cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 190 Documents
Pengaruh Terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap Kualitas Tidur Pasien Post Operasi di RSI Sultan Agung Semarang Erna Melastuti; Lia Ulvi Avianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.247 KB)

Abstract

Penurunan kualitas tidur pasien pasca operasi adalah masalah yang sering terjadi karena rasa sakit, dan penurunan kualitas tidur tersebut bisa diatasi dengan menggunakan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat diberikan adalah terapi slow stroke back massage (SSBM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi slow stroke back massage untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien pasca operasi di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimen one group pre test dan post test design. Data diambil dengan menggunakan kuisioner kualitas tidur dengan 17 orang sampel. Data diolah dengan menggunakan t-test.Hasil Setelah dilakukan uji paired t-test pada responden sebelum dan sesudah diberi terapi slow stroke back massage diperoleh nilai sig .001 (p < 0.05) dan nilai t-value -14.736 dengan perbedaan rerata sebelum dan sesudah diberi terapi sejumlah -11.18 berdasar mean total sebelum terapi adalah 11.06 (SD 1.600) serta mean total setelah terapi 22.24 (SD 2.905) Kesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan atau bermakna antara kualitas tidur sebelum dengan sesudah diberi terapi slow stroke back massage.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Metode Simulasi untuk Meningkatkan Keterampilan Ibu dalam Perawatan Payudara di RSU Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi Sri Aningsih; Kurnia Retno Wulansari; Rizky Dwiyanti Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.875 KB)

Abstract

Asuhan pada ibu nifas bertujuan untuk mendeteksi adanya perdarahan masa nifas,menjaga kesehatan ibu dan bayinya, melakukan skrening secara komprehesif, memberikan pendidikan mengenai laktasi dan perawatan payudara (Nanny, 2005). Berdasarkan data WHO (2000) yang dikutip dari Roesli (2000) pada enam negara berkembang, resiko kematian bayi antara usia 9-12 bulan meningkat 40% jika bayi tersebut tidak disusui ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas pendidikan kesehatan metode simulasi untuk meningkatkan keterampilan ibu dalam perawatan payudara di RSU Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi.Penelitian ini dilakukan di RSU Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi pada bulan Desember 2014 s/d Januari 2015, penelitian ini menggunakan metode penelitian Pra Eksperiment dengan desain penelitian “One Group Pretest- Postest”. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui pada bulan Januari yang ada di ruang nifas RSU Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi. Variabel dalam penelitian ini adalah perawatan payudara ibu menyusui sebelum dan sesudah dilakukan simulasi. Dalam hal ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan check list.Berdasarkan hasil output menunjukkan Nilai t-hitung yang dihasilkan adalah -143.939 pada derajat bebas 49 lebih kecil daripada nilai t-tabel sebesar 2.010 (5%) (lihat tabel sebaran t). nilai sig.2-tailed lebih kecil daripada nilai kritik 0,05 (0,0001 < 0,05) berarti kita dapat menerima H0 dimana pengaruh adalah sama dengan nol, artinya tidak ada pengaruh antara sebelum dan sesudah pemberian perlakuan perawatan payudara terhadap ibu nifas. Responden yang merupakan ibu menyusui rata-rata melakukan perawatan payudara dengan benar ketika diberi simulasi pelatihan perawatan payudara, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian perlakuan pelatihan perawatan payudara terhadap ibu nifas.
Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat di Ruang IGD RSUD Blambangan Banyuwangi Tahun 2015 Dian Kusumawati; Deny Frandinata
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.209 KB)

