cover
Contact Name
Sugeng Nugroho
Contact Email
stagaw.kototabang@bmkg.go.id
Phone
+62752-7446089
Journal Mail Official
megasains@gawbkt.id
Editorial Address
Jalan Raya Bukittinggi - Medan KM.17 Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat 26151
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Megasains
ISSN : 20865589     EISSN : 27232239     DOI : https://doi.org/10.46824/megasains
Core Subject : Science,
Buletin MEGASAINS diterbitkan oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototobang sebagai media apresiasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang bersumber dari kegiatan penelitian berbasis ilmu-ilmu meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika (MKKuG), serta lingkungan.
Articles 214 Documents
DETEKSI PERUBAHAN IKLIM DARI DATA CURAH HUJAN BULANAN DI KALIMANTAN BARAT Nazarudin, Leni
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/d4fh3p37

Abstract

Telah dilakukan kajian untuk mendeteksi perubahan iklim dengan menggunakan data curah hujan bulanan dari 59 titik pengamatan di Kalimantan Barat. Uji statistik Mann-Kendall dan metode Sens digunakan dalam penelitian ini. Nilai tren tersebut ditampilkan dalam bentuk peta spasial dengan menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil penelitian menunjukkan Kalimantan Barat mempunyai pola curah hujan bimodal (dua puncak hujan), dengan puncak pertama terjadi pada bulan April, dan puncak kedua terjadi pada bulan Desember. Curah hujan tahunan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat menunjukkan tren penurunan yang signifikan pada kisaran 1-70 mm/tahun. Curah hujan pada bulan-bulan kering (Juni dan Juli) meningkat secara signifikan sebesar 1-10 mm/bulan di sebagian besar wilayah. Sebaliknya, pada musim hujan (Maret, Mei dan November hingga Januari), curah hujan menurun secara signifikan di sebagian besar wilayah, terutama di bagian selatan dan barat.
HUBUNGAN ANTARA GEMPABUMI DENGAN ERUPSI GUNUNGAPI STUDI KASUS ERUPSI GUNUNG SINABUNG TAHUN 2010 DAN 2013 Pratama, I Putu Dedy
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/b62gbt27

Abstract

Aktivitas vulkanik tidak terlepas dari aktivitas seismik dan kondisi tektonik di kawasan sekitarnya. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara gempa bumi dan letusan gunung berapi. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah gempa bumi Mw9.0 di Aceh pada tahun 2004, yang diikuti oleh gempa susulan besar berikutnya, telah menghasilkan perubahan tegangan Coulomb yang positif di wilayah tersebut. Perubahan tersebut memicu terganggunya Gunung Sinabung pada tahun 2010 yang sudah tidak aktif selama empat abad. Penampang melintang Gunung Sinabung sebelum erupsi tahun 2013 juga menunjukkan perubahan positif tegangan Coulomb di bagian bawah Gunung Sinabung hingga kedalaman 85 km dengan lobus hingga 5 x 10-3 batang
RASIO KOMPONEN UV, PAR DAN NIR TERHADAP RADIASI MATAHARI GLOBAL DI BUKIT KOTOTABANG TAHUN 2012 Andri, Yosfi
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/37qh9233

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hubungan tiga komponen radiasi matahari (Ultra Violet (UV), Near Infra-red (NIR) dan Radiasi Aktif Fotosintesis (PAR)) dengan radiasi global yang diukur di Bukit Kototabang pada tahun 2012. Hubungan tersebut dilakukan oleh menghitung perbandingan antara radiasi global dengan masing-masing komponen radiasi matahari, serta dengan menentukan nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkiraan komponen radiasi matahari global adalah 5% UV, 55% NIR dan 45% PAR. Selain itu, rasio antara UV dan radiasi matahari global menunjukkan bahwa kandungan uap air di Bukit Kototabang relatif tinggi
KAJIAN HUBUNGAN ANTARA DISTRIBUSI GEMPA SUSULAN ACEH 26 DESEMBER 2004 TERHADAP DISTRIBUSI PERUBAHAN TEKANAN COULOMB (COULOMB STRESS CHANGE) Ardiansyah, Sabar
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/tnbc3g33

