cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
hsgjournal@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Unversitas Singaperbangsa Karawang Gd. Koko Kosidin Lt. 1, Jl. H.S Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang.
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
HSG (Health Science Growth) Journal
ISSN : -     EISSN : 25484877     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Health, Science,
(HSG) Health Science Growth Journal merupakan jurnal yang mewadahi bidang kesehatan. jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan keahlian juga pengetahuan peneliti dan penults khususnya di bidang kebidanan, farmasi, gizi, kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Articles 95 Documents
PENGARUH MUTU LAYANAN DOKTER DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA Salman SKM., M.Kes
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 2 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit harus mampu menampilkan dan memberikan pelayanan kesehatan serta sarana-prasarana yang berkualitas yang mengandung unsur-unsur, diantaranya Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance & Empathy sehingga dapat memberi  kepuasan bagi Pasien dan dampaknya terhadap loyalitas PasienPenelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional yang dilakukan di Instalasi Rawat Jalan RSI Jakarta dengan sampel sebanyak 103 Orang. Data penelitian diolah secara kuantitatif dengan metode Analisa Jalur (Path Analysis).Hasil Uji Statistik menunjukkan bahwa variabel mutu layanan dokter berpengaruh secara langsung terhadap loyalitas Pasien 8,2% dan secara tidak langsung melalui variabel intervening kepuasan Pasien 12,3%, sedangkan variabel fasilitas juga secara langsung berpengaruh terhadap loyalitas Pasien 7,1% dan secara tidak langsung sebesar 21%. Variabel kepuasan Pasien berpengaruh terhadap loyalitas Pasien sebesar 21,6%, sehingga kepuasan Pasien memiliki pengaruh yang dominan mempengaruhi loyalitas Pasien dibanding dengan variabel mutu layanan dokter dan fasilitas. Kata kunci : Mutu Layanan Dokter, Fasilitas, Kepuasan Pasien, Loyalitas Pasien
ANALISIS MULTIVARIAT FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN BAYI DI INDONESIA Nelly Apriningrum
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 2 (2017): HSG (Health Science Growth) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian bayi secara nasional masih cukup tinggi sebesar 34/1.000 kelahiran hidup, Angka Kematian Bayi merupakan cerminan kelangsungan hidup bayi yang akan menentukan kualitas hidup SDM. Upaya dan intervensi efektif dapat dilakukan jika diketahui faktor signifikan yang mempengaruhi kematian bayi, dengan tujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kematian bayi.Penelitian ini menggunakan metode analitikdengan desain cross sectional.Populasi penelitian seluruh bayi yang lahir hidupberdasar periode RISKESDAS, sampel penelitian adalah seluruh bayi< 1 tahun yang meninggal dan bayi ? 1 tahun yang hidup pada periode berdasarkan survei RISKESDAS dengananalisis data regresi logistik.Hasil penelitian didapatkan dari 23 variabel terdapat 5 variabel yang berhubungan dan 18 variabel tidak berhubungan dengan kematian bayi. Hasil analisis regresi logistikdidapat variabel yang paling berpengaruh terhadap kematian bayi di Indonesia adalah variabel BBL dengan OR 6,481. Saranpenelitianmelalui upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatifKata kunci : Bayi, Kematian
EFEKTIFITAS APLIKASI SDIDTK BERBASIS ANDROID DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BIDAN MELAKUKAN SDIDTK PADA BALITA DI KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG Lilis Suryani; Carudin Carudin
