cover
Contact Name
Dr Teuku Muttaqin Mansur, M.H
Contact Email
jurnal@geutheeinstitute.com
Phone
+6285260515644
Journal Mail Official
jurnal@geutheeinstitute.com
Editorial Address
Jalan Teknik I, Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar - Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Geuthee
Published by Geuthee Institute
ISSN : 26146096     EISSN : 26146096     DOI : https://doi.org/10.52626/jg.v6i1
Bidang penelitian yang akan dilakukan oleh jurnal ini meliputi: hukum, pendidikan, sains dan teknologi, dan sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
ANALISIS DISKRIMINAN UNTUK MENCARI TINGGI RENDAHNYA RATA-RATA HASIL BELAJAR MAHASISWA MATEMATIKA BERDASARKAN TEMPAT TINGGAL M Hasbi; Suhartati Suhartati; Suryawati Suryawati; Mukhlis Hidayat
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.678 KB) | DOI: 10.52626/jg.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang hasil belajar mahasiswa matematika berdasarkan tempat tinggal. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengedarkan angket kepada setiap mahasiswa matematika di empat universitas yang berbeda. Data mentah yang telah dikumpulkan terlebih dahulu dinormalkan menggunakan log kemudian dianalisis menggunakan discriminan fisher melalui aplikasi SPSS. Variabel dependen dalam penelitan ini adalah tinggi rendahnya hasil belajar mahasiswa matematika, sedangkan variabel independen terdapat 10 faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya hasil belajar mahasiswa matematika berdasarkan tempat tinggalnya. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dari 100 sampel yaitu 14 dari 30 sampel yang bertempat tinggal di rumah, 11 dari 30 sampel di kos, dan 20 dari 40 sampel di dayah mendapatkan hasil belajar yang tinggi. Artinya, 45 sampel yang memiliki hasil belajar yang tinggi berdasarkan tiga tempat tinggal. Sedangkan 55 sampel lainnya memiliki nilai yang rendah. Fungsi diskriminan fisher yang terbentuk adalah: P1 = (-0.325)X1 + (3.192)X2 + (6.199)X3 + (1.429)X4 + (3.448)X5 + (7.559)X6 + (1.251)X7 + (2.612)X8 + (1.823)X9 + (35.362)X10 P2 = (-0.308)Y1 + (2.899)Y2 + (6.071)Y3 + (0.567)Y4 + (3.187)Y5 + (6.411)Y6 + (0.560)Y7 + (2.088)Y8 + (2.025)Y9 + (33.879)Y10 P3 = (-0.684)Z1 + (2.623)Z2 + (4.809)Z3 + (1.983)Z4 + (4.961)Z5 + (5.609)Z6 + (-0.344)Z7 + (2.745)Z8 + (1.925)Z9 + (34.731)Z10 Discriminant Analysis To Calculate High Low Average of Learning Mathematical Students Based on Residence This research is a research about the result of student learning mathematics based on residence. Data collection was done by circulating questionnaires to each mathematics student at four different universities. The raw data that has been collected is normalized using logs and then analyzed using discriminant fisher through SPSS application. The dependent variable in this research is the high of the mathematics student learning result, while the independent variable there are 10 factors that can influence the high of the mathematics student learning result based on their place of residence. The results obtained in this study from 100 samples are 14 out of 30 samples residing at home, 11 out of 30 samples in boarding house, and 20 out of 40 samples in dayah get high learning result. That is, 45 samples that have high learning outcomes based on three dwellings. While 55 other samples have low value. The function of the fisher discriminant formed is: P1 = (-0.325)X1 + (3.192)X2 + (6.199)X3 + (1.429)X4 + (3.448)X5 + (7.559)X6 + (1.251)X7 + (2.612)X8 + (1.823)X9 + (35.362)X10 P2 = (-0.308)Y1 + (2.899)Y2 + (6.071)Y3 + (0.567)Y4 + (3.187)Y5 + (6.411)Y6 + (0.560)Y7 + (2.088)Y8 + (2.025)Y9 + (33.879)Y10 P3 = (-0.684)Z1 + (2.623)Z2 + (4.809)Z3 + (1.983)Z4 + (4.961)Z5 + (5.609)Z6 + (-0.344)Z7 + (2.745)Z8 + (1.925)Z9 + (34.731)Z10
POLA PENYELESAIAN SENGKETA DALAM RUMAH TANGGA MELALUI PERADILAN ADAT GAMPONG DI ACEH Muhammad Iqbal; Azhari Yahya; Husni Kamal
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.04 KB) | DOI: 10.52626/jg.v3i1.72

Abstract

Surat An-Nisa ayat 35 menyatakan bahwa satu tahapan penyelesaian sengketa (rumah tangga) haruslah mengutuskan seorang hakam (juru damai) dengan tujuan agar permasalahan mencari sumber masalah diantara keduanya dan kemudian mendamaikan kembali keduanya. Penjelmaan ayat tersebut tercermin dalam prilaku masyarakat adat Aceh dimana dalam penyelesaian permasalahan cek-cok (perselisihan ringan) dalam rumah tangga diselesaikan melalui peradilan adat dengan harapan para pihak yang bersengketa bisa saling memaafkan, rukun, damai dan tidak lagi mengulagi kesalahan yang sama.
ANALISIS DISKRIMINAN UNTUK MENGELOMPOKAN KEMAMPUAN SISWA BERDASARKAN NILAI PENGETAHUAN AGAMA DAN PENGETAHUAN UMUM Khairul Umam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1248.256 KB) | DOI: 10.52626/jg.v2i2.47

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang pengelompokan kemampuan siswa berdasarkan nilai pengetahuan agama dan pengetahuan umum. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan nilai siswa di Sekolah Dasar dari beberapa kelas. Data mentah yang telah dikumpulkan terlebih dahulu dinormalkan menggunakan skala kemudian dianalisis menggunakan discriminan fisher melalui aplikasi SPSS. Variabel dependen dalam penelitan ini adalah pengelompokan kemampuan siswa tingkat sekolah dasar, sedangkan variabel independen terdapat 10 faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan siswa dalam pengetahuan agama dan pengetahuan umum. Hasil yang diperoleh dalam peneitian ini dari 100 sampel bahwa masih ada siswa yang nilai kemampuan agamanya lebih rendah dari nilai pengetahuan umum.  Fungsi diskriminan fisher yang terbentuk adalah:0,069x1 + (-0,236)x2 + (-0,849)x3 + 1,314x4 + 1,862x5 + 0,804x6 + 0,021x7 + 0,555x8 + 0,994x9 + 0,721x10= 0 dan 0,039x1 + (-0,322)x2 + (-0,213)x3 + 1,277x4 + 1,308x5 + 1,223x6 + (-0,242)x7 + 0,817x8 + 0,838x9 + 0,744x10 = 0 
PRAKTIK MERAWAT KEBHINEKAAN INDONESIA MELALUI KEARIFAN LOKAL LAUT ACEH N Nurkhalis
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.254 KB) | DOI: 10.52626/jg.v1i3.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja praktik kearifan lokal laut Aceh yang selama ini telah merawat kebhinekaan Indonesia, bagaimana fungsi sosial dari adanya kearifan lokal laut Aceh. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian Kualitatif (Field Research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di daerah pesisir Meulaboh, Aceh Barat. Kearifan lokal telah menjadi daya tarik tertinggi saat ini, tatkala  keberadaan struktur sosial resmi dan aturan hukum tidak berlangsung sebagaimana mestinya. Kearifan lokal tersebut apabila dikelola dengan baik,dapat menjadi obat mujarab untuk mengobati tindakan disharmonisasi politik dan sosial terdiri dari radikalisme, eksklusivitas, intoleransi, terorisme dan konflik sosial.
ANALISIS DISKRIMINAN MELALUI METODE FISHER TERHADAP MAHASISWA HUKUM DALAM MEMILIH PROFESI Khairul Umam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.083 KB) | DOI: 10.52626/jg.v1i1.4

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula yang dapat digunakan oleh Mahasiswa Hukum dalam menentukan pilihan menjadi pengacara atau jaksa berdasarkan nilai yang didapat dalam beberapa mata kuliah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Library Research dan memanfaatkan sumber informasi tertulis yang diakui secara resmi. Subjek penelitian ini adalah para Mahasiswa lulusan Strata Satu (S1) Ilmu Hukum yang telah berprofesi sebagai pengacara dan jaksa sebanyak 100 sampel. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumentasi dan wawancara. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis Descriminant Fisher’s. Penelitian ini menggunakan analisis deskriminan untuk 2 kelompok, yaitu kelompok profesi pengacara dan profesi jaksa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk Mahasiswa yang memiliki nilai tinggi untuk varibel nilai Sosiologi, Hukum dan HAM, Kriminologi, dan Public Speaking lebih berpotensi sebagai pengacara, sedangkan untuk Mahasiswa yang memiliki nilai tinggi untuk variabel Koneksi, Bahasa Indonesia, Hukum Internasional, Pendidikan Agama, Ilmu Perundang-undangan, dan Tindak Pidana lebih berpotensi sebagai Jaksa. Formula Descriminant Fisher’s yang diperoleh adalah sebagai berikut: P1 = (7.209)X1 + (10.015)X2 + (6.746)X3 + (8.409)X4 + (6.726)X5 + (0.775)X6 + (9.599)X7 + (4.612)X8 + (1.232)X9 + (5.666)X10, dan P2 = (3.939)X1 + (7.053)X2 + (3.761)X3 + (6.505)X4 + (7.282)X5 + (1.952)X6 + (14.161)X7 + (5.984)X8 + (4.499)X9 + (6.555)X10 The purpose of this research is to obtain a formula that can be used by Student Law in determining the choice to become a lawyer or prosecutor based on the value obtained. This research uses descriptive qualitative approach with Library Research method which utilizes official written information source. The subjects of this study are the graduates of Strata 1 (S1) of Legal Studies who have worked as lawyers and prosecutors as many as 100 samples. This study uses data collection techniques of documentation and interviews. The data collected in this study were analyzed with Descriminant Fisher's analysis. This research uses descriptive analysis for 2 groups, namely lawyer profession group and prosecutor profession. The result of the research shows that for students who have high score for Sociology, Law and Human Rights, Criminology, and Public Speaking variables are more potential as lawyers, while for high value students for connection Indonesian variables, International Law, Religious Education, Legislation, and Criminal Acts are more potential as prosecutors. The Descriminant Fisher's formula obtained is as follows: P1 = (7.209)X1 + (10.015)X2 + (6.746)X3 + (8.409)X4 + (6.726)X5 + (0.775)X6 + (9.599)X7 + (4.612)X8 + (1.232)X9 + (5.666)X10, and P2 = (3.939)X1 + (7.053)X2 + (3.761)X3 + (6.505)X4 + (7.282)X5 + (1.952)X6 + (14.161)X7 + (5.984)X8 + (4.499)X9 + (6.555)X10
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA GURU MAS 17 BAMBONG, KABUPATEN PIDIE Heri Fajri
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.963 KB) | DOI: 10.52626/jg.v2i3.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program kepala  sekolah untuk meningkatkan disiplin kerja guru, kebijakan kepala sekolah untuk meningkatkan disiplin kerja guru, serta kendala kepala  sekolah dalam meningkatkan  disiplin kerja pada guru MAS 17 Bambong, Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. yang menjadi subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan disiplin kerja guru bersasaran untuk tercapainya proses pembelajaran dengan optimal, sehingga pada akhirnya mutu sekolah dapat diitingkatkan. Penyusunan program diarahkan agar proses pembelajaran berjalan dengan baik, efektif, dan menyenangkan, dan berorientasi kepada pencapaian tujuan sekolah. Kebijakan kepala sekolah untuk meningkatkan komitmen kedisiplinan guru dengan menerapkan kepemimpinan yang bersifat situasional bagi guru-guru yang komitmen kerjanya biasa, tetapi sikap mereka lebih patuh dalam melaksanakan tugasnya, kepala sekolah menerapkan kepemimpinan konsultatif dan partisipatif. Kepala sekolah selalu berdiskusi untuk mendapatkan cara yang disetujui oleh guru-guru. Kendala dalam meningkatkan disiplin kerja guru  antara lain masih ada guru yang datang terlambat ke sekolah, masih ada guru yang tidak menyiapkan perangkat pembelajaran dengan lengkap, tidak menggunakan media dalam melaksanakan pembelajaran.
ANALISA PERBEDAAN KINERJA TURBIN ANGIN TIPE SAVONIUS DENGAN SAVONIUS HELIUS Yuli Prasetyo; Teuku Multazam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.008 KB) | DOI: 10.52626/jg.v2i2.40

Abstract

Kemajuan teknologi telah sampai pada penggunaan energi alternatif sebagai pengganti sumber energi utama. Pemanfaatan sumber energi terbarukan antara lain energi angin sebagai energi alternatif yang dipakai untuk membangkitkan energi listrik. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang sebuah prototipe turbin angin dengan poros vertikal (Vetical Axis Wind Turbine) tipe Savonius dan Savonius Helius sebagai solusi pemenuhan listrik dengan pemanfaatan energi alternatif terbarukan. Tahap penelitian meliputi perencanaan, pembuatan prototipe, dan pengujian prototipe. Proses pengujian prototipe dilakukan dengan menggunakan variasi kecepatan angin sebesar 2 m/s, 3 m/s, 4 m/s, 5 m/s dan membandingkan kecepatan putaran (Rpm) antara tipe Savonius dengan tipe Savonius Helius. Hasilnya menunjukkan bahwa turbin angin tipe Savonius memiliki kecepatan putaran tertinggi sebesar 229,2 Rpm pada kecepatan angin 5,9 m/s dan tidak dapat berputar pada kecepatan angin 2 m/s. Sedangkan tipe Savonius Helius dengan variasi sudut per-blade 22,5° menunjukkan kecepatan putaran tertinggi sebesar 222,4 Rpm pada kecepatan angin 5,9 m/s dan paling rendah sebesar 47,8 Rpm pada kecepatan angin 2,0 m/s. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa turbin angin tipe Savonius Helius dengan variasi sudut per-blade 22,5° mampu menghasilkan kecepatan putaran yang relatif tinggi dan dapat berputar pada kecepatan angin yang rendah.
ANALISIS REKONFIGURASI DAN PENEMPATAN KAPASITOR UNTUK MEMINIMALKAN DEVIASI TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI Yuli Prasetyo Prasetyo; Agus Choirul Arifin; Teuku Multazam Multazam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.546 KB) | DOI: 10.52626/jg.v1i2.22

Abstract

Kualitas daya merupakan hal penting untuk menjaga stabilitas sistem tenaga listrik. Penurunan kualitas daya dapat disebabkan oleh perubahan tegangan atau deviasi tegangan. Deviasi tegangan pada sistem distribusi dipengaruhi oleh panjang saluran dan pembebanan. Deviasi tegangan dapat diminimalkan dengan beberapa metode antara lain rekonfigurasi jaringan, pemasangan distributed generator, pemasangan kapasitor dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan melakukan analisa rekonfigurasi dan kapasitor pada sistem distribusi menggunakan algoritma genetika. Rekonfigurasi dan kapasitor dioptimalkan menggunakan Algoritma Genetika untuk meminimalkan deviasi tegangan. Setelah melakukan rekonfigurasi dan pemasangan kapasitor maka didapatkan deviasi tegangan yang lebih baik dari kondisi normal. Hasil terbaik yakni dengan menggabungkan rekonfigurasi dan kapasitor secara simultan sehingga didapatkan nilai deviasi terbesarnya berupa drop tegangan sebesar 0.029 p.u.
IDENTIFIKASI GEJALA ALAM MELALUI TINGKAH LAKU GAJAH DENGAN METODE FISHERS Cut Morina Zubainur; Khairul Umam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.903 KB) | DOI: 10.52626/jg.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan variabel dependen tubuh gajah sebelum, saat, dan sesudah bencana dan mengetahui model diskriminan fisher yang dihasilkan dari penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengambil data dari beberapa jurnal yang berkaitan dengan tingkah laku gajah untuk mengetahui gejala alam. Penelitian dilakukan dengan bantuan software SPSS dalam mengelompokkan data variabel-variabel kedalam kategori sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana dengan metode Fisher. Adapun fungsi diskriminan dalam penelitian ini ada tiga fungsi, yaitu 1,649x1 + 0,884x2 + 4,908x3 + 17,187x4 + 1,717x5 + 2,385x6 + 4,097x7 + 9,302x8 + 12,909x9 + 11,493x10 + 12,264x11 + 3,751x12= 0; 1,768x1 + 1,294x2 + 8,783x3 + 8,817x4 + 1,272x5 +3,404x6 + 17,082x7 + 8,818x8 + 8,225x9 + 7,027x10 + 20,704x11 + 5,104x12= 0; dan 3,704x1 + 1,083x2 + 5,958x3 + 8,693x4 + 1,989x5 + 3,906x6 + 11,497x7 + 5,160x8 + 4,020x9 + 4,241x10 + 4,770x11 + 4,031x12= 0 Identification of Natural Phenomena Through Elephant Behavior with Fishers Method This study aims to grouping the dependent variables of the elephant body before, during, and after the disaster and to know the fisher discriminant models are generated from this study. The type of research be used is literature study by taking data from several journals that related to elephant behavior to know the natural phenomenon. The study was conducted with the help of SPSS software in grouping data of variables into categories before disaster, during disaster, and after disaster with Fisher method. The discriminant function that is formed are1,649x1 + 0,884x2 + 4,908x3 + 17,187x4 + 1,717x5 + 2,385x6 + 4,097x7 + 9,302x8 + 12,909x9 + 11,493x10 + 12,264x11 + 3,751x12= 0; 1,768x1 + 1,294x2 + 8,783x3 + 8,817x4 + 1,272x5 +3,404x6 + 17,082x7 + 8,818x8 + 8,225x9 + 7,027x10 + 20,704x11 + 5,104x12= 0; and 3,704x1 + 1,083x2 + 5,958x3 + 8,693x4 + 1,989x5 + 3,906x6 + 11,497x7 + 5,160x8 + 4,020x9 + 4,241x10 + 4,770x11 + 4,031x12= 0.
POTENSI SENYAWA BIOAKTIF β-CAROTENE SEBAGAI KANDIDAT ANTIVIRUS HEPATITIS B (THE POTENTION OF BIOACTIVE COMPOUND β-CAROTENE AS ANTI-HEPATITIS B VIRUS CANDIDATE) Muhammad Khalil
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.227 KB) | DOI: 10.52626/jg.v3i1.73

Abstract

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis tipe B yang dapat mengakibatkan kerusakan pada sel hati. Penyembuhan dengan penggunaan obat terhadap infeksi ini dalam jangka lama akan menimbulkan resistensi, oleh karena itu diperlukan kajian dan pengembangan senyawa yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengobatan. β-carotene adalah senyawa bioaktif golongan karotenoid yang memiliki khasiat sebagai obat untuk penyakit metabolik, kardiovaskular, serta penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi senyawa bioaktif β-carotene sebagai kandidat antivirus hepatitis B dengan pendekatan in silico. Analisis dilakukan dengan simulasi penambatan molekular antara senyawa β-carotene dengan  protein kapsid virus hepatitis B. Hasil analisis menunjukkan bahwa β-carotene mengikat protein kapsid virus hepatitis B sesuai dengan ligan referensi. Situs pengikatan senyawa melibatkan 17 asam amino dari protein kapsid virus hepatitis B, yaitu LEU D:37, THR D:109, ILE D:105, THR D:33, SER D:106, PHE D:23, ASP D:22, ARG D:133, TYR D:118, PHE D:110, TRP D:102, PHE D:122, ALA D:137, TRP D:125, ILE D:126, PRO D:20, dan LEU D:140. Ikatan yang terbentuk yaitu ikatan van der Waals, alkil dan Pi-alkil. Nilai pengikatan yang diperoleh dari simulasi penambatan molekular adalah -7,9 kkal/mol, lebih rendah dibandingkan dengan ligan referensi sebesar -6,8 kkal/mol. Senyawa β-carotene memiliki potensi sebagai kandidat antivirus hepatitis B.Kata Kunci: Senyawa Bioaktif, β-carotene, Hepatitis B, Antivirus, In SilicoHepatitis B is a disease caused by the hepatitis B virus infection that can cause damage to liver cells. Healing with the use of drugs against this infection, in the long run, will cause resistance, therefore it is necessary to study and develop compounds that can be used as alternatives in treatment. β-carotene is a bioactive compound of the carotenoid group that has efficacy as a drug for metabolic, cardiovascular, and infectious diseases. This study aims to examine the potential of the bioactive compound β-carotene as a hepatitis B antiviral candidate with the in silico approach. The analysis was performed molecular docking simulation between β-carotene and hepatitis B virus capsid protein. The analysis result showed that β-carotene binds to the hepatitis B virus capsid protein according to the reference ligand. The binding site of the compound involves 17 amino acids from the hepatitis B virus capsid protein, LEU D: 37, THR D: 109, ILE D: 105, THR D: 33, SER D: 106, PHE D: 23, ASP D: 22, ARG D: 133, TYR D: 118, PHE D: 110, TRP D: 102, PHE D: 122, ALA D: 137, TRP D: 125, ILE D: 126, PRO D: 20, and LEU D: 140. The bonds formed are van der Waals, alkyl, and Pi-alkyl bonds. The binding value obtained from the molecular docking simulation is -7.9 kcal/mol, lower than the reference ligand of -6.8 kcal/mol. The β-carotene compound has potential as an antiviral candidate for hepatitis B.Keywords: Bioactive compounds, β-carotene, Hepatitis B, Antivirus, In Silico 

Page 2 of 17 | Total Record : 164


Filter by Year

2018 2025