cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 342 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2023)" : 342 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Permen Gummy Herbal Sebagai Nutrasetikal Imunbooster di TK Ar Rohim Jember Sholihatil Hidayati; Dhina Ayu Susanti; Rian Anggia Destiawan; Warda Atika Silvana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6688

Abstract

TK Ar Rohim Jember, merupakan salah satu taman kanak-kanak yang berada di Kota Jember dengan posisi didaerah padat penduduk depan RS dr. Soebandi Jember. Posisi yang strategis ini membuat TK Ar Rohim menjadi salah satu pilihan masyarakat sekitar untuk menitipkan buah hatinya dalam mengenal pendidikan pra sekolah. Usia prasekolah disebut sebagai periode golden age dalam pertumbuhan dan perkembangan termasuk periode kritis yang membutuhkan makanan dengan kuantitas dan kualitas yang lebih baik dibandingkan orang dewasa. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, dapat diidentifikasi beberapa permasalahan, antara lain anak usia prasekolah rawan mengalami gangguan gizi dan infeksi penyakit, kurangnya pemahaman orang tua/wali terkait kesehatan anak dan kebutuhan gizi anak, beberapa orang tua/wali memiliki tingkat ekonomi rendah sehingga enggan untuk membeli produk vitamin dipasaran yang dinilai mahal, kurangnya kreatifitas orang tua/wali dalam mengolah makan yang memiliki kandungan vitamin tinggi menjadi produk makanan yang diminati anak, kebanyakan anak kurang menyukai rasa dan bau tanaman herbal yang memiliki kandungan senyawa imunomodulator. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi kesehatan dan pelatihan dalam pembuatan permen gummy herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh kepada para orang tua/wali murid TK Ar Rohim Jember. Hasil penegabdian masyarakat ini menunjukkan bahawa anak-anak suka dengan permen gummy herbal yang dihasilkan. Dengan demikian, permen gummy herbal ini dapat menjadi pilihan sediaan yang mudah dibuat dan disukai anak-anak. Dengan kandungan bahan herbal pilihan yang mememiliki khasiat sebagai imunomodulator, maka permen gummy herbal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak TK Ar Rohim Jember.
Asesmen Kebutuhan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini di Kecamatan Bukitraya Kota Pekanbaru Sukiman Sukiman; Wella Martha Wulan; Sri Juani Purwanigsih; Yunaini Yunaini; Sitti Zaifan; Trisni Herawati; Ludgardis Wonga Wara; Umilia Umilia; Hera Gustina; Reni Rulita; Andriani Andriani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6690

Abstract

Kenyataan di lapangan banyak guru yang belum bisa melakukan pengukuran pertumbuhan anak dan mengidentifikasi masalah perkembangan anak dengan baik dan benar di kecamatan Bukitraya. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan praktek langsung melakukan asessmen pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga diharapkan anak yang teridentifikasi mengalami masalah dalam tumbuh kembang dapat ditangani sejak dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan praktikum. Berdasarkan kegiatan workshop yang telah dilakukan selama satu hari dan dilanjutkan dengan pendampingan Asesmen ke sekolah kunjungan, didapatkan hasil guru lebih antusias dan mampu mengidentifikasi anak yang mengalami masalah tumbuh kembang. Guru menjadi lebih detail dalam mengukur tinggi dan berat badan anak sesuai ketentuan, mengetahui status gizi anak dengan lebih rinci berdasarkan usia tahun, bulan dan hari. Dari setiap masalah tumbuh kembang yang ditemukan, lembaga dapat berkoordinasi dan merujuk anak ke pihak terkait, seperti puskesmas, posyandu dan lain sebagainya. Dengan demikian diharapkan selalu terjadi penurunan masalah gizi buruk dan tumbuh kembang anak
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PEDULI ASI (GEMARI-ASI) DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Nurbaiti Nurbaiti; Yuni Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6693

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakt yang masih membutuhkan perhatian adalah pemberian ASI Esklusif. Di Indonesia cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2019 yaitu sebesar 67,74%. Provinsi Aceh tahun 2019 sebesar 55%, menurun dari tahun sebelumnya sebesar 61%, dan kabupaten kota yang paling rendah cakupannya adalah Aceh Barat Daya (24%). Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 33 tahun 2012, tentang Pemberian Air Susu Ibu, salah satu amanat yang penting adalah pemberdayaan masyarakat melakukan penyebarluasan informasi tentang pentingnya pemberian ASI, guna membantu tumbuh kembang anak yang optimal. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat adalah peran kader kesehatan yang dianggap dapat menjembatani kesenjangan dalam pelayanan kesehatan keluarga. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan adalah melalui gerakan masyarakat peduli ASI (GEMARI-ASI). Tujuan : Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjadikan Gerakan Peduli ASI (GEMARI-ASI) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Metode pelaksanaan: adalah dengan memberikan pelatihan bagi 20 kader dari 4 Desa diwilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang terbentuknya kader pendamping ASI. Hasil : Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya tim kader yang mampu memberikan edukasi dan konseling tentang pemberian ASI Ekslusif. Kseimpulan : terbentuknya kemitraan dengan kader kesehatan dengan pembentukan kelompok gerakan peduli ASI (GEMARI-ASI).
Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan (Urea Molasses Block) UMB Pada Peternak Sapi Potong di Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung Dedi Mardiansyah; Vyola Maulana; Ummi Hajra Dias; Al Furqon Al Furqon; Ameera Iffa Zaafira
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6702

Abstract

Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung merupakan daerah dengan potensi pengembangan peternakan sapi Bali, namun memiliki permasalahan dalam hal pemenuhan nutrien pakan ternak. Mayoritas peternak memberikan pakan berupa jerami padi kering yang rendah kandungan protein,vitamin, dan mineral, serta tinggi kandungan serat kasar. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan Urea Molasses Block (UMB) kepada peternak. UMB merupakan suplemen pakan ternak yang berfungsi untuk memperbaiki nilai nutrisi dari pakan ternak; pencernaan dan kecernaan zat-zat pakan ternak akan lebih efisien dan meningkat; konsumsi pakan ternak ruminansia akan meningkat, dan menghindari dari defisiensi vitamin dan mineral. Metode yang dilakukan diantaranya survey lapangan, diskusi dengan perangkat desa, sosialisasi untuk meningkatkan wawasan peternak tentang UMB, dan pelatihan pembuatan UMB yang diikuti secara partisipatif oleh masyarakat. Uji coba pemberian UMB pada ternak oleh masyarakat menunjukkan UMB disukai ternak dan dapat meningkatkan konsumsi pakan ternak. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu (1) Pelatihan pembuatan UMB telah berhasil dilaksanakan dengan baik dengan indikator pemahaman dan keterampilan peternak sapi menjadi bertambah mengenai produk UMB dan cara pembuatannya, (2) Produk UMB yang dihasilkan cukup berkualitas dan disukai ternak, (3) Peternak lebih lanjut berkeinginan membuat produk UMB secara mandiri untuk dikonsumsi ternaknya sendiri, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas ternak.
Penerapan Smart Integrated Prototipe Berbasis Iot Untuk Monitoring Hasil Tampung Nira Aren Selama Penyadapan Pada UKM Sirin, Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya Aripin Aripin; Sutisna Sutisna; Imam Taufiqurrahman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6703

Abstract

Kec. Salawu merupakan daerah penghasil gula aren terbesar di Kab. Tasikmalaya yang mencapai 30% dari total produksi gula aren Kab. Tasikmalaya. Total keseluruhan pohon aren di Kec. Salawu sebanyak 18.687 pohon dan jumlah petani gula aren sebanyak 280 orang. Rata-rata produksi gula aren sebesar 599.720 kg/tahun. Salah satu mitra UKM yang berkembang dan maju adalah UKM SIRIN yang membina 34 petani aren. Masalah mitra adalah ketika sedang penyadapan dimana bumbung sedang dipasang pada manggar aren, penyadap tidak mengetahui keadaan dimana manggar aren berhenti meneteskan nira aren ke dalam bumbung. Ini akan merugikan penyadap apabila nira aren hasil sadapan dalam kondisi ini tidak diambil sesegera setelah nira aren tidak mengisi bumbung dan mungkin akan tercemari mikroba apabila nira aren diambil setelah 12 jam. Tujuan program ini adalah (1) monitoring hasil tampung nira untuk menyelamatkan nira aren sebelum mengalami kerusakan terkontaminasi mikroba dan (2) melengkapi smart integrated prototipe berbasis IOT. Jumlah peserta adalah 5 orang anggota kelompok UKM SIRIN. Pelaksanaan pelatihan adalah dari tanggal 11 sampai 12 Juli 2023. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode pelatihan adalah memberikan materi tatacara penggunaan smart integrated prototipe berbasis IOT. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan cara mendeteksi tetesan nira aren yang keluar dari manggar pohon aren. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek keefektipan dan keparaktisan alat smart integrated prototipe berbasis IOT dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat.
Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Sidomekar Fikri Syahputra; Bigi Undadraja; Muhammad Adie Syaputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6706

Abstract

Masyarakat Desa Sidomekar terhadap tanaman kelapa berfokus pada kegiatan pengupasan buah kelapa. Dari jumlah buah kelapa yang telah dikupas menghasilkan limbah sabut kelapa yang cukup banyak. Tumpukan limbah sabut kelapa jika tidak ditangani akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu masyarakat untuk mengolah limbah sabut kelapa menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini dalam bentuk pelatihan mengolah limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair dengan proses fermentasi anaerob. Setelah dilakukan pelatihan adanya produk hasil pengolahan limbah sabut kelapa berupa pupuk organik cair yang siap diaplikasikan untuk tanaman. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi, kreativitas, pengetahuan dan keterampilan warga desa dalam menyelesaikan permasalah limbah sabut kelapa. Selain itu adanya produk pupuk organik cair dapat membukan peluang usaha bagi warga desa dan berdampak pada pendapatan serta tingkat kesejahteraan.
Pendekatan Inspirasi: Pengenalan Jenis Profesi Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Masa Depan Siswa Sekolah Dasar Achmad Farid Dedyansyah; Muhammad Sulton; Purnomo Wibowo; Ummu Sya’adah; Devina Januasih Saputri; Wahyu Tri Fajariyanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6707

Abstract

Maraknya penurunan motivasi siswa sekolah dasar tentang pemilihan cita-cita profesi di masa depan akibat pengaruh media sosial seperti instagram dan tiktok. Pemilihan cita-cita di sekolah dasar perlu ditingkatkan lagi agar tujuan dasar negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa bisa terwujud. Terwujudnya tujuan negara tersebut perlu didukung program-program kecil seperti sosialisasi dan pengabdian secara langsung ke sekolah dasar. Adapun tujuan pengabdian ini untuk menumbukan sikap motivasi siswa untuk memilih profesi sesuai dengan tujuan negara yang dilandaskan Pancasila. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Sidomukti Kabupaten Lamongan dengan peserta usia 6-11 tahun. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode service learning yang terbagi kedalam 4 tahapan yaitu engagement (merangkul), reflection (refleksi), reciprocity (timbal balik), dan public dissemination (penyebaran ke publik).
Pemberdayaan Masyarakat Petani dalam Pembuatan Nata de coco Melalui Limbah Air Kelapa di Desa Sidomukti Kabupaten Lamongan Muhammad Sulton; Achmad Farid Dedyansyah; Nikie Dia Permatasari; Muhammad Toriq Hersono; Misbahul Ulum; Moch Sholakhuddin Fahmi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6710

Abstract

Limbah air kelapa menjadi masalah yang meresahkan terutama di pasar-pasar tradisional. Penggunaan daging kelapa dalam beberapa jenis olahan pangan menyisakan air kelapa yang harus dibuang setiap harinya. Permasalahan limbah tersebut dapat diatasi dengan memberdayakan ibu-ibu kelompok tani untuk mengolah limbah menjadi olahan pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Program ini bertujuan untuk dapat menyelesaikan permasalahan limbah organik air kelapa di Kabupaten Lamongan melalui peningkatan keterampilan ibu-ibu kelompok tani dalam pembuatan nata de coco. Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi dan melakukan praktik pengolahan limbah air kelapa menjadi olahan pangan. Nata de coco yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai produk olahan pangan potensial di Kabupaten Lamongan. Peningkatan keterampilan ibu-ibu tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sidomukti. Kesimpulan dari pelatihan pembuatan nata de coco di Desa Sidomukti memberikan responsif pada masyarakat untuk mendirikan unit usaha.
PKM Kelompok Mutiara Nepo Melalui Perbaikan Tata Kelola, Pemasaran, Dan Diversifikasi Produk Perikanan dengan Pendekatan Sibaliparri Haeruddin Hafid; Sri Amalia Edy; Nur Fadillah; Nur Hidayah; Rahmat Januar Noor
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6713

Abstract

Sibaliparri merupakan bentuk kerja sama antara suami dan istri dalam menjalankan rumah tangga baik permasalahan sosial (mengurus dan mendidik anak) serta permasalahan ekonomi (seperti pemenuhan kebutuhan hidup). Kelompok Mutiara Nepo merupakan Masyarakat nelayan yang belum optimal dalam memanfaatkan potensi sumber daya khususnya pada hasil tangkapan ikan. Salah satu potensi yang diabaikan adalah hasil tangkapan berupa ikan non target (tangkapan sampingan dan buangan) seperti ikan layur dan ikan tembang. Mayoritas hasil tangkapan non target berakhir pada produk berupa ikan kering yang dijual pada pasar lokal. Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat yang dilakukan yaitu : 1) meningkatkan motivasi usaha anggota mitra, 2) melakukan diversifikasi produk perikanan, 3) meningkatkan akses pemasaran. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, pelatihan pembuatan produk dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan motivasi usaha khususnya istri dari anggota mitra serta tata kelola kelompok mitra, diversifikasi produk perikanan sebanyak 3 produk (abon, bakso, nugget), dan tersedianya akun media sosial milik mitra untuk memasarkan produknya.
Pemberdayaan KWT Melati Melalui Aplikasi Teknologi Pangan dan Diversifikasi Pengolahan Buah Nangka di Desa Suranadi Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Amuddin Amuddin; Rahayu Rahayu; Miftahul Khairat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6718

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram merupakan bentuk keterlibatan perguruan tinggi mengimplementasi pengetahuan kegiatan yang di dukung melalui Hibah Kemendikbudristekdikti  2023 untuk pengadaan Alat Vaccum friying pada KWT Melati Di Desa Suranadi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Suranadi Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Mitra kegiatan merupakan mitra produktif yang bergerak dalam produksi dodol nangka, yaitu KWT Melati dengan brand dodol “DOFIRA”. KWT Melati tidak hanya memproduksi dodol nangka, terdapat juga dodol sirsak dan keripik nangka. Namun produksi keripik nangka sempat terhenti karena kurangnya teknologi dalam pembuatan keripik nangka yang gurih dan renyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2023 dengan metode pelatihan langsung serta pendampingan cara pembuatan keripik Nangka  dengan materi prosedur operasional penggunaan mesin vacuum frying dan produksi keripik Nangka. Pada tahap ini peserta pelatihan adalah anggota dari KWT Melati. Peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang mesin penggorengan vaccuum dan peralatan pendukungnya yang meliputi cara kerja mesin dan praktek penggunaannya oleh pelaksana pengabdian. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, tim menyiapkan pertanyaan yang dimuat dalam lembar pretest dan posttest tentang : pemahaman peserta kegiatan terhadap alat, memahami produk yang akan diproduksi dengan baik, kebermanfaatan alat yang digunakan untuk kegiatan produksi dan peningkatan pengetahuan peserta untuk pemakaian dan pemeliharan alat vacuum frying.  

Page 8 of 35 | Total Record : 342