BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
342 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 4 (2023)"
:
342 Documents
clear
Penggunaan Digital Marketing Dalam Upaya Peningkatan Omset UMKM di Desa Kudangwangi Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang
Wulan Riyadi;
Nita Hernita;
Melia Wida Rahmayani;
Latief Z. Nur;
Raden Wulan Saparinda
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6860
UMKM Desa Kudangwangi memiliki satu hambatan untuk melangkah ke pasar yang lebih luas dan maju, yaitu kurangnya kemampuan para pelaku untuk melakukan pendekatan dan promosi produk kepada konsumen secara digital. Dengan adanya himbauian mengenai digital marketing, diharapkan UMKM Desa Kudangwangi mampu meraih pasar yang lebih luas. Penghimbauan digital marketing Desa Kudangwangi diselenggarakan dalam bentuk workshop guna menyampaikan wawasan tentang pasar digital serta pentingnya kualitas packaging dan brand. Setelah workshop, tim KKN-T membantu promosi dan pemasaran produk UMKM sebagai contoh untuk pelaksanaan digital marketing yang para pelaku akan lakukan sendiri kedepannya
Pengaruh Program Pendidikan Gizi terhadap Pola Makan dan Pencegahan Anemia Pada Remaja di SMPN Satap Rambatan
Riva Fauziah;
Firman Adityatama;
Balqis Tsuroya Palestin;
Silvi Nurhalifah;
Jejen Jaenal Aripin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6862
Generasi muda merupakan aset berharga yang dimiliki bangsa untuk meneruskan estafet kepemimpinan sebuah negara. Maka dari itu tumbuh kembangnya perlu diperhatikan dan dipersiapkan salah satunya dalam hal gizi. Gizi yang seimbang dapat mempengaruhi kesehatan para remaja. Sehingga para remaja perlu membiasakan pola makan yang sehat agar kebutuhan gizinya terpenuhi serta terhindar dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, dilakukan penyuluhan tentang pendidikan gizi dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pola makan sehat serta pencegahan anemia kepada seluruh siswa – siswi SMPN Satap Rambatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023 dalam bentuk program Pendidikan Gizi dengan tema “Program Pendidikan Gizi terhadap Pola Makan dan Pencegahan Anemia Pada Remaja di SMPN Satap Rambatan”. Hasil penyuluhan dapat diketahui bahwa masih terdapat banyak siswa – siswi yang belum mengetahui pentingnya pola makan yang sehat serta bagaimana pencegahan terhadap anemia. Setelah program pendidikan gizi dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat memberikan wawasan serta pengetahuan kepada siswa – siswi tentang pola mkan yang sehat dan pencegahan anemia
Pelatihan Python Sebagai Landasan Awal Belajar Pemrograman bagi Siswa/Siswi SMK Methodist Tanjung Morawa
Sunaryo Winardi;
Andri Andri;
Ng Poi Wong
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6863
SMK Methodist Tanjung Morawa telah mengintegrasikan pembelajaran algoritme dalam kurikulum mereka. Akan tetapi pembelajaran algoritme yang dilakukan sebelum pengabdian ini dilakukan, masih sebatas menggunakan flowchart. Hal ini membuat siswa belum memiliki pengalaman untuk bagaimana mengimplementasi algoritme dalam pemrograman. Kurangnya pengalaman ini memotivasi SMK Methodist Tanjung Morawa bekerja sama dengan dosen Universitas Mikroskil untuk menyelenggarakan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan implementasi algoritme ke dalam pemrograman. Mereka memilih bahasa pemrograman Python karena strukturnya sederhana dan sintaksisnya lebih mudah dibanding bahasa lain. Adapun kegiatan ini dilakukan di Lab Komputer Universitas Mikroskil selama 2 hari, yang meliputi kegiatan Pre Test, pemaparan teori, latihan, diskusi, dan Post Test. Pre Test dan Post Test dilakukan menggunakan quizzizz untuk sebagai media interaktif untuk meningkatkan semangat siswa dalam mengerjakan test. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan penurunan dari 44% di Pre Test menjadi 37% di Post Test, yang dimungkin karena kurangnya partisipasi siswa di kelas XI saat Post Test. Selain itu juga, siswa masih menghadapi kendala dalam memahami materi pemrograman Python karena merupakan pengalaman baru dari siswa pelatihan. Proses pembelajaran pemrograman memerlukan latihan dan waktu tambahan untuk memahami materi. Dengan demikian, pelatihan ini adalah langkah awal penting dalam memperkenalkan siswa pada dunia pemrograman
Pemberdayaan Kelompok Usaha Ukir Kayu di Desa Batan Nyuh Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Provinsi Bali
I Putu Iwan Pramana Putra;
Made Surya Pramana;
I Made Aditya Pramartha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6866
Usaha ukir di Desa Batan Nyuh Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan merupakan salah satu usaha yang memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Keberlangsungan usaha ukir tentu akan memberikan manfaat jangka panjang tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga kepada perekonomian di Desa Batan Nyuh, maka dari itu diperlukan pemberdayaan atau pelatihan keterampilan bagi para pelaku usaha agar mampu menjalankan bisnis secara keberlanjutan. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan kelompok usaha ukir dengan memberikan pelatihan pemasaran berbasis digital, pembuatan laporan keuangan sederhana serta peningatkan literasi keuangan bagi anggota kelompok usaha ukir Desa Batan Nyuh. Mitra sasaran program ini adalah anggota dari kelompok usaha ukir Desa Batan Nyuh. Metode yang digunakan adalah diskusi, pelatihan serta kuisioner. Hasil dan target luaran dari program pengabdian ini adalah program pelatihan pemasaran berbasis digital, pembuatan laporan keuangan sederhana serta peningkatan literasi keuangan terlaksana dengan lancar dan mendapatkan laporan evaluasi penilaian dengan baik
Teh Daun Gaharu “Langkaras”: Diversifikasi Usaha bagi Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KT-HKm) Desa Tebing Siring
Trisnu Satriadi;
Mahrus Aryadi;
Sofia Nihayah;
Nadilah Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6886
Tanaman gaharu merupakan salah satu tanaman yang ada di kawasan kelola hutan kemasyarakatan gunung langkaras. Produk utama berupa gubal gaharu hingga saat ini belum dihasilkan. Pengolahan daun gaharu menjadi sediaan minuman teh ini merupakan suatu solusi untuk mendapatkan manfaat dari gaharu selama masa tunggu usia gaharu siap untuk dipanen gubal gaharunya. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan meruapakan kegiatan awal yang dilakukan dalam rangka koordinasi, identifikasi masalah dan solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan yang ada. Tahapan pelaksanaan merupakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan teh daun gaharu. Tahapan yang terakhir adalah berupa pemantauan dan evaluasi.Hasil kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar, mitra telah meningkat pengetahuannya terhadap gaharu dan manfaatnya, serta mampu mengolah daun gaharu menjadi bahan minuman teh. Proses pengemasan teh daun gaharu telah dipahami dengan baik oleh mitra. Pemanfaatan daun gaharu sebagai teh ini sebagai sebuah diversifikasi usaha kelompok, sehingga tidak tergantung kepada satu komoditas saja. Teh daun gaharu juga dapat menjadi alternatif dalam membantu kesehatan mitra
Optimasi Bisnis Melalui Strategi Digitalisasi Pemasaran dan Pelaksanaan Pencatatan Akuntansi
I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra;
Ida Bagus Gde Indra Wedhanapurba;
I Wayan Chandra Adyatma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6914
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi besar dan sumber daya alam yang melimpah untuk produk pertanian. Namun dari adanya potensi tersebut, permasalahan ekonomi yang dihadapi masyarakat desa yang mayoritas bertani sangat beragam. Umumnya, perempuan terdorong untuk mencari nafkah karena tuntutan ekonomi rumah tangga yang dapat disebabkan penghasilan suami yang kurang mencukupi kebutuhan keluarga. Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan suatu wadah yang memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk ikut andil dalam memajukan sektor pertanian. Salah satu kegiatan yang bisa mengaktualisasi kaum perempuan yaitu dengan mengikuti organisasi-organisasi perempuan. KWT Pala Sarwa Nadi diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi perempuan di desa tersebut untuk menyalurkan kemampuannya dalam mengolah lahan pertanian dan melalui berbagai kegiatan yang diadakan oleh KWT dapat meningkatkan aktualisasi mereka di lingkungan sosialnya. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra meliputi: 1) Belum memiliki pembukuan 2) Belum memiliki sistem pemasaran 3) Belum memahami tata kelola perusahaan. 4) Belum memiliki label/brand. Solusi yang ditawarkan untuk masalah ini adalah 1) Melakukan pendampingan pembuatan pembukuan dan laporan keuangan sederhana serta dibuatkan sistem sederhana. 2) Membuatkan website dan sosial media serta memasarkan ke masyarakat luar. 3) Memberikan pelatihan mengenai penerapan tata kelola perusahaan. 4) Melakukan pembuatan branding dari produk yang ditawarkan.
Gerak SKM (Senam Kaki Musik) Untuk Diabetes Melitus Sebagai Pengembangan Promotif dan Preventif Bersama Kader Kesehatan di Puskesmas Cikarang Tahun 2022
Yana Setiawan;
Lalu Rodi Sanjaya;
Armi Armi Armi Armi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6918
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula darah. Prevalensi Diabetes Melitus di Jawa Barat menempati peringkat 21 dari 36 provinsi. Pada tahun 2020 di Kabupaten Bekasi penderita Diabetes Melitus yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar berjumlah 22.573 dengan persentase 9.32%, dari 242.169 penderita. senam kaki diabetes dengan menggunakan musik sangat diperlukan untuk melancarkan peredaran darah serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh yang dibantu melalui musik dapat menurunkan resiko terjadinya luka pada kaki penderita diabetes. Sosialisasi dan edukasi mengenai Diabetes Melitus dan gerakan Senam kaki dengan musik dilakukan bersama kader posyandu Puskesmas Cikarang dan dilakukan dibeberapa lokasi Posyandu. Pelatihan senam kaki dengan menggunakan musik dilakukan melalui pendampingan, tim melatih ketua kader posyandu mulai alat bantu dan musik yang digunakan saat gerakan senam kaki dilakukan, ketua kader diberi kesempatan untuk melatih secara langsung kepada anggota kader sehingga sistem rantai informasi tersampaikan kepada masyarakat.
Pemanfaatan E-Commerce Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Kerajinan Celengan Gerabah di Desa Pejaten Kabupaten Tabanan : Indonesia
A.A Media Martadiani;
I Ketut Darma;
I B Komang Suarka
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6919
Sektor UMKM diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan baru perekonomian nasional dalam menghadapi krisis. Untuk bisa menjadi kekuatan baru di bidang ekonomi, pemerintah hendaknya memperhatikan SDM dan Manajemennya. Inovasi dari rata-rata UMKM selama ini dirasa masih minim sehingga bisnis UKM kerap jalan ditempat. Belum lagi persoalan financial atau modal usaha yang kerap menghambat pelaku UKM untuk meningkatkan produktivitasnya. Persoalan terakhir yang harus diperhatikan adalah keterbatasan akses pemasaran. Salah satu desa yang menjadi sasaran kegiatan PKM adalah UKM celengan gerabah. Lokasi Mitra PKM ini berada di Br Pangkung, Desa Pejaten kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yang jaraknya dengan kampus Universitas Warmadewa ±27 km. Menurut Pak Made Mertha dampak yang dirasakan kendala saat ini adalah kendala dalam pemasaran karena mengalami penurunan penjualan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah sulit mengembangkan usaha. Karena terbatasnya sumber modal, kurangnya promosi, belum melakukan pencatatan pembukuan terkait dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dan dalam menjalankan usahanya mitra menjalankan usahanya secara kekeluargaan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi bagaimana meningkatkan penjualan karena itu tim pengabdian memberi solusi berupa pemberian pendampingan manajemen keuangan, dan manajemen pemasaran.dan tata kelola kewirausahaan.
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan
Sendi Fauzi Giwangsa;
Ari Arasy Magistra;
Sandi Budi Iriawan;
Tatang Syaripudin;
Asep Saefudin;
Evi Rahmawati;
Givani Nurhayati Putri;
Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927
Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Pelatihan Perancangan Program Bimbingan & Konseling Yang Berwawasan Kebencanaan Pada Guru Bimbingan & Konseling di Provinsi Banten
Arga Satrio Prabowo;
Evi Afiati;
Raudah Zaimah Dalimunthe;
Siti Muhibah;
Mohamad Saripudin;
Alfiandy Warih Handoyo;
Meilla Dwi Nurmala;
Bangun Yoga Wibowo;
Lenny Wahyuningsih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6986
Tujuan khusus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan mengedukasi guru Bimbingan dan Konseling di Provinsi Banten agar mampu melaksanakan program Bimbingan dan Konseling yang berwawasan kebencanaan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan pengabdian adalah metode pendidikan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah guru Bimbingan dan Konseling yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling SMA di Provinsi Banten. Kegiatan rencananya akan dilakukan di SMAN 1 Malingping yang berada di wilayah kecamatan Malingping Provinsi Banten yang berjarak ± 40 Kilometer dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pemilihan lokasi ini dikarenakan sekolah tersebut berada di pesisir pantai dan belum menerapkan layanan BK yang berwawasan kebencanaan.