cover
Contact Name
Rumi Iqbal Doewes
Contact Email
king.doewes@staff.uns.ac.id
Phone
+6281288765432
Journal Mail Official
king.doewes@staff.uns.ac.id
Editorial Address
JPOK FKIP UNS Surakarta. Jl. Menteri Supeno 13 Manahan Surakarta 57139. Telp/Fax: (0271) 714957
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SMART SPORT
ISSN : 19790465     EISSN : 27233081     DOI : -
Core Subject : Education,
SMART SPORT merupakan jurnal yang berisikan hasil penelitian, gagasan konseptual dan aplikasi teori maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN AEROBIC INTERVAL TRAINING DAN HIGH INTENSITY CIRCUIT TRAINING (HICT) TERHADAP KAPASITAS VO2 MAX SISWA SSB HARIMAU BEKONANG KELOMPOK USIA 13-15 TAHUN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017 rumi iqbal dowes
Smart Sport Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.007 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v12i1.42974

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui:  (1)  apakah  ada  perbedaan pengaruh latihan aerobic interval training dan high intensity circuit training (HICT) terhadap kapasitas  VO2  Max  siswa  SSB  Harimau  Bekonang  Kelompok  Usia  13-15  Tahun  Kabupaten Sukoharjo  Tahun  2017, (2)  manakah  latihan  yang  lebih  baik  dan  efektif  antara  latihan aerobic  interval  training  dan  high  intensity  circuit  training (HICT)  terhadap  kapasitas  VO2 Max.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian  kuantitatif  eksperimen.  Subjek  yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa putra usia 13-15 tahun SSB Harimau Bekonang Kabupaten  Sukoharjo  tahun  2017.  Jumlah siswa  adalah  30  siswa.  Keseluruhan  subjek dijadikan  sampel  penelitian.  Data  yang  dikumpulkan  pada  penelitian  ini  berupa  data kapasitas  VO2  Max.  Tes  dan  pengukuran  yang  digunakan  untuk  mengumpulkan  data  adalah dengan  melakukan  tes Multystage  Fitness Test (MFT).  Teknik analisis  data  yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedan (uji-t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti  uji normalitas  dan  uji  homogenitas.  Setelah  melakukan  penelitian,  diperoleh  hasil sebagai  berikut:  (1)  ada  perbedaan  pengaruh  latihan  aerobic  interval  training  dan  high intensity  circuit  training  (HICT)  terhadap  kapasitas  VO2  Max siswa  SSB  Harimau  Bekonang kelompok usia 13-15 Tahun Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017 dengan thitung = 2.4612 > ttabel =  1.7613,  (2)  latihan  aerobic  interval  training  lebih  baik  dan  efektif  pengaruhnya dibandingkan  dengan  latihan  high  intensity  circuit  training (HICT)  terhadap  kapasitas  VO2 Max siswa SSB Harimau Bekonang Kelompok Usia 13-15 Tahun Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017, dengan  peningkatan  aerobic  interval  training =  6.06%  > latihan  high  intensity  circuit training (HICT)  =  3.81%.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  sebagai  berikut: (1)  ada  perbedaan  pengaruh  latihan  aerobic  interval  training dan  high  intensity  circuit training (HICT)  terhadap  kapasitas  VO2  Max siswa  SSB  Harimau  Bekonang  Kelompok  Usia 13-15  Tahun  Kabupaten  Sukoharjo  Tahun  2017,  (2)  latihan  aerobic  interval  training  lebih baik  pengaruhnya  dibandingkan  dengan  latihan  high  intensity  circuit  training (HICT) terhadap  kapasitas  VO2  Max  siswa  SSB  Harimau  Bekonang  Kelompok  Usia  13-15  Tahun Kabupaten Sukoharjo Tahun 2017.Kata Kunci: Sepakbola, Aerobic Interval Training, High Intensity Circuit Training (HICT), VO2 Max
