cover
Contact Name
Bandiyah
Contact Email
jurnaldikbud1@gmail.com
Phone
+6281288370671
Journal Mail Official
jurnaldikbud@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Sekretariat BSKAP Kemendikbud Gedung E, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta 10270 Telepon: (021) 57900405, Faksimile: (021) 57900405 Email: jurnaldikbud@kemdikbud.go.id; jurnaldikbud@yahoo.com
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : 24608300     EISSN : 25284339     DOI : https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i1.1509
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a peer-reviewed journal published by Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Agency for Research and Development, Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia), publish twice a year in June and December. This journal publishes research and study in the field of education and culture, such as, education management, education best practice, curriculum, education assessment, education policy, education technology, language, and archeology.
Articles 535 Documents
Pemodelan Kemampuan Literasi Membaca Siswa di Indonesia dengan Pendekatan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS)
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.4966

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi membaca siswa di Indonesia serta mengidentifikasi variabel penting yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS). Data yang digunakan adalah survei PISA Indonesia tahun 2022 dengan melibatkan 16 variabel prediktor dan 1 variabel respon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan literasi membaca siswa Indonesia adalah 375,296, yang menempatkan Indonesia pada level 1c atau peringkat rendah. Dari 16 variabel prediktor, variabel indeks dukungan keluarga memiliki pengaruh terbesar terhadap skor literasi membaca PISA 2022 di Indonesia. Peningkatan indeks dukungan keluarga secara langsung dapat meningkatkan skor literasi membaca sebesar 33,921 pada setiap siswa di Indonesia. Selain itu, terdapat 4 variabel penting lainnya yang berinteraksi dengan indeks dukungan keluarga dalam memengaruhi skor literasi membaca yaitu status ekonomi, sosial, dan budaya keluarga,dukungan keluarga terhadap pembelajaran mandiri, ketersediaan sumber daya TIK, dan serta rasa ingin tahu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan literasi membaca siswa di Indonesia masih tergolong rendah dan variabel dukungan keluarga terbukti memiliki pengaruh paling besar terhadap skor literasi membaca disamping variabel lainnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa melalui berbagai intervensi kebijakan yang mempertimbangkan dukungan keluarga sebagai faktor utama.
Karakteristik Penduduk Miskin dalam Hubungannya dengan Partisipasi pada Perguruan Tinggi di Indonesia Winda Rawiyanti; Winih Budiarti
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.5073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum dan variabel yang memengaruhi partisipasi perguruan tinggi pada kelompok 20% penduduk termiskin di Indonesia tahun 2023. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data yang bersumber dari Susenas Maret 2023 dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hanya 32,28% penduduk miskin yang berpartisipasi dalam perguruan tinggi. Variabel yang signifikan berpengaruh terhadap status partisipasi penduduk miskin pada perguruan tinggi di antaranya tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, status bekerja penduduk, jenis kelamin, dan status penerimaan Program Indonesia Pintar (PIP). Temuan dalam penelitian ini adalah penduduk miskin yang menerima PIP memiliki kecenderungan paling besar untuk berpartisipasi. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak terkait perlu memperluas beasiswa dan informasi beasiswa perguruan tinggi terhadap penduduk miskin.
Editorial, Daftar Isi, Lembar Abstrak admin adminn
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Editorial
Persepsi Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Pengajaran Folklor: Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta Ujang Sugara; Supartinah; Herwin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.5123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi calon guru sekolah dasar mengenai relevansi folklor pada pembelajaran pada masa kini dan masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deksriptif. Informan penelitian ini adalah calon guru sekolah dasar. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara individu dengan teknik semi terstruktur. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis yang digunakan ialah teknik analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para calon guru mempersepsikan folklor memiliki urgensi untuk diajarkan di sekolah dasar khususnya dalam pembelajaran sastra karena memiliki nilai didaktis terutama dalam pendidikan karakter dan merupakan salah satu upaya dalam pelestarian budaya. Namun, sebagian calon guru lebih memilih sastra modern sebagai bahan ajar karena ceritanya lebih menarik dan lebih kontekstual dengan perkembangan zaman. Temuan tersebut mengindikasikan calon guru sekolah dasar memiliki pandangan yang berbeda mengenai pembelajaran folklore di sekolah. Kesimpulan, baik folklor maupun sastra modern memiliki potensi yang sama untuk diajarkan kepada peserta didik karena keduanya memberikan nilai edukatif yang relevan terutama dalam pengembangan karakter. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara folklor dan sastra modern dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk menciptakan keseimbangan antara pengajaran nilai lokal dan kontekstualisasi zaman modern.
Desain Instrumen Pengukuran Literasi Lingkungan Siswa SMA dengan Menggubakan Pendekatan Model Rasch Surya Dharma; Ilhamuddin; Abd. Kadir Jaelani; Fathrul Ariah; Syafaruddin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.5126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukuran literasi lingkungan siswa dengan menggunakan pendekatan model Rasch serta mengetahui gambaran secara umum tingkat literasi lingkungan siswa berdasarkan instrumen pengukuran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan Mark Wilson. Subjek ujicoba dalam penelitian ini ialah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri kelas XI yang terdapat di Kabupaten Gowa sebanyak 350 responden yang tersebar dari 5 sekolah Negeri. Pemilihan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup dua jenis yaitu lembar validasi ahli dan instrumen pengukuran yang dikembangkan. Teknik analisis adalah analisis validitas isi menggunakan formula Aiken V dan analisis karakteristik butir menggunakan model Rasch. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam analisis validitas Aiken V terdapat 45 butir yang memiliki nilai indeks V > 0,60. Kemudian, dalam analisis karakteristik butir menggunakan model Rasch menunjukkan bahwa terdapat 38 butir yang fit. Pada ujicoba instrument tes literasi lingkungan yang dikembangkan diketahui bahwa pada umumnya siswa berada pada pengelompokan abilitas yang rendah. Kesimpulan, pengembangan instrumen layak digunakan untuk mengukur literasi lingkungan dan pada umumnya tingkat kecakapan literasi lingkungan siswa dikategorikan rendah. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya lebih lanjut kebijakan pendidikan untuk meningkatkan literasi lingkungan dan tanggung jawab di kalangan generasi muda.
The Practice and Challenges of Differentiated Instruction Implementation: A Case Study at SMP Islam de Green Camp Muhammad Aiman Zaidan Kusasi; Hanifah; Rona Elfiza
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.5145

