cover
Contact Name
Mochamad Rizqi Adhi Pratama
Contact Email
rizqi.adhi@unw.ac.id
Phone
+628976267469
Journal Mail Official
dwijalokaunw@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 186, Ungaran
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 27161242     EISSN : 27224651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERBANTU MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI KELAS IV SD NEGERI KADILANGU 1 DEMAK AGUNG HARDIANSYAH; IKHA LISTRYARINI; MUHAMMAD ARIEF BUDIMAN
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1252

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman siswa dalam menulis puisi dalam mata pelajaran bahasa indonesia sehingga menyebabkan hasil belajar siswa menjadi menurun. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah model picture and picture berbantu media gambar berseri efektif terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV di SD Negeri Kadilangu 1 Kabupaten Demak .Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain penelitian True experimental Design. Bentuk desain penelitian yang digunakan pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Kadilangu 1 Demak dengan jumlah 25 siswa. Jumlah sampel sebanyak 25 siswa dengan menggunakan nonprobability sampling jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tekhnik tes. Berdasarkan hasil penelitiann yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture berbantu media gambar berseri terbukti efektif terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD Negeri Kadilangu 1 Demak. Hasil Uji t diperoleh bahwa thitung  > ttabel  yaitu 3,728572 > 2.680 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa rata-rata hasil postest yaitu 74  dimana lebih besar daripada rata-rata hasil pretest yaitu 63. Dari nilai tersebut dapat diketahui bahwa  ada perbedaan antara nilai pretest (sebelum diberi perlakuan) dengan posttest ( setelah diberi perlakuan). Hal ini dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak (rata-rata nilai menulis puisi siswa sebelum dan sesudah perlakuan tidak sama) model pembelajaran picture and picture berbantu media gambar berseri efektif terhadap keterampilan menulis puisi kelas IV SD Negeri Kadilangu 1 Demak. Kata Kunci: Keterampilan Menulis puisi, Model pembelajaran picture and picture, Media gambar berseri
NEED ASSESSMENT PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS AKTIVITAS JASMANI DALAM KARAKTER PEDULI SOSIAL DIAN YUSTIKA LARASATI; ASEP ARDIYANTO; PRASENA ARISYANTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1241

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang optimalnya model pembelajaran serta siswa kurangnya antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) khususnya di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Bulakbaru. Hal ini dilatar belakangi karena terbatasnya alat yang digunakan sehingga siswa kelas III kurang antusias saat pembelajaran  Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan(PJOK) yang diajarkan oleh guru dengan masih sukanya siswa bicara dengan temannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter peduli sosial yang valid untuk siswa kelasIII Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Researchand Development (R&D)   yang dikemukakan oleh sugiyono dengen prosedur pengembangan sampai tahapke lima yaitu revisi desain. Tahapanprosedur pengembangan tersebutyaitu Potendi dan Masalah, PengumpulanInformasi, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain. Pengumpulan data dilakukan melalui Observasi,wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dikelas III SD Bulakbaru. Hasil wawancara dan observasi, karena terbatasnya alat dalam proses pembelajaran membuat pembelajaran menjadi monoton sehingga siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III dengan jumlah 16 siswa Sekolah Dasar dan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).  Kata Kunci:Need Assesment, Model, Aktivitas Jasmani dalam Karakter Peduli SosialAbstractPenelitian ini dilatar belakangi oleh kurang optimalnya model pembelajaran serta siswa kurangnya antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) khususnya di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Bulakbaru. Hal ini dilatar belakangi karena terbatasnya alat yang digunakan sehingga siswa kelas III kurang antusias saat pembelajaran  Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan(PJOK) yang diajarkan oleh guru dengan masih sukanya siswa bicara dengan temannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter peduli sosial yang valid untuk siswa kelasIII Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Researchand Development (R&D)   yang dikemukakan oleh sugiyono dengen prosedur pengembangan sampai tahapke lima yaitu revisi desain. Tahapanprosedur pengembangan tersebutyaitu Potendi dan Masalah, PengumpulanInformasi, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain. Pengumpulan data dilakukan melalui Observasi,wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dikelas III SD Bulakbaru. Hasil wawancara dan observasi, karena terbatasnya alat dalam proses pembelajaran membuat pembelajaran menjadi monoton sehingga siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III dengan jumlah 16 siswa Sekolah Dasar dan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN RME BERBANTU MEDIA TANGRAM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SISWA KELAS IV SD NEGERI KAUMAN 07 BATANG NISA ULKAROMAH SYAFITRI; ARIES TIKA DAMAYANI; HENRY JANUAR SAPUTRA
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1248

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami soal serta menyelesaikan soal dengan menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah matematika. Hasil belajar siswa yang rendah karena siswa kurang memahami materi serta guru belum menggunakan model yang inovatif dan media pembelajaran yang masih terbatas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah penerapan model pembelajaran RME berbantu media Tangram efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi bangun datar siswa kelas IV SD Negeri Kauman 07 Batang ? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran RME berbantu media tangram terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi bangun datar siswa kelas IV SD Negeri Kauman 07 Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitain kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Design dengan desain One Group Pretest Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Kauman 07 Batang tahun ajaran 2019/2020. Sampel yang diambil adalah 36 siswa kelas IV dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling berbentuk Sampling Jenuh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data rata-rata nilai pretest kemampuan pemecahan masalah matematika 48,97 dan rata-rata nilai posttest kemampuan pemecahan masalah matematika 85,91. Hasil ketuntasan belajar klasikal dari nilai  pretest 13,8% dan nilai posttest 91,66%. Ketuntasan belajar klasikal diperoleh 91,66% dengan 33 siswa tuntas dan 3 siswa tidak tuntas KKM. Hasil tersebut sudah mencapai kentuntasan belajar klasikal di kelas karena terdapat ≥ 85% siswa yang tuntas belajar. Berdasarkan hasil uji t dengan harga ttabel digunakan db = N-1 (36-1) dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel sebesar 2,030. Maka thitung > ttabel (15.9125>2,030). Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran RME berbantu media tangram efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD Negeri Kauman 07 Batang.Kata Kunci: Model pembelajaran RME, media tangram, kemampuan pemecahan masalah matematika 
IMLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 14 MULYOHARJO PEMALANG INDRA DIO MEI PRATAMA; KHUSNUL FAJRIYAH; ERVINA EKA SUBEKTI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1253

Abstract

Melihat kendala dan ketidaksesuaian yang muncul dalam penyelenggaraan sistem pendidikan inklusi di SDN 14 Mulyoharjo, antara lain : Tidak imbangnya jumlah ABK dengan jumlah guru pembimbing khusus. Di SDN 14 Mulyoharjo Pemalang memiliki beragam jenis kelainan ABK dalam setiap kelasnya. Jenis kelainan ABK tersebut di antaranya adalah anak autis, anak slowlearner, dan Down Syndrom dll. Sarana prasarana bagi ABK yang belum memadai dalam menyelengarakan pendidikan inklusi. Dimana perlu dikaji kembali standar penyelenggaraan pendidikan inklusi dari sekolah tersebut. Dengan pertimbangan itulah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang dilakukan didasari pada ketertarikan peneliti pada proses, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan inklusi serta kendala yang ada di sekolah tersebut dalam penyelenggaraan pendidikan inklusidi SDN 14 Mulyoharjo Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perencanaan program pendidikan inklusi di SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang, (2) Proses implementasi pendidikan inklusi di SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang, (3) Evaluasi pendidikan inklusi di SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek Penelitian adalah Kepala sekolah, Guru kelas, GPK dan Peserta didik (ABK maupun Normal) SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Di SDN 14 Mulyoharjo Pemalang dalam perencanaannya, yaitu : Telah bekerjasama dengan SLB dengan mendatangkan guru khusus, Bekerjasama dengan psikolog untuk mengetahui perkembangan dari peserta didiknya, Membuat program yang berisi kegiatan-kegiatan peserta didik, dan melakukan rapat kenaikan kelas, (2) Proses implementasi meliputi tenaga kependidikan, kurikulum yang digunakan dan sarana prasaranauntuk sekolah inklusi, (3) Evaluasi pendidikan inklusi di SD Negeri 14 Mulyoharjo Pemalang dilaksanakan setiap enam bulan sekali sebelum penerimaan rapot.Kata Kunci: implementasi, pendidikan inklusi, anak berkebutuhan khusus.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN KELAS III B SD NEGERI BANDUNGREJO 01 DEMAK FAJAR CAHYADI; WAHYUNINGRUM WAHYUNINGRUM; ANITA CHANDRA DEWI SAGALA
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1244

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar yang dialami oleh siswa dalam memecahkan masalah matematika materi operasi hitung perkalian dan pembagian. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan kesulitan belajar matematika materi perkalian dan pembagian dan mengetahui faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika materi operasi hitung perkalian dan pembagian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita, penggunaan langkah dan proses pemecahan masalah matematika yang keliru, serta siswa mengalami kesulitan dalam perhitungan. Selain itu, kesulitan belajar juga dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATERI PENGUKURAN PANJANG DAN BERAT KELAS IV BERBASIS PENDEKATAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DI SD KOTA SEMARANG ULYA IZZA RAHAYU; JOKO SULIANTO; ARIES TIKA DAMAYANI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1249

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pembagian angket dan wawancara guru di SD Kota Semarang yaitu SDN Pandeanlamper 05 dan SDN Bugangan 03, dimana ditemukan masalah bahwa bahan ajar yang digunakan saat ini belum mencukupi sebagai sumber belajar karena pengembangan materi yang kurang dalam, latihan soal yang kurang, siswa masih mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal hubungan antar satuan panjang dan berat, bahan ajar yang kurang bervariasi, serta perlu adanya bahan ajar dengan materi pengukuran panjang dan berat yang memberikan kesempatan siswa untuk berpikir dengan bebas sesuai dengan minat dan kemampuannya. Tujuan utama penelitian ini untuk mengembankan bahan ajar dengan menggunakan pendekatan open ended yang baik (valid dan layak) untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa. Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku matematika pada materi pengukuran panjang kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Prosedur penelitian menggunakan pendekatan Borg and Gall, dengan memodifikasi langkah-langkah penelitian menjadi : tahap potensi masalah, tahap perencanaan, tahap pengembangan draft produk, tahap validasi desain, dan tahap uji coba lapangan awal. Instrumen yang dugunakan berupa 1) angket pedoman wawancara 2) angket analisis kebutuhan/permasalahan, 3) angket validasi materi/isi, 4) angket validasi media/konstruks 5) angket kelayakan materi untuk guru, 6) angket kelayakan media/konstruks untuk guru. Hasil rata-rata validasi materi sebesar 94,1% dan rata-rata validasi konstruks bahan ajar sebesar 92,5% dengan kategori “Baik Sekali”. Hasil perhitugan rata-rata uji kelayakan materi sebesar 93,12% dan rata-rata uji kelayakan media/konstruks sebesar 91,3% dengan kategori “Baik Sekali”. Kesimpulannya bahwa pengembangan bahan ajar matematika pada materi pengukuran panjang dan berat kelas IV SD berbasis pendekatan open ended untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematik siswa valid dan layak digunakan di SD Kota`Semarang.Kata Kunci: Bahan ajar, Open Ended, Pengukuran Panjang dan Berat
HASIL BELAJAR MENGKAFANI JENAZAH MATERI PRAKTIK PENYELENGGARAAN JENAZAH KELAS XI IPS 3 SMAN 1 CEPIRING MELALUI METODE DEMONSTRASI SITI ALIYAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1254

Abstract

Hasil belajar Mengkafani Jenazah materi praktik penyelenggaraan jenazah berdasarkan hasil observasi didapati masih rendah hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya kemampuan siswa dalam menalar pola serta penggunaan strategi pembelajaran yang kurang tepat sehingga pembelajaran kurang berjalan dengan maksimal dan optimal. Oleh karena itu penting dilakukan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menerapkan pembelajaran metode demonstrasi dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yang dilaksanakan dalam dua siklus dimana tiap-tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Cepiring yang berjumlah 35 orang, yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 23 orang perempuan. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa yang berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data aktivitas guru dan data aktivitas siswa diperoleh melalui obsevasi yang direkamkan pada lembar observasi serta data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes tertulis berupa evaluasi hasil kerja siswa dan evaluasi akhir dan formatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan metode demonstrasi. Oleh karena itu disarankan kepada guru, agar secara bertahap dan berkesinambungan mengkaji pola dan strategi pembelajaran yang tepat dalam upaya perbaikan proses dan hasil pembelajaran dimana salah satunya adalah metode demonstrasi yang telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Hasil Belajar, Mengkafani Jenazah, Metode Demonstrasi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA KELAS III DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN BERBANTU MEDIA BUS PINTAR FISKA WAHYUNINGTIAS; ENDAH RITA; SUKAMTO SUKAMTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1245

Abstract

Untuk mengembangkan potensi peserta didik perlu diterapkan sebuah model pembelajaran inovatif dan konstruktif. Dalam mempersiapkan pembelajaran, para pendidik harus memahami karakteristik materi pembelajaran, karakteristik peserta didik. Namun pada kenyataannya, dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, pendidik belum menggunakan metode pembelajaran yang inovatif dimana peserta didik lebih banyak mendengarkan penjelasan guru di depan kelas serta melaksanakan tugas jika pendidik memberikan latihan soal-soal kepada peserta didik. Sehingga menyebabkan peserta didik pasif pada pembelajaran tersebut dan akan merasa mudah bosan karena hanya mendengarkan apa yang dijelaskan oleh pendidik, tanpa memberikan peserta didik kesempatan untuk ikut serta aktif di dalam pembelajaran tersebut guna memberikan pengalaman langsung sehingga peserta didik mampu mendapatkan pembelajaran yang lebih bermakna. Selain menggunakan metode pembelajaran yang belum inovatif, pendidik belum menggunakan media pembelajaran yang mendukung. Kurangnya penggunaan media yang digunakan dalam proses pembelajaran, semakin bertambah banyak penerapan metode ceramah yang dilakukan oleh guru. Penggunaan media atau alat bantu yang dapat digunakan pada saat pembelajaran sangat membantu proses pembelajaran yang berada di dalam maupun di luar kelas. Berawal dari masalah tersebut  peneliti melakukan dengan tujuan mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Siswa Kelas III ditinjau dari Kemampuan Berhitung Perkalian Berbantu Media Bus Pintar. Dengan sampel dari penelitian ini adalah peserta didik kels III SD Negeri Sambiroto 01 yang berjumlah 27 anak. . Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest Posttest Design.  Sebelumnya peserta didik kelas III akan diberi pretest terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi awal sebelum diberi perlakuan. Setelah hasi pretest didapat, selanjutnya peserta didik diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Bus Pintar lalu baru diambil nilai posstest. Setelah memberi perlakua diperleh data nilai sebelum dilakukan treatment siswa yang tuntas sebesar 1 siswa dan yang tidak tuntas 26 siswa, namun setelah diberi perlakuan pada nilai posstes terlihat teradi peningkatan siswa tuntas mencapai 25 siswa dan sisanya hanya 2 anak. Ditunjukan juga dalam uji ketutasan klasikal, hasil pretest mencapai ketuntasan belajar klasikal 4%. Hasil posttest mencapai ketuntasan belajar sebesar 93%. Suatu kelas dikatakan tuntas apabila terdapat ≥70% peserta didik yang telah tuntas belajar. Dengan demikian, hasil posttest dapat dikatakan tuntas secara klasikal dengan 93% peserta didik tuntas belajar. Hasil pretest dikatakan tidak tuntas secara klasikal dengan 4% peserta didik tuntas belajar. Maka dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Bus Pintar dapat diterapkan terhadap peningkatan kemampuan penalaran peserta didik kelas III SD Negeri Sambiroto 01 Semarang.Kata Kunci: Penerapan, Problem Based Learning, Penalaran, perkalian,Bus Pintar
ANALISI GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI KELAS V DI SD NEGERI BANCAK 01 KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI DIAN LESTARIWATI; QORIATI MUSHAFANAH; KISWOYO KISWOYO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1519

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami gaya belajar yang dimilikinya, masing-masing siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda, bahkan setiap siswa belajar dengan gaya yang berbeda untuk masing-masing pelajaran. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini diperoleh melalui sumber data diantaranya guru kelas V dan 7 siswa berprestasi akademik kelas V sebagai sampel penelitian ini. Prosedur pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data, meliputi perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensial.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berprestasi akademik kelas V di SD Negeri Bancak 01 tidak hanya menggunakan satu gaya belajar saja mereka juga menggunakan kombinasi dar 2 gaya belajar lainnya. CA memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik. Dua siswa lainya yaitu FA dan DYS mereka mempunyai kecenderungan modalitas gaya belajar visual. MW dan VR memiliki kecenderungan modalitas gaya belajar auditorial. MDF memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan KF memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketujuh siswa berprestasi tersebut menggunakan atau memiliki gaya belajar yang bervariasi dengan kecenderungan modalitas gaya belajar yang berbeda-beda diantara ketiga modalitas gaya belajar VAK (visual,auditorial dan kinestetik). Kata Kunci: Gaya Belajar, Siswa Berprestasi, Prestasi Akademik
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI KOMPETENSI LARUTAN ELEKTROLIT PADA PESERTA DIDIK KELAS X MIPA-6 SMA NEGERI 1 PEKALONGAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018-2019 FAHMI FAHMI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1582

Abstract

rumusan masalah bagaimana proses pembelajaran, dan peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui model PjBL pada kompetensi larutan elektrolit? Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, 2 pertemuan setiap siklus. Subyek penelitian keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan: proses pembelajaran, keterampilan berpikir tingkat tinggi: kreatif menjadi 86,8% (baik) dan kritis menjadi 87,3% (baik), dengan indikator keberhasilan sebesar 82% (baik).Kata Kunci: keterampilan berpikir tingkat tinggi, larutan elektrolit, dan PjBL 

Page 9 of 13 | Total Record : 124