Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya is a biannual and peer-reviewed journal dedicated to publishing the many scholarly study, ex Islamic Religion, Social, and Culture from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with: 1. Islamic Religion Studies and Science 2. Sosial Studies and Science 3. Culture Studies and Science 4. Society Phenomena
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2019)"
:
8 Documents
clear
POLA KOMUNIKASI JARAK JAUH ANAK DENGAN ORANG TUA MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH IAIN BATUSANGKAR
Yudha, Irsandi;
Adripen, Adripen;
Marhen, Marhen
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.448 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1761
The main problem in this study is the pattern of long-distance communication between children and parents. The pattern here is defined as the form, method, communication model used by FUAD IAIN Batusangkar students when communicating with their parents, and also the barriers to the child's long distance communication with parents. This study used descriptive qualitative method. The research informants were FUAD IAIN Batusangkar students who lived far from their parents. Data collection techniques that researchers use are observation, in-depth interviews. According to Sugiyono (2013: 245) data analysis in qualitative research carried out since before entering the field, during the field and after the field. The results showed that the pattern of long-distance communication between children and parents of students of the Fakltas Ushuluddin Adab and Da'wah was a Stimulus-Response Communication Pattern in two Directions they experience and equally respond to what message they receive, and between them there is no limit to each other when communicating the point here is that in this communication process both communicators and communicants have the same position, so that the communication process can begin and ends where and whenever.
PENYESUAIAN DIRI DALAM BERINTERAKSI MAHASISWA MANDAHILIANG DI IAIN BATUSANGKAR
Prayoga, Dycki -;
Irman, Irman -
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.404 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1739
Pokok Permasalahan dalam penelitian ini mahasiswa Mandahiliangketika melakukan penyesuaian diri dalam berinteraksi yang berbeda bahasa dan budaya di lingkungan IAIN Batusangkar. Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana penyesuaian diri dalam berinteraksi mahasiswa Mandahiliang asal Paraman Ampalu di IAIN Batusangkar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan latar IAIN Batusangkar dengan mengambil 10 respondenmahasiswa Mandahiliang yang berasal dari Paraman Ampalu. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dan semi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang di butuhkan oleh peneliti. teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman Dalam menjamin keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi atau secara sederhana dikenal dengan metode cross check.Hasil Penelitian menemukan (1) Bahwa proses penyesuaian diri dan interaksi yang dilakukan oleh mahasiswa Mandahiliang di IAIN Batusangkar dengan aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan di kampus dan berusaha memahami lingkungan sosial budaya yang ada.(2) hambatan komunikasi mahasiswa Mandahiliang ketika berinteraksi adalah bahasa, latar belakang, budaya, dankomunikasi verbal yang sulit dipahami serta sifat meremehkan mahasiswa asli terhadap mahasiswa pendatang (3) Bahasa Universal seperti bahasa Indonesia menjadi pilihan Mahasiswa Mandahiliang untuk berinteraksi dengan mahasiswa lokal.
ISTRI SALIHAH DALAM PERSPEKTIF AL QURAN
Muharni, Halmy;
Bustamam, Risman
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.594 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1799
Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah penafsiran ayat-ayat tentang istri salihah dalam kitab-kitab tafsir masih dalam bentuk penafsiran tahlili, sehingga pemahaman orang-orang tentang konsep istri salihah belum komprehensif, dan diperlukan adanya penafsiran dengan metode tematik (maudhu?i), supaya pemahaman tentang istri salihah bisa dipahami dengan utuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, Bagaimanakah istri salihah dalam perspektif al-Quran. Dengan tujuan: (1) untuk mendeskripsikan istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al-Quran, dan (2) untuk mendeskripsikan tugas dan tanggungjawab istri salihah terhadap suami dalam perspektif al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik atau maudhu?i. Hasil penelitian ini adalah istri salihah dalam perspektif al-Quran dapat dilihat dari dua sisi: (1) ciri istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al-Quran yaitu; (a) istri salihah yang menahan pandangannya (b) istri salihah yang menutup aurat, (c) istri salihah yang menjaga kehormatan diri, (d) istri salihah yang memiliki ketaatan secara utuh (kaffah) kepada Allah SWT. (2) tugas dan tanggungjawab istri terhadap suami dalam perspektif al-Quran yaitu; (a) isteri salihah yang patuh terhadap kepemimpinan suaminya, (b) istri salihah yang memelihara diri dan melaksanakan kewajibannya, (c) istri yang mampu meneladani figur-figur isteri salihah dalam al-Quran.
