cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2021)" : 69 Documents clear
DETEKSI DINI DAN PENGELOLAAN SUMBER MAKANAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENGURANGI RESIKO TERJADINYA STUNTING DI DESA SLARANG Titin Kartiyani; Tri Fitri Yana Utami; Tri Budiarti Budiarti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.943 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.583

Abstract

Kasus stunting di kabupaten Cilacap menurut Dinas kesehatan Tahun 2019 sekitar 6.647 balita. Jumlah kasus ini mencapai sekitar 5,19% dari jumlah balita di Cilacap yang mencapai 128.013 balita. Sebaran kasusnya hamper disemua wilayah kecamatan. Angka gizi buruk di Indonesia terhitung tinggi dengan hasil pemantauan status gizi yang dilakukan kementerian kesehatan pada tahun 2016, status gizi buruk sebesar 3,4% dan gizi kurangsebesar 14,4%.Berdasarkan hal tersebut penulis bertujuan untuk melakukan pengabdian tentang deteksi dini tumbuh kembang dan sadar gizi untuk mengurangi resiko terjadinya stunting dan Gangguan tumbuh kembang di Desa Slarang. Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi : 1). Survey lokasi dan Pengurusan perijinan serta koordinasi dengan pihak kader ,2) melakukan pemeriksaan deteksi dini dengan pengukuran antropometri ,3) pemberian materi tentang stunting, 4) pengenalan makanan dan pengolahan gizi makanan seimbang . setelah dilakukan pengukuran antopomtri di wilayah rt 02/15 tidak didapatkan hasil adanya anak yang terindikasi stunting. Pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner yang harus dijawab oleh peserta. Setelah penyuluhan dilakukan pengukuran akhir. Pengukuran akhir menggunakan pengisian kuesioner dengan daftar pertanyaan yang sama seperti pengukuran awal. Dengan hasil adanya peningkatan yang baik pada pengetahuan pada peserta. Setelah penyuluhan dilakukan pengukuran akhir. Dari hasil kuisioner didapatkan peningkatan hasil kearah nilai baik yaitu 91,07%.hasil pengukuran antopometri tidak didapatkan anak yang mengalami stunting didesa slarang 92,86%
EDUKASI DAN PEMBUATAN MASKER FILTER KARBON AKTIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI KEC. KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Aripin; Sutisna Sutisna; Linda Faridah; Anto Purwanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.041 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.597

Abstract

Kec. Kawalu, Kota Tasikmalaya adalah daerah dengan paparan Covid-19 cukup tinggi sebanyak 15 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia. Kec. Kawalu mempunyai pergerakan sosial masyarakat cukup tinggi dibandingkan kecamatan yang lain karena pusat home industri bordir dengan 1080 unit usaha. Masalah yang terjadi di Kec. Kawalu adalah sebagai berikut: frekuensi aktivitas pelaku usaha home industri bordir untuk melakukan perjalanan ke zona merah (Tanah Abang, Jakarta) masih sangat tinggi dan kesadaran masyarakat terutama karyawan home industri bordir untuk pencegahan covid-19 masih sangat rendah. Untuk menghadapi kejadian ini dibutuhkan upaya yang sigap baik dari pemerintah maupun masyarakat agar penularan virus ini tidak menyebar luas ke masyarakat. Salah satu langkah untuk memutus rantai penularan covid-19 adalah himbauan wajib untuk menggunakan masker terutama saat keluar beraktivitas, tetapi ketersediaan masker sangat langka di musim pandemi ini. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan karyawan home industri bordir di Kec. Kawalu dalam pembuatan filter karbon aktif dan kemudian memberikan masker tersebut kepada para karyawan home industri bordir. Jumlah peserta adalah 30 orang anggota Karang Taruna Gunung Gede dan Tanjung. Pelaksanaan pelatihan adalah tanggal 25 dan 31 Oktober 2020. Metode pelatihan adalah memberikan edukasi kesadaran para pelaku usaha dan karyawan home industri bordir untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan langsung pembuatan filter karbon aktif dan memberikan bantuan masker kepada peserta sebagai karyawan industri bordir. Hasil angket menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk kesesuaian tema kegiatan dengan situasi dan kondisi dari Covid-19. Hasil juga menunjukkan bahwa di atas 80% peserta terampil dalam semua aspek kegiatan pembuatan masker filter karbon aktif, yang mengindikasikan bahwa peserta dapat membuat masker filter karbon aktif secara mandiri tanpa bantuan pendampingan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMK BANGUN PERSADA TENTANG PERNIKAHAN DINI Fransiska Novita Eleanora; Edy Supriyanto; Sarton Sinambela; Rona Apriana Fajarwati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.959 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.603

Abstract

Early marriage or marriage at a young age is very prevalent among adolescents, where the occurrence of marriage is due to various factors of low access to education for children, quality of health services from reproduction, especially for girls who are lacking, there is no opportunity in the economic field , the existence of free association and also because of poverty, besides that marriage at this young age has a negative impact which can cause divorce, domestic violence, severe depression, the emergence of child labor, economic hardship and hampered education. Early marriage is a violation of children's rights, especially the right to live and grow and develop. This service activity provides an understanding of the impact of early marriage. Meanwhile, the aim is that students and students can understand the efforts to prevent early marriage in the aspects of marriage and child protection Keywords: early marriage; enhancement; prevention; adolescents;
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN CONTEMPT OF COURT DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PALEMBANG Neisa Angrum Adisti; Nashriana Nashriana; Iza Rumesten
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.224 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.606

Abstract

Kasus penghinaan terhadap marwah pengadilan di Indonesia sudah sangat sering terjadi baik dilakukan oleh oknum penegak hukum sendiri maupun tindakan tindakan anarkis yang dilakukan oleh Pencari keadilan. Dalam rangka upaya pencegahan terhadap Penghinaan terhadap Pengadilanempt of Court), pengusul mengajukan usulan Pengabdian Kepada Masyarakat di wilayah Palembang dengan mentargetkan Anak binaan pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang sebagai sasaran penyuluhan hukum. Adapun penyuluhan hukum dan kampanye bertema : “Penyuluhan tentang pencegahan Contempt of Court di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang“.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada Andikpas LPKA Palembang tentang pencegahan Contempt Of Court agar terciptaya peradilan yang aman dan terjaga marwahnya . Pada penelitian tersebut didapat data bahwa pengetahuan dan kesadaran masyarakat pada umumnya dan Warga binaan pada khususnya tentang Contempt of Court masih kurang sehingga dirancang suatu pengabdian masyarakat yaitu berupa penyuluhan pencegahan Contempt of Court yang dilakukan di Lembaga pemasyarakatanBerdasarkan fakta di lapangan bahwa sosialisasi dan penyuluhan hukum yang di laksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palembang pada hari Selasa, 3 November 2020 dengan tema “Penyuluhan tentang pencegahan Contempt of Court di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang”, dapat dipahami bahwa Andikpas LPKA Palembang sangat membutuhkan tentang informasi akibat hukum jika melakukan Penghinaan terhadap pengadilan (Contempt of Court) . Penyuluhan dilaksanakan dengan 3 cara yaitu : Penyuluhan langsung kepada Andikpas LPKA, Penyuluhan virtual melaui video Pembelajaran dan Penyuluhan dengan membagikan alat kampanye pencegahan Contempt of Court seperti buku ajar, Sticker dan standing banner.
SOSIALISASI PRINSIP AKUNTABILITAS PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA MENURUT UU NOMOR 6 TAHUN 2014 DI DESA SERIKEMBANG KECAMATAN PAYARAMAN KABUPATEN OGAN ILIR Suci Flambonita; Vera Novianti; Lusi Apriyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.847 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.607

Abstract

Desa merupakan suatu wilayah yang didiami oleh sejumlah penduduk yang saling mengenal satu sama lain atas dasar hubungan kekerabatan dan/ atau kepentingan politik, sosial, ekonomi, dan keamanan. Dimana pertumbuhannya menjadi suatu kesatuan masyarakat hukum berdasarkan adat sehingga tercipta ikatan lahir dan batin antara masing-masing warganya yang pada umumnya warga tersebut hidup dari hasil pertanian, mempunyai hak mengatur rumah tangganya sendiri, dan secara administratif berada di bawah pemerintahan kabupaten/kota. Dengan adanya perubahan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 Jo Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Pengelolaaan keuangan desa yang dilaksanakan oleh Kepala Desa yang termaktub juga dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. dikatakan bahwa minimal pendidikan kepala desa adalah smp sederajat, yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana pengaplikasiannya jika pendidikan hanya smp dan sederajat mengelola keuangan Negara dengan program pemerintah 1 desa 1 Milyar. Bentuk transparansi laporan pertanggungjawaban kepala desa dalam pengelolaan keuangan yang harus dilaporkan kepada Bupati secara langsung.
GERAKAN MASYARAKAT SADAR MASKER DI ERA NEW NORMAL MELALUI SOSIALISASI PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA MAMBALAN Zaenal Arifin; Melati Inayati Albayani; Baiq Ruli Fatmawati; Marthilda Suprayitna; Kurniati Prihatin; Zuliardi Musleh; Dewi Nur Sukma Purqoti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.087 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.608

Abstract

Coronovirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang perkembangannya sangat cepat dan mewabah di beberapa negara sehingga ditetapkan sebagai kejadian pandemik global oleh World Health Organization (WHO). Pandemi Covid-19 memasuki babak baru kondisi new normal, setelah semenjak sejak 3 bulan terakhir ini marak terdengar di Indonesia. Meskipun sudah memasuki kondisi new normal, wabah ini tetap harus diwaspadai. Tatanan kehidupan baru atau kenormalan baru yang harus dijalani akan berakibat makin buruk, jika kita tidak taat pada protokol kesehatan yang diisyaratkan pemerintah. Pemakaian masker merupakan salah satu upaya yang direkomendasikan pemerintah untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan gerakan masyarakat sadar masker di era new normal sebagai bentuk pecegahan penyebaran Covid-19. Pembagian masker dilakukan dengan cara door to door dan di tempat layanan publik disertai demonstrasi penggunaan masker yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan pemerintah setempat, dan juga penempatan banner tata cara pencegahan COVID-19 di sudut ruang layanan publik dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2020 dengan jumlah masker yang dibagi 50 masker. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, menunjukkan bahwa masyarakat sadar dan patuh menggunakan masker terutama di layanan publik dan rumah ibadah serta menjaga jarak pada saat sholat berjamaah dilakukan.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGELOLAAN ASET DESA PADA KECAMATAN BIKOMI SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Muhammad Nur; Marisa S.B Seran; Fransiskus Atok
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.61 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.614

Abstract

Aset desa merupakan kekayaan desa yang semestinya dikelola untuk digunakan dan dimanfaatkan secara maksimal. Aset desa yang tidak dikelola dengan baik akan merugikan pemerintah desa dimana aset desa dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Peran perangkat desa dalam memahami pengelolaan aset desa sangatlah diperlukan. Adapun Pengelolaan Aset Desa telah tertuang dalam Permendagri No. 1 Tahun 2016 sebagai pedoman dalam pengelolaan aset desa oleh Pemerintah Desa dalam memahami pengelolaan aset desa. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan sosialisasi peraturan Permendagri No. 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa sampai pada pendampingan adanya buku kodefikasi aset desa Kecamatan Bikomi Selatan. Hasil dari kegiatan ini yakni: 1). Adanya pemahaman oleh Pemerintah Desa Kecamatan Bikomi Selatan terkait Pengelolaan Aset Desa. 2). Percepatan pengelolaan pemanfaatan aset desa untuk masyarakat desa. 3). Adanya buku Kodefikasi Aset Desa Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara.
STRATEGI TERCAPAINYA KETAHANAN PANGAN MELALUI PENGEMBANGAN “KOPI ASYIK” GALUNGGUNG SERTA KEGIATAN EDUKASI PEMAHAMAN COVID-19 BERBENTUK BOOKLET Dedi Nurjamil; Gumilar Mulya; Asep Saepulloh; Resty Agustryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.094 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.621

Abstract

Covid19 ditetapkan sebagai pandemi karena menjangkit hampir sebagian besar negara di seluruh dunia. Indonesia menjadi negara yang kasus Covid19 tinggi di kawasan Asia Tenggara. Perlu adanya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19. Pendidik baik guru dan dosen menjadi ujung tombak untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian yang digagas ini yaitu melalui edukasi booklet diharapkan masyarakat dapat memahami dengan baik mengenai Covid19 ini sehingga tingkat penyebarannya menjadi rendah bahkan tidak ada. Booklet yang dirancang akan disusun dengan mudah dan sistematis sehingga pembaca dapat memahami dengan baik isi informasi dam booklet tersebut. Selain itu melalui kegiatan ini ketahanan pangan melalui kegiatan pengembangan usaha terus berjalan sehingga masyarakat masih bisa melakukan usaha penjualan kopi dengan kemasan yang lebih menarik. Hasil dari pengabdian ini menunjukan kegiatan yang dilaksanakan sampai dengan selesai sudah dilaksanakan dengan baik, dan pPeserta pelatihan antusias serta memahami dalam pengolahan kopi, kemudian pemahaman Covid-19 meningkat setelah diberikan booklet yang dilaksanakan oleh tim pengabdian
AKTIVITAS EDUKASI PENANAMAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN SERTA DEWAN KEMAKMURAN MESJID AL-MUNIR SELAMA PANDEMI COVID 19 Cucu Hidayat; Aang Rohyana; Ucu Muhammad Afif; Agus Arief Rahmat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.695 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.623

Abstract

PHBS merupakan kependekan dari Pola Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Pola hidup bersih dan sehat bertujuan menjadikan sebanyak mungkin anggota masyarakat sebagai agen perubahan agar mampu meningkatkan kualitas perilaku sehari hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat. Manfaat PHBS yang paling utama adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan dalam hal ini adalah masyarakat pesantren di yayasan Pondok Peseantren Al-Munir dan Ikatan Muda-mudi Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) di lingkungan sosial Gunungtnajung. Secara ideal untuk menunjang derajat kesehatan tersebut diperlukannya program dari setiap yayasan pondok pesantren untuk melakukan kegiatan rutin dalam memelihara budaya hidup sehat diantaranya dalam meningkatkan kualitas derajat kesehatannya terutama pada masa pandemi covid 19, namun demikian permasalahan yang terjadi pada lingkungan yayasan khususnya di lingkungan yayasan pondok pesantren Al-Munir para penghuni yayasan kurang akan kesadaran diri dalam menanamkan prilaku hidup bersih dan sehat terutama kaitannya dengan pola gerak atau kurangnya kegiatan berolahraga, hal tersebut di ungkapkan karena tidak terdapat program khusus yayasan dalam kegiatan berolahraga, mereka hanya cukup mendapatkan kegiatan berolahraga dalam KBM saja. Dalam kegiatan ini Tim PPM memberikan edukasi prilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pemahaman kegiatan berolahraga dimasa pandemi covid 19.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PEKERJA TEMPE BENGUK TENTANG POSISI ERGONOMIS TULANG BELAKANG DALAM MENURUNKAN RESIKO CIDERA Venny Diana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.874 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i1.624

Abstract

Cidera tulang belakang bisa terjadi secara langsung ataupun tidak langsung. Adanya penekanan pada area ligament herniasi diskus invertebralis akan menyebabkan trauma pada panggul. Cidera tulang belakang ini ditandai adanya nyeri punggung, yang kebanyakaan nyeri ini diakibatkan oleh akttivitas yang berat. Pekerja pabrik tempe benguk ini sudah bekerja selama 25 tahun dengan lama pekerjaan setiap hari lebih dari 10 jam. Setiap harinya pekerja harus mengangkat panci berisi air dan bahan seberat ± 10 Kg dan duduk dilantai tanpa alas ± 3 jam. Para pekerja belum mengetahui mengenai posisi ergonomis dan cidera tulang belakang. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Kelompok Kerja Tempe Benguk tentang Posisi Ergonomis sehingga menurunkan risiko cidera tulang belakang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa penyuluhan dengan video, demonstrasi posisi ergonomis dan aplikasi posisi ergonomis pada pekerja. Pekerja pabrik tempe benguk terdiri dari 5 orang perempuan dan 2 orang laki – laki dengan distribusi usia lansia awal (46 – 55 tahun). Seluruh pekerja mengeluhkan nyeri pada bagian punggung dan merasa pegal – pegal di malam hari. Setelah seminggu mengaplikasikan posisi ergonomis, menggunakan bantal duduk dan korset lumbal para pekerja mengatakan nyeri punggung berkurang (5 orang karyawan).Berdasarkan evaluasi yang dilakukan belum semua pekerja melakukan apa yang diajarkan.