The Kalimantan Social Studies Journal
The Kalimantan Social Studies Journal (KSS) is an electronic journal media of students of Social Science Education of FKIP ULM to publish their final assignment in the form of scientific articles in Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa (JTAM). As the name implied, this journal is an obligation journal in accommodating Social Science Education students of FKIP ULM to publish their researches online. It is following the Regulation of Rector of Lambung Mangkurat University number 403 / UN8 / SP / 2015 that requires all students of Lambung Mangkurat University to publish the final project in the form of scientific articles. This journal is published by Social Science Education of FKIP ULM Banjarmasin, the theme of this journal includes general social education. The Kalimantan Social Studies Journal (KSS) compiles scientific articles that focus on issues of Social Studies Education. In particular, this issue not only covers the problem of learning on social studies (Pembelajaran IPS), but also the description of local wisdom (Kearifan Lokal), the value of tradition (Nilai Tradisi) and social phenomena (Fenomena Sosial) that exist in society.
Articles
120 Documents
Urgency Of Development Of Teaching Materials In Schools Of Social Studies Subjects
Mohammad Samsul
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.9376
Bahan ajar tidak dapat dipisahkan dalam suatu proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi siswa. IPS tidak terkecuali. Pengembangan bahan ajar adalah semua bahan yang dibutuhkan oleh pendidik dalam merencanakan dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Semua materi yang terdapat dalam bahan ajar, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap, menjadi acuan bagi siswa. Lebih mudah bagi pendidik dengan bahan ajar untuk memahami materi dalam pembelajaran mendalam dan memfasilitasi pengajaran. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya pengembangan bahan ajar mata pelajaran IPS di sekolah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi yang sesuai, dan kemudian dilakukan diskusi naratif. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar bersifat konstruktif bagi pendidik dan peserta didik dalam mencapai kegiatan belajar mengajar. Pengembangan bahan ajar mata pelajaran IPS dapat dilakukan melalui tiga pola, yaitu mulai dari awal, kemas ulang informasi dan kompilasi di sekitar teks.
Agricultural Activities of the Anjir Serapat Muara Village Community 1
Susana Susana;
Bambang Subiyakto;
Jumriani Jumriani;
M. Ridha Ilhami;
Mutiani Mutiani;
Raihanah Sari
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.8364
Manusia perlu belajar dari lingkungannya untuk mendapatkan pengetahuan sebanyak mungkin. Kegiatan pertanian masyarakat masih dilakukan secara tradisional. Mereka tidak dapat melakukannya dengan cara modern. Peralatan pertanian padi yang digunakan bervariasi sesuai dengan kondisi di setiap desa. Seperti pertanian di Desa Anjir Serapat Muara 1 yang masih menggunakan peralatan tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan pertanian di Desa Anjir Serapat Muara 1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini berfokus pada kegiatan pertanian masyarakat sebagai respon terhadap masalah yang diidentifikasi. Instrumen tersebut mendukung pelaksanaan peneliti melaksanakan tahapan pengumpulan data dengan membuat pedoman observasi dan wawancara, serta melakukan observasi dan dokumentasi di lokasi penelitian. Uji validitas data penelitian ini menggunakan observasi diperpanjang, member check, dan triangulasi. Hasil penelitian kegiatan pertanian masyarakat Desa Anjir Serapat Muara 1 adalah sebagai berikut: a. Penyiapan lahan b. Pemilihan benih padi c. Pembibitan pembibitan d. Penanaman e. Perawatan lahan f. Panen.
Culinary Reorientation As A Cultural Asset In The Development Of Sustainable Tourism Based On Community Economy
Mahmudi Mahmudi
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.9742
This research aims to analyze culinary reorientation as a cultural asset in the development of sustainable tourism based on the community economy. The data collection technique involves documentation from relevant journals and literature sources, such as Google Scholar. The data analysis is carried out using critical literature evaluation. The results showed that culinary can play a significant role in sustainable tourism development, particularly in empowering the economy of local communities. In this context, strengthening and promoting culinary heritage as a cultural asset can enhance the attractiveness of tourism destinations, create job opportunities, and improve the welfare of local communities. By integrating community economic practices, culinary-based tourism can serve as a sustainable source of income while preserving traditional culture in the long term.