OPINI MASYARAKAT TENTANG AKHLAK MAHASISWA IAIN BATUSANGKAR
Hendrayani, Riza;
Eliwatis, Eliwatis;
Lani, Oktri Permata
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (52.907 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1744
Permasalahan dalam skrips ini adalah bagaimana opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam pergaulan, opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam berkomunikasi dan opini masyarakat Jorong Kubu Rajo tentang akhlak mahasiswa dalam berpakaian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya, perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiyah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiyah. Penelitian ini adalah Penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Miles & Huberman. Dari penelitian ini ditemukan bahwa citra mahasiswa IAIN Batusangkar khususnya pendatang dari luar Tanah Datar memiliki citra yang negatif menurut opini/pendapat masyarakat Jorong Kubu Rajo baik dari segi pergaulan, komunikasi, adab berpakaian.
PENAFSIRAN AYAT-AYAT ZAKAT OLEH MAULANA MUHAMMAD ZAKARIYYA AL-KANDAHLAWI DALAM BUKU FADHILAH SEDEKAH
Sofian, Muhammad;
Syamsuwir, Syamsuwir;
Amril, Dapit
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.892 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1776
Abstrak: Penelitian ini berdasarkan bahwa Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi adalah seorang ahli hadits, akan tetapi ia menafsirkan ayat-ayat tentang zakat dalam buku Fadhilah Sedekah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskrifsikan tentang: Penafsiran pentingnya, keutamaan, ancaman bagi yang tidak menunaikan zakat oleh Maulana Muhammad Zakariyya Al-kandahlawi. Jenis penelitian adalah penelitian kepustakaan (library research). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada aplikasi metode penafsiran Al-Quran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi sebagai berikut: 1) Zakat memiliki dua kedudukan penting yaitu: Pertama pentingnya Zakat bagi Muzakki ialah muzakki bisa menjadi tuan terhadap hartanya, zakat membersihkan harta, jiwanya dan sifat kikir, melatih diri untuk selalu bersyukur, tidak mencintai dunia, dan mengutamakan kekayaan batin. Kedua pentingnya zakat bagi mustahiq ialah memperbaiki ekonomi umat. 2) Keutamaan bagi muzakki yaitu: membersihkan dosa, mengangkat derajat, menjadi orang ikhlas, dan menyuburkan akhlak tepuji. 3) Acaman diberikan kepada orang yang tidak menunaikan zakat ada 2 yaitu. Ancaman di dunia ada 2 yaitu: hukuman yang sifatnya langsung datang dari Allah Swt dan hukuman yang sifatnya dititipkan Allah Swt lewat para penguasa muslim yang taat. Ancaman atau hukuman di akhirat yaitu disetrika dengan harta yang tidak dizakatkan dan ular berbisa akan melilit lehernya
STRATEGI KOMUNIKASI DA’I DALAM BERDAKWAH DI MASJID MIFTAHUL JANNAH NAGARI KOTO PADANG KECAMATAN KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA
Ranjes, Ranjes;
Ardimen, Ardimen;
Syafriwaldi, Syafriwaldi
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (52.424 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1779
Pokok Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana strategi komunikasi Da?i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan Da?i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah Kenagarian Koto padang kecamatan koto baru kabupaten dharmasraya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan latar masjid Miftahul Jannah kenagarian Koto Padang kecamatan Koto Baru kabupaten Dharmasraya. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dan semi terstruktur untuk mendapatkan hasil serta informasi lengkap sesuai yang di butuhkan oleh peneliti. teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman Dalam menjamin keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi atau secara sederhana dikenal dengan metode cross check.Hasil penelitian ini menemukan (1) bahwa Da?i dalam berdakwah di masjid Miftahul Jannah yaitu dengan perkataan yang mudah dimengerti dan dapat dipahami oleh mad?u. (2) bahwa strategi Da?i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan bahasa yang sopan dan santun serta memilih kata yang membuat hati senang. (3) bahwa Da?i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang lemah lembut, tidak emosional serta tidak menggunakan intonasi suara yang keras. (4) strategi qawlan maysura yang digunakan Da?i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang sederhana dan bahasa yang ringan. (5) strategi komunikasi ma?rufan yang digunakan Da?i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan materi ceramah yang bermanfaat serta perkataan yang dapat menyejukan hati dan mencerahkan pemikiran. (6) strategi komunikasi qawlan saddidan yang digunakan Da?i dalam berdakwah yaitu dengan menggunakan perkataan yang benar dan perkataan yang lurus serta perkataan yang dapat dipertanggung jawabkan.
MANFAAT MENGIKUTI PENGAJIAN RUTIN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA MASYARAKAT
Oktavia, Elva;
Mastanora, Refika
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (158.33 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1816
Pengajian rutin yang dilaksanakan di Masjid penting diadakan karena pada saat sekarang ini masyarakat tidak menghiraukan adanya pengajian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena yang terjadi pada saat penelitian berlangsung. Informan penelitian adalah masyarakat Batubasa yang mengikuti pengajian. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara terstruktur, dengan metode analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data, sedangkan keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat dari mengikuti pengajian rutin yang diadakan di Masjid membuat masyarakat lebih meningkatkan kesadaran beragamanya dalam aspek wawasan dan pengetahuan, serta peningkatan aspek sikap.
SYIFA` DALAM PERSPEKTIF ALQURAN
Sukmal, Musri;
Syamsuwir, Syamsuwir;
Satriadi, Inong
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.952 KB)
|
DOI: 10.31958/istinarah.v1i2.1777
Abstrak: Pokok permasalahan dalam penelitian ini Metode pengobatan yang terjadi di tengah masyarakat yang masih menggunakan cara dan sumber obat yang haram dalam pengobatan ketika terpapar suatu penyakit. Hal ini jelas bertentangan dengan sabda Nabi Saw yang melarang umatnya berobat dengan menggunakan sesuatu yang haram, baik media ataupun cara berobat. Tujuan pembahasan ini adalah demi mengetahui dan menjelaskan bentuk pengobatan islami berdasarkan ayat-ayat Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten analisis. Sedangkan metode pengumpul data yang digunakan ialah metode tafsir tematik (maudhu`i). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan Syifa`, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Alquran terdapat obat penawar (Syifa`) bagi segala bentuk penyakit orang-orang beriman. Baik itu penyakit yang terdapat dalam hati (ruhani) manusia maupun penyakit fisik (raga). Adapun cara mencegah penyakit dengan Alquran dilakukan dengan metode Neurofisiologi Alquran yaitu mendengarkan bacaan Alquran, baik yang dibaca sendiri maupun yang dibacakan orang lain dan dengan metode releksasi transendensi yaitu releksasi jiwa dengan membaca Alquran . Sedangkan cara penerapan ayat Alquran sebagai obat yaitu dengan beberapa metode yaitu pertama: ruqyah, dengan cara membacakan ayat-ayat ruqyah pada penderita yang sakit. Kedua: memperbanyak zikir pada Allah. Ketiga: mengikuti petunjuk Alquran. Keempat: memperbanyak berdoa kepada Allah.