cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 210 Documents
Hubungan Konsumsi Kopi dengan Kemampuan SOCA pada Mahasiswa Semester 7 Program Studi S1 Keperawatan Muniifah, Anita Nur Aziizah; Setiadi, Diding Kelana; Nurhidayah, Ida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.335

Abstract

Kopi merupakan minuman berkafein yang umum dikonsumsi oleh mahasiswa untuk meningkatkan konsentrasi dan daya tahan belajar, terutama saat menghadapi tekanan akademik. Dalam konteks pendidikan keperawatan, kemampuan analisis merupakan faktor yang sangat penting, terutama dalam menghadapi ujian Student Oral Case Analysis (SOCA) yang menilai kemampuan berpikir kritis dan klinis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan kemampuan analisis mahasiswa semester 7 Program Studi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 7 yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai konsumsi kopi dan Kemampuan SOCA, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson sesuai dimana data dinyatakan normal berdasar uji asumsi Kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat konsumsi kopi pada kategori sedang (74,1%) dan kemampuan SOCA pada kategori tinggi (48,2%). Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,240 dengan p < 0,004, yang berarti terdapat hubungan positif antara konsumsi kopi dan kemampuan SOCA, meskipun kekuatannya tergolong lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat membantu meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, namun bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kemampuan analisis SOCA.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Murottal Al-Qur’an dan Massage Counter Pressure terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Wahyuni, Ninik; Kusmiyati, Yuni; Hidayat, Anas Rahmad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.338

Abstract

Proses persalinan tidak selalu berjalan lancar karena akan ada proses alami yang menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, nyeri persalinan yang tinggi dapat menimbulkan kecemasan, terutama pada ibu primigravida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage counter pressure dalam menurunkan frekuensi nyeri persalinan fase aktif pertama pada ibu primigravida di Kabupaten Sumbawa. Desain penelitian ini Quasy experiment dengan rancangan Times Series Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 ibu dengan metode Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Numaric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat menggunakan Uji Friedman dengan Wilcoxone Post hoc dan analisis multivariat menggunakan Uji Regresi Logistik. Hasil uji Friedman dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai 0,00 < 0,05 yang menunjukkan efektivitas terapi ini signifikan secara statistik, dan hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa hanya jenis terapi (kombinasi murottal Al-Qur'an dan pijat counter pressure) yang memiliki pengaruh signifikan dengan variabel tingkat nyeri. Sementara itu, variabel perancu dalam penelitian ini tidak memiliki hubungan yang signifikan (p>0,05). Tingkat nyeri pada kelompok intervensi menurun lebih signifikan. Pada kelompok intervensi, skor tes pra-pasca lebih berubah dibandingkan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage Counter Pressure dapat digunakan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk persalinan kala I fase aktif.
Hubungan Dukungan Orang Tua dalam Peran Perawatan Tumbuh Kembang Anak dengan Perkembangan Kognitif Anak Prasekolah Dwiarti, Ma'rifatul; Hastuti, Apriyani Puji; Laksono, Bayu Budi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.344

Abstract

Usia prasekolah dikenal sebagai masa keemasan, karena pada fase ini otak anak berkembang hingga sekitar 80% dari kapasitas dewasa. Dukungan orang tua, terutama dalam peran perawatan tumbuh kembang anak, berperan penting dalam menstimulasi perkeembangan kognitif. Kurangnya dukungan dapat menyebabkan keterlambatan kognitif pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan antara dukungan orang tua dalam perawatan tumbuh kembang dengan perkembangan kognitif anak prasekolah di TA/KB Al Madaniyah Madyopuro Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel berjumlah 31 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner dukungan orang tua dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar orang tua (83,9%) memberikan dukungan yang baik terhadap tumbuh kembang anak, dan mayoritas anak (83,9%) memiliki perkembangan kognitif yang sesuai dengan tahap usianya. Analisis uji korelasi Spearman Rank mengindikasikan terdapat korelasi yang positif dan bermakna antara dukungan orang tua dengan perkembangan kognitif anak (r, -0,576; p = 0,0007). Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua dalam perawatan tumbuh kembang, terutama melalui stimulasi dan keterlibatan aktif dalam pendampingan belajar, berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif anak prasekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua memegang peran penting untuk memaksimalkan perkembangan kognitif anak prasekolah. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
Efektivitas Teknik Distraksi Bercerita dalam Mengurangi Kecemasan Anak Usia Prasekolah selama Hospitalisasi Indah Permatasari; Hanna Isabela Hakim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.352

Abstract

Hospitalisasi pada anak prasekolah berisiko menimbulkan kecemasan akibat paparan lingkungan baru dan prosedur medis, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti teknik distraksi melalui bercerita untuk membantu menurunkan kecemasan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari teknik distraksi bercerita terhadap tingkat kecemasan anak-anak prasekolah yang menjalani perawatan di ruang rawat inap. Metode penelitian ini dengan desain kuantitatif dan menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan satu kelompok yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 21 anak prasekolah yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan Visual Facial Anxiety Scale (VFAS), dan hasilnya dianalisis melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada sebagian besar anak setelah menerima teknik distraksi bercerita. Uji statistik menunjukkan nilai p-Value = 0,001 yang bermakna teknik distraksi bercerita efektif dalam menurunkan kecemasan anak selama hospitalisasi. Teknik distraksi melalui bercerita menurunkan kecemasan anak dengan mengalihkan perhatian dari stimulus yang menimbulkan stres selama hospitalisasi ke aktivitas yang menyenangkan, meningkatkan rasa aman, serta membantu regulasi emosi sehingga anak merasa lebih nyaman. Tehnik distraksi bercerita dapat menjadi pilihan intervensi alternatif dalam mengatasi kecemasan pada anak akibat hospitalisasi.
Analisis Determinan Kejadian Preeklampsia: Studi Case Control di RSUD Blambangan Indah Christiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.383

Abstract

Preeklamsia tetap menjadi kontributor utama terhadap tingginya angka mortalitas ibu di tingkat global. Kecenderungan munculnya kondisi serius ini berkaitan erat dengan variabel risiko spesifik, mencakup umur reproduksi yang ekstrem, riwayat multiparitas, dan kondisi hipertensi pre-eksisting. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor umur, paritas dan riwayat hipertensi serta faktor risiko mana yang paling dominan memengaruhi kejadian preeklampsia di RSUD Blambangan Banyuwangi. Studi ini menerapkan desain deskriptif analitik melalui pendekatan case-control. Sampel sejumlah 100 responden (50 ibu hamil preeklamsia sebagai kasus, dan 50 ibu hamil fisiologis sebagai kontrol), pengambilan sampel secara consecutive sampling. Berdasarkan analisis uji chi-square, ditemukan bahwa umur ibu berisiko (<20 atau >35 tahun), paritas berisiko (primigravida/multigravida) dan riwayat hipertensi berpengaruh signifikan terjadinya kejadian preeklampsia (p = 0,015, p = 0,002, p = 0,005). Lebih lanjut, uji regresi logistik menunjukkan bahwa faktor umur ibu yang berisiko adalah faktor paling dominan, yang meningkatkan risiko preeklampsia sebesar 2,742 kali lipat. Tenaga kesehatan wajib meningkatkan deteksi dini pada ANC (Antenatal Care) pertama bagi ibu hamil berisiko tinggi (umur <20 atau >35 tahun, primipara/grandemultipara, dan mempunyai riwayat hipertensi), melalui pengkajian komprehensif dan edukasi tanda bahaya. Pemantauan ketat tekanan darah, protein urin, manajemen risiko, serta penanganan secara farmakologis penting untuk mencegah preeklmpsia.
Efektivitas Off-Loading Footwear terhadap Penurunan Tekanan Plantar pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review Ni Made Sinta Maharani; Ni Putu Hemalina Cahyarani Putri; Komang Agus Jerry Widyanata; Komang Noviantari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.395

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya ulkus kaki diabetik yang dipengaruhi oleh tingginya tekanan plantar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan off-loading footwear dalam menurunkan tekanan plantar pada pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji artikel penelitian yang relevan melalui pencarian pada beberapa database ilmiah menggunakan kata kunci terkait diabetes, tekanan plantar, dan off-loading footwear. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi berupa studi intervensi dengan desain randomized controlled trial, quasi-experimental, dan pre-post test pada pasien dewasa dengan diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2, dengan atau tanpa neuropati perifer, yang berisiko atau memiliki riwayat diabetic foot ulcer, serta mengevaluasi penggunaan off-loading footwear terhadap tekanan plantar atau risiko ulkus kaki diabetik dianalisis dan disintesis untuk mengevaluasi efektivitas intervensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai jenis off-loading footwear, seperti therapeutic footwear, rocker sole shoes, insole terapeutik, dan removable cast walker efektif dalam menurunkan tekanan plantar. Efektivitas tersebut dipengaruhi oleh jenis perangkat, desain alas kaki, serta kepatuhan pasien dalam penggunaan sehari-hari. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan off-loading footwear terbukti efektif dalam menurunkan tekanan plantar pada pasien diabetes melitus, sehingga berpotensi mengurangi risiko ulkus kaki diabetik. Peran perawat penting dalam edukasi perawatan kaki, skrining risiko, dan meningkatkan kepatuhan penggunaan alas kaki terapeutik sebagai upaya pencegahan komplikasi.
Efektivitas Senam Hamil terhadap Peningkatan Aktivitas Fisik dan Mental Ibu Hamil dengan Resiko Preeklamsia Fitri Merlista; Maulida Nurfazriah Oktaviana; Firdawsyi Nuzula
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.403

Abstract

Resiko preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu hamil yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria setelah usia kehamilan 20 minggu. Upaya Pencegahan resiko preeklamsia penting dilakukan sejak dini, salah satunya dengan menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa kehamilan. Senam hamil merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, memperlancar persalinan, serta menjaga stabilitas mental ibu hamil dan meningkatkan tingkat aktifitas fisik ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam hamil terhadap peningkatan aktivitas fisik dan kesehatan mental ibu hamil dengan risiko preeklamsia di puskesmas sepanjang. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperiment dengan pendekatan (One Group Pre-test-Post-Test Design). Penelitian dilakukan di Puskesmas Sepanjang Glenmore dengan responden sebanyak 32 ibu hamil. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dan instrument penelitian berupa lembar observasi, dan kuesioner kesehatan mental dan aktivitas fisik. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan pre dan post menunjukkan adanya peningkatan signifikan aktivitas fisik (p=0,000) dan kesehatan mental (p=0,000) setelah dilakukan senam hamil. Hasil menunjukkan bahwa senam hamil memberikan perubahan yang bermakna terhadap peningkatan aktivitas fisik dan kesehatan mental ibu hamil berisiko preeklamsia, yang mengindikasikan bahwa intervensi ini efektif sebagai upaya non-farmakologis dalam mendukung pencegahan komplikasi kehamilan melalui peningkatan kebugaran fisik dan kesejahteraan psikologis. Intervensi senam hamil efektif dalam meningkatkan aktivitas fisik dan memperbaiki kesehatan mental ibu hamil dengan risiko preeklamsia. Diharapkan senam hamil dapat dijadikan intervensi rutin di fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung program pencegahan komplikasi kehamilan, khususnya preeklamsia, secara berkelanjutan.
Pengaruh Edukasi Gizi Interaktif Berbasis Kahoot terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Pola Makan Sehat pada Remaja Fatimata Zahro; Ardiana Priharwati; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.412

Abstract

Pola makan tidak sehat pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan strategi edukasi yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi interaktif berbasis Kahoot terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pola makan sehat di SMA Negeri 2 Kota Pekalongan. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test pada 30 siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 73,17 menjadi 90,17 (p = 0,001) dan sikap dari 79,83 menjadi 83,80 (p = 0,016). Edukasi gizi interaktif berbasis Kahoot berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pola makan sehat. Media ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif promosi kesehatan pada remaja.
Hubungan Status Gizi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Pre Eklamsia di UPTD Puskesmas Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Riza Ariska; Mawarni Yunita; Lina Ekawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.421

Abstract

Preeklaimsiiai merupaikain sailaih saitu penyebaib kemaitiiain iibu yaing cukup siigniifiikain dii Aiceh. Daitai menunjukkain baihwai preeklaimsiiai dain eklaimsiiai menyumbaing sekiitair 40-60% dairii totail aingkai kemaitiiain iibu dii proviinsii tersebut. Tujuain peneliitiiain iinii aidailaih untuk mengetaihuii hubungain staitus giizii iibu paidai iibu haimiil dengain kejaidiiain preeklaimsiiai. Lokaisii peneliitiiain iinii diilaikaisainaikain dii Puskesmais Mon Geudong Kecaimaitain Baindai Saiktii Kotai Lhokseumaiwe dain waiktu peneliitiiain diilaiksainaikain dairii tainggail 14 Februari 2026 saimpaiii 14 Aipril 2026. Peneliitiiain iinii menggunaikain desaiiin peneliitiiain kuaintiitaitiif dengain pendekaitain korelaisiionail. Populaisii dailaim peneliitiiain iinii aidailaih semuai iibu haimiil yaing tercaitait dailaim buku regiistraisii dii UPTD Puskesmais Mon Geudong Kecaimaitain Baindai Saiktii Kotai yaing berjumlaih 30 oraing. Saimpel dailaim peneliitiiain iinii berjumlaih 30 oraing dengain tekniik pengaimbiilain saimpel yaiiitu Totail Saimpliing yaiiitu sebainyaik 30 responden. Haisiil ainailiisai uniivairiiait Sebaigiiain besair iibu haimiil memiiliikii staitus giizii normail (46,7%), sementairai laiiinnyai tergolong kurus, kelebiihain berait baidain, dain obesiitais. Aidaipun kejaidiiain preeklaimsiiai diidomiinaisii oleh iibu haimiil yaing tiidaik mengailaimii preeklaimsiiai (76,7%). Haisiil ujii Chii-Squaire menunjukkain niilaiii p-vailue sebesair 0,049 p < 0,05, yaing berairtii terdaipait hubungain siigniifiikain aintairai staitus giizii iibu haimiil dengain kejaidiiain preeklaimsiiai. Peneliitii menyiimpulkain Iibu dengain staitus giizii normail sebaigiiain besair tiidaik mengailaimii pre eklaimsiiai, sementairai iibu dengain staitus giizii kurus maiupun kelebiihain berait baidain diitemukain mengailaimii pre eklaimsiiai riingain hiinggai sedaing. Selaiiin iitu, seluruh iibu dengain obesiitais beraidai paidai kaitegorii pre eklaimsiiai berait. Diihairaipkain aidainyai upaiyai pemaintaiuain dain perbaiiikain staitus giizii sejaik aiwail kehaimiilain untuk menurunkain riisiiko preeklaimsiiai.
Hubungan Status Anemia dengan Tingkat Dismenorea pada Remaja Putri Revi Vita Hamidah; Susilawati Susilawati; Syaiful Bachri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.424

Abstract

Banyak remaja menganggap remeh dismenore (nyeri haid), padahal kondisi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari akibat ketidakstabilan fisik dan emosional—seperti nyeri perut hebat, emosi labil, hingga kecemasan seksual. Dalam jangka panjang, dismenore yang diabaikan juga berisiko memicu komplikasi serius seperti endometriosis dan kemandulan. Di Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember, prevalensi dismenore terdiri dari 80% kategori ringan dan 20% sedang. Sementara itu, status anemia mahasiswi tercatat 60% normal, 20% anemia ringan, dan 20% anemia sedang. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status anemia dan tingkat dismenore. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswi tingkat 1 Poltekkes Kemenkes Malang Kampus 1 Jember sebanyak 77 orang, dengan sampel sebesar 65 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rank. Responden dengan status anemia normal sebanyak 53 orang (81,5%), anemia ringan 8 orang (12,3%), dan anemia sedang 4 orang (6,2%). Sementara itu, responden yang mengalami dismenore ringan sebanyak 33 orang (50,8%), dismenore sedang 29 orang (44,6%), dan dismenore berat 3 orang (4,6%). Hasil uji korelasi Spearman's rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,066 (> 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status anemia dan tingkat dismenore. Selain anemia, tingkat dismenore dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas olahraga, lama menstruasi, dan kondisi psikologis, sehingga faktor-faktor tersebut juga perlu dicegah atau dimitigasi.