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN LARI, DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA EKSTRAKURIKULER ATLETIK SMP NEGERI 1 JATEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2018/2019 Koco Dirgantoro; Bambang Wijanarko
Smart Sport Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.13 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v14i1.43062

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  Hubungan  Antara  Kecepatan  Lari, Daya Ledak Otot Tungkai, Dan Panjang Tungkai Terhadap Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada  Siswa  Ekstrakurikuler  Atletik  SMP  Negeri  1  Jaten  Karanganyar  Tahun  Ajaran 2018/2019. Penelitian ini Menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasional. Sampel dalam  penelitian  ini  adalah  siswa  siswi  peserta  ekstrakurikuler  atletik  SMP  Negeri  1  Jaten Karanganyar  berjumlah  32  orang. Pengumpulan  data  menggunakan  tes  dan  pengukuran Kecepatan  Lari,  Daya  Ledak  Otot  Tungkai,  Panjang  Tungkai,  dan  Lompat  Jauh  Gaya Jongkok.  Analisis  data  menggunakan  analisis  statistic  dengan  studi  korelasi  menggunakan aplikasi IBM SPSS 23. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1)  Kecepatan Lari  memiliki hubungan  terhadap  Lompat  Jauh  Gaya  Jongkok,  dibuktikan  dengan  nilai  korelasi  bertanda negatif (-0.808 < 0). Nilai probabilitas sebesar 0.000 < 0.05 dan besarnya sumbangan efektif sebesar  20.47%.  (2)  Daya  Ledak  Otot  Tungkai  memiliki  hubungan  terhadap  Lompat  Jauh Gaya  Jongkok,  dibuktikan  dengan  nilai  korelasi  bertanda  positif  (0.871  >  0).  Nilai probabilitas  sebesar  0.000  <  0.05  dan  besarnya  sumbangan  efektif  sebesar  45.72%.  (3) Panjang  Tungkai  memiliki  hubungan  terhadap  Lompat  Jauh  Gaya  Jongkok,  dibuktikan dengan nilai korelasi bertanda positif (0.732 > 0). Nilai probabilitas sebesar 0.000 < 0.05 dan besarnya sumbangan efektif sebesar 17.14%. (4) Kecepatan  Lari, Daya Ledak Otot Tungkai, dan  Panjang  Tungkai  memiliki  hubungan  terhadap  Lompat  Jauh  Gaya  Jongkok  karena  nilai probabilitas  pada  uji  F  sebesar  0.000  <  0.05.  dan  kontribusi  ketiga  variabel  tersebut  sebesar 83.6%.Kata  Kunci :  Lompat  Jauh  Gaya  Jongkok,  Kecepatan  Lari,  Daya  Ledak  Otot  Tungkai, Panjang Tungkai.
PENGARUH METODE PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN PASSING PADA SEKOLAH SEPAKBOLA ASRI GEMOLONG SRAGEN KELOMPOK UMUR 13-14 TAHUN Y.L Lambang Adiatmoko; Rumi Iqbal Doewes
Smart Sport Vol 15, No 1 (2019): Jurnal SmartSport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.301 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v15i1.43084

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peningkatan  kemampuan passing bawah  dengan  metode  pendekatan  bermain  pada  sekolah  sepakbola  ASRI Gemolong  kelompok  umur  13-14  tahun.  Subjek  penelitian  dalam  penelitian  ini  adalah peserta  didik  sekolah  sepakbola  ASRI  Gemolong  Sragen  kelompok  umur  13-14  tahun yang  berjumlah  20  anak.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  Penelitian  Pra-Eksperimen  yang  dilaksanakan  dengan  desain  adalah  One  Group  Pretest-Posttest Design.  Teknik  pengumpulan  data  dalam  penelitian  ini  adalah  dengan  tes  dan pengukuran  kemampuan  passing.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan  adalah  Analisis Statistik  Inferensial.  Hasil  penelitian  adalah  sebagai  berikut  ini,  Metode  pendekatan bermain  memberikan  pengaruh  terhadap  kemampuan  passing pada  sekolah  sepakbola ASRI  Gemolong  Sragen  kelompok  umur  13-14  tahun  yang  bisa  dilihat  dari  hasil perbandingan  secara  inferensial  terjadi  peningkatan  signifikan  passing  sepakbola menggunakan  metode  bermain  yakni  poin pada tes  awalnya sebesar 7.35 menjadi 9.85 poin saat  tes  akhir,  sehingga  peningkatan  sebesar  2.5(34.014%).  Kesimpulan  dari penelitian  ini  adalah  berdasarkan  hasil  analisis  data  dan  pembahasan  dapat  ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode pendekatan bermain  yang benar pada peserta didik Sekolah Sepakbola ASRI Gemolong Sragen kelompok umur 13-14 tahun dapat  meningkatkan  kemampuan  passing  yang  baik  hal  ini  dibuktikan  dengan  nilai  probabilitas uji statistik sebesar 0.000< 0.05.Kata Kunci: kemampuan passing sepakbola, metode pendekatan bermain
PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN REPETITION SPRINT DAN HOLLOW SPRINT TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP MTA GEMOLONG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Wahyu Purnomo; Sarjoko Lelono
Smart Sport Vol 4, No 1 (2014): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.23 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v4i1.36072

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh metode pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong; (2) Pengaruh yang lebih baik pengaruhnya antara metode pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014 yang berjumlah 185 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling, dari jumlah populasi 185 diambil 30 siswa secara acak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji perbedaan (uji t) dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji homogenitas. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan thitung = 4,768 > ttabel = 2,145; (2) Metode pembelajaran repetition sprint lebih baik pengaruhnya dari pada latihan hollow sprint terhadap kemampuan kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan peningkatan repetition sprint = 5.003%> hollow sprint = 2.105%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh pembelajaran repetition sprint dan hollow sprint terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada siswa putra kelas VIII SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan thitung = 4,768 > ttabel = 2,145; (2) Metode pembelajaran repetition sprint lebih baik pengaruhnya dari pada latihan hollow sprint terhadap kemampuan kecepatan lari sprint 100 meter siswa putra SMP MTA Gemolong tahun 2014, dengan peningkatan repetition sprint = 5.003%> hollow sprint = 2.105%.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA-TANGAN, KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DAN POWER LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS TINGGI PADA ATLET PEMULA PERSATUAN BULUTANGKIS PURNAMA SOLO TAHUN 2016 Moch. Septian Iman Ariffin
Smart Sport Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.551 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v10i1.42239

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) ada tidaknya hubungan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan servis tinggi pada atlet pemula Persatuan Bulutangkis  Purnama  Solo  tahun  2016,  (2)  ada  tidaknya  hubungan  kelentukan pergelangan  tangan  terhadap  kemampuan  servis  tinggi  pada  atlet  pemula  Persatuan Bulutangkis  Purnama  Solo  tahun  2016,  (3)  ada  tidaknya  hubungan  power  lengan terhadap  kemampuan  servis  tinggi  pada  atlet  pemula  Persatuan  Bulutangkis  Purnama Solo tahun 2016, (4) ada tidaknya hubungan antara koordinasi mata-tangan, kelentukan pergelangan  tangan  dan  power  lengan  terhadap  kemampuan  servis  tinggi  pada  atlet pemula  Persatuan  Bulutangkis  Purnama  Solo  tahun  2016.  Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  metode  deskriptif  dengan  teknik  studi  korelasional.  Penelitian  ini menggunakan  penelitian  populasi.  Sehingga  subjek  penelitian  yang  digunakan  adalah seluruh  populasi  yang  berjumlah  31  orang.  Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan adalah  tes  lempar-tangkap  bola  tenis,  tes  kelentukan  pergelangan  tangan  dan  tes  tolak bola medicine. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik studi korelasi, dengan uji prasyarat melalui uji reliabilitas, uji normalitas dan uji linieritas.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  diperoleh  hal  sebagai  berikut:  (1)  ada hubungan  koordinasi  mata-tangan  terhadap  kemampuan  servis  tinggi  (rhitung  =  0,962 > rtabel =  0,355),  (2) ada  hubungan  kelentukan  pergelangan  tangan  terhadap  kemampuan servis  tinggi  (rhitung =  0,974  >  rtabel  =  0,355),  (3)  ada  hubungan  power  lengan  terhadap kemampuan  servis  tinggi  (rhitung  =  0,970 >  rtabel  =  0,355),  (4)  ada  hubungan  antara koordinasi  mata-tangan,  kelentukan  pergelangan  tangan  dan  power  lengan  terhadap kemampuan  servis  tinggi  (rhitung =  0,973 >  rtabel =  0,355).  Berdasarkan  hasil  penelitian dapat  disimpulkan  sebagai  berikut:  (1)  ada  hubungan  antara  koordinasi  mata-tangan terhadap  kemampuan  servis  tinggi  pada  atlet  pemula  Persatuan  Bulutangkis  Purnama Solo  tahun  2016,  (2)  ada  hubungan  antara  kelentukan  pergelangan  tangan  terhadap kemampuan servis tinggi pada atlet pemula Persatuan Bulutangkis Purnama Solo tahun 2016,  (3)  ada  hubungan  antara  power  lengan  terhadap  kemampuan  servis  tinggi  pada atlet pemula Persatuan Bulutangkis Purnama Solo tahun 2016, (4) ada hubungan antara koordinasi  mata-tangan,  kelentukan  pergelangan  tangan  dan  power  lengan  terhadap kemampuan servis tinggi pada atlet pemula Persatuan Bulutangkis Purnama Solo tahun 2016.  Dari  hasil  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  terdapat  hubungan  yang  signifikan antara  koordinasi  mata-tangan,  kelentukan  pergelangan  tangan  dan  power  lengan dengan kemampuan servis tinggi.Kata Kunci: Koordinasi Mata-Tangan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Power Lengan, Kemampauan Servis Tinggi.
STUDI KEBERBAKATAN DAN POTENSI OLAHRAGA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 23 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Lingga Faris Arya Nugraha; Sapta Kunta Purnama
Smart Sport Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.514 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v12i1.42968

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  :  (1)  Keberbakatan  yang dimiliki  siswa  kelas  VII  SMP  Negeri  23  Surakarta.  (2)  Potensi  olahraga  yang  dimiliki siswa  kelas  VII SMP  Negeri  23  Surakarta.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  Siswa Kelas  VII  sebanyak  8  kelas.  Sampel  yang  dipilih  sebanyak  14  siswa  tiap  kelasnya, dengan  teknik  pengambilan  purposive  quota  sampling.  Penelitian  ini  menggunakan metode  deskriptif  kuantitatif.  Pengumpulan  data  dengan  menggunakan  tes  dan pengukuran  pemanduan  bakat  model  Sport  Search.  Teknik  analisis  untuk  mengolah, menganalisis,  dan  menilai  hasil  tes  dengan  menggunakan  software  Sport  Search    dan modifikasi  Sport Search.  Berdasarkan hasil penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  secara umum  didapatkan  hasil  studi  keberbakatan  dan  potensi  olahraga  pada  siswa  kelas  VII SMP  Negeri  23  Surakarta  tahun  pelajaran  2017/2018  yang  berjumlah  112  siswa, 13,39%  masuk  dalam  kategori  cukup  potensi,  76,78%  masuk  dalam  kategori  kurang potensi, dan 9,82% masuk dalam kategori tidak potensi.Kata Kunci: Keberbakatan, Potensi Olahraga.
HUBUNGAN ANTARA PANJANG TUNGKAI, KESEIMBANGAN DINAMIS DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN PASSING BAWAH FUTSAL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL PUTRI SMK MUHAMMADIYAH 1 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Wahyu Hartanto; Sapta Kunta Purnama
Smart Sport Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Smartsport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.815 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v13i1.43050

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara panjang tungkai  dengan  kemampuan  passing bawah  futsal;  (2)  Hubungan  antara  keseimbangan dinamis  dengan  kemampuan  passing bawah  futsal; (3)  Hubungan  antara  koordinasi  mata-kaki  dengan  kemampuan  passing bawah  futsal;  (4)  Hubungan  antara  panjang  tungkai, keseimbangan  dinamis,  dan  koordinasi  mata-kaki  secara  simultan  dengan  kemampuan passing  bawah  futsal.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  kuantitatif  dengan teknik  korelasional  menggunakan  empat  variabel  yaitu  panjang  tungkai,  keseimbangan dinamis,  koordinasi  mata-kaki,  dan  kemampuan  passing  bawah  futsal.  Populasi  dalam penelitian  ini  adalah  siswa  ekstrakurikuler  futsal  putri  Smk  Muhammadiyah  1  Sukoharjo Tahun  Pelajaran  2017/2018  yang  berjumlah  16  siswa,  pengambilan  subjek  yang  akan digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  Purposive  Sampling.  Data  yang  dikumpulkan  pada penelitian  ini  berupa  data  kemampuan  passing  bawah  futsal.  Tes  dan  pengukuran  yang digunakan  untuk  mengumpulkan  data  adalah  tes  dan  pengukuran  panjang  tungkai, keseimbangan  dinamis,  koordinasi  mata-kaki,  dan  kemampuan  passing  bawah  futsal. Teknik  analisis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analisis  regresi  linear berganda  dengan  melalui  uji  persyaratan  terlebih  dahulu  seperti  uji  normalitas  dan  uji linearitas,  pengolahan  data  menggunakan  software  SPSS. Hasil  penelitian  adalah  sebagai berikut.  Pertama  terdapat  hubungan  yang  signifikan  antara  panjang  tungkai  (X1)  dengan kemampuan  passing  bawah  (Y)  diperoleh  koefisien  korelasi  sebesar  114.300  dan  nilai  p (sig)  sebesar  0.000.  Sedangkan  nilai  F  tabel  pada  taraf  signifikansi  5%  dengan  N  =  16 diperoleh F tabel sebesar 3,29. Sehingga F hitung(114.300) > F tabel (3.29) atau p (sig) < 0.05. Kedua,  terdapat  hubungan  yang  signifikan  antara  keseimbangan  dinamis  (X2)  dengan kemampuan  passing  bawah  (Y)  diperoleh  koefisien  korelasi  sebesar  166.959 dan  nilai  p (sig)  sebesar  0.000.  Sedangkan  nilai  F  tabel  pada  taraf  signifikansi  5%  dengan  N  =  16 diperoleh F tabel sebesar 3.29. Sehingga F hitung-(166.959) > F tabel (3.29) atau p (sig) < 0.05. Ketiga  terdapat  hubungan yang  signifikan  antara  koordinasi  mata-kaki  (X3)  dengan kemampuan passing bawah (Y) diperoleh koefisien korelasi sebesar 53.790 dan nilai p (sig) sebesar 0.000. Sedangkan nilai F tabel  pada taraf signifikansi 5% dengan N = 16 diperoleh  F tabel sebesar 3.29. Sehingga F  hitung  (53.790) > F tabel (3.29) atau p (sig) < 0.05.  Keempat terdapat  hubungan yang  signifikan  antara  variable  panjang  tungkai  (X1),  keseimbangan dinamis  (X2),  koordinasi  mata-kaki  (X3)  dengan  kemampuan  passing bawah  (Y)  sebesar 75.531  >  F  tabel  sebesar  3.29.  Pertama  panjang  tungkai  (X1)  memberikan  kontribusi terhadap kemampuan passing bawah (Y) sebesar 37.5%. Kedua keseimbangan dinamis (X2) memberikan  kontribusi  terhadap  kemampuan  passing bawah  (Y)  sebesar  52,1%.  Ketiga koordinasi mata-kaki (X3) memberikan kontribusi terhadap kemampuan passing bawah (Y) sebesar 5.4%. Keempat panjang tungkai (X1), keseimbangan dinamis (X2), koordinasi mata-kaki (X3) dengan kemampuan passing bawah (Y) sebesar 95%.Kata  Kunci:  Kemampuan  Passing  Bawah  Futsal,  Panjang  Tungkai,  KeseimbanganDinamis, Koordinasi Mata Kaki.
PEMBINAAN PRESTASI PADA EKSTRAKURIKULER BOLA TANGAN SMAIT BINA BANGSA SEJAHTERA BOGOR DALAM MENCETAK PEMAIN NASIONAL Muhammad Dhiya Ulhaq; Bambang Wijanarko
Smart Sport Vol 15, No 1 (2019): Jurnal SmartSport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/rumi.v15i1.43079

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  1)  pembinaan  prestasi  yang diterapkan  2)  peran  sekolah  terhadap  jalannya  pembinaan  prestasi  3)  serta  program latihan  Tim  Ekstrakurikuler  Bola  Tangan  SMA  IT  Bina  Bangsa  Sejahtera  Bogor. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kualitatif  dengan  pendekatan Deskriptif.  Subjek yang  di  jadikan  sampel  adalah  orang-orang  yang berhubungan  dengan  pembinaan  itu sendiri,  seperti,  pelatih,  pemain,  pihak  sekolah. Teknik pengambilan  subjek  penelitian yang digunakan adalah snowball sampling. Pengumpulan data dengan tiga teknik  yang peneliti gunakan selama  penelitian  ini berlangsung  meliputi  observasi,  wawancara, dan dokumentasi.  Teknik  Triangulasi  sumber dan  triangulasi  metode  menjadi  teknik  uji validitas  data  dalam  penelitian  ini.  Analisa data kualitatif  menggunakan reduksi  data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil   penelitian   yang   telah   dilakukan   menunjukan   bahwa, 1) Tim  Ekstrakurikuler  Bolatangan  telah  meraih 27  prestasi  dalam  kurun  waktu  2016-2019.  2) tahap pemassalan dan pembibitan terjadwal setiap tahunnya 3) Abdul Kadir pelatih  tim  bola  tangan  SMAIT  Bina  Bangsa Sejahtera Bogor saat ini menjadi pelatih Timnas Bola tangan Pantai. 4) Program latihan yang diterapkan  tiga  kali  dalam  satu  minggu,  5)  Sarana  dan  prasarana  cukup  memadai untuk  menunjang  proses  pembinaan,  6)  Dana  untuk  membiayai  tim  ekstrakurikuler berasal  dari  pemerintah,  iuran  siswa,  dan  dana  operasional  kegiatan siswa.  Simpulan dari penelitian ini adalah pertama, Tim Ekstrakurikuler bola tangan SMA IT Bina Bangsa Sejahtera  Bogor  (BBS)  telah  menerapkan  pembinaan  secara  sistematis  berdasarkan unsur-unsur  dari  pembinaan  itu  sendiri,  pemassalan,  pembibitan,  dan  prestasi.  Kedua, pihak  sekolah  SMA  IT  Bina  Bangsa  Sejahtera  Bogor  mempunyai  peranan  penting dalam  kelancaran  pembinaan  prestasi  dengan  membantu  faktor-faktor pendukung. Ketiga, program latihan yang sudah cukup baik. Akan tetapi memiliki kekurangan dalam  periodiasasi  atau  pembagian  waktu  dalam  tahap program latihan  yang  belum tersusun dengan baik, hanya tahap persiapan yang secara teori sudah sesuai.Kata Kunci: Pembinaan Prestasi, Bola Tangan, SMA IT Bina Bangsa Sejahtera Bogor, Pemain Nasional
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN ACCELERATION SPRINT DAN REPETITION SPRINT TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS XII SMA NEGERI 1 TAWANGSARI TAHUN AJARAN 2014/2015 Bangkit Theo Sanjaya1; Slamet Widodo
Smart Sport Vol 4, No 1 (2014): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.937 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v4i1.36066

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh metode latihan acceleration sprint dan repetition sprint terhadap kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Tawangsari tahun ajaran 2014/2015. (2) Pengaruh metode latihan yang lebih baik antara metode latihan acceleration sprint dan repetition sprint terhadap kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Tawangsari tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest-postest designs. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Tawangsari tahun ajaran 2014/2015, yang berjumlah 136 siswa,teknik sampling yang digunakan adalah Proporsional Random Sampling, diambil 25% siswa putra dari tiap kelas didapat 34 siswa dari 8 kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes lari 100 meter. Teknik analisis data dengan uji t-test dengan melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Kelompok 1 dengan perlakuan metode latihan acceleration sprint dari hasil tes awal 16,06 menjadi 15,12 mengalami peningkatan rata-rata 0,94 atau 5,85%; (2) Kelompok 2 dengan perlakuan model latihan repetition sprint dari hasil tes awal 16,12 menjadi 15,69 mengalami peningkatan rata-rata 0,44 atau 2,73%Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh metode latihan acceleration sprint dan repetition sprint terhadap kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Tawangsari tahun ajaran 2014/2015; (2) Metode latihan acceleration sprint lebih baik pengaruhnya dari pada metode latihan repetition sprint terhadap kecepatan lari 100 meter pada siswa putra kelas XII SMA Negeri 1 Tawangsari tahun ajaran 2014/2015.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DOUBLE LEG SPEED HOP DAN DOUBLE LEG BOX BOUND TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI PADA SISWA PUTRI EKSTRAKURIKULER BOLABASKET SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN 2016 Akbar Arjuna
Smart Sport Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.902 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v10i1.42233

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk: (1)  mengetahui  perbedaaan  pengaruh latihan double leg speed hop dan double leg box bound terhadap power otot tungkai, (2) mengetahui  latihan  yang  lebih  baik  pengaruhnya  antara  latihan  double  leg  speed  hop dan  double  leg  box  bound terhadap  peningkatan  power otot  tungkai.  Subjek  penelitian ini adalah siswa putri ekstrakurikuler bolabasket SMK Negeri 1 Sukoharjo Tahun 2016. Penelitian  menggunakan  metode  eksperimen.  Teknik  pengumpulan  data  menggunakan tes  vertical  jump.  Data  yang  diperoleh  dari  tes  vertical  jump  kemudian  dilakukan  uji reliabilitas,  normalitas,  homogenitas,  dan  uji  perbedaan  dengan  taraf  signifikansi  5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara  latihan  double  leg  speed  hop dan  double  leg  box  bound  terhadap  peningkatan power  otot  tungkai  pada  siswa  putri  ekstrakurikuler  bolabasket  SMK  Negeri  1 Sukoharjo Tahun 2016 (thitung = 3.4879 > ttabel  5% = 2,131), (2) latihan double leg speed hop lebih  baik  pengaruhnya  dari  pada  double  leg  box  bound terhadap  peningkatan power  otot  tungkai  pada  siswa  putri  ekstrakurikuler  bolabasket  SMK  Negeri  1 Sukoharjo  Tahun  2016.  Kelompok  1  (kelompok  yang  mendapat  perlakuan  double  leg speed hop) mengalami peningkatan 42,6410%, sedangkan kelompok 2 (kelompok yang mendapat perlakuan double leg box bound) yaitu 33,8141%.Kata Kunci: Plyometric, Double Leg Speed Hop, Double Leg Box Bound, Bolabasket.

Page 7 of 15 | Total Record : 141