cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 213 Documents
IMPLEMENTASI STANDAR PERLAKUAN BAGI ANAK YANG MELANGGAR HUKUM DI INDONESIA andi muhammad alifsa mahendra
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.939

Abstract

Dalam penelitian ini menganalisis seberapa besar peran aturan internasional terhadap aturan nasional, khususnya aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan pemasyarakatan dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, dengan bentuk penelitian evaluative yaitu dilakukan dengan mengadakan penelitian kepustakaan atau library research serta penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran aturan internasional dalam perlindungan anak termasuk anak yang berhadapan dengan hukum mulai dari Declaration on the Rights of the Child, Convention on the Rights of the Child, ICCPR ( International Covenan on civil and Political Rights), ICESCR (International Covenan on Economic, Social, Culture), Beijing Rules, Havana Rules, Riyadh Guideline, Tokyo Rules terhadap aturan yang berlaku di Indonesia mulai dari Undang-undang Pemasyarakatan, undang-undang system peradilan pidana anak, undang-undang perlindungan anak merupakan saling terkait tetapi masih ada beberapa aturan internasional yang belum sesuai dengan aturan nasional termasuk penerapan di lapangan.
TRANFORMASI SOSIAL NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME MASYARAKAT MAJEMUK WILAYAH PEDESAAN DI SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Roy Kulyawan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 1 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i1.1097

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan bentuk segmentasi sosial masyarakat multikultur di kecamatan Sausu dan 2)Mendeskripsikan transformasi sosial masyarakat multikultur di Kecamatan Sausu. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif. unit analisis dalam penelitian ini adalah masyarakat multikultur di Kecamatan Sausu dengan subjek penelitian masyarakat multikultur di Desa Sausu Trans, Sausu Taliabo, Sausu Gandasari, Sausu Torono dan Sausu Tambu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang, Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan melalui Reduksi Data, Penyajian Data dan Verifikasi/Interpretasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pada awalnya komunitas komunitas etnis terfragmentasi ke dalam ikatan-ikatan yang bersifat primordial disebabkan oleh segmentasi sosial geografis, 2) akan tetapi fragmentasi sosial yang berbasis etnis mengalami transformasi sosial ke arah nilai-nilai masyarakat multikultur. nilai-nilai tersebut meliputi pengakuan dan penghargaan terhadap perbedaan suku dan agama, terbukanya komunikasi sosial antar komunitas etnis dan agama dengan prinsip kesetaraan dan keadilan sosial, serta terbangunnya hubungan hubungan fungsional antar komunitas etnis baik dalam bidang sosial budaya maupun sosial ekonomi.
GREEN ECONOMY DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MIRU KECAMATAN KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK Fierda Nurany
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1438

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisa dan mengkaji mengenai green economy dalam pengembangan desa wisata Miru, Kec. Kedamean, Kab. Gresik. Dusun Miru Kec. Kedamean Kab. Gresik mempunyai tanaman hias terbesar dan memiliki potensi pasar ekspor yang terbuka lebar. Pada tahun 2021 Bupati Gresik yaitu Bapak Fandi Ahmad mulai meresmikan Desa Miru menjadi kawasan wisata tanaman hias sekaligus membentuk asosiasi yang menaungi 1.750 petani dan pedagang tanaman hias yang berada di Desa Miru. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian yaitu lokasi Desa Wisata Miru. Metode penelitian yang digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran pemerintah Desa Miru seperti memfasilitasi tempat atau stand tanaman hias, membangun akses jalan dan lainnya. Terdapat pula faktor-faktor pendorong salah satunya seperti ada semangat dari pemerintah desa dan masyarakat untuk membangun desa yang berwawasan lingkungan dan green economy sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan demikian, green economy perlu diimplementasikan agar dapat memberikan dampak positif bagi SDA ataupun bagi SDM yang akan mengelolanya sehingga nantinya dapat mengembangkan potensi alam yang dimiliki dengan maksimal dan optimal.
PEMAHAMAN TENTANG VAKSIN TERHADAP PERILAKU DAN SIKAP MASYARAKAT PADA MASA NEW NORMAL DI DESA SUKA RAYA Ronald Erwansyah; Lagut Sutandra; Maryaningsih Maryaningsih; Sulaiman Sulaiman
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1477

Abstract

Pandemi Covid-19 melanda hampir di seluruh dunia, telah banyak merenggut jutaan nyawa manusia dan telah merubah seluruh tatanan kehidupan di Indonesia, mulai dari sosial budaya , ekonomi sampai dengan dunia Pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara pemahaman masyarakat terkait vaksin Covid-19 terhadap perilaku masyarakat untuk divaksin dan sikap masyarakat pada masa new normal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menganalisis hubungan antara pemahaman tentang vaksin Covid-19 terhadap perilaku masyarakat untuk divaksin dan sikap terhadap new normal. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Suka Raya Kecamatan Pancur Batu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 orang. Hasil uji statistic dengan rank kendall hubungan antara pemahaman tentang vaksin dengan perilaku masyarakat untuk di vaksin adalah menunjukkan koefisien korelasinya sebesar 0.086, dan Hasil uji statistic dengan rank kendall hubungan antara pemahaman tentang vaksin dengan sikap pada masa new normal adalah menunjukkan koefisien korelasinya sebesar 0.052. Kesimpulan, tidak ada hubungan antara pemahaman tentang vaksin dengan perilaku masyarakat untuk di vaksin dan tidak ada hubungan antara tingkat pemahaman tentang vaksin dengan sikap terhadap new normal. Kata kunci : Covid-19, Vaksin, New normal
PERAN KEPEMIMPINAN PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DESA KADUDAMPIT, KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT Oktavia Amanda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1514

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial tunai bersyarat oleh Kementerian Sosial sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Dalam praktiknya untuk membuat Program Keluarga Harapan (PKH) lebih efektif dan efisien maka di suatu daerah/desa dibagi menjadi beberapa kelompok penerima manfaat yang dipimpin oleh seorang ketua kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan oleh ketua kelompok pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketua kelompok PKH memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan PKH, yaitu ketua kelompok PKH mempengaruhi kelompok (anggota) untuk mencapai tujuan bersama terkait Program Keluarga Harapan (PKH). Adapun indikator atau kualifikasi yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah objektivitas, ketangkasan komunikasi dan sosial, ketegasan, kesadaran diri sendiri, dan mengajarkan sehingga Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dapat berhasil dan berfungsi sebagaimana mestinya.
ISU IDENTITAS DALAM KONFLIK ANTARA OJEK DARING DENGAN PENAGIH HUTANG DI DEPOK SLEMAN TAHUN 2020 Rizky Budi Prasetya Sulton
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1526

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai analisis konflik yang terjadi antara kelompok ojek daring dengan kelompok penagih hutang yang berisukan narasi identitas sebagai tigger dan akselerator terjadinya konflik. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan deskriptif analitis menggunakan sumber dari berbagai pustaka dan laman berita yang membahas mengenai hal tersebut, dan dianalisis menggunakan teori identitas sosial dan tipologi kekerasan. Dinamika konflik diawali dari kasus personal antara seorang ojek daring dengan sekelompok penagih hutang yang menyulut pertikaian antara dua kelompok masyarakat dengan latar belakang pekerjaan dan identitas kesukuan. Isu identitas muncul karena masing-masing kelompok turut serta dalam pertikaian dengan berdasarkan solidaritas kesamaan identitas sosial yang mereka punya. Selain itu juga disebabkan adanya prasangka dan stereotip yang muncul karena permasalahan laten yang disebabkan karena kekerasan kultural dan struktural. Harapannya peristiwa semacam ini dapat dihindari dengan adanya upaya deteksi dan mitigasi dini konflik serta adanya upaya pembauran antar masyarakat dengan identitas sosial yang berbeda.
IMPLEMENTASI ARUNIKA (ANALISIS RUANG HIDUP, LITERASI DIGITAL, PENGELOLAAN EKONOMI DAN LINGKUNGAN, SERTA KESEHATAN KELUARGA) DALAM UPAYA RESILIENSI KELUARGA Zessy Ardinal Barlan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1565

Abstract

Pandemi Covid-19 tentunya membawa dampak perubahan sosial yang signifikan terhadap ketahanan keluarga. Beberapa diantaranya adalah semakin menurunnya akses terhadap pendapatan, terbatasnya akses anak terhadap pendidikan karena adanya ketimpangan dalam akses teknologi, dan terbatasnya akses pada ruang ruang komunitas dalam menunjang kesehatan dan kebutuhan keluarga. Terkait dengan hal tersebut, maka perlu adanya upaya pengembangan kapasitas perempuan dan pemuda/i terutama pada hal kemampuan menganalisis ruang hidup, literasi digital, akses pada literasi digital, pengelolaan ekonomi dan kesehatan keluarga. Rangkaian peningkatan kapasitas yang dibutuhkan oleh perempuan dan anak dan pemuda/i ini disebut dengan Semangat ARUNIKA (Analisis ruang hidup, literasi digital, pengelolaan ekonomi dan lingkungan, serta kesehatan keluarga). Kegiatan implementasi semangat ARUNIKA merupakan kegiatan riset aksi yang bertujuan untuk peningkatan upaya resiliensi keluarga. Kegiatan riset aksi ini menggunakan teknik observasi dari etnografi komunikasi, Focus Group Discussion, dan wawancara mendalam secara kualitatif. Unit analisis dari penilitian ini adalah invidu dengan sasaran penelitian adalah perempuan dan generasi muda Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Hasil dari kegiatan riset aksi ini adalah setelah implementasi semangat Arunika perempuan dan pemuda telah mengalami peningkatan upaya resiliensi keluarga dengan terbukanya akses pada peningkatan sumberdaya ekonomi, modal sosial, informasi dan komunikasi serta kemampuan komunitas.
PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR (KIP) – KULIAH TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK Rudy Tandra; Liliyana; Nina Hermina Utin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1567

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi peluncuran Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 yang diterapkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) khusus mahasiswa Perguruan Tinggi adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. KIP-Kuliah merupakan program bantuan pendidikan untuk siswa/i lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi secara gratis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Apakah ada pengaruh Program KIP – Kuliah terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa Politenik Negeri Pontianak (2) Apakah ada pengaruh Program KIP-Kuliah terhadap peningkatan prestasi belajar mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang selanjutnya akan diolah software SPSS for Windows versi 25. Hasil Pengolahan data diperoleh dimana nilai R square = positif (0,282). Fhitung = 38.448 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 dan thitung > ttabel yaitu 6.201 > 1.987, menunjukkan adanya pengaruh KIP – Kuliah terhadap motivasi mahasiswa Polnep. Dan hasil perhitungan berikutnya menunjukkan dimana nilai R square = positif (0,233). Fhitung = 29,766 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 serta thitung > ttabel yaitu 5.456 > 1.987, menunjukkan adanya pengaruh KIP – Kuliah terhadap prestasi belajar mahasiswa Polnep
PEMAHAMAN KONTEKSTUAL SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME Febri Pratama; Deni Chandra
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1569

Abstract

Keberagaman merupakan suatu keniscayaan bagi bangsa Indonesia. Pluralisme etnis, suku, budaya, agama, serta bahasa menjadi identitas nasional yang diakomodasi dalam semboyan “bhinneka tunggal ika”. Namun, seiring dengan perkembangan negara Indonesia pasca kemerdekaan hingga saat ini, isu mengenai disintegrasi bangsa selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Pemahaman tentang pentingnya persatuan, kebhinekaan, dan toleransi perlu untuk direvitalisasi kembali, salah satunya melalui peran institusi pendidikan. Sekolah dasar menjadi jenjang yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai multikulturalisme tersebut sejak dini. Mereka diperkenalkan pada sikap dan prilaku yang mencerminkan rasa persatuan, kebhinekaan, serta toleransi agar nanti setelah dewasa mereka memiliki pemikiran yang terbuka dan menghargai perbedaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan memberikan gambaran secara komprehensif tentang pemahaman siswa sekolah dasar secara kontekstual terhadap nilai-nilai multikulturalisme yang telah didapatkan di sekolah melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil yang didapat, siswa sekolah dasar belum sepenuhnya memiliki pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai multikulturalisme.
IDENTITAS SOSIAL MASYARAKAT MELAYU DELI PADA FILM DOKUMENTER KAMPUNG KUNYIT Dani Manesah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 7 No. 2 (2022): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v7i2.1589

Abstract

Penelitian yang berjudul Identitas Sosial Masyarakat Melayu Deli Pada Film Dokumenter Kampung Kunyit. Film ini menampilkan terkait gambaran identitas sosial masyarakat Melayu Deli yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Selain itu Film adalah suatu bentuk seni yang mengandung informasi dan hiburan Ini berisi representasi atau makna dari apa yang ditampilkan. Belakangan ini banyak film yang memuat pesan ideologi ataupun identitas maka pada saat ini para sineas film menawarkan film dengan berbagai macam ragam genre. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran identitas yang ditampilkan melalui sebuah film dokumenter yang berjudul Kampung Kunyit. Sementara metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokus dalam penelitian ini yaitu mengungkap gambaran identitas sosial yang berada dalam film dokumenter Kampung Kunyit. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Representasi yang dipopulerkan oleh Stuart Hall. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu adanya representasi komponen kognitif, representasi komponen evaluatif, dan representasi komponen emosional.