cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PENINGKATAN PERAN SISWA DALAM PEMANFAATAN SAMPAH MELALUI GERDU KONSER LISAN DI MI TAWANG KOTA SEMARANG Uswatun Khasanah; Avisha Fitriani; Eva Fauzi; Desi Wulandari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.104 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.582

Abstract

Produksi sampah di Kota Semarang saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pemanfaatan sampah merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang dapat mempengaruhi banyaknya jumlah sampah. Peran Siswa sekolah dasar di era sekarang akan memberikan dampak pada masa mendatang sehingga jumlah sampah sangat dapat diminimalisir. Kegiatan GERDU KONSER LISAN (Gerakan Edukasi Konservasi dan Literasi) ini memberikan perhatian lebih untuk melakukan pemanfaatan sampah. Kegiatan ini menarik perhatian siswa sekolah dasar untuk membuka wawasan terhadap pentingnya memanfaatkan sampah terlebih dahulu. Pemanfaatan sampah organik dan sampah anorganik dapat diolah menjadi berbagai hal yang bermanfaat minim diperhatikan oleh generasi muda di era sekarang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mendidik dan melatih siswa sekolah dasar menggunakan model learning by doing berdasarkan dengan taraf perkembangan siswa. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dapat peduli terhadap permasalahan sampah yang ada dan mampu mengembangkan kreativitasnya dalam pemanfaatan sampah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kepedulian siswa terhadap pentingnya mengelolah sampah sebelum dibuang ke TPA. Keberhasilan ini dirasakan akan membawa dampak positif bagi siswa karena secara tidak langsung akan berpotensi meningkatkan nilai tambah dalam aspek Pendidikan, aspek lingkungan dan aspek ekonomi
MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN KEMANDIRIAN PEMUDA MELALUI KERAJINAN LIMBAH BAN BEKAS DAN WORKSHOP KONTENT DIGITAL Jumadi Mabe Parenreng; Muhammad Agung; Andi Baso Kaswar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.828 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.908

Abstract

Kawasan Antang dan sekitarnya berlokasi di wilayah pinggiran kota Makassar dan cukup terkenal karena merupakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA Antang) se-kota Makassar. Terdapat beberapa kategori sampah di TPA ini yaitu : sampah basah, sampah kering, sampah yang bisa didaur ulang, yang tidak bisa didaur ulang. Secara garis besar ada dua permasalahan yang bisa diselesaikan dengan implementasi PKM ini, yakni masalah sampah dan pengangguran. Keterbatasan pengetahuan penduduk sekitar mengakibatkan sampah yang sebenarnya masih dapat diolah ini terbuang begitu saja. Disisi lain pengangguran pada usia produktif merupakan permasalahan yang sampai saat ini masih menjadi persoalan hidup yang belum dapat diatasi sepenuhnya oleh pemerintah pusat maupun pemerintah di kota Makassar khususnya di daerah TPA Antang. Jumlah penduduk usia kerja terus bertambah sedangkan lapangan kerja belum cukup tersedia bagi para pencari kerja. Terlebih tidak adanya skill dan kompetensi yang dimiliki semakin mempersulit mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, kami mengusulkan program pelatihan kemandirian pemuda antang Makassar untuk mengatasi permasalahan di atas. Program ini muncul dari ide untuk memberikan keterampilan kepada pemuda Antang dengan memanfaatkan salah satu jenis limbah yakni ban sepeda motor bekas dan ban mobil bekas untuk diolah menjadi produk layak pakai untuk mainan dan hiasan rumah dan pekarangan. Selain berbentuk mainan, olahan ban bekas bisa juga berupa aksesoris berupa pot bunga bermotif dan lain-lain. Kegiatan pelatihan kemandirian terbagi menjadi tiga tahapan, yakni tahap persipan, tahap pelatihan mengolah ban bekas dan tahap pelatihan promosi dan pemasaran hasil olahan melalui media digital. Pihak RT setempat sangat berterima kasih dengan pelaksanaan kegiatan ini karena akan membangun kepercayaan diri pemuda sekitar lokasi TPA Antang dan membangkitkan jiwa entrepreneurship yang mandiri, kreatif, inovatif dan berdaya saing. Selain itu, menumbuhkan minat kreativitas lainnya untuk memanfaatkan jenis sampah lain yang memungkinkan untuk didaur ulang
PENGEMBANGAN MENTAL TECHNOPRENEURSHIP MAHASISWA DALAM MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF Kezia Arum Sary; H Abdullah Karim; Rina Juwita; Sulitianna Sulitianna
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.684 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.945

Abstract

“TMT.coms" TECHNOPRENEUR MENTALITY TO COMMUNICATION SCIENCE adalah Pengembangan Mentalitas Technopreneur Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman Samarinda). Keberhasilan pendidikan dan pembelajaran merupakan hal yang sangat diharapkan pendidik ketika menjalankan tugasnya, namun dosen bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran tersebut. Pada upaya melakukan proses pembelajaran, dua elemen yang sangat penting yaitu metode dan media pembelajaran. Sebagai pendidik yang meberikan jiwa profesionalnya melalui peran dalam membuat perubahan, pengembangan, dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk menanamkan mental technopreneurship. Fokus  utama  Kegiatan TMT.coms adalah  terdiri  dari  tiga kegiatan  yaitu  pra-kegiatan,  kegiatan  dan  pasca kegiatan, dalam pelaksanaannya berpedoman pada mekanisme pemanfaatan perkembangan teknologi yang diterapkan dalam pengembangan yang didukung oleh pihak internal Program Studi Ilmu Komunikasi,  sarana  dan  prasarana, serta eksternal Program Studi Ilmu Komunikasi yakni Kantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda dan Festival Saroeng 2020 di Bigmall Samarinda sebagai tempat pelaksanaan kegiatan
IMPLEMENTASI AUTOMATIC SWITCHING GENSET-PLN DI MASJID AL-HIKAM PUTAT NUTUG CISEENG BOGOR Ojak Abdul Rozak; Kiswanto Kiswanto; J. Setiawan; A. Triyanto; W. A. Nurtiyanto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.318 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1104

Abstract

Sebagai umumnya masjid yang penuh aktivitas pada siang hingga malam, maka listrik menjadi kebutuhan utama. Mengingat lokasi masjid Al-Hikam, Putat Nutug, Ciseeng, Bogor adalah daerah pedesaan yang sering mengalami pemadaman listrik akibat cuaca buruk, angin ribut, petir, tertimpa pohon, beban lebih dan sebagainya. Upaya menjaga ketahanan energi listrik sudah dilakukan dengan menyediakan generator listrik (genset). Tetapi ada masalah prosedur operasi masih manual menggunakan tenaga manusia untuk menghidupkannya sehingga terjadi keterlambatan pasokan listrik. Oleh karena itu, diperlukan proses menghidupkan genset dari manual menjadi otomatis agar listrik stabil. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengimplementasikan automatic switching genset PLN. Metode yang dilakukan adalah memasang modul switching otomatis untuk melengkapi perangkat genset tersebut. Pengadaan bahan dan komponen hingga perakitan modul rangkaian otomatis dilakukan oleh para mahasiswa bersama dosen pembimbing. Dari hasil perakitan dan pengujian menggunakan alat ukur listrik dan pewaktu stopwatch telah berhasil menerapkan otomatisasi proses startup genset sehingga listrik tetap menyala walaupun suplai dari PLN padam. Proses menghidupkan genset secara otomatis tidak menggunakan tenaga manusia lagi. Sedangkan perpindahan koneksi listrik dari PLN ke genset hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 detik. Sehingga prosedur ini telah membantu pengurus masjid menyediakan listrik lebih stabil, penerangan, pompa air dan perangkat penguat suara dapat beroperasi meskipun PLN padam
SOSIALISASI AKIBAT PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN BAGI SISWA/SISWI SMK NEGERI 5 MEDAN andi maysarah; Rani Rahim; Dewi Wahyuni
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.182 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v1i1.534

Abstract

Pelajar merupakan penerus bangsa di masa depan, yang sangat diharapkan memiliki kualitas yang baik sehingga dapat membawa kemajuan bagi bangsa di waktu mendatang. Internet dibutuhkan oleh pelajar untuk mendapatkan atau memberikan informasi. Sehingga mempermudah pembelajaran selain mereka dapatkan dari sekolah maka pelajar juga dapat menambah pengetahuan dengan cara mencari dari internet (media sosial). Namun media sosial memiliki dampak positif dan negatif bagi pelajar. Dampak positif mereka mendapatkan informasi yang luas dan cepat untuk menunjang proses pembelajaran. Sedangkan dampak negatif mereka akan menyalahgunakan sosial media, tidak mengingat waktu karena kecanduan menggunakan jejaring sosial itu. Permasalahannya adalah bahwa banyak siswa/siswi SMK Negeri 5 Medan yang tidak mengetahui atau kurang mengetahui Undang-undang ITE (Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) dan banyak siswa/siswi SMK Negeri 5 Medan yang tidak mengetahui atau kurang mengetahui sanksi bagi yang melanggar Undang-undang ITE.Luaran yang akan dihasilkan adalah berupa penyuluhan, guna memberikan perlindungan, pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan media social bagi siswa/siswi SMK Negeri 5 Medan. Selain itu pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini hasilnya akan dimasukkan ke dalam jurnal ilmiah. Khalayak sasaran program pengabdian kepada masyarakat ini adalah 40 orang siswa/siswi SMK Negeri 5 Medan yang terdiri atas siswa/siswi kelas X, XI, XII. Kegiatan ini diisi dengan pemberian materi tentang pemanfataan media sosial dalam pembelajaran. Selain itu juga memberikan dampak positif dan negatif dari media sosial dalam pembelajaran. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai akibat hukum penyalahgunaan media sosial.
SOSIALISASI PENGGUNAAN BLOGSPOT SEBAGAI MEDIA INFORMASI PELAYANAN POSYANDU DI KELURAHAN AUR Zulham Zulham; Sabrina Aulia Rahmah; Afni Nia Sari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.792 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.576

Abstract

Posyandu sekarang berbeda dengan Posyandu terdahulu. Sekarang, Posyandu memiliki kegiatan yang banyak dan membutukan sebuah media informasi. Posyandu yang kreatif dan  melakukan berbagai kegiatan yang lebih positif dan dapat ditiru oleh posyandu dari kelurahan lain untuk merespon perubahan dan kemajuan zaman. Salah satunya, melalui pemanfaatan teknologi internet. Blog adalah salah satu bentuk perubahan dalam pemanfaatan internet sebagai media penyebaran informasi posyandu yang sangat efisien. Melalui blog  berbagi informasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan  posyandu . Sehingga kegiatan yang positif dapat ditiru oleh posyandu-posyandu yang lain. Blog dapat difungsikan sebagai media peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat sekitar kelurahan dan kelurahan lainya. Dengan adanya blog  beragam kegiatan posyandu  dapat disampaikan, sehingga masyarakat bisa mengetahuikegiatan yang ada di posyandu, termasuk oleh pihak-pihak diluar kelurahan.
BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI BIOFLOK DI KELURAHAN NELAYAN INDAH Bambang Hendra Siswoyo; Uswatul Hasan; Helentina M Manullang
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.776 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.635

Abstract

Konsumsi protein hewani masyarakat yang rendah, perlu ditingkatkan dengan menyediakan sumber protein yang berkualitas dan harga terjangkau. Budidaya sistem bioflok memungkinkan terjadinya efisiensi penggunaan pakan sekaligus menaikan padat tebar ikan, sehingga cocok dilakukan di perkotaan dengan keterbatasan lahan. Budidaya ikan dengan sitem bioflok merupakan sistem yang sedang dikembangkan saat ini dalam kegiatan budidaya ikan yang bertujuan agar mutu air budidaya dapat bertahan bahkan dapat meningkat sesuai kebutuhan, selain itu nutrient pakan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian kepada masyarakat berguna untuk menciptakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat nelayan guna menambah penghasilan nelayan. Sedangkan manfaat kegiatan ini adalah pemeliharaan ikan dengan menggunakan sistem bioflok yaitu dengan cara mengembangbiakkan bakteri/mikroba yang berguna pada perairan pemeliharaan ikan, yang pada akhirnya dapat mempertahankan bahkan memperbaiki kestabilan kualitas air, menghilangkan zat-zat beracun seperti amoniak, bakteri yang merugikan (bersifat pathogen) dan selanjutnya ikan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan konsep pelibatan masyarakat atau kelompok secara aktif atau dikenal dengan metoda (PRA), metoda ini dipandang efektif karena melibatkan para mitra karang taruna berpartisipasi secara aktif mulai dari pembuatan kolam, persiapan kolam, sampai akhir kegiatan yaitu pemanenan ikan. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan kegiatan budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat berjalan dengan baik serta dapat menambah penghasilan bagi para nelayan sehingga tingkat kesejateraan dapat meningkat.
PELATIHAN PEMBUATAN POT BUNGA DENGAN BAHAN DASAR KAIN BEKAS DI DESA KINDANG Hartini - Hartini; Hasria Alang; Eka Apriyanti
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.377 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.924

