cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,387 Documents
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM PAROKI Agrienta Bellanov; Desrina Yusi Irawati; Henry Galajaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.59794

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM Paroki Ratu Maria Redemptor Mundi Surabaya dalam menerapkan strategi digital marketing secara sederhana, terencana, dan berkelanjutan. Permasalahan utama mitra adalah pemasaran yang masih bersifat konvensional, rendahnya literasi digital, belum optimalnya penggunaan media sosial, serta belum tersedianya konten promosi yang konsisten. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan perancangan keberlanjutan program. Peserta dilatih mengenali konsep dasar digital marketing, membuat akun media sosial bisnis, menyusun konten promosi, menggunakan WhatsApp Business, serta memahami pemanfaatan marketplace sebagai kanal pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemasaran digital, tersusunnya strategi promosi sederhana, dan meningkatnya kesiapan UMKM dalam memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Pendampingan ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam membangun identitas usaha, meningkatkan visibilitas produk, dan mengurangi ketergantungan pada pemasaran dari mulut ke mulut. Kegiatan ini penting sebagai langkah awal penguatan daya saing UMKM berbasis teknologi tepat guna.
EVALUASI HEARTFIT COMMUNITY : PELATIHAN SELF MONITORING TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI BERBASIS WEAREABLE DEVICE Irsanty Collein; Nasrul Nasrul; Rizkaningsih Rizkaningsih; Nurlailah Umar; Baharuddin Condeng; Firdaus J Kunoli; Taqwin Taqwin; Jurana Jurana; Zainul Zainul; Achmad Muaz
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.59973

Abstract

Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang memerlukan intervensi pencegahan sejak dini di tingkat komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi program Heartfit Community melalui pelatihan pemantauan mandiri (self-monitoring) tekanan darah dan denyut nadi menggunakan wearable device pada masyarakat desa. Kegiatan ini menggunakan desain partisipatif dengan melibatkan 35 peserta, yang terdiri dari 15 kader kesehatan dan 20 anggota masyarakat Desa Wani Lumbumpetigi. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi kesehatan jantung, demonstrasi penggunaan smartwatch kesehatan, dan pendampingan praktik pengukuran secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan psikomotorik peserta.Hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan peserta dalam menggunakan wearable device untuk pengukuran tekanan darah dan frekuensi nadi, Sebanyak 4 peserta (26,7%) memperoleh skor 9 (melewatkan 1 tahapan). Sementara itu, 11 peserta (73,3%) memperoleh skor 10 (sempurna). Artinya adanya peningkatan pada keterampilan kader dalam mengoperasikan wearable device untuk mengukur dan membaca hasil tekanan darah serta denyut nadi . Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna ini diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit jantung di wilayah pedesaan
PENDAMPINGAN ADMINISTRASI PENGELOLAAN ABSENSI DAN DATABASE KURIR DI PT. TATUR UTAMA SEJATI Ananda Riska Pratiwi; Nanik Hariyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.60613

Abstract

PT. Tatur Utama Sejati merupakan perusahaan outsourcing yang berdiri sejak tahun 1986 dan bergerak di bidang penyediaan tenaga kerja kurir kepada J&T Express sebagai mitra utamanya. Sebagai perusahaan outsourcing yang bertanggung jawab mengelola sejumlah besar kurir yang ditempatkan di berbagai Drop Point, PT. Tatur Utama Sejati menghadapi tantangan administratif yang signifikan dalam mengelola absensi karyawan serta memelihara database kurir yang akurat dan mutakhir. Tanpa sistem administrasi yang terstruktur, perusahaan berisiko mengalami inkonsistensi data, proses penggajian yang tidak efisien, serta kesulitan dalam memantau kedisiplinan dan kinerja kurir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan administrasi kepada PT. Tatur Utama Sejati dalam perbaikan sistem pengelolaan absensi dan database kurir. Metode pelaksanaan mencakup observasi, wawancara langsung dengan staf administrasi dan HR, identifikasi kelemahan sistem yang berjalan, serta implementasi perbaikan administrasi yang terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pendampingan berhasil meningkatkan akurasi pencatatan data absensi, membangun database kurir yang lebih sistematis dan mutakhir, serta meningkatkan efisiensi administrasi manajemen sumber daya manusia perusahaan secara keseluruhan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung PT. Tatur Utama Sejati dalam memenuhi kewajiban administratifnya sebagai perusahaan outsourcing yang profesional dan aktif mengelola kualitas serta integritas data tenaga kerjanya.
PENERAPAN TEKNIK FINGER PRESSING PADA PROSES SMOOTHING RAMBUT RUSAK (DAMAGED HAIR): STUDI KASUS DI ASTRY SALON Nurul Syakila Nasution; Rahmi Oktarina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.61292

