterampilan dalam membuat pupuk kompos secara mandiri. Masyarakat mulai memilah sampah organik dan mengolahnya menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Program ini memberikan manfaat bagi lingkungan dengan mengurangi sampah yang dibuang sembarangan, manfaat ekonomi dengan menghasilkan pupuk yang dapat digunakan sendiri, serta manfaat kesehatan dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah lainnya.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026) Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue