cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2bs@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2bs@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA
ISSN : 25029584     EISSN : 25029592     DOI : 10.32696/kjhsd
Core Subject : Education,
JP2BS is a high-quality open access research journal published by Institute for Research and Community Service of Muslim Nusantara Al Washliyah University (LP2MUMNAW). JP2BS receives research articles written by researchers, teachers, students, academics, professionals, and practitioners, this journal is published every April and October. Jurnal Penelitian bahasa dan Sastra UMN Al Washliyah fokus menerbitkan Artikel Hasil; Penelitian Sastra, linguistik Penelitian Tindakan Kelas; Kajian Pustaka; Kualitatif, dan Kuantitatif.
Articles 192 Documents
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NYONYA JETSET KARYA ALBERTHIENE ENDAH Mulia Citra Dewi, Enny Hidajati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.417 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud konflik batin pada tokoh utama dalam novel Nyonya Jetset karya Endah Alberthiene; (2) faktor yang menyebabkan konflik batin tokoh utamanya; dan (3) penyelesaian konflik batin tokoh utama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori psikologi sastra Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan hal sebagai berikut.(1) bentuk konflik batin tokoh utama meliputi harapan tidak sesuai dengan kenyataan; kebimbangan dalam menghadapi permasalahan, dan tidak berani mengambil tindakan; (2) faktor yang menyebabkan konflik batin yaitu faktor internal dan eksternal; (3) bentuk penyelesaian konflik batin terdiri dari proyeksi dan pengalihan (diplacement).
IMPLEMENTASI TEKNIK 3M (MENGAMATI, MENIRU, DAN MENAMBAHI) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA MATAKULIAH JURNALISTIK Vera Kristiana, Ratna Sari Dewi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.242 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.255

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi teknik 3M (mengamati, meniru, dan menambahi) dalam pembelajaran menulis teks berita matakuliah jurnalistik bagi mahasiswa sastra Inggris Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan. Perkuliahan jurnalistik menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Teori dan praktik menjadi inti dari perkuliahan tersebut. Salah satu teori yang penting diajarkan kepada mahasiswa adalah tentang bentuk-bentuk berita. Ada tiga bentuk berita yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa yakni straight news (berita langsung saat kejadian), investigasi (berita yang membutuhkan pengamatan, penelitian, dan pengumpulan data terlebih dahulu sebelum menjadi tulisan), dan feature (berita mengenai suatu objek atau peristiwa yang bersifat memberikan informasi, mendidik, menghibur, meyakinkan, serta mengunggah simpati atau empati pembaca). Mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam menyusun ketiga bentuk berita tersebut. Salah satu teknik pembelajaran yang tepat untuk mengajar matakuliah jurnalistik adalah teknik 3M (mengamati, meniru, dan menambahi). Teknik tersebut mempermudah mahasiswa untuk menguasai keterampilan menyusun teks berita dalam matakuliah jurnalistik. Dengan langkah-langkah dari mengamati, menirukan, dan menambahi mahasiswa diharapkan dapat menyusun teks berita sesuai dengan unsur-unsur pembangunnya.
ANALISIS KATA NASIHAT DALAM ACARA PESTA PERNIKAHAN ADAT KARO KEDALAM BAHASA INDONESIA Diana Feronika Purba, Rosmawati Harahap, Alkausar Saragih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.093 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.257

Abstract

Upacara pernikahan Adat Karo adalah upacara adat yang dihadiri oleh kerabat pihak kedua mempelai pengantin dan kerabat yang mempunyai kedudukan sebagai Anak Beru, Senina,dan Kalimbubu (Rakut Sitelu). Upacara Adat dalam ngembah belo selambar biasanya didahului oleh makan bersama kemudian dilanjutkan dengan acara Runggu (musyawarah) untuk menentukan berjalannya pesta peradatan pada hari H pesta perkawinan. Penyampaian kata nasihat yang disampaikan oleh pihak Kalimbubu (Pemberi Dara) dengan Senina (Semarga), dan Anak Beru (Penerima Dara) mempunyai perbedaan kedudukan dalam posisi menjalankan adat pada pesta perkawinan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk teks nasihat (Pedah-pedah) dalam acara pesta pernikahan adat karo yang disampaikan para tokoh Anak Beru, Senina, dan Kalimbubu (Rakut Sitelu). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisi isi, dan akan dibuat deskripsi yang sistematis dan akurat mengenai data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan terlebih dahulu semua teks nasihat perkawinan tersebut ditranskripsikan bercetak miring berspasi tunggal dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dalam tanda kutip tunggal; selanjutnya teks tersebut dideskripsikan dan dianalisis berdasarkan tafsiran yang sesuai diverifikasi kepada informan berstatus ahli adat Karo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa pada pernikahan adat Karo berbeda dengan tindak tutur kesantunan berbahasa yang digunakan masing-masing paratokoh (Rakut Sitelu): kalimbubu berkesantunan berbahasa: memberkati/ mengesahkan/ menyetujui/ menyayangi; (2) senina berkesantunan berbahasa menyetujui/ mengesahkan/ menyayangi; (3) anak beru yaitu berkesantunan berbahasa memuji/ memohon/ menyetujui/ melaporkan/ menyayangi. Teks Pedah-pedah acara pesta perkawinan adat Karo adalah kalimat pernyataan, perintah, tanya.
AN ANALYSIS ON COMPONENTS AND RHETORICAL FIGURES OF PERSUASIVE WRITTEN DISCOURSE IN ADVERTISEMENTS Hasrat Sozanolo Harefa
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.611 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen-komponen dan figur retorika dari wacana persuasif tertulis pada iklan cetak. Penelitian ini menggunakan desain evaluasi deskriptif yakni analisa isi yang menjelaskan tiga komponen iklan persuasi (etos, patos, logos) dan figur retorika iklan (skema dan kiasan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 iklan minum ringan, sebagian besar (90%) memiliki patos. Logos berada pada posisi kedua (80%). Sebagian iklan tidak memiliki etos, hanya 60% atau 12 iklan. Selanjutnya semua iklan minuman ringan (100%) memiliki skema, hanya 40% atau 8 iklan yang memiliki kiasan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA MATAKULIAH ENGLISH FOR MEDIA UNTUK MAHASISWA SASTRA INGGRIS UMN AL-WASHLIYAH Ayu Melati Ningsih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.444 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran role playing pada mata kuliah english for media. Model pembelajaran sering kali digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak tentang gejala-gejala. Hal ini sesuai dengan fungsi model itu sendiri yaitu bersifat mencari. Berdasarkan pengamatan di Fakultas Sastra UMN AW proses pembelajaran masih didominasi oleh dosen, sehingga membuat mahasiswa pasif. Untuk mencapai kompetensi pembelajaran adalah melakukan perbaikan dengan menerapkan model role playing. Permasalahan: 1) Apakah model pembelajaran role playing tepat jika digunakan pada mata kuliah english for media? 2) Bagaimana respon mahasiswa setelah di terapkannya model pembelajaran role playing pada matakuliah english for media?. Tujuan: 1) Mengembangkan pemahaman tentang pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dimiliki mahasiswa. 2) Mengetahui respon / tanggapan mahasiswa terhadap model role playing. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survey. Instrument pada penelitian ini adalah angket yang berisikan beberapa item kuesioner pertanyaan terbuka tentang persepsi terhadap masalah penelitian. Selain kuesioner, wawancara juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari pemberian angket agar hasil penelitian lebih akurat.
MENULIS KALIMAT BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN REALITY MEDIA PADA MAHASISWA JURUSAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA Dahlia Sirait, Yulia Sari Harahap
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 1 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.178 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis kalimat bahasa inggris menggunakan reality media pada siswa jurusan psikologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, yang bertujuan untuk mengumpulkan data siswa agar dapat mengetahui permasalahan siswa dan kemampuan mereka dalam menulis kalimat bahasa inggris menggunakan reality media. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester satu jurusan Psikologi Universitas Medan Area sebanyak 30 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berbentuk memberikan test kepada siswa. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu test latihan dan reality media.Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa reality media atau gambar merupakan media yang sering digunakan oleh dosen untuk meningkatkan kemampuan menulis kalimat bahasa Inggris pada jurusan psikologi sebagai media gambar dengan menjelaskan dan memberikan gambar sebagai alat untuk menulis kalimat bahasa inggris sebagai kemampuan untuk menulis kalimat tersebut.. Meningkatnya kemampuan menulis kalimat bahasa Inggris di jurusan Psikologi dengan nilai rata – rata 80, 83 yang merupakan meningkatnya kemampuan menulis siswa dengan menggunakan reality media yaitu media gambar yang dikategorikan tinggi dan terdapat motivasi siswa untuk menulis kalimat bahasa inggris pada jurusan psikolgi meningkat dengan adanya reality media.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWAKELAS VII SMP NEGERI 3 KUALUH SELATAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Fata Ibnu Hajar, Rahayu
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.695 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.307

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media audio visual dalam pembelajaran teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah populasi 250 orang siswa. Dari jumlah tersebut ditetapkan sampel 20% yaitu 50 orang siswa, kemudian sampel dibagi menjadi dua kelompok control dan kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 25 orang siswa. Teknik pengambilan sampel secara acak. Instrument atau alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar adalah tes essay. Dari hasil analisis data yang dikeahui bahwa media audio visual lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam hal ini diperoleh 6.81 selanjutnya dikonsultasikan dengan pada taraf 0.05 (5%)=0.127 dengan dk = (N + N)-2= 48. Karena yang diperoleh lebih besar dari diterima. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran teks prosedur dengan menggunakan media audio visual lebih efektif dibandingkan dengan media konvensional.
NILAI BUDAYA LOKAL “ PEMBERIAN MARGA” DI DESA PARINGGONAN DALAM PRESPEKTIF SEMANTIK SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Lili Herawati Parapat, Deninna Riskiana Aritonang
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.81 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.308

Abstract

Pemberian marga merupakan satu budaya lokal yang sangat penting untuk diketahui masyarakat ataupun mahasiswa. Budaya lokal memiliki perangkat pada upacara pelaksanaannya. Teknik penggumpulan data yang dilaskanakan dengan wawancara, langsung dengan pemangku adat/harajaon adat di masyarakat Paringgonan. Penelitian dilaksanakan Di Desa Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padnag Lawas. Mengunakan metode penelitian pustaka & pengembangan, Teknik analisis dengan menganalisia bahasa dan makna yang dipandang dari presfektif Semantik, mendeskripsikan dan menginterpretasikan hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui syarat pemberian marga bagi masyarakat adat yaitu: Setiap pemberian marga haruslah didasarkan pada musyawarah adat dalam suatu kerapatan adat, yang dilaksanakan pemangku adat (Raja adat). Besar kecilnya acara selalu dimusyawarahkan dan dipinpin pemangku adat. Apa lahanannya/landasannya, bergantung kepada status dan kedudukan yang diberikan marga. Perangkat pemberian marga secara Umum adalah Pemangku Adat/ Harajaoon adat, Penemira marga, Pemberi marga (amang topotan), Pulut putih (ketan putih), Inti, Kerbau adalah lambang adat dan kerajaan, karena dimaknai mempunyai sifat yang bertanggung jawab, berani mati, mempertahankan anak-anaknya, bisa hidup dalam segala cuaca,tempat didarat maupun di air, sanggup bekerja siang maupun malam, dengan tenaganya yang sangat kuat. Kambing, Ulos (Kain khusus), Keris. setelah di nilai dari presfektif semantik, perangkat pemberian marga dianggap memiliki makna yang dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan sebagai bahan ajar Sastra bagi mahasiswa.
PELAKSANAAN ROLE – PLAYING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING UNTUK MAHASISWA FKIP BAHASA INGGRIS DALAM PEMBELAJARAN ENGLISH PROFICIENCY DI UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH MEDAN Zulfitri, Yuliasari Harahap
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2034.551 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.309

Abstract

Dalam pembelajaran keterampilan berbicara ( Speaking ), para mahasiswa sering menemukan beberapa masalah. Masalah yang sering ditemukan adalah bahwa bahasa asli mereka menyebabkan mereka sulit untuk menggunakan bahasa asing. Alasan lainnya adalah karena kurangnya motivasi untuk berlatih bahasa kedua dalam percakapan sehari- hari. Dengan latar belakang permasalahan ini peneliti melakukan pendekatan kepada mahasiswa dengan menggunakan salah satu metode aktif dalam pembelajran yaitu metode role-playing ( permainan peran ) dalam pelatihan Speaking di FKIP Bahasa Inggris UMN Al – Washliyah Medan khusus nya pada pembelajaran English Proficiency. Speaking adalah salah satu kemampuan yang harus kita kuasai dalam mempelajari Bahasa Inggris. Keterampilan berbicara adalah diukur dari kemampuan untuk melakukan percakapan dalam bahasa. Ini realitas membuat para pengajar khususnya Dosen dan orang tua berpikir bahwa kemampuan berbicara harus dikuasai oleh mahasiswa dan anak- anak mereka. Berdasarkan alasan di atas, peneliti terfokus pada mengajar bahasa Inggris dari pada mengajarkan tentang Inggris bahasa. Penekanannya bukan hanya pada kompetensi linguistik bahasa mahasiswa tetapi juga pada pengembangan kemampuan komunikatif mereka. Oleh karena itu peneliti melakukan metode tindakan kelas ( Classroom Action Research ) yang bertujuan untuk memperbaiki mutu dan peningkatan hasil pembelajaran. Objek dan lokasi pelaksanaan penelitian adalah mahasiswa UMN Al-Washliyah Semester VIIC dan VIID Tahun Ajaran 2018/2019 dengan jumlah 40 orang yang berlokasi di kampus C Jl. Garu II Medan. Agar mengembangkan kemampuan komunikatif mahasiswa, Dosen perlu menciptakan skenario untuk mengajar bahasa secara dinamis, aktif dan menarik. Menurut Stephen D.Hattings berdasarkan pengamatan percakapan di kelas, role playing akan tampaknya menjadi aktivitas yang ideal di mana mahasiswa dapat menggunakan bahasa Inggris mereka kreatif dan bertujuan untuk merangsang situasi percakapan di mana mahasiswa mungkin menemukan diri mereka sendiri dan memberi mereka kesempatan untuk berlatih dan mengembangkan mereka keterampilan komunikasi. Untuk alasan ini, peneliti tertarik untuk menganalisis penggunaan role-playing dalam upaya meningkatkan kemampuan speaking dalam pembelajaran English Proficiency. Peneliti berharap dengan dilakukan nya penelitian ini dapat memberi pengaruh yang signifikan bagi mahasiswa untuk peningkatan kemampuan speaking nya dan juga metode ini bisa menjadi salah satu referensi bagi dosen-dosen yang mengajarkan bahasa asing kepada peserta didiknya.
PEMERTAHANAN BAHASA MELAYU Arifuddin, Misla Geubrina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 4 No. 2 (2019): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.868 KB) | DOI: 10.32696/ojs.v4i2.310

Abstract

Sosiolinguistik adalah salah satu ilmu cabang linguistik yang mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat penuturnya. Aktifitas yang terjadi di kehidupan masyarakat pasti dihubungkan dengan bahasa dan pemakaian bahasanya. Keanekaragaman bahasa di masyarakat merupakan gejala bahasa yang sangat menarik untuk peneliti di bidang sosiolinguistik. Gejala sosial, globalisasi dan budaya sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa, diantaranya adalah pergeseran, kepunahan dan pemertahanan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Melayu dan faktor pendukung pemertahanan bahasa Melayu di Kelurahan Aur. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik tentang pemertahanan bahasa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan data diperoleh dari informan melalui teknik wawancara. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Melayu dan faktor pendukung pemertahanan bahasa Melayu di Kelurahan Aur.

Page 7 of 20 | Total Record : 192