cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 203 Documents
Implementasi Metode Drill and Practice Kompetensi Anatomi Fisiologi Sistem Kardiovaskular terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester I Prodi D.III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida Haswita Haswita; Lina Agustiana Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.565 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah anatomi fisiologi materi sistem kardiovaskular dengan menggunakan metode Drill and Practice pada mahasiswa semester I di Prodi D.III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research, CAR) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus diawali observasi awal, perencanaan berupa penyusunan rencana dengan penggunaan metode pembelajaran Driil and Practice, dilanjutkan tindakan, observasi dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa kelas B yang mengambil kompetensi anatomi fisiologi sistem kardiovaskuler di Prodi D. III keperawatan Akademi Kesehatan Rustida tahun ajaran 2013/2014 berjumlah = 47 orang. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Drill and Practice dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada kompetensi anatomi fisiologi sistem kardiovaskular. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil tes kognitif pada siklus I rata-rata mahasiswa yang menjawab benar mengalami peningkatan sebesar 37,2 % (dari 27,8 persen menjadi 65%), pada siklus II rata-rata mahasiswa menjawab benar peningkatannya sebesar 26,7 % (dari 65% menjadi 91,7%). Hasil penilaian afektif pada siklus I sudah mengalami ketuntasan dari 47 mahasiswa yaitu A (sangat baik) 42,6%, B (baik) 53,2%, C (cukup) 4,2%. Keaktifan mahasiswa dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan yaitu ketepatan masuk kelas meningkat dari 78,7% menjadi 97,9%, membawa materi perkuliahan 68% menjadi 95,7%. memperhatikan pelajaran/perkuliahan dari 82,9 % menjadi 100%, mengerjakan pekerjaan rumah 78,7 % menjadi 100%, menjawab dan mengajukan pertanyaan 25,5 % menjadi 63,8%, dan merangkum pelajaran dari 59,5 % menjadi 85%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran yakni interaksi mahasiswa dengan seorang dosen, jika dosen dapat menerapkan model belajar yang tepat maka mahasiswa lebih aktif untuk menguasai materi pembelajaran tersebut, dan hasilnya prestasi belajarnya meningkat.
Kecenderungan Depresi pada Mahasiswa Baru ditinjau dari Strategi Koping di Akademi Kesehatan “Rustida” Banyuwangi Nantiya Pupuh Satiti; Siswoto Hadi Prayitno; Aripin Aripin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.548 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi secara parsial dan simultan antara depresi pada mahasiswa baru di Akademi Kesehatan “Rustida” dan strategi koping (dimana strategi koping terdiri 4 variabel: problem focused coping, emotion focused coping, social seeking support, dan religious coping), serta mengetahui variabel strategi koping yang paling berpengaruh terhadap depresiJenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, dengan jumlah sebanyak 78 mahasiswa baru Prodi D III Keperawatan. Variabel dependen dalam penelitian adalah depresi; variabel independen adalah strategi koping (dengan 4 variabel yaitu: problem focused coping, emotion focused coping, social seeking support, dan religious coping). Instrumen pada penelitian ini adalah Beck Depresion Inventory II (BDI-II) dan kuesioner strategi koping. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan uji regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan secara simultan 4 variabel mempengaruhi depresi pada mahasiswa baru (p value = 0,000). Depresi pada mahasiswa baru secara parsial juga berkorelasi dengan strategi koping (sub variabel problem focused coping p value = 0,035, emotion focused coping p value = 0,025, seeking social support coping p value = 0,003 dan religious coping p value = 0,001). Koefisin regresi pada problem focused coping = - 0,291, emotion focused coping = - 0,122, seeking social support coping = - 0,307 dan religious coping = - 0,991. Sehingga variabel yang paling berperan dalam menurunkan depresi mahasiswa baru adalah religious coping.Kesimpulan penelitian adalah strategi koping berkorelasi secara simultan dan parsial untuk menurunkan depresi. Religious coping adalah variabel yang paling berpengaruh pada depresi mahasiswa baru.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Balita Diare dengan Penggunaan Oralit di Wilayah Kerja Puskesmas Jajag Banyuwangi Tahun 2014 Zumrotul Rohmah; Sri Handajani; Rosida .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.331 KB)