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan fokus mempelajari interaksi antara distribusi gempa susulan dan perubahan tegangan coulomb, serta interaksi antara satu gempa besar dengan kejadian gempa lainnya yang letaknya berdekatan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji sebaran gempa susulan gempa Aceh bulan Desember 2005 dari perubahan pola tegangan coulomb. Data utama gempa bumi beserta parameter keruntuhannya diperlakukan sebagai masukan untuk menganalisis perubahan tegangan coulomb, dengan bantuan paket perangkat lunak Coulomb v3.3. Hasilnya menunjukkan hal itu Sebesar 49,8% gempa susulan gempa Aceh tanggal 26 Desember 2004 tersebar pada wilayah yang dihitung perubahan tegangan coulomb positifnya, sedangkan sisanya terletak pada perubahan tegangan coulomb negatif.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2024): Megasains Vol. 15 No. 1 Tahun 2024 Vol 14 No 2 (2023): Megasains Vol.14 No.2 Tahun 2023 Vol 14 No 2 (2023): Megasains Vol. 14 No. 2 Tahun 2023 Vol 14 No 1 (2023): Megasains Vol.14 No.1Tahun 2023 Vol 13 No 2 (2022): Megasains Vol.13 No.02 Tahun 2022 Vol 13 No 1 (2022): Megasains Vol.13 No.1 Tahun 2022 Vol 12 No 2 (2021): Megasains Vol. 12 No. 2 Tahun 2021 Vol 12 No 2 (2021): Megasains Vol.12 No.2 Tahun 2021 Vol 12 No 1 (2021): Megasains Vol.12 No.1 Tahun 2021 Vol 11 No 01 (2020): Megasains Vol 11 No.01 Tahun 2020 Vol 11 No 2 (2020): Megasains Vol.11 No.2 Tahun 2020 Vol 11 No 2 (2020): Megasains Vol. 11 No. 2 Tahun 2020 Vol 11 No 1 (2020): Megasains Vol. 11 No.1 Tahun 2020 Vol 11 No 1 (2020): Megasains Vol 11 No.1 Tahun 2020 Vol 10 No 02 (2019): Megasains Vol.10 No.02 Tahun 2019 Vol 10 No 2 (2019): Megasains Vol. 10 No. 2 Tahun 2019 Vol 10 No 2 (2019): Vol 10 No 2 (2019) Vol 10 No 1 (2019): Vol 10 No 1 (2019) Vol 10 No 1 (2019): Megasains Vol. 10 No. 1 Tahun 2019 Vol 9 No 1 (2018): Vol 9 No 1 (2018) Vol 9 No 1 (2018): Megasains Vol. 9 No. 1 Tahun 2018 Vol 8 No 1 (2017): Megasains Vol. 8 No. 1 Tahun 2017 Vol 8 No 1 (2017): Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 3 (2016): Vol 7 No 3 (2016) Vol 7 No 3 (2016): Megasains Vol. 7 No. 3 Tahun 2016 Vol 7 No 2 (2016): Megasains Vol. 7 No. 2 Tahun 2016 Vol 7 No 2 (2016): Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016): Vol 7 No 1 (2016) Vol 7 No 1 (2016): Megasains Vol. 7 No.1 Tahun 2016 Vol 6 No 3 (2015): Vol 6 No 3 (2015) Vol 6 No 3 (2015): Megasains Vol. 6 No.3 Tahun 2015 Vol 6 No 1 (2015): Vol 6 No 1 (2019) Vol 6 No 1 (2015): Megasains Vol. 6 No.1 Tahun 2015 Vol 4 No 3 (2013): Vol 4 No 3 (2013) Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013 More Issue