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 2 (2017): HSG (Health Science Growth) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan generasi penerus suatu bangsa, dengan demikian dibutuhkan anak dengan kualitas yang baik agar tercapai masa depan bangsa yang baik. Untuk mendapatkan kualitas anak yang baik harus dipastikan bahwa tumbuh dan kembangnya juga baik. Seorang bidan harus memiliki keterampilan melaksanakan pemantauan dan menstimulasi tumbuh kembang bayi dan anak. Akan tetapi kendala yang lazim ditemui di lapangan adalah beban kerja bidan yang overload, format penilaian SDIDTK dan sistem pelaporan yang kurang user friendly sehingga menyebabkan keengganan petugas atau kurangnya motivasi bidan dalam melaksanakan SDIDTK. Penelitian Carudin (2016) telah dibangun sebuah aplikasi berbasis android untuk mendeteksi kelainan tumbuh kembang anak dengan acuan pedoman penatalaksanaan SDIDTK dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektivitas dari aplikasi SDIDTK berbasis android dalam peningkatan motivasi bidan melakukan SDIDTK di Puskesmas Cilamaya Kabupaten Karawang Tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Ekperimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh bidan di Kecamatan Cilamaya Kulon Karawang yang hadir pada acara sosialisasi aplikasi SDIDTK sebanyak 32 responden. Hasil penelitian didapat nilai p = 0,044, dimana nilai p < nilai ? (0,05), dapat disimpulkan bahwa efektif aplikasi SDIDTK berbasis android dalam peningkatan motivasi bidan melakukan SDIDTK pada balita. Saran dalam penelitian ini, diharapkan bidan tetap dapat menggunakan aplikasi SDIDTK sebagai alat bantu bidan dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang balita dan diharapkan Dinas Kesehatan memberikan penghargaan secara berkala pada bidan desa yang paling sukses menjalankan program SDIDTK, guna meningkatkan motivasi dalam melaksanakan SDIDTK pada balita di wilayahnya.Kata Kunci : Motivasi Bidan, Program SDIDTK, Aplikasi SDIDTK
Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku terhadap Intensi Berperilaku Menggunakan APD pada Bidan Puskesmas Cikampek Uway Wariah
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 2 No 1 (2017): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga kesehatan beresiko terinfeksi penyakit, penggunaan APD merupakan usaha untuk menyediakan lingkungan bebas infeksi dan upaya perlindungan diri,pasien terhadap penularan penyakit. Penerapan APD dalam standar precaution belum sepenuhnya dijalankan dengan baik oleh tenaga kesehatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap, norma subjektif, kontrol perilaku terhadap intensi berperilaku menggunakan APD pada bidan di Puskesmas Cikampek. Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini semua bidan yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas dengan sampel sebesar 54 orang. Hasil penelitian menunjukan tidak ada pengaruh sikap terhadap intensi berperilaku menggunakan APD (r=0,-235 ; p=0,087). Tidak ada pengaruh norma subjektif terhadap intensi berperilaku menggunakan APD (r = 0,136 ; p= 0,334). Ada pengaruh kontrol perilaku terhadap intensi berperilaku menggunakan APD. Kesimpulannya sikap dan norma subjektif tidak berpengaruh terhadap intensi berperilaku penggunaan APD, tetapi kontrol perilaku berpengaruh terhadap intensi berperilaku peggunaan APD.Kata Kunci: Sikap, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku dan Intensi
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Metode IVA pada Wanita Usia Subur di Dusun Tempuran Sri Rahayu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 2 No 1 (2017): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker leher rahim adalah salah satu keganasan yang terjadi di daerah leher rahim. Dewasa ini, telah dikenal beberapa metode skrining dan deteksi dini kanker leher rahim salah satunya adalah metode IVA. IVA merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku deteksi dini kanker leher rahim metode IVA pada wanita usia subur (WUS) di Dusun Tempuran 03 rt 08/03 Desa Tempuran Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang Tahun 2017. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode descriptif analitic dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah WUS yang memiliki hubungan seksual aktif dan berdomisili di Dusun Tempuran 03 rt 08/03 Desa Tempuran Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang Tahun 2017 berjumlah sebanyak 102 responden. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 81 responden dan menggunakan analisa univariat dan bivariat uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh dari 81 responden yang diteliti, terdapat 64,2% melakukan deteksi dini kanker servik metode IVA, sebanyak 64,2% memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dan sebanyak 65,4% memiliki sikap baik. Berdasarkan hasil analisa bivariat didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan nilai p=0,000 (p < 0,05), sikap nilai p= 0,000 (p < 0,05) dengan perilaku deteksi dini kanker leher rahim metode IVA.Kata Kunci :Tingkat Pengetahuan, Sikap, Prilaku, Kanker Leher Rahim, IVA