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2010 menunjukkan bahwa diare termasuk dalam tiga kelompok penyebab utama kunjungan ke Puskesmas. Angka kejadian diare berkisar 200 - 400 diantara 1000 penduduk di Indonesia setiap tahunnya. Penanganan pertama diare yaitu dengan pemberian oralit. Anak diare menjadi tanggung jawab seorang ibu, sehingga tingkat pendidikan ibu sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pada kesehatan keluarga khususnya anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu balita diare dengan penggunaan oralit.Desain penelitian ini menggunakanobservasional analitik. Sampel diambil secara random yaitu ibu yang memiliki balita di wilayah Puskesmas Jajag Banyuwangi sebanyak 60 responden. Hasil penelitian dianalisa menggunakan metode chi square.Hasil penelitian menunjukkan 7 responden (11.67%) berpendidikan SD, 14 responden (23.33) berpendidikan SMP, 28 responden (46.6%) bependidikan SMU dan 11 responden (18.33%) berpendidikan perguruan tinggi. Dari seluruh responden, 47 responden (78,33%) menggunakan oralit pada balita diare sebagai penanganan pertama dan yang tidak menggunagkan 13 responden (21.67%). Hasil analisa chi square dengan tingkat kepercayaan 0,05 menunjukkan nilai X2 hitung sebesar 21,78 dan nilai X2 tabel sebesar 7,815. Hal ini menunjukkan ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan penggunaan oralit terhadap perawatan diare pada balita.
Hubungan antara Sarana Prasarana Laboratorium dan Motivasi Belajar terhadap Pencapaian Kompetensi Tindakan Pemenuhan Oksigenasi pada Mahasiswa Semester III Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” Banyuwangi Haswita Haswita; Lina Agustiana Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.015 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan: (1) sarana prasarana dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi. (2) motivasi dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi. (3) sarana prasarana dan motivasi secara bersama-sama dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester III Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” yang berjumlah 89 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini dengan teknik simple random sampling yaitu sebesar 73 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Instrumen disusun berdasarkan skala likert. Analisis data meliputi uji prasyarat, dan analisis regresi ganda.Hasil penelitian pertama, hasil pengujian signifikansi dan linieritas disim- pulkan bahwa regresi Y = 77.768+2.959X1 sangat signifikan dan linier. Sedangkan uji keberartian menggunakan uji t diperoleh angka t hitung sebesar 2.491dan t tabel 1.671 pada taraf signifikan 0.05%. Kedua, hasil pengujian signi- fikansi dan linieritas disimpulkan bahwa regresi Y = 75.556+4.615X2 sangat signifikan dan linier. Sedangkan uji keberartian menggunakan uji t diperoleh angka t hitung sebesar 4.333 dan t tabel 1.671 pada taraf signifikan 0.05%. Karena t hitung lebih tinggi dari t tabel, maka hipotesis pertama dan kedua teruji yang berarti terdapat hubungan positif sarana prasarana laboratorium dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi serta motivasi belajar dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi.Ketiga, hasil pengujian signifikansi dan linieritas disimpulkan bahwa regresi Y = 74.468+0.365X1+4.649X2 sangat signifikan dan linier. Angka ini men- cerminkan bahwa variansi pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksi- genasi dapat dijelaskan oleh variabel sarana prasarana laboratorium dan motivasi belajar secara bersama-sama sebesar 21%. Uji keberartian untuk hipotesis ketiga menggunakan uji F diperoleh angka F hitung sebesar 9.324 dan F tabel 3.96 pada taraf signifikan 5%. Karena F hitung lebih tinggi dari F tabel, maka hipotesis ketiga teruji. Ini berarati ada hubungan yang signifikan sarana prasarana laboratorium dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan pencapaian kompetensi tindakan pemenuhan oksigenasi.Berdasarkan penelitian ini diharapkan suatu pendidikan memiliki sarana prasarana pendidikan yang lengkap yang dapat dimanfaatkan sehingga mahasiswa termotivasi dalam pembelajaran agar tujuan atau kompetensi dari suatu pem- belajaran dapat tercapai dengan peningkatan prestasi belajar mahasiswa.
Microsoft Office Powerpoint 2013 dan Camtasia Studio 8 Sebagai Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran Manajemen Bradikardia Dicky Endrian Kurniawan; Heri Kristanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.045 KB)

Abstract

Penatalaksanaan bradikardia ditentukan oleh kondisi klinis pasien. Tujuan dari manajemen awal bradikardia adalah stabilisasi dengan meningkatkan denyut jantung menggunakan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Pedoman American Heart Association Tahun 2010 menjelaskan bagaimana manajemen bradikardia. Pemberi pelayanan harus mengetahui manajemen bradikardia berdasarkan pedoman tersebut. Sehingga dibutuhkan suatu media pembelajaran sebagai salah satu sumber informasi bagi pemberi pelayanan yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya. Tujuan penulisan ini menjelaskan bagaimana proses pembuatan media pembelajaran manajemen bradikardia menggunakan PowerPoint 2013 dan Camtasia Studio 8.Pembuatan media pembelajaran manajemen bradikardia menggunakan Laptop Toshiba Satellite Series, Sound Recorder dari smartphone Asus ZenFone 5, PowerPoint 2013, dan Camtasia Studio 8. Proses pembuatan media pembelajaran menggunakan PowerPoint 2013 dan Camtasia Studio 8 menjadikan media ini memiliki daya tarik dan meningkatkan minat pengguna sebagai bahan untuk pembelajaran manajemen bradikardia karena media ini lebih interaktif dan dapat menjadi daya tarik yang lebih.Sebaiknya dilakukan uji coba atau penelitian yang bertujuan mengetahui efektifitas media pembelajaran manajemen bradikardi ini terhadap peningkatan pengetahuan pengguna.
Hubungan antara Kompetensi Dosen dengan Prestasi Belajar Mahasiswa di Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” Banyuwangi Eko Prabowo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.867 KB)

Abstract

Dalam era globalisasi yang sarat dengan muatan kompetisi diperlukan kemampuan yang dapat menjadikan suatu lembaga pendidikan tetap eksis, sehingga mampu menghadapi tantangan dan hambatan. Lembaga pendidikan akan mampu bersaing bila dapat meningkatkan serta mempertahankan mutu dalam pelayanan pendidikan. Pelayanan yang bermutu dapat tercapai, salah satunya adalah tersedianya sumberdaya manusia sesuai dengan kualifikasi akademik yang sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu perlu juga kompetensi pedagogik dosen harus diimplementasikan secara nyata.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kompetensi dosen dengan prestasi belajar mahasiswa di Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” Banyuwangi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Pada penelitian ini populasinya adalah mahasiswa tingkat 2 Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” sebanyak 89 orang mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 89 orang mahasiswa. Peneliti menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dan observasi nilai. Teknik analisa data menggunakan regresi linier sederhana.Dari penelitian diperoleh hasil ada hubungan antara kompetensi dosen dengan prestasi belajar mahasiswa karena nilai probabilitasnya lebih kecil dari 0,05 yaitu0,045. Sementara itu hasil korelasi dapat nilai r hitung. Nilai r hitung sebesar 0,772, yang ketika dibandingkan dengan koefisien korelasi, maka hubungan antara variabel X dan Y dalam kategori kuat karena berada pada rentang 0.60-0.799. Koefisien determinasinya (KD) menunjukkan nilai sebesar 59,6 atau sebesar 59,60% (dibulatkan 60%) dari hasil (r2 x 100%). Artinya variasi perubahan indeks prestasi dipengaruhi oleh kompetensi dosen sebesar 60% dan sisanya 40% dipengaruhi faktor lain selain kompetensi dosen.Kompetensi dosen cukup menentukan prestasi mahasiswa. Untuk itu selalu update pengetahuan dan terapkan berbagai macam strategi pembelajaran yang sesuai dengan tema dan usahakan untuk terjadinya proses interaktif antara mahasiswa dengan mahasiswa dan dosen. Terapkan sistem pembelajaran yang mampu memicu keaktifan mahasiswa, karena kondisi tersebut mampu memicu semangat mahasiswa dan menghilangkan kejenuhan dan kebosanan.
Penggunaan Model Pembelajaran NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Bahasa Inggris Prodi DIII Keperawatan Akademi Kesehatan “Rustida” Sylene Meilita Ayu; Yeni Andriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 2 (2015): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.137 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai tes harian Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada pokok bahasan Noun, Pronoun, Verb, Adverb, Adjective, Preposition, Interjection, Determiner, Preposition and Conjunction in the sentences dengan menggunakan metode pembelajaran Number Heads Together (NHT). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2014 sampai Januari 2015, bertempat di Prodi D.III Keperawatan Kelas IA Akademi Kesehatan Rustida.Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik dan alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif terhadap data berupa nilai hasil tes dan observasi non tes mahasiswa selama mengikuti perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode NHT, suasana pembelajaran lebih kondusif dan hasil belajar mahasiswa menglami peningkatan. Terlihat dari rata-rata nilai tes harian mahasiswa sebelum penerapan metode NHT sebesar 56. Kemudian, setelah pelaksanaan model pembelajaran NHT siklus I, rata-rata nilai tes sebesar 59, pada siklus II nilai tes meningkat sebesar 2 poin menjadi 61, dan pada siklus ke III rata-rata nilai sebesar 66. Disimpulkan bahwa metode pembelajaran model NHT dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris.
Efektivitas Teknik Pernafasan Papworth terhadap Pengontrolan Asma di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Semarang Erna Melastuti; Lailya Husna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.938 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik pernafasan papworth terhadap pengontrolan asma. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimen. Jumlah responden sebanyak 34 dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis penelitian ini dengan uji independent sample T-test.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah teknik pernafasan papworth Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini, adalah pengontrolan asma. Instrumen pada penelitian ini adalah Asthma Control Test dan Spirometri.Hasil penelitian sebanyak 34 responden telah menyelesaikan penelitian. Hasil analisa menggunakan hasil uji paired sample T-Test dengan hasil rata – rata (mean) pengontrolan asma meningkat yaitu 18,88 menjadi 20,29 serta nilai signifkansinya (p value < 0,05) adalah 0,01.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan kontrol asma sebelum dan sesudah dilakukan teknik pernafasan papworth.
Profil Tingkat Pengetahuan Penderita Kusta tentang Penyakit Kusta di Puskesmas Kemuningsari Kidul Kabupaten Jember Rosida Rosida; Siti Anawafi; Fanny Rizki; Diyan Ajeng Retnowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.364 KB)

