cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 190 Documents
Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi dan Sikap dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa di SMK XX Banyuwangi Haswita Haswita; Vita Raraningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 2 (2017): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.91 KB)

Abstract

Remaja adalah masa pertumbuhan yang cepat pada jasmani ditandai dengan matangnya organ seks, diikuti oleh perkembangan psikis yang meliputi perubahan emosi. Usia remaja cenderung labil mudah sekali terpengaruh informasi maka informasi kesehatan reproduksi yang benar yang dapat mempengaruhi sikap serta perilaku seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kepada perilaku seksual pranikah.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa SMK XX berjumlah 1000 orang. Jumlah sampel sebanyak 278 siswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Instrumen disusun berdasarkan skala likert. Data dianalisis dengan uji chi-square dan koefisien phi dengan α 0.05 dan analisa multivariate dengan regresi logistik.Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa (1) ada hubungan pengetahuan dengan perilaku yaitu 0.000 < 0.05 dan X2 hitung 73.517 > X2 tabel 3.84, (2) ada hubungan sikap dengan perilaku yaitu 0.000 < 0.05 dan X2 hitung 67.715 > X2 tabel 3.84, (3) ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku nilai X2 hitung 141.514 > X2 tabel 5.991 atau dengan signifikan sebesar 0.000 < 0.05. Variabel pengetahuan OR 3.171 maksudnya lebih resiko orang yang pengetahuan kurang melakukan perilaku seksual pranikah sebanyak 3.171 dibandingan memiliki pengetahuan. Dan variabel sikap OR 4.362 lebih resiko orang yang memiliki sikap positif terhadap perilaku seksual dibandingkan orang yang memiliki sikap negatif.Berdasarkan hasil penelitian ini perlu adanya kurikulum yang membahas kesehatan reproduksi remaja dan dampak perilaku seksual pranikah agar informasi yang diperoleh remaja benar dan selalu mengingatkan siswa. Serta melaksanakan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) kerjasama instansi pemerintah (Puskesmas) dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan remaja.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Remaja di SMA Negeri 1 Glenmore Banyuwangi Tahun 2016; Implikasi Kebijakan Sekolah tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Septi Kurniawati; Reni Sulistyowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 2 (2017): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.052 KB)

Abstract

Remaja Indonesia saat ini sedang mengalami perubahan sosial yang cepat dari masyarakat modern, yang mengubah norma-norma, nilai dan gaya hidup mereka. Perubahan gaya hidup yang diantaranya korupsi waktu, melakukan hubungan seks, serta kasus narkoba. Kelompok remaja yang melakukan hubungan seksual remaja umumnya masih bersekolah di tingkat menengah atas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perilaku seksual remaja di kabupaten Banyuwangi; Implikasi kebijakan sekolah tentang kesehatan reproduksi remaja.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif penjelasan (Explanatory Research) dengan menggunakan metode belah lintang (cross secsional). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Glenmore Banyuwangi yang berjumlah 319 orang. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 175. Metode pengambilan sampel mengunakan teknik acak sederhana (simple random sampling). Metode pengumpulan data mengunakan kuesioner. Teknik analisis data bivariat mengunakan uji pearson product moment. Dan analisis data multivariat menggunakan uji regresi linear berganda dan metode yang dipakai enter.Hasil analisis bivariat menunjukan ada beberapa faktor yang mempengaruhi aktivitas seksual remaja diantaranya 1) pengendalian diri dengan p=0,002, 2) Akses Informasi dengan p=0,020, 3) sikap teman sebaya p= 0,16, 4) peraturan sekolah p= 0,000, 5) monitoring guru p= 0,028, sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh religiulitas, pengetahuan tentang HIV, IMS, dan Kespro, dan sikap terhadap kespro. Sedangkan hasil analisis multivariat menunjukan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap aktivitas seksual remaja adalah peraturan sekolah dengan Exp (B) = 8,429.Ada tidaknya peraturan sekolah sangat berpengaruh terhadap aktivitas seksual remaja, hendaknya peraturan yang ada di sekolah diperketat dan disosialisasikan kepada siswa sehingga mengurangi angka kejadian seksual remaja di SMA.
Penyelesaian Masalah Etik dan Legal dalam Penelitian Keperawatan Dicky Endrian Kurniawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 2 (2017): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.691 KB)

Abstract

Penulisan penelitian dalam keperawatan digunakan untuk mengembangkan atau membentuk ilmu dalam keperawatan. Manusia sebagai subjek utama dalam penelitian rentan mengalami masalah etik akibat prosedur atau proses penelitian. Tujuan penulisan untuk membahas penyelesaian masalah etik dan legal dalam penelitian keperawatan.Artikel disusun menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan bahan berupa buku dan artikel jurnal yang diperoleh dari search engineer seperti Google.com dan ScienceDirect.com.Kunci penting dalam penelitian keperawatan dengan subjek manusia adalah menghargai hak-hak partisipan yang tertuang dalam informed consent. Penelitian keperawatan sebaiknya dilakukan bila telah mendapatkan pernyataan legal etik dari komite etik yang berkompeten.
Hubungan Motivasi Ibu Hamil dengan Pelaksanaan Senam Hamil di Dusun Krajan Desa Jambewangi Wilayah Kerja Puskesmas Sempu Banyuwangi Tahun 2012 Haswita Haswita; Siswoto Hadi Prayitno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.577 KB)

Abstract

Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil dengan tujuan mencapai persalinan cepat, mudah dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan motivasi ibu hamil dengan pelaksanaan senam hamil.Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan desain cross sectional. Variabel independennya adalah motivasi ibu hamil, sedangkan variabel dependennya adalah pelaksanaan senam hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, jumlah sampel 31 orang dan tekhnik pengumpulan data menggunakan lembar quisioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji Rank Sperman dengan menggunakan bantuan SPSS for windows 17.0.Motivasi ibu hamil sebagian 13 orang (42%) sangat kuat. Sedangkan pelaksanaan senam hamil sebagian besar 16 orang (52%) sudah baik. Dari hasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan antara motivasi ibu hamil dengan pelaksanaan senam hamil untuk taraf signifikasi ρ = 0,01. Karena 0,01 < 0,05, maka Hi diterima dan Ho ditolak.Diharapkan setelah penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk melakukan senam hamil sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Pengaruh Senam Lansia (Tai Chi) Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Banyuwangi Tahun 2012 Lina Agustiana Puspitasari; Hendrik Probo Sasongko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.722 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan penatalaksanaan yang baik, karena penyakit ini sering muncul seiring berjalannya waktu yang secara visual memang tidak tampak mengerikan, namun hipertensi dapat membuat penderita terancam jiwanya atau paling tidak menurunkan kualitas hidupnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia (Tai Chi) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Banyuwangi.Jenis penelitian Pra Experimen dengan desain atau rancangan penelitiannya One Group Pre-post Test Design.Populasi sebanyak 37 responden dan sampel berjumlah 21 responden.Tehnik samplingnya “Purposive Sampling”. Variabel independen penelitian ini senam lansia (Tai Chi) dan variabel dependennya tekanan darah. Uji statistik yang digunakan Frank Wilcoxondengan bantuan SPSS For Windows Versi 17.0 dengan taraf signifikasi α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah peserta senam sebelum mengikuti senam lansia (Tai Chi) yaitu jumlah 11 orang (52%) mengalami tekanan darah 140/90-159/99 mmHg, dan 10 orang (48%) mengalami tekanan darah 160/100- 179/109 mmHg. Dan setelah melakukan senam lansia (Tai Chi) yaitu jumlah 2 orang (10%) mengalami tekanan darah 110/80-139/89 mmHg, 15 orang (71%) mengalami tekanan darah 140/90-159/99 mmHg, dan 4 orang (19%) mengalami tekanan darah 160/100-179/109 mmHg.Hasil uji statistik dengan Frank Wilcoxondidapat taraf signifikasiρ = 0,006. Ada pengaruh yang signifikasi senam lansia (Tai Chi) terhadap penurunan tekanan darah.Perlu dilakukan olahraga secara teratur agar kebugaran dan kesehatan tubuh tetap terjaga.
Pengaruh Konseling terhadap Motivasi PUS (Pasangan Usia Subur) untuk Menggunakan Implant di Puskesmas Kalibaru Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi Tahun 2013 Anik Nurhayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.517 KB)

