cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 3,055 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR UNTUK MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN ABAD 21 Sartini; Rahmat Mulyono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.392

Abstract

Pendidikan seharusnya mampu memberikan pengajaran-pengajaran untuk meningkatkan keterampilan abad 21 agar generasi muda dapat menghadapi tantangan, masalah, kehidupan dan karir di abad 21 ini (Mutiani & Faisal, 2019). Berdasarkan pemaparan National education Association, keterampilan abad 21 teridentifikasi sebagai “The 4Cs” yang meliputi critical thinking, creativity, communication dan collaboration. Hal ini sesuai dengan konsep pendidikan yang digunakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam mengembangkan Kurikulum yaitu keterampilan abad 21 (21st Century Skills). Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang diharapkan mampu memberikan proses pembelajaran untuk mempersiapkan tuntutan kecakapan di abad 21. Beberapa satuan pendidikan di Indonesia telah mengimplementasikan kurikulum merdeka, tetapi pendidikan di Indonesia masih dalam masa pemulihan pembelajaran tahun 2022-2024, sehingga pengimplementasian kurikulum merdeka masih menjadi opsi dan belum dilaksanakan secara serentak. Beberapa sekolah yang telah melaksanakan kurikulum merdeka menilai masih terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi salah satunya adalah mindset guru. Pada kurikulum merdeka, guru memiliki peran penting, tetapi pada implementasinya banyak guru yang belum siap dan mampu menyusun RPP yang baik, selain itu guru dan siswa lebih banyak yang belum paham konsep Merdeka Belajar. Hal ini menunjukkan masih kurangnya keterampilan abad 21 pada implementasi kurikulum merdeka
PENERAPAN SUPERVISI KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN INQUIRY Aryati; Rahmat Mulyono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran inquiry. Supervisi klinis digunakan untuk membantu memecahkan masalah dalam pelaksanaan pembelajaran inquiry. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan spiral dengan 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen dan lembar obsevasi. Analisis data berupa kualitatif dan kuantitatif. Tingkat keberhasilan apabila guru mendapatkan nilai keterampilan dalam menyusun RPP dan pelaksanaan pembelajaran kategori baik dengan nilai rata-rata 80. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menyusun RPP model inquiry, pada awal nilai rata-rata 75,3 (cukup), siklus I sebesar 75,5 (cukup), dan siklus II sebesar 85 (baik) meningkat sebesar 9,7. Sedangkan penerapkan model inquiry, pada awal nilai rata-rata 76,3(cukup), siklus I sebesar 72 (cukup), dan siklus II sebesar 83 (baik) meningkat sebesar 6,7. Simpulan penerapan supervisi klinis dapat meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran inquiry.
PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MELALUI APLIKASI PROPROFS PADA TEMA 7 SUBTEMA 1 PB 3 UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Andi Wibowo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.394

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir siswa dalam mengerjakan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) kelas IV SDN Kebobang 02. Penelitian bertujuan untuk: (1) dapat mengembangkan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui aplikasi Proprofs pada Tema 7 Subtema 1 PB 3 Kelas IV Sekolah Dasar (2) mengetahui Valid dan reliabel dalam soal pilihan ganda (3) kelayakan pada instrumen soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) (4) dapat mengetahui respon guru dan siswa terhadap kepraktisan pada pengembangan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan menggunakan aplikasi Proprofs. Penelitian ini menggunakan model pengembangan R&D (Research and Development) metode ADDIE. Adapun langkah ADDIE yang yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development),(4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Hasil penelitian pada pengembangan soal soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui aplikasi Proprofs layak digunakan karena memudahkan siswa dalam mengerjakan soal sekaligus memudahkan guru dalam mengoreksi soal. Dari hasil yang didapat pada ahli materi memperoleh nilai presentase 100% dan ahli media memperoleh nilai presentase 93% di kategorikan “Sangat Layak” untuk hasil respon guru pada kepraktisan pengembangan soal pada pengembangan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan menggunakan aplikasi Proprofs yaitu 100% kategori “Sangat Praktis”. Hasil uji coba kelompok besar 93,8% kategori “Sangat Layak”.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 1 ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN SAMBIREJO 01 PATI TAHUN AJARAN 2022/2023 Carolina Hidayah Citra Ningrum; Sukamto Sukamto; Sugiman Sugiman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.395