Abstract

Penyakit kusta merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan masalah yang sangat kompleks, terutama dalam anggota keluarga yang sering terpapar secara kontak langsung dan terus menerus. Di Puskesmas Kemuningsari Kidul hasil pendataan penderita kusta 3 tahun terakhir yaitu tahun 2010 tercatat 15 orang, tahun 2011 tercatat 16 orang, dan pada tahun 2012 sebanyak 18 orang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Penderita Kusta tentang Penyakit Kusta di Puskesmas Kemuningsari Kidul Kabupaten Jember. Jenis penelitian menggunakan deskriptif. Populasi pada penelitian ini Penderita Kusta yang aktif di Puskesmas Kemuningsari Kidul Kabupaten Jember sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner.Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis didapatkan hasil penelitian pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta menunjukkan prosentase terbesar berpengetahuan kurang atau 93% sedangkan prosentase terkecil berpengetahuan cukup atau 7%.
Hubungan Depresi dengan Insiden Insomnia pada Usia Lanjut di Desa Sumberjaya Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi Sumarman Sumarman; Siswoto Hadi Prayitno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.949 KB)

Abstract

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang bisa terjadi pada semua umur terlebih pada usia lanjut. Setiap lansia berharap menjalani hidup dimasa tua dengan baik dan mendapat perhatian dari sanak saudara. Kurangya perhatian serta menurunnya kondisi fisik tidak jarang mereka mengalami insomnia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi denga insiden insomnia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental jenis korelasional.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat depresi dengan insiden insomnia pada lansia di desa Sumberjaya Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi. Dan tujuan khususnya mengidentifikasi jumlah lansia yang mengalami depresi, mengidentifikasi adanya insiden insomnia pada lansia dan mengidentifikasi hubungan antara tingkat depresi dengan insiden insomnia pada lansia di dusun Sumberjaya Desa Wringinagung Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi.Penelitian dilaksanakan di desa Sumberjaya, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Jumlah subjek 91 lansia, tehnik pengambilan sampel sampling jenuh. Instrumen penelitian menggunaan Geriatric Depression Scale (GDS) untuk mengatahui tingkat depresi dan kuesioner insomnia menggunakan kelompok studi biologi psikiatrik Jakarta (KSBPJ) untuk mengetahui skor insomnia.Hasil subjek yang mengalami depresi ringan 42.7% insomnia 20,3%, depresi sedang 44.9% , insomnia 61% depresi berat 12,4% insomnia 18,7%. Dengan uji Chi Square P0.00 < 0.05. Kesimpulan Depresi pada usia lanjut dapat menyebabkan insomnia.

Page 3 of 21 | Total Record : 203