cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
hsgjournal@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Unversitas Singaperbangsa Karawang Gd. Koko Kosidin Lt. 1, Jl. H.S Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang.
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
HSG (Health Science Growth) Journal
ISSN : -     EISSN : 25484877     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Health, Science,
(HSG) Health Science Growth Journal merupakan jurnal yang mewadahi bidang kesehatan. jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan keahlian juga pengetahuan peneliti dan penults khususnya di bidang kebidanan, farmasi, gizi, kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Articles 95 Documents
“HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN, AKTIFITAS FISIK DAN STATUS GIZI DENGAN LEMAK TUBUH PADA MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN UNSIKA TAHUN 2017” Maria Alia Rahayu; Nelly Apriningrum; Rina Marlina
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 2 No 1 (2017): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelebihan lemak adalah masalah serius untuk tubuh. Mengurangi kelebihan lemak tubuh dapat mengurangi resiko penyakit berat seperti tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung dan kanker. Terdapat 17 juta orang meninggal lebih awal tiap tahunnya akibat penyakit degenerative. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, aktifitas fisik dan status gizi dengan lemak tubuh pada Mahasiswa dan Dosen Program Studi D III Kebidanan Unsika Tahun 2017. Desain penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan analisis regresi linier berganda dengan simple random sampling, menggunakan rumus lemen show didapat 161 sampel.Hasil penelitian menunjukan dari 10 variabel, 5 memiliki hubungan bermakna, diantaranya tingkat aktifitas, umur, IMT, Asupan lemak, asupan karbohidrat dengan nilai P <0,05, dari analisis multivariat didapati ke 5 variabel tersebut memiliki pengaruh yang sangat kuat hal tersebut dapat dilihat dari nilai R2 =0,955 dengan nilai F hitung > F tabel (680,873 > 1,893).IMT dan Umur merupakan variabel paling kuat dilanjut variabel tingkat aktifitas, asupan lemak dan asupan karbohidrat, penting bagi kita tetap menjaga pola hidup yang baik, mulai dari pola makan, dengan sarapan teratur, menjaga kestabilan IMT, dan meningkatkan aktifitas karena bila tidak disertai aktifitas yang tinggi nutrisi tersebut akan mengendap menjadi lemakKata Kunci : Lemak Tubuh. Aktivitas fisik status gizi
MODEL PENGEMBANGAN APLIKASI DATA SURVEY MAWAS DIRI PADA KEGITAN DESA SIAGA DI KABUPATEN KARAWANG Oon Sopiah; Uway Wariah
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Indikator penting untuk mengetahui derajat kesehatan suatu wilayah diantaranya dengan data angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB). Upaya pemerintah dalam kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat adalah dengan memberikan fasilitas melalui strategi berbasis model pendekatan dan kebersamaan masyarakat yang dikenal dengan Desa Siaga. Pengumpulan data sebagai bagian dari Survey Mawas Diri (SMD) selama ini masih bersifat konvensional yang membutuhkan waktu yang lama serta biaya tinggi dengan menggunakan beberapa lembaran kertas untuk selanjutnya dikumpulkan dan dilakukan analisis untuk dapat memecahkan permasalahan yang muncul, untuk itu diperlukan pengembangan model aplikasi data SMD pada kegiatan Desa Siaga sehingga dapat membantu proses SMD dalam kegiatan desa siaga di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian pengembangan yang berorientasi pada produk yang dihasilkan, melalui tahapan Define System Specification, Creating the Prototype System, Develop Operational System serta implementation. Teknik pengumpulan data menggunakan non random sampling dengan cara convinience sampling untuk memilih sampel berdasarkan keinginan peneliti mencapai ketersediaan jumlah sampel. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif. Hasil penelitian ini adalah mengembangkan format SMD Desa Siaga menjadi aplikasi dalam bentuk google formulir yang dapat diakses melalui link http://bit.ly/kuesionersmd, dan sebelumnya dilakukan sosialisasi serta pelatihan kepada calon pengumpul data. Hasil Implementasi google formulir terdapat 1.149 KK yang telah mengisi kuesioner SMD yang selanjutnya terekap di google spreadsheet. Hasil dari sistem ini dinyatakan berhasil, karena dapat membuat pekerjaan pengambilan data dan survey lebih efektif serta efisien. Hal ini dikarenakan tidak terdapat tumpukan kertas atau lembaran kuesioner yang dihasilkan dari responden yang menjadi objek keluarga mawas diri. Diharapkan seluruh pihak terkait untuk menggunakan aplikasi ini dalam pelaksanaan SMD desa siaga. Kata Kunci : Aplikasi, survey mawas diri, desa siaga.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Disfasia Perkembangan Anak di Kota Karawang Hadi Sudarjat; Mally G Sholih; Ahsanal Kasasiah
