cover
Contact Name
Yasinta Embu Ika
Contact Email
sinta83ika@gmail.com
Phone
+6281238607106
Journal Mail Official
melkycitra15@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sam Ratulangi Kampus 1 Universitas Flores Kel. Paupire Kec. Ende Tengah Kab. Ende Propinsi NTT Telp. (0381) 21094 Fax. (0381) 21536
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Optika : Jurnal Pendidikan Fisika
Published by Universitas Flores
ISSN : 27158063     EISSN : 27162729     DOI : https://doi.org/10.37478/optika
Core Subject : Science, Education,
OPTIKA adalah jurnal yang mengkomunikasikan kemajuan ilmiah di bidang pendidikan fisika dan ilmu fisika. OPTIKA juga melaporkan temuan baru yang signifikan terkait dengan pendidikan sains (IPA) pada tingkat dasar dan menengah, termasuk: pengembangan media pembelajaran, pengembangan metode pembelajaran, penerapan metode pembelajaran, dan beberapa aplikasi fisika.
Articles 273 Documents
POTENSI MINYAK KEMIRI SEBAGAI SUMBER DAYA ALAM MASYARAKAT DESA RIA RIUNG BARAT Melkyanus Bili Umbu Kaleka; Yasinta Embu Ika; Hamsa Doa; Aloisius Harso; Arnoldus Jehopan
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7599

Abstract

Desa Ria, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada memiliki potensi sumber daya alam berupa tanaman kemiri (Aleurites moluccana) yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penggunaan tradisional dan penjualan dalam bentuk bahan mentah dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kemiri menjadi minyak kemiri melalui integrasi konsep fisika dan kimia sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi, serta evaluasi. Sasaran kegiatan terdiri atas kelompok tani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh peningkatan pemahaman mengenai konsep fisika dan kimia yang terlibat dalam proses pembuatan minyak kemiri, seperti perpindahan kalor, suhu, tekanan, massa jenis, proses ekstraksi, dan pengaruh pemanasan terhadap kualitas minyak. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan tahapan pembuatan minyak kemiri secara mandiri serta memahami potensi pengembangan usaha berbasis produk lokal. Tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, literasi sains, dan pemanfaatan potensi lokal yang berkontribusi pada pengembangan usaha rumah tangga berbasis minyak kemiri. Dengan demikian, integrasi konsep fisika dan kimia dalam pelatihan pembuatan minyak kemiri dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS IOT TENTANG KUALITAS AIR UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA Desi Yulia Safitri; Wawan Kurniawan; Dian Partiwi Rasmi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 2 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika (in press Desember 2026)
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i2.7868

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep kualitas air dengan kondisi nyata serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran Fisika Lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) pada materi kualitas air dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, develop, implementation, and evaluation. Subjek penelitian terdiri dari dosen pengampu mata kuliah Fisika Lingkungan serta validator ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode spiral dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validasi sebesar 96% dari ahli materi dan 93% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Modul ini mengintegrasikan teknologi IoT melalui alat monitoring kualitas air yang memungkinkan mahasiswa melakukan pengukuran dan analisis data secara real-time dalam kegiatan berbasis proyek. Dengan demikian, modul yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan serta berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS IOT DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI MAHASISWA Abdul Kholil; Wawan Kurniawan; Dian Partiwi Rasmi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 2 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika (in press Desember 2026)
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i2.7870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL) pada materi kualitas udara untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket persepsi mahasiswa, dan instrumen keterampilan kolaborasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat baik berdasarkan validasi ahli materi (88,5%) dan ahli media (91,2%). Dengan demikian, modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran Fisika Lingkungan serta berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis proyek dan data real-time.