cover
Contact Name
Rumi Iqbal Doewes
Contact Email
king.doewes@staff.uns.ac.id
Phone
+6281288765432
Journal Mail Official
king.doewes@staff.uns.ac.id
Editorial Address
JPOK FKIP UNS Surakarta. Jl. Menteri Supeno 13 Manahan Surakarta 57139. Telp/Fax: (0271) 714957
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SMART SPORT
ISSN : 19790465     EISSN : 27233081     DOI : -
Core Subject : Education,
SMART SPORT merupakan jurnal yang berisikan hasil penelitian, gagasan konseptual dan aplikasi teori maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
Hubungan Keseimbangan dan Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Servis pada Permainan Sepak Takraw Mahasiswa Penjas Semester IV di Unimuda Sorong La Robi La Robi
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan keseimbangan dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan servis pada permainan sepak takraw mahasiswa PENJAS di UNIMUDA Sorong. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Variabel X dalam penelitian ini yaitu Keseimbangan (X1), Kekuatan Otot Tungkai (X2) variable Y yaitu Kemampuan Servis (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh angkatan VIII mahasiswa PENJAS UNIMUDA Sorong sebanyak 116 mahasiswa, dengan sampel penelitian 33 putra yang terdaftar sebagai mahasiswa PENJAS UNIMUDA Sorong dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diperoleh suatu kesimpulan bahwa terdapat hubungan keseimbangan terhadap kemampuan servis pada mahasiswa PENJAS semester IV di UNIMUDA Sorong, hal ini ditunjukan pada nilai R Square sebesar 00,90% terdapat hubungan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan servis pada permainan sepak takraw mahasiswa PENJAS semester IV di UNIMUDA Sorong, hal ini di tunjukan pada nilai R Square sebesa 00.50%, terdapat hubungan keseimbangan dan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan servis pada permainan sepak takraw mahasiswa PENJAS semester IV di UNIMUDA Sorong dengan nilai R Square sebesar 01.90%, selebihnya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Kata Kunci : Keseimbangan dan Kekuatan Otot Tungkai, Servis Permainan Sepak Takraw.
Pembuatan Alat Bantu Latihan Atlet Difabel dengan Teknologi Motor Listrik yang Terintegrasi dengan Mikrokontroller di Pelatnas Boccia Surakarta Aditya Rio Prabowo; Ubaidillah -; Rumi Iqbal Doewes; Dimas Wahyu Utomo
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55575

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif dalam kegiatan Internasional Paralimpik yang mana salah satu dari cabang olahraga yang diikuti oleh Indonesia adalah Boccia. Boccia sendiri adalah salah satu cabang olahraga paralimpik yang didesain untuk penyandang disabilitas cerebral palsy. Pada Olahraga Boccia ini digolongkan dalam beberapa kategori yaitu BC1, BC2, BC3 dan BC4. Dari semua kategori tersebut, kategori BC3 lah yang paling spesial karena pada kategori ini pemain memiliki disfungsi lokomotor yang berat, hal ini membuat mereka tidak dapat mengayunkan lengan serta menggenggam bola sehingga pemain harus menggunakan alat bantu serta asisten untuk pengarahan dalam membidik target. Saat ini, Tim Boccia Indonesia sendiri sudah memiliki alat bantu BC3 yang dibeli dari Korea dan alat bantu tersebut masih bersifat manual, sehingga pada saat latihan atlet harus sepenuhnya didampingi oleh asisten untuk pengarahan membidik target. Oleh karena itu, motorisasi untuk alat Boccia ini sangat diperlukan untuk menunjang atlet sehingga atlet dapat membidik secara mandiri pada saat sesi latihan berlangsung. Selain itu lamanya penyetingan pada saat membidik target juga menjadi kendala yang dialami oleh Timnas Boccia. Oleh karena inilah muncul sebuah gagasan untuk merancang bangun alat bantu yang dapat memudahkan atlet pada saat latihan sehingga dapat meningkatkan kemampuan membidik para atlet dan alat tersebut diharapkan dapat digunakan secara mudah oleh atlet kategori BC3 serta dapat dibongkar dan pasang secara mudah. Kata Kunci : Boccia, BC3, Alat Bantu Olahraga Boccia 
Kontribusi Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kab. Bantaeng Risnawati Risnawati; Sri Rizki Handayani; Waskito Aji Suryo Putro
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui:  Kontribusi Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan dua variable. Satu variabel bebas dan satu variable terikat. Populasi dan sampel adalah siswa SMA Negeri 1 Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Secara random sampling diperoleh sampel sebanyak 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji-Regresi (R), dalam perhitungannya menggunakan program SPSS 16 for Windows. Taraf Signifikan α = 0.05 Berdasarkan hasil analisis data diperoleh  bahwa  terdapat kontribusi yang signifikan Kecepatan Reaksi Kaki Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter. Ada Kontribusi kecepatan reaksi kaki terhadap kecepatan lari 100 meter dimana diperoleh nilai r = 0.456 (P > 0.05), Dengan memberikan sumbagan sebesar 28.62%. Kata kunci: Kecepatan Reaksi Kaki, Kecepatan Lari 100 Meter.
Perbedaan Pengaruh Latihan Kaki dengan Menggunakan Pelampung dan Stang Terhadap Prestasi Renang Gaya Ceawl Jarak 50 Meter (Studi Eksperimen pada Atlet Pemula di Perkumpulan Almagary Challenge Swimming Surakarta) Diah Siti Aisyah; Herywansyah -
Smart Sport Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v19i1.55576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui perbedaan  antara latihan gerakan kaki renang gaya crawl dengan bantuan pelampung dan stang terhadap prestasi renang gaya crawl jarak 50 meter studi eksperimen  pada atlet pemula  di perkumpulan Almagary Challenge Swimming. (2) Untuk menentukan metode yang lebih baik antara latihan gerakan kaki renang gaya crawl dengan bantuan pelampung dan stang terhadap prestasi renang gaya crawl jarak 50 meter studi eksperimen  pada atlet pemula  di perkumpulan Almagary Challenge Swimming. Populasi penelitian ini adalah atlet renang di club almagary challenge swimming tahun 2020 yang berjumlah 58 atlet Sampel Penelitian Sebanyak 20 Atlet dengan teknik purposive sampling ,instrumen penelitian menggunakan tes renang gaya crawl jarak 50 meter. Teknik analisis data di lakukan dengan menggunakan analisis statistic, sedangkan perhitunganya menggunakan uji perbedaan dengan uji t pada taraf signifikansi 5% dan perhitungan persentase peningkatan. Untuk memenuhi asumsi hasil penelitian di lakukan uji reliabilitas dan uji prasyaratan analisis yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut : (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan latihan menggunakan pelampung dan stang terhadap kemampuan renang gaya crawl jarak 50 meter atlet pemula di perkumpulan Almagary Challenge Swimming Tahun 2020.( t hitung 2,9722 > t tabel 5% = 2,262 ).(2) Latihan dengan menggunakan metode pelampung ,memberikanpengaruh lebih baik terhadap kemampuan renang gaya crawl jarak 50 meter pada atlet di perkumpulan Almagary Challenge Swimming Tahun 2020 dari pada latihan menggunakan stang (kelompok 1 dengan menggunakan pelampung menghasilkan peningkatan sebesar = 7,217044% ,sedangkan kelompok 2  dengan menggunakan stang menghasilkan peningkatan sebesar = 4,036906 % .  Kata Kunci: Latihan, Pelampung dan Stang,  Prestasi Renang
Tingkat Kedisiplinan Atlet Cabang Olahraga Akurasi pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Buleleng Brema Ekel Suranta Tarigan; I Putu Panca Adi; I Made Agus Wijaya
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan atlet cabang olahraga panahan dan petanque pada masa adaptasi kebiasaan baru di kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode survei. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu atlet panahan sebanyak 45 orang dan atlet petanque sebanyak 18 orang. Instrumen yang digunakan adalah instrument kedisiplinan. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase pada tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan atlet cabang olahraga panahan berada pada kategori “cukup disiplin” sebesar 4,5% (2 orang), kategori “disiplin” sebesar 24,4% (11 orang) dan kategori “sangat disiplin” sebesar 71,1% (32 orang). Untuk hasil penelitian tingkat kedisiplinan atlet cabang olahraga petanque berada pada kategori “disiplin” sebesar 38,9% (7 orang) dan kategori “sangat disiplin” sebesar 61,1% (11 orang). Berdasarkan nilai rata-rata tingkat kedisiplinan atlet cabang olahraga panahan dan petanque berada pada kategori “sangat disiplin”. Kategori ini tidak dapat digeneralisasikan, akan tetapi hanya berlaku untuk kelompok yang diteliti saja. Kata kunci: Kedisiplinan, Panahan, Petanque
Pembuatan Accuracy And Safety Helmet untuk Atlet Boccia National Paralympic Committe Surakarta Zainal Arifin; Ubaidillah -; Suyitno -; Dominicus Danardono Dwi Prija; Wibawa Endra Juwana; Rendy Adhi Rachmanto; Chico Hermanu Brillianto; Rumi Iqbal Doewes; Rahmad Rizki Nur Arifin; Satria Auliansyah; Singgih Dwi Prasetyo
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59803

Abstract

Pertandingan Boccia adalah salah satu olahraga paralimpiade yang paling cepat berkembang. Olahraga boccia dibedakan berdasarkan tujuan kompetisi yang bergantung pada kemampuan disik dan fungsionalnya. Atlet boccia diklasifikasikan di salah satu dari empat kelas: BC1, BC2, BC3, atauBC4. Kelas atlet BC3 ditujukan untuk atlet dengan disfungsi lokomotor yang sangat parah di keempatekstremitas,sehinggamereka membutuhkan bantuan dari asisten dan alat bantu. Saat ini, Boccia National Paralympic Committee (NPC) Surakarta memerlukan pengembangan alat penunjang pada olahragabocciaklasifikasiBC3yaitupadahelmbertongkatpointer.Helmbocciayangtersediadipasaran harganya cukup mahal dan masih  mempunyai tingkat akurasi yang rendah dengan standar keamanan dan kenyamanan atlet yang belumterpenuhi. Sehingga dapat memengaruhi keselamatan maupun hasil akhir olahraga boccia. Helm boccia ini berfungsi untuk membantuatlet dalam mengarahkan, membidikarahsasaranbola, dan menggulirkan bola. Berdasarkan pemaparan diatas maka muncul sebuah gagasan untuk membuat produk helmbertongkat dengan akurasi dan standar keamanan yang memadai serta dengan harga yang terjangkau. Kata Kunci : Boccia BC3, Alat Bantu Olahraga Boccia, Helm BocciaPertandingan Boccia adalah salah satu olahraga paralimpiade yang paling cepat berkembang. Olahraga boccia dibedakan berdasarkan tujuan kompetisi yang bergantung pada kemampuan disik dan fungsionalnya. Atlet boccia diklasifikasikan di salah satu dari empat kelas: BC1, BC2, BC3, atauBC4. Kelas atlet BC3 ditujukan untuk atlet dengan disfungsi lokomotor yang sangat parah di keempatekstremitas,sehinggamereka membutuhkan bantuan dari asisten dan alat bantu. Saat ini, Boccia National Paralympic Committee (NPC) Surakarta memerlukan pengembangan alat penunjang pada olahragabocciaklasifikasiBC3yaitupadahelmbertongkatpointer.Helmbocciayangtersediadipasaran harganya cukup mahal dan masih  mempunyai tingkat akurasi yang rendah dengan standar keamanan dan kenyamanan atlet yang belumterpenuhi. Sehingga dapat memengaruhi keselamatan maupun hasil akhir olahraga boccia. Helm boccia ini berfungsi untuk membantuatlet dalam mengarahkan, membidikarahsasaranbola, dan menggulirkan bola. Berdasarkan pemaparan diatas maka muncul sebuah gagasan untuk membuat produk helmbertongkat dengan akurasi dan standar keamanan yang memadai serta dengan harga yang terjangkau. Kata Kunci : Boccia BC3, Alat Bantu Olahraga Boccia, Helm Boccia
Peran Guru Penjas Dalam Menanggulagi Dampak Pembelajaran Daring Fadilah Umar; Hendriq Joko Prasetyo; Mohammad Furqon Hidayatullah; Islahuzzaman Nuryadin; Haris Nugroho; Ulfa Fatahara Laras Fadian; Ria Apriadi; Margaretha -; Dhenaldo Ahnaf; Muhammad Rafli
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59798

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perlakukan pemberian stretching pada saat aktivitas yang dijalankan melalui daring. Metode penelitian yang dilakukan dengan malalui survey kepada responden. Responden penelitian adalah guru-guru penjas SMA/MA di Kota Surakarta sebanyak 50 orang. Survey dilakukan dengan melalui angket yang dibagikan dengan google form. Hasil jawaban survey dianalisis dengan tingkat prosentase jawaban responden terhadap point permasalahan. Hasil penelititain diperoleh (1) Dampak yang dirasakan saat pelaksanaan aktivitas yang dilakukan melalui daring responden menyatakan terjadi bahu dan leher kaku sebesar 2%, kapala dan otot kaku 2%, penat 2%, sakit penggang 17%, pusing 25%, mata panas/Lelah dan berair 29%, dan sisanya merasakan semuanya 44%. (2) Pengaruh yang dirasakan dengan pemberian stretching disela-sela aktivitas yang dilakukan secara daring, responden menyatakan badan terasa lebih segar 33%, peredaran terasa lebih darah lancer 15%, lebih bersemangat 15%, semua merasakan badan lebih segar, peredaran darah lancer, dan lebih bersemangat 67%, dan tidak merasakan perbedaan 2%. (3) Motivasi guru untuk menularkan cara stretching dalam mengurangi dampak negative aktivitas daring kepada siswa, guru mata pelajaran lain, dan tenaga kependidikan di sekolahnya adalah 52% menyatakan sangat mau, mau 29 % mau, ragu-ragu 8%, tidak mau 6%, sangat tidak mau 4%. Kesimpulan penelitian adalah bahwa (1) Dampak negative aktivitas yang dilakukan dengan daring menimbulkan gejala-gejala seperti bahu dan leher kaku, kepala dan otot kaku, penat, sakit pinggang, dan mata panas dan berair. (2) Pemberian stretching disela-sela saat aktivitas dilakukan dengan daring memberikan pengaruh badan terasa segar, peredaran darah terasa lebih lancar, dan lebih bersemangat. (3) Guru-guru penjas memiliki mortivasi dan kemauan tinggi untuk menularkan cara stretching dalam mengurangi dampak negative aktivitas daring kepada siswa, guru mata pelajaran lain, dan tenaga kependidikan di sekolahnya. Kata kunci: Stretching, Pembelajaran, Preventif Pembelajaran Daring 
Pengaruh Usia dan Lama Berlatih Terhadap Mood Atlet Panahan Remaja Febriani Fajar Ekawati; Anindya Putri Herlambang
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59799

Abstract

Pada area penelitian psikologi olahraga, enam komponen mood menjadi kajian yang menarik jika dikaitkan dengan performa atlet. Faktor-faktor yang mempengaruhi mood juga penting diketahui untuk mempersiapkan performa pada masa kompetisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh usia dan lama berlatih terhadap komponen mood secara terpisah pada atlet panahan remaja yang mengikuti POPDA Karesidenan Surakarta. Data komponen-komponen mood diambil menggunakan adaptasi Brunel Mood Scale (BRUMS), sedangkan data usia dan lama berlatih diambil dari informasi demografis atlet saat pengisian angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel usia dan lama berlatih terhadap komponen mood. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia mempunyai pengaruh hanya pada komponen tension, sedangkan lama berlatih hanya mempunyai pengaruh terhadap komponen depression, dengan (Sig.£ 0,05). Meskipun usia dan lama berlatih terbukti tidak mempengaruhi semua komponen mood pada penelitian ini, latihan mental tetap diberikan kepada atlet agar saat kompetisi terhindar dari gangguan psikologis.  Kata kunci: Usia, Lama berlatih, Mood, Panahan, Atlet Remaja
Hubungan Kecepatan Lari 60 Meter dan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Aba Sandi Prayoga
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59793

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lari 60 meter dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan lompat jauh gaya jongkok. Desain penelitian ini adalah korelasional yang termasuk jenis penelitian diskriptif. Penelitian ini bertujan untuk menyelidiki ada atau tidaknya dan bila ada seberapa besar hubungan variasi beberapa variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian survei dengan teknik tes dan pengukuran. Pengukuran korelasional adalah penelitian mencari hubungan diantara variabel-variabel yang diteliti. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Sabilarrosyad  Tahun Pelajaran 2019-2020 sebanyak 15 siswa. Dalam penelitian ini digunakan instrumen tes sebagai alat untuk mengumpulkan data yaitu dengan tes dan pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis product moment dan korelasi ganda.Dari hasil penelitian didapatkan Hasil analisis data membuktikan ada hubungan yang signifikan dengan arah negatif antara kecepatan lari dengan kemampuan lompat jauh. Hal ini dtunjukkan dengan nilai rhitung = -0,693 > r(0,05)(34) = 0,3291. Nilai korelasi yang diperoleh masuk dalam kategori kuat dan memberikan sumbangan efektif sebesar 17,2%. Hasil analisis data membuktikan ada hubungan yang signifikan dengan arah positif antara power otot tungkai dengan kemampuan lompat jauh. Hal ini dtunjukkan dengan nilai rhitung = 0,816 > r(0,05)(34) = 0,3291. Nilai korelasi yang diperoleh masuk dalam kategori kuat dan memberikan sumbangan efektif sebesar 51,9%. Kata Kunci : Lari 60 meter, daya ledak otot tungkai, lompat jauh .
Analisis Tingkat Kondisi Fisik Pemain U16 Persis Solo Islahhuzaman Nuryadin; Rumi Iqbal Doewes
Smart Sport Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v20i1.59800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik pemain U16 persis Solo yang terdiri dari Vertical jump, leg dynamometer, lari 50 meter, shuttle run, bleeptest . Penelitian deskriptif dengan strategi penelitian survei digunakan dalam penelitian ini. Pada tanggal 25 September 2021, penelitian dilakukan di lapangan Baturan. Sebanyak 30 pemain dilibatkan dalam penelitian. Dalam penelitian ini mendapatkan hasil kondisi fisik aspek vertical jump pemain U16 Persis Solo mempunyai rata-rata sebesar 66,7667 dan sebagian besar kategori baik sekali sebanyak 13 atlet (43,33%). Rata-rata tingkat kondisi fisik aspek lari 50 meter pemain U16 Persis Solo mempunyai rata-rata sebesar 6,8917 dan sebagian besar dikategorikan baik sebanyak 16 atlet (53,33 %). Rata-rata tingkat kondisi fisik aspek shuttle run pemain U16 Persis Solo mempunyai rata-rata sebesar 13,2343 dan sebagian besar dikategorikan baik sebanyak 26 atlet (86,67 %). Rata-rata tingkat kondisi fisik aspek bleeptest pemain U16 Persis Solo mempunyai rata-rata sebesar 8,957 dan sebagian besar dikategorikan kurang dan sedang sebanyak 11 atlet (36,67 %).Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata kondisi fisik pemain U16 Persis Solo secara keseluruhan mempunyai rata-rata sebesar 3,9 dan sebagian besar dikategorikan baik sebanyak 23 atlet (76,67 %). Kata Kunci: analisis, kondisi fisik, Sepakbola