cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jrpf.journal@um.ac.id
Editorial Address
Physics Department Faculty of Mathematics and Science Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 25487183     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The scope of this journal covers all areas included in physics and science education including (but not limited to): Innovative Pedagogical Approaches in Physics Education Physics Education in Industrial Revolution 4.0 Physics Learning Media Lesson Study Physics Teacher Professionality Development Physics Assessment Theoretical Review
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): November" : 9 Documents clear
Pengembangan Modul IPA Berbasis Literasi Sains pada Materi Suhu, Pemuaian, dan Kalor untuk Peserta Didik SMP/MTs Kelas VII Roenah Roenah; Ika Kartika
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.566 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p91-97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul IPA berbasis literasi sains, (2) mengetahui kualitas modul IPA berbasis literasi sains, dan (3) mengetahui respon peserta didik dan keterlaksanaan modul IPA berbasis literasi sains pada materi suhu, pemuaian, dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan menggunakan model 3D yang meliputi Define (pendefinisian), Design (perancangan), dan Develop (pengembangan) yang dibatasi pada uji coba luas. Hasil penelitian berupa modul IPA berbasis literasi sains pada materi suhu, pemuaian, dan kalor. Kualitas modul IPA berdasarkan hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan guru IPA memperoleh kategori sangat baik (SB) dengan rerata skor 3,55; 3,56; dan 3,71. Respon peserta didik terhadap modul IPA pada uji coba terbatas dan uji coba luas memperoleh kategori setuju (S) dengan rerata skor 1,00 dan 0,96. Hasil uji keterlaksanaan modul IPA yaitu peserta didik masih menanyakan persamaan ∆T dalam modul IPA.
Pengembangan Modul Elektronik Fisika Berbasis Android untuk Siswa SMA/MA Kelas X Materi Momentum dan Impuls Selly Aditya; Dwi Haryoto; Nugroho Adi Pramono
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.705 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p70-73

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul elektronik fisika berbasis android untuk siswa SMA/MA kelas X materi momentum dan impuls. Model penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa modul yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan keterbacaannya dengan kategori baik. Hasil uji validasi dan uji keterbacaan yang baik membuat modul ini layak untuk digunakan.
Metode Pembelajaran Children Learning in Science (CLIS): Efektifkah Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Pemahaman Konsep Fisika? Leniana Ajul; Nurul Ain; Muhammad Nur Hudha
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.029 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p98-103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode CLIS dalam meningkatkan KPS dan pemahaman konsep. Efektivitas ditinjau dari adanya perbedaan KPS dan pemahaman konsep fisika dengan menggunakan metode CLIS dan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian posttest only control grup design. Populasi yaitu siswa kelas VIII SMPN 1 Kepanjen dengan jumlah 11 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling diperoleh kelas VIII J sebagai kelas kontrol dan kelas VIII K sebagai kelas eksperimen. Analisis data menggunakan teknik ANOVA dua jalur pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan KPS siswa dengan menggunakan metode CLIS dan konvensional dengan nilai hitung lebih tinggi dari nilai tabel; (2) ada perbedaan pemahaman konsep fisika siswa dengan menggunakan metode CLIS dan konvensional dengan nilai hitung lebih tinggi dari nilai tabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran CLIS efektif meningkatkan KPS dan pemahaman konsep fisika siswa.
Dampak Penerapan REACT-Strategi Diagram Vee terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa SMA Materi Hukum Newton tentang Gravitasi Nur Diana Rosyidah; Asim Asim; Winarto Winarto
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.546 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p74-78

Abstract

Penelitian ini terfokus pada implementasi model REACT yang dikombinasikan dengan diagram Vee terhadap prestasi belajar fisika siswa khususnya dalam materi hukum Newton tentang gravitasi. Tujuan  penelitian ialah untuk mengkaji seberapa berpengaruh model ini terhadap prestasi belajar fisika siswa jika dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan Nonequivalent Control Grup Design, terdiri dari satu kelas eksperimen (N = 28) dan satu kelas kontrol (N = 28) sebagai pembanding. Kelas eksperimen adalah kelas yang menggunakan model pembelajaran REACT-strategi diagram Vee dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional dengan metode ceramah. Berdarkan proses pembelajaran, diketahui bahwa siswa kelas eksperimen mampu belajar secara mandiri dan mampu mengonstruksi pengetahuannya sendiri. Melalui hasil analisis uji-T (one tail) diperoleh thitung > ttabel (0.4477 > 0.2632), artinya siswa yang belajar dengan model REACT-strategi diagram Vee memiliki prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional.
Analisis Kemampuan Penalaran (Reasoning Skill) Siswa tentang Usaha dan Energi di MA Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Nurul Fitarini Widarti; Winarti Winarti
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.386 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p79-84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran (reasoning skill) siswa pada konsep usaha dan energi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 58 siswa kelas X MIA MA Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes dan non tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal tes diagnostik two tier dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini adalah kemampuan penalaran (reasoning skill) siswa berada pada kategori rendah. Pada pola penalaran untuk kategori formal didapatkan hasil persentase sebesar 0,00%; transisi sebesar 34,48%; dan konkret sebesar 65,52%. Kemampuan penalaran (reasoning skill) siswa berdasarkan indikator didapatkan hasil proportional reasoning (PPR) sebesar 17,24%; control of variable (CV) sebesar 5,17%; probabilistic reasoning (PBR) sebesar 0,00%; correlational reasoning (CR) sebesar 18,96%; dan hypothetical deductive reasoning (HDR) sebesar 15,52%. Berdasarkan persentase tersebut didapatkan pola penalaran yang paling tinggi dimiliki siswa adalah correlational reasoning (CR) sebesar 18,96% dan terendah adalah  probabilistic reasoning (PBR) sebesar 0,00%.
Analisis Penguasaan Konsep Siswa Materi Suhu Kalor pada Pembelajaran Cognitive Apprenticeship (CA) disertai Formative E-Assessment Ria Musa'adah; Sentot Kusairi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.255 KB) | DOI: 10.17977/um058v4i2p85-90

Abstract

Kesalahan konsep dapat diminimalisir dengan menerapkan proses pembelajaran dan penilaian yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran cognitive apprenticeship disertai formative e-assessment terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa pada materi suhu kalor. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda beralasan dengan masing-masing soal terdiri dari 4 pilihan jawaban. Analisis data dilakukan dari perolehan data kuantitatif dan kualitatif. Rancangan penelitian menggunakan mix-method embedded experimental model dan diperoleh hasil penelitian yaitu (1) skor penguasaan konsep siswa meningkat dari rata-rata pretest 34,45 menjadi 66,67 pada rata-rata posttest dengan perolehan N-Gain sebesar 0,477 (kategori medium atas) dan (2) kesulitan yang siswa alami pada materi suhu kalor terdapat pada indikator ‘menganalisis hubungan kalor dengan perubahan suhu’. Berdasarkan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran cognitive apprenticeship disertai dengan formative e-assessment dapat meningkatkan penguasaan konsepsi siswa pada materi suhu kalor.
Analisis Kemampuan Mahasiswa Fisika Peserta Kajian Praktik Lapangan (KPL) Berbasis Lesson Study dalam Memfasilitasi Pembelajaran Kelompok Ari Dhinansah Herdhiyani; Endang Purwaningsih
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v4i2p106-111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa fisika peserta Kajian Praktik Lapangan (KPL) berbasis lesson study dalam memfasilitasi pembelajaran kelompok. Pengumpulan data menggunakan angket, penilaian produk, dan wawancara. Teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif menhasilkan deskripsi tentang kemampuan mahasiswa fisika dalam memfasilitasi pembelajaran kelompok. Hasil penelitan menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa fisika peserta KPL dalam memfasilitasi pembelajaran kelompok memiliki kategori cukup, kemampuan mahasiswa fiska peserta KPL dalam merencanakan pembelajaran kelompok memiliki kategori baik, kemampuan mahasiswa fisika peserta KPL dalam melaksanakan fasilitasi pembelajaran kelompok memiliki kategori cukup, dan kemampuan mahasiswa fisika peserta KPL dalam merefleksi pembelajaran kelompok memiliki kategori cukup.
Korelasi Penalaran Ilmiah dengan Penguasaan Konsep Siswa pada Topik Usaha dan Energi Surayatum Muchoyimah; Sentot Kusairi; Nandang Mufti
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v4i2p104-109

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi penalaran ilmiah dengan penguasaan konsep usaha dan energi siswa. Survey dilakukan dengan memanfaatkan instrumen tes penalaran ilmiah dan penguasaan konsep. Tes dilakukan terhadap 97 siswa SMA Negeri 1 Lawang yang telah mempelajari materi usaha dan energi. Hasil tes menunjukkan nilai rata-rata hasil tes penguasaan konsep adalah 45,59 dalam rentangan 0-100, sementara hasil penalaran siswa rata-rata 5 dari rentangan 0-13 yang dapat dikategorikan sebagai transisi awal. Penelitian menemukan bahwa penalaran ilmiah dan penguasaan konsep siswa berkorelasi positif sebesar 0,4 dengan kategori sedang. Penalaran ilmiah siswa perlu mendapat perhatian dalam rangka mendukung siswa dalam menguasai konsep fisika khususnya usaha dan energi.
Pengaruh STEM-Thinking Maps pada Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI pada Materi Suhu dan Kalor Laras Wastiti; Sulur Sulur
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v4i2p110-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh STEM berbantuan Thinking Maps pada model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini mengunakan rancangan Kuasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA MAN 1 Malang, Gondanglegi. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel yang diperoleh yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Setelah dilakukan uji prasyarat ternyata terdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa STEM berbantuan Thinking Maps berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh STEM berbantuan Thinking Maps pada model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini mengunakan rancangan Kuasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA MAN 1 Malang, Gondanglegi. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel yang diperoleh yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Setelah dilakukan uji prasyarat ternyata terdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa STEM berbantuan Thinking Maps berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 9