Abstract

Beban kerja perawat adalah volume kerja perawat di sebuah unit rumah sakit, sedangkan volume kerja perawat merupakan waktu yang dibutuhkan untuk menangani pasien per hari. Beban kerja bagi perawat dinyatakan sebagai alokasi penggunaan waktu kerja untuk melaksanakan kegiatan keperawatan langsung maupun tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di ruang IGD RSUD Blambangan Banyuwangi Tahun 2015.Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua perawat yang bertugas di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Blambangan banyuwangi tahun 2015 dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan taraf kesalahan 5%.Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar beban kerja dalam kategori berat sejumlah 11 responden (78,6%) dan kinerja perawat di ruang IGD RSUD Blambangan Banywangi dalam kategori kurang sejumlah 10 responden (71%). Dari hasil analisa Uji Chi Square menggunakan perhitungan manual didapatkan harga hitung = 0,859, Kemudian hasil dari harga hitung = 0,859 dibandingkan dengan tabel dk = 1 dan α = 0,05 ) adalah 3,84 sehingga hitung ≤ tabel maka Ha ditolak dan Ho diterima. . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di ruang IGD RSUD Blambangan Banyuwangi Tahun 2015. Maka penelitian ini dapat disimpulakan bahwa perlu ada peningkatan kinerja atau alokasi penggunaan waktu kerja yang lebih produktif untuk mencapai beban kerja yang seimbang dan perlu ada penilaian kerja secara rutin untuk mendapatkan mutu pelayanan keperawatan yang lebih baik.
Hubungan Peran Bidan dengan Kepatuhan Pemeriksaan VCT (Voluntary Counceling and Testing) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gitik Kabupaten Banyuwangi Indah Christiana; Galuh Paramita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 1 (2015): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.042 KB)

Abstract

Peran bidan tidak terbatas pada membantu upaya kelahiran, tapi juga mendeteksi secara dini adanya ketidaknormalan selama hamil dan mencegah transmisi vertikal dari ibu ke bayi dengan melakukan pemeriksaan VCT. VCT (Voluntary Counseling and Testing) merupakan salah satu strategi kesehatan masyarakat yang dilakukan untuk menangani penyebaran HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Peran Bidan Dengan Kepatuhan Pemeriksaan VCT Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Gitik Tahun 2015.Desain penelitian ini menggunakan non eksperimental. Sample diambil secara accidental sampling yaitu ibu hamil yang datang ke Puskesmas Gitik Banyuwangi sebanyak 30 responden. Hasil penelitian dianalisa menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya peran bidan menunjukan katagori baik yaitu sebanyak 25 orang (83%) dan hampir seluruhnya ibu hamil dengan kategori patuh melakukan pemeriksaan VCT sebanyak 27 orang (90%). Dengan menggunakan perhitungan uji chi square menggunakan SPSS 20 didapatkan nilai 0,00 (P ˂ 0,05), artinya ada hubungan peran bidan dengan kepatuhan pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling Testing) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Gitik.
Perbedaan Pengaruh Pembelajaran Ekg Lethal Arrhythmia Model Kooperatif Jigsaw dan Metode Ceramah terhadap Pengetahuan pada Mahasiswa S1 Keperawatan Dicky Endrian Kurniawan; Titin Andri Wihastuti; Heri Kristanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.111 KB)

Abstract

Pengetahuan perawat tentang EKG lethal arrhythmia perlu diperhatikan. Berbagai penelitian menunjukkan kurangnya pengetahuan perawat dan mahasiswa keperawatan dalam melakukan interpretasi irama EKG. Suatu inovasi diperlukan dalam pembelajaran interpretasi EKG lethal arrhythmia yang dapat meningkatkan pengetahuannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pengaruh pembelajaran EKG lethal arrhythmia model kooperatif jigsaw dan metode ceramah terhadap pengetahuan mahasiswa S1 Keperawatan.Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan non equivalent control group pre test-post test design. Responden sebanyak 40 mahasiswa yang diperoleh dengan purposive sampling dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan diberikan pembelajaran EKG lethal arrhythmia model kooperatif jigsaw dan kelompok kontrol diberikan metode ceramah.Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi uji t tidak berpasangan p=0,916 (p>0,05), yang maknanya tidak ada perbedaan yang signifikan dalam pengaruh pembelajaran EKG lethal arrhythmia model kooperatif jigsaw dan metode ceramah terhadap pengetahuan mahasiswa S1 Keperawatan. Tetapi kedua metode pembelajaran tersebut dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa S1 Keperawatan tentang EKG lethal arrhythmia secara signifikan. Diharapkan perawat sebagai pendidik dapat memilih dan melaksanakan metode pembelajaran EKG lethal arrhythmia dengan tepat.
Analisis Korelasi Status Hemodinamik dengan Survival Pasien Luka Bakar pada Fase Emergency Ida Ayu Agung Laksmi; Ahsan Ahsan; Tina Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.518 KB)