PENGARUH METODE VCT (VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING) HIV/AIDS TERHADAP SIKAP IBU HAMIL DI TIRTAJAYA, Karawang Rina Marlina, Maria Alia Rahayu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 2 No 1 (2017): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. HIV/AIDS dapat menyerang siapapun, tanpa terkecuali ibu hamil. WHO mengemukakan hingga saat ini 30% bayi lahir dari ibu terinfeksi HIV. Maka dari itu hendaknya setiap ibu hamil memeriksakan dirinya untuk memastikan bebas dari HIV/AIDS. Seringkali ibu hamil merasa bahwa dirinya sehat dan aman dari berbagai penyakit berbahya salah satunya adalah HIV/AIDS. Oleh karena itu ibu hamil minim sekali pemahaman mengenai HIV/AIDS dan enggan untuk diperiksa untuk deteksi HIV/AIDS. Tidak mudah untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai betapa bahayanya HIV/AIDS dan betapa pentingnya pemeriksanaan dengan berbagai macam cara yang salah satunya adalah VCT (Voluntary Counseling And Testing). VCT adalah proses konseling pra testing, konseling post testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidental dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan HIV/AIDS pada ibu hamil dan mengetahui sikap ibu hamil terhadap perilaku pemeriksaan VCT di Puskesmas Tirtajaya. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian experimental dan menggunakan Uji Wilcoxon signed rank test, dimana uji ini merupakan alternatif bagi uji-t. Sampel pada peneitian inimenggunakan asidental sampling yaitu ibu hamil yang datang ke Puskesams Tirtajaya untuk memeriksakan kehamilannya pada bulan Agustus sampai September tahun 2017 yaitu 32 orang.Hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikan hasil uji Wilcoxon signed rank test yaitu 0,000 untuk pengetahuan dan sikap, nilai tersebut lebih kecil dari derajat kemaknaan (?) 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. sehingga dapat diputuskan bahwa hipotesis pengaruh VCT (konseling) terhadap sikap ibu hamil dalam kesediaan dilakukan pemeriksaan HIV/AIDS. Maka dari itu tenaga kesehatan atau bidan dapat menggunakan metode VCT dalam upaya deteksi dini HIV/AIDS pada ibu hamil.Kata Kunci : VCT, pemeriksaan HIV/AIDS
EFEKTIVITAS IMLPLEMENTASI SMART PREGNANCY DALAM MENGIDENTIFIKASI TAKSIRAN PERSALINAN Nelly Apriningrum; Carudin Carudin
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPersalinan merupakan fase yang sangat ditunggu oleh setiap ibu hamil pada akhir kehamilannya. Pada periode tersebut seorang ibu akan mencari pengetahuan dan melakukan persiapan baik unuk dirinya sendir dan untuk bayinya. Usia kehamilan dapat diketahui salah satunya dengan mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT) seorang perempuan, namun kenyataan di lapangan banyak perempuan yang tidak memperhatikan siklus menstruasinya, hal ini akan dapat mempersulit tenaga kesehatan dalam menentukan usia kehamilan secara manual, meskipun saat ini sudah ada alat USG yang dapat mengidentifikasi usia kehamilan, namun demikian informasi HPHT dari seorang ibu dapat memberikan data yang cukup akurat dalam mengidentifikasi taksiran persalinan. Adanya kemajuan teknologi tersebut menjadi justifikasi peneliti dalam pengambilan tema penelitian ini. Berdasarkan latar belakang dan roadmap penelitian yang dibangun, maka dilakukan penelitian dengan tema “Efektivitas aplikasi smart pregnancy berbasis android dalam mengidentifikasi taksiran persalinan”Penelitian efektivitas aplikasi smart pregnancy berbasis android ini menggunakan metodologi penelitian quasi eksperiment dan dilakukan analiass data menggunalan T-TesHasil uji statistik analisis didapatkan bahwa p value ; 0.000 artinya terlihat perbedaan yang signifikan dalam melakukan identifikasi diagnosa kehamilan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kata kunci : Aplikasi, android, taksiran, persalinan. 