Abstract

Through observation it was found that the learning activity of students was low with a percentage of 60% so that it affected the cognitive learning outcomes of thematic learning. The percentage of completeness is 40%, teachers only use Theme books and LKS Maestro books, teachers still use the lecture method without any feedback from students, therefore students only listen without any effort to explore their own knowledge and do not learn to think critically in dealing with a problem because the material received in the learning process is more rote. The problem in this study is how to apply the problem based learning model to improve thematic learning outcomes of the theme 1 animal and human movement organs in fifth grade students at SDN Sambirejo 01 Pati in the 2022 academic year /2023. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The subject of this research is the cognitive learning outcomes of the fifth grade students of Sambirejo State Elementary School 01 Pati, totaling 8 students. In the first cycle the number of students who completed/achieved the KKM (70) were 3 with a percentage of 37.5%, while there were 5 who did not complete with a percentage of 62.5%. Then in the second cycle there is an increase in student mastery. There are 4 students who complete/achieve the KKM (70) with a percentage of 50% while those who do not complete are 4 with a percentage of 50%. In cycle II the percentage has not reached the set indicator, which is 75%. So that this research was continued in cycle III. The learning outcomes of students in cycle III showed that students who completed/achieved the KKM (70) were 7 children with a percentage of 87.5% while students who did not complete had 1 child with a percentage of 12.5%. The implementation of learning cycle III has met the criteria for learning completeness that has been determined, namely 75% of the total number of students so that classroom action research is stopped in cycle III.
Penggunaan Metode Drill Sebagai Penunjang Pemahaman Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa kelas 2 SDN Banjarsari 4 Dwi Aprianti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.396

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberhasilan penggunaan metode drill sebagai penunjang pemahaman dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas 2 SDN Banjarsari 4. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu peneliti akan menggambarkan secara mendetail mengenai kejadian yang terdapat di lapangan dengan keadaan yang sebenar-benarnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti berupa observasi, wawancara, penerapan RPP, dan dokumentasi. Dari penelitian yang sudah dilakukan yaitu penggunaan metode drill pada peserta didik dengan kesulitan belajar, peneliti mengetahui bahwa metode drill perlu dilakukan secara jangka Panjang dan juga dibutuhkan pendekatan guru pada peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas 2 SDN Banjarsari 4.
PROSES PEMANFAATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS KEAGAMAAN SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDIT AL HANIF CILEGON Maylan Qorina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan sebagai sarana pengembangan karakter peserta didik yang di SDIT Al Hanif Cilegon. Pada tahun 2016, SDIT Al Hanif mulai terbentuk ekstrakurikuler berbasis keagamaan salah satunya yaitu kegiatan memanah. SDIT Al Hanif Cilegon yang terletak di Jl. Perumnas Bumi Cibeber Kencana (BCK), Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, SDIT Al Hanif Cilegon menggunakan ekstrakurikuler berbasis keagamaan ini sebagai sarana pengembangan karakter religius pada peserta didik. Dengan adanya ekstrakurikuler berbasis keagamaan tersebut, peserta didik diharapkan memiliki karakter religius seperti tidak sombong, tidak egois, berkata jujur, memiliki agama yang baik, dan tujuan utamanya adalah mendekatkan diri kepada Tuhan karena ekstrakurikuler ini merupakan sebuah anjuran yang dianjurkan oleh Rasulullah. Hasil dari penelitan dinyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memanah di SDIT Al Hanif Cilegon berdampak pada karakter peserta didik terutama pada karakter religius. Karakter religius tersebut menjadi karakter utama dan sangat berpengaruh terhadap meningkatnya prestasi akademik peserta didik. Tidak hanya itu, kegiatan ekstrakurikuler memanah juga berdampak pada kesehatan fisik serta mengubah kualitas tidur menjadi lebih baik. Hasil dari penelitan dinyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memanah di SDIT Al Hanif Cilegon berdampak pada karakter peserta didik terutama pada karakter religius. Karakter religius tersebut menjadi karakter utama dan sangat berpengaruh terhadap meningkatnya prestasi akademik peserta didik. Tidak hanya itu, kegiatan ekstrakurikuler memanah juga berdampak pada kesehatan fisik serta mengubah kualitas tidur menjadi lebih baik. Hasil dari penelitan dinyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memanah di SDIT Al Hanif Cilegon berdampak pada karakter peserta didik terutama pada karakter religius. Karakter religius tersebut menjadi karakter utama dan sangat berpengaruh terhadap meningkatnya prestasi akademik peserta didik. Tidak hanya itu, kegiatan ekstrakurikuler memanah juga berdampak pada kesehatan fisik serta mengubah kualitas tidur menjadi lebih baik.
ANALISIS PENGGUNAAN METODE SAS TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS III SDN BANJARSARI 4 KOTA SERANG Nur Rahma Fadilah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.399

