BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
248 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2023)"
:
248 Documents
clear
Pemberdayaan Keterampilan Guru Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Karakter Siswa di Sekolah Dasar
Alberth Manurung;
Abdul Halim;
Ainur Rosyid
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3858
Problem Based Learning (PBL) is a problem-based learning model that uses intelligence so that it is able to deal with anything new and complex. Problem Based Learning is a model that aims to instill and develop the learning process in teachers. The purpose of this community service activity is to empower teacher skills through Problem Based Learning is to increase knowledge which changes every time. The subject of this community service is all teachers at SDN Kenari 07 Pagi. Based on the results of observations at Kenari 07 Pagi Elementary School, the teacher's learning process still uses conventional or teacher-centered teaching as a provider of information, with the empowerment of teacher skills it is hoped that it will improve the good character of students from each concept of working on problems in the form of application questions. Based on this, recommendations for solutions to problems need to be carried out through mentoring activities and empowering teacher skills through Problem Based Learning in Improving Student Character Education. Mastery of Teacher skills through Problem Based Learning both when learning is done at school or studying at home (online). The methods used are socialization, self-reflection and program mapping, measurement and evaluation
Pengurusan Legalitas Usaha, Registrasi Pelaku Usaha, dan Permohonan Online Merek Dagang pada UMKM Soto Kwali Mas Tanto
Andreas Yoshiro Ogawa;
Fendy Cuandra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3872
Soto Kwali Mas Tanto merupakan rumah makan sederhana yang dioperasikan sejak tahun 2018 dengan makanan yang dijual berupa soto, ayam penyet/bakar, dan makanan angkringan jenis lainnya. Soto Kwali Mas Tanto sudah menjalankan usahanya ini sejak tahun 2018 dan sudah berpindah tempat sebanyak tiga kali. Soto Kwali Mas Tanto sekarang (2019-sekarang) berlokasi di Baloi Garden (depan lobby 2 Grand Batam Mall). Berdasarkan hasil kegiatan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dilakukan penulis ketika mengunjungi Soto Kwali Mas Tanto pertama kalinya menemukan beberapa hal yang belum ada dalam usaha ini yaitu belum memiliki legalitas usaha dasar seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) dan registrasi pelaku UMKM Binaan serta belum mendaftarkan merek dagang ke Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (DJKI). Dalam melakukan implementasi rancangan luaran pada Soto Kwali Mas Tanto yaitu melalui 2 cara diantaranya secara online (melalui https://oss.go.id/ untuk pengurusan perizinan seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) dan melalui https://merek.dgip.go.id/ untuk pendaftaran merek dagang di DJKI) dan offline (melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam untuk registrasi pelaku usaha mikro (surat rekomendasi pelaku binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam). Adanya implementasi luaran tersebut diharapkan dapat membantu Soto Kwali Mas Tanto agar kedepannya bisa lebih mandiri dan mampu meningkatkan omset penjualannya.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK PARA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MUHAMMADIYAH KOTABUMI LAMPUNG UTARA
Rulik Setiani;
Nur Mei Ningsih;
Asep Hardiyanto;
Khusnul Khotimah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3874
The main problem in this Community Service activity is the lack of motivation and movement of teachers in the school in presenting information technology-based materials that can support the distance learning process during a pandemic. As a result, students become less enthusiastic and less motivated to take part in learning because the teacher only gives assignments without any explanation so that students have difficulty doing them. Teachers should be able to use various learning media to convey material so that learning can be carried out smoothly. Weaknesses of SMP Muhammadiyah Kotabumi that the teachers lack updates regarding digital learning media so that in carrying out learning it is less attractive to students. From the problems described above, the community service team provides a solution to the problem by carrying out assistance in making interactive learning media based on the Sparkol Videoscribe application for teachers at SMP Muhammadiyah Kotabumi North Lampung. The purpose of this activity is to improve the skills of teachers in making sparkol videoscribe-based digital learning media, and it is hoped that the teachers will have skills in making digital learning media so that the distance learning process can be carried out properly.
PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN INTERNET OF THINGS (IOT) PADA SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH YANG BERKELANJUTAN
Enda Apriani;
M. Sigit Cahyono;
M.Noviansyah Aridito;
Hb. Sukarjo;
Sapriani Gustina;
Jemadi Jemadi;
Feri Febria Laksana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3875
Sampah merupakan salah satu sumber masalah yang dihadapi oleh manusia apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA adalah melalui penerapan sistem Supply Chain Management (SCM) dan Internet of Things (IoT) mulai dari sumber timbulan sampah sampai di lokasi pengolahan di Tempat Penampungan Sampah (TPS), seperti yang ada di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Agung Rejeki, Jetis, Bantul. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menerapkan sistem SCM dan IoT dalam pengelolaan sampah yang produktif dan ramah lingkungan di KSM Agung Rejeki. Tahap kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi, dilanjutkan dengan pembuatan SCM dan IoT, sosialisasi dan serah terima, pelatihan, pendampingan, dan monitoring evaluasi serta pelaporan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya sistem SCM dan IoT yang diterapkan dengan baik di KSM Agung Rejeki, sehingga bisa membantu meningkatakan efisiensi proses pemilahan di KSM Agung Rejeki. Kata Kunci: supply chain management, internet of things, pengolahan sampah, kelompok swadaya masyarakat
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL UMKM DESA KERAMAS
I Gede Juliana Eka putra;
Ayu Pradnyandari Dananjaya Erawan;
I Gede Wikan Aditya;
I Wayan Juniarta;
I Made Adi Surya Permana;
I Made Wahyu Baskara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3880
Desa Keramas memiliki potensi wisata baik wisata alam, budaya maupun buatan manusia untuk terus dikembangkan menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Gianyar, Bali. Seiring dengan perkembangan pariwisata dan revolusi digital 4.0 ini, aktivitas pemasaran produk unggulan desa ini akan lebih efektif, efisien dilakukan melalui media internet. Namun masyarakat desa Keramas belum memaksimalkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan pemasaran usahanya. Sedikitnya pemahaman literasi digital yang dimiliki pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu faktor penghambat kurangnya daya saing usaha pelaku UMKM. Urgensi mengenai pemahaman literasi digital sangatlah diperlukan terutama pasca pandemi Covid-19 dimana kebanyakan konsumer sekarang lebih nyaman berbelanja secara online. Oleh karenanya untuk meningkatkan literasi digital mengenai pengoptimalan penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk dan jasa UMKM di Desa Keramas, diperlukan upaya-upaya seperti pelatihan dan pendampingan mengenai digital marketing kepada UMKM di Desa Keramas. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan dilaksanakan secara luring di Kantor Desa Keramas pada tanggal 19 November 2022 dengan jumlah peserta 20 orang yang mencakup perangkat Desa Keramas dan pelaku UMKM Desa Keramas. Kemudian UMKM yang memerlukan video company profile maupun pembuatan katalog akan didampingi oleh tim pelaksana. Output yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman mitra UMKM mengenai digital marketing dan UMKM yang sebelumnya belum memiliki video company profileserta katalog dari produk ataupun jasa mereka dapat memiliki keunggulan dalam mempromosikan UMKM mereka.
Pemanfatan Lilin Dalam Pembelajaran Matematika Bangun Ruang Bagi Siswa Sekolah Dasar
Sri Indra Maiyanti;
Anita Desiani;
Bambang Suprihatin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3881
Matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan siswa sekolah dasar. Berbagai inovasi dalam pembelajaran Matematika dilakukan supaya materi pelajaran yang abstrak dapat dipahami dengan mudah dan melekat dalam ingatan siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan alternatif pembelajaran Matematika yang mudah dipahami, menarik dan menyenangkan dengan memanfaatkan media pembelajaran dalam bentuk lilin bangun ruang. Metode kegiatan dengan ceramah dan praktek pembuatan lilin berbentuk bangun ruang (kubus, balok, kerucut, prisma, limas, tabung dan bola). Hasil dari pengabdian ini adalah siswa dapat memahami materi bangun ruang melalui benda konkrit, selanjutnya dapat ditingkatkan ke pemahaman yang lebih abstrak. Siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, bersemangat dan gembira. Sebelum kegiatan 80% siswa menganggap pelajaran bangun ruang “sulit” namun setelahnya hanya tinggal 33,3% siswa yang menganggap pelajaran bangun ruang sulit. Hampir semua siswa (93,3%) menganggap pembelajaran bangun ruang dengan media lilin bangun ruang “menyenangkan” dan mudah dilakukan. Nilai siswa setelah pembelajaran (Nilai rata-rata 67,5 post-test) lebih baik dibandingkan sebelumnya (rata-rata pre-test 50,7). Kata Kunci: Bangun Ruang; Lilin Bangun Ruang; Media Pembelajaran Matematika
Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Plotagon Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru BK
Asradi;
Freddi Sarman;
Dhilal Rizqullah;
Meilan Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3883
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru bimbingan dan konseling dalam pelayanan berbasis online menggunakan plotagon. Metode yang digunakan adalah format workshop berbentuk pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pendampingan diawali dengan kegiatan penyampaian pemahaman materi mengenai Plotagon, selanjutnya dilanjutkan dengan kegiatan mendemontrasikan penggunaan Plotagon. Tahap berikutnya adalah simulasi dan pendampingan, pada tahap ini peserta kegiatan mencobakan langsung proses pembuatan plotagon dan didampingi untuk meminimalisir ketidak pahaman peserta dalam pembuatan plotagon. Tahap selanjutnya berupa reflesi kegiatan dengan tujuan untuk melihat ketercapaian pelaksanaan kegiatan dan diakhiri dengan kegitan penutup. Hasil kegiatan ini antaran lain: menambah wawasan dan keterampilan guru bimbingan dan konseling dalam menggunakan teknologi dalam memberikan layanan yang berbasis online. Pemahaman dan keterampilan guru bimbingan konseling berkembang sehingga dapat membantu pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dan evaluasi dengan mitra dapat disimpulkan bahwa: Pemahaman dan keterampilan guru bimbingan dan konseling berkembang sehingga dapat membuat dan mengaplikasikan plotagon kedalam bentuk video layanan berbasis online.
Pemanfaatan Limbah Kol sebagai Bahan Pakan Sumber Serat Kasar dalam Ransum Entog
Dini Widianingrum;
Rachmat Somanjaya;
Oki Imanudin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3887
Entog merupakan unggas air yang banyak dipelihara di pedesaan sebagai sumber protein hewani bagi masyarakat dan sebagai sumber pendapatan bagi peternak. Kol dibutuhkan untuk menunjang kecepatan pertumbuhannya entog yang memerlukan pakan yang cukup banyak, berlimpah, harganya murah, dan cukup kandungan nutrientnya terutama serat kasar. Kol merupakan tanaman yang banyak digunakan oleh manusia untuk dibuat makanan, tetapi mudah busuk, sehingga menghasilkan limbah yang bau dan mencemari lingkungan. kondisi ini sangat berbahaya, sehingga limbah kol harus dimanfaatkan, antara lain untuk pakan entog. Tujuan kegiatan yaitu memanfaatkan limbah kol untuk pakan ternak. Metode penyuluhan dilakukan dengan cara ceramah, diskusi, dan demplot dengan peserta peternak entog di Kecamatan Cigasong selama 30 hari. Monitoring evaluasi dilakukan dengan pembinaan yang berkesinambungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak sangat tertarik dengan pemanfaatan limbah kol untuk ransum entog. Hasil pretest menunjukkan 5% peternak yang sudah mengetahui pemanfaatan limbah kol untuk ransum entog. Hasil posttest menunjukkan bahwa 100% peternak tertarik untuk menerapkan pemanfaatan limbah kol untuk ransum entog. Kesimpulannya peserta memahami dan tertarik menerapkan pemanfaatan limbah kol menjadi ransum entog dengan baik.
DIGITALISASI BANK SAMPAH SEBAGAI OPTIMALISASI PENGELELOAAN SAMPAH DAN PENDAYAGUNAAN MASYARAKAT DI DESA PEJATEN, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN, BALI
tiawan;
Gede Andry Dewa Kusuma;
Angel Kurniawati Hematang
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3891
Pejaten Village is one of the villages in Kediri District, Tabanan Regency, Bali Province. Pejaten Village or commonly known as Tile Village because of the production of good quality roof tiles in this Village. Behind the production of good quality roof tiles, Pejaten Village has now developed a Garbage Bank. The Garbage Banks in Pejaten Village are 5 Banjars out of 8 Banjars with 1 Main Garbage Bank which is shaded under Pejaten Village. However, the Garbage Bank that is used is still conventional, still does traditional recording and requires a lot of energy in recording and calculating this Garbage Bank. The Garbage Bank in Pejaten Village also faces inconsistent collectors who receive results from the Garbage Bank from Pejaten Village. With the existence of the Digital Waste Bank, in terms of recording and calculating the value of waste exchanged per each resident in Pejaten village, it will be more accurate and reduce the number of workers needed. The Digital Garbage Bank is an application that contains waste balances that have been exchanged by residents at the waste bank and this balance can be exchanged once every 6 months in the form of groceries and compost. As well as socialization about waste sorting and waste utilization which will be able to build Pejaten villagers to understand more about adding value to the use of waste after it has been sorted.
Pelatihan Pembuatan E-modul Berbasis Riset bagi Guru FISIKA di Kabupaten Takalar
Sudirman Sudirman;
Ali Umar Dani;
Herdianti Nursyamsi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3894
Research-based physics e-module is one of the science learning innovations that really helps science teachers in developing the quality of learning. Teaching materials in the form of e-modules have become a necessity in the science learning process at schools. There are various facilities for teachers and students as recommended by the Ministry of Education and Culture. There are still many science teachers who don't know how or the technique of making e-modules properly and correctly. Therefore, community service activities in the form of training in making research-based physics e-modules are very much needed. This training aims to broaden knowledge of science teachers, especially physics, regarding the technique of making e-modules properly and correctly. This training is expected to provide solutions to the problems faced by both teachers and students in the learning process.