Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5 No 1 (2017)"
:
16 Documents
clear
JANGKA WAKTU PENGGUNAAN OBAT NYAMUK BAKAR TERHADAP KADAR ENZIM CHOLINESTERASE PADA USIA SUBUR DI DESA SIDOSARI SUKARAJA KABUPATEN SELUMA
khasanah, heti rais;
WELKRIANA, PUTRI WIDELIA;
Hariadi, Yopi
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.097 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.546
Latar Belakang : Pestisida banyak digunakan dalam bidang pertanian, namun pestisida juga masuk kedalam rumah tangga untuk membasmi hewan pengganggu dan penyebab penyakit, yaitu berupa insektisida yang terdapat dalam obat anti nyamuk bakar, hal ini dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia. Tujuan : mengetahui apakah ada hubungan antara jangka waktu penggunaan obat nyamuk bakar terhadap kadar enzim Cholinesterase usia subur di desa sidosari sukaraja kabupaten seluma tahun 2016. Metode :Observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian berjumlah 36 responden yang memiliki jangka waktu penggunaan obat nyamuk bakar ≥ 5 tahun dan ≤ 5 tahun. Instrumen yang digunakan adalah spektrofotometer. Untuk pengujian hipotesis digunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P = 0.0001, nilai segnifikan p < 0.05. Hasil :Pengguna obat nyamuk bakar yang memiliki jangka waktu penggunaan ≥ 5 tahun sebanyak 58% dan yang memiliki jangka waktu penggunaan ≤ 5 tahun sebanyak 42%. Pengguna yang memiliki kadar enzim Cholinesterase normal sebanyak 36% dan 64% memiliki kadar enzim cholinesterase tidak normal. Pengguna obat nyamuk bakar ≥ 5 tahun lebih berisiko memiliki penurunan kadar enzim cholinesterase. Jangka waktu penggunaan obat nyamuk bakar ≥ 5 tahun berpengaruh terhadap kadar enzim Cholinesterase. Kesimpulan dan saran: Terdapat hubungan signifikan kadar enzim Cholinesterase pada pengguna obat nyamuk bakar ≥ 5 tahun di desa sidosari dusun cideng kecamatan sukaraja kabupaten seluma.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ULKUS DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RS BHAYANGKARA TK III POLDA BENGKULU TAHUN 2016
samidah, ida;
,, mirawati;
mariyati, desi
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.595 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.548
Di Indonesia kejadian diabetes mellitus termasuk urutan ke 7 terbesar di dunia yaitu 7,6 juta orang, sedangkan kejadian penderita ulkus diabetes sebesar 15% penderita DM. Bahkan mortalitas dan amputasi masih tinggi yaitu 32,5% dan 23,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ulkus diabetes pada pasien diabetes melitus di RS Bhayangkara Tingkat III Bengkulu 2016. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Dengan populasi semua penderita diabetes melitus sebesar 964, sampel dari 91 responden diambil dengan teknik "Accidental Sampling". Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden (63,7%) pasien DM memiliki rentang risiko hidup, mayoritas responden (56,0%) menderita diabetes ≥ 10 tahun, mayoritas responden (39,6%) kurang melakukan perawatan kaki. Sebagian besar responden (56,0%) mengalami borok, ada hubungan yang signifikan antara usia berisiko, lamanya menderita diabetes dan perawatan kaki dengan kejadian ulkus diabetes. Diharapkan dapat memperbaiki praktik konseling di bidang pengobatan diabetes melitus dengan ulkus diabetes.
GAMBARAN KADAR ENZIM CHOLINESTERASE PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) YANG AKTIF MEMBANTU AKTIVITAS PERTANIAN DI KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA TAHUN 2017
kando, berlian;
farizal, jon;
., susiwati
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.556 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.551
Latar Belakang : Wanita Usia Subur (WUS) yang tinggal di daerah pertanian merupakan salah satu populasi yang beresiko untuk terpapar pestisida dengan dampak negatif jangka panjang. Paparan pestisida dapat menyebabkan penurunan aktivitas enzim Cholinesterase didalam plasma darah dan sel darah merah yang berperan dalam menjaga keseimbangan sistem saraf dengan nilai normal 3990-10800 U/L. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar enzim Cholinesterase pada Wanita Usia Subur (WUS) yang aktif membantu aktifitas pertanian di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma tahun 2017. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan laboratorium yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai ada atau tidaknya penurunan kadar cholinesterase. Sampel pada penelitian ini sebanyak 32 responden sesuai kriteria dengan menggunakan metode total sampling. Pengukuran sampel menggunakan prinsip pembacaan absorban menggunakan spektrofotometer. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden wanita usia subur (87,5%) mengalami penurunan kadar enzim Cholinesterase dan sebagian kecil responden wanita usia subur (12.5%) memiliki kadar enzim cholinesterase normal. Kesimpulan : Wanita usia subur yang ikut membantu aktivitas pertanian memiliki resiko penurunan kadar enzim cholinesterase. Saran : Upaya yang perlu dilakukan adalah selalu berhati-hati terhadap paparan pestisida. Perlu dilakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dalam melakukan aktivitas pertanian serta mencari solusi pengganti pestisida.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI POLIKLINIK JANTUNG RSUD DR.M.YUNUS BENGKULU TAHUN 2016
metasari, des;
lasmadasari, novi
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.791 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.552
Penyakit kardiovaskuler merupakan problema kesehatan utama di negara maju dan berkembang, sehingga menjadi penyebab utama kematian nomor satu di dunia begitu juga di Indonesia. Di Indonesia angka kejadian hipertensi cukup tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) angka kejadian hipertensi pada lima tahun terakhir sebanyak 31,7%, Ada beberapa penyebab hipertensi diantaranya adalah kegemukan. Data yang diperoleh dari Rumah sakit DR.M.Yunus Bengkulu pada tahun 2015 periode Januari s/d September jumlah penderita hipertensi 943 orang dari 1211 pasien yang berkunjung. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian Deskriptif dimana pengumpulan data dalam waktu yang bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang datang berobat ke Poliklinik Jantung RSUD Dr.M.Yunus Bengkulu pada tahun 2016. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2016 s.d 24 Juni 2016 yakni sebanyak 100 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden (67.0%) mengalami hipertensi. Sebagaian kecil responden (12.0%) mengalami obesitas. Ada hubungan antara kejadian hipertensi dengan obesitas dengan nilai P: 0,000. Disarankan kepada kepada pihak rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan program ppromosi kesehatan yang lebih baik lagi kepada pasien maupun kepada keluarga pasien mengenai faktor-faktor penyebab hipertensi terutama obesitas, sehingga pasien akan berusaha mengatur diit yang sehat dan menjaga kestabilan BB, petugas hendaknya selalu mengingatkan penderita hipertensi untuk selalu mengontrol tekanan darahnya setiap hari.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU
rustandi, handi;
jupiter, anggi hajian
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.052 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.553
Hipertensi seringkali disebut sebagai pembunuh gelap (silent killer), karena termasuk penyakit yang mematikan, tanpa disertai dengan gejala-gejalanya lebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya, pada tahun 2012, di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% penghuni bumi mengidap hipertensi, angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2030. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian secara analitik dengan desain penelitian menggunakan metode cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pasien yang berkunjung ke Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu tahun 2016 yang berjumlah 25.849 orang dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan didapat nilai yang signifikan β = 0,000 ≤ α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak. Gaya hidup didapat nilai signifikan β = 0, 000 ≤ α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak. Disarankan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan dengan meningkatkan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang hipertensi serta pencegahan yang benar sehingga masyarakat dapat menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipertensi.
IDENTIFIKASI PLASMODIUM PADA PENDERITA MALARIA DI KOTA BENGKULU TAHUN 2017
., murwati;
atikah, thalia gina;
., susiwati
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.946 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.555
Latar Belakang : Di wilayah Kota Bengkulu, angka kejadian malaria masih cukup tinggi. Tercatat ditahun 2013 dan 2015 angka kesakitan (Annual Parasite Incidence) per 1000 penduduk masih cukup tinggi.Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu data kesakitan dan kematian malaria pada tahun 2015, terjadi jumlah resiko 351,298 dengan angka kesakitan 0,27. Dengan kasus tertinggi di tahun 2015 terjadi di wilayah kerja puskesmas Anggut Atas dengan 103 kasus malaria, di wilayah kerja puskesmas Jalan Gedang 96 kasus malaria dan di wilayah kerja puskesmas Padang Serai 88 kasus malaria. Tujuan Penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis plasmodium pada pemeriksaan darah tepi pasien malaria. Metode :Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden yang memiliki gejala klinis malaria di tiga puskesmas dengan angka kasus malaria tertinggi dan klinik dalam wilayah puskesmas tersebut. Hasil :Hasil penelitian Identifikasi Jenis Plasmodium yang dominan menginfeksi pada kejadian malaria dikota Bengkulu yaitu plasmodiumvivax (100 %) dari keseluruhan jumlah sampel. Kesimpulan :Jenis plasmodium yang menginfeksi pada pemeriksaan darah tepi penderita malaria adalah plasmodium vivax. Bagi masyarakat diharapkan menggunakan informasi ini dengan bijak agar jumlah kasus malaria dikota bengkulu berkurang dan malaria dapat tereliminasi di Kota Bengkulu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA BALITA (ANTICIPATORY GUIDANCE) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU TAHUN 2016
., sudiyanto;
Daud, Tarmizi;
Felizita, Epina
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (134.23 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.556
Kecelakaan menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang dan merupakan penyebab utama kematian diperkirakan setiap tahunnya di Indonesia hampir 1 juta anak meninggal dalam kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan perilaku pencegahan kecelakaan pada balita (antisipatif bimbing) di Puskesmas Basuki Rahmat Kota Bengkulu pada tahun 2016. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik, dengan menggunakan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dengan balita di Puskesmas Basuki Rahmat pada tahun 2014 sebanyak 1097 orang dengan sampel sebanyak 92 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan Chi square pada tabel distribusi frekuensi dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir sebagian besar responden (40,2%) memilliki sikap tidak baik terhadap pencegahan kecelakaan pada bayi, sebagian besar responden (26,1%) memiliki pendidikan dasar, sebagian kecil responden (25,0%), kurang pengetahuan, hampir setengah responden (37,0%), memiliki sikap kurang baik, ada hubungan tentang pendidikan, pengetahuan dan perilaku ibu dengan pencegahan kecelakaan pada bayi di Puskesmas Basuki Rahmat Kota Bengkulu 2016. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara meningkatkan sosialisasi tentang sarana dan pencegahan kecelakaan pada bayi ke masyarakat, terutama pada wanita yang memiliki balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN TUBERCULOSIS PADA KELOMPOK RESIKO TINGGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR IKAN KOTA BENGKULU 2016
Surahman, Fery;
Pansori, Hartian
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.54 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.557
Tuberkulosis adalah masalah kesehatan, baik dari segi angka kematian (mortalitas) maupun tingkat kejadian penyakit (morbiditas). Tuberkulosis adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Status kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu lingkungan, perilaku, kesehatan dan keturunan. Dari keempat faktor tersebut, faktor lingkungan dan perilaku merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan TB pada kelompok berisiko tinggi di wilayah Puskesmas Pasar Ikan di Kota Bengkulu pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah orang yang tinggal dengan pasien TB di Puskesmas Pasar Ikan di kota Bengkulu, jumlah sampel diambil secara teknis sampel Jenuh. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, analisis data dengan analisis univariat dan bivariat dengan Chi-Square pada α = 0,05%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap memiliki korelasi dengan perilaku pencegahan TB dengan hasil à= 0,017 <α = 0,05%, pengetahuan yang terkait dengan perilaku pencegahan TB dengan hasil à= 0,046 <α = 0,05% dan jenis kelamin tidak terkait dengan TBC perilaku pencegahan dengan hasil à= 0,763> α = 0,05%. Diharapkan orang dapat lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap pencegahan tuberkulosis, agar terhindar dari penyakit tuberkulosis.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN BIOGAS DI WORKSHOP KESEHATAN LINGKUNGAN BENGKULU
ali, haidina
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.238 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.597
Latar Belakang : Sampah selalu timbul menjadi persoalan rumit dalam masyarakat yang kurang memiliki kepekaan terhadap lingkungan. Limbah sampah organik (sayuran) yang tidak terpakai menjadi salah satu masalah lingkungan yang sampai saat ini belum dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat berkembangnya berbagai macam penyakit. Pengolahan sampah organik (sayuran) menjadi biogas dapat mengurangi masalah sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama waktu terbentuknya biogas sampah organik dengan penambahan biostarter kotoran sapi dan EM4.Metode penelitian : Metode yang digunakan adalah eksperimen murni dengan desain penelitian “Posttest Only Group Design With Control†dan dianalisis dengan uji statistik yaitu One Way Anova yang dilanjutkan dengan uji Bonferroni. Hasil : Ada perbedaan yang lama waktu terbentuknya biogas sampah organik dengan perlakuan yaitu penambahan EM4 sebanyak 200 ml dan 250 ml serta pada kelompok kontrol, dan diantara ketiga perlakuan yang paling efektif dalam mempercepat pembentukan biogas adalah pada perlakuan ke-2 dengan penambahan EM4 sebanyak 250 ml. Dapat disimpulkan hasil dari penelitian ada perbedaan lama waktu terbentuknya biogas sampah organik dengan penambahan biosaterter kotoran sapi 2kg, EM4 sebanyak 200 ml adalah 13 hari, dan 250 ml adalah 11 hari serta pada kelompok kontrol. Saran : Diharapkan bagi masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik sebagai bahan untuk membuat biogas serta memanfatkan kotoran sapi sebagai pemicu untuk mempercepat terbentuknya biogas dan dapat mengurangi penggunaan biogas sebagai bahan bakar minyak (BBM) menjadikan biogas sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar lainnya.
ANALISIS PEMANTAUAN DAN PENGELOLAAN FISIK KIMIA AIR BERSIH DI RUMAH SAKIT RAFFLESIA KOTA BENGKULU
mulyati, sri
Journal of Nursing and Public Health Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (137.874 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v5i1.598
Penyediaan air bersih merupakan kebutuhan yang tidak dapat dilepaskan dari kegiatan di rumah sakit, mengingat bahwa rumah sakit merupakan tempat tindakan dan perawatan orang sakit maka kualitas dan kuantitas airnya perlu dipertahankan setiap saat agar tidak mengakibatkan sumber infeksi baru bagi penderita. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pemantauan dan pengelolaan kualitas fisik dan kimia air bersih di Rumah Sakit Rafflesia Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang menggambarkan pemantauan dan pengelolaan kualitas fisik dan kimia air bersih di Rumah Sakit Rafflesia kota Bengkulu menggunakan water test kit. Hasil dari penelitian ini menunujukan bahwa pada parameter fisik maupun kimia pada air bersih di rumah sakit Raflesia kota Bengkulu masih memenuhi syarat. Penelitian ini memberikan informasi tentang kualitas air bersih di Rumah Sakit Raflesia, terkhusus untuk ruang operasi dan instalasi Gizi.