The Influence of Interactive Media On Students' Learning Interest In Geography Subjects At SMAN 17 Tangerang Regency
Anistri Wulan;
Indah Meitasari
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.9557
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan minat belajar siswa kelas X IPS di SMAN 17 Kabupaten Tangerang, kemudian untuk mengetahui pengaruh media interaktif (video animasi) terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Geografi. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen berbentuk non equivalent control group design. Ada dua variabel penelitian yaitu variabel bebas (media interaktif) dan variabel terikat (minat belajar). Total populasi adalah 96 siswa yang dibagi kedalam 2 kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner (angket). Data dikumpulkan dengan memberikan pretest dan Postest dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai sig. (2 tailed) 0,00 < 0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan signifikan dalam minat belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa media interaktif (video animasi) memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa.
Influence Of Perceptions Of Safety And Programs Occupational Health (POH) On Work Achievement Wear Personal Protective Equipment (PPE) Maritime Task
Fiernanda Yutimura;
Moch Haris
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.8477
This study aims to analyze and prove the effect of perceptions of occupational safety and health on the work performance of KRI soldiers and to mediate the motivation to use personal protective equipment (PPE) between K3 perceptions and work performance. The study population was soldiers of the Indonesian National Armed Forces (TNI) Navy who served on the Republic of Indonesia Ship (KRI) KRI, while the number of samples studied reached 370 people. The analysis technique uses Struqtural Equation Modeling (SEM) structural equation modeling. The results showed that there was a significant influence between perceptions of occupational safety and occupational health on soldier performance. The path coefficient between X1 to Y is 0.197 with a p-value of 0.032 while the variable X2 to Y has a path coefficient of 0.351 with a p-value of 0.000. Mediating motivation to use PPE is also significant between variables X1 and X2 on work performance. The coefficient X1 on Z, for example, obtained a value of 0.316 and the coefficient X2 on Z was 0.49, while the effect of Z itself on Y was 0.255. All of these variables have a p-value below 5%. The magnitude of the indirect effect of X2 on Y is 0.125 and X1 on Y is 0.081. This means that Z is more dominant in mediating X2 to Y than X1 to Y.
The Utilization of Environment on Kambang Island as a Learning Resource on Social Studies: A Literature Study
Muhammad Rezky Noor Handy;
Muhammad Adhitya Hidayat Putra;
Siti Zulfah;
Nor Azizah;
Siti Nor Laila Savitri;
Rusmaniah Rusmaniah
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.10098
Utilization of the environment as part of social studies learning is currently the main topic for delivering teaching material in class. Kambang Island is a form of environment which is a unique natural tourist area with its flora and fauna. Therefore, the purpose of writing this article is to describe Kambang Island as a Social Sciences Learning Resources. The research is a literature study by examining manuscripts and books about Kambang Island as a social studies learning resource, through the stages of data collection, conceptualization, analysis and drawing conclusions. Kambang Island has unique flora and fauna which are characteristic of the Barito River region, which is based on the theme of class VII social studies teaching materials, namely People, Places and Environment, especially with environmental-based social studies learning resources. Kambang Island illustrates or delivers information to students using various learning media, whether in the form of visuals or audio-visuals, are brought into the classroom during learning in accordance with the learning plan prepared by the teacher.
Improving Social Studies Learning Achievement through a Learning Community Approach for Class VIIB Students of SMP Negeri 27 Banjarmasin
Ma'nawiyah Ma'nawiyah
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.8634
Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas VIIB SMP Negeri 27 Banjarmasin belum menunjukkan hasil belajar yang diharapkan dan masih di bawah standar kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan community learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan durasi tindakan 2 siklus. Penelitian ini merumuskan apakah melalui pendekatan community learning dapat meningkatkan prestasi belajar IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi siswa meningkat antara (60-100) dengan rata-rata 87,66. Sehubungan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan ketuntasan pembelajaran dari siklus I ke siklus II dari 50% menjadi 93,75% yaitu sebesar 43,75%. Ketuntasan pembelajaran individu mengalami peningkatan dilihat dari skor rata-rata.