Abstract

Gangguan hemodinamik pada luka bakar berat merupakan masalah serius yang paling sering terjadi pada fase emergency. Gambaran status hemodinamik luka bakar dipengaruhi oleh respon fisiologi tubuh terhadap karakteristik luka bakar tersebut. Oleh karena itu faktor hemodinamik pada fase emergency menjadi faktor yang penting untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara status hemodinamik dengan survival pasien luka bakar berat fase emergency di RSUP Sanglah.Penelitian ini merupakan penelitian studi rekam medis yang bersifat analitik dokumenter dengan rancangan retrospektif terhadap 78 sampel rekam medis di RSUP Sanglah dalam periode 2 tahun terakhir. Hasil analisis korelasi diketahui faktor yang berhubungan dengan survival adalah tekanan darah sistolik (p=0.000), respiratory rate (p = 0.000).Dengan demikian pemantauan hemodinamik pada fase emergency merupakan hal yang penting untuk mengevaluasi keefektifan terapi dalam meningkatkan survival pasien luka bakar berat.
Perbedaan Tingkat Kecemasan antara Ibu Hamil Primigravida dan Multigravida dalam Menghadapi Persalinan Siswoto Hadi Prayitno; Sri Aningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.504 KB)

Abstract

Kecemasan merupakan respon yang tidak menyenangkan yang ditandai perasaan ketakutan dan kekhawatiran terlebih pada ibu hamil primigravida maupun multigravida bila akan menghadapi persalinan. Setiap ibu hamil yang akan melahirkan mengalami perasaan takut baik yang belum memilki pengalaman melahirkan maupun yang pernah memilki pengalaman melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan antara ibu hamil primigravida dan multigravida dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental jenis korelasional.Penelitian ini dilaksanakan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. Jumlah subjek primigravida 31 dan multigravida 28 teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rate Scale) untuk mengetahui tingkat kecemasan pada ibu hamil.Hasil subjek yang mengalami tingkat kecemasan multigravida yang disertai hipertensi 13 (44%), yang tidak disertai hipertensi 15 (56%). Sedangkan pada primigravida yang disertai hipertensi 15 (48%) dan yang tidak disertai hipertensi 16 (52%). Dengan uji Mann Whiteney p 0384 > 0.05. Kesimpulan tidak ada perbedaan tingkat kecemasan secara signifikan antara ibu hamil primigravida dan multigravida dalam menghadapi persalinan.
Pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik terhadap Peningkatan Perkembangan Motorik dan Emosi Anak Usia Sekolah Helena Pangaribuan; Sri Poeranto; Rini Eko Kapti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.428 KB)

Abstract

Perkembangan anak usia sekolah/Middle Childhood berada pada rentang usia 6-12 tahun disebut potensi berkarya versus harga diri rendah. Perkembangan motorik dan emosi sangat penting untuk membentuk kepribadian dan kepercayaan diri. Beberapa penelitian menyebutkan kegagalan dalam mencapai tugas perkembangan dapat menyebabkan anak rendah diri dan mempengaruhi tahap perkembangan berikutnya. Oleh karena itu, dibutuhkan terapi untuk meningkatkan perkembangan motorik dan emosi anak usia sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap peningkatan perkembangan motorik dan emosi. Desain pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan quasi eksperiment pre-post test with control group. Jumlah sampel sebanyak 18 responden pada masing- masing kelompok dengan teknik simple random sampling .Hasil uji T Test terdapat perbedaan perkembangan motorik dan emosi antara sebelum dan sesudah terapi kelompok terapeutik pada kelompok perlakuan (nilai P=0,001). Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan perkembangan motorik (nilai P=0,67) dan emosi antara sebelum dan sesudah terapi (nilai P=0,53). Terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan perlakuan setelah diberikan terapi kelompok terapeutik. Artinya ada pengaruh pemberian terapi kelompok terapeutik terhadap perkembangan motorik dan emosi anak usia sekolah.Pemberian pelayanan kesehatan perlu meningkatkan upaya promosi kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui terapi kelompok terapeutik untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental.
Peduli Desaku “Sebagai Langkah Dasar untuk Meningkatkan Kepedulian Masyarakat terhadap Demam Berdarah Dengue” Heri Kristanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.857 KB)