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik finger pressing pada proses smoothing rambut rusak di Astry Salon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan 6 orang informan yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik finger pressing diterapkan setelah diagnosis kondisi rambut sebagai bagian dari prosedur smoothing untuk membantu pemerataan krim pelurus sebelum pencatokan. Penerapan teknik ini mendukung hasil pelurusan yang lebih merata, sementara keberhasilan layanan juga dipengaruhi oleh kemampuan Hair Stylist dalam menganalisis kondisi rambut dan menentukan tindakan yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa finger pressing merupakan keterampilan teknis yang mendukung praktik profesional Hair Stylist dalam pelayanan smoothing rambut rusak.
WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN BERBASIS NUMERASI Arfatin Nurrahmah; Yuan Andinny; Indah Mayang Purnama
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62013

Abstract

Numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan perlu diterapkan secara terpadu pada berbagai mata pelajaran. Meskipun demikian, pelaksanaan pembelajaran berbasis numerasi di sekolah masih belum berjalan optimal karena sebagian guru masih menganggap penguatan numerasi hanya menjadi tanggung jawab guru matematika. Akibatnya, penerapan konsep numerasi dalam pembelajaran lintas disiplin belum terlaksana secara konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang mengintegrasikan numerasi melalui pelaksanaan workshop. Program berlangsung pada 9 Juli 2026 di Yayasan Pelita Insani, Bogor, dengan melibatkan 27 guru dari jenjang KB/TK, SD, dan SMP. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemaparan materi, diskusi partisipatif, penyajian contoh praktik baik, lokakarya penyusunan aktivitas pembelajaran berbasis numerasi, presentasi hasil kerja kelompok, refleksi, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan angket. Materi pelatihan membahas konsep dasar numerasi, pentingnya penguatan numerasi dalam pendidikan, serta berbagai alternatif strategi penerapannya pada proses pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 96,30 pada pretest menjadi 98,67 pada posttest. Selain itu, angket memperoleh skor rata-rata 3,50 pada skala empat, atau setara dengan 87,59%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman, kesiapan, serta motivasi guru dalam mengintegrasikan numerasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan jenjang pendidikan masing-masing. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan budaya numerasi di sekolah sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.
PSIKOEDUKASI PERILAKU DAN KONSEKUENSI BAGI PENERIMA MANFAAT RUMAH PELAYANAN SOSIAL MANDIRI SEMARANG Zahra Arrantisi; Nauraleza Syazwina Tyan; Rahma Nuratiwi; Lina Nurviana; Fatma Kusuma Mahanani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62094

Abstract

Program psikoedukasi ini dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial Mandiri Semarang yang dilatarbelakangi oleh keterbatasan pemahaman penerima manfaat dalam mengidentifikasi dan mengendalikan perilaku beserta konsekuensinya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara perilaku dan konsekuensinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui psikoedukasi yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan yang meliputi lima tahap, yaitu Pembukaan dan Penggalian Pengetahuan Awal, Psikoedukasi Perilaku dan Konsekuensi, Pengerjaan Worksheet, Permainan Edukatif berupa puzzle, serta Refleksi dan Penutup. Tahap pembukaan difokuskan pada penggalian pemahaman awal peserta sekaligus membangun rapport melalui diskusi interaktif. Psikoedukasi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan mengenai hubungan perilaku dan konsekuensi. Pada tahap pengerjaan worksheet, peserta mengklasifikasikan perilaku positif dan negatif serta mendiskusikan implikasinya secara berkelompok. Kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif berbentuk puzzle untuk memperkuat pemahaman konsep, dan diakhiri dengan sesi refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi dan membedakan perilaku positif dan negatif serta memahami konsekuensi dasar dari perilaku tersebut. Kegiatan ini juga mendorong peserta menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari sehingga meningkatkan pemahaman konseptual awal mengenai hubungan antara perilaku dan konsekuensinya. Dengan demikian, psikoedukasi berpotensi menjadi strategi awal dalam mendukung pembentukan perilaku adaptif pada penerima manfaat.
PEMANFAATAN KAYU KELAPA SEBAGAI BAHAN STUP LEBAH TANPA SENGAT Iswara Gautama; Budiaman Budiaman; Baharuddin Baharuddin; Andi Prastiyo; Usman Arsyad; Abd. Rahman; Ririn Dwi Hariyanti; Niswatul Azizah; A. Abdillah Abulkhai; Andi Arham Badri Syah; Muhammad Asyam AR
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62110

Abstract

Budidaya lebah tanpa sengat (Trigona) merupakan salah satu alternatif usaha berbasis hasil hutan bukan kayu yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung jasa penyerbukan tanaman. Namun, masyarakat Desa Kalepadang, Kabupaten Kepulauan Selayar, masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya lebah Trigona serta pemanfaatan kayu kelapa sebagai bahan pembuatan stup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan budidaya lebah Trigona berbasis pemanfaatan kayu kelapa sebagai bahan stup. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2026, dengan metode partisipatif melalui tahapan pre-test, sosialisasi, pelatihan dan praktik pembuatan stup, pemindahan koloni, penanaman bibit santos lemon sebagai tanaman pakan lebah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh indikator budidaya lebah Trigona, antara lain pengetahuan tentang budidaya meningkat dari 50% menjadi 80%, pengetahuan tentang pakan utama lebah meningkat dari 20% menjadi 80%, dan pengetahuan tentang nilai jual madu meningkat dari 20% menjadi 70%. Pada aspek pemanfaatan kayu kelapa sebagai stup, pengetahuan mengenai fungsi kotak sarang meningkat dari 10% menjadi 80%, sedangkan pengetahuan tentang penggunaan kayu kelapa sebagai bahan stup meningkat dari 20% menjadi 70%. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan stup, pemindahan koloni, dan penanaman tanaman pakan lebah. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat melalui pembelajaran berbasis praktik serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai upaya budidaya lebah Trigona yang berkelanjutan.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM PENATALAKSANAAN PERTOLONGAN PERTAMA SNAKEBITE DI SMA NEGERI 1 SOKARAJA Kakha Agniansyah; Magenda Bisma Yudha; Surtiningsih Surtiningsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62125

Abstract

Gigitan ular (snakebite) merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, gangguan sistemik, kecacatan, hingga kematian apabila tidak memperoleh pertolongan yang cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama masih menyebabkan dilakukannya tindakan yang tidak sesuai, seperti mengikat ekstremitas dengan kuat, menyayat luka, dan mengisap bisa ular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus snakebite. Kegiatan dilaksanakan pada 13 April 2026 di SMA Negeri 1 Sokaraja dengan melibatkan 35 siswa kelas XII yang dipilih secara acak dari 10 kelas. Pelaksanaan kegiatan meliputi pengisian pre-test, pemberian edukasi melalui ceramah dan media PowerPoint, pemutaran video demonstrasi, praktik pertolongan pertama, serta evaluasi melalui post-test dan lembar ceklis keterampilan. Sebagian besar peserta berusia 17 tahun, yaitu 23 orang (65,7%), dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 20 orang (57,1%). Sebelum edukasi, tingkat pengetahuan peserta berada pada kategori cukup sebanyak 20 orang (57,1%), kurang sebanyak 14 orang (40,0%), dan baik sebanyak 1 orang (2,9%). Setelah edukasi, sebanyak 32 peserta (91,4%) memiliki pengetahuan baik dan 3 peserta (8,6%) memiliki pengetahuan cukup. Sebelum edukasi dan demonstrasi, sebanyak 33 peserta (94,3%) berada pada kategori tidak kompeten dan 2 peserta (5,7%) cukup kompeten. Setelah intervensi, seluruh peserta sebanyak 35 orang (100%) berada pada kategori kompeten. Edukasi yang disertai video dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus snakebite.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS TAYAN HILIR, KABUPATEN SANGGAU I Made Moh. Yanuar Saifudin; Wulida Litaqia; Devi Harmita; Eza Kemal Firdaus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62181

Abstract

Kecamatan Tayan Hilir mengalami banjir besar setiap tahun, namun tenaga kesehatan Puskesmas Tayan Hilir belum pernah memperoleh pelatihan kebencanaan terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir tenaga kesehatan melalui workshop berbasis kasus lokal yang dipadukan dengan diseminasi buku saku. Kegiatan menggunakan rancangan pra-eksperimental satu kelompok pra-pasca tanpa kelompok pembanding, dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti 13 tenaga kesehatan. Pengetahuan diukur menggunakan 20 butir pilihan ganda sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 7 peserta memiliki data berpasangan lengkap dan dianalisis menggunakan paired samples t-test. Rerata skor meningkat dari 11,86 (SD 4,49) menjadi 16,86 (SD 1,46), atau dari 59,3% menjadi 84,3% jawaban benar, dengan selisih 5,00 poin (95% IK 0,14 sampai 9,86; t(6) = 2,515; p = 0,046) dan besaran efek besar (Cohen’s dz = 0,95). Simpangan baku menyempit dua pertiga, yang menunjukkan penyeragaman kompetensi antarpeserta. Peserta berkategori kurang turun dari 57,1% menjadi 0%, sedangkan kategori baik naik dari 28,6% menjadi 85,7%. Peningkatan terjadi pada keenam domain materi, terbesar pada domain respons dan manajemen krisis kesehatan (+33,3 poin persentase) yang justru memiliki penguasaan awal terendah meskipun peserta rutin menghadapi banjir. Workshop berbasis kasus lokal yang dipadukan buku saku efektif meningkatkan sekaligus menyeragamkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir tenaga kesehatan puskesmas.
EDUKASI PENGENDALIAN HAMA TERPADU MELALUI GERAKAN BERSAMA GAPOKTAN UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN DI PAKISAN Fajar Diva Ariani; Maryuana Medhishitta; Isna Putri Prastiwi; Dwi Arini; Aji Hasbi Assalafi; Adi Saputra; Kustiarini Kustiarini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.62490

Abstract

Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi salah satu permasalahan yang dapat menghambat produktivitas pertanian di Desa Pakisan, Klaten, khususnya pada tanaman padi dan palawija. Kondisi tersebut diperparah oleh kecenderungan petani menggunakan pestisida kimia secara individual, sehingga diperlukan peningkatan pemahaman dan keterampilan mengenai Pengendalian Hama Terpadu (PHT) sebagai pendekatan pengendalian yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pakisan mengenai prinsip dan penerapan PHT sesuai dengan permasalahan pertanian setempat. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 dengan melibatkan 30 anggota Gapoktan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan diagnosis, perencanaan, aksi, dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan diwujudkan dalam bentuk edukasi melalui seminar, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai identifikasi OPT, pemantauan agroekosistem, pemanfaatan musuh alami, sanitasi lahan, penanaman serempak, serta penggunaan pestisida secara bijaksana. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, diskusi, dan dokumentasi dengan indikator meliputi keaktifan, pemahaman, kesesuaian materi, dan kebermanfaatan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta mengikuti kegiatan dan terlibat dalam diskusi mengenai permasalahan hama yang dihadapi di lahan pertanian. Peserta mampu mengidentifikasi permasalahan berupa serangan ulat pada tanaman palawija dan Penggerek Batang Padi Kuning pada tanaman padi serta memperoleh pemahaman mengenai alternatif pengendalian berdasarkan prinsip PHT. Kegiatan juga memperkuat komunikasi dan sinergi antara Gapoktan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan perguruan tinggi. Edukasi PHT melalui kegiatan seminar dan diskusi partisipatif dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas petani untuk menerapkan pengendalian hama yang lebih tepat dan berkelanjutan di Desa Pakisan.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026) Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue