cover
Contact Name
Cut Nuzlia
Contact Email
cutnuzlia@gmail.com
Phone
+6285260203678
Journal Mail Official
amina@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry Jalan Syeikh Abdur Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Amina
ISSN : 26850001     EISSN : 26849976     DOI : -
Amina, Ar-Raniry Chemistry Journal, is an open access and peer-reviewed journal that issues articles, both original research articles type and review articles or short communication type, in all scopes of chemistry (organic chemistry, physical chemistry, analytical chemistry, inorganic chemistry, biochemistry, teoritical and computational chemistry) as well as applied chemistry (educational chemistry, pharmacy, and chemical engineering). This journal accept manuscript written in both Bahasa Indonesia and English (British or American Style but no a mixture of both styles). Amina publishes three issues annually (April, August, and December).
Articles 135 Documents
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM (KBM) DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Inanta, Nora Silva; Bhernama, Bhayu Gita; Muslem, Muslem
AMINA Vol. 5 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i3.4153

Abstract

Tanaman kirinyuh adalah tanaman liar yang mudah ditemui dan belum dimanfaatkan secara optimal dikarenakan tanaman ini dianggap sebagai gulma. Daun kirinyuh mengandung senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh Minimum pada bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 100%, 50%, 25%, 12,5% dan 6,25% dengan metode dilusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif berupa konsentrasi terendah dari ekstrak yang mampu menghambat dan membunuh bakteri Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kirinyuh dari kawasan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, memiliki Konsentrasi Hambat Minimum terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Dalam pengujian, ekstrak dengan konsentrasi 6,25% hingga 12,5% menunjukkan kekeruhan, menandakan adanya pertumbuhan bakteri. Sebaliknya, pada konsentrasi 25% hingga 100%, tidak terlihat kekeruhan, yang menunjukkan ketiadaan pertumbuhan bakteri. Konsentrasi terendah yang tidak menunjukkan kekeruhan dan pertumbuhan bakteri, yaitu 25%, ditetapkan sebagai KHM. Selanjutnya, untuk menentukan Konsentrasi Bunuh Minimum, pengujian dilakukan pada rentang konsentrasi 6,25% hingga 25%, di mana masih terdapat pertumbuhan bakteri. Pada konsentrasi 50%, mulai tidak terlihat adanya pertumbuhan bakteri. Terakhir, pada konsentrasi 100%, terbukti tidak ada pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Kesimpulan penelitian ini bahwa nilai hambatan pada Konsentrasi Hambat Minimum adalah sebesar 25% dan Konsentrasi Bunuh Minimum pada bakteri Staphylococcus epidermidis sebesar 100%.
PENGGUNAAN PASIR DAN ARANG BAMBU AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTRASI DALAM PENGOLAHAN LIMBAH Ashari , Teuku Muhammad; Ikhwali, M. Faisi; Nadila , Cut Tia Mardha
AMINA Vol. 5 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i3.4154

Abstract

Grey water merupakan jenis dari limbah domestik yang berasal dari aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci dan lain sebagainya. Limbah grey water memiliki kandungan pencemar rendah namun memiliki jumlah konsentrasi yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penurunan kadar parameter pencemar COD, TSS, turbiditas, minyak & lemak serta pH menggunakan metode filtrasi dengan kombinasi pasir dan arang bambu aktif. Metode filtrasi yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 3 unit filtrasi yaitu unit filtrasi I tanpa arang aktif, unit filtrasi II arang aktif dengan ketebalan 20 cm dan unit filtrasi III arang aktif ketebalan 25 cm. Variasi kombinasi media berupa kerikil 18 cm, pasir kasar 15 cm, pasir halus 15 cm. Prosedur pengolahan yang dilakukan yaitu dengan cara mengalirkan sampel air limbah grey water ke dalam unit filtrasi sebanyak 1 Liter dan ditampung menggunakan beaker glass, sampel limbah hasil pengolahan diukur berdasarkan parameter yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan filtrasi dengan variasi ketebalan media pada unit III dengan komposisi kerikil 18 cm, pasir kasar 15 cm, pasir halus 15 cm dan arang bambu aktif 25 cm merupakan variasi terbaik dengan persentase punurunan COD sebesar 79,62%, TSS 78,35%, turbiditas 88,44%, minyak dan lemak 99,99% serta nilai pH 8,8 mencapai tingkat normal. Berdasarkan hasil uji tersebut, maka limbah grey water hasil pengolahan memenuhi baku mutu air limbah domestik berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 68 Tahun 2016.
TOLERANSI TEMBAGA (Cu) PADA MIKROFUNGI ASPERGILLUS SP. YANG DIISOLASI DARI SEDIMEN SUNGAI KRUENG ACEH Munandar, Aris; Lubis, Syafrina Sari; Hamdan, Abd Mujahid
AMINA Vol. 5 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i3.4155

Abstract

Tembaga (Cu) memiliki sifat toksik bagi lingkungan apabila melebihi baku mutu standar yaitu 0,02 mg/L. Bagi beberapa mikroba tembaga (Cu) merupakan logam esensial yang berguna untuk pertumbuhan mikroorganisme. Keberadaan mikroba seperti mikrofungi dapat digunakan dalam bioremediasi logam Cu dilingngkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrofungi Aspergillus dan kemampuan toleransi terhadap tembaga (Cu). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental.Hasil karakteristik morfologi menemukan isolat FS1 Aspergillus niger, isolat FS2 dan FS3 merupakan Aspergillus sp. Hasil uji toleransi terhadap Cu menunjukkan kemampuan toleransi paling tinggi yaitu pada isolat FS2 (120) 200 ppm, sedangkan kemampuan toleransi paling rendah yaitu pada isolat FS3 (24) 100 ppm.
FORMULASI PEMBUATAN SEDIAAN PELEMBAB BIBIR (LIP BALM) MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL KULIT NANAS (Ananas comosus L. Merr.) Ramadhan, Yeni Dita; Arfi, Febrina; Nasution, Reni Silvia
AMINA Vol. 5 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i3.4156

Abstract

Kulit nanas (Ananas comosus L.Merr) mengandung vitamin C, flavonoid, fenolik dan karetenoid yang merupakan pelindung bibir dari kering dan pecah-pecah akibat paparan sinar matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan lip balm dari ekstrak etanol kulit nanas (Ananas comosus L.Merr) serta untuk mengetahui hasil dari uji mutu secara fisik dan kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variasi formulasi lip balm yaitu 3,6 dan 9 g dengan pengujian lip balm meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji titik lebur, uji iritasi, uji daya oles, uji cemaran mikroba, uji vitamin C dan uji antioksidan. Hasil uji mutu fisik yang didapatkan adalah sediaan lip balm memiliki warna kuning, homogen, pH 4,53 – 6,68, titik lebur 54 – 61°C, tidak menimbulkan iritasi dan cemaran mikroba memiliki hasil terbaik pada F2 yaitu <10. Hasil kadar vitamin C yang didapat secara berturut pada formulasi F0 sampai F3 adalah 0,029 mg/100mL, 2,63 mg/100mL, 3,89 mg/100mL, dan 3,73 mg/100mL. Kemudian hasil DPPH yang di uji pada F2 adalah 96,34 ppm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit dapat dapat diformulasikan sebagai lip balm dan efektif melembabkan bibir pada formulasi F2 dengan massa 6 gram.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA FILTRASI MULTI LAYER UNTUK LIMBAH CAIR DI SPBU KUTA ALAM BANDA ACEH Aida, Nur; Aulia, Fahril; Teuku Muhammad Ashari; Juliansyah Harahap
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4332

Abstract

Limbah cair merupakan salah satu masalah lingkungan yang serius di beberapa industri. Pemrosesan limbah cair yang efektif dan efisien sangat penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media filtrasi multi layer dalam pemrosesan limbah cair. Media filtrasi multi layer terdiri dari beberapa lapisan dengan sifat dan ukuran pori yang berbeda. Setiap lapisan memiliki peran tertentu dalam menghilangkan partikel dan kontaminan dari limbah cair. Dalam analisis ini, kami mengumpulkan data tentang performa media filtrasi multi layer dalam menghilangkan zat pencemar tertentu, seperti pH, Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS), dan kekeruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengambilan sampel limbah cair dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kuta alam, pembuatan media filtrasi multi layer dengan kombinasi lapisan yang tepat dan pengujian performa media filtrasi menggunakan teknik analisis laboratorium yang sesuai. Hasil peneliian ini memberikan bahwa penggunaan media filtrasi multi layer dapat menjadi solusi yang efektif dalam pemrosesan limbah cair dan mampu menghilangkan berbagai zat pencemar. Hasil penelitian ini mampu menurunkan pH sebesar 16,66%, COD sebesar 95,43%, TSS 21,64%, dan kekeruhan 99,31%.
PENURUNAN KADAR PENCEMAR PADA AIR LIMBAH PENATU MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI Harahap, Juliansyah; Farhany O., Asti; Rahman, Arief; Aida, Nur
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4336

Abstract

Air limbah penatu mengandung bahan organik tingkat tinggi, jika dibuang secara langsung ke lingkungan dapat menyebabkan kerusakan ekosistem perairan. Elektrokoagulasi merupakan suatu proses pengolahan air limbah yang melibatkan penggunaan arus listrik untuk menghilangkan kontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda Aluminium (Al) berdimensi 10 cm x 20 cm dan jarak antar elektroda 5 cm dengan beberapa variasi perlakuan pada level tegangan dan lama waktu kontak. Analisis dilakukan terhadap penurunan nilai parameter pencemar Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS) dan penyesuaian nilai pH pada air limbah laundry. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel terikat (COD, TSS, dan pH), dan variabel bebas yaitu variasi tegangan 3V, 4V, 5V, serta variasi waktu kontak 60 menit, 90 menit, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode elektrokoagulasi dapat menurunkan kadar polutan. Persentase nilai TSS tertinggi pada variasi tegangan 5V dengan waktu kontak 120 menit sebesar 90,38%, persentase nilai COD tertinggi pada variasi tegangan 5V dengan waktu kontak 120 menit sebesar 93,72% dan peningkatan nilai pH tertinggi terjadi pada variasi tegangan 5V dengan waktu kontak 120 menit meningkat dari 7,5 menjadi 8,7. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan air limbah laundry dimasa depan.
ANALISIS KADAR SULFUR PADA LIQUIFIED PETROLEUM GAS (LPG) MENGGUNAKAN INSTRUMENT TOTAL SULFUR ANALYZER Fitri, Nur Fitri Amalia; Arfi, Febrina; Mafriadi
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4344

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui kadar kandungan sulfur dalam Liquified Petroleum Gas (LPG). Pengujian dilakukan secara analisis kuantitatif dengan menggunakan Prosedur kerja Analisis kandungan sulfur total menggunakan alat Analyzer Elements With Accura menurut ASTM D6667-21. Hasil pengujian yaitu nilai kandungan sulfur dalam LPG dapat dideteksi menggunakan instrument Total Sulfur Analyzer dari hasil pengujian yang di lakukan di dapat hasil dengan rata-rata konsentrasi total sulfur yaitu 0,637 grains/100 cuft, hasil tersebut tidak melebihi nilai standar yang telah di tetapkan yaitu 15 grains/100 cuft.
PEMANFAATAN OLI BEKAS (OIL WASTE ) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA INDUSTRI Nisah, Khairun; Hilman, M. Zihni
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4347

Abstract

Fokus penelitian ini adalah penggunaan limbah oli bekas sebagai sumber bahan bakar alternatif untuk industri. Studi ini melihat sifat fisik, viskositas, dan nilai kalor campuran oli bekas dan solar saat digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa viskositas campuran oli bekas dan solar menurun dari 8,49 mm2/s menjadi 0,1 mm2/s, sementara nilai kalor meningkat dari 6157, 32 cal/g menjadi 6329,51 cal/g. Jika nilai viscositas turun, proses pembakaran menjadi lebih mudah dan semakin banyak bahan bakar yang terbakar sempurna, sehingga temperatur yang dihasilkan akan meningkat. Namun, peningkatan nilai kalor akan membuat pemompaan, penyalaan dalam burner, dan pengendalian proses industri lebih mudah. Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja mesin di industri.
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR LEMAK PADA DAGING BUAH DURIAN (Durio zibhetinus Murr) Sirait, Alviona Dwintarika; Nasution, Reni Silvia
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4349

Abstract

Durian adalah buah tropis yang kaya akan nutrisi dan memiliki nilai komersial tinggi. Daging durian dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu produk pangan seperti bolu durian, dodol durian, sambal durian, keripik durian, es krim durian dan masih banyak lainnya. Pada bahan baku daging durian perlu pengujian kadar air dan kadar lemak merupakan hal yang penting untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi produk olahan durian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa persentase kadar air dan kadar lemak pada daging buah durian. Kandungan air dan lemak dalam durian memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan nilai gizi buah ini. Metode kadar air dianalisis menggunakan metode pengeringan gravimetri, sementara kadar lemak dianalisis dengan metode hidrolisis Weibull. Hasil analisis menunjukkan kadar air pada daging durian itu didapatkan A=67,87%, B= 67,39% dengan rata-rata 67,63% dan kadar lemak A= 3,34%, B= 3,30% dengan rata-rata 3,32%.
PEMANFAATAN KARBON AKTIF CANGKANG BIJI PALA (Myristica fragrans H.) DAN PASIR KUARSA TERHADAP PENURUNAN KADAR LOGAM TEMBAGA (Cu) Bhernama, Bhayu Gita; Arfi, Febrina; Mardiana, Diana
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4359

Abstract

Penelitian ini menggunaan karbon aktif dari cangkang biji pala yang diaktivasi HCl, dikombinasikan dengan pasir kuarsa, untuk efisiensi penurunan kadar logam tembaga dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kombinasi karbon aktif dan pasir kuarsa berdasarkan variasi massa yang digunakan sebagai adsorben dalam penurunan kadar logam tembaga (Cu). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Karbon aktif diperoleh dari proses karbonisasi pada suhu 250℃ yang diaktivasi dengan asam klorida (HCl) 1 M dan pasir kuarsa diaktivasi dengan natrium hidroksida (NaOH) 0,5 M. Massa adsorben yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,5 g, 1 g dan 1,5 g, dengan waktu pengadukan 30 menit dan kecepatan pengadukannya 200 rpm. Hasil menunjukkan bahwa karbon aktif dari cangkang biji pala efektif menyerap logam Cu, dengan tingkat penyerapan optimal pada massa 1,5 g (45,28%). Adsorben pasir menunjukkan daya serap tertinggi pada massa 0,5 g (57,63%), sementara kombinasi kedua adsorben pada massa 1: 1,5 g mencapai 32,52%, menunjukkan kinerja optimum. Jadi, karbon aktif dari cangkang biji pala dapat digunakan karena efektif untuk menurunkan kadar logam Cu dalam larutan.

Page 11 of 14 | Total Record : 135