Abstract

This study explores the strategies employed by English teachers at SMP Islam De Green Camp, Tanjungpinang, for implementing Differentiated Instruction in alignment with the Kurikulum Merdeka in English classes, as well as the challenges they face in doing so. A descriptive qualitative approach was used, incorporating observations, interviews, questionnaires, and documentation. The participants included three English teachers, six inclusive students, and fifty-two regular students. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of Differentiated Instruction at this school is still developing, with content differentiation requiring further enhancement compared to other aspects of differentiation. Teachers are actively adapting teaching strategies, assessments, and classroom environments to meet diverse student needs. Key challenges include varying learning needs, students’ negative attitudes towards English, and limited vocabulary and memorization skills. Despite these obstacles, teachers remain committed to advancing the practice of Differentiated Instruction through professional development, collaboration, and innovative teaching methods. In conclusion, while the implementation of Differentiated Instruction at SMP Islam De Green Camp is progressing, ongoing efforts in professional development and resource allocation are crucial to fully realizing its potential to support diverse student needs within the Kurikulum Merdeka framework.
The Impact of Game-Based Learning on Student Competencies in Science: A systematic Review Safitri, Ria Rochmi; Rahmania, Ulya Ghifrani; Putri, Anggraita Febriana; Jumadi, Jumadi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v10i1.5188

Abstract

Game-Based Learning is an application that encourages active engagement and enhances knowledge and skills. Its effectiveness in fostering student competencies has been proven and applies in various fields. This systematic review analyzes the science topics, student competencies, and learning outcomes associated with Game-Based Learning implementation in primary and secondary education. The method used refers to the procedures outlined by Kitchenham and Charters. The reporting adheres to Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. The research sample consisted of 22 articles extracted from 478 articles based on predetermined inclusion and exclusion criteria. The review results show that GBL is applicable across all core science domains-namely physics, biology, and chemistry. The competencies that can be improved using Game-Based Learning consist of three aspects, namely affective, cognitive, and psychomotor. Science learning using Game-Based Learning can significantly improve the three students’ competencies in almost all studies. To conclude, Game-Based Learning can serve as an effective and recommended learning strategy to support the digital transformation of science education.
Dampak dan Tantangan Pemanfaatan ChatGPT dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka: Tinjauan Literatur Sistematis Agung Supriyono; Albertus Djoko Lesmono; Trapsilo Prihandono
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v9i2.5214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran di era Kurikulum Merdeka terkait penyebab pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran, dampak yang timbul akibat pemanfaatan ChatGPT, dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review dengan teknik pengumpulan data menggunakan alur PRISMA. Data penelitian diperoleh dari literatur yang terpublikasi sejak November 2022 – Mei 2024 pada aplikasi Publish or Perish. Hasil penelitian menujukkan penyebab utama pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran yaitu perkembangan teknologi dan inovasi pembelajaran, rendahnya keterampilan menulis, dan rendahnya kemampuan pemecahan masalah. Di samping itu, terdapat penyebab lain seperti kurangnya motivasi belajar, perubahan cara belajar, personalisasi belajar. Pemanfaatan ChatGPT memberi dampak positif terutama pada peningkatan motivasi dan minat belajar, peningkatan aktivitas dan hasil belajar, dan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun demikian, pemanfaatan kecerdasan buatan ini memberi dampak negatif pula terutama ketergantungan pada teknologi, menimbulkan rasa malas, dan melemahkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Tantangan utama pemanfaatan ChatGPT adalah keakuratan informasi, etika akademik dan plagiarisme, kesenjangan teknologi, masalah privasi, serta internet. Kesimpulan, Pemanfaatan ChatGPT dalam lingkup akademik dapat mengatasi beberapa permasalahan pembelajaran. Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan tersebut menimbulkan dampak positif dan negatif, sekaligus tantangan. Oleh karena itu, pemanfaatan ChatGPT memerlukan pengawasan dan penerapan etika akademik agar integritas hasil pembelajaran tetap terjaga.
Daftar Isi, Editorial, Lembar Abstrak admin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi, Editorial, Lembar Abstrak
Indeks, Pedoman Penulisan admin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks