cover
Contact Name
Rumi Iqbal Doewes
Contact Email
king.doewes@staff.uns.ac.id
Phone
+6281288765432
Journal Mail Official
king.doewes@staff.uns.ac.id
Editorial Address
JPOK FKIP UNS Surakarta. Jl. Menteri Supeno 13 Manahan Surakarta 57139. Telp/Fax: (0271) 714957
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SMART SPORT
ISSN : 19790465     EISSN : 27233081     DOI : -
Core Subject : Education,
SMART SPORT merupakan jurnal yang berisikan hasil penelitian, gagasan konseptual dan aplikasi teori maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
ANALISIS TEKNIK PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PADA ATLET PEKAN OLAHRAGA PELAJAR NASIONAL DI JAWA TENGAH TAHUN 2017 Fajar Syamsudin; Muhammad Mariyanto
Smart Sport Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.942 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v12i1.42967

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan (1)  untuk mengetahui data  statsitik dan  rata-rata penggunaan    teknik    pencak    silat    kategori    tanding  pada    pekan  olahraga  pelajar nasional.  (2)  Untuk mengetahui data  statistik dan  rata-rata  penggunaan  teknik  pencak silat    pada masing-masing kelas kategori tanding  Pekan Olahraga Pelajar  Nasional. Populasi dalam penelitian  ini adalah  seluruh atlet yang  bertanding. Sampel  yang terpilih adalah  atlet  yang lolos dalam  perdelapan  final.  Teknik  sampling  yang  digunakan adalah probability sampling. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif,  untuk  mendiskripsikan  hasil penelitian.  Pengumpulan data  dengan cara  observasi  secara langsung,  merekam  setiap  partai  pertandingan  yang  berjalan. Analisis data di isikan dengan cara penghitungan teli pada blangko penggunaan teknik. Teknik yang di  analsis  adalah pukulan,  tendangan  sabit, tendangan depan,  tendangan    samping, tendangan    belakang,  bantingan,    guntingan,    sapuan,  block aktif, block  pasif, hindaran  belakang, hindaran  samping  kanan dan hindaran  samping kiri.  Hasil  penelitian   adalah   sebagai   berikut   ini.   Pertama,   rata      rata penggunaan teknik pada seluruh kelas tanding : Pukulan (14.52%), Tendangan Sabit (26.66%), Tendangan Depan (14.16%),  Tendangan Samping  (12.07%),  Tendangan Belakang  (0.37%), Bantingan (9.55%), Guntingan (9.97%), Sapuan (1.00%), Block Aktif  (4.39%), Block Pasif (3.11%),  Hindaran Belakang  (1.31%),  Hindaran  Samping  Kanan (1.60%) dan Hindaran Samping Kiri (1.30%). Kedua, Rata   rata penggunaan  dengan  prosentase tertinggi  teknik  pencak  silat  pada masing masing kelas  tanding. Ada sebanyak 17  kelas tanding,  terdiri  dari 9  kelas tanding  putra (A   I). Kelas tanding  putra sebagai  berikut : A  tendangan  sabit  (21.63%),    B  tendangan  sabit  (25.27%),   C tendangan  sabit  (24.72%),  D tendangan sabit (29.17%), E tendangan sabit (28.35%), F tendangan sabit (25.40%), G tendangan sabit (27.15%), H tendangan sabit (23.46%), dan I  tendangan sabit (34.45%). Dan 8  kelas    kelas tanding  putri  (A    H). Kelas tanding  putri  sebagai  berikut  :  A tendangan  samping (24.12%),  B  tendangan sabit  (29.77%), C tendangan sabit (28.96%), D tendangan sabit (30.81%), E tendangan sabit (31.12%),  F  tendangan sabit  (30.34%), G tendangan sabit  (21.95%), dan H  pukulan  (25.36%). Simpulan penelitian ini  adalah teknik yang  memiliki karakter menyerang dan memiliki nilai poin  tinggi berada  pada  presentase  atas,  sebaliknya  teknik  yang memiliki karakter bertahan atau poin sedikit berada pada presentase bawah.Kata Kunci  :  Rata   rata penggunaan  teknik,  Pencak  silat,  Pekan  olahraga pelajar nasional 2017
PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN IMAGERY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SMASH BULUTANGKIS PADA SISWA SEKOLAH BULUTANGKIS KUSUMA KLATEN TAHUN 2018 Shafira Ainun; Bambang Wijanarko
Smart Sport Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.458 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v13i1.43049

Abstract

Tujuan  penelitian  ini adalah untuk  mengetahui  :  (1)  Pengaruh penggunaan metode latihan audio visual  dan  imagery  terhadap peningkatan keterampilan  smash bulutangkis pada  siswa Sekolah Bulutangkis Kusuma Klaten tahun  2018. (2)  Penggunaan metode latihan  yang lebih  baik antara audio visual dan imagery  terhadap  peningkatan keterampilan  smash  bulutangkis  pada  siswa  Sekolah  Bulutangkis Kusuma Klaten tahun 2018.  Jenis  penelitian yang  digunakan adalah penelitian  eksperimen.  Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pemain bulutangkis Sekolah Bulutangkis Kusuma Klaten tahun  2018  sebanyak  30  atlet. Teknik  analisis data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini adalah  uji  reliabilitas,  uji normalitas.  Hasil  analisis data  uji reliabilitas hasil  tes  awal   smash diperoleh nilai r hitung spearman  brown sebesar  0,625  yang nilainya  >  0,6   artinya bahwa  uji  smash  bersifat  reliabel.  Uji  normalitas menggunakan  Shapiro  Wilk.  Hasil probabilitas  uji normalitas berturut-turut pretest  smash  kanan  audio  visual,  pretest  smash kanan imagery, pretest smash kiri audio visual, pretest smash kiri imagery, posttest smash kanan audio  visual, posttest smash  kanan imagery,  posttest smash  kiri  audio visual, posttest  smash kiri  imagery yaitu  0,001; 0,245;  0,245; 0,258; 0,025; 0,004;  0,045; 0,015.  yang  berarti  data  berdistribusi  normal  yaitu  yang  nilai probabilitas > 0,05 pada observasi, pretest smash  kanan, pretest smash kiri  audio  visual,dan  pretest smash kiri imagery.  Sisanya  tidak  berdistribusi  normal yaitu  yang  nilai  probabilitas  <  0,05  pada observasi pretest  smash kanan dan semua  observasi posttest.  Karena    terdapat observasi  tidak   normal  maka  asumsi  normalitas  tidak terpenuhi. Sehingga pengujian menggunakan statistik nonparametrik  dan tidak  perlu uji homogenitas. Analisis data  tes awal kelompok    audio  visual    dan    imagery pada smash  kanan  yaitu  diperoleh nilai p sebesar 0,902 > 0,05 sedangkan pada smash kiri probabilitas  sebesar  0,841  >  0,05.  yang  berati  tidak    terdapat    perbedaan  yang  signifikan pada tes awal kelompok audio  visual dan  imagery. Analisis data  peningkatan  audio visual  pada  smash  kanan  diperoleh probabilitas  sebesar  0,129  > 0,05 sedangkan pada smash kiri probabilitas sebesar 0,470 > 0,05  yang  berarti tidak  ada  peningkatan  signifikan smash pada kelompok audio visual. Analisis data peningkatan  imagery pada smash kanan diperoleh probabilitas sebesar 0,603 > 0,05 sedangkan pada smash kiri diperoleh probabilitas sebesar 0,317 > 0,05 yang berarti tidak ada peningkatan signifikan smash  pada kelompok  imagery.  Analisis data  tes  akhir smash akhir  antara kelompok  audio visual dan  imagery pada smash  kanan  diperoleh probabilitas 0,297  >  0,05 sedangkan pada smash  kiri  diperoleh probabilitas  sebesar 0,833 > 0,05. Yang  berarti  tidak  ada perbedaan  signifikan  antara perlakuan  audio  visual  dan imagery. Persentase peningkatan  perlakuan  audio  visual  pada  smash  kanan  sebesar  18,5 dan  smash  kiri sebesar 12,5. Sedangkan pada perlakuan  imagery  pada   smash  kanan sebesar    7,7  dan  pada  smash  kiri    sebesar  8,0.  Yang   berarti perlakuan  audio  visual cenderung lebih baik dibandingkan imagery.Kata Kunci: Audio visual, Imagery, Ketrampilan smash bulutangkis.
PENGARUH MODEL LATIHAN UMAC-CPF TERHADAP DAYA TAHAN PEMAIN SEPAKBOLA CEREBRAL PALSY INDONESIA Muhammad Abdul Masjid; Agustiyanta -
Smart Sport Vol 15, No 1 (2019): Jurnal SmartSport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.063 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v15i1.43078

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  model  latihan UMAC-CPF (Umar Motor Ability Circuit Cerebral Palsy Football) terhadap daya tahan pemain  sepakbola  Cerebral  Palsy Indonesia.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah semua pemain pelatnas sepakbola cerebral palsy Indonesia tahun 2019 yang terdiri dari 14  orang  yang  semuanya  laki-laki  dan  memiliki  klasifikasi  berbeda-beda.  Dari  jumlah populasi yang ada sampel diambil tetap sama seperti populasi 14 orang. Karena jumlah sampel  dalam  penelitian  ini  berjumlah  14  orang  maka  penelitian  ini  menggunakan sampling jenuh untuk  mengambil sampel.  Karena  jumlah  populasi  relatif kecil, kurang dari  30  orang.  Sehingga  jumlah  sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  14  orang.  Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data  melalui tes dan  pengukuran  daya  tahan  pemain  dengan  Balke  tes  15  menit.  Teknik  analisis  data yang digunakan dengan melalui uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji asumsi dengan  taraf  signifikan  5%.  Hasil  penelitian model  latihan  UMAC-CPF  menggunakan model  latihan  UMAC-CPF    diperoleh  rata-rata  Balke  Test  15  Menit  awal  sebesar 2621.1429 meter. Kemudian setelah pelatihan nilainya menjadi 2930 meter peningkatan diperoleh  sebesar  308.8571  meter  jika  dipersenkan  nilainya  sebesar  11.783%.    Hasil perhitungan secara statistic diperoleh nilai t hitung sebesar 13.336 dan nilai probabilitias 0.000. nilai probabilitas < 0.05 yang berarti ada peningkatan model latihan UMAC-CPF Balke  Test  15  Menit  secara  signifikan  model  latihan  UMAC-CPF. Penelitian  dapat disimpulkan  sebagai  berikut:  Penelitian  tentang  pengaruh  model  latihan  UMAC-CPF terhadap  daya  tahan  pemain  sepakbola  cerebral  palsy  indonesia  diperoleh  kesimpulan terjadi  peningkatan  signifikan  Balke  Test  15  Menit  menggunakan  model  latihan UMAC-CPF    yakni  awalnya  sebesar  2621.1429  menjadi  2930  peningkatan  sebesar 308.8571(11.783%)  dibuktikan  dengan  nilai  probabilitas  uji  statistic  sebesar  0.000< 0.05Kata Kunci : daya tahan, model latihan UMAC-CPF
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SHOOTING SECARA TERUS MENERUS DAN BERGILIRAN TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING (FREETHROW) DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER SMA NEGERI 3 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2015/2016 Argya Setya Wimala; Tri Aprilijanto Utomo
Smart Sport Vol 4, No 1 (2014): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.236 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v4i1.36065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh latihan shooting secara terus dengan latihan shooting secara bergiliran terhadap kemampuan shooting (freethrow) dalam permainan bola basket pada siswa putra ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016; (2) Latihan yang lebih baik pengaruhnya antara metode latihan shooting secara terus menerus dengan metode latihan shooting secara bergiliran terhadap kemampuan shooting (freethrow) dalam permainan bola basket pada siswa putra ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa putra ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 30 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive random sampling, yakni dalam pemilihan sampel peneliti memiliki pertimbangan tertentu untuk ditetapkan sebagai anggota sample. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran kemampuan shooting (freethrow) bola basket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedaan dengan melalui uji prasyarat yaitu uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji homogenitas dengan taraf signifikansi 5%.Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh antara latihan shooting secara terus menerus dengan latihan shooting secara bergiliran terhadap kemampuan shooting (freethrow) dalam permainan bola basket pada siswa putra ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016, dengan thitung = 5,118 > ttabel = 2,048; (2) Metode latihan shooting secara bergiliran memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan metode latihan shooting secara terus menerus dalam meningkatkan kemampuan shooting (freethrow) bola basket pada siswa putra ekstrakurikuler SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016, dengan peningkatan latihan shooting secara bergiliran= 86,25% > latihan shooting secara terus menerus = 42,91%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SERVICE BAWAH BOLAVOLI MENGGUNAKAN METODE LATIHAN DRILL DENGAN TALI PADA SISWA KELAS XI TLC SMKN 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Agung Hidayat
Smart Sport Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.482 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v10i1.42232

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  meningkatkan  hasil  belajar  service bawah bolavoli menggunakan metode latihan drill dengan tali pada siwa XI TLC SMK Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas  PTK.  Penelitian  dilaksanakan  dalam  dua  siklus,  dengan  setiap  siklus  terdiri  atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa  kelas  XI  TLC Sekolah  Menengah  Kejuruan  Negeri  5  Surakarta  tahun  pelajaran 2016/2017,  yang  berjumlah  31  siswa.  Dengan  rincian  siswa  putra:  30  anak  dan  siswa putri:  1  anak.  Sumber  data  berasal  dari  guru  dan  siswa.  Teknik  pengumpulan  data adalah melalui tes kemampuan melakukan gerak dasar service bawah dan observasi dari proses  kegiatan  pembelajaran.  Validitas  data  menggunakan  teknik  triangulasi  metode. Analisis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  secara  deskriptif  yang didasarkan  pada  analisis  kualitatif  dengan  prosentase.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa penggunaan metode latihan drill dengan tali dalam pembelajaran  service bawah bolavoli dapat meningkatkan hasil belajar service bawah pada siswa kelas XI TLC SMK Negeri  5  Surakarta  Tahun Pelajaran  2016/2017,  dapat  diperoleh  hasil  penelitian  dan pembahasan  sebagai  berikut:  pada  siklus  I  sejumlah  24  siswa  (77,41%)  mencapai kreteria  tuntas.  Pada  akhir  siklus  II  terjadi  peningkatan  sejumlah  28  siswa  (90,3%) mencapai kreteria tuntas. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa 3,05 pada siklus I meningkat menjadi 3,14 pada siklus II. Nilai pada kondisi akhir meningkat dan melebihi target minimal yang diharapkan yaitu minimal 80% siswa dalam satu kelas dapat tuntas belajar.Kata Kunci: Service Bawah Bolavoli, Metode Latihan Drill Dengan Tali.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL MENGUNAKAN LADDER DENGAN CONE TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMK BHINNEKA KARYA SURAKARTA TAHUN 2017 Mustafa Ali Khoriri; Fadilah Umar
Smart Sport Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.124 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v11i1.42519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya perbedaan pengaruh latihan Drill menggunakan Ladder dan Cone terhadap peningkatan kelincahan siswa ekstrkurikuler futsal SMK Bhinneka Karya Surakarta Tahun 2017. (2) Latihan yang lebih efektif dan efisien antara latihan Drill menggunakan Ladder dan Cone terhadap peningkatan kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMK Bhinneka Karya Surakarta tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen. Subjek yang digunakan dalam  penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler futsal SMK Bhinneka Karya Surakarta tahun 2017. Jumlah siswa adalah 20 siswa. Keseluruhan subjek dijadikan sampel penelitian. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data kelincahan. Tes dan Pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan melakukan tes Dogging Run. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedan (uji-t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh latihan drill menggunakan ladder dengan cone terhadap kelincahan pada siswa ekstrakurikuler SMK Bhinneka Karya Surakarta Tahun 2017 dengan thitung = 8.1413 > ttabel = 1.8595 ; (2) latihan drill menggunakan ladder lebih baik dan efektif pengaruhnya dibandingkan dengan latihan drill menggunakan cone terhadap kelincahan pada siswa ekstrakurikuler SMK Bhinneka Karya Surakarta Tahun 2017, dengan peningkatan menggunakan Ladder = 10.47% > latihan menggunakan cone = 8%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh latihan drill menggunakan Ladder dengan cone terhadap kelincahan pada siswa ekstrakurikuler SMK Bhinneka Karya Surakarta Tahun 2017; (2) latihan drill menggunakan Ladder lebih baik pengaruhnya dibandingkan dengan latihan drill menggunakan cone terhadap kelincahan pada siswa ekstrakurikuler SMK Bhinneka Karya Surakarta Tahun 2017. Kata Kunci: Futsal, latihan drill menggunakan Ladder, latihan drill menggunakan Cone, Kelincahan.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SPRINT TRAINING MENGGUNAKAN PARASUT RUNNING DENGAN RASIO RECOVERY 1:10 DAN 1:20 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI ATLETIK JPOK UNS TAHUN 2018 Ahmad Mustaqim; Slamet Riyadi
Smart Sport Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.866 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v13i1.43044

Abstract

Tujuan  Penelitian adalah Untuk  mengetahui: (1) Pengaruh  latihan  sprint training menggunakan parasut running dengan rasio recovery 1:10 terhadap kecepatan lari  100 meter mahasiswa pembinaan prestasi atletik JPOK  UNS tahun  2018.  (2) Pengaruh latihan sprint training menggunakan parasut running dengan rasio  recovery  1:20    terhadap    kecepatan lari    100    meter mahasiswa pembinaan  prestasi  atletik JPOK    UNS  tahun    2018.  (3)    Pengaruh  yang    lebih    baik  antara  latihan  sprint training menggunakan parasut dengan rasio recovery 1:10 dan 1:20 terhadap kecepatan lari  100 meter pembinaan prestasi atletik  JPOK  UNS  tahun  2018. Populasi dalam penelitian  ini adalah  mahasiswa  pembinaan  prestasi  atletik  JPOK UNS tahun  2018 yang berjumlah 60 mahasiswa putra dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive  sampling  yang  berjumlah  30  mahasiswa  putra.  Penelitian  ini  menggunakan metode  eksperimen dengan  rancangan  pretest-posttest design.  Teknik  pengumpulan data  dalam penelitian ini  dengan  tes  lari 100  meter.  Teknik  analisis  data  dalam penelitian ini menggunakan uji beda dengan rumus t-test dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat disimpulkan  :  (1) Ada  perbedaan  pengaruh  latihan sprint  training menggunakan  parasut running dengan rasio  recovery  1:10  terhadap kecepatan lari 100 meter pada mahasiswa pembinaan prestasi atletik JPOK UNS tahun 2018 dengan              yang diperoleh  = 35,592 >= 2,145. (2) Ada perbedaan pengaruh latihan sprint training  menggunakan  parasut running  dengan  rasio  recovery  1:20 terhadap kecepatan lari 100 meter pada mahasiswa pembinaan  prestasi atletik JPOK UNS tahun 2018 dengan yang diperoleh = 26,04 > = 2,145. (3) Latihan sprint training menggunakan  parasut running  dengan  rasio  recovery  1:20 lebih  baik pengaruhnya daripada  latihan  sprint training  menggunakan  parasut running  dengan  rasio recovery 1:10 terhadap kecepatan  lari  100 meter pada  mahasiswa pembinaan  prestasi  atletik JPOK  UNS tahun  2018  dengan  persentase peningkatan  kelompok  2  (rasio recovery 1:20) 5,78% lebih besar daripada kelompok 1 (rasio recovery 1:10) 5,08%.Kata Kunci: sprint training, rasio kerja dan istirahat, kecepatan lari 100 meter
PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR PENJASORKES Vera Septi Sistiasih
Smart Sport Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.886 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v14i1.43068

Abstract

Media  pembelajaran  adalah  sarana  untuk  menyampaikan  materi  atau  informasi kepada siswa. Dengan adanya media pembelajaran yang inovatif dan kreatif mendorong siswa  untuk  lebih  tertarik  pada  materi  pelajaran  yang  disampaikan.  Selain  itu  media pembelajaran  juga  efektif  untuk  meningkatkan  hasil  belajar  siswa.  Salah  satu  media pembelajaran  yang  menarik  adalah  scrapbook. Rumusan  masalah  dalam  penelitian  ini adalah  apakah  ada  pengaruh  media  pembelajaran  scrapbook  terhadap  hasil  belajar kognitif  siswa  kelas  VI  SD  Negeri  Blangu  3  pada  mata  pelajaran  pendidikan  jasmani dan bagaimana pengaruhnya terhadap mereka? Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  media  pembelajaran scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VI SD Negeri Blangu 3 pada mata pelajaran  pendidikan  jasmani.  Untuk  pengumpulan  data  penelitian,  peneliti menggunakan  metode  eksperimen  dengan  desain  penelitian  studi  kasus,  yaitu  hanya satu kelas yang diberi perlakuan kemudian mengamati hasilnya. Peneliti mengumpulkan data  menggunakan  metode  observasi,  tes,  dokumentasi  dan  studi  pustaka.  Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa ada pengaruh penggunaan media  scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa yang dilakukan posttest.  Kesimpulan  yang  didapat  dari  penelitian  ini  adalah  bahwa  scrapbook media memiliki  pengaruh  terhadap  hasil  belajar  kognitif  siswa.  Hal  ini  terlihat  dari peningkatan  hasil  tes  kognitif  siswa,  pada  pretest  siswa  yang  mendapat  nilai  di  atas KKM  sebesar  71%.  Setelah  diberikan  perlakuan  yaitu  penggunaan  scrapbook,  semua siswa  mendapat  nilai  di  atas KKM.  Dari data  pretest  dan posttest menunjukkan  bahwa kemampuan  siswa  untuk  menjawab  pertanyaan  telah  meningkat  setelah  diberikan perlakuan.Kata Kunci : Pengaruh Media Pembelajaran, Scrapbook, Hasil Belajar Penjas
STUDI TINGKAT MOTIVASI SISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PADA SMK NEGERI 1 DAN SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Hendra Haniffahrudin; Satriya Yudi Gontara
Smart Sport Vol 8, No 2 (2016): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.935 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v8i2.36127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkatmotivasi intrinsik, ekstrinsik dan keseluruhan tingkat motivasi siswa yang melandasikeikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif persentase dengan teknik survei. Teknik sampling menggunakan teknik total sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 60 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Surakarta. 30 siswa di SMKN 1 Surakarta, dan 30siswa di SMKN 2 Surakarta. Pengumpulan data menggunakan angket. Uji prasyarat instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif persentase untuk memberikan gambaran penelitian tentang motivasi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat motivasi intrinsik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli lebih besar daripada tingkat motivasi ekstrinsik. Rata-rata tingkat motivasi intrinsik sebesar 76.54% dalam kategori tinggi. Adapun rata-rata tingkat motivasi ekstrinsik sebesar 62.06% dalam kategori rendah. Motivasi intrinsik siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang tergolong tinggi karena dipengaruhi oleh faktor: kebutuhan 74.32%, harapan 73.92%, dan minat 75.56%. Adapun motivasi ekstrinsik yang tergolong rendah karena dipengaruhi oleh faktor: dorongan keluarga 55.42%, lingkungan 67.85%, dan imbalan 61.25%. Keseluruhan tingkat motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli sebesar 69.11% dalam kategori tinggi.
KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI, TINGGI BADAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN SMASH BOLAVOLI PADA ATLET PUTRA KLUB BOLAVOLI PRAYOGA WONOGIRI TAHUN 2017 Bandong Is Sembodo; Hendrig Joko Prasetyo
Smart Sport Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.154 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v11i1.42511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi power otot tungkai terhadap keterampilan smash bolavoli, kontribusi tinggi badan terhadap keterampilan smash bolavoli, kontribusi koordinasi mata tangan terhadap keterampilan smash bolavoli, kontribusi power otot tungkai, tinggi badan dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan smash bolavoli pada atlet putra klub bolavoli PRAYOGA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasional. Penelitian ini dilaksanakan selama sehari yaitu pada tanggal 3 Juni 2017 pukul 14.00-16.00 WIB. Sampel penelitian adalah atlet putra Klub Bolavoli PRAYOGA yang berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data adalah diadakan tes dan pengukuran power otot tungkai, tinggi badan, koordinasi mata tangan dan kemampuan smash bolavoli. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sumbangan power otot tungkai terhadap kemampuan smash bolavoli pada atlet putra klub bolavoli Prayoga Wonogiri Tahun 2017 sebesar 24,45%, terdapat sumbangan tinggi badan terhadap kemampuan smash bolavoli pada atlet putra klub bolavoli Prayoga Wonogiri Tahun 2017 sebesar 28,57%, terdapat sumbangan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan smash bolavoli pada atlet putra klub bolavoli Prayoga Wonogiri Tahun 2017 sebesar 19,48%, terdapat sumbangan kekuatan otot tungkai, tinggi badan dan koordinasi mata tangan secara bersama-sama terhadap kemampuan smash bolavoli pada atlet putra klub bolavoli Prayoga Wonogiri Tahun 2017 sebesar 72,5%. Kata Kunci: Smash Bolavoli, Power Otot Tungkai, Tinggi Badan, Koordinasi Mata Tangan

Page 6 of 15 | Total Record : 141