cover
Contact Name
Dr Teuku Muttaqin Mansur, M.H
Contact Email
jurnal@geutheeinstitute.com
Phone
+6285260515644
Journal Mail Official
jurnal@geutheeinstitute.com
Editorial Address
Jalan Teknik I, Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar - Provinsi Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Geuthee
Published by Geuthee Institute
ISSN : 26146096     EISSN : 26146096     DOI : https://doi.org/10.52626/jg.v6i1
Bidang penelitian yang akan dilakukan oleh jurnal ini meliputi: hukum, pendidikan, sains dan teknologi, dan sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
DISCRIMINANT ANALYSIS THROUGH FISHER’S METHOD OF THE LEVEL OF INTEREST IN TOURIST ATTRACTIONS IN INDONESIA Khairul Umam
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i2.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 100 tempat wisata yang ada di Indonesia kedalam daerah tempat wisata yang menarik dan tidak menarik untuk dikunjungi menggunakan software SPSS. Data tersebut dinormalkan menggunakan fungsi “sqrt” kemudian dianalisis menggunakan diskriminan fishers melalui SPSS. Data yang menjadi variabel dependen adalah keadaan menarik atau tidaknya suatu tempat wisata terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi. Hasil yang diperoleh dari analisis ini berupa terdapatnya 50 tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi dan 50 tempat wisata yang tidak menarik untuk dikunjungi. Fungsi diskriminan linier fisher yang terbentuk adalah. Tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi: Y1 = 0,523X1 + (-3,610)X2 + 2,176X3 + 5,071X4 + 9,728X5 + 8,865X6 + (-0,440)X7 + 11,012X8 + 5,596X9 + 3,086X10 + (-0,881)X11 + 2,352X12 + (-1,251)X13 + 3,944X14 + 15,624X15 Dan tempat wisata yang tidak menarik untuk dikunjungi: Y2 = (-0,095)X1 + (-2,552)X2 + 2,081X3 + 3,130X4 + 6.602X5 + 5,330X6 + (-0,88)X7 + 8,333X8 + 3,276X9 + 3,907X10 + (-0,462)X11 + 2,246X12 + 0,214X13 + 3,842X14 + 9,042X15
MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA TANAH WARISAN MELALUI PERADILAN ADAT GAMPONG (DESA) DI KECAMATAN BAITUSSALAM, KABUPATEN ACEH BESAR Nurhaliza Nurhaliza; Teuku Muttaqin Mansur
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v4i1.109

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji mekanisme Penyelesaian Sengketa Tanah Waris Melalui Peradilan Adat Gampong (Desa) di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Metode penelitian merupakan yuridis empiris, data diperoleh melalui wawancara dan penelusuran kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, mekanisme penyelesaian sengketa tanah waris melalui peradilan adat gampong di kecamatan Baitussalam berbeda-beda. Perbedaan tersebut disebabkan, setiap gampong memiliki kebiasaan dan mekanisme penyelesaian masing-masing yang sudah turun temurun. Di samping itu, pengetahuan perangkat adat, juga mempengaruhi penyelesaian sengketa. Padahal, kebijakan pemerintah melalui Qanun Aceh Nomor 9 tahun 2008, Peraturan Gubernur Aceh Nomor 60 tahun 2013, dan pedoman peradilan adat Aceh dari majelis adat Aceh yang menjadi acuan penyelesaian sengketa adat sudah tersedia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ruslaini Ruslaini; Ayu Avisha
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i3.90

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada materi perkembangbiakan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD Negeri Usi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel kelas VI yang terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan. Jenis penelitian yang digunakan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pre-test dan post-test. Pengolahan data menggunakan rumus N-Gain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre test hasil belajar siswa adalah 55,3 dan nilai rata-rata post test hasil belajar siswa adalah 78,7 sehingga terjadi peningkatan rata-rata N-Gain siswa sebesar 0,47 dan dapat dikategorikan sedang seperti kategori perolehan Skor N-Gain 0,4 < g < 0,7. Hal ini menunjukkan model NHT efektif digunakan pada materi perkembangbiakan tumbuhan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran numbered head together (NHT) dalam pembelajaran IPA materi perkembangbiakan tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VI SD Negeri Usi
EDUKASI PERPAJAKAN MELALUI PEMBELAJARAN MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Hasbi Ali; Indra Kesuma Hadi
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i3.104

Abstract

Kesadaran pajak oleh warga negara ini perlu diedukasi sedemikian rupa, terutama melalui institusi pendidikan. Hal ini dimungkinkan karena salah satu fungsi pajak adalah untuk penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai. Dalam hal ini, pasal 3 Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggungjawab”. Tulisan tentang edukasi kesadaran pajak ini selain sebagai sumbangan pemikiran teoritis dalam khasanah ilmu pengetahuan terkait dengan perpajakan secara umum, secara khusus tulisan ini bertujuan untuk: (1) Memberikan pengetahuan tentang hak dan kewajiban warganegara, (2) Memberikan pengetahuan tentang kesadaran hukum warganegara, dan (3) Memberikan pengetahuan tentang kesadaran untuk membayar pajak warganegara. Edukasi kesadaran pajak dapat dibelajarkan melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) karena tujuannya adalah menanamkan pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), sikap kewarganegaraan (civic disposition), dan keterampilan kewarganegaraan (civic skills). Kesadaran membayar pajak dari warganegara ini sangat ditentukan oleh kesadaran hukumnya, sehingga warga negara menaatinya. Kesadaran pajak ini perlu terus ditumbuhkembangkan, terutama kepada generasi muda (mahasiswa) sebagai pemegang estafet pembangunan nasional yang berkelanjutan (sustainable development). Dimana, pajak yang dipungut merupakan devisa negara yang akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan nasional.
MODEL PENENTUAN BATAS WILAYAH KELOLA MASYARAKAT HUKUM ADAT LAOT; STUDI KASUS WILAYAH LHOK KUALA CANGKOI, ULEE LHEU Teuku Muttaqin Mansur; M Adli; Sulaiman Tripa
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i2.86

Abstract

Panglima Laot Lhok Kuala Cangkoi, Ulee Lheu Kota Banda Aceh merupakan ketua persekutuan masyarakat hukum adat laot (MHAL) di wilayah tersebut. Panglima laot berwenang menentukan tata tertib penangkapan ikan, menegakkan hukum adat laot, menyelesaikan sengketa adat, dan menjaga wilayah pengelolaan serta pemanfaatan secara kearifan lokal. Namun, perkembangan masyarakat, teknologi, informasi, dan hukum, keberadaan wilayah pengelolaan dan pemanfaatan perlu dipetakan secara lebih jelas dan tertulis. Selain itu, keberadaan Hukom Adat Laot yang selama kurun waktu diikuti dengan sepenuh hati, kini juga mulai dilupakan/simpang siur karena tidak wariskan dalam bentuk tertulis. Tujuan dan target khusus pengabdian ini adalah pertama, menentukan wilayah kelola masyarakat hukom adat laot lhok Kuala Cangkoi, Ulee Lheu Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh yang selama ini belum jelas batas-batas wilayahnya, Kedua, mengindentifikasikan dan menyusun peraturan hukom adat laot Kuala Cangkoi, Ulee Lheu hukum adat laot menjadi dokumentasi tertulis. Metode pengabdian menggunakan metode partisipatif di mana responden terlibat secara aktif dalam menentukan batas wilayah kelola dan pengindentifikasian hukom adat yang masih hidup dan berkembang di Lhok Kuala Cangkoi. Adapun yang menjadi responden pengabdian adalah panglima laot lhok, keuchik, imeum mukim, tokoh adat, pawang boat, dan masyarakat. Hasil pemetaan awal dan pengindentifikasian akan diseminarkan dalam Focus Grop Diskusi (FGD). Pengabdian akan diawali dengan sosialisasi rencana kegiatan pengabdian, pertemuan-pertemuan dengan informan dan responden, yang terdiri dari: panglima laot lhok, panglima teupin, keuchik, imeum mukim, tokoh adat, pawang boat, dan masyarakat.
STUDI ANALISIS TENTANG MAKNA PENGETAHUAN DAN ILMU PENGETAHUAN SERTA JENIS DAN SUMBERNYA Muannif Ridwan; Ahmad Syukri; B Badarussyamsi
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v4i1.96

Abstract

Ilmu pengetahuan memiliki kedudukan yang tinggi dalam sejarah peradaban manusia. Kebutuhan manusia akan adanya ilmu pengetahuan sangat mendesak, setiap orang pasti merasakan dalam dirinya. Jika manusia hilang dalam dirinya rasa haus akan ilmu, maka kehancuran akan menghampirinya. Sebab rasa ingin tahu adalah fitrah bagi manusia yang diciptakan Allah sebagai mahluk yang selalu bertanya dan ingin tahu akan eksistensi sesuatu. Tulisan ini membahas mengenai dasar-dasar pengetahuan yang mencakup definisi, sumber, dan jenis-jenis pengetahuan, dan juga mengenai jenis-jenis ilmu pengetahuan yang mencakup definisi, dan ciri-cirinya, serta dibahas juga terkait persamaan dan perbedaan antara pengetahuan dan ilmu pengetahuan dan cabang-cabang dari ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan filsafat ilmu yang bersifat kepustakaan. Dari penelitian ini diharapakan pembaca dapat memahami hakikat ilmu pengetahuan, sumber, ciri-ciri, dan jenis-jenisnya serta persamaan dan perbedaan antara pengetahuan dan ilmu pengetahuan secara komprehensif, sehingga pembaca dalam kehidupan sehari-harinya dapat termotivasi untuk terus berproses dalam mencari ilmu pengetahuan dengan berbagai metode dan konsep-konsep, baik melalui proses pendidikan maupun melalui pengalaman. Kata Kunci: Dasar, Jenis, Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan.
STUDI KUAT TARIK BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT KAYU KELAS I Amir Mukhlis
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i3.98

Abstract

Kegagalan struktur pada struktur beton akibat gempa adalah karena sifat material beton yang getas, kuat terhadap tarik namun lemah terhadap tekan sehingga bangunan dengan struktur beton akan lebih lemah terhadap bangunan struktur kayu. Saat terjadi gempa bumi, sebagian besar kegagalan bangunan terjadi pada struktur beton. Masalah getas tersebut tidak terjadi dengan material kayu sehingga bangunan dengan struktur kayu menjadi lebih aman ketika gempa. Kearifan lokal menjadi hal yang mendukung dalam menghadapi masalah gempa bumi. Penggunaan potongan kayu pada beton masih perlu dilakukannya kajian lebih mendalam. Pada penelitian ini direncanakan potongan kayu yang digunakan sebagai agregat kasar adalah kelas I berukuran 2cm x 2cm x 2 cm dengan rencana persentase penggunaan 40%, 50% dan 60%. Potongan kayu dianalisis sifat fisisnya di laboratorium. Beton yang telah dicetak diuji kuat tarik belah pada umur 3, 7, dan 28 hari. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengaruh penambahan potongan kayu sebagai agregat terhadap kuat tekan beton
AKIBAT HUKUM PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PEMBATALAN PERKAWINAN Albert Lodewyk Siahaan
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i3.102

Abstract

Ketentuan dalam hukum mengharuskan perkawinan dilaksanakan dengan terlebih dahulu memenuhi syarat-syarat dan rukun-rukun perkawinan. Pembatalan perkawinan merupakan salah satu cara untuk mengakhiri suatu perkawinan. Perkawinan yang dapat dibatalkan adalah perkawinan yang tidak memenuhi syarat-syarat perkawinan yang sudah ditentukan di dalam hukum normatif yang mengatur mengenai perkawinan di Indonesia. Batalnya suatu perkawinan dimulai setelah keputusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum yang tetap dan berlaku sejak saat berlangsungnya perkawinan.Hal tersebut akan membawa akibat hukum bagi pihak yang berkepentingan dari pembatalan perkawinan. Karena apabila suatu perkawinan sudah dibatalkan maka perkawinan tersebut dianggap tidak pernah terjadi sebelumnya. Pembatalan perkawinan ini sudah diatur secara khusus di dalam Undang-Undang Perkawinan, namun di dalam penulisan karya tulis ini akan ditekankan kepada penerapan dari peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pembatalan perkawinan
DESIGNING THEORETICAL FRAMEWORK Muhammad Saleh Sjafei
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v3i2.92

Abstract

Tulisan ini berupaya untuk memberikan contoh kerangka-berpikir sociological jurisprudence yang diturunkan dari teori Rocou Pound, suatu alur berpikir praktis yang menekankan pada social enggineering by law. Pound banyak meminjam pemikiran lain, termasuk dari Von Ihering yang memahami hukum sebagai suatu bentuk kemauan umum. Setiap peraturan hukum itu menunjuk hakekat fungsinya pada tujuan pemenuhan kehendak umum itu. Misalnya, suatu hak yang berbasis hukum dalam rangka pemenuhan suatu kepentingan sosial. Penulisan ini berbasis pada metode analisis data sekunder. Sebagaimana juga Pound yang cenderung melakukan klasifikasi data sekunder hukum dengan mengikuti latar-belakang pendidikannya dalam bidang botany. Ia mencoba memahami hukum dari kerangka ilmu botani, yakni hukum dari sudut pandang struktural tumbuh-tumbuhan. Karyanya muncul pada kuartal pertama abad-20 yang ditandai oleh kecepatan perubahan sosial di Amerika dengan pertumbuhan besar berhadapan dengan banyak masalah, seperti berbagai ketegangan dan konflik. Amerika kemudian memperkuat dan meningkatkan sentralisasi dan mekanisme administrasi. Sebagaimana Hunt menunjukkan dengan laju perubahan sosial dan ekonomi sistem common law didasarkan pada dan didominasi oleh tradisionalisme hukum, dan hal itu ditimpa oleh kritisisme yang meluas. Pada saat itu tidak ada kesempatan yang baik untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang berubah. Berbagai tekanan laju gerakan buruh telah membawa-serta konsekuensi legislators agar mereka intervensi melalui legislasi sosial.
PAKSAAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI PENYEBARAN BUKU KOMUNISME DI INDONESIA Chadijah Rizki Lestari; Basri Efendi; W Wardah
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v4i1.99

Abstract

Komunisme merupakan salah satu ideologi yang dilarang di Indonesia, selain tidak sesuai dengan falsafah hidup bangsa Indonesia, pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) telah menimbulkan keresahan yang luar biasa bagi rakyat Indonesia. Melalui TAP MPRS RI Nomor XXV/MPRS/1966 komunisme kemudian menjadi ideologi terlarang di Indonesia. Namun ternyata masih ditemukan sejumlah buku yang diduga menyebarkan paham komunis di kawasan pecinan pondok, Kecamatan Padang Barat, tanggal 8 januari 2019. Berdasarkan hal tersebut kajian ini berupaya untuk melihat bagaimanakah paksaan yang dapat dilakukan pemerintah dalam mengatasi penyebaran buku komunisme di Indonesia. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa pemerintah melakukan pengawasan demi memastikan peraturan perundang-undangan terkait pemenuhan syarat dan isi buku telah dipatuhi dengan baik. Apabila ternyata ditemukan buku yang tidak memenuhi syarat isi buku dan/atau mengganggu ketertiban umum, kejaksaan berwenang menarik dan memblokir sementara baik buku cetak dan buku elektronik paling lama 60 (enam puluh) hari kerja sebagaimana diatur pada Pasal 62 Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, selain itu dapat pula dikenakan sanksi pidana apabila terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar ketentuan dalam UU Nomor 27 Tahun 1999.

Page 5 of 17 | Total Record : 170


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Geuthee : Penelitian Multidisiplin More Issue