Abstract

Salah satu tujuan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah menjarangkan kehamilan dengan metode kontrasepsi. Kontrasepsi implant adalah alat kontrasepsi yang jangka waktunya 3-5 tahun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh konseling terhadap motivasi PUS untuk menggunakan implant di Puskesmas Kalibaru Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu PUS usia 20-25 di Wilayah Kerja Puskesmas Kalibaru sebanyak 524 orang. Teknik sampling mempergunakan simple random sampling. Alat untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner, selanjutnya data dianalisa dengan uji statistik Wilcoxon dengan α = 0.05.Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan Z hitung -4.893 pada taraf signifikansi (2-Tiled) 0.005, lebih kecil dari α 0.05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima yang artinya ada pengaruh konseling terhadap motivasi PUS untuk menggunakan implant di Puskesmas Kalibaru Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi tahun 2013.Konseling memiliki peranan yang cukup penting untuk meningkatkan pengetahuan individu. Pengethuan sendiri memiliki peranan yang penting dalam membentuk motivasi seseorang. Semakin tinggi pengetahuan seseorang dan semakin matang usia seseorang maka diharapkan motivasi yang di miliki oleh individu tersebut dalam kategori tinggi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pemilihan Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Desa Sepanjang Wilayah Kerja Puskesmas Sepanjang Kabupaten Banyuwangi Tahun 2013 Henry Sutanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.521 KB)

Abstract

Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore yang memiliki jumlah akseptor metode non jangka panjang lebih banyak dibandingkan dengan metode jangka panjang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemilihan kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Desa Sepanjang Wilayah Kerja Puskesmas Sepanjang Kabupaten Banyuwangi tahun 2013.Penelitian ini menggunakan desain rancangan kusal yaitu penelitian analitik korelasional atau hubungan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur di Desa Sepanjang Wilayah Kerja Puskesmas Sepanjang sebanyak 911 orang. Teknik sampling mempergunakan simple random sampling. Alat untuk proses pengumpulan data adalah lembar kuesioner, selanjutnya dianalisa dengan uji statistik chi square dengan α = 0.05.Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji X2 didapatkan X2 hitung 17.544 pada taraf signifikansi (2-sided) 0.00 lebih kecil dari df 2 dengan α 0.05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima. Sedangkan analisis hubungan sikap dengan pemilihan kontrasepsi dengan menggunakan uji X2 didapatkan X2 hitung 17.544 pada taraf signifikansi (2-sided) 0.00 lebih kecil dari df 2 dengan α 0.05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima.Pengetahuan mengenai jenis alat dan obat kontrasepsi, efek samping, kontraindikasi, kelebihan, dan kekurangan sangat diperlukan agar para pemakai alat kontrasepsi dapat menggunakan alat kontrasepsi yang berbasis pada rasional, efektivitas, dan efisien. Dalam arti masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik mengenai alat kontrasepsi sehingga memiliki kebebasan untuk memilih alat kontrasepsi yang akan digunakan, alat kontrasepsi yang digunakan adalah alat kontrasepsi yang memiliki daya guna yang lebih dari 3 tahun pemakaiannya, dipasang hanya 1 kali pemasangan, serta tingkat pengembalian kesuburan relatif cepat.
Perbedaan Kejadian Asfiksia pada Bayi Baru Lahir antara Kehamilan Pre Eklamsi dan Post Date di Puskesmas Poned Singojuruh Kabupaten Banyuwangi Tahun 2013 Maria Ulfa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.757 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah tentang tingginya kejadian asfiksia pada bayi baru lahir yang terjadi pada kehamilan pre eklamsi dan post date.Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir antara kehamilan pre eklamsi dan post date di Puskesmas Poned Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan tujuan khusus ada 4 yaitu mengidentifikasi kejadian Asfiksia, mengidentifikasi ibu hamil pre eklampsi, mengidentifikasi ibu hamil post date, dan menganalisis perbedaan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir antara kehamilan pre eklamsi dan post date di Puskesmas Poned Singojuruh Kabupaten Banyuwangi.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik komparasi. Berdasarkan lingkup jenis penelitian inferensial, berdasarkan tempat penelitian lapangan, pendekatan yang digunakan survey analitik case control (Retrospektif). Berdasarkan waktu penelitian termasuk crossectional, berdasarkan perlakuakn jenis expost facto dan berdasarkan sumber data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi asfiksia pada ibu pre eklamsi dan post date sejunlah 37 orang. Besar sample sejumlah sampel 34 responden. Tehnik sampling mempergunakan sample random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengumpulan data (check list).Data yang dikumpulkan diuji dengan uji Chi square pada taraf kesalahan 5% dan nilai p 0.05, dimana p = 0.00 < α 0.05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak artinya kejadian asfiksia pada bayi baru lahir memiliki hubungan signifikan dengan kehamilan pre eklamsia. Sementara itu berdasarkan penelitian sebagian kecil bayi baru lahir asfiksia dilahirkan oleh ibu kehamilan post date. Hasil analisa uji Chi Square pada taraf kesalahan 5% dan nilai p 0.467, dimana p: 0.467 > α = 0.05. dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa H1 ditolak dan Ho diterima. Artinya kejadian asfiksia pada bayi baru lahir tidak memiliki hubungan signifikan dengan kehamilan post date. Maka ada perbedaan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir antara kehamilan pre eklamsi dengan post date di Puskesmas Poned Singojuruh tahun 2013.Asfiksia banyak terjadi pada ibu dengan kehamilan pre eklamsi. Untuk itu kontrol ANC rutin dan menjaga asupan nutrisi seimbang pada ibu hamil sangat diperlukan. Selain itu bagi ibu hamil sebaiknya pertolongan persalinan dilakukan oleh tenaga kesehatan dan dilakukan di puskesmas atau rumah sakit.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Emesis Gravidarum berdasarkan Usia dan Tingkat Pendidikan di BPS Bidan Delima Tegalharjo Glenmore Banyuwangi Tahun 2013 Sri Aningsih; Sylene Meilita Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.719 KB)