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBeberapa anak gagal mengembangkan kemampuan berbahasanya tanpa alasan yang jelas. Ketidakmampuan tersebut biasanya terlihat dari kesulitan dalam menghasilkan dan memahami bahasa lisan, kurangnya kepintaran atau gangguan perkembangan lainnya. Hal ini biasanya menyebabkan kesulitan membaca dan menulis,  dalam sejumlah besar kasus,  kesulitan bahasa tersebut akan berlangsung terus-menerus sampai masa remaja. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei- Juni 2018 di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang dan di Masyarakat wilayah Karawang.Penelitian ini bertujuan menggambarkan faktor tingkat tingkat pendidikan ibu, status merokok di keluarga, dan status kehamilan ibu dengan disfasia perkembangan pada anak di Karawang selain itu juga menentukan korelasi antara faktor-faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan metode pengisian quisioner dan wawancara oleh orang tua pasien anak terdiagnosis disfasia sebagai kelompok kasus dan pada orang tua anak pada masyarakat di sekitar sebagai kelompok kontrol.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu yang paling banyak adalah SMA baik di kelompok kontrol maupun kelompok kasus. Pada kelompok kasus 60% anggota di keluarganya ada yang merokok sedangkan di kelompok kontrol 86,4%. Status kehamilan yang paling banyak adalah multigravida baik pada kelompok kasus maupun kelompok kontrol. Anak yang mengalami panas kejang pada kelompok kasus ada sebanyak 50% sedangkan pada kelompk kontrol ada sebanyak 13,6%. Anak dengan keterpaparan multimedia lebih dari 1 jam di kelompok kasus ada sebanyak 80% sementara di kelompk kontrol sebanyak 31,8%. anggota keluarga yang mengalami disphasia di kelompok kasus ada sebanyak 46,7% sedangkan di kelompok kontrol ada sebanyak 4,6%. Kata Kunci : Disfasia, Identifikasi faktor risiko, dan keterpaparan multimedia
STUDI PENGETAHUAN FITOKIMIA DAN TERAPI FITOKIMIA DI INSTALASI GIZI DAN PASIEN KANKER PAYUDARA RUMAH SAKIT WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR TAHUN 2011 Sabrina Sabrina
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFitokimia atau kadang disebut fitonutrien, dalam arti luas segala jenis zat kimia yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayur dan buah-buahan. Fitokimia biasanya digunakan untuk merujuk pada senyawa yang ditemukan pada tumbuhan yang tidak dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh, tetapi memiliki peran aktif bagi pencegahan penyakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan ahli gizi dan pasien kanker payudara. metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan rancangan rapid assesment. Pemilihan informan dengan cara purposive dan snowballing dengan jumlah informan 19 orang. Terdiri dari 12 ahli gizi dan 7 pasien kanker payudara.Hasil penelitian ini menunjukkan kurangnya pengetahuan ahli gizi dan pasien kanker payudara tentang fitokimia dan terapi fitokimia, selain itu baik di instalasi gizi maupun pasien kanker payudara tidak mengaplikasikan terapi fitokimia dalam dietnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan untuk ahli gizi dan penyuluhan untuk pasien kanker payudara sehingga dapat menerapkan terapi fitokimia dengan sebaik-baiknya. Kata kunci : Fitokimia, Ahli gizi, Kanker payudara
Pengaruh Pendampingan Suami Dan Paritas Terhadap Lama Persalinan Kala II Pada Ibu Bersalin Di Bidan Praktek Mandiri Pariaman Linda Wati; Afrira Esa Putri
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan ibu berisi jaminan kesehatan yang baik bagi bayinya selama hamil, persalinan dan  masa setelah persalinan. Laki-laki  sebagai suami ikut  berperan dalam kehidupan dan kesehatan istrinya dan juga dalam kesehatan anak- anak mereka. Suami memainkan banyak peran kunci selama masa kehamilan dan  persalinan istri serta setelah bayi  lahir, keputusan dan tindakan mereka  berpengaruh terhadap kesakitan dan dan paritas terhadap lama persalinan kala II pada ibu bersalin  di Bidan Praktek Mandiri Pariaman Tahun 2018 Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan case control yaitu desain komparasi perbandingan dengan post test. Populasi penelitia nini adalah seluruh ibu bersalin di BPM Pariaman dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang  terdiri dari 75 orang dalam kelompok kasus dan 75 orang dalam kelompok kontrol (1:1). Penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan ujis tatistik chi Square.Hasil penelitian  ini menunjukan bahwaproporsi lama persalinan yang cepat lebih tinggi pada ibu dengan tidak didampingi (63%)  dibandingkan dengan ibu yang didampingi suami  (62%). Pada hasil uji chi-square didapatkan p value = 0,932 (p ? 0,05), artinya tidak ada pengaruh yang bermakna antara pendampingan suami dengan lama persalinan dan proporsi lama persalinan yang cepat lebih tinggi pada ibu dengan multipara (81%)  dibandingkan dengan ibu yang primipara  (31%). Pada hasil uji chi-square didapatkan p value = 0,000 (p ? 0,05), artinya ada pengaruh yang bermakna antara paritas dengan lama persalinan.KesimpulanpadapenelitianinidiperolehbahwaTidak ada pengaruh yang bermakna antara pendampingan suami dengan lama persalinan dan Ada pengaruh yang bermakna antara paritas dengan lama persalinan di Bidan Praktek Mandiri Kota Pariaman.Keyword : Pendampingan Suami, Paritas, Lama Persalinan Kala II
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI KECAMATAN CIKAMPEK KABUPATEN KARAWANG Linda Riski Sefrina; Hadi Sudarjat
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 1 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah kesehatan adalah dengan pelayanan kesehatan dalam bentuk Posyandu. Keaktifan kader Posyandu penting demi keberlangsungan kegiatan Posyandu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaftifan kader Posyandu. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Dawuan Barat dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 50 kader Posyandu. Analisis data yang digunakan adalah Uji Sommers. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap keaktifan kader Posyandu adalah komitmen, kunjungan petugas kesehatan dan dukungan tokoh masyarakat. Kata Kunci : kader Posyandu; keaktifan; Karawang
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR Desy Syswianti; Tri Wahyuni
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 1 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum dan metode pembelajaran yang inovatif pada pendidikan bidan sangat penting diterapkan untuk mencetak bidan profesional. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada mata kuliah kegawatdaruratan maternal adalah role playing, karena dengan bermain peran, mahasiswa dapat memahami materi secara lebih baik. Selain itu, motivasi belajar juga dibutuhkan agar prestasi belajar optimal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan posttest only with control group design. Kelompok perlakuan diberi pembelajaran role playing dan kelompok kontrol diberikan metode ceramah tanya jawab. Populasi adalah semua mahasiswa semester IV, Prodi D3 Kebidanan STIKES Karsa Husada Garut. Satu kelas dijadikan kelompok perlakuan dan lainnya dijadikan kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan angket dan tes hasil belajar. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Anova dua jalan. Hasil yang diperoleh: 1) ada pengaruh metode pembelajaran role playing terhadap prestasi belajar mata kuliah kegawatdarutan maternal, dengan F = 4,022 dan p = 0,049 (p <0,05); 2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata kuliah kegawatdaruratan maternal, dengan F = 16,392 dan p = 0,000 (p <0,05); dan 3) terdapat pengaruh interaksi metode pembelajaran role playing dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata kuliah kegawatdaruratan maternal, dengan F = 4,398 dan p = 0,040 (p <0,05). Kata kunci: motivasi, prestasi belajar, role playing
PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIDIARE INFUSA DAUN SEMBUNG ( BLUMEA BALSAMIFERA [L.] DC) PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER Mally Ghinan Sholih; Atun Qowiyah
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 1 (2016): Health Science Growth ( HSG ) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiare infusa daun sembung (Blumea balsamifera [L] DC) dengan metode pengujian aktivitas antidiare dengan oleum ricini dan metode transit intestinal terhadap mencit Swiss Webster. Hasil penelitian tiap 30 menit selama 6 jam menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pengujian aktivitas antidiare dengan oleum ricini, pemberian infusa daun sembung dosis 0,25; 0,5 dan 1 g/kg bb dapat menurunkan lamanya diare, menurunkan frekuensi defekasi, meningkatkan konsistensi feses, dan menurunkan bobot feses  berbeda bermakna dibandingkan  kelompok kontrol (P<0,05). Uji pada metode transit intestinal, pemberian dosis 0,25; 0,5 dan 1 g/kg bb dapat menurunkan rasio lintas usus marker berbeda bermakna dibandingkan  kelompok kontrol (P<0,05).Kata Kunci : Antidiare, daun sembung, infusa, transit intestinal
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP UKURAN LINGKAR PERUT PADA PENDERITA OBESITAS SENTRAL DI KARAWANG Sabrina Bukhari; Eka Andriani
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 2 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi obesitas sentral di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun dari 18,8 % (2007), 26,6 % (2013), dan sebesar 31 % pada tahun 20183. Di jawa barat, prevalensi yang mengalami obesitas sentral bahkan lebih besar dari prevalensi nasional. Obesitas, terutama obesitas sentral, adalah penyebab utama metabolik sindrom5,6,7. Obesitas sentral dapat terjadi karena berbagai factor, factor yang paling dekat saat ini dikaitkan dengan pola konsumsi dan aktivitas fisik. Sedangkan masyarakat dapat menerapkan pola konsumsi yang benar apabila mereka memiliki pengetahuan tentang gizi secara memadai. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan untuk melengkapi data kuantitatif menggunakan metode wawancara mendalam. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilaksanakan secara purposive sampling yaitu responden dipilih berdasarkan pada pertimbangan subjektif dan praktis, dimana responden tersebut dapat memberikan informasi yang memadai untuk menjawab pertanyaan penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode analisis univariat dan analisis bivariat. Dari hasil penelitian diketahui, bahwa faktor pengetahuan gizi berpengaruh terhadap perubahan lingkar perut pada penderita obesitas sentral di karawang, sedangkan factor aktivitas fisik tidak berpengaruh terhadap lingkar perut pada penderita obesitas sentral di karawang.Keywords : Pengetahuan gizi, Aktivitas fisik, Obesitas sentral
EFEKTIFITAS SENAM DISMENORE DALAM MENGURANGI DISMENEORE PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN KARAWANG Maria Alia Rahayu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 1 (2016): Health Science Growth ( HSG ) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore adalah ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan rasa nyeri timbul, faktor psikologis juga ikut berperan terjadinya  dismenore pada beberapa wanita. Wanita pernah mengalami  dismenore sebanyak 90%. Masalah ini mengganggu 50% wanita masa reproduksi dan 60-85%  pada usia remaja, 50-60% wanita memerlukan obat-obatan analgesik untuk mengatasi masalah dismenore. Olahraga/senam merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, karena saat melakukan olahraga/senam tubuh akan menghasilkan  endorphin yang dapat berfungsi sebagai obat penenang alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas senam dismenore terhadap kejadian dismenore. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dalam satu kelompok (one group pre test – post test design), sampel dilakukan secara purposive sampling dengan uji statistik uji –T berpasangan. Secara prosentase hasil penelitian tersebut terdapat perubahan derajat nyeri dari 60 responden yang diteliti, 28.3% mengalami dismenore berat sebelum melakukan senam dismenore, ketika setelah melakukan senam dismenore terdapat penurunan mejadi 15 %, selain dari itu terdapat 1 responden yang ketika belum diberikan perlakuan mengalami dismenore tingkat ringan, tetapi setelah diberikan perlakukan rasa nyeri tersebut menghilang (tidak lagi mengalami dismenore). Dari hasil uji t tersebut didapat nilai p = 0.0001, disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara derajat dismenor sebelum senam dan sesudah senam.Keyword : Dismenore, Senam Disemenore.

Page 3 of 10 | Total Record : 95