Gay Matchmaking App Trends as an Act of Perversion Adolescent Sexual in Gresik Regency
Adi Bagus Saputra;
Wisnu Wisnu;
M. Jacky
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.8735
Perkembangan teknologi sudah tidak dapat dibendung kembali hal ini terlihat dengan adanya perkembangan dalam hal pencarian pasangan melalui aplikasi pencarian jodoh di appstore dan playstore seperti aplikasi pencarian jodoh untuk pasangan gay. Aplikasi gay akan memudahkan mereka untuk bertemu dengan sesama jenis akan tetapi dari berbagai fakta di lapangan aplikasi gay ini lebih menekankan kepada hubungan seksualitas mereka. Jadi penyuka sesama jenis menggunakan aplikasi tersebut untuk melepaskan hasrat seksual mereka. Penggunaan aplikasi sesama jenis di kabupaten Gresik sangatlah marak digunakan terutama untuk kalangan remaja. Penggunaan gay memiliki dampak negative bagi para remaja di kabupaten Gresik terdapat berbagai kasus akibat penggunaan aplikasi sesama jenis seperti gangguan mental, dan tindakkan lainnya. Penggunaan aplikasi gay akan menimbulkan dampak sosial bagi penggunanya hal ini bisa mengakibatkan gangguan psikis dan mental untuk para remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui mengapa remaja memilih menggunakan aplikasi gay di Kabupaten Gresik, untuk mengetahui strategi kedekatan yang digunakan untk mendapatkan pasangan gay di kabupaten Gresik, untuk mengetahui dampak penggunaan aplikasi pencarian jodoh gay di kalangan remaja kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan penelitian fenomenologi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: latar belakang memilih aplikasi gay di appstore mulai dari masalah keluarga hingga pergaulan yang keliru, mendapatkan pasangan di aplikasi gay dengan berbagai cara mulai dari pemberian hadiah hingga melakukan bujuk dan rayu, dampak dari penggunaan aplikasi memiliki relasi hingga terkena penyakit kelamin.
The Urgency of Quality Management in Higher Education Information Systems
Herry Porda Nugroho Putro;
Bambang Subiyakto;
Jumriani Jumriani;
M. Aditya Ramadhan;
Muhammad Yusuf
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.9737
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian teoritis sistem informasi yang memiliki peran penting dalam membantu mengendalikan dan mengatur kegiatan sub-sistem organisasi untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Metode studi pustaka merupakan rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Sistem informasi manajemen merupakan kunci dari suatu bidang yang menekankan pada tenaga manajemen yang dapat mengolah dan mengolah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan dengan melalui prosedur kerja yang telah ditentukan. Tujuan sistem informasi meliputi: 1) menyediakan informasi untuk mengambil keputusan, 2) menyediakan informasi yang digunakan dalam perencanaan, pengendalian, evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, dan 3) menyediakan informasi yang digunakan dalam menghitung biaya suatu produk, jasa dan tujuan lain yang diinginkan oleh manajemen.
Efforts to Improve Teacher Discipline in Class Attendance Through the Example of the Principal at SMP Negeri 14 Kota Banjarbaru
Aidil Abdi Rachman
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 5, No 1 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v5i1.8907
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan disiplin Guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui keteladanan kepala sekolah di SMP Negeri 14 Banjarbaru. Subyek penelitian ini adalah 13 orang tenaga pendidik (guru) SMP Negeri 14 Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan kepala sekolah dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas, dimana pada pelaksanaan pembelajaran pra- siklus pada pertemuan pertama semua Guru hadir tepat waktu, karena merupakan hari pertama sekolah untuk tahun pelajaran 2021/2022. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I ada 10 orang Guru yang terlambat masuk mengajar di kelas, dan setelah pelaksanaan pembelajaran pada siklus II kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas mencapai 80% berdasarkan tanggapan responden (Guru) mengenai keteladanan kepala sekolah. Berdasarkan hasil observasi 77% Guru yang masih terlambat kurang dari 5 menit, karena lokasi penelitian memang agak sulit terjangkau.