ANALISIS INTERAKSI OBAT PADA RESEP ANAK PASIEN RAWAT JALAN DI SALAH SATU RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI BANDUNG Indah Laily Hilmi; Lely Sulfiani Saula
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKesehatan adalah  keadaan badan sehat, jiwa, dan sosial yang memungkinan setiap orang hidup produktif. Salah satu cara untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal adalah dengan penggunaan obat yang rasional yang diimplementasikan dalam upaya pengetahuan tentang interaksi obat. Interaksi obat pasien pediatri sifatnya unpredictable tidak seperti pada pasien dewasa. Potensi interaksi obat ini perlu diperhatikan dikarenakan belum sempurnanya fungsi sistem organ pada pediatri. Tujuan dilakukannya penelitian ini menganalisa interaksi obat secara umum pada pasien pediatri dan secara khusus mengetahui tingkat keparahan interaksi obat.Penelitian ini bersifat deskriftif. Data diambil secara retrospektif berupa resep pediatri rawat jalan di poliklinik anak selama tahun 2017 yang diproses melalui www.drugs.com database. Dari total 2902 resep anak terdapat 714 lembar resep yang berinteraksi. Keseluruhan potensi Drugs?drugs Interactions (DDI’s) yang dapat dihitung adalah sebesar 24,60%. Interaksi yang terjadi potensial mayor sebanyak 18 (2,52%), moderat 444 (62,18%), sedangkan minor sebanyak 252 (35,29%). Kategori terbanyak terdapat dalam kategori moderat yang membutuhkan perhatian lebih dan tindakan pencegahan interaksi obat untuk memaksimalkan efek terapi obatKata Kunci : Resep Anak, Paien Anak, Interaksi Obat
EVALUASI TINGKAT KEAMANAN PANGAN PADA MAKANAN JAJANAN DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Risma Rahmatunisa; Gunawan Wijonarko; Pepita Haryanti
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMakanan jajanan di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) cukup bervariasi. Pada umumnya konsumen dan pedagang tidak banyak mengetahui tentang  keamanan pangan padahal pada makanan jajanan mungkin  terdapat bahaya–bahaya seperti bahaya fisik, kimia, maupun mikrobiologis yang dapat mengganggu kesehatan.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat keamanan pangan serta mengetahui bahaya-bahaya yang terdapat pada makanan jajanan di sekitar kampus UMP. Penelitian dilakukan secara survey pada pedagang dan konsumen dengan teknik wawancara dan secara laboratorium untuk menguji sampel makanan jajanan yang diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode spearman rank correlation. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan pada pedagang dan konsumen mempengaruhi tingkat keamanan pangan makanan jajajan di sekitar kampus UMP. Pada sampel yang diambil ditemukan bahaya fisik berupa rambut dan kerikil pada 3 sampel makanan jajanan (21%) dan semua  sampel uji positif mengandung mikroba E. Coli. Akan tetapi untuk bahaya kimiawi, pada semua sampel tidak terdeteksi adanya methanyl yellow. Kata Kunci : Keamanan Pangan, Makanan jajanan, bahaya fisik, methanyl yellow, Eschericia coli 
PENGARUH USIA MENARCHE TERHADAP USIA MENOPAUSE DI GARUT Esa Risi Suazini
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyeksi tahun 2100 jumlah lansia di negara berkembang 5-6 kali jumlah lansia di negara maju. Jumlah lansia yang tinggi akan berpengaruh pada beban negara, karena tanggungannya bertambah, sementara produktivitas lansia menurun, mengalami berbagai macam penyakit, peningkatan biaya kesehatan, rendahnya kesadaran generasi muda dalam mempersiapkan kesehatannya dan sikap masyarakat terhadap penyakit dan ketidakberdayaan lanjut usia dianggap sebagai risiko hidup yang biasa terjadi. Masalah pada lansia yang terjadi pada perempuan ialah menopause. Berbagai faktor mempengaruhi menopause, salah satunya menarche yang merupakan faktor internal tubuh. Data mengenai menarche dan menopause di Jawa Barat dan Kabupaten Garut belum banyak tergali, apabila melihat indikator kesehatannya, baik Jawa Barat atau Garut, sama-sama terendah  dibanding daerah sekitarnya. Mengenal menarche merupakan awal mengenal sistem reproduksi.Penelitian ini bertujuan ingin membuktikan usia menarche perempuan pada rentang 11-15 tahun dan usia menopause perempuan antara usia 44-55 tahun, serta ingin mengetahui hubungan usia menarche dengan usia menopause di Garut.Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Desain yang digunakan observasional. Populasi pada penelitian ini ialah perempuan yang telah menopause, tinggal di Garut dan bersedia mejadi responden. Sampel ditentukan dengan cara non-probability sampling, yaitu dengan cara purposive sampling. Jumlah responden diperoleh sebanyak 336 orang.Variabel pada penelitian ini, menarche  sebagai variabel independent sedangkan menopause sebagai variabel dependent. Analisis data menggunakan analisis univariabel dan analisis bivariabel.Hasil penelitian r=0,223, memiliki makna ada hubungan lemah p=0,175, (>0,05) menunjukkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara variabel usia menarche dengan usia menopause di Kabupaten Garut. Kata Kunci: usia menarche dan usia menopause

Page 4 of 10 | Total Record : 95