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan membaca permulaan peserta didik kelas III di SDN Banjarsari 4. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode SAS terhadap keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas III SDN Banjarsari 4. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penelitiannya adalah empat peserta didik kelas III SDN Banjarsari 4. Metode pengumpulan menggunakan teknik wawancara, observasi, penerapan RPP, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dalam membaca permulaan di kelas III ini memberikan hasil yang efektif untuk digunakan pada pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING GUNA MENGATASI KURANGNYA KETERAMPILAN BERPENDAPAT DI SD NEGERI SERANG 21 Alma Maulida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.400

Abstract

In every learning process there are problems, both from students, teachers, or from existing facilities and infrastructure. This study aims to describe the use of problem-based learning models to overcome the lack of opinion skills in students in grade 4. This study used a descriptive qualitative method and was conducted at SD Negeri Serang 21. Data collection techniques in this study used observation, application of lesson plans, and documentation. The results of this study indicate an increase in students opinions during the learning process using the problem-based learning model.
PENGEMBANGAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI VIDEO STOP MOTION ANIMATION UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Bella Aprillianti; Triyadi Prabowo; Yenny Aulia Sari; Arita Marini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.402

Abstract

The purpose of this research is to provide a description and compile a study on the use of stop motion animation videos to develop environmental care characters for elementary school students. The research method used is qualitative research using descriptive analysis techniques with literature studies. In research there are several stages to describe data by collecting data through various sources, such as research articles, books, and other relevant literature. This study shows the results that the application of learning media with stop motion animation videos in the teaching and learning process can be an alternative in developing elementary school students' environmental care character. The model uses stop motion animation video combined with character education based on two-dimensional animation with the theme of keeping the environment clean which gives a message to students to get used to disposing of trash in its place. The use of stop motion animation videos will create learning that can attract students' attention and beautify the appearance of a learning media. Therefore, teachers are expected to be able to make stop motion animation videos to instill the character of caring for the environment in elementary school students through more creative video-making innovations. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi serta menyusun kajian tentang penggunaan video stop motion animation untuk mengembangkan karakter peduli lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif dengan studi literatur. Pada penelitian terdapat beberapa tahapan untuk mendeskripsikan data dengan melakukan pengumpulan data melalui berbagai macam sumber, seperti artikel penelitian, buku, dan literatur lain yang relevan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penerapan media pembelajaran dengan video stop motion animation dalam proses belajar mengajar bisa menjadi alternatif dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Model menggunakan video stop motion animation dikombinasikan dengan pendidikan karakter berbasis animasi dua dimensi dengan tema jagalah kebersihan lingkungan yang memberikan pesan kepada siswa untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Penggunaan video animasi stop motion akan menciptakan pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa dan memperindah tampilan suatu media pembelajaran. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat menjadikan video stop motion animation untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui inovasi-inovasi pembuatan video yang lebih kreatif.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS III MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF JIGSAW PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TEMA 8 SD ANAK SHOLEH FULL DAY YULIA EKA YANTI Yanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.407

Abstract

The purpose of this study is to determine the application of the Jigsaw learning model in improving learning achievement in thematic subjects of third grade mathematics at SD Anak Sholeh FULL DAY. The type of research used is Classroom Action Research with quantitative and qualitative approaches. The PTK model used is the Kemmis and Mc Taggart model, the researchers carried out research through two cycles, namely cycle I and cycle II. With the following steps: 1) Planning, 2) Implementation, 3) Observation, 4) Reflection. The data collection instruments used include the Student Monkey Sheet (LKS), end-of-cycle test questions, observation sheets for the application of the model, and field notes. The results showed that through the application of the Jigsaw Cooperative Learning model it was proven to be able to improve student achievement. In the first cycle, the percentage increase in learning achievement was 62.50% and in the second cycle it was 84.37%. The results of the N-Gain Score get an average of 2.90 or high category. In the sense of increasing learning achievement in the second cycle increased. It was concluded that learning using the jigsaw cooperative learning model could improve student achievement.

Page 30 of 306 | Total Record : 3055


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue