cover
Contact Name
Jurnal Tarbiyah Al-Awlad
Contact Email
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Phone
+6285274713400
Journal Mail Official
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madarasah Ibtidauyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Jl. Prof Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar
ISSN : 20868065     EISSN : 2723004X     DOI : https://doi.org/10.xxx/xxxx
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember mulai tahun 2009, setiap volume ada 2 edisi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil dibidang pendidikan khusus pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah
Articles 164 Documents
Elementary School Science Learning Innovation: Developing an Integrative Understanding (Science & Islam) of the Earth's Shape Through a Scale Drawing Approach Mhd Saleh; Ade Pifianti; Nofi Maria Krisnawati
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v15i2.12786

Abstract

This research aims to describe a scale-based image learning model as an innovative solution for overcoming the cognitive dilemma of elementary school students regarding the shape of the earth, which stems from the contradiction between the scientific fact that the earth is spherical, the literal interpretation of religion, and sensory observation. The method used is modified research and development (RD) with a focus on conceptual comparison through content analysis of scientific literature and translated interpretations of the Qur'an. The research findings show that the conflict can be reconciled through the variable of scale. The earth is spherical at a macro scale and appears flat/an expanse at a micro scale, which is logically consistent with scholars' interpretations regarding the earth's function of being made comfortable. This model, with a syntax emphasizing scale intervention, is proven to have significant validity, contributing to science curriculum innovation by providing a harmonious, critical, and sensitive framework toward religious context and students' experiences
Integrasi Literasi Membaca dan Numerasi dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Mega Prasrihamni; Dian Nuzulia Armeriena; Muslih Hidayat; Lusi Agustina; Yuliana Yuliana
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v16i1.14014

Abstract

Integrasi kemampuan membaca dan kemampuan berhitung dalam pembelajaran tematik di SD adalah suatu strategi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada abad ke-21. Namun, kesimpulan pada asesmen nasional dan internasional menilai bahwa pada kemampuan membaca dan menulis siswa di SD terlihat masih rendah, sementara implementasi pembelajaran tematik belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan kedua kompetensi tersebut secara optimal. Penelitian ini memiliki tujuan dalam menganalisis konsep, implementasi, tantangan, serta strategi penguatan integrasi kemampuan membaca dan menulis pada pembelajaran tematik Di SD, dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kemampuan membaca dan menulis dapat meningkatkan minat baca dan menulis siswa, cara berpikir kritis, siswa dapat pemecahan masalah pada materi, dan dapat meningkatkan pengetahuan konseptual siswa.
Joyfull Learning Berbasis Teams Games Tournaments: Strategi Optimal untuk menguatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa SD azizah helmalia putri
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v15i2.12947

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik kelas IV SD N 09 Belakang Balok Bukittinggi yang cenderung pasif, bekerja sendiri, dan menunjukkan kurangnya kolaborasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis Team Games Tournament (TGT) pada keterampilan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan kolaborasi peserta didik antara kelompok yang menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis TGT dan kelompok yang menerapkan strategi Joyfull Learning berbasis Everyone Is A Teacher Here. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD N 09 Belakang Balok Bukittinggi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Kelas IV A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan Kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, uji angket, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t-Test) dengan bantuan SPSS26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kolaborasi peserta didik pada kelas eksperimen (TGT) berada pada kategori lebih baik dengan nilai rata-rata uji angket sebesar 92,75, sementara kelas kontrol (Everyone Is A Teacher Here) berada pada kategori lebih rendah dengan rata-rata 77,7. Berdasarkan uji t-Test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,0001 0,05. Dengan demikian, H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan, menunjukkan bahwa penerapan strategi Joyfull Learning berbasis TGT lebih baik dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik dibandingkan strategi Joyfull Learning berbasis Everyone Is A Teachear Here.
Geulayang Maco: From Cultural Practice to Science Learning Praxis Rita Sari; Maksudin Maksudin; Ibrahim Ibrahim; Sigit Prasetyo
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v15i2.12781

Abstract

Science learning in elementary schools often remains conceptual and lacks a connection between scientific knowledge and students’ local cultural contexts. This study aims to describe the effectiveness of the Seuramoe Saentia learning model, grounded in the local culture of Geulayang Maco (Acehnese traditional kite), in improving students’ understanding of force and motion concepts in Grade IV of MIS Gampong Meutia. The research employed a quasi-experimental one-group pretest–posttest design. The subjects consisted of 33 students, and data were collected through observation sheets and five-item essay tests administered before and after the learning intervention. Data were analysed using descriptive statistics and normalised gain (N-Gain) to measure improvement. The results revealed an average N-Gain score of 0.69 (medium–high category), indicating that learning through the Geulayang Maco context effectively enhanced conceptual understanding of force and motion. The most dominant student activities occurred during the exploration and artefact creation stages, reflecting active engagement in linking cultural practices with scientific concepts. The findings imply that the insertion of local wisdom into science education is essential to strengthen scientific literacy, cultural character, and the contextual relevance of science learning in students’ daily lives