Abstract

PEDULI DESAKU (Pencegahan Dengue untuk Lingkungan Desa Bunut Wetan-Ku) merupakan program pencegahan penyakit Dengue dengan sasaran ibu rumah tangga yang menjadi peserta pengajian di RW 03, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan warga setelah diterapkan program PEDULI DESAKU. Program PEDULI DESAKU terdiri dari empat tahap kegiatan, yaitu pembentukan Kader JUMANTIK, penyuluhan dengue, pemberian abate, dan pemberian lavender.Jenis penelitian menggunakan metode deskripsi analitik kegiatan. Responden diambil secara purposive sampling. Variabel yang diukur adalah pengetahuan kader jumantik, pengetahuan ibu, evaluasi pemberian abate dan tanaman lavender.Berdasarkan pada uji paired t-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara uji pre-test dan post-test pada peserta yakni 0.016 (P < 0.05). Hasil post-test setelah dilaksanakannya penyuluhan pada warga tergolong dalam kategori baik yakni dengan nilai rata-rata 88,6. Evaluasi jentik nyamuk didapatkan 73 % rumah warga telah bebas jentik setelah pemberian abate dan pemberian tanaman lavender.Program PEDULI (Pencegahan Demam Berdarah Untuk Lingkungan) dapat dijadikan model untuk menyukseskan program pemerintah dalam menurunkan angka kejadian DBD dalam usaha meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat.
Pengaruh Pembelajaran Tabletop Disaster Exercise (TDE) terhadap Pengetahuan Mahasiswa S1 Keperawatan dalam Memberikan Penatalaksanaan Korban pada Simulasi Tanggap Darurat Bencana Widya Addiarto; Yuyun Yueniwati P.W; Mukhammad Fathoni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 3 No 1 (2016): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.283 KB)

Abstract

Besarnya kejadian bencana pada saat ini menuntut perawat memaksimalkan perannya sebagai disaster nursing dalam tanggap darurat bencana sesuai dengan standar International Council of Nursing (ICN). Salah satu cara untuk memenuhi tuntutan tersebut adalah dengan meningkatkan kesiapsiagaan secara dini yang dilakukan kepada mahasiswa keperawatan melalui pendidikan bencana. Oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran bencana yang efektif dan menarik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pembelajaran tabletop disaster exercise (TDE) terhadap pengetahuan mahasiswa S1 Keperawatan.Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan menggunakan rancangan pre-post test with control group design. Sampel yang digunakan adalah 36 responden, sehingga masing-masing 18 responden pada kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok perlakuan akan diberikan pembelajaran simulasi TDE, sedangkan kelompok kontrol diberikan modul dan simulasi standar.Hasil uji t-test berpasangan penelitian menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan yang signifikan sebelum dan setelah pemberian intervensi TDE pada masing-masing kelompok menunjukkan nilai (p = 0,000). Sedangkan hasil uji t- test tidak berpasangan untuk mengidentifikasi perbedaan selisih rerata skor pengetahuan pada kedua kelompok didapatkan nilai (p = 0,000). Hal ini artinya terdapat perbedaan yang signifikan pengaruh pembelajaran simulasi TDE dan metode simulasi standar terhadap pengetahuan mahasiswa.Maka metode Tabletop Disaster Exercise (TDE) dapat dikembangkan pada pembelajaran keperawatan bencana untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.

Page 4 of 19 | Total Record : 190