cover
Contact Name
Mochamad Rizqi Adhi Pratama
Contact Email
rizqi.adhi@unw.ac.id
Phone
+628976267469
Journal Mail Official
dwijalokaunw@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No. 186, Ungaran
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 27161242     EISSN : 27224651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DWIJALOKA Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah is a journal which publish articles concerned with education in elementary, junior, and high schools. Basic is published in March, July, and November annually.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN IPS TEMA 1-3 KELAS IV SD PADA BUKU PENERBIT KEMENTERIAN PENDIDIDKAN DAN KEBUDAYAAN BAYU ADHI KURNIAWAN; WAWAN PRIYANTO; ASEP ARDIYANTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1572

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah adanya perubahan pembelajaran IPS yang awalnya pembelajaran per mata pelajaran menjadi pembelajaran tematik yang saat mempengaruhi penggunaan buku ajar dan ruang lingkup IPS dan adanya materi pembelajaran yang tumpang tindih dalam pembelajaran tematik di kurikulum 2013.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengelompokan ruang lingkup IPS pada buku tematik tema 1-3 kelas IV Pada buku Kemendikbud. Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk adalah untuk mengetahui dan menganalisis lebih lanjut tentang materi pembelajaran IPS tema 1-3 kelas IV di sekolah dasar pada buku penerbit kementerian pendidikan dan kebudayaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif. Subjek penelitian ini adalah buku tematik tema 1-3 kelas IV terbitan Kemendikbud. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil analisis ruang lingkup IPS pada buku tematik tema 1-3 kemendikbud kelas IV terbitan kemendikbud menunjukan bahwa materi IPS ada di semua tema dan subtema namun hanya ada di pembelajaran 1 dan 5 saja dan ruang lingkupnya Antropologi dan Geografi.Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Buku Tematik, dan, Siswa SD 
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI FPB DAN KPK KELAS IV SD NEGERI KARANGTEMPEL USI DIAN SINTIKA; M. YUSUF SETIA WARDANA; ERVINA EKA SUBEKTI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1524

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kejadian dilapangan saat siswa mengerjakan soal latihan Matematika dalam bentuk soal cerita seringkali siswa mengalami kesulitan dalam pemecahan soal tersebut. Dengan demikian maka peneliti menganalisis kesulitan belajar siswa serta upaya penangananya ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah. Peneliti bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada materi FPB dan KPK ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah SDN Karangtempel dan bagaimana upaya penangannya terhadap kesulitan belajar pemecahan masalah matematika siswa terhadap materi FPB dan KPK pada SDN Karangtempel. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Karangtempel dengan jumlah siswa 16 siswa. Sumber data diperoleh dari hasil kerja siswa, wawancara guru, dan wawancara siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa siswa banyak yang masih mengalami kesulitan belajar. Adapun kesalahan siswa terletak pada pemahaman masalah sebanyak 3,75%, kesalahan perencanaan strategi sebanyak 52,5%, pada pelaksanaan strategi siswa mengalami kesalahan sebanyak 50%, dan sebanyak 40% siswa mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali jawaban. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu dalam proses pembelajaran sebaiknya siswa memperhatikan dengan seksama supaya mudah memahami dan jika belum paham siswa memberanikan diri untuk bertanya dan meminta guru untuk menjelaskan kembali sampai benar-benar paham. Dan siswa dalam menjawab pertanyaan sebaiknya menjawab secara lengkap, tuliskanlah perencanaan penyelesaian, tuliskanlah penyelesaian, dan jangan lupa utuk mengecek kembali jawaban.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH “SHALAT BERJAMAAH” ARUM WIDHI RAHAYU; HARTO NUROSO; SINGGIH ADHI X PRASETYA
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1515

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bangsa Indonesia sedang mengalami krisis karakter dan seketika digantikan dengan nilai-nilai kekesrasan. Bentuk pendidikan karakter yang dapat dilakukan diantaranya ialah pendidikan agama dan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter religius di SD Negeri Sawah Besar 02 Semarang melalui budaya sekolah shalat berjamaah. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sawah Besar 02  Semarang, dengan melibatkan 10 peserta didik kelas V yang melaksanakan kegiatan shalat berjamaah. Penelitian ini merupkan jenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan dapat melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukan bahwa SD Negeri Sawah Besar 02 Semarang telah mencapai indikator keberhasilan sekolah dalam mengemplementasikan nilai karakter religius yang menjadi fokus implementasi. Keberhasilan tersebut merupakan wujud kerjasama yang baik dari setiap warga di sekolah dan orang tua siswa dalam penciptaan kondisi budaya sekolah dan konsistensi penerapan nilai karakter religius.Kata Kunci: karakter, religius, budaya sekolah
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS AKTIVITAS JASMANI DALAM KARAKTER TANGGUNG JAWAB TEMA DIRIKU SUB TEMA PRIBADI BAGI SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR RIRIES KHAIRUR ROHMAH; ASEP ARDIYANTO; KHUSNUL FAJRIYAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1578

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan model penunjang pembelajaran yang kurang efektif, kurangnya minat belajar, serta kurangnya variasi dan kreasi pengembangan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Adapun tujuan penelitian ini mengembangkan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menerapkan prosedur model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian siswa kelas III SD N 1 Ketringan Jiken yang diambil adalah kelas III yang berjumlah 17 siswa. Data penelitian ini diperoleh dari lembar angket ahli media, lembar angket ahli materi, dan angket siswa serta informasi yang didapatkan dari guru SD. Hasil penelitian menghasilkan pengembangan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar, valid dan praktis serta efektif digunakan sebagai model pembelajaran kelas III SD Negeri 1 Ketringan Jiken. Dikatakan valid berdasarkan uji validasi yang dilakukan oleh ahli model dan ahli materi. Hasil uji validasi model mencapai tingkat 93% dengan kategori “Sangat Layak” dan hasil uji validasi materi mencapai kevalidan sebesar 77% dengan kategori “Layak Digunakan”. Simpulan peenilitian ini pengembangan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani dalam karakter tanggung jawab tema diriku sub tema pribadi bagi siswa kelas III Sekolah Dasar, valid dan praktis serta efektif digunakan sebagai model pembelajaran kelas III SD Negeri 1 Ketringan Jiken.Kata Kunci: Pengembangan, Model Aktivitas Jasmani, Tanggung Jawab
UPAYA MENINGATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KEGIATAN BERNYANYI PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI 03 GABUS AGNES SATYA RAMADHAN; EKA SARI SETIANINGSIH; QORIATI MUSHAFANAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1560

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA menunjukkan adanya indikasi terhadap rendahnya kinerja belajar siswa dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kegiatan bernyanyi pada mata pelajaran IPA kelas IV SD Negeri 03 Gabus. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberian angket, tes, dan wawancara yang berupa soal IPA pada materi Alat Indera dan Fungsinya. Hasil dari pengisian angket siswa diklasifikasikan pada 3 kategori yaitu motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas IV di SD Negeri 03 Gabus yang memiliki tingkat motivasi belajar tinggi cenderung memiliki kemampuan belajar IPA yang tinggi setelah guru menggunakan metode bernyanyi saat pembelajaran berlangsung. Pada siswa yang memiliki tingkat motivasi belajar sedang ia memiliki tingkat kemampuan belajar IPA yang tinggi setelah guru menggunakan metode bernyanyi. Sedangkan untuk siswa yang memiliki motivasi belajar rendah ia memiliki kemampuan belajar IPA yang rendah juga. Karena dari awal mungkin mereka sudah tidak memperhatikan jadi ketika guru menggunakan metode yang berbeda ia tidak tertarik sama sekali dan menganggapnya seperti hal yang biasa. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa metode bernyanyi sangat berpengaruh pada motivasi belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 03 Gabus.Kata Kunci: Metode Bernyanyi, Motivasi Belajar, Kemampuan Belajar IPA
ANALISI GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI KELAS V DI SD NEGERI BANCAK 01 KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI DIAN LESTARIWATI; QORIATI MUSHAFANAH; KISWOYO KISWOYO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1520

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami gaya belajar yang dimilikinya, masing-masing siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda, bahkan setiap siswa belajar dengan gaya yang berbeda untuk masing-masing pelajaran. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui gaya belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi kelas V di SD Negeri Bancak 01.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini diperoleh melalui sumber data diantaranya guru kelas V dan 7 siswa berprestasi akademik kelas V sebagai sampel penelitian ini. Prosedur pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data, meliputi perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensial.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berprestasi akademik kelas V di SD Negeri Bancak 01 tidak hanya menggunakan satu gaya belajar saja mereka juga menggunakan kombinasi dar 2 gaya belajar lainnya. CA memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar visual dan gaya belajar kinestetik. Dua siswa lainya yaitu FA dan DYS mereka mempunyai kecenderungan modalitas gaya belajar visual. MW dan VR memiliki kecenderungan modalitas gaya belajar auditorial. MDF memiliki kecendurang modalitas dua gaya belajar yaitu gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan KF memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketujuh siswa berprestasi tersebut menggunakan atau memiliki gaya belajar yang bervariasi dengan kecenderungan modalitas gaya belajar yang berbeda-beda diantara ketiga modalitas gaya belajar VAK (visual,auditorial dan kinestetik). Kata Kunci: Gaya Belajar, Siswa Berprestasi, Prestasi Akademik
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM FILM UPIN DAN IPIN EPISODE SEMUA SAYANG OPAH TERHADAP TINGKAH LAKU ANAK IKA YONA SAPUTRI; SINGGIH ADHI PRASETYO; ASEP ARDIYANTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1583

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah maraknya tayangan telivisi yang beredar di Indonesia, banyak tayangan televisi yang tak layak untuk ditonton anak-anak. Namun apabila tayangan yang dikosumsi anak tidak sesuai tentunya bisa membentuk dampak negatif terhadap pembentukan karakter anak karena anak cenderung mencontoh apa yang dilihatnya. Dan sebaliknya, kalau suatu tayangan mempunyai nilai-nilai positif yang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tentunya akan mempermudah dalam poses pendidikan karakter Salah satu film animasi yang bernilai positif ialah film animasi Upin dan Ipin, produksi Les’ Copaque, Malaysia. Film animasi asal malaysia berkisah mengenai anak kembar bernama Upin dan Ipin yang lucu, polos, cerdas dan juga menggemaskan Tayangan Film animasi Upin dan Ipin sangat digandrungi oleh seluruh kalangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Apa nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kartun Upin-Ipin?” dan “Bagaimana nilai-nilai karakter tersebut berpengaruh terhadap tingkah-laku anak-anak?”. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam kartun Upin-Ipin dan untuk mengetahui pengaruh nilai-nilai karakter tersebut terhadap tingkah laku anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa nilai karakter kejujuran, tingkah laku, dan tanggung jawab pada film upin dan ipin dapat berpengaruh pada tingkah laku anak. Dibuktikan dengan anak dapat meniru karakter yang ada dalam film upin dan ipin episode semua sayang opah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Nilai-nilai karakter yang terkandung dalam serial animasi “Upin dan Ipin” episode Semua Sayang Opah yaitu kejujuran, kerja keras dan tanggung jawab dan nilai karakter yang terdapat pada film upin dan ipin bisa berpengaruh terhadap tingkah laku anak karena memang anak itu sering melihat kartun tersebut dan nilai karakter yang baik bisa perbengaruh karena pada saat menonton anak ditemani orang dewasa yang bisa membimbing dan memberi arahan yang baik kepada anak.Kata Kunci: nilai karakter, film upin dan ipin, tingkah laku anak 
PERSEPSI SISWA MENGENAI PENDIDIKAN SEKS (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF) PADA SISWA KELAS ATAS SDN BANDUNGAN 03 KABUPATEN SEMARANG MUHAMMAD SANDY FEBRIYANSYAH
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) persepsi siswa terhadap pendidikan seks, (2) sumber yang digunakan oleh siswa untuk memperoleh pendidikan seks, (3) pengetahuan apa yang banyak dibutuhkan oleh siswa, (4) kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang, dan (5) perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual pada siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu: Informan atau narasumber, yaitu siswa kelas atas SDN Bandungan 03 serta guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam. Teknik pengembangan validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi data (trianggulasi sumber) dan review informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Persepsi siswa mengenai pendidikan seks adalah pendidikan seks dipandang oleh siswa sebagai sesuatu yang penting, bernilai positif, serta bermanfaat bagi mereka dalam membantu persoalan hidup siswa. Melalui pendidikan seks siswa mampu mengarahkan perilaku seksualnya agar tidak menyimpang dari norma yang ada serta dapat terhindar dari hal-hal yang negatif, (2) Sumber pendidikan seks yang digunakan oleh siswa adalah dari lingkungan keluarga ataupun sekolah. Selain itu siswa banyak mendapatkan informasi dan pengetahuan seks dari media massa dan teman sebaya, (3) Pengetahuan seputar seks yang dicari dan dibutuhkan oleh siswa adalah pengetahuan tentang masa pubertas, perkembangan dan pertumbuhan fisik dan non fisik, misalnya pengetahuan tentang menstruasi bagi siswa perempuan, (4) Kasus kekerasan seksual yang dialami oleh siswa SDN Bandungan 03 tidak terjadi/tidak ada walaupun lingkungan tempat tinggal siswa SDN Bandungan 03 dekat lokalisasi/karaoke di daerah Bandungan, dan (5) Perilaku menyimpang yang berhubungan dengan tindakan seksual belum pernah terjadi dan tidak ditemukan pada siswa SDN Bandungan 03 Kabupaten Semarang.Kata Kunci: Persepsi siswa, pendidikan seks, siswa kelas atas
ANALISIS PERAN ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS III SD NEGERI SUKOREJO 02 SEMARANG AWANG BUDI SETYAWAN; IKHA LISTYARINI; SUKAMTO SUKAMTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1573

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pada masa pandemi Covid-19 saat ini, sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh di rumah. Dalam pembelajaran jarak jauh motivasi belajar siswa menjadi rendah. Karena suasana dan sarana tidak sama seperti dengan pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini siswa lebih sering bermain dari pada belajar. Di sini orang tua mempunyai peran penting untuk mendampingi belajar anaknya di rumah. Orang tua menggantikan peran guru dalam mengajari dan mendampingi anak dalam belajar. Keberhasilan pembelajaran ini sangat dipengaruhi kemampuan orang tua masing-masing. Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh di kelas III SD Negeri Sukorejo 02 Semarang.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek utama penelitian ini adalah siswa dan orang tua siswa kelas III SDN Sukorejo 02 Semarang. Penelitian ini mengambil sampel 10 siswa beserta orang tuanya, dari jumlah keseluruhan satu kelas 30 siswa. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua siswa dalam menunjang pendidikan anak pada pembelajaran jarak jauh di rumah sangat bagus. hampir semua orang siswa yang diteliti sudah melakukan empat indikator yang menjadi ukuran penelitian. Yaitu membimbing, memperhatikan, memfasilitasi dan memotivasi belajar anak. Sehingga anak yang tadinya kurang termotivasi untuk belajar menjadi termotivasi untuk belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini,1 saran yang dapat disampaikan adalah dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di rumah. Orang tua perlu membimbing, memperhatikan, memfasilitasi dan memotivasi belajar anak. Supaya anak selalu termotivasi untuk belajar.Kata Kunci: Peran Orang Tua, Motivasi Belajar Siswa, Pembelajaran Jarak Jauh
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH SOAL MATEMATIKA PADA MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK KELAS V SDN KENDALASEM DEMAK RIZQI BAGAS SETIYANTO; ERVINA EKA SUBEKTI; M. YUSUF SETIA W.
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i4.1525

Abstract

Konteks penelitian ini adalah  tentang menganalisis kesulitan belajar peserta didik dalam pemecahan masalah soal matematika pada materi volume dan balok kelas V SDN Kendalasem yang berada di Desa Kendalsem Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil wawancara dengan guru kelas bahwa hasil belajar pada materi volume kubus dan balok peserta didik kelas V di SDN Kendalasem Demak masih rendah, hal tersebut bisa disebabkan karena siswa masih kesulitan dalam menghitung, memahami konsep, belum memehami apa yang ditanyakan pada soal. Peserta didik yang mengalami suatu kesulitan dalam pemecahan masalah tentu akan merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru terutama pada materi volume kubus dan balok, hal tersebut bisa diketahuai dari hasil pekerjaan peserta didik dalam mengerjakan soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan-kesulitan belajar dalam pemecaham masalah soal matematika pada volume kubus dan balok yang dialami oleh siswa kelas V SDN Kendalasem Demak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu mendeskripsi data-data yang diperoleh di lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan juga merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan sesuai dengan apa yang tercantum pada hasil penelitian. Populasi penelitian ini adalah diambil 6 siswa SDN Kendalsem Demak tahun pelajaran 2019/2020. Data diperoleh melalui tes/soal, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan analisis akhir menunjukan adanya kesulitan yang dialami siswa pada memahami masalah sebesar 2,34%, perencanaan penyelesaian sebesar 7,02%, melaksanakan perencanaan sebesar 36,04%, pemeriksaan kembali proses dan hasil sebesar 72,04% hal tersebut dikarenakan masih ada yang melakukan kesalahan dalam menghitung, kesulitan dalam memahami masalahan, tidak tau apa yang ditanyakan, dan lupa konsep dalam menjawab soal. Hal-hal tersebutlah yang membuat peserta didik kesulitan dalam mengerjakan  pemecahan masalah soal matematika volume kubus dan balok.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah, Volume Kubus dan Balok

Page 10 of 13 | Total Record : 124