cover
Contact Name
Irham Iskandar
Contact Email
jurnallitbangbappeda@gmail.com
Phone
+6281377199442
Journal Mail Official
jurnallitbangbappeda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. H. Mohd. Daud Beureueh No.26 Banda Aceh kode pos 23121
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Ekonomi Dan Pembangunan
ISSN : 08529124     EISSN : 27147754     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Economics and Development (JEP) discusses empirical research or conceptual articles in the field of economics which include development planning, regional economics, public economics, industrial economics, safety economics, international economics, Islamic economics, finance and banking.
Articles 66 Documents
PENGARUH LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH Yuli Rahmawati; Khairil Anwar
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v12i2.765

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2020, dan model regresi yang digunakan adalah model regresi linier berganda dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS). Ada beberapa uji yang digunakan, seperti uji normalitas dan uji asumsi klasik. Uji asumsi klasik meliputi uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Alat regresi dalam penelitian ini menggunakan software eviews10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh.
MENINGKATKAN PELUANG PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MENUJU DIGITALISASI MELALUI PENGUATAN UMKM Srinita Srinita
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i1.760

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis pengaruh kontribusi usaha mikro, kecil dan menengah terhadap pertumbuhan ekonomi dan strategi kebijakan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan penggiat ekonomi UMKM pada sentra-sentra UMKM di Provinsi Aceh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dalam purposive sampling, pengambilan sampel dilakukan hanya atas dasar pertimbangan penelitinya saja yang menganggap unsur-unsur yang dikehendaki telah ada dalam anggota sampel yang diambil. Sampel penelitian ini adalah 100 penggiat ekonomi UMKM pada sentra-sentra UMKM yaitu Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan kabupaten/kota yang tersebar di 5 kabupaten yaitu Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Barat Daya.Hasil penelitian menunjukkan indeks pendidikan sebagai variabel moderating memiliki pengaruh terhadap hubungan antara teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa indeks pendidikan memberikan pemanfaatan teknologi bagi pertumbuhan ekonomi, kemudian strategi kebijakan yang ditempuh adalah meningkatkan strategi pemasaran melalui sosial media dengan mengikuti kemajuan teknologi, meningkatkan kualitas produk dengan melihat daya beli serta permintaan konsumen, lokasi yang sangat strategis untuk memudahkan masyarakat mengaksesnya, memberikan pelayanan kepada konsumen yang maksimal dan meningkatkan variasi produk yang ada dengan melihat selera atau permintaan konsumen di pasaran.
ANALISIS FISCAL POLICY TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH Murtala Murtala
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v12i2.732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan fiskal dalam bentuk pajak dan belanja pegawai terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Jenis data yang digunakan  adalah data sekunder dengan menggunakan variabel pajak, belanja pegawai dan pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan fiskal dalam bentuk pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh.  Kebijakan fiskal dalam bentukbelanja pegawai  berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh artinya semakin tinggi angka belanja pegawai maka akan menurunkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh.Kebikalan fiskal baik pajak dan belanja pegawai berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi Aceh sebesar 81,8 persen dan sisanya sebesar 18,2 persen dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar model penelitian ini.Diharapkan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar dapat membantu dan mendorong kegiatan pertumbuhan ekonomi di provinsi Aceh, dengan tidak sembarangan menaikkan pajak dan belanja pegawai.
PENGARUH IPM, INFLASI, PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN Muhammad Abrar; Irham Iskandar; Sufirmansyah Sufirmansyah
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i1.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IPM, inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan, Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (KEMENKEU) dengan model analisisnya yaitu data panel (pooled data). Pooled data merupakan kombinasi dari data time series dan cross section. Data Variable yang digunakan adalah pada 23 kabupaten/kota di Aceh periode 2010 – 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memberikan pengaruh dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi tidak.memberikan pengaruh dan signifikan terhadap kemiskinan
KLUSTER KOMODITI UNGGULAN PERKEBUNAN KABUPATEN SIMEULUE PROVINSI ACEH Sri Handayani; Aswin Nasution
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.767

Abstract

Perkebunan diyakini memiliki potensi yang kuat dalam mendorong pembangunan perekonomian wilayah dengan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan.  Agar tujuan pembangunan  perkebunan dapat tercapai maka perlu dilakukan pengembangan komoditi unggulan perkebunan daerah dengan memperhatikan potensi daerah melalui pengklusteran komoditi dan wilayah pengembangan.  Penelitian ini dilakukan untuk melihat potret komoditi unggulan perkebunan di Kabupaten Simeulue dengan menggunakan analisis Location Quetion (LQ) dan Shift Share Analysis (SSA). Hasil penelitian menunjukkan secara berurutan komoditi unggulan perkebunan di Kabupaten Simeulue adalah pala, kakao, karet, pinang, kelapa, sagu dan cengkeh.  Namun berdasarkan nilai penjualan komoditi unggulan dalam mendukung perekonomian secara berurutan adalah cengkeh, kelapa, kelapa sawit, pala, kakao, karet, pinang dan sagu.  Komoditi prioritas pengembangan utama di Kabupaten Simeulue adalah karet, pala, kelapa sawit, kakao dan cengkeh. Prioritas pengembangan kedua adalah kelapa, kakao, cengkeh, pinang, pala, karet dan sagu. Prioritas pengembangan ketiga adalah pinang, sagu dan kelapa. Komoditi perkebunan unggulan berdasarkan keunggulan dan nilai penjualan komoditi terbagi dalam empat kelompok yaitu kelompok (I) keunggulan rendah - harga jual bagus adalah cengkeh; kelompok (II) keunggulan rendah – harga jual tidak bagus adalah kelapa, sagu dan kelapa sawit; kelompok (III) keunggulan tinggi – harga jual tidak bagus adalah pala, kakao, karet dan pinang. Tidak ada komoditi unggulan yang masuk pada kelompok (IV) yaitu keunggulan tinggi dan harga jual bagus.
KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DAN DAN KEMISKINAN DI PROVINSI Murtala Murtala
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.768

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS, 2021) mencatat jumlah penduduk miskin di Aceh pada Maret 2021 sebanyak 834,24 ribu orang, meningkat 0,04 persen dibandingkan September 2020 sebanyak 833,91 ribu orang. Namun, angka kemiskinan di Aceh mengalami penurunan dari 10,43 persen pada September 2020 menjadi 10,33 persen pada Maret 2021. Secara rinci, tingkat kemiskinan di pedesaan Aceh menurun dari 17,96 persen pada September 2020 menjadi 17,78 persen pada Maret 2021. Sementara itu, kemiskinan perkotaan di Aceh akan meningkat dari 10,31 persen pada September 2020 menjadi 10,46 persen pada Maret 2021.Penelitian ini dilakukan di Provinsi Aceh pada 23 kabupaten/kota. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder adalah data yang bersumber dari publikasi di berbagai instansi pemerintah, antara lain Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh dan instansi terkait lainnya yang terkait dengan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah model deskriptif kualitatif dan juga menggunakan model Koefisien William Son.Dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, pendapatan per kapita yang paling merata dengan koefisien Williamson di bawah 0,05 adalah Aceh Singkil, Aceh Selatan, Sabang, Langsa, Subulussalam, Aceh Tamiang, Nagan Raya, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar, Bireuen dan Aceh Barat Daya. Ternyata ketimpangan pendapatan yang terjadi akan meningkatkan tingkat kemiskinan yang terjadi di Provinsi Aceh.Diharapkan pemerintah daerah dapat mengidentifikasi semua potensi sumber daya yang terdapat di daerahnya masing-masing dan kemudian menggalinya untuk meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto, sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan per kapita sendiri dan akan mengurangi jumlah penduduk miskin
PERBANDINGAN KINERJA INDIKATOR MAKRO KOTA SUBULUSSALAM DENGAN KABUPATEN TETANGGA Muhammad Iqbal; Abdul Rajab; Dina Auliana; Najwan Yusnianda; Marzuki Marzuki
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.771

Abstract

Salah satu pengukuran kinerja pemerintah dengan menggunakan indikator makro pembangunan yang terdiri atas Laju Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Indeks Gini, Angka Kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kota Subulussalam sebagai salah satu pemerintah daerah Tingkat II berkewajiban melakukan pembangunan di daerah demi meningkatkan kesejahteraan di daerah tersebut. Untuk itu, perlu dilakukan perbandingan sejauh mana tingkat pembangunan yang telah dilaksanakan dengan membandingkan Kota Subulussalam dengan kabupaten tetangganya. Metode Mann-Whitney U digunakan untuk melakukan perbandingan tersebut berdasarkan indikator makro pembangunan. Hasil pengujian diperoleh tidak ada perbedaan rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Subulussalam dengan kabupaten tetangga. Namun terdapat perbedaan rata-rata Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Subulussalam dengan Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, Indeks GINI Kota Subulussalam dengan Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Angka Kemiskinan dengan seluruh kabupaten tetangga
Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Pada Dua Tipe Penanganan Pasca Panen Di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya Bagio Bagio; Misna Maulana; Zulkarnain Zulkarnain; Hikmah Hikmah; Safrika Safrika
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.772

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering (2) untuk mengetahui perbedaan pendapatan pasca panen antara petani jagung yang menjual benih basah dan petani jagung yang menjual benih kering. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin berjumlah 36 orang petani jagung yang menjual jagung biji basah dan 36 orang petani jagung yang menjual biji kering. Hasil penelitian, penerimaan pasca panen  pada petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 572.004.576 per MT lebih tinggi dibandingkan petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp 467.914.240 per MT. Terdapat perbedaan signifikan rata-rata penerimaan pasca panen antara petani jagung yang menjual biji basah sebesar Rp. 12.997.617,78 per MT dengan rata-rata  penerimaan pasca panen yang diperoleh petani jagung yang menjual biji kering sebesar Rp. 15.889.016,00 per MT, sebagaimana hasil uji t independent sampel t-tes yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,011 < 0,05.
HUBUNGAN OBJEK PARIWISATA DANAU LAOT TADU TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI GAMPONG ALUE GAJAH KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Muhammad Abrar; Felayati Fatari
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh wisata Danau Laot Tadu terhadap pendapatan pedagang di Gampong Alue Gajah Kecamatan Tadu Raya. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 25 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis koefisien korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan objek wisata Danau Laot Tadu berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dan terdapat hubungan yang kuat antara variabel pendapatan, dengan variabel Danau Laot Tadu.
ASPEK PERTUMBUHAN INDUSTRI TEKSTIL INDONESIA DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PERTUMBUHAN EKONOMI: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN INDUSTRI TEKSTIL Cut Faradilla; Rahmaddiansyah Rahmaddiansyah; Lukman Hakim
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL EKONOMI DAN PEMBANGUNAN
Publisher : Bappeda Provinsi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jep.v13i2.773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi  ketahanan industri tekstil Indonesia dengan nalisa laju pertumbuhan industri tekstil dan faktor faktor yang mempengaruhinya.Pengembangan model keberlanjutan industri dan model regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis laju pertumbuhan faktor faktor yang mempengaruhi  industri tekstil dalam upaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tekstil mampu bertahan pada periode 2015-2021 dengan tren pertumbuhan yang menaik meskipun industri tekstil terimbas dengan adanya Covid-19 yang mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia dan negara lainnya di dunia yang mengalami dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi atau dengan tren yang menurun baik secara makro maupun mikro. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel PDB, penyerapan tenaga kerja dan impor bahan baku industy secara parsial dan simultan mempengaruhi laju pertumbuhan industri tekstil dengan arah positif dan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa industritekstil dapat menjadi salah satu sektor ekonomi yang dapat dikembangkan di masa yang akan datang dalam upaya mewujudkan pertumbuhan eknomi Indonesia.