Abstract

Mual dan muntah merupakan salah satu gejala paling awal, paling umum dan paling menyebabkan stress yang dikaitkan dengan kehamilan. Kurangnya pengetahuan tentang mual dan muntah dapat menentukan sikap seseorang dalam menanganinya. Tingkat pengetahuan yang kurang mengakibatkan wanita hamil cemas karena mereka tidak tahu cara mengatasinya.Peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif eksploratif dimana variabel penelitiannya adalah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Jumlah populasi 32 responden. Berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi maka ditetapkan besar sampelnya adalah 23 orang, dengan menggunakan teknik consecutive sampling.Hasil penelitian menunjukkan 52% pengetahuan responden tergolong dalam pengetahuan cukup, 65% responden berusia 20-30 tahun, dan 39% responden pendidikannya SMA.Dari hasil penelitian tentang gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum berdasarkan usia dan tingkat pendidikan, diharapkan agar ibu-ibu hamil lebih rajin memeriksakan kehamilannya supaya mendapatkan informasi dan nasehat dari tenaga kesehatan.Diharapkan agar ibu-ibu hamil lebih meningkatkan pengetahuan tentang emesis gravidarum.
Hubungan antara Strategi Pembelajaran dan Hubungan Interpersonal dengan Sikap Belajar Mahasiswa di Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida Banyuwangi Tahun 2013 Eko Prabowo; Anis Yuliastutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 1 No 1 (2014): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.588 KB)

Abstract

Pembelajaran merupakan segala usaha yang dilakukan seorang pendidik agar terjadi belajar pada diri siswanya. Perubahan sikap dapat diamati dalam proses pembelajaran, tujuan yang ingin dicapai, keteguhan, dan konsistensi terhadap sesuatu.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara strategi pembelajaran dan hubungan interpersonal dengan sikap belajar mahasiswa di Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida Banyuwangi.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Prodi D III Keperawatan AKERustida sebanyak 263 orang mahasiswa. Sedangkan sampelnya adalah sejumlah 40 orang mahasiswa dipilih dari tingkat I, II, dan III tahun akademik 2012-2013 dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Teknik analisa data menggunakan regresi linier berganda.Hasil penelitian variabel strategi pembelajaran secara parsial tidak signifikan hubungannya dengan sikap belajar mahasiswa karena nilai probabilitasnya lebih besar dari 0,05 yaitu 0,495, variabel hubungan interpersonal secara parsial mempunyai hubungan dengan sikap belajar mahasiswa dengan nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05 yaitu 0.040, dan variabel strategi pembelajaran dan hubungan interpersonal secara bersama-sama berhubungan tidak signifikan dengan sikap belajar mahasiswa, hal ini diketahui nilai probabilitasnya sebesar 0,090. Angka probabilitas ini lebih besar dari tingkat signifikan 0,05 (5%). Hipotesis ketiga dalam penelitian ini adalah variabel hubungan interpersonal (X2) memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan variabel strategi pembelajaran (X1) terhadap sikap belajar mahasiswa (Y) Prodi D III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida Banyuwangi. Variabel hubungan interpersonal memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,158 dengan signifikansisebesar 0,040. Sedangkan variabel strategi pembelajaran memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,048 dengan signifikansi sebesar 0,495.Sifat professional dosen cukup menentukan sikap belajar mahasiswa. Untuk itu selalu update pengetahuan dan menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan tema karena dapat meningkatkan proses interaktif antara mahasiswa dengan mahasiswa dan dosen.

Page 2 of 19 | Total Record : 190