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Kegiatan pelatihan pembuatan pot dari kain bekas ini dilakukan untuk melatih masyarakat dapat memanfaatkan kain bekas yang dapat menjadi produk yang memiliki nilai seni yang tinggi. Kegiatan pelatihan dimulai dari tahapan menyiapkan bahan seperti handuk bekas, semen, ember bekas, kayu pengaduk. Tahapan selanjutnya melakukan eksperimen bersama mitra dimulai dari mencampur adonan semen dengan air lalu dicelupkan kain ke dalamnya, kemudian mengatur bentuk pot yang diletakkan di atas ember bekas sebagai cetakan. Langkah selanjutnya adalah proses pengeringan dan dilanjutkan dengan pengecatan. Kelompok sasaran yang ikut dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu dan remaja putri yang gemar menanam bunga. Jumlah peserta yang hadir adalah 12 orang. Dari kegiatan pelatihan ini, menghasilkan 7 pot bunga yang dicat sedemikian rupa dengan bentuk beraneka ragam seperti lingkaran, model kursi, dan segi empat. Pelaksanan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa enterpreneur bagi warga melalui kreativitas yang dimiiliki yang nantinya akan tumbuh peluang untuk memasarkan hasil kreasi mereka serta mengurangi pengeluaran untuk membeli pot bunga. Hasil akhir dari kegiatan ini berupa karya tulis yaitu laporan akhir dan publikasi artikel ilmiah
PKM DIVERSIFIKASI HASIL OLAHAN PERIKANAN LINGKUNGAN V BAGAN DELI Helentina Mariance Manullang; Bambang Hendra Siswoyo; Uswatul Hasan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.157 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1081

Abstract

Lingkungan V Bagan Deli berada di Kecamatan Medan Belawan. Di Lingkungan ini penduduknya berprofesi sebagai nelayan tradisional dan buruh nelayan Nelayan adalah suatu kelompok masyarakat yang mengandalkan perairan laut sebagai mata pencaharian utamanya, umumnya mereka tinggal di kawasan pesisir pantai dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik dan umumnya menggunakan alat tangkap yang sangat sederhana sehingga hasil tangkapannya juga sangat rendah sehingga kebutuhan hidup rumah tangganya sering tidak dapat tercukupi dengan baik. Ketika laut semakin sulit memberi hasil yang maksimal, tak jarang bahkan seringkali hasil tangkapan melaut hanya bisa menutupi kebutuhan satu hari saja. Ketika musim bersahabat saat melaut adakalanya memberikan hasil tangkapan yang melimpah, namun disisi lain harga jual ikannya menjadi turun. Hal ini berdampak pada pemenuhan kebutuhan ekonomi nelayan tradisional dan buruh nelayan tidak tercukupi dengan baik. Tujuan PKM ini adalah memberikan pelatihan teori dan praktek olahan hasil perikanan seperti kaki naga dan fish stick. Sedangkan yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok “Emak-Emak” Pesisir Bagan Deli. Adapun metode PKM ini yaitu: 1) share and discussion, 2) theory and try, 3) realisasi. Hasil produk dari PKM ini adalah kaki naga dan fish stick. Setelah dilakukan pelatihan kepada para anggota mitra ada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan penghasilan/omset ± 10%
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA DIVISI CORPORATE SECRETARY BANK PAPUA Iis Torisa Utami
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.617 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1192

Abstract

Pengelolaan korespondensi dan kearsipan merupakan tugas yang mendukung kelancaran tugas administrasi perkantoran. Oleh karena itu kemampuan atau keahlian dalam pengelolaan korespondensi dan kearsipan merupakan hal yang sangat penting untuk karyawan, maka pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan karyawan di Bank Papua khususnya pada bagian Coorporate Secretary. Tujuan dari pelatihan program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pemahaman mengenai cara pemberian nomor surat dan penyimpanan dokumen perusahaan. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu tahap pertama adalah tahap menerima surat permintaan permohonan sebagai fasilitator dari Banking Development Finance Center (BDFC) sebagai mitra pengabdian kepada masyarakat; tahap kedua yaitu tahap penyusunan atau membuat materi pelatihan; tahap ketiga adalah tahap pemberian materi dan penjelasan materi; tahap keempat adalah tahap evaluasi kegiatan yang terdiri dari sesi tanya jawab atau diskusi, dan tugas latihan/praktik, serta menyebarkan kuesioner sebelum pelatihan dilaksanakan dan sesudah pelatihan dilaksanakan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah 1) peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola korespondensi dan kearsipan dengan baik dan benar; 2) manfaat dari pelatihan inI sangat dirasakan oleh peserta  dalam menunjang pekerjaan administrasi  kantor

Page 3 